cover
Contact Name
Muhammad Muzaini
Contact Email
muhammadmuzaini@uncp.ac.id
Phone
+628114408260
Journal Mail Official
redaksi.jai@gmail.com
Editorial Address
Grand Alauddin Residence Blok D No 6A, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Abdimas Indonesia : Jurnal Abdimas Indonesia
ISSN : 27972895     EISSN : 27972887     DOI : -
JAI: Jurnal Abdimas Indonesia (ISSN 2797-2887) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia. Jurnal Abdimas Indonesia adalah jurnal yang bertaraf Nasional yang menerbitkan artikel tentang pengabdian kepada masyarakat dalam perspektif multidisiplin ilmu. Jurnal ini merupakan wadah untuk para akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan praktik yang berkaitan dengan penelitian, implementasi teknologi, dan kebijakan tentang pemberdayaan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 979 Documents
Pendampingan Administrasi Layanan Perbankan dalam Mendukung Pelayanan Nasabah pada Bank BPD Bali Kantor Capem RS BaliMed Suci Ayu Nur Aini Ayu
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i3.4357

Abstract

Pelaksanaan administrasi layanan perbankan merupakan bagian penting dalam mendukung kelancaran pelayanan kepada nasabah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dalam pelaksanaan administrasi layanan perbankan pada bank bpd bali kantor capem rs balimed. Metode yang digunakan berupa pendampingan dan praktik langsung dalam kegiatan pelayanan nasabah. Kegiatan meliputi pengisian dan pemeriksaan formulir, administrasi kartu atm dan debet, registrasi mobile banking, administrasi deposito, pembuatan dashboard merchant atau pedagang untuk Qris, serta pengelolaan dan pengarsipan dokumen. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan membantu proses administrasi nasabah menjadi lebih terarah, terutama dalam pengisian formulir, pemeriksaan dokumen, dan pengelolaan arsip. Kegiatan ini memberikan manfaat bagi nasabah dalam memahami tahapan administrasi serta mendukung keteraturan proses pelayanan. Kegiatan pendampingan menunjukkan bahwa ketelitian dan keteraturan dalam administrasi dapat mendukung kelancaran pelayanan nasabah.
Revitalisasi Situs Sejarah Makam "Pangeran Benowo" di Desa Wonomerto: Integrasi Dokumentasi Budaya, Media Promosi, dan Aksesibilitas Wisata Religi Marissa Kharisma Freisya; Bima Reza Amanda; Khabibatus Sa'ida Sa'ida; Reygandy Maulana Brilliant Brilliant; Anindita Dyah Agustin Agustin; Wanda Amalia Amalia; Desy Dwi Cahyani Cahyani; Erla Novita Sari Sari; Novita Eka Rahmadina Rahmadina; Syahinta Widia Fahira Fahira; Lolidya Pramay Sella Sella; Sephia Widya Wardani Wardani; Ilham Vicgianto Rahmadhan Rahmadhan; Prisilia Audria Veninda Veninda; Novia Arianti Arianti
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i3.4360

Abstract

Makam Pangeran Benowo yang terletak di Desa Wonomerto, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, merupakan situs wisata religi dan sejarah yang belum banyak dikenal luas akibat minimnya dokumentasi, promosi, dan penanda arah menuju lokasi. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh Tim KKN-P 34 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan model Participatory Action Research, yang dilakukan melalui empat tahap, yaitu persiapan, pengumpulan data sejarah, produksi media promosi, dan penataan aksesibilitas. Wawancara mendalam bersama Bapak Watono selaku juru kunci makam, ditunjang observasi dan dokumentasi lapangan, digunakan untuk merekonstruksi narasi sejarah lisan Pangeran Benowo yang sebelumnya hanya tersimpan melalui penuturan langsung. Hasil dokumentasi sejarah tersebut kemudian dikembangkan menjadi video branding sebagai media promosi, sementara papan penunjuk arah dan plakat nama "Makam Pangeran Benowo" dirancang dan dipasang untuk meningkatkan kemudahan akses wisatawan menuju situs. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa integrasi antara dokumentasi sejarah, promosi digital, dan penataan infrastruktur aksesibilitas mampu mendukung upaya revitalisasi situs sejarah lokal secara efektif, sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian nilai budaya lokal.
Pemberian Edukasi Terapi Akupresur pada Ibu Menopause dengan Diabetes Mellitus Siti Hawa Aprilia Maulidah; Emi Yunita
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i3.3746

Abstract

Menopause merupakan fase alami yang dialami perempuan akibat menurunnya fungsi hormon reproduksi. Kondisi menopause pada ibu dengan diabetes mellitus sering menimbulkan berbagai keluhan seperti gangguan tidur, nyeri sendi, stres, mudah lelah, serta ketidakstabilan kadar gula darah. Kurangnya pengetahuan mengenai terapi nonfarmakologis menyebabkan sebagian besar ibu menopause hanya bergantung pada terapi obat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu menopause mengenai terapi akupresur sebagai terapi pendukung dalam mengurangi keluhan menopause dan membantu pengendalian diabetes mellitus. Metode yang digunakan berupa edukasi kesehatan, demonstrasi terapi akupresur, serta pendampingan praktik secara langsung kepada peserta. Kegiatan dilakukan pada ibu menopause dengan diabetes mellitus sebanyak 17 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai manfaat terapi akupresur, titik-titik akupresur, serta tata cara pelaksanaannya secara mandiri. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung dan mampu mempraktikkan terapi akupresur dengan benar. Edukasi terapi akupresur dapat menjadi alternatif terapi nonfarmakologis yang mudah, aman, dan efektif dalam membantu mengurangi keluhan menopause pada ibu dengan diabetes mellitus.
Pemanfaatan Tanaman Obat melalui Program Apotik Hidup sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat di Desa Lapangisi, Kecamatan Mowewe Kabupaten Kolaka Timur La Ode Muhammad Ali Riski; Nina Zakinah; Nia Ramadhani; Nur Asriani; Amelia Wati; Grace Kartika; Nurul Fadila Yusuf; ST. Rabiul Awaliah; A. Wiwi Angreni; Nurul Hikma; Muh. Iqbal; Annisa'us Sholehah; Dyna Maryana; Zulfikar Putra
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i3.4301

Abstract

Pemanfaatan lahan yang tersedia di lingkungan masyarakat dapat dilakukan melalui pengembangan tanaman obat sebagai upaya meningkatkan produktivitas lahan sekaligus pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan tanaman untuk kebutuhan kesehatan keluarga. Kegiatan ini bertujuan memanfaatkan lahan di Desa Lapangisi, Kecamatan Mowewe, Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, sebagai area budidaya tanaman obat serta meningkatkan keterlibatan dan pengetahuan masyarakat dalam pemanfaatannya. Kegiatan dilaksanakan pada 13 Juli sampai 23 Agustus 2026 melalui tahapan observasi lokasi, pembersihan lahan, pembuatan pagar, penataan area, penanaman tanaman obat, pemasangan identitas Apotik Hidup, dan edukasi kepada masyarakat. Sasaran kegiatan meliputi masyarakat Desa Lapangisi dengan dukungan Pemerintah Desa Lapangisi. Tanaman yang dikembangkan meliputi jahe, serai, kunyit, kencur, kumis kucing, jeruk, sambiloto, pecah beling, dan lengkuas. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya area khusus tanaman obat yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan juga meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pemanfaatan lingkungan serta menjadi sarana edukasi mengenai jenis dan pemanfaatan tanaman obat. Program Apotik Hidup menunjukkan bahwa pemanfaatan lahan secara produktif dapat dilakukan melalui keterlibatan bersama antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah desa. Kegiatan ini memberikan manfaat berupa tersedianya area tanaman obat sekaligus menjadi sarana edukasi dan pemberdayaan masyarakat berbasis sumber daya lokal. Kata Kunci: Apotik Hidup, pemanfaatan lahan, pemberdayaan masyarakat, tanaman obat.
Implementasi Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) sebagai Upaya Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Siswa SDN Ngadiwono 1 Ananda Keisha Maulid Nabila; Muhammad Junaedi; Septi Budi Sartika; Thoriq Mujahid; Cyndi Amelia Putri; Dea Amelia Putri; Anugrah Defian; Dewi Lestari; Eni Rosita; Fadia Nasalita Puspita; Fitria Nur Pangestu; Muhammad Septyo Dwi Prasmadi; Rizki Alenda Amelia
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i3.4306

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) penting diterapkan sejak usia sekolah untuk membentuk kebiasaan menjaga kesehatan diri dan lingkungan. Salah satu penerapannya adalah Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) untuk mencegah penyebaran penyakit infeksi. Observasi di SDN Ngadiwono 1, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, menunjukkan keterbatasan fasilitas wastafel serta masih adanya siswa yang belum memahami dan mempraktikkan CTPS dengan benar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan siswa melalui sosialisasi dan praktik CTPS. Kegiatan dilakukan secara partisipatif melalui observasi, persiapan, sosialisasi, demonstrasi enam langkah CTPS, praktik, dan evaluasi. Hasil menunjukkan siswa antusias, aktif berdiskusi, serta mampu mempraktikkan CTPS dengan lebih baik. Pemahaman mengenai waktu penting mencuci tangan dan manfaat CTPS juga meningkat. Namun, keterbatasan fasilitas masih menjadi kendala dalam penerapan PHBS secara berkelanjutan.
Pendampingan Digital Marketing UMKM Bolen Rich Dalam Optimalisasi Pemasaran Menggunakan Lynk.id Rio Haq Sofyan; Iqbal Iqbal
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i3.3949

Abstract

Kegiatan Project Based Learning (PBL) ini dilaksanakan pada UMKM Bolen Rich di Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, untuk mengatasi permasalahan pemasaran digital berupa belum terintegrasinya kanal pemasaran, identitas merek yang belum konsisten, serta tampilan produk yang belum sepenuhnya mendukung citra usaha. Metode pelaksanaan meliputi asesmen awal, perencanaan program, implementasi solusi digital, dan evaluasi hasil melalui pendekatan problem based assistance. Pendampingan difokuskan pada pembuatan email resmi usaha, optimalisasi akun Instagram dan Facebook Business, penyusunan kalender konten, pembuatan halaman Lynk.id sebagai pusat integrasi tautan pemesanan, penataan tampilan GoFood dan GrabFood, rebranding logo, serta pengembangan desain kemasan produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh kanal pemasaran digital berhasil diintegrasikan melalui Lynk.id, akun media sosial memiliki identitas yang lebih profesional, konten promosi tersusun secara lebih terencana, serta logo dan kemasan baru memperkuat citra merek UMKM. Pendampingan juga meningkatkan kesiapan Bolen Rich dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi yang lebih efektif dan terstruktur, sehingga mendukung peningkatan daya saing usaha di era digital sekaligus memberikan pengalaman penerapan ilmu pemasaran secara langsung melalui kegiatan Project Based Learning.
Pemberdayaan Peternak Kerbau Moa melalui Pelatihan Teknologi Pembuatan Pakan Fermentasi (Silase) untuk Ketahanan Pakan Musim Kemarau di Desa Tounwawan Asmirani Alam; Albertus Sairudy; Barnabas Gairtua
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i3.4165

Abstract

Ketersediaan pakan merupakan faktor utama yang menentukan produktivitas ternak kerbau, namun pada musim kemarau peternak di Desa Tounwawan Kecamatan Moa Kabupaten Maluku Barat Daya sering mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan pakan akibat menurunnya ketersediaan hijauan. Kondisi tersebut berdampak pada penurunan kondisi tubuh ternak, produktivitas dan pendapatan peternak. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas peternak dalam menyediakan cadangan pakan melalui penerapan teknologi pakan fermentasi (silase) berbasis hijauan lokal. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada tanggal 4–5 Juli 2026, dengan melibatkan 32 orang peternak kerbau aktif yang memiliki latar belakang usia, tingkat pendidikan, pengalaman beternak dan jumlah kepemilikan ternak yang beragam. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, diskusi interaktif dan pelatihan praktik pembuatan silase. Hari pertama difokuskan pada penyampaian materi mengenai kebutuhan pakan ternak pada musim kemarau dan teknologi silase, sedangkan hari kedua dilaksanakan demonstrasi dan praktik pembuatan silase menggunakan hijauan lokal, molases dan EM4 hingga proses penyimpanan dalam silo sederhana. Setelah difermentasi selama 21 hari, silase yang dihasilkan menunjukkan kualitas yang baik, ditandai dengan warna hijau kekuningan, aroma asam segar, tekstur hijauan yang masih jelas serta tidak ditemukan pertumbuhan jamur. Silase selanjutnya diaplikasikan sebagai pakan ternak kerbau dan menunjukkan tingkat penerimaan yang baik setelah proses adaptasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam pembuatan silase serta meningkatnya pemahaman mengenai pentingnya penyediaan cadangan pakan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ternak selama musim kemarau. Kegiatan ini membuktikan bahwa teknologi silase merupakan IPTEKS tepat guna yang mudah diadopsi dan berpotensi meningkatkan ketahanan pakan, menjaga kondisi tubuh dan produktivitas ternak serta mendukung keberlanjutan usaha peternakan kerbau di Desa Tounwawan.
Pemeriksaan Kolesterol dan Edukasi Latihan Fisik pada Remaja di Kota Malang Anita Faradilla Rahim; Nurul Aini Rahmawati; Diva Amanda Oliviyan; Elsa Ayunda Rahma; Faris Pamungkas Wicaksono
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i3.4267

Abstract

Kolesterol merupakan salah satu komponen penting dalam tubuh yang berperan dalam berbagai fungsi fisiologis, namun kadar kolesterol yang tinggi dapat meningkatkan risiko terjadinya berbagai masalah kesehatan, seperti penyakit jantung, stroke, dan gangguan metabolik. Kondisi tersebut tidak hanya terjadi pada kelompok usia dewasa, tetapi juga berpotensi terjadi pada remaja. Perubahan pola hidup, rendahnya aktivitas fisik, serta pola makan yang kurang sehat menjadi beberapa faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan kadar kolesterol pada remaja. Oleh karena itu, diperlukan upaya deteksi dini melalui pemeriksaan kadar kolesterol sekaligus edukasi mengenai pentingnya aktivitas fisik dan pola hidup sehat. Tujuan kegiatan ini adalah melakukan skrining kadar kolesterol serta meningkatkan pemahaman remaja mengenai risiko kolesterol tinggi dan pentingnya aktivitas fisik dalam menjaga kesehatan. Metode kegiatan meliputi pemberian informasi mengenai risiko dan bahaya kolesterol tinggi, pemeriksaan tanda vital dan antropometri, pemeriksaan kadar kolesterol darah menggunakan metode Point of Care Testing (POCT), serta edukasi dan demonstrasi latihan fisik berupa aerobic exercise dan resistance training. Kegiatan dilaksanakan secara langsung dengan pendampingan instruktur dan kader mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ditemukan peserta dengan kadar kolesterol yang cukup tinggi serta masih rendahnya tingkat pengetahuan peserta mengenai kolesterol tinggi. Peserta menunjukkan antusiasme yang baik selama kegiatan berlangsung. Edukasi mengenai gaya hidup sehat, aktivitas fisik, dan pola makan sehat diberikan sebagai upaya meningkatkan kesadaran peserta dalam melakukan pencegahan dan pengendalian risiko kolesterol tinggi. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat dilakukan secara rutin dan berkesinambungan agar peserta mampu menerapkan aktivitas fisik dan pola hidup sehat secara mandiri dalam kehidupan sehari-hari.
Cerdas Cermat Berbasis Kahoot! sebagai Sarana Pengenalan Game Based Learning bagi Siswa Sekolah Dasar di Desa Banyumudal Salsabila Azzahrah; Agyztia Premana; Laelia Nurpratiwiningsih
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i3.4268

Abstract

Perkembangan teknologi digital memberikan peluang yang luas dalam dunia pendidikan, termasuk melalui penerapan media pembelajaran berbasis permainan (game-based learning). Meskipun demikian, penggunaan gawai oleh siswa sekolah dasar masih cenderung terbatas pada aktivitas hiburan, sehingga pemanfaatannya sebagai sarana pembelajaran interaktif belum optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengenalkan konsep game-based learning kepada siswa sekolah dasar melalui penggunaan Kahoot sebagai media pembelajaran interaktif dalam kegiatan cerdas cermat kelompok, serta mendorong peningkatan minat, motivasi belajar, kemampuan berpikir cepat, kerja sama, dan keaktifan siswa. Pelaksanaan kegiatan terdiri atas lima tahapan, yaitu sosialisasi dan perizinan, pendataan serta pembentukan kelompok, pelaksanaan pretest, simulasi kuis kelompok menggunakan Kahoot, dan lomba cerdas cermat berbasis Kahoot yang dilanjutkan dengan posttest, pengumuman pemenang, serta pemberian penghargaan. Kegiatan ini melibatkan 21 siswa kelas II hingga VI sekolah dasar di Desa Banyumudal Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, khususnya di lingkungan RT 02/RW 03. Berdasarkan hasil kegiatan, nilai rata-rata siswa mengalami peningkatan dari 61,43 pada pretest menjadi 84,29 pada posttest, sedangkan ketuntasan klasikal meningkat dari 38% menjadi 100%. Seluruh peserta juga mampu menggunakan Kahoot pada tingkat dasar dan menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung. Dengan demikian, penerapan game-based learning berbantuan Kahoot dapat menjadi alternatif yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar sekaligus memperkenalkan pemanfaatan teknologi digital secara positif kepada siswa sekolah dasar di Desa Banyumudal.
Storytelling Kisah Islami sebagai Upaya Pendampingan Literasi Anak Sekolah Dasar di Desa Banyumudal Raihani Maulida; Agyztia Premana; Robert Rizki Yono
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i3.4272

Abstract

Program pengabdian ini berangkat dari permasalahan rendahnya kemampuan literasi anak usia sekolah dasar di Desa Banyumudal, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, khususnya pada aspek menyimak dan bercerita ulang. Kegiatan bertujuan meningkatkan kemampuan menyimak dan bercerita ulang anak melalui metode storytelling dengan mengangkat kisah keteladanan sahabat Nabi, yaitu Utsman bin Affan dan Umar bin Khattab, yang disesuaikan dengan karakter masyarakat setempat yang religius. Kegiatan diikuti oleh 21 anak usia sekolah dasar dari kelas 2 hingga kelas 6, dilaksanakan melalui dua sesi storytelling yang disampaikan secara ekspresif melalui intonasi, mimik, dan gestur, diawali dengan pretest dan diakhiri dengan posttest berbentuk soal pilihan ganda. Evaluasi kemampuan bercerita ulang dilakukan secara observasional terhadap tujuh anak yang secara sukarela tampil menceritakan kembali salah satu kisah di depan teman-temannya. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman menyimak anak dari hasil pretest ke posttest, serta perbedaan kualitas yang cukup terlihat pada praktik bercerita ulang: tiga dari tujuh anak mampu menceritakan kembali kisah secara runtut, detail, dan menggunakan bahasa sendiri, sementara empat anak lainnya masih cenderung membaca ulang atau memparafrasekan cerita secara minimal. Temuan ini mengindikasikan bahwa storytelling kisah Islami menguatkan kemampuan menyimak anak, namun kemampuan memproduksi kembali cerita secara lisan masih bervariasi dan memerlukan penguatan lebih lanjut, khususnya melalui latihan yang lebih terstruktur dan instrumen penilaian bercerita ulang yang lebih terukur.