cover
Contact Name
Muhammad Muzaini
Contact Email
muhammadmuzaini@uncp.ac.id
Phone
+628114408260
Journal Mail Official
redaksi.jai@gmail.com
Editorial Address
Grand Alauddin Residence Blok D No 6A, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Abdimas Indonesia : Jurnal Abdimas Indonesia
ISSN : 27972895     EISSN : 27972887     DOI : -
JAI: Jurnal Abdimas Indonesia (ISSN 2797-2887) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia. Jurnal Abdimas Indonesia adalah jurnal yang bertaraf Nasional yang menerbitkan artikel tentang pengabdian kepada masyarakat dalam perspektif multidisiplin ilmu. Jurnal ini merupakan wadah untuk para akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan praktik yang berkaitan dengan penelitian, implementasi teknologi, dan kebijakan tentang pemberdayaan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 629 Documents
Terapi Gerakan Tubuh Asam Urat pada Lansia Tentry Fuji Purwanti; Iqbal Sutisna; Najlaa Fauziyyah Utami; Carla Youlanda; Nasywa Syaadiah Kartika; Dinna Alifia Novitri; Alia Siti Patimah
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i1.3006

Abstract

Studi ini dilatar belakangi oleh masalah tingginya kasus asam urat pada lansia, yang sering menyebabkan nyeri sendi dan penurunan kualitas hidup. Oleh karena itu, diperlukan tindakan non-farmakologis sederhana dan mudah diterapkan di Masyarakat. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui apakah Body Movement Therapy (BMT) berpengaruh terhadap kadar asam urat dan tingkat nyeri pada lansia. Metode yang dipakai adalah deskriptif dengan desain pre-test dan post-test pada seorang lansia perempuan berusia 70 tahun. Kegiatan dilakukan selama tiga hari berturut-turut. Rangkaian kegiatan ini meliputi penyampaian informasi kesehatan, pemeriksaan kadar asam urat dengan alat Point of Care Testing ( POCT), pengukuran nyeri dengan Visual Analogue Scale (VAS), dan pelaksanaa BMT selama 7 menit tiap sesi. Hasilnya menunjukkan kadar asam urat pasien turun dari 7,9 mg/dL menjadi 6,5 mg/dL, dan tingkat nyeri turun dari skala 5 menjadi 3. Dapat disimpulkan bahwa BMT punya dampak baik dalam menurunkan kadar asam urat dan nyeri sendi pada lansia. Kegiatan ini berguna untuk menambah wawasan lansia dan keluarga, serta bisa jadi pilihan tindakan non-farmakologis yang aman, mudah, dan bisa dilakukan sendiri oleh masyarakat.
Pendidikan Kesehatan Tentang Pengaruh Larutan Daun Sirih Dengan Keputihan Pada Ibu-Ibu Di Posyandu Melati Rizky Gumilang Pahlawan; Kinanti Wulandari; Linda Lestari; Arthia Shifa Kaila Putri; Syahla Aulia Tazkiyah; Caesya Sofarianti Taupik
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i1.3012

Abstract

Keputihan merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami oleh ibu usia subur dan masih banyak dianggap sebagai kondisi yang wajar sehingga tidak mendapatkan penanganan yang tepat. Kurangnya pemahaman tentang perbedaan keputihan normal dan tidak normal menyebabkan ibu berisiko mengalami gangguan kesehatan yang berkelanjutan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan ibu-ibu posyandu dalam mengenali keputihan serta menerapkan cara penanganan awal menggunakan terapi herbal daun sirih sebagai upaya menjaga kesehatan organ kewanitaan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendidikan kesehatan dengan pendekatan pembelajaran berbasis keterlibatan langsung masyarakat. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan, diskusi, dan tanya jawab mengenai pengertian keputihan, jenis keputihan, tanda dan gejala, faktor penyebab, serta cara pencegahan dan perawatan menggunakan daun sirih. Selain itu, ibu-ibu dilibatkan secara aktif dalam pelatihan pembuatan dan penggunaan larutan daun sirih serta kegiatan evaluasi pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta yang berjumlah 5 orang ibu posyandu dan semuanya mengalami keputihan, mengalami peningkatan pemahaman mengenai perbedaan keputihan normal dan tidak normal serta cara penanganannya secara herbal. Setelah mengikuti kegiatan, para ibu mampu menjelaskan kembali tanda-tanda keputihan tidak normal, menerapkan kebersihan area kewanitaan dengan benar, dan mempraktikkan penggunaan larutan daun sirih sebagai perawatan. Manfaat yang diperoleh meliputi meningkatnya pengetahuan, kesadaran, dan kemandirian ibu dalam menjaga kesehatan reproduksi serta kemampuan menerapkan terapi herbal secara mandiri di lingkungan rumah dan posyandu. Kegiatan pendidikan kesehatan ini menunjukkan bahwa keterlibatan langsung ibu-ibu posyandu dalam proses edukasi dan praktik terapi herbal mampu memperkuat upaya pengendalian keputihan secara mandiri. Pendekatan berbasis partisipasi masyarakat ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kesehatan reproduksi perempuan secara berkelanjutan.
Pendidikan Kesehatan Bagi Ibu Menyusui Melalui Media Digital Fela Putri Hariastuti; Andin Ajeng Rahmawati; Devi Endah Saraswati
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i1.3014

Abstract

Masa menyusui merupakan periode penting dalam kehidupan ibu dan anak yang berperan besar dalam menunjang tumbuh kembang anak secara optimal. Pemberian ASI yang optimal, khususnya ASI ekslusif selama enam bulan pertama kehidupan, terbukti berkontribusi terhadap penurunan risiko infeksi, peningkatan kecerdasan, serta pencegahan masalah gizi pada anak. Anak yang diberi ASI ekslusif akan tumbuh dan berkembang secara optimal dan tidak mudah sakit. Ketidakseimebangan pemenuhan gizi pada bayi akan berdampak buruk pada kualitas sumber daya manusia yang dapat dilihat dari terhambatnya tumbuh kembang bayi. Permasalahan tentang menyusui diakibatkan dari kurangnya pemahaman dan pengetahuan ibu tentang pemberian ASI. Pengabdian masyarakat dilaksanakan di Desa Pagerwesi, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat dengan melakukan pendampingan pada ibu menyusui sebanyak 6 kali dalam 6 minggu. Jumlah sasaran yang didampingi sebanyak 6 ibu menyusui. Pendidikan kesehatan yang diberikan kepada ibu menyesuaikan dengan permasalahan yang sedang dialami ibu selama dilakukan pendampingan ini. Hasil pengabdian masyarakat adalah terdapat peningkatan pengetahuan pada ibu menyusui setelah dilakukan pendampingan dengan pemberian pendidikan kesehatan melalui media digital dengan adanya perbandingan nilai pretest dan posttest. Pendidikan kesehatan melalui media digital memiliki keunggulan dapat diakses tanpa batasna ruang dan waktu, serta sesuai dengan perkembangan teknologi informasi. Pengaplikasian media digital dalam program Pendidikan kesehatan ini sangat diperlukan untuk mencapai mesyarakat yang lebih sehat dan berpengetahuan.
Pendampingan Juru Pelihara Makam Lokkoe dalam Pelestarian Nilai-Nilai Budaya Lokal Tana Luwu di Era Otonomi Daerah Busra Bumbungan; Megawati Megawati; Edi Wahyono; Lalu Sugiar; Rizal A.M. Sjachrun
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i1.3017

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pendampingan juru pelihara Makam Lokkoe dalam pelestarian nilai-nilai budaya lokal Tana Luwu di era otonomi daerah. Metode pengabdian dilakukan melalui beberapa tahapan seperti (1) tahap perencanaan yakni melakukakan observasi Makam Lokkoe, (2) Tahap Penyuluhan dan Sosialisasi yakni bersosialisasi dan berdiskusi langsung dengan juru pelihara Makam, (3) Tahap Pendampingan yakni dilakukan mulai dari Penguatan Pemahaman Nilai Budaya Lokal, Pendampingan Teknis Pengelolaan dan Perawatan Makam, Penguatan Peran Juru Pelihara sebagai Edukator Budaya, Pendampingan dalam Dokumentasi dan Pelaporan Budaya, Penguatan Jejaring dan Kolaborasi Lokal, Refleksi dan Evaluasi Berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa juru pelihara berperan penting tidak hanya dalam menjaga kondisi fisik makam, tetapi juga dalam melestarikan nilai-nilai budaya dan moral masyarakat Tana Luwu, seperti sipakatau, sipakalebbi, sipakainge, dan lempu’. Nilai-nilai tersebut diwujudkan melalui pengaturan etika pengunjung, penyampaian narasi sejarah, serta ketulusan dalam menjalankan tugas pelestarian. Kerjasama antara pemerintah daerah dan masyarakat adat telah berjalan, meskipun pelestarian harian masih sangat bergantung pada peran juru pelihara. Pendampingan ini menegaskan pentingnya pelestarian budaya berbasis komunitas untuk menjaga keberlanjutan Makam Lokkoe dan penguatan identitas budaya Tana Luwu.
Analisis Pemanfaatan Lahan Aset Desa di Kecamatan Bantarkawung untuk Budidaya Kayu Balsa Sutarmin Sutarmin; Siti Badiatul Umroh; Meri Aguk Setiani; Tria Putri Yani
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i1.3020

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kelayakan finansial, teknis, sosial, dan lingkungan dari proyek budidaya tanaman kayu balsa di Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes. Masalah difokuskan pada pemanfaatan optimal lahan aset desa (lahan bengkok) yang kurang produktif di tengah potensi ekonomi tinggi dari kayu balsa sebagai komoditas ekspor. Data-data dikumpulkan melalui pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA), yang meliputi Secondary Data Review (SDR), Direct Observation (Observasi Langsung), dan Semi-Structured Interviewing (SSI) kepada para pemangku kepentingan, dan dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Analisis kuantitatif (biaya manfaat) menggunakan metrik finansial seperti Net Present Value (NPV), Payback Period (PP), Net B/C Ratio (Profitability Index), dan Internal Rate of Return (IRR), sedangkan aspek sosial, lingkungan, dan teknis dianalisis secara kualitatif. Kajian ini menyimpulkan bahwa budidaya tanaman kayu balsa pada lahan kritis non-produktif di Kabupaten Brebes layak untuk diimplementasikan dari seluruh aspek yang diuji.
Penguatan Kompetensi Digital Siswa SMP IT Tahfidz Global Boarding School Batumarta 2 melalui Pelatihan Desain Menggunakan Aplikasi Canva Rakanita Utary; Anisya Destriani; Tedi Junawan; Danu Muhajirin; Yuni Widia Sari
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i1.3033

Abstract

Pemanfaatan teknologi digital dalam dunia pendidikan menjadi kebutuhan penting untuk mendukung pengembangan keterampilan siswa, khususnya dalam penyampaian informasi secara visual. Namun, keterbatasan penggunaan perangkat digital di lingkungan sekolah berbasis Islam terpadu menyebabkan kemampuan siswa dalam menggunakan aplikasi pengeditan belum berkembang secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital siswa Sekolah Menengah Pertama melalui pelatihan pembuatan desain poster menggunakan aplikasi Canva. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam satu hari melalui tahapan persiapan, penyampaian materi, praktik dengan pendampingan, serta evaluasi. Kegiatan berlangsung selama satu jam dengan melibatkan 12 siswa kelas VIII yang dibagi ke dalam tiga kelompok kerja. Setiap kelompok menggunakan satu perangkat laptop yang disediakan oleh tim pelaksana untuk melakukan praktik secara langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ketiga kelompok masing-masing berhasil menghasilkan satu desain poster bertema market day sesuai dengan arahan yang diberikan. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap fungsi dasar aplikasi Canva, partisipasi aktif selama kegiatan, serta minat yang lebih tinggi dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana pendukung pembelajaran dan aktivitas sekolah. Kegiatan ini memberikan manfaat nyata berupa peningkatan keterampilan praktis siswa dalam desain visual dan mendukung kebutuhan sekolah dalam pelaksanaan kegiatan kreatif. Secara keseluruhan, pelatihan desain berbasis aplikasi sederhana ini terbukti efektif dalam memperkuat kompetensi digital siswa melalui keterlibatan langsung dan pembelajaran berbasis praktik dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Peran Lembaga Survei Lingkar Public Independent (LPI), dan Pendampingan Riset terhadap Opini Publik Masyarakat Perumahan Griya Tiga Puteri Palembang Nian Masna Evawati; Koryati Koryati; Deri Darfin
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i1.3035

Abstract

Pengabdian ini bekerjasama dengan Lembaga Survei Lingkar Public Independent (LPI) Palembang beralamat di Jalan Kolonel Sulaiman Amin, No. 18 Blok C2, Komplek Mustika Perdana Kelurahan Karya Baru Kecamatan Alang-Alang Lebar Palembang. Pengabdian ini berupa kegiatan Pendampingan Riset dengan tujuan untuk mendampingi surveyor Lembaga Survei LPI selaku Mitra Pengabdian dalam proses menyebarkan survei kepada masyarakat sehingga riset yang dilaksanakan dapat berjalan dengan baik. Para masyarakat yang bertempat tinggal di Jalan PDAM Bukit Lama, khususnya masyarakat Kecamatan Ilir Barat I Perumahan Griya Tiga Puteri Palembang adalah khalayak sasaran yang dilibatkan dalam pendampingan surveyor pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini selaku sumber data. Metode yang dipergunakan pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah diskusi dengan Mitra dan pendampingan riset bersama dengan Mitra berupa survei. Setelah pengabdian ini dilaksanakan, ditemukan bahwa kegiatan pendampingan pengabdian kepada masyarakat ini sangat bermanfaat bagi surveyor Lembaga Survei Lingkar Public Independent (LPI) dalam menjalankan kegiatan riset mereka kepada masyarakat sehingga proses survei menjadi lebih kredibel, dan respon masyarakat terlihat nyaman dan kooperatif yang dapat dilihat dari keinginan masyarakat untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan survei setelah mengetahui adanya pendampingan oleh para tim pengabdian yang berasal dari Politeknik Negeri Sriwijaya. Dalam konteks pembangunan masyarakat dan tata kelola kebijakan publik, lembaga survei dan pengukuran opini publik menjadi instrumen penting untuk menyediakan data empiris yang mencerminkan persepsi masyarakat terhadap isu-isu strategis. Kata Kunci: Lembaga survei, pendampingan riset, opini publik
Pendampingan Program Magang Pendidikan Sebagai Upaya Pengembangan Dan Optimalisasi Keterampilan Mengajar Mahasiswa Jumriati Jumriati; Erniati Erniati; Dwi Syukriady; Supriadi Supriadi; Herawati Arief S; Erwin Nurdiansyah; Musbaing Musbaing; Muhammad Chairil Imran; Abdul Mu’thy; Risma Anisa; Jumrita Jumrita
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i1.3038

Abstract

Kegiatan Pendampingan Program Magang Pendidikan bertujuan mengembangkan dan mengoptimalkan keterampilan mengajar mahasiswa calon guru melalui pengalaman praktik langsung di sekolah. Program ini dilandasi kebutuhan mahasiswa untuk mengintegrasikan teori pembelajaran dengan praktik nyata serta menguatkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian. Metode kegiatan dilaksanakan secara kolaboratif dengan pendekatan praktik reflektif melalui beberapa tahap, yaitu: (1) persiapan dan pembekalan materi pedagogik, (2) observasi pembelajaran di kelas, (3) praktik mengajar terbimbing, serta (4) evaluasi dan refleksi. Selama kegiatan, mahasiswa mendapatkan bimbingan intensif dari dosen pembimbing dan guru pamong, meliputi perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, serta penilaian hasil belajar. Data diperoleh melalui observasi, catatan refleksi, dan umpan balik dari pembimbing. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang nyata pada keterampilan mengajar mahasiswa, terutama dalam menyusun perangkat pembelajaran, mengelola kelas, menerapkan metode dan media yang variatif, serta berkomunikasi secara efektif dengan peserta didik. Mahasiswa juga menunjukkan peningkatan kepercayaan diri, kemampuan beradaptasi dengan lingkungan sekolah, serta keterampilan merefleksikan kelebihan dan kelemahan praktik mengajarnya. Sekolah mitra merasakan manfaat melalui bantuan tenaga pengajar, variasi strategi pembelajaran, dan meningkatnya interaksi akademik di kelas. Simpulannya, pendampingan program magang pendidikan efektif dalam meningkatkan kompetensi mengajar mahasiswa calon guru secara komprehensif. Program ini tidak hanya memberikan pengalaman profesional yang bermakna bagi mahasiswa, tetapi juga memperkuat kemitraan antara perguruan tinggi dan sekolah dalam upaya peningkatan mutu pembelajaran.
Pengamatan Tumbuhan Di Kebun Raya Cibinong Diah Rahmawati; Dina Lestari; Marsya Agita; Azzahra Putri Salsabila; Yenika Febioni Lestari; Firda Salsabila; Edward Alfin
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i1.3040

Abstract

Ekologi tumbuhan, yang mengkaji interaksi vegetasi dengan lingkungan, menjadi dasar penting dalam pengamatan di Kebun Raya Cibinong sebagai kawasan konservasi ex situ yang menyediakan keragaman spesies untuk memahami dinamika pertumbuhan, adaptasi, dan penyebaran tumbuhan di tengah perubahan lingkungan. Tujuan observasi ekologi di Kebun Raya Cibinong adalah memperoleh pemahaman menyeluruh tentang keanekaragaman dan dinamika ekosistem tumbuhan sebagai dasar konservasi ex situ, penelitian ilmiah, edukasi publik, serta pengelolaan kawasan wisata yang berwawasan lingkungan. Kegiatan observasi dilakukan di Kebun Raya Cibinong menggunakan alat sederhana seperti tali rafia, meteran, patok, serta buku catatan untuk membuat plot dan mencatat temuan tumbuhan. Pengamatan dimulai dari titik awal, dilanjutkan dengan tracking 50 meter, pembuatan kotak pengamatan 30 meter, serta empat plot berjarak berbeda untuk mencatat jenis dan jumlah individu tumbuhan secara sistematis. Hasil observasi di Kebun Raya Cibinong menunjukkan keanekaragaman tumbuhan yang tergolong sedang hingga tinggi dengan 17 spesies teridentifikasi pada empat plot. Variasi jumlah individu antarplot mencerminkan perbedaan mikrohabitat, dengan Plot 4 sebagai area paling mendukung pertumbuhan vegetasi. Beberapa spesies muncul di banyak plot karena daya adaptasinya luas, sementara spesies lain hanya ditemukan di satu plot akibat preferensi habitat tertentu. Secara keseluruhan, kawasan ini merupakan ekosistem hutan tropis yang terjaga dan berfungsi penting sebagai lokasi konservasi dan pembelajaran ekologi.
Dampak Edukasi Tentang Penerapan Mind Body Therapy di Kampung Kiaracondong Desa Warnasari Kecamatan Pangalengan Ahmad Arifin; Kriswanto Kriswanto; Diana Intan Ayu Khoerunnisa; Suci Dwi Fauzi Aulia Fauzi Aulia; Ipi Alya Hopipah; Hesti Cahyati Cahyati
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i2.3042

Abstract

Tekanan psikologis dan kelelahan fisik sering dialami masyarakat karena beban pekerjaan sehari-hari yang berat dan kurangnya waktu untuk beristirahat. Jika tidak diperhatikan, kondisi ini bisa menyebabkan penurunan produktivitas dan gangguan suasana hati warga. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan penjelasan kepada warga mengenai cara menggunakan aromaterapi sebagai metode relaksasi yang aman dan hemat, untuk menenangkan pikiran serta memulihkan energi. Cara pelaksanaannya melalui metode pendidikan kesehatan yang mencakup penyampaian materi, diskusi, serta demonstrasi teknik relaksasi, yang diukur melalui kuesioner. Program ini melibatkan 10 orang warga di Kampung Kiaracondong sebagai peserta. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman warga dalam mengenali tanda-tanda awal stres serta keterampilan dalam mengaplikasikan aromaterapi di rumah secara mandiri. Manfaat yang dirasakan warga meliputi peningkatan kesadaran pentingnya menjaga keseimbangan mental dan kemampuan mengelola kelelahan fisik secara praktis. Kesimpulannya, edukasi ini berhasil meningkatkan kemandirian warga dalam merawat diri secara preventif dengan teknik relaksasi yang mudah diakses. Partisipasi aktif warga dalam aktivitas ini menjadi langkah penting dalam memperkuat ketahanan kesehatan mental di tingkat komunitas.