cover
Contact Name
Deni Firmansyah
Contact Email
ummadja@gmail.com
Phone
+6281373381487
Journal Mail Official
jd.umjambi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Kapten Pattimura, Simpang IV Sipin, Telanaipura, Kota Jambi, Jambi 36124
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Development
ISSN : 23386746     EISSN : 26153491     DOI : https://doi.org/10.53978/
Core Subject : Economy,
Journal Development merupakan jurnal ilmiah yang memuat permasalahan-permasalahan ekonomi secara kompleks baik dalam sisi makro, mikro, perbankkan dan bisnis yang terangkum dalam semua aspek ekonomi, yang berdasarkan hasil kajian dan penelitian ilmiah. Terbitnya jurnal ini diharapkan akan mampu memberikan dan menyajikan tulisan-tulisan dan bahan bacaan yang berkualitas, yang memberikan sumbangsih bagi peningkatan wawasan bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jambi khususnya dan dunia akademisi pada umumnya serta mampu meningkatkan daya saing Universitas Muhammadiyah Jambi pada tingkat regional dan nasional. Akhirnya, kami mengucapkan terimakasih, semoga dapat memberikan manfaat dan nilai guna untuk dunia pendidikan.
Articles 208 Documents
PENGARUH BRAND AWARENESS TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KUE ULANG TAHUN Alsadila , Chindy; Sitanggang, Friska Artaria; Henky Setiadi
Jurnal Development Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Development
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53978/jd.v13i2.639

Abstract

Kajian ini dimaksudkan untuk mengkaji sejauh mana kesadaran merek memengaruhi keputusan pembelian konsumen pada produk Mooi Cakes. Teknik penelitian yang diterapkan berupa pendekatan kuantitatif deskriptif dengan dukungan data kualitatif. Contoh kajian ditentukan melalui teknik accidental sampling menggunakan rumus Lemeshow, sehingga diperoleh 100 partisipan yang termasuk pengguna yang sebelumnya mengetahui atau mendengar merek Mooi Cakes. Data penelitian dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi, serta dilengkapi dengan data sekunder berupa catatan penjualan dan hasil penelitian terdahulu. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, dan regresi linear sederhana menggunakan perangkat lunak SPSS versi 22. Temuan riset memperlihatkan bahwa brand awareness berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, yang dibuktikan dengan persamaan regresi Y = 32,653 + 0,459X dan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,443. Artinya, brand awareness mampu menjelaskan 44,3% variasi keputusan pembelian, sedangkan 55,7% sisanya terpengaruh oleh variabel eksternal di luar rancangan riset. Analisis parsial (t-test) juga memperkuat temuan ini dengan nilai t-hitung sebesar 5,616 yang lebih besar daripada t-tabel 1,661 dan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil ini memperkuat bukti bahwa peningkatan awareness konsumen pada Mooi Cakes berdampak pada naiknya niat beli kue ulang tahun dari merek tersebut. Secara praktis, penelitian hal ini menyoroti urgensi taktik promosi yang berfokus pada peningkatan brand awareness, seperti penguatan komunikasi merek, optimalisasi identitas visual, serta perluasan jangkauan informasi produk. Dengan strategi tersebut, Mooi Cakes tidak hanya mampu menjaga pelanggan yang telah dimiliki, sekaligus mampu meningkatkan pangsa pasar melalui dorongan keputusan pembelian yang dipengaruhi oleh kesadaran merek.
ANALISIS PENGARUH KONSUMSI RUMAH TANGGA, INVESTASI DAN TENAGA KERJA DI PROVINSI JAMBI Apria , Wilza; Asrini; Putra, Adi
Jurnal Development Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Development
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53978/jd.v13i2.644

Abstract

Penelitian ini menelaah bagaimana konsumsi rumah tangga, investasi, serta tenaga kerja memengaruhi pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi pada periode 2014–2023Data sekunder dikumpulkan dari publikasi Badan Pusat Statistik, kemudian diolah dengan metode regresi linier berganda pada tingkat signifikansi 5%. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa perekonomian Jambi secara umum mengalami tren positif, meskipun sempat terkontraksi pada tahun 2020 akibat pandemi COVID-19 sebelum kembali pulih dengan laju yang stabil pada periode selanjutnya. Secara parsial, variabel konsumsi rumah tangga, Investasi serta tenaga kerja tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)karena nilai signifikansinya melebihi 0,05. Namun, uji simultan memperlihatkan bahwa secara simultan ketiga variabel tersebut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai F-hitung 24,581 dan p-value 0,039. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,974 menunjukkan bahwa 97,4% variasi PDRB dapat diterangkan oleh ketiga variabel independen, sementara 2,6% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain eksternal seperti kebijakan fiskal, perdagangan internasional, kualitas infrastruktur, serta kapasitas sumber daya manusia. Temuan ini menegaskan pentingnya konsumsi rumah tangga dan investasi sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi daerah, sementara kontribusi tenaga kerja memerlukan peningkatan kualitas dan produktivitas agar dampaknya lebih optimal. Implikasi kebijakan yang direkomendasikan mencakup penguatan daya beli masyarakat, peningkatan iklim investasi yang kondusif, serta pengembangan pendidikan dan pelatihan vokasi guna memperluas kesempatan kerja.
ANALISIS PENGARUH UPAH MINIMUM DAN JUMLAH PENDUDUK TERHADAP KEMISKINAN DI PROVINSI JAMBI Pauzan; Rahayu, Yunie; Fahmi, Ali
Jurnal Development Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Development
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53978/jd.v13i2.645

Abstract

Pertumbuhan ekonomi menjadi salah satu tolok ukur utama kesejahteraan suatu daerah, yang dipengaruhi oleh konsumsi rumah tangga, arus investasi, serta ketersediaan tenaga kerja. Penelitian ini dilakukan untuk menelaah pengaruh ketiga faktor tersebut terhadap perkembangan ekonomi Provinsi Jambi pada periode 2019–2024. Data yang digunakan bersumber dari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) dan dianalisis secara kuantitatif dengan metode deskriptif serta regresi linier berganda melalui aplikasi SPSS 25. Hasil analisis deskriptif memperlihatkan bahwa PDRB Provinsi Jambi cenderung meningkat, meskipun sempat mengalami kontraksi pada tahun 2020 akibat pandemi COVID-19. Selanjutnya, pertumbuhan kembali menguat dengan kenaikan sebesar 78,05% pada 2021, 36,92% pada 2022, dan 20,09% pada 2023. Konsumsi rumah tangga pada 2023 naik hampir 20%, investasi menunjukkan pola fluktuatif dengan lonjakan tertinggi di tahun 2021, sedangkan jumlah tenaga kerja meningkat secara moderat namun laju pertumbuhannya melambat pada 2023–2024. Hasil uji regresi mengindikasikan bahwa konsumsi rumah tangga, investasi, dan tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan secara parsial, tetapi secara simultan ketiganya berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan tingkat signifikansi 0,039 < 0,05. Nilai R² sebesar 0,974 menandakan bahwa 97,4% variasi PDRB dipengaruhi oleh ketiga variabel tersebut. Temuan ini menekankan bahwa konsumsi rumah tangga dan investasi merupakan motor utama perekonomian daerah, sementara peningkatan kualitas serta produktivitas tenaga kerja tetap dibutuhkan untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
KETIMPANGAN GENDER DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI JAMBI Permatasari, Novita; Asrini; Irmanelly
Jurnal Development Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Development
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53978/jd.v13i2.651

Abstract

Ketimpangan gender menjadi isu penting dalam sebuah pembangunan ekonomi karena berpotensi menimbulkan inefisiensi pemanfaatan sumber daya manusia. Penelitian ini memiliki tujuan guna menganalisis bagaimana pengaruh sebuah ketimpangan gender, terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi. Data yang diolah meliputi data Indeks Ketimpangan Gender (IKG) serta data laju pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi tahun 2019–2023. Metode analisis yang diimplementasikan ialah regresi linier berganda dengan penggunaan perangkat lunak Eviews12. Hasil penelitian memberikan hasil bahwa ketimpangan gender tidak berpengaruh atas pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi, meskipun demikian, penelitian ini memberikan kontribusi penting dengan menegaskan bahwa pertumbuhan perekonomian di Provinsi Jambi tidak semata-mata ditentukan oleh aspek ketimpangan gender, melainkan juga oleh variabel lain di luar cakupan penelitian ini dan memungkinkan berpotensi memiliki pengaruh terhadap perekonomian daerah.
DAMPAK INVESTASI DAN PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA SEKTORAL DI PROVINSI JAMBI Syifa , Mutiara Farah; Irmanelly; Asrini
Jurnal Development Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Development
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53978/jd.v13i2.654

Abstract

Tingkat keterlibatan masyarakat dalam dunia kerja merupakan indikator penting untuk menilai keberhasilan pembangunan ekonomi suatu wilayah. Tingginya daya serap tenaga kerja tidak hanya mencerminkan peningkatan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga membantu menekan angka pengangguran. Dua faktor yang diyakini memberi kontribusi besar dalam proses ini adalah investasi serta pengeluaran pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah bagaimana investasi dan belanja pemerintah berdampak pada penyerapan tenaga kerja di berbagai sektor di Provinsi Jambi selama periode tahun 2020–2024. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan sifat asosiatif kausal. Dalam hal ini, tingkat penyerapan tenaga kerja sektoral ditetapkan sebagai variabel dependen, sementara variabel independennya mencakup investasi dan pengeluaran pemerintah. Penelitian memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari BPS serta lembaga pemerintah terkait. Analisis data dilakukan melalui regresi linier berganda dengan dukungan perangkat lunak SPSS. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa secara simultan, investasi dan pengeluaran pemerintah memberikan pengaruh signifikan terhadap tingkat penyerapan tenaga kerja di Provinsi Jambi. Namun, secara parsial, investasi terbukti berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan pengeluaran pemerintah meski positif namun tidak signifikan. Artinya, investasi memiliki peranan lebih dominan dibandingkan belanja pemerintah. Oleh karena itu, kebijakan daerah disarankan untuk mendorong realisasi investasi sekaligus menyalurkan anggaran pada sektor padat karya demi menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jambi.
PENGARUH KEMISKINAN DAN PENGANGGURAN TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) PROVINSI JAMBI Okzella , Nadia; Putra, Adi; Sari, Yolanda
Jurnal Development Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Development
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53978/jd.v13i2.655

Abstract

Kemiskinan dan pengangguran merupakan indicator kemandirian daerah termasuk aspek sosial-ekonomi yang saling berkaitan dan berpengaruh terhadap pengembangan daerah perlu dikaji secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan dan pengaruh variabel kemiskinan dan pengangguran terhadap pendapatan asli daerah (PAD) di Provinsi Jambi pada periode 2015-2024. Penelitian ini bertujuan meneliti perkembangan serta pengaruh kemiskinan dan pengangguran terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Jambi selama periode 2015–2024. Penelitian ini didasarkan pada posisi PAD sebagai indeks kemandirian fiskal yang berdiri sendiri di tingkat daerah, sehingga diperlukan identifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kondisi masyarakat. Data penelitian berupa data sekunder deret waktu selama sepuluh tahun yang diperoleh dari situs resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi. Analisis data dilakukan menggunakan metode regresi linier berganda dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa secara parsial, variabel kemiskinan berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap PAD, sedangkan variabel pengangguran berpengaruh negatif dan signifikan. Secara simultan, kedua variabel memberikan kontribusi sebesar 55,2% terhadap variasi PAD, sedangkan 44,8% sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan bahwa pengangguran menjadi variabel dominan dalam memengaruhi kinerja fiskal daerah. Oleh sebab itu, pemerintah Provinsi Jambi perlu memfokuskan kebijakan pada pengurangan pengangguran melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan sektor ekonomi produktif guna mendorong kemandirian fiskal dan peningkatan PAD.
PENGARUH TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DAN RATA-RATA LAMA SEKOLAH TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN DI KABUPATEN MUARO JAMBI Karna Kusuma, Nata Bayu Dwi; Nurdin; Fahmi, Ali; Afrizal, Ardi
Jurnal Development Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Development
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53978/jd.v13i2.656

Abstract

Kemiskinan masih menjadi tantangan mendasar dalam pembangunan ekonomi, terutama di daerah yang memiliki ketergantungan tinggi pada sektor agraris seperti Kabupaten Muaro Jambi. Meskipun tingkat kemiskinan wilayah ini relative lebih rendah dibandingkan rata-rata Provinsi Jambi, persoalan tersebut tetap penting untuk diperhatikan karena berimplikasi pada kualitas hidup Masyarakat, distribusi pendapatan, dan stabilitas sosial. Penilitian ini Bertujuan untuk menganalisis sejauh mana Tingkat pengangguran terbuka (TPT) dan rata-rata lama sekolah (RLS) memengaruhi kemiskinan di Kabupaten Muaro Jambi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan model regresi linier berganda berbasis data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) periode 2020-2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan kedua variabel independen berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan, sebagaimana ditunjukkan oleh hasil uji f dengan nilai signifikansi di bawah 0,05. Secara parsial, TPT tidak terbukti berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan, yang mengindikasi kan bahwa dinamika pengangguran formal tidak secara langsung mencerminkan tingkat kesejahteraan masyarakat. Sebaliknya, RLS memiliki pengaruh signifikan namun dengan arah positif, yang menunjukkan adanya fenomena educated unemployement, di mana peningkatan lama sekolah tidak otomatis menurunkan kemiskinan karena keterbatasan lapangan kerja formal yang tersedia, Nilai Koefisien determinasi (R2) sebesar 0,963 menegaskan bahwa hamper seluruh variasi kemiskinan di Muaro Jambi dapat dijelaskan oleh TPT dan RLS. Temuan ini menyiratkan bahwa kebijakan pengentasan kemiskinan perlu diarahkan tidak hanya pada penciptaan lapangan kerja, tetapi juga pada peningkatan kualitas Pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan pasar tenaga kerja, agar pendidikan mampu berfungsi opyimal sebagai instrumen pengurangan kemiskinan.
PENGARUH MOTIVASI, KOMPENSASI DAN LINGKUNGAN KERJA NON FISIK TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. MEGA WAHANA PESONA PROVINSI JAMBI Ailing, Eka Sayuni Ailing; Sitanggang, Friska Artaria; Herlina
Jurnal Development Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Development
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53978/jd.v13i2.672

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya efektivitas kerja pegawai dalam memenuhi sasaran perusahaan. Kinerja karyawan yang optimal dapat tercapai apabila didukung oleh berbagai faktor internal dan eksternal, seperti motivasi kerja, kompensasi yang memadai, dan suasana kerja psikologis yang kondusif. Di PT. Wahana Mega Pesona Jambi, kinerja karyawan menjadi aspek penting yang menentukan efektivitas kegiatan operasional perusahaan, terutama dalam bidang pelayanan dan produktivitas kerja. Namun demikian, perbedaan tingkat motivasi dan persepsi terhadap kompensasi serta lingkungan kerja antar karyawan menunjukkan adanya potensi pengaruh yang perlu diteliti lebih dalam. Tujuan dari studi ini bertujuan menganalisis dampak motivasi, imbalan, serta suasana kerja terhadap performa pegawai PT. Wahana Mega Pesona Jambi. Studi ini tergolong kuantitatif dengan metode deskriptif. Subjek dalam penelitian ini meliputi seluruh karyawan PT. Wahana Mega Pesona Jambi. Metode pemilihan responden dilakukan dengan total sampling, di mana semua anggota populasi terlibat sebagai sampel. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada responden. Data yang diperoleh diolah dengan regresi linier berganda guna menilai pengaruh bersama dan terpisah antar variabel. Temuan studi ini diharapkan memberi masukan berharga bagi organisasi untuk mengoptimalkan performa tenaga kerja melalui penguatan motivasi kerja, pemberian kompensasi yang adil, serta penciptaan lingkungan kerja non fisik yang harmonis. Selain itu, riset ini juga berpotensi menjadi acuan bagi studi lanjutan yang menelaah determinan kinerja karyawan di sektor swasta.
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN PARIWISATA PADA GEOPARK MERANGIN JAMBI DI KABUPATEN MERANGIN PROVINSI JAMBI Mubarak, Ondo; Tri Kurniasih, Endah; Veronica, Deka
Jurnal Development Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Development
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53978/jd.v13i2.684

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji strategi pemasaran serta implementasi bauran pemasaran (marketing mix) pariwisata pada Geopark Merangin Jambi yang berlokasi di Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi. Fokus penelitian ini diarahkan pada upaya peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke destinasi Geopark Merangin Jambi sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Merangin sebagai daerah tujuan wisata unggulan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memperkuat daya saing destinasi wisata daerah guna memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat serta mendukung terciptanya pengembangan pariwisata yang berkelanjutan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan analisis SWOT untuk mengidentifikasi faktor kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam penerapan strategi pemasaran pariwisata daerah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang difokuskan pada beberapa destinasi utama, salah satunya adalah Air Terjun Muara Karing, yang merupakan bagian dari situs geologi (Geosite) Geopark Merangin Jambi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pihak Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Merangin, pengelola objek wisata, serta wisatawan, yang diperkaya dengan dokumentasi dan observasi langsung di lapangan guna memperoleh gambaran yang lebih komprehensif tentang kondisi pariwisata daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang efektif, khususnya melalui optimalisasi promosi digital serta penguatan unsur-unsur bauran pemasaran seperti produk, harga, tempat, promosi, orang, proses, dan bukti fisik (7P), memiliki peran signifikan dalam meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung. Keberhasilan strategi tersebut ditunjang oleh peningkatan aksesibilitas menuju lokasi wisata, ketersediaan fasilitas yang memadai, serta pengalaman wisata berbasis geologi dan budaya lokal yang otentik. Meskipun demikian, penelitian ini juga menemukan beberapa hambatan utama, antara lain keterbatasan infrastruktur, rendahnya kompetensi sumber daya manusia, minimnya anggaran promosi, serta kurangnya kesinambungan dalam kegiatan pemasaran. Oleh karena itu, diperlukan penguatan strategi pemasaran melalui pemanfaatan media sosial, kerja sama lintas sektor, dan penerapan inovasi digital agar pengembangan pariwisata Geopark Merangin Jambi dapat berlangsung secara efektif, kompetitif, dan berkelanjutan.
PERSPEKTIF PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA TERHADAP STABILITAS MAKROEKONOMI KOTA JAMBI DALAM PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN Purnawan , Boby Indra; Haryadi Harahap, Heppy
Jurnal Development Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Development
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53978/jd.v13i2.688

Abstract

Stabilitas makroekonomi kota di wilayah bergantung sumber daya alam sering kali terancam oleh volatilitas sektor ekstraktif dan risiko iklim, seperti yang dialami Kota Jambi sebagai pusat urban Sumatera dengan dominasi minyak dan gas (35% PDRB) serta banjir tahunan Sungai Batanghari (30% wilayah terdampak). Penelitian ini menganalisis peran perencanaan wilayah dan kota dalam memperkuat ketahanan makroekonomi Kota Jambi, dengan mengintegrasikan indikator ekonomi (PDRB, inflasi, pengangguran) dan dinamika spasial (zonasi lahan, ruang hijau). Tujuan utama mencakup identifikasi tantangan melalui perspektif perencanaan, pengembangan Indeks Stabilitas Makroekonomi Spasial (SMSI) hipotetis, penerapan analisis SWOT spasial dan matriks permasalahan-solusi untuk strategi zonasi adaptif, serta rekomendasi kebijakan selaras dengan RTRW Kota Jambi 2011-2031 dan RPJMD 2021-2026. Menggunakan pendekatan mixed-methods deskriptif-analitik, data sekunder dari BPS Kota Jambi, BI, dan ATR/BPN (2019-2023) diolah melalui normalisasi indikator, perhitungan SMSI (rumus: $SMSI = 0,3G + 0,25(1-\pi) + 0,25(1-u) + 0,2R$), analisis tren zonasi, dan evaluasi SWOT. Hasil menunjukkan stabilitas sedang (SMSI rata-rata 0,72), dengan kontraksi PDRB -2,5% (2020) akibat resource curse dan inflasi 3,2% (2023) dari banjir, diperburuk ekspansi urban (8%/tahun) yang kurangi ruang hijau ke 11%. SWOT mengungkap kekuatan lokasi sungai untuk diversifikasi, kelemahan zonasi banjir (40% lahan berisiko), peluang revisi RDTR untuk TOD, dan ancaman iklim (+20% banjir hingga 2030). Matriks permasalahan-solusi merumuskan strategi seperti alokasi 20% lahan agro-industri (peningkatan PDRB +15%) dan sabuk hijau (stabilisasi inflasi ke 2,5%), dengan ROI 12% dalam 5 tahun. Temuan ini menjawab permasalahan ketergantungan migas dan kerentanan iklim, menekankan perencanaan spasial sebagai katalisator ketahanan. Rekomendasi mencakup revisi RTRW untuk zonasi adaptif, monitoring SMSI tahunan, dan PPP untuk infrastruktur tangguh. Penelitian berkontribusi pada wacana perencanaan berkelanjutan di kota-kota Indonesia, menyediakan dasar empiris bagi pembuat kebijakan untuk mengurangi volatilitas makro hingga 25% dan tingkatkan inklusivitas ekonomi (Hall & Barrett, 2012; Meerow et al., 2016).