cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran
ISSN : 27770583     EISSN : 27770575     DOI : https://doi.org/10.51878/learning.v1i2.376
Core Subject : Education,
LEARNING : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran diterbitkan 4 kali setahun (Februari, Mei, Agustus, dan November) oleh Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) yang berada dibawah naungan Yayasan Insan Cendekia Indonesia Raya dan berafiliasi dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Hamzanwadi, MKKS SMP Negeri Kab. Lombok Timur dan Ikatan Guru Indonesia Kab. Tulang Bawang. Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan dan pembelajaran.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 55 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2025)" : 55 Documents clear
EFEKTIVITAS STRATEGI INDEX CARD MATCH UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATA PELAJARAN INFORMATIKA KELAS IX SMP Khumairoh, Fidyah Nur; Faqih, Fauziah Nur; Azizah, Devi Nur; Ratnasari, Diah Ayu; Khasanah, Elok Rosyidatul; Dewi, Ellya Kusna Aura; Hanafi, Yusuf; Kustia, Cahyaning Pininta
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i2.4962

Abstract

Delivering material requires an active learning strategy suitable for teachers to implement to create a fun and meaningful learning atmosphere. In Informatics lessons, students' understanding of conceptual material is a challenge, especially data and information security material. This study aims to examine the effectiveness of the Index Card Match strategy in improving students' conceptual understanding of Informatics subjects in grade IX SMP. This quantitative research with a pre-experimental one group pretest-posttest design used students from class IX.3 as research subjects. The instruments used were pre-test and post-test, with data analysis using a Paired Sample T-test and N-Gain test. The research findings showed an increase in the mean pre-test from 60.40% to 91.33% in the mean post-test. The paired sample t-test results showed (p < 0.05), and the N-Gain score obtained was 0.7737 with a high category. The findings indicate that the ICM strategy is proven effective in improving concept understanding and directly impacts learning Informatics. As a follow-up, this study can involve more than one class with an experimental design involving a control group. ABSTRAKProses penyampaian materi membutuhkan suatu strategi pembelajaran aktif yang sesuai untuk diterapkan oleh guru agar tercipta suasana pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna. Dalam mata pelajaran Informatika, pemahaman konsep siswa pada materi konseptual menjadi tantangan, khususnya materi keamanan data dan informasi. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas dari strategi Index Card Match untuk meningkatkan pemahaman konsep mata pelajaran Informatika kelas IX SMP. Penelitian kuantitatif dengan desain pra-eksperimental tipe one group pretest-posttest design ini menggunakan siswa kelas IX.3 sebagai subjek penelitian. Instrumen yang digunakan adalah pre-test dan post-test, dengan análisis data menggunakan uji Paired Sample T-Test dan uji N-Gain. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan mean pretest dari 60,40% menjadi 91,33% pada mean posttest. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan (p < 0,05) dan N-Gain score yang diperoleh sebesar 0,7737 dengan kategori tinggi. Temuan menunjukkan bahwa strategi ICM terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep dan memiliki implikasi langsung dalam pembelajaran Informatika. Sebagai tindak lanjut, penelitian ini dapat melibatkan lebih dari satu kelas dengan desain eksperimen yang melibatkan kelompok kontrol.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT BERBANTUAN GAMIFIKASI WORDWALL TERHADAP HASIL BELAJAR INFORMATIKA KELAS IX Khasanah, Elok Rosyidatul; Khumairoh, Fidyah Nur; Faqih, Fauziah Nur; Azizah, Devi Nur; Ratnasari, Diah Ayu; Dewi, Ellya Kusna Aura; Hanafi, Yusuf; Kustia, Cahyaning Pininta
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i2.4963

Abstract

This research aims to assess the effectiveness of using collaborative learning models, Team Games Tournament (TGT), which is supported by Wordwall media, in teaching class IX 5 students about the social impact of informatics. In this study, the method used is quantitative, with a pre-experimental type design, one group pretest-posttest. A total of 27 students became study objects determined by purposive sampling, using measuring tools such as pre- and post-tests consisting of 25 multiple-choice questions. Data were analyzed using SPSS, through normality testing, paired sample t-test, and test N-Gain. This research revealed that the average pretest score was 53.11, while the average posttest score was 90.74. The results of the paired test show a significant value of 0.000, which is smaller than 0.05. This shows a striking difference between the initial and final test results. The average obtained is 0.7938 (high category), with a percentage N-Gain reached 79.38% (effective category). This means that the TGT learning model, assisted by the Wordwall tool, effectively improves student learning outcomes in the social impact of informatics material. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas penggunaan model pembelajaran kolaboratif Team Games Tournament (TGT) yang didukung oleh media Wordwall, dalam mengajarkan siswa kelas IX 5 tentang dampak sosial informatika. Dalam studi ini, metode yang digunakan bersifat kuantitatif, dengan rancangan pre-eksperimen tipe one group pretest-posttest. Sebanyak 27 siswa menjadi objek studi yang ditentukan dengan metode purposive sampling, menggunakan alat ukur seperti tes awal dan akhir yang terdiri atas 25 pertanyaan pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan SPSS, melalui pengujian normalitas, paired sample t-test, dan uji N-Gain. Penelitian ini mengungkapkan bahwa rata-rata nilai pretest adalah 53,11, sementara rata-rata nilai posttest adalah 90,74. Hasil dari uji berpasangan menunjukkan nilai signifikan sebesar 0,000, yang lebih kecil daripada 0,05. Ini menunjukkan adanya perbedaan yang mencolok antara hasil tes awal serta akhir. N-Gain yang diperoleh rata-rata adalah 0,7938 (kategori tinggi), dengan presentase N-Gain mencapai 79,38% (kategori efektif). Ini berarti bahwa model pembelajaran TGT yang dibantu dengan alat bantu Wordwall efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dalam materi dampak sosial informatika.
PENGEMBANGAN MEDIA MINIATUR PADA MATA PELAJARAN FIQIH Octaviani, Annisa; Pahrudin, Agus; Romlah, Listiyani Siti; Susanti, Agus
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i2.4966

Abstract

This study aims to develop learning media in the form of miniature media for fiqh subjects to improve students' understanding of fiqh learning concepts that are practical. This research uses the R&D method with the ADDIE development model which includes 5 stages, including: Analysis, Design, Development, Implementation and evaluation. The subjects in this study were students of class VIII.D MTs PEMNU Talang Padang. Data collection instruments include media expert validation sheets, linguists and student response questionnaires. The validation results showed that the media developed were in the “very feasible” category with a percentage of 84% from media experts, 89% from material experts, 86% from fiqh teachers, 96% from linguists. In addition, the results of the students' response questionnaire showed a high level of interest and ease of learning in the use of miniature media developed. Thus, miniature media is effectively used in fiqh learning in strengthening students' concept understanding visually and contextually. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa media miniatur mata pelajaran fiqih guna meningkatkan pemahaman peserta didik akan konsep-konsep pembelajaran fiqih yang bersifat praktis. Penelitian ini menggunakan metode R&D dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi 5 tahapan, diantaranya: Analysis, Desain, Development, Implementation dan evaluation. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII.D MTs PEMNU Talang Padang. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar validasi ahli media, ahli bahasa dan angket respon peserta didik. Hasil validasi menunjukkan bahwa media yang dikembangkan masuk dalam kategori “sangat layak” dengan persentase perolehan sebesar 84% dari ahli media, 89% dari ahli materi, 86% dari guru fiqih, 96% dari ahli bahasa. Selain itu, hasil angket respon peserta didik menunjukkan tingkat ketertarikan dan kemudahan dalam belajar yang tinggi terhadap penggunaan media miniatur yang dikembangkan. Dengan demikian, media miniatur efektif digunakan dalam pembelajaran fiqih dalam memperkuat pemahaman konsep peserta didik secara visual dan konstekstual.
KOLABORASI ORANG TUA DAN GURU DALAM MEMBENTUK GENERASI TANGGUH MELALUI KAJIAN PARENTING Rismanda, Endar; Khasanah, Uswatun; Susanti, Agus; Bahri, Saiful; Baharudin, Baharudin
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i2.5080

Abstract

This study aims to describe the collaboration of parents and teachers in forming a resilient generation through a parenting study program at MA Darul Huffaz Lampung, as a response to the importance of synergy in education. Using a qualitative approach with a case study type, the research stages involve collecting primary data through observation and interviews with the head of the implementation, teachers, parents, and students, as well as secondary data from the literature. Data analysis uses the Miles and Huberman model, which is strengthened by triangulation of sources and methods to increase credibility. The main findings indicate that the routine parenting study program is an effective forum for communication, education, and friendship, realizing collaboration through the active involvement of teachers in the implementation and participation of parents as participants. Positive impacts were identified in increasing students' mental, moral, spiritual, and intellectual resilience, which was achieved through parenting methods such as role models and habits. Supporting factors include foundation support and participant enthusiasm, while obstacles include distance and parents' busyness. It is concluded that the collaboration of parents and teachers through parenting studies is effective as a strategy for forming a resilient generation in the context of Islamic boarding schools. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan kolaborasi orang tua dan guru dalam membentuk generasi tangguh melalui program kajian parenting di MA Darul Huffaz Lampung, sebagai respons terhadap pentingnya sinergi dalam pendidikan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, tahapan penelitian melibatkan pengumpulan data primer melalui observasi dan wawancara dengan ketua pelaksana, guru, orang tua, dan siswa, serta data sekunder dari literatur. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, yang diperkuat dengan triangulasi sumber dan metode untuk meningkatkan kredibilitas. Temuan utama menunjukkan bahwa program kajian parenting yang rutin menjadi wadah efektif untuk komunikasi, edukasi, dan silaturahim, mewujudkan kolaborasi melalui keterlibatan aktif guru dalam pelaksanaan dan partisipasi orang tua sebagai peserta. Dampak positif teridentifikasi pada peningkatan ketangguhan mental, moral, spiritual, dan intelektual siswa, yang dicapai melalui metode pengasuhan seperti keteladanan dan pembiasaan. Faktor pendukung meliputi dukungan yayasan dan antusiasme peserta, sementara kendala mencakup jarak dan kesibukan orang tua. Disimpulkan bahwa kolaborasi orang tua dan guru melalui kajian parenting efektif sebagai strategi pembentukan generasi tangguh dalam konteks pesantren.  
KONSELING KREATIF : TEHNIK PENYEMBUHAN LUKA KORBAN BULLYING DI SEKOLAH Normawati, Normawati; Saputra, Wahyu Nanda Eka; Hartanto, Dody
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i2.5082

Abstract

Bullying is a serious problem that has a negative impact on students' psychological health, including depression, anxiety, social isolation and low self-confidence. This study aims to explore the effectiveness of creative counseling as an intervention method in helping the healing process of bullying victims at school. Creative counseling consisting of music and drama art therapy functions as a means of emotional expression, stress reduction and improving social skills. This study uses a literature study method approach. Data were collected from various trusted scientific journal articles in the last 15 years. These findings indicate that art therapy can help victims express their trauma visually, while music therapy is effective in reducing symptoms of depression and anxiety. In addition, drama therapy helps victims rebuild self-confidence and improve social interaction through role-playing. The implementation of integrated creative counseling in schools also has a positive impact on the social environment, creating an inclusive and supportive school culture. The results of this study indicate that creative counseling can reduce the psychological impact of bullying by 30% -40% depending on the method used and the involvement of victims in the intervention process. These findings provide practical implications for school counselors, principals, and the government to integrate creative counseling into school guidance and counseling services. Further research is recommended to evaluate the long-term effectiveness and potential adaptation of this method in various cultural contexts. ABSTRAKBullying merupakan masalah serius yang berdampak negatif pada kesehatan psikologis siswa, termasuk depresi, anxiety, isolasi sosial dan rendahnya kepercayaan diri.  Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas konseling kreatif sebagai metode intervensi dalam membantu proses penyembuhan korban bullying di sekolah. Konseling kreatif yang terdiri dari terapi seni musik dan drama yang berfungsi sebagai sarana ekspresi emosional pengurangan stress dan peningkatan keterampilan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode studi literatur. Data dikumpulkan dari berbagai artikel jurnal ilmiah terpercaya dalam 15 tahun terakhir. Temuan ini menunjukkan bahwa terapi seni mampu membantu korban mengekspresikan trauma mereka secara visual, sementara terapi musik efektif dalam mengurangi gejala depresi dan kecemasan, Selain itu, terapi drama membantu korban membangun kembali kepercayaan diri dan meningkatkan interaksi sosial melalui permainan peran. Implementasi konseling kreatif secara terintegrasi di sekolah juga memberikan dampak positif pada lingkungan sosial, menciptakan budaya sekolah yang inklusif dan mendukung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konseling kreatif dapat mengurangi dampak psikologis dari bullying hingga 30%-40% tergantung pada metode yang digunakan dan keterlibatan korban dalam proses intervensi titik temuan ini memberikan implikasi praktis bagi konselor sekolah, kepala sekolah, dan pemerintah untuk mengintegrasikan konseling kreatif dalam layanan bimbingan konseling sekolah. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk mengevaluasi efektivitas jangka panjang dan potensi adaptasi metode ini dalam berbagai konteks budaya.
TINJAUAN SISTEMATIS: PERAN TEKNIK MODELING DALAM LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK PENCEGAHAN BULLYING DI KALANGAN SISWA Ariffrianto, Febri; Hartanto, Dody; Saputra, Wahyu Nanda Eka
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i2.5083

Abstract

Bullying in schools usually takes the form of physical violence, such as hitting or pushing, or hurtful words. In addition, there is also psychological bullying that makes the victim feel depressed or afraid. Verbal bullying often takes the form of hurtful words, such as calling someone with insulting names or mocking someone's physical appearance. While psychological bullying focuses more on actions that make the victim feel lonely or isolated, such as ignoring or spreading gossip. Group guidance aims to prevent the development of problems or difficulties in students, Modeling techniques are not just imitating or reducing what the model (other people) does, but modeling involves adding and/or reducing observed behavior, generalizing various observations while involving cognitive processes. This study uses a systematic literature review method to analyze literature relevant to the topic of group guidance and modeling techniques in preventing bullying. The results of the analysis show a consensus among previous studies that modeling techniques can be an effective tool for changing the behavior of students who tend to bully. ABSTRAKBullying di sekolah biasanya berupa tindakan kekerasan fisik, seperti memukul atau mendorong, atau perkataan yang menyakitkan. Selain itu, ada juga bullying psikologis yang membuat korban merasa tertekan atau takut. Bullying verbal itu seringkali berupa kata-kata yang menyakitkan, seperti memanggil dengan nama yang menghina atau mengejek fisik seseorang. Sedangkan bullying psikologis lebih fokus pada tindakan yang membuat korban merasa kesepian atau terisolasi, seperti mengabaikan atau menyebarkan gosip. Bimbingan kelompok memiliki tujuan untuk mencegah berkembangnya masalah atau kesulitan pada diri siswa, Teknik modeling bukan sekedar menirukan atau mengurangi apa yang dilakukan orang model (orang lain), tetapi modeling melibatkan penambahan dan atau pengurangan tingkah laku yang teramati, menggeneralisir berbagai pengamatan sekaligus melibatkan proses kognitif Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka sistematis untuk menganalisis literatur yang relevan dengan topik bimbingan kelompok dan teknik modeling dalam pencegahan bullying. Hasil analisis menunjukkan adanya konsensus di antara penelitian-penelitian sebelumnya bahwa teknik modeling dapat menjadi alat yang efektif untuk mengubah perilaku siswa yang cenderung melakukan bullying.
PENGARUH KEAKTIFAN MENGIKUTI KEGIATAN IPNU IPPNU TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PAI Susanti, Agus
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i2.5084

Abstract

IPNU IPPNU has a role as a forum that directs students into positive activities. Even though IPNU IPPNU has many activities that help increase motivation to learn PAI, not all students have the opportunity to take part in these activities. The aim of this research is to determine the effect of actively participating in IPNU IPPNU activities on PAI learning motivation. This research uses a quantitative survey method. The population in this study were all class The sample that the researcher took was the entire population because the population was less than 100. The data collection technique in this research used a questionnaire (Likert scale). The data analysis technique in this research uses Pearson product moment analysis and simple linear regression analysis using the SPSS version 25 program. The results of this research are based on Pearson product moment correlation analysis, a significance value of 0.000 has been obtained. It can be concluded that 0.000 < 0.05, which means H0 is rejected and H1 is accepted. This shows that there is a significant positive influence between active participation in IPNU IPPNU activities on PAI learning motivation for class XI students at Islamic High School Kebumen Tanggamus Lampung. As for the level of relationship between the variables of activeness in participating in IPNU IPPNU activities (X) with PAI learning motivation (Y), the r table value obtained for 60 respondents with a significance level of 5% is 0.482. So the conclusion is that the level of relationship between variable X and variable Y has sufficient correlation. The R Square value or coefficient of determination was also obtained at 0.308 which was then converted into a percentage of 30.8% which can be concluded that the independent variable (X) has an influence on the attachment variable (Y). ABSTRAK IPNU IPPNU memiliki peran sebagai wadah mengarahkan para pelajar kedalam kegiatan yang positif. Meskipun IPNU IPPNU memiliki banyak kegiatan yang membantu meningkatkan motivasi belajar PAI namun tidak semua siswa memiliki kesempatan untuk mengikuti kegiatan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh keaktifan mengikuti kegiatan IPNU IPPNU terhadap motivasi belajar PAI. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI anggota IPNU IPPNU di SMA Islam Kebumen Tanggamus Lampung sebanyak 60 siswa. Sampel yang peneliti ambil adalah keseluruhan dari populasi dikarekan populasi kurang dari 100. Tehnik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket (Skala Likert). Tehnik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis pearson product moment dan analisis regresi linear sederhana dengan menggunakan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian ini berdasarkan analisis kolerasi pearson product moment telah diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000. Dapat disimpulkan bahwa 0,000 < 0,05 yang artinya H0 ditolak dan H1 duterima. Hal ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh positif yang signifikan antara keaktifan mengikuti kegiatan IPNU IPPNU terhadap motivasi belajar PAI siswa kelas XI di SMA Islam Kebumen Tanggamus Lampung. Adapun tingkat hubungan variabel keaktifan mengikuti kegiatan IPNU IPPNU (X) dengan motivasi belajar PAI (Y) diperoleh nilai r tabel untuk 60 responden dengan lefel of significant 5 % adalah 0,482. Sehingga kesimpulannya adalah tingkat hubungan antara variabel X dan variabel Y memiliki kolerasi yang cukup. Diperoleh juga nilai R Square atau koefesien determinasi sebesar 0,308 yang kemudian di persentase menjadi 30,8 % yang dapat disimpulkan bahwa variabel bebas (X) memiliki pengaruh terhadap variabel terikat (Y).
PENGARUH SELF-EFFICACY TERHADAP KESIAPAN KERJA SISWA PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIK SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Fitri, Dyah Pranesti Shafira; Sumbawati, Meini Sondang; Anifah, Lilik
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i2.5087

Abstract

Work readiness is a crucial aspect for Vocational High School (SMK) students in facing the transition to the world of work. This study aims to analyze and describe the magnitude of the influence of self-efficacy on the work readiness of class XI TITL students of SMK Krian 1 Sidoarjo. This study uses a quantitative approach with the ex-post facto method. Self-efficacy acts as an independent variable and work readiness as a dependent variable. The research sample consisted of 62 students taken from the population of class XI TITL students of SMK Krian 1 Sidoarjo. The data collection technique used a questionnaire to measure self-efficacy and work readiness. The collected data were analyzed using quantitative descriptive statistics and simple regression analysis with the help of SPSS 26 software. The results showed that self-efficacy has a significant influence on students' work readiness. This is evidenced by the regression coefficient of 0.612 and a significance value of 0.000 (p <0.05). Thus, it can be concluded that increasing self-efficacy contributes positively and significantly to increasing the work readiness of class XI TITL students at SMK Krian 1 Sidoarjo. ABSTRAKKesiapan kerja merupakan aspek krusial bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam menghadapi transisi ke dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan besaran pengaruh self-efficacy terhadap kesiapan kerja siswa kelas XI TITL SMK Krian 1 Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex-post facto. Self-efficacy berperan sebagai variabel independen dan kesiapan kerja sebagai variabel dependen. Sampel penelitian terdiri dari 62 siswa yang diambil dari populasi siswa kelas XI TITL SMK Krian 1 Sidoarjo. Teknik pengumpulan data menggunakan angket kuesioner untuk mengukur self-efficacy dan kesiapan kerja. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan statistik deskriptif kuantitatif serta analisis regresi sederhana dengan bantuan perangkat lunak SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kesiapan kerja siswa. Hal ini dibuktikan dengan perolehan koefisien regresi sebesar 0,612 dan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peningkatan self-efficacy berkontribusi secara positif dan signifikan terhadap peningkatan kesiapan kerja siswa kelas XI TITL SMK Krian 1 Sidoarjo.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP Sari, Komala; Susanti, Agus
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i2.5088

Abstract

One of the factors that affect the level of understanding of students is that the learning model provided by the teacher is still conventional, this must be improved for current education. The researcher found a problem at MTs Negeri 1 Mesuji, that students at the school still had a low level of understanding in Fiqh subjects, so the STAD type cooperative learning model could be used as a solution to change the learning that is being applied now. This study aims to analyze the effectiveness of the STAD Type Cooperative Learning Model in improving the Conceptual Understanding of Class VIII Students in the Subject of Fiqh. This research is a quantitative research and the type of quasy research is Experiment Design. The population in this study was class VIII, which consisted of 140 students. After conducting research and calculating using the t-test, the value of equal variances assumed is obtained, namely the value of sig.(2-tailed) which is 0.000 or sig.(2-tailed) < 0.05 (5%), so it can be interpreted that H0 is rejected and H1 is accepted. Which means this study shows that there are differences between the experimental class using the STAD type cooperative learning model and the control class using the conventional learning model. So it can be concluded that there is an influence of the STAD type cooperative model on increasing students' conceptual understanding of class VIII in fiqh subjects at MTs Negeri 1 Mesuji. ABSTRAKSalah satu faktor yang mempengaruhi tingkat pemahaman peserta didik adalah model pembelajaran yang diberikan guru masih bersifat konvensional hal ini yang harus diperbaiki untuk pendidikan saat ini. Peneliti menemukan masalah di MTs Negeri 1 Mesuji, bahwa peserta didik di sekolah tersebut masih memiliki tingkat pemahaman yang kurang dalam mata pelajaran Fiqih maka model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat dijadikan solusi untuk mengubah pembelajaran yang diterapkan sekarang. Penelitian ini bertujuan untuk analisa efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dalam meningkatkan Pemahaman Konsep Peserta Didik Kelas VIII Pada Mata Pelajaran Fiqih. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan jenis penelitian quasy Eksperimen Design. Populasi dalam penelitian ini kelas VIII yang berjumlah 140 Peserta didik. Setelah dilakukan penelitian dan dilakukan perhitungan dengan menggunakan Uji-t tersebut maka diperoleh nilai pada equal variances assumed yaitu nilai sig.(2-tailed) yaitu 0,000 atau sig.(2-tailed) < 0,05 (5%), maka dapat diartikan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Yang berarti penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model kooperatif tipe STAD terhadap peningkatan pemahaman konsep peserta didik kelas VIII pada mata pelajaran fiqih di MTs Negeri 1 Mesuji.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS NEGOSIASI DENGAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA SISWA SMAN PAKUSARI Yudha, Putri Adinda; Susetyo, Agus Milu; Aidah, Chimayatul
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i2.5089

Abstract

The problem of low writing skills of negotiation texts in class X students of Pakusari State Senior High School became the background of this study. Many students have difficulty in composing negotiation texts that are systematic, logical, and communicative according to the correct structure. This study focuses on efforts to improve negotiation text writing skills through the application of the Contextual Teaching and Learning (CTL) approach, which is a learning approach that links material to the context of students' real lives to build meaningful understanding. The research used quantitative method with One Group Pretest-Posttest Design. The research subjects totaled 37 students, and the instrument used was a negotiation text writing skill test assessed based on four main aspects: text structure, language use, content accuracy and logic, as well as creativity and originality. The research was conducted through the stages of giving pretest, implementing CTL-based learning, and giving posttest. The results showed a significant improvement in students' writing skills, with the average pretest score of 66.3% increasing to 82.3% in the posttest. The conclusion of this study is that the CTL approach is proven effective in improving students' negotiation text writing skills comprehensively, and has the potential to be developed in learning other types of texts in an effort to improve students' writing skills. ABSTRAKPermasalahan rendahnya keterampilan menulis teks negosiasi pada siswa kelas X SMAN Pakusari menjadi latar belakang penelitian ini. Banyak siswa mengalami kesulitan dalam menyusun teks negosiasi yang sistematis, logis, dan komunikatif sesuai struktur yang benar. Penelitian ini berfokus pada upaya peningkatan keterampilan menulis teks negosiasi melalui penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL), yaitu pendekatan pembelajaran yang mengaitkan materi dengan konteks kehidupan nyata siswa untuk membangun pemahaman yang bermakna. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah 37 siswa, dan instrumen yang digunakan berupa tes keterampilan menulis teks negosiasi yang dinilai berdasarkan empat aspek utama: struktur teks, penggunaan bahasa, ketepatan isi dan logika, serta kreativitas dan keaslian. Penelitian dilakukan melalui tahap pemberian pretest, pelaksanaan pembelajaran berbasis CTL, dan pemberian posttest. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada keterampilan menulis siswa, dengan nilai rata-rata pretest sebesar 66,3% meningkat menjadi 82,3% pada posttest. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa pendekatan CTL terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis teks negosiasi siswa secara komprehensif, serta berpotensi untuk dikembangkan dalam pembelajaran jenis teks lain dalam upaya meningkatkan kompetensi literasi siswa secara berkelanjutan.