cover
Contact Name
Indah Permatasari
Contact Email
indah@ittelkom-pwt.ac.id
Phone
+6281329288910
Journal Mail Official
jtece@ittelkom-pwt.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Telkom Purwokerto, Jl. D.I. Panjaitan No. 128, Purwokerto, 53147, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Telecommunication, Electronics and Control Engineering (JTECE)
Published by Universitas Telkom
ISSN : -     EISSN : 26548275     DOI : 10.20895/jtece
Core Subject : Engineering,
Journal of Telecommunication, Electronics, and Control Engineering is published twice a year, every January and July, with the scopes and focus of the research areas that are: Telecommunication: Modulation and Signal Processing, Information Theory and Coding, Antenna and Wave Propagation, Wireless and Mobile Communication, Radio Communication, Satellite Communication, Fiber Optic, Telecommunication Network and System, RADAR. Electronic: Microelectronic System, VLSI Design, Biomedical Instrument, Embedded System, Robotics, Communication Electronic, Optoelectronic, Internet of Things, Adaptive System, System Identification. Control: Analog and Digital Control, Intelligent control, Programmable Logic Control (PLC), Control Theory and Applications, Process Control.
Articles 102 Documents
Optimasi Pemesanan Paket Wisata Menggunakan Algoritma Genetika Berbasis Web: Studi Kasus AfsheenTour Sulistia, Sulistia; Suroso, Suroso; Nasron, Nasron
Journal of Telecommunication Electronics and Control Engineering (JTECE) Vol 7 No 2 (2025): Journal of Telecommunication, Electronics, and Control Engineering (JTECE)
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/jtece.v7i2.1869

Abstract

Dalam industri pariwisata, pemesanan paket perjalanan yang sesuai dengan preferensi pelanggan sering kali terkendala oleh keterbatasan sistem manual dan kompleksitas pilihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pemesanan wisata berbasis web yang menggunakan algoritma genetika guna mengoptimalkan rekomendasi paket berdasarkan anggaran, durasi perjalanan, dan jumlah peserta. Metode ini meniru mekanisme seleksi alam melalui tahapan inisialisasi populasi, evaluasi fitness, seleksi, crossover, dan mutasi untuk menemukan kombinasi optimal destinasi, akomodasi, dan transportasi. Sistem diuji dengan berbagai skenario input, menunjukkan bahwa algoritma mampu menghasilkan rekomendasi dalam waktu kurang dari 5 detik dengan efisiensi anggaran tinggi dan jadwal perjalanan yang sesuai batas waktu maksimum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi algoritma genetika dalam sistem pemesanan berbasis web secara signifikan meningkatkan efisiensi, akurasi, dan personalisasi layanan bagi pelanggan.
Pengembangan Sistem Pendukung Keputusan AHP-TOPSIS Untuk Alokasi Sumber Daya Penanganan Multi-Bencana BPBD Utama, Arya Dwi; Ikhwan, Ali
Journal of Telecommunication Electronics and Control Engineering (JTECE) Vol 7 No 2 (2025): Journal of Telecommunication, Electronics, and Control Engineering (JTECE)
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/jtece.v7i2.1873

Abstract

Kabupaten Deli Serdang merupakan salah satu daerah di Sumatera Utara yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap berbagai jenis bencana seperti banjir, kebakaran, dan angin puting beliung. Untuk memastikan penanganan yang efektif, dibutuhkan keputusan yang cepat dan tepat, khususnya dalam mendistribusikan sumber daya yang terbatas. Tantangan utama yang dihadapi oleh BPBD Deli Serdang adalah belum tersedianya sistem terintegrasi yang dapat menetapkan prioritas penanganan secara objektif berdasarkan kondisi lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis web yang menggabungkan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Technique for Order of Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). AHP digunakan untuk menentukan bobot masing-masing kriteria, sedangkan TOPSIS dimanfaatkan untuk merangking wilayah terdampak berdasarkan kedekatannya dengan solusi ideal. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (mixed method), yaitu mengombinasikan data kuantitatif dari laporan bencana tahun 2023–2024 dengan data kualitatif hasil observasi dan wawancara. Hasil implementasi sistem menunjukkan bahwa SPK yang dirancang mampu menghasilkan peringkat prioritas dengan cepat dan akurat, sehingga membantu BPBD dalam membuat keputusan yang lebih efisien. Pengujian efektivitas memperlihatkan bahwa sistem memberikan hasil yang selaras dengan keputusan manual BPBD, dengan tingkat keakuratan sebesar 89%. Sistem ini diharapkan menjadi solusi strategis dalam memperkuat respons dan efisiensi penanganan bencana yang kompleks.
Analisis dan Implementasi Perangkat Elektrokardiogram (EKG) Berbasis Internet of Things Novianto, Arif Indras; Purnama, Sevia Indah; Hikmah, Irmayatul
Journal of Telecommunication Electronics and Control Engineering (JTECE) Vol 7 No 2 (2025): Journal of Telecommunication, Electronics, and Control Engineering (JTECE)
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/jtece.v7i2.1874

Abstract

Berdasarkan informasi Infodatin diketahui lebih dari 36 juta orang didunia meninggal dunia dikarenakan penyakit pada jantung. Kondisi in mendorong kebutuhan perangkat monitoring kondisi jantung. Kondisi jantung dapat diketahui melalui sinyal jantung yang diukur menggunakan Elektrokardiogram. Elektrokardiogram membutuhkan pengolahan sinyal yang baik agar dapat membaca pola sinyal jantung. Penelitian ini berfokus pada pembuatan perangkat monitoring kondisi jantung yang memiliki performa bagus dalam mengolah sinyal jantung, menganalisis kondisi jantung, dan mengirimkan hasil visualisasi sinyal jantung ke telegram. Perangkat yang dikembangkan memanfaatkan digital Butterworth low pass filter untuk mengolah sinyal jantung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filter Butterworth mempu menghasilkan sinyal PQRS dan T jantung dengan riak minimal pada frekwensi cut off 15hz. Perangkat memiliki nilai persentase akurasi sebesar 97,96% dalam membaca detak jantung per menit. Hasil visualsisasi sinyal beserta analisis kondisi sinyal juga dapat terkirim ke Telegram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat dapat digunakan untuk menjawab kebutuhan Elektrokardiogram yang akurat dan mampu mengirim visualisasi sinyal serta analisis kondisi jantung.
Analisa Kuantitatif Kualitas Jaringan 5G Non-Stand Alone berdasarkan Pengukuran Empiris di Pacitan Darmanto, Darmanto; Larasati, Solichah; Ni'amah, Khoirun
Journal of Telecommunication Electronics and Control Engineering (JTECE) Vol 7 No 2 (2025): Journal of Telecommunication, Electronics, and Control Engineering (JTECE)
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/jtece.v7i2.1931

Abstract

Penelitian melakukan kajian terkait uji layak operasi jaringan 5G pada frekuensi 2,3 GHz dari salah satu operator seluler di Indonesia. Evaluasi performa jaringan 5G Non-Stand Alone (NSA) diimplementasikan pada dua lokasi di cluster 1 wilayah Pacitan, Jawa Timur yaitu site ZMDU_0406 dan ZMDU_0407. Metode yang digunakan meliputi perancangan skenario pengukuran, pengumpulan data, dan analisa data lapangan berdasarkan pada parameter throughput, Secondary Synchronization Reference Signal Received Power (SS-RSRP), dan Synchronization Signal-to-Noise and Interference Ratio (SS-SINR). Pengujian dilakukan menggunakan dua skenario traffic yaitu FTP Server dan UDP Server pada perangkat IDTrium—ATEL 5G CPE (SDX62) dan aplikasi iperf3. Hasil simulasi berdasarkan cakupan menunjukan bahwa 99% area memiliki kualitas sinyal yang baik yang ditunjukan dengan nilai SS-RSRP > 80 dBm dan SS-SINR >20 dB pada kedua site. Hasil pengukuran FTP Server menunjukan nilai rata-rata throughput sebesar 82 Mbps untuk site ZMDU_0406 dan 107 Mbps untuk site ZMDU_0407. Sementara itu, pengukuran UDP, site ZMDU_0406 memiliki rata-rata throughput 123 Mbps dan site ZMDU_0407 memiliki nilai rata-rata throughput 157 Mbps. Berdasarkan penelitian berikut dapat dikatakan bahwa infrastuktur 5G Non-Stand Alone yang diterapkan di wilayah Cluster 1 Pacitan memiliki performa yang baik untuk aplikasi real time.
Kotak Sampah Pintar berbasis IoT Menggunakan ESP 32 dan Sensor Ultrasonik Priyansah, Agus; Adam, Muhammad; Arrahman, Taufik; Sakdiyah, Nanda Aulia Ilmatus
Journal of Telecommunication Electronics and Control Engineering (JTECE) Vol 7 No 2 (2025): Journal of Telecommunication, Electronics, and Control Engineering (JTECE)
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/jtece.v7i2.1844

Abstract

Permasalahan sampah di lingkungan permukiman dan area publik masih menjadi isu utama akibat rendahnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya. Penelitian ini merancang dan mengimplementasikan sistem tempat sampah otomatis berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32 dan sensor ultrasonik. Sistem ini mampu membuka dan menutup tutup secara otomatis, mengukur volume sampah, serta menampilkan status kapasitas melalui antarmuka web lokal. Fitur kontrol buka-tutup juga tersedia pada antarmuka web sebagai sistem cadangan (backup) apabila sensor utama mengalami gangguan, sehingga keandalan sistem tetap terjaga. Fitur pemantauan real-time diterapkan guna menyediakan informasi terkini mengenai volume sampah. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berfungsi stabil, memberikan data secara akurat, serta merespons perintah dengan tepat waktu. Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan kebiasaan positif dalam membuang sampah dan mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih efektif.
MIMO Antenna Design with Defected Ground Structure and Stub Slot for 5G Application Sherila, Ayu Mika
Journal of Telecommunication Electronics and Control Engineering (JTECE) Vol 7 No 2 (2025): Journal of Telecommunication, Electronics, and Control Engineering (JTECE)
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/jtece.v7i2.1969

Abstract

5G technology has been developed to address challenges and meet the demands for improved network efficiency and capacity, higher data rates, wider coverage, and lower power consumption. Therefore, an appropriate antenna design is essential for 5G wireless communication, capable of providing wide bandwidth, optimal radiation patterns, high antenna efficiency, and overall strong performance. The Multiple-Input Multiple-Output (MIMO) system, which utilizes multiple transmitting and receiving antennas, allows for more effective exploitation of multipath propagation. However, closely spaced antenna elements can lead to mutual coupling. Thus, the main challenge in designing MIMO antennas is to minimize the effects of mutual coupling. In this study, a MIMO antenna was designed using the Defected Ground Structure (DGS) technique and stub slots. The DGS technique was applied by modifying the antenna's ground plane to enhance its performance. To achieve wide bandwidth and high gain, the DGS and stub slot concepts were integrated into the antenna design. The antenna has dimensions of 84 mm × 34 mm and was simulated using Ansys HFSS software. The testing results showed that the antenna with an FR4 Epoxy substrate achieved a mutual coupling value of –30.65 dB, a return loss of –14.15 dB, a gain of 5.23 dB, and a sufficiently wide bandwidth. Therefore, this antenna is considered capable of operating at a frequency of 3.5 GHz and meets the requirements of 5G communication systems.
Development of Rectangular Microstrip Antenna Array for RFID-Based Automatic Locker Monitoring System Communication Rahmawati, Yosy; Krisnawati, Luh; Raihan, Muhammad
Journal of Telecommunication Electronics and Control Engineering (JTECE) Vol 7 No 2 (2025): Journal of Telecommunication, Electronics, and Control Engineering (JTECE)
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/jtece.v7i2.1975

Abstract

This study discusses the design and optimization of a rectangular array microstrip antenna operating at 2.4 GHz for use in an RFID-based locker monitoring system. The optimization process was carried out to enhance antenna performance based on key parameters such as return loss, VSWR, impedance, bandwidth, gain, and radiation pattern. Simulation and measurement results show significant improvement after optimization. The return loss improved from –46.5 dB to –27.6 dB, while the VSWR decreased from 4.964 to 1.000, indicating excellent impedance matching to a 50 Ω system. The bandwidth increased from 94.2 MHz to 126.3 MHz, exceeding the minimum requirement specified in ISO/IEC 18000-4 for 2.4 GHz RFID applications. The radiation pattern exhibits a main lobe at 2° with a maximum gain of 4.91 dBi and a side lobe level of –14.2 dB. These results demonstrate that the optimized antenna meets technical standards and is highly suitable for efficient implementation in fixed RFID reader systems.
Optimization of Thyristor Controlled Series Capacitor (TCSC) Placement Using the League Championship Algorithm (LCA) Algorithm Fatkhurrozi, Bagus; Setiawan, Hery Teguh; Abdillah, Mokhammad Nurkholis
Journal of Telecommunication Electronics and Control Engineering (JTECE) Vol 8 No 1 (2026): Journal of Telecommunication, Electronics, and Control Engineering (JTECE) - In P
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/jtece.v8i1.1839

Abstract

The increasing need for electrical energy in Indonesia causes the operational transmission network to experience stress to the limit of permissible stability. Changing the transmission line configuration can be used as a solution to this problem. Changes in transmission line configuration cause voltage stability problems on transmission lines. The main factors that cause voltage stability problems are: limits on generator reactive power, load characteristics, and characteristics of compensators installed on transmission lines. Increasing the voltage profile on transmission lines can be done by adding a Flexible Alternating Current Transmission System (FACTS) device. Determining the location and capacity of FACTS is a very important thing to take into account considering the relatively expensive investment costs for this equipment. TCSC is one of the simpler FACTS devices, and can be controlled easily compared to other FACTS equipment. The implementation of the League Championship Algorithm (LCA) algorithm in determining the optimal location for placing FACTS devices has been able to reduce power losses. Loading is carried out under normal conditions, loads of 125%, 140% and 150%. Several loading conditions on the IEEE 14 BUS system have shown voltage stability in conditions after FACTS installation.
Monitoring and Datalogging System for Suspended Sediment Concentration in a Trapezoidal Flume Using IoT and Fuzzy Logic Nuha, Khasna Ulin; Oktivasari, Prihatin; Yatmadi, Denny
Journal of Telecommunication Electronics and Control Engineering (JTECE) Vol 8 No 1 (2026): Journal of Telecommunication, Electronics, and Control Engineering (JTECE) - In P
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study seeks to establish a system for monitoring and forecasting suspended sediment concentration (SSC) via the Internet of Things (IoT) and fuzzy logic, implemented through LabVIEW on a laboratory-scale trapezoidal flume prototype. The system incorporates a flowmeter sensor (YF-S201), a water turbidity sensor (SEN0189), and a photodiode sensor for the measurement of SSC. The sediment samples utilized were silty clay soil from the West Flood Canal (KBB). The ESP32 microcontroller acquires data every 10 seconds, transmits it over TCP-IP communication to LabVIEW, stores it in an Excel file, and simultaneously uploads it to Google Sheets as a cloud database. The monitoring functionality is presented via an LCD, displaying real-time data from Google Sheets through API capabilities, thereby functioning as a synchronized integrated datalogger. Execution of fuzzy logic: The LabVIEW Fuzzy Logic Designer employs the Sugeno model, utilizing flow rate and turbidity as input variables, with SSC predicted as the output. The testing results on 2050 measurement data indicate a steady average time recording period of 8-10 seconds without latency, with a time recording error of merely 0.2%. Integration of monitoring and datalogging of IoT-based fuzzy logic real-time assessment of SSC in a trapezoidal flume.
Sistem Monitoring Emisi Polutan Gas menggunakan IoT untuk Industri Pengolahan Teh Tradisional Desa Pandansari Saraswati, Nurul Mega; Murdiantoro, Randi Adzin; Rakhman, Alfin; Arsiandro, Fadzly Haris; Prasetyono, Rizki Noor
Journal of Telecommunication Electronics and Control Engineering (JTECE) Vol 8 No 1 (2026): Journal of Telecommunication, Electronics, and Control Engineering (JTECE) - In P
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pabrik pengolahan teh di desa Pandansari Brebes Jawa Tengah sudah ada dan berada disekitar masyarakat, bahkan masyarat sekitar pabrik ada yang mengolahnya secara mandiri dan manual. Salah satunya sangrai teh dengan pembakaran tradisional sedangkan dimana asap ini bisa menyebabkan emisi berupa polutan gas beracun. Kondisi ini bisa menyebabkan permasalahan kesehatan bagi orang disekitar jika tidak diantisipasi. Tujuan dari penelitian ini membuat rancang bangun alat untuk memonitoring polutan gas dari pembakaran pengolahan teh berbasis IoT (Internet of Things). Manfaat yang diharapkan yaitu masyarakat dan pabrik pengolahan teh yang tidak sesuai standar tidak mengakibatkan polutan gas yang berbahaya bagi masyarakat sekitar. Metode penelitian yang dilakukan yaitu pembuatan prototype yang diterapkan pada proses pembakaran teh. Tahapan yang dilakukan yaitu analisis masalah, studi literatur, penentuan/ perancangan alat, pengujian, penerapan alat, pengambilan data dan analisis data. Pada perancangan alat dibuat dengan 4 sensor gas yaitu sensor MQ135, sensor MQ4, sensor MQ6 dan Sensor MQ7 dihubungkan dengan ESP 32 terkoneksi internet ke alplikasi Blynk. Hasil monitoring emisi gas berbasis IoT dengan integrasi empat sensor (MQ-4, MQ-6, MQ-7, dan MQ-135) pada industri teh tradisional terbukti sangat layak digunakan, dengan validasi pakar di atas 85% dan akurasi pengukuran lebih dari 95%. Uji laboratorium menunjukkan tiap sensor bekerja sesuai fungsinya: MQ-4 mendeteksi metana, MQ-6 merespons hidrokarbon volatil, MQ-7 menangkap karbon monoksida, dan MQ-135 dominan pada asap serta polutan umum. Implementasi lapangan memperlihatkan emisi lebih tinggi pada daun teh mentah terutama uap air dan senyawa volatil dibanding tahap menjelang matang, dengan pola konsisten MQ-135 > MQ-4 > MQ-6 > MQ-7.

Page 10 of 11 | Total Record : 102


Filter by Year

2019 2026