cover
Contact Name
Agus Purwanto
Contact Email
agozpor@gmail.com
Phone
+628111700111
Journal Mail Official
admin@jocosae.org
Editorial Address
CV. AGUSPATI RESEARCH INSTITUTA SK Kemenkumham AHU-0054821-AH.01.14 Tahun 2021 Akta Pendirian No 332 Tgl 26-8-2021 Notaris NURLISA UKE DESY, SH. MknGriya Catania Citra Raya- Tangerang Banten- Indonesia
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Journal of Community Service and Engagement
ISSN : 28075633     EISSN : 28075633     DOI : https://doi.org/10.9999/jocosae.v1i02.13
Focus and Scope JOCOSAE The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Journal of Community Service and Engagement (JOCOSAE)- Jurnal Pengabdian Masyarakat , particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Community Services, People, Local Food Security, Nutrition and Public Health; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Border Region, Less Developed Region.
Articles 91 Documents
Sosialisasi Membangun Kesadaran Literasi Keuangan Pada Pemuda Karang Taruna RW 07 Kelurahan Rempoa Kecamatan Ciputat Timur Viniyati Maftuchach; Abdul Rahman; Supriatiningsih; Hidayat Darwis; Ilza Febrina
Journal of Community Service and Engagement Vol. 1 No. 03 (2021): December 2021
Publisher : CV. AGUSPATI RESEARCH INSTITUTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9999/jocosae.v1i03.26

Abstract

Pengabdian Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran literasi keuangan pada generasi milenial, khususnya pada remaja karang taruna RW 07, Kelurahan Rempoa, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan, dan memberikan pengetahuan tentang mengelola keuangan sejak dini pada generasi millennial, sehingga diharapkan saat usia dewasa kelak, para remaja karang taruna RW 07, Kelurahan Rempoa, Kecamatan Ciputat memiliki strategi keuangan yang baik dan memiliki kemampuan untuk meraih kesuksesan. Fenomena saat ini perilaku generasi millennial yang mengedepankan pola hidup konsumtif (lifestyle) yang tidak sesuai dengan pendapatan yang diperoleh, yang pada akhirnya akan menyebabkan mengalami latte factor (kebiasan receh), selain itu, kehidupan remaja saat ini, sangat dimanja oleh fasilitas teknologi yang berkembang pesat, sehingga mengurangi ruang sosialisasi dan komunikasi di masyarakat. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan pemberian materi secara tatap muka, peserta dapat bertanya secara langsung dengan tetap menjaga prosedur kesehatan yang ketat di masa pandemi ini. Pada akhir kegiatan dilakukan dengan sesi tanya jawab sebagai bentuk evaluasi atas pemahaman materi yang telah disampaikan. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini, para peserta merasa mampu mengelola keuangannya menjadi lebih baik.
PSIKOEDUKASI DAMPAK PERILAKU KEKERASAN ORANGTUA TERHADAP ANAK Sitti Anggraini; Maria Rinelti Dua Monika
Journal of Community Service and Engagement Vol. 1 No. 03 (2021): December 2021
Publisher : CV. AGUSPATI RESEARCH INSTITUTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9999/jocosae.v1i03.27

Abstract

Perilaku kekerasan orangtua terhadap anak sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari kekerasan fisik hingga kekerasan ekstrem yaitu kekerasan secara seksual. Kekerasan yang dialami anak berdampak negatif dalam perkembangannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak perilaku kekerasan orangtua terhadap anak usia dini. Metode atau pendekatan yang digunakan yaitu sebelum melakukan psikoedukasi, peneliti melakukan observasi dan wawancara terhadap anak, orang tua dan guru di Pos PAUD Mawar Kelurahan Beru Kabupaten Sikka. Selain itu kami juga melakukan pretest sebelum kegiatan psikoedukasi dampak perilaku kekerasan orangtua terhadap anak dan diakhiri dengan postest. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan tentang dampak perilaku kekerasan orangtua terhadap anak sesudah kegiatan psikoedukasi.
Sosialisasi Bahaya Buang Air Besar Sembarangan (Babs) Guna Meningkatkan Sanitasi Lingkungan Di Desa Cipinang, Pandeglang Adolf JN Parhusip; Rudy Pramono; Jack Widjajakusuma; Reinhard Pinontoan; Siti H.T Jammalliah; Nisvi Suciati Dewi
Journal of Community Service and Engagement Vol. 2 No. 01 (2022): February 2022
Publisher : CV. AGUSPATI RESEARCH INSTITUTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tantangan pembangunan sanitasi di Indonesia adalah sosial budaya dan perilaku masyarakat yang masih ditemukan dalam membuang air besar sembarangan. Berdasarkan Hasil Studi Indonesia Sanitation Sector Development Program tahun 2006, masyarakat Indonesia yang berperilaku buang air besar sembarangan sebesar 48%. Selain itu, perilaku BABS ini sudah menjadi kebiasaan atau habit dikalangan masyarakat Cipinang. Hal tersebut dapat terjadi akibat rendahnya pengetahuan mengenai pola hidup sehat dan kesadaran masyarakat mengenai dampak dari prilaku BABS yang dilakukan. Sosialisasi bahaya buang air besar sembarangan ini bertujuan untuk dapat memberi pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan dengan tidak melakukan BABS. Sasaran dari sosialisasi ini adalah masyarakat desa Cipinang, dengan pertimbangan di Desa Cipinang masih banyak masyarakat yang melakukan BABS dan tidak memiliki jamban sebagai sarana sanitasi mereka
Penyuluhan Pembuatan Handsanitizer dan Sabun Cair Untuk Sanitasi Di SMAN 7 Pandeglang Reinhard Pinontoan; Rudy Pramono; Adolf JN Parhusip; Jack Widjajakusuma; M.I. Alfajri M.I. Alfajri; Lia Apriliani; M.A.Kholik M.A.Kholik; Nisvi Suciati Dewi; S.F. Jamaludin S.F. Jamaludin
Journal of Community Service and Engagement Vol. 1 No. 03 (2021): December 2021
Publisher : CV. AGUSPATI RESEARCH INSTITUTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9999/jocosae.v1i03.29

Abstract

Menjaga kebersihan tangan dengan rajin mencuci tangan dengan air dan sabun merupakan salah satu cara untuk mencegah penularan covid 19 dan bentuk perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Biasanya masyarakat mencuci tangan dengan air dan sabun cair namun jika air bersih tidak tersedia untuk mencuci tangan, cara yang paling mudah dengan menggunakan pembersih tangan berbasis alkohol atau mengandung anti bakteri. Pejuang Muda Kabupaten Pandeglang yang berkolaborasi dengan Universitas Pelita Harapan tergerak untuk membagikan ilmu pengetahuan dan wawasan baru melalui kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk penyuluhan mengenai pembuatan handsanitizer dan sabun cair untuk sanitasi (kebersihan) lingkungan dan perilaku hidup sehat dan bersih pada siswa/i menengah atas kecamatan munjul kabupaten pandeglang. Penyuluhan dilakukan secara luring yang dilaksanakan di Aula SMAN 7 Pandeglang. Hasil Kegiatan penyuluhan ini para siswa/i mengerti dan memahami materi disampaikan, sehingga siswa/i termotivasi untuk menerapkan dan meneruskan informasi mengenai kebersihan lingkungan dan hidup sehat dengan mencuci tangan menggunakan handsanitizer dan sabun cair
Upaya Meningkatkan Kemampuan Karyawan dalam Melakukan Continuous Improvement dengan Pelatihan Quality Control Circle (QCC) di Industri Manufaktur - Kawasan Industri Gajah Tunggal Khamaludin; Dine Agustine; Indrato Harsadi; Sutresna Juhara; Monita Rahayu; Aisah Noviyanti; Jauhari Permana
Journal of Community Service and Engagement Vol. 2 No. 01 (2022): February 2022
Publisher : CV. AGUSPATI RESEARCH INSTITUTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktivitas perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) harus dilakukan dalam upaya menghadapi persaingan bisnis. Karyawan memegang peranan penting dalam upaya melakukan aktivitas perbaikan berkelanjutan tersebut. Pelatihan dilakukan dalam upaya mempersiapkan karyawan dalam mengenalkan konsep dan implementasi Quality Control Circle (QCC). Pelatihan QCC diselenggarakan di sebuah perusahaan yang berlokasi di kawasan industri Gajah Tunggal Tangerang yang diikuti oleh 22 karyawan yang berasal dari 17 departemen/bagian yang berbeda. Pelatihan dilakukan dengan penyampaian materi dan tanya jawab. Dengan dukungan yang baik dari pihak manajemen dan departemen yang ada di perusahaan tersebut serta antusiasme dari peserta yang baik sehingga pelatihan pelatihan berjalan dengan lancar dan efektif. Hasil pre test dan post test menunjukkan bahwa dengan pelatihan QCC ada peningkatan pemahaman Quality Control Circle sebagai aktivitas perbaikan berkelanjutan sebesar 16,8%.
How To Make Xiao Long Bao Fusion With Indonesia Cuisine Nyoman Damien Horn; Jonathan Oei; Carven Carven; Juliana Juliana
Journal of Community Service and Engagement Vol. 2 No. 01 (2022): February 2022
Publisher : CV. AGUSPATI RESEARCH INSTITUTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9999/jocosae.v2i01.32

Abstract

This paper is about the implementation of the idea of Food Fusion in the field in the form of Community Service for a village named Curug Wetan. The purpose of the paper is to essentially document the efforts of the team as the task is being done and the methods that have been implemented by the team to make sure that the operation runs smoothly. This paper is also to convey the feelings of the team on the products that have been made but will mostly focus on the operations of the event that took place rather than the products. The event was to show the people of Curug Wetan village the methods in making two out of the four types of Xiao Long Bao which were the Soto Betawi variant and the Soto Lamongan. The reason being is that those two products have been some of the better performing of the four when it came to the testing from Panelists. As Curug Wetan seemed to have trouble advertising their brands outside of the village (Jeklin, 2016) so the team made the decision that the creation of a new variant of an existing and established food can be a driving force for people to start something new and to expand their businesses even if it’s a tiny bit.
DAMPAK COVID 19 TERHADAP UMKM DAN BISNIS MODEL DI ERA NEW NORMAL Fidyah Yuli Ernawati; Arini Novandalina
Journal of Community Service and Engagement Vol. 2 No. 01 (2022): February 2022
Publisher : CV. AGUSPATI RESEARCH INSTITUTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9999/jocosae.v2i01.33

Abstract

Pandemi COVID-19 telah memberikan dampak kepada tiga sektor, yaitu kesehatan, ekonomi, dan sosial. Pada sektor ekonomi khususnya, terjadi beberapa hal seperti munculnya pengangguran, kemiskinan, serta banyaknya perusahaan yang memberhentikan operasionalnya. Salah satu industri yang terdampak secara ekonomi akibat COVID-19 adalah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pada krisis tahun 1998 dan 2008, Usaha Mikro dan Kecil (UMK) bisa diandalkan untuk menjadi penyangga atau penyelamat dari krisis ekonomi Indonesia. Namun, pada 2020, justru UMK yang terpukul dan rentan. Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia kini sedang menghadapi dua krisis. Selain krisis kesehatan akibat pandemi Covid-19, UMKM juga menghadapi resesi ekonomi yang kini dialami oleh Indonesia, dampak dari wabah Covid-19. Pengusaha nasional, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, dua krisis itu menimbulkan kerugian bagi pelaku usaha, termasuk UMKM. Namun, ia mengimbau pelaku UMKM untuk tetap bersemangat dan menjadikan krisis sebagai momentum untuk menempa diri.
Strategi Produk pada UKM Kue Pancong Bulak Klender Jakarta Timur Ahmad Rojikun; Fery Hernaningsih; Yanuar Budhi Heriyanto; Helena Louise Panggabean
Journal of Community Service and Engagement Vol. 1 No. 03 (2021): December 2021
Publisher : CV. AGUSPATI RESEARCH INSTITUTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9999/jocosae.v1i03.34

Abstract

Kue Pancong adalah kue tradisional yang berasal dari Betawi. Nama Pancong juga diambil dari bahasa Betawi, sehingga Kue Pancong memiliki identitas lengkap yaitu kue tradisional dari Betawi. Seiring berjalannya waktu, Kue Pancong yang hanya diberi taburan gula pasir bermetamorfosa mengikuti perkembangan zaman dan menyajikan banyaknya macam Kue Pancong dengan topping beragam. Kue Pancong Rest Coffee adalah tempat makan dengan konsep warung kopi (warkop) yang menjual kue berbahan dasar tepung terigu tersebut dengan varian topping. Kue Pancong Rest Coffee terletak di Jalan Bulak Timur I, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mitra dalam kegiatan ini adalah UKM Kue Pancong Rest Coffee. Yang menjadi permasalahan mitra adalah (1) Tidak ada slogan yang menjelaskan manfaat inti produk, (2) kurangnya kampanye yang lebih intensif dan agresif untuk meningkatkan kesadaran konsumen, (3) Kurangnya penghargaan yang dilakukan oleh UKM Kue Pancong Rest Coffee terhadap konsumen yang loyal dan calon konsumen, (4) Tidak ada logo sebagai identitas dari produk Kue Pancong Rest Coffee, (5) Kurangnya kualitas kecepatan dan ketepatan pelayanan terhadap konsumen, (6) Kemasan produk yang tidak menarik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat kali ini menawarkan solusi. Solusi pertama memberikan penjelasan pengetahuan kepada pemilik Kue Pancong tentang bagaimana suatu produk yang memiliki kemampuan merebut pangsa pasar yang besar dengan penyuluhan. Solusi kedua memberikan penjelasan contoh-contoh strategi produk sebagai bahan referensi sehingga mudah dipahami dengan obrolan santai sambil menikmati kue pancong dan aneka jus atau kopi. Solusi ketiga menjalin kerjasama antara dua merek atau lebih (co-branding) yang antar lain bertujuan meningkatkan citra produk. Selain itu untuk meningkatkan kepercayaan konsumen sehingga bisa mendatangkan keuntungan atau nilai tambah bagi produk atau jasa hasil co- branding tersebut. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini akan didiseminasikan menjadi sebuah artikel jurnal nasional yang terakreditasi, Konsep kegiatan ini semoga dapat di implementasikan lebih luas oleh pemilik Kue Pancong untuk meningkatkan penjualan dengan strategi produk
PEMBINAAN LEMBAGA KOPERASI BAGI PEDAGANG PRODUK HASIL PERTANIAN DIKOPENG SALTIGA Siti Rochmah; Fidyah Ernawati
Journal of Community Service and Engagement Vol. 2 No. 01 (2022): February 2022
Publisher : CV. AGUSPATI RESEARCH INSTITUTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9999/jocosae.v2i01.35

Abstract

Perkembangan kewirausahaan ,memang sangat didukung oleh pemerintah . Apalgi lapangan pekerjaan sekarang semakin sempit , diikuti jumlah kelahiran yang semakin tinggi .Disatu sisi hal ini menunjukkan keberhasilan dalam bidang Keluarga Berencana dimana kesehatan dan kesempatan untuk hidup sehat sejahtera menjadi tujuan yang utama. Namun disisi lain persaingan dunia usaha jyga semakin ketat.Apalagi bagi pedagang kaki lima , persaingan dalam memasarkan dagangannya tidak lagi sebatas gencarnya pemasaran yang dilakukan baik itu jenis dagangan , harga ,tapi penentuan lokasi sangat menentukan kelangsungan hidup pedagangang ini. Oleh karena itu pemberian penyuluhan tentang penentuan lokasi bagi pedagang angkringan ini sangat dibutuhkan oleh pedagang . Tidak hanya tempat yang ramai ,yang banyak dilalui oleh calon pembeli,tapi disini juga penentuan lokasi yang nyaman , tempat duduk yang luas ,tempat parker yang memadai juga merupakan factor yang menentukan konsumen untuk menetapkan pilihan dalam menentukan tempat nongkrong dan melepaskan kepenatan .
TRAINING ON FINANCIAL STATEMENT MANAGEMENT USING MICROSOFT EXCEL TO CITIZENS TANJUNG DUREN, WEST JAKARTA Agtovia Frimayasa; Ibnu Haris Nasution
Journal of Community Service and Engagement Vol. 2 No. 01 (2022): February 2022
Publisher : CV. AGUSPATI RESEARCH INSTITUTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9999/jocosae.v2i01.37

Abstract

With the development of increasingly advanced technology today, it is undeniable that information technology and computers are one of the most basic human needs, the use of computers today can be done routinely for important tasks involving large amounts of data in a company, help every job in the field of computerization in the world of industry, education, sports, health and so on (Maimunah et al., 2017)Some MSMEs have used computer processes for financial management, such as filing, calculating, and making reports, so it doesn't take a long time. So far, MSMEs in using computers is only limited to typing activities. Therefore, it is necessary to develop the potential for MSME actors, for example in providing financial reports. Microsoft Excel training for residents of Tanjung Duren Utara can provide new benefits for participating actors in filing, calculating, and managing financial reports. Automatic calculations can increase the effectiveness of the performance of MSME actors in making financial report recaps.The existence of this community service is to provide management training using Microsoft Excel. So we hope that with this training, it will be a start to find out and make a profit and loss report quickly on the business being run so that it can increase business turnover. This training activity, it is held Virtually through the Zoom Meeting Application. With this socialization, it is hoped that MSME actors can make reports quickly and validly so that they can increase their business turnover.

Page 3 of 10 | Total Record : 91