cover
Contact Name
Indah Permatasari
Contact Email
indah@ittelkom-pwt.ac.id
Phone
+6281329288910
Journal Mail Official
jtece@ittelkom-pwt.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Telkom Purwokerto, Jl. D.I. Panjaitan No. 128, Purwokerto, 53147, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Telecommunication, Electronics and Control Engineering (JTECE)
Published by Universitas Telkom
ISSN : -     EISSN : 26548275     DOI : 10.20895/jtece
Core Subject : Engineering,
Journal of Telecommunication, Electronics, and Control Engineering is published twice a year, every January and July, with the scopes and focus of the research areas that are: Telecommunication: Modulation and Signal Processing, Information Theory and Coding, Antenna and Wave Propagation, Wireless and Mobile Communication, Radio Communication, Satellite Communication, Fiber Optic, Telecommunication Network and System, RADAR. Electronic: Microelectronic System, VLSI Design, Biomedical Instrument, Embedded System, Robotics, Communication Electronic, Optoelectronic, Internet of Things, Adaptive System, System Identification. Control: Analog and Digital Control, Intelligent control, Programmable Logic Control (PLC), Control Theory and Applications, Process Control.
Articles 97 Documents
Fall Detector pada Lansia berbasis IoT Menggunakan Sensor MPU-6050 dan Sensor GPS Neo 6M Fitriandini, Laila; Suhardi, Suhardi; Sari, Kartika
Journal of Telecommunication Electronics and Control Engineering (JTECE) Vol 7 No 1 (2025): Journal of Telecommunication, Electronics, and Control Engineering (JTECE)
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/jtece.v7i1.1496

Abstract

Lanjut usia merupakan seseorang yang telah mencapai usia 60 tahun ke atas. Jatuh merupakan kecelakaan yang paling umum terjadi pada lansia dan dapat menyebabkan patah tulang, cidera kepala, cacat bahkan kematian. Di Indonesia, prevalensi cidera jatuh pada penduduk diatas usia 55 tahun mencapai 49,4%, umur di atas 65 tahun keatas 67,1%, dan umur 75 tahun keatas 78,2%. Penelitian ini bertujuan membangun suatu sistem pendeteksi jatuh berbasis Internet of Things (IoT) pada lansia menggunakan sensor MPU-6050 dan sensor GPS Neo 6M. Sensor MPU-6050 berfungsi untuk membaca percepatan gravitasi, sedangkan sensor GPS Neo 6M berperan dalam mendeteksi titik lokasi. Metode penelitian melibatkan pengumpulan data dari sensor dan analisis menggunakan teknik pemrosesan sinyal untuk mendeteksi jatuh. Data lokasi ditampilkan pada Google Maps melalui aplikasi Android. Saat jatuh terdeteksi, buzzer menyala dan notifikasi push muncul pada perangkat Android. Akurasi deteksi lokasi oleh sensor GPS Neo 6M diukur menggunakan Root Mean Square Error (RMSE), dengan nilai error 3,47 meter untuk RMSEx, 3,07 meter untuk RMSEy, dan 4,63 meter untuk RMSEr. Rata-rata delay respon sistem notifikasi adalah 4,71 detik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini dapat mendeteksi jatuh dan memberikan notifikasi lokasi dengan akurasi dan waktu respon yang memadai, sehingga dapat meningkatkan keselamatan lansia.
T-Shaped MIMO Antenna Design with Defected Ground Structure and Parasitic Elements for 5G Application Sherila, Ayu Mika; Umaisaroh, Umaisaroh; Alaydrus, Mudrik
Journal of Telecommunication Electronics and Control Engineering (JTECE) Vol 7 No 1 (2025): Journal of Telecommunication, Electronics, and Control Engineering (JTECE)
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/jtece.v7i1.1618

Abstract

5G technology is designed to improve efficiency, network capacity, data rate, and coverage with low power consumption. This requires the design of suitable antennas for 5G wireless communications to achieve optimal bandwidth, radiation, efficiency, and performance. MIMO antenna designs use multiple antennas and face the main challenge of reducing mutual coupling between adjacent antenna elements. In this study, the MIMO antenna is designed using T-shaped DGS Technique and parasitic elements. The DGS technique is developed by creating a specific area on the ground plane of the antenna to improve its performance. By incorporating DGS concepts and parasitic elements into the design, the aim is to achieve large bandwidth and high gain. This antenna has dimensions of 52 mm x 12 mm and is simulated using Ansys HFSS software. Measurement results for the antenna using Rogers Duroid RT5880 substrate show a mutual coupling value of -54.2 dB, return loss of -11.1 dB, gain of 13.11 dB, and a sufficiently wide bandwidth. Thus, the proposed antenna can operate at a frequency of 28 GHz, meeting the requirements for 5G applications.
Perancangan Jaringan NB-IoT untuk Layanan InfrastructureSmart Meteringdi Perumahan Ginting, Melinda Br; Larasati, Solichah; Hikmaturokhman, Alfin; Amelia, Noor
Journal of Telecommunication Electronics and Control Engineering (JTECE) Vol 7 No 1 (2025): Journal of Telecommunication, Electronics, and Control Engineering (JTECE)
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/jtece.v7i1.1619

Abstract

Berbagai aplikasi Internet of Things (IoT) semakin populer saat ini, karena menawarkan berbagai solusi untuk mempermudah segala aktifitas yang dapat dipantau dari jarak jauh. Narrowband IoT (NB-IoT) merupakan salah satu teknologi komunikasi Low Power Wide Area (LPWA) yang dirancang khusus untuk mendukung perangkat IoT dengan konsumsi daya rendah dan jangkauan yang luas. NB-IoT didukung oleh Long-Term Evolution (LTE) dengan memanfaatkan sebagain bandwidth dari LTE dan dengan standar 3GPP Release 13, menjadikan NB-IoT menjadi teknologi tepat guna bagi masyarakat. Smart metering adalah salah satu aplikasi yang menggunakan NB-IoT sebagai gateway infrastruktur untuk konektivitas yang diperlukan untuk menjamin terkoneksinya layanan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang jaringan NB-IoT dengan skema standalone untuk infrastruktur smart metering di area perumahan Purwokerto. Metode yang digunakan meliputi analisis kebutuhan jumlah site jaringan dan simulasi kinerja jaringan untuk memastikan kualitas layanan yang memadai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perancangan jaringan NB-IoT mampu menyediakan konektivitas yang handal dan efisien bagi sistem smart metering di area perumahan. Hal ini dapat diketahui dari hasil simulasi perancangan jaringan diperoleh sebanyak 7 site yang mampu melayani area perumahan. Sehingga, diperoleh hasil Received Signal Strength Indicator (RSSI) yang diperoleh untuk mengetaui kuat sinyal memperoleh nilai sebesar -50 dBm sampai -60 dBm yang mampu mencakup 80% area perumahan.
Virtual Privat Network: Koneksi Keamanan Pada Aplikasi Berbasis Android Ginting, Jafaruddin Gusti Amri; arifwidodo, bongga; Wahyudi, Eka
Journal of Telecommunication Electronics and Control Engineering (JTECE) Vol 7 No 1 (2025): Journal of Telecommunication, Electronics, and Control Engineering (JTECE)
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/jtece.v7i1.1632

Abstract

Kasus pencurian data informasi, seperti data pribadi, PIN, dan OTP, semakin meningkat akibat serangan dari penyerang. Serangan ini dilakukan dengan mengirimkan payload berupa skrip berbahaya yang di-inject ke dalam aplikasi Android melalui berbagai perantara, seperti email dan media sosial. Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan analisis mendalam untuk memahami kemampuan malware dan memberikan langkah mitigasi yang tepat sehingga data informasi tidak dicuri oleh penyerang. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan Virtual Private Network (VPN) terhadap aplikasi Android yang terinfeksi malware dengan teknik serangan Command and Control (C&C) attack. Skenario pengujian dilakukan dengan membandingkan dua kondisi: perangkat Android tanpa VPN dan perangkat Android dengan VPN. Pengujian mencakup pengukuran kemampuan serangan C&C dalam mengakses data sensitif serta evaluasi kinerja sistem, seperti kecepatan koneksi internet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan VPN dapat membatasi akses penyerang dengan memblokir komunikasi C&C, sehingga meningkatkan perlindungan keamanan data. Namun, hasil pengujian juga menunjukkan adanya penurunan performa koneksi internet sebesar 10,7% saat menggunakan VPN.
IoT-Based Dual Axis Solar Tracker Design on Monocrystalline Photovoltaic for Hydroponic Plant Water Pump Power Supply Danarparasaji, Andrizal Haryufathanan; Haryudo, Subuh Isnur; Wrahatnolo, Tri; Rohman, Miftahur
Journal of Telecommunication Electronics and Control Engineering (JTECE) Vol 7 No 1 (2025): Journal of Telecommunication, Electronics, and Control Engineering (JTECE)
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/jtece.v7i1.1636

Abstract

Hydroponic growing media requires a continuous flow of water usually powered by PLN electricity. If the electricity supply is interrupted, the supply of plant nutrients will be disrupted. The utilization of renewable energy, such as photovoltaic, is an alternative solution. The efficiency of energy conversion is highly dependent on the placement of photovoltaic towards the position of the sun. Solar trackers that direct solar panels to follow the movement of the sun can increase the efficiency of photovoltaic. This research compares the performance of solar panel systems with and without solar trackers and tests the working duration of batteries for hydroponic water pump power supply. The Internet of Things (IoT) concept encompasses the idea of expanding the network of internet-connected devices to control and monitor devices remotely. The results show that the panel with the tracker produces an average voltage of 13.87 Volts and a current of 0.85 Amperes higher than without the tracker (13.36 Volts and 0.63 Amperes), with an efficiency of about 2% between the solar panel using the tracker and the one not using the tracker system. In addition, the battery can work for 12 hours to power the hydroponic water pump without the power obtained by the solar panel. For further development, it is recommended to use more advanced Internet of Things (IoT) technology and improved methods to increase the efficiency of the tracker system
Monitoring Kadar Gas NOxdan CO Pada Emisi Gas Buang Kendaraan Gunadi, Andhika Ihza Yusuf; Kurnianto, Danny; Zen, Nur Afifah
Journal of Telecommunication Electronics and Control Engineering (JTECE) Vol 7 No 1 (2025): Journal of Telecommunication, Electronics, and Control Engineering (JTECE)
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/jtece.v7i1.1640

Abstract

Gas karbon monoksida tidak berwarna, tidak berbau dan tidak berasa. Karbon monoksida mempunyai potensi bersifat racun yang berbahaya ketika terhirup karena gas masuk kedalam aliran darah dan dapat menempel pada hemoglobin dan tidak dapat memasok udara kedalam tubuh yang mengakibatkan manusia dapat kehilangan nyawa dalam hitungan menit tanpa disadari, sementara gas nitrogen oksida dapat menimbulkan gangguan sistem pernapasan pada paru-paru yang dapat merusak jaringan mukosa. Tujuan penelitian ini merancang sistem dalam bentuk prototype yang dapat mendeteksi gas karbon monoksida dan gas nitrogen oksida. Pada sistem ini menggunakan ESP32 sebagai olah data dari sensor, sensor MQ-7 sebagai pendeteksi gas karbon monoksida, sensor MQ-135 sebagai pendeteksi gas nitrogen oksida. Setiap informasi dikirimkan secara real-time melalui internet oleh mikrokontroler, sehingga dapat dipantau menggunakan aplikasi blynk. Apabila kadar gas karbon monoksida dan nitrogen oksida yang terukur melebihi batas yang ditentukan, maka mikrokontroler akan memberikan perintah motor servo untuk membuka jendela prototype dan memberikan peringatan suara melalui buzzer. Pengujian pada sensor MQ-7 memberikan hasil dengan rata-rata error sebesar 4,27% dan rata-rata akurasi 95,73%. Kemudian pada pengujian sensor MQ-135 juga memberikan hasil dengan rata-rata error sebesar 5,57% dan rata-rata akurasi 94,43% untuk gas NOx.
Performance of LDPC Codes in Multipath OFDM System Wahyuningrum, Reni Dyah; Hafiza, Lia; Ni’amah, Khoirun; Larasati, Solichah; Udlhiya, Ida
Journal of Telecommunication Electronics and Control Engineering (JTECE) Vol 7 No 1 (2025): Journal of Telecommunication, Electronics, and Control Engineering (JTECE)
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/jtece.v7i1.1653

Abstract

In fifth-generation wireless networks (5G), a significant challenge arises: delivering high-speed data transmission and extensive networking services while maintaining a low bit error rate (BER). To meet the demands of 5G services, Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM) emerges as a promising technique for ensuring high-quality communication and an FFT size of 256. Moreover, several channel coding methods have been employed to enhance BER performance. Among these methods, Quasi Cyclic- Low-Density Parity Check (QC-LDPC) has become the established standard for high-speed data transmission in 5G networks. However, implementing these coding methods in conjunction with 5G standard specifications presents various complexities and challenges. In this research, we analyze QC-LDPC in multipath fading using OFDM. The performance of QC-LDPC codes at a BER of 10-3 can be achieved with an SNR of 15 dB for OFDM with QC-LDPC codes and an SNR of 20 dB for OFDM. The inclusion of QC-LDPC coding in the OFDM system significantly improves performance by reducing the required SNR for a BER of 10-3 from 20 dB (uncoded) to 15 dB (coded), a 5 dB reduction. Channel coding with QC-LDPC also enhances system efficiency by consistently decreasing the BER across various SNR values. These results confirm that QC-LDPC coding provides better reliability and performance than the uncoded OFDM system.
Rancang Bangun Alat Pendeteksi Kelembapan Tanah Dan Penyiram Tanaman Tomat Otomatis Menggunakan Algoritma Fuzzy Al Anshory, Muhammad Zahid; maulana, yulian zetta; Syifa, Fikra Titan
Journal of Telecommunication Electronics and Control Engineering (JTECE) Vol 7 No 2 (2025): Journal of Telecommunication, Electronics, and Control Engineering (JTECE)
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/jtece.v7i2.1658

Abstract

Tanaman tomat adalah salah satu sayuran buah yang banyak di konsumsi dalam keadaan mentah maupun yang sudah dimasak, tomat disukai oleh hampir seluruh masyarakat di dunia. Untuk mendapat hasil panen yang baik, kondisi lingkungan yang ada pada lahan pertanian perlu diperhatikan demi mendapat hasil panen yang bagus dan mencegah tanaman menjadi layu. Kelembapan tanah yang ideal untuk tanaman tomat pada kadar air tanah 60-80%. Berdasarkan hal tersebut perlu dibuatnya alat dengan sistem pengendalian penyiraman air otomatis berdasarkan kelembapan tanah pada tanaman tomat dengan sistem kendali Fuzzy metode sugeno. Input yang diolah adalah data temperature dan kelembapan dari tanah. Kedua input tersebut masing-masing diolah dengan menggunakan 3 fungsi keanggotaan. Penggunaan sistem kendali Fuzzy dapat diimplementasikan untuk membuat kendali keluaran dari pompa air, berupa lama waktu pompa menyala. Output ini lalu dibandingkan dengan data simulasi menggunakan Matlab. Dari hasil diperoleh bahwa rata-rata error didapat oleh sistem kendali yang sudah dibuat dengan nilai error 1.39%, Akurasi dari perbandingan sistem termasuk dalam kategori sangat baik karena nilai akurasi yang didapat 98.61%. Tingkat keseuaian perancangan dan hasil adalah 100%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sistem ini sudah mendekati hasil yang ada pada simulasi dan dapat diaplikasikan pada sistem tanaman tomat.
Analisis Perancangan PLTS Off Grid 2 KW Pada Wisata Dung Tungkul Meteseh Semarang Fachruroji, Fachruroji; Mubarok, Rizky; Zinan, Muhammad Roehul; Murdiantoro, Randi Adzin; Prasetyono, Rizki Noor; Nurcholis, Rizki
Journal of Telecommunication Electronics and Control Engineering (JTECE) Vol 7 No 2 (2025): Journal of Telecommunication, Electronics, and Control Engineering (JTECE)
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/jtece.v7i2.1823

Abstract

Kebutuhan tenaga listrik sesuai Kebijakan Energi Nasional dikembangkan berbagai energi alternatif termasuk energi terbarukan. Pemanfaatan energi terbarukan untuk mendapat pasokan listrik dengan memanfaatkan radiasi energi matahari dengan menggunakan sel surya sebagai pengkonversi energi matahari menjadi energi listrik. Maka tujuan penelitian dengan menggunakan software PVsyst 7.3.1 untuk perencangan PLTS Off-grid 2kw di Wisata Dung Tungkul Meteseh, Semarang sebagai studi kasus.Pada Analisis perancangan PLTS sistem Off-grid dengan kapasitas 2 kW di wisata Dung Tungkul Meteseh. PVsyst digunakan untuk merancang sistem instalasi PLTS yang akan diaplikas ikan menggunakan basis data yang sudah ada didalamnya. Metode penelitian menggunakana analisis kuantitatif deskriptif dengan tahapan observasi, pengumpulan data, perancangan, pengaplikasian/simulasi, pengambilan data dan analisis data. Hasil riset perancangan PLTS off-grid pada tempat wisata Dung Tungkul Meteseh Semarang menggunakan software pvsyst, energi yang di butuhkan sebesar 2044 kWh/tahun. Tetapi energi yang di suplai ke beban sebesar 1868 kWh/tahun. Sehingga ada kurangnya energi sebesar 8.59% atau setara dengan 175.5 kWh/tahun, sistem PLTS dapat di kategorikan baik dengan nilai rasio SF yang di dapatkan sebesar 0.914 dengan nilai rata rata rasio 0.607 dan nilai di atas 7 pada bulan januari, november, desember.
Analisis Sistem Kontrol Kelembapan Ruang Budidaya Berbasis ANFIS-IoT Februariyanti, Herny; Khristianto, Teguh; Jananto, Arief; Nurraharjo, Eddy
Journal of Telecommunication Electronics and Control Engineering (JTECE) Vol 7 No 2 (2025): Journal of Telecommunication, Electronics, and Control Engineering (JTECE)
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/jtece.v7i2.1833

Abstract

Pengelolaan lingkungan mikro dalam ruang budidaya tertutup memegang peranan penting dalam menjamin pertumbuhan tanaman yang optimal. Kelembapan udara merupakan salah satu parameter krusial yang sangat dipengaruhi oleh kondisi non-stasioner dan dinamis dari sistem tertutup. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem kontrol yang adaptif dan cerdas untuk menjaga kelembapan dalam rentang ideal. Penelitian ini mengusulkan sistem kontrol kelembaban berbasis Adaptive Neuro-Fuzzy Inference System (ANFIS) yang diintegrasikan dengan data sensor Internet of Things (IoT). Dataset dikumpulkan dari ruang budidaya aktual, lalu dilakukan preprocessing, pelatihan model ANFIS selama 200 epoch, dan evaluasi menggunakan metrik RMSE dan koefisien determinasi (R²). Model ANFIS menunjukkan performa yang cukup baik pada data pelatihan dengan nilai RMSE = 1.1927 dan R² = 0.5174, namun mengalami penurunan performa pada data pengujian dengan RMSE = 2.5669 dan R² = -1.0104. Hasil ini mengindikasikan kebutuhan akan penyempurnaan model agar lebih tahan terhadap data baru dan anomali. Sistem kontrol kelembaban berbasis ANFIS-IoT menunjukkan potensi dalam mengotomatisasi pengaturan lingkungan ruang budidaya secara cerdas. Meskipun model awal memiliki keterbatasan dalam generalisasi, pendekatan ini membuka peluang pengembangan sistem prediksi dan kontrol berbasis hybrid yang lebih adaptif untuk lingkungan dinamis.

Page 9 of 10 | Total Record : 97