cover
Contact Name
Agus Purwanto
Contact Email
agozpor@gmail.com
Phone
+628111700111
Journal Mail Official
admin@jocosae.org
Editorial Address
CV. AGUSPATI RESEARCH INSTITUTA SK Kemenkumham AHU-0054821-AH.01.14 Tahun 2021 Akta Pendirian No 332 Tgl 26-8-2021 Notaris NURLISA UKE DESY, SH. MknGriya Catania Citra Raya- Tangerang Banten- Indonesia
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Journal of Community Service and Engagement
ISSN : 28075633     EISSN : 28075633     DOI : https://doi.org/10.9999/jocosae.v1i02.13
Focus and Scope JOCOSAE The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Journal of Community Service and Engagement (JOCOSAE)- Jurnal Pengabdian Masyarakat , particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Community Services, People, Local Food Security, Nutrition and Public Health; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Border Region, Less Developed Region.
Articles 91 Documents
Pendampingan Umkm Kelurahan Ngesrep, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Melalui Pemasaran Digital: Pendampingan Umkm Kelurahan Ngesrep, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Melalui Pemasaran Digital adhi widyakto; adhi pradiptya; susanto santo; dwi widi pratito SN
Journal of Community Service and Engagement Vol. 2 No. 6 (2022): June 2022
Publisher : CV. AGUSPATI RESEARCH INSTITUTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9999/jocosae.v2i6.51

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk membantu meningkatkan penjualan bagi UMKM di Kelurahan ngesrep yang terdampak pandemi COVID 19. Dengan adanya kondisi pandemi ini maka UMKM di tuntut untuk bertahan agar terhindar dari kebangkrutan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu dengan memberikan pelatihan secara langsung dengan tutorial dilapangan dengan mengajarkan cara menerapkan digital marketing atau pemasaran online. Hasil yang diharapkan yaitu pasar produk UMKM di Kelurahan Ngesrep mendapatkan jangkauan pasar yang lebih luas tentunya dengan produk yang dikenali dan mudah di akses oleh konsumen.
PENENTUAN HARGA POKOK PENJUALAN PADA UMKM DI KELURAHAN NGESREP KECAMATAN BANYUMANIK KOTA SEMARANG fredericho Mego sundoro; Windasari Rachmawati; Abdul Karim
Journal of Community Service and Engagement Vol. 2 No. 6 (2022): June 2022
Publisher : CV. AGUSPATI RESEARCH INSTITUTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9999/jocosae.v2i6.52

Abstract

Persaingan global memicu adanya ekonomi kreatif yang identik dengan industri kreatif. Untuk peningkatan taraf hidup masyarakat, umkm yang di miliki oleh ibu ibu yang berada di desa ngesrep kecamatan banyumanik kota Semarang, sudah berkecimpung di dalam usaha kecil menengah, tetapi umkm ini belum bisa mengatur keuangan dengan baik. Tim pengabdian masyarakat Universitas Semarang ingin membantu umkm ini di desa ngesrep dengan cara penentuan biaya harga pokok penjualan dan inovasi produk. Dengan melihat peningkatan kesadaran masyarakat akan peningkatan pendapatan dan pengembangan usaha, terutama pada masa pandemik ini, dengan adanya ilmu penentuan HPP terdapat peningkatan usaha pada umkm.. Sehingga pendapatan umkm meningkat, tetapi masih minimnya pengetahuan tentang penentuan harga pokok penjualan membuat umkm ini masih mencampur aduk dengan kebutuhan pribadi, maka tim pengabdian masyarakat ingin memberikan pelatihan penentuan harga pokok penjualan. Pertama kali memberikan materi tentang pembukuan yang efektif, selanjutnya bagaimana umkm melakukan penentuan harga pokok produksi.Metode yang digunakan dalam kegiatan PKM ini meliputi kegiatan pelatihan dan workshop. Kegiatan pelatihan yang dilakukan meliputi 1) Penentuan harga pokok penjualan dan akuntansi dasar 2) penentuan strategi yang tepat. Kegiatan PKM ini meliputi 1) Pra Survey Lapangan 2) Persiapan Alat dan Bahan Pelatihan 3) Persiapan Tempat Pelatihan dan Workshop 4) Penentuan harga pokok penjualan dan Akuntansi Dasar 5) Penentuan strategi yang tepat dengan pemakaian harga yang sudah ditentukan bagi umk 6) Pembuatan Laporan dan Publikasi. Peran kedua mitra adalah sebagai obyek dan subyek. Sebagai obyek, mitra merupakan sasaran untuk ditangani permasalahannya dalam mengembangkan usaha..
Peningkatan Pemahaman Digital Marketing Dalam Meningkatkan Kemandirian Ekonomi & Kesejahteraan Kelompok UMKM ASMARANDHANA Asih Niati; Teguh Ariefiantoro; Citra Rizkiana; Asah Wiari
Journal of Community Service and Engagement Vol. 2 No. 6 (2022): June 2022
Publisher : CV. AGUSPATI RESEARCH INSTITUTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9999/jocosae.v2i6.53

Abstract

Asmarandhana merupakan nama kelompok pada program pengembangan ekonomi dan keuangan inklusif berada dalam binaan Rorokenes. Dengan beranggotakan kurang lebih 20 orang yang terdiri dari ibu rumah tangga yang sebagian mereka memiliki anak difabel. Mereka menjalankan skala usaha kecil, seperti usaha potong ayam, toko kelontong, makanan dan permak pakaian dan ada beberapa yang mempunyai usaha jasa serabutan. Dengan modal seadanya mereka menjalankan usahanya hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa memikirkan keberlangsungan usaha yang dilakukan. Saat ini, mereka melakukan pemasaran melalui word of mouth dan hanya sebagian kecil yang menggunakan sarana teknologi melalui watshapp. Kurangnya pengetahuan dan strategi pemasaran yang tepat, menyebabkan bisnis ini kurang berkembang dan jarang sekali diketahui oleh masyarakat luas pada umumnya..Melalui program pengembangan ekonomi dan keuangan inklusif berbasis kelompok subsistence yang berfokus pada 3 aspek utama, yaitu: 1) pengembangan usaha, 2) keuangan inklusi, dan 3) kelembagaan, diharapkan dapat melahirkan wirausahawan yang melek keuangan inklusif dan dapat bersosialisasi melalui lembaga yang memadai dan dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan ekonomi produktif serta peningkatan kesejahteraan ekonomi. Untuk mendukung salah satu faktor tersebut, maka tim PKM yang bekerjasama dengan Rara Kenes ingin memperkenalkan teknologi untuk meningkatkan pendapatan melalui media internet. Metode pelaksanaan kegiatan melalui penyuluhan atau ceramah, simulasi dan diskusi serta interview terkait digital marketing dan cara pemasaran yang dilakukan. Kegiatan diawali dengan pembagian pree test, kemudian memberikan pengetahuan mengenai digital marketing dan penjualan online,simulasi dan diskusi dalam meningkatkan penjualan. Dengan diadakan kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat menambah pengetahuan akan manfaat digital marketing sehingga dapat diginakan untuk meningkatkan promosi dan pemasaran dan akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.
The Introduction to Python Programming Language for Students at Mtsn 4 Pandeglang School M. BADRU TAMAM; masduki asbari
Journal of Community Service and Engagement Vol. 2 No. 6 (2022): June 2022
Publisher : CV. AGUSPATI RESEARCH INSTITUTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9999/jocosae.v2i6.57

Abstract

The Industrial Era 4.0 brings Indonesians to a technological mindset that covers various aspects of life. Technology is now reopened to luxury things so that people cannot be separated from the rise of technological facilities. In preparation for entering the industrial era 5.0, there is no doubt that information retrieval is strongly supported and facilitated by various technology-based devices and applications. Information that is currently an important basic material in forming concrete data makes information important in various aspects of life. Based on the saying "don't know then don't love" will bring every human being will continue to need the information used to recognize something so that it can more quickly adapt and easily accept the positive things that exist. For this reason, there are computer-based applications made using certain programming language coding as a tool that can help humans in finding things that can be information for them. In response to this, where there are still many people who are not familiar with coding, especially school-age children, I intend to help one of the current government programs, namely helping programs that bring people more familiar with coding, especially at school age.
Pembentukan karakter anak di usia dini melalui televisi dalam menonton Film kartun Rara dan Nusa pada episode “Jangan Tidur Setelah Subuh” Tyas Nur Aulia; Resa Zubaidah; Nurul Dwi Soraya; Maisar; Arli Marlina; Muhammad Saiful; Masduki Asbari; Dewiana Novitasari; Agus Purwanto
Journal of Community Service and Engagement Vol. 2 No. 6 (2022): June 2022
Publisher : CV. AGUSPATI RESEARCH INSTITUTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9999/jocosae.v2i6.60

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk membekali pengetahuan pada pasangan dan calon pasangan suami istri muda dari kalangan mahasiswa/mahasiswi salah satu perguruan tinggi swasta di Tangerang. Secara specific tujuan lainnya adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh dari menonton Rara dan Nussa episode “Jangan Tidur Setelah Subuh” terhadap pembentukan karakter anak. Karena sejatinya, pendidikan yang terkait dengan kebutuhan pasutri belum diajarkan langsung di kampus perguruan tinggi umum. Padahal sangat penting bagi upaya melahirkan generasi unggul Indonesia masa depan. Metode penyampaian materi pada kegiatan ini adalah melalui Zoom Meeting dengan penyampaian ceramah dan diskusi. Sumber data menggunakan sumber sekunder yaitu video kartun Rara dan Nusa berfokus pada episode “Jangan Tidur Setelah Subuh” dan artikel atau sumber literatur terdahulu. Simpulan dari kegiatan ini bahwa dalam animasi kartun Rarra dan Nussa dalam episode “Jangan Tidur Setelah Subuh” mengandung banyak sekali nilai yang dapat diambil dan baik untuk pembentukan karakter anak usia dini. Nilai yang terkandung dalam episode tersebut antara lain nilai kedisiplinan, nilai semangat berkompetisi, nilai kreativitas, nilai kasih sayang, nilai religiusitas dan nilai kebersamaan dan tolong menolong. Kemudian pembentukan karakter melalui televisi dengan menonton film kartun dikatakan berpengaruh hanya saja pengaruhnya tidak langsung. Artinya bahwa harus ada perantara agar pendidikan karakter dapat maksimal.
PEMBERDAYAAN MITRA PENGELOLA SAMPAH DI JAKBAR DALAM MENENTUKAN HARGA POKOK DAN HARGA JUAL PAKAN TERNAK BERBASIS SAMPAH (FOOD LOSS AND WASTE) Muhammad Nuryatno; Cicely Delfina; Sistya Sistya Rachmawati; Triyanto Triyanto
Journal of Community Service and Engagement Vol. 2 No. 4 (2022): August 2022
Publisher : CV. AGUSPATI RESEARCH INSTITUTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9999/jocosae.v2i4.61

Abstract

Pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) berperan penting terhadap perkenomian disebabkan adanya kontribusi terhadap peningkatan lapangan kerja, penurunan angka kemiskinan, pengembangan industri, dan perkembangan ekspor. Selain itu, pelaku UMKM tersebut juga terlibat aktif dalam mengatasi masalah sampah. Salah satu caranya dengan mengolah sampah menjadi pakan ternak yang bernilai jual sehingga dapat menjadi salah satu aliran pendapatan para pelaku UMKM. Sebuah UMKM dibentuk dengan tujuan salah satunya adalah untuk memperoleh laba yang optimal dengan konsumsi biaya yang minimal. Untuk mencapai hal tersebut, sering kali UMKM menghadapi masalah dalam menetapkan harga jual sebuah produk. Kemampuan membeli konsumen akan menurun seiring dengan penetapan harga jual yang terlalu tinggi, namun sebaliknya pendapatan perusahaan akan menurun seiring dengan penetapan harga jual yang terlalu rendah. Penurunan pendapatan tersebut akan berdampak terhadap tingkat laba yang diperoleh dan kinerja perusahaan. Dengan demikian, perlu ditetapkan kebijakan bagi UMKM agar tidak kalah bersaing. Kebijakan tersebut antara lain adalah penetapan harga pokok produksi yang akurat untuk dapat menentukan harga jual produk yang optimal. Penetapan harga jual produk memerlukan berbagai pertimbangan yang terintegrasi, mulai dari biaya produksi, biaya operasi, dan target laba yang diinginkan perusahaan, daya beli masyarakat, harga jual pesaing, kondisi perekonomian secara umum, elastisitas harga produk dan sebagainya (Rudianto, 2013).
Pancasila Based Character Education to Form Good and Smart Citizens Wiwik Eka Kusmawati; Ahmad Dion Ghojaji; Moh. Gufron Eramansyah; Riyanti Eka Putri; Siti Istianah; Masduki Asbari; AGUS PURWANTO
Journal of Community Service and Engagement Vol. 2 No. 4 (2022): August 2022
Publisher : CV. AGUSPATI RESEARCH INSTITUTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9999/jocosae.v2i4.62

Abstract

This study aims to describe the cultivation of Pancasila-based character education values ​​to form good and intelligent citizens. In other words, character education teaches youth to think intelligently so that they can overcome various kinds of new problems that exist, and increase their ability to blend in with other nations while maintaining their national identity and culture. This study uses data collection tools from articles on Google Scholar and google.com. The method of delivering material in this activity is through Zoom Meetings with the delivery of lectures and discussions. This research shows that Pancasila-based character education to form good and intelligent citizens is very important to implement because it contains religious character values, social care, independence, national spirit, democracy, tolerance, and discipline. Pancasila-based character education to form good and intelligent citizens is carried out in schools through the teaching and learning process and also in the family.
Menumbuhkan Jiwa Nasionalisme Pada Generasi Muda Intan Nurul Fajri; Wiwin Dwi Lestari; Yohana Putri Christina Naibaho; Nikur Adiratna S Gulo; Adiratna Sayu Sari Gulo; Safitri; Masduki Asbari; Dewiana Novitasari; AGUS PURWANTO
Journal of Community Service and Engagement Vol. 2 No. 4 (2022): August 2022
Publisher : CV. AGUSPATI RESEARCH INSTITUTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9999/jocosae.v2i4.64

Abstract

Seiring dengan perkembangan zaman dan kemajuan bidang teknologi serta arus globalisasi yang mulai meluas, banyak dikalangan masyarakat milenial mulai kehilangan jiwa nasionalisme bahkan lupa akan sejarah perjuangan para pahlawan,serta lupa akan nilai-nilai ideologi pancasila.Terlahir pada masa transisi dan menghadapi perkembangan teknologi informasi serta globalisasi membuat generasi milenial memiliki peran serta tantangan yang besar untuk melanjutkan perjuangan para pendiri bangsa. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya menumbuhkan jiwa nasionalisme di kalangan generasi mudai. Pada kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, metode yang diterapkan adalah pemaparan menggunakan media Zoom Meeting terhadap mahasiswa pada salah satu perguruan tinggi swasta di Tangerang. Pelaksanaan kegiatan ini berjalan dengan sangat baik. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa Generasi milenialperlu berperan dan bertindak sebagai agent of change, artinya mereka harus mengisi kemerdekaan dengan berperan aktif dalam menciptakan perubahan.
Implementing Aspects Of Integrity In Student Environment As a Corruption Prevention Effort Muhammad Guntur Nugroho; Meli Amalia; Selvi Komalasari; Dea Amelia; Nurani Saidah Latifah; Masduki Asbari
Journal of Community Service and Engagement Vol. 2 No. 5 (2022): October 2022
Publisher : CV. AGUSPATI RESEARCH INSTITUTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9999/jocosae.v2i5.69

Abstract

This article aims to understand the dangers of corruption for the State and society and is intended to guide young students to avoid committing acts of corruption. Many political figures who commit acts of corruption because of this, even educated people cannot be separated from corruption, we can draw that high education is not enough to avoid corruption because that is why a strong mentality is needed to maintain honesty, responsibility, and trust that has been given. given to work. Honesty itself must be improved because there are many examples of corruption that occur around us, but we do not realize it because of this we must understand broadly the meaning of corruption itself.
The Character Education Based on Pancasila in the Generation Z Wowon Winarsih; Mariatul Ulpa; Intan Sabila; Nanda Putri Amelia; Mutia Andini; Winda Agustari; Dewiana Novitasari; Madsuki Asbari; Agus Purwanto
Journal of Community Service and Engagement Vol. 2 No. 5 (2022): October 2022
Publisher : CV. AGUSPATI RESEARCH INSTITUTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9999/jocosae.v2i5.70

Abstract

The purpose of this article is to find out and describe Pancasila character education in the Era of Generation Z. Pancasila Character Education is expected to be able to form Generation Z who have the characteristics and character of good and intelligent citizens. This study uses data collection tools from articles on Google Scholar and google.com. This community service activity is carried out via zoom meeting to students from a private university in Tangerang. The conclusion of this activity is appropriate characters and shown attitudes related to the values contained in Pancasila are religious character values, social care, independence, national spirit, democracy, tolerance, and discipline. Pancasila character education is carried out by developing character education through teaching and learning activities and character education development activities through daily activities.

Page 5 of 10 | Total Record : 91