cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran
ISSN : 27770583     EISSN : 27770575     DOI : https://doi.org/10.51878/learning.v1i2.376
Core Subject : Education,
LEARNING : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran diterbitkan 4 kali setahun (Februari, Mei, Agustus, dan November) oleh Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) yang berada dibawah naungan Yayasan Insan Cendekia Indonesia Raya dan berafiliasi dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Hamzanwadi, MKKS SMP Negeri Kab. Lombok Timur dan Ikatan Guru Indonesia Kab. Tulang Bawang. Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan dan pembelajaran.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 513 Documents
ENHANCING VOCABULARY MASTERY AND RETENTION AMONG GRADE EIGHT STUDENTS IN A RURAL SETTING THROUGH SPOTIFY INTEGRATION: A CLASSROOM ACTION RESEARCH STUDY BADHE, BERNADETHA; URAN, STEFANUS IGOLOIS GRENGA; MUKE, EFEMIA
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i1.4112

Abstract

This classroom action research examines using sportify as a digital platform to enhance vocabulary mastery and retention among Grade Eight students in rural settings. Conducted at SMP Yapenthom 1 Maumere during the 2024-2025 academic year, the study employed a mixed-method approach, incorporating qualitative and quantitative data collection through observations, questionnaires, interviews, and vocabulary tests. The interaction was implemented in two cycles using the Kemmis and McTaggart action research model. Findings revealed significant improvements in student's vocabulary retention and comprehension, with mean scores of 90.65 in reading and 94.45 in listening skills after the second cycle. Students demonstrated heightened engagement and positively perceived sportify as a learning tool. This study highlights the potential of integrating technology to address educational challenges in rural contexts and provides practical implications for fostering effective and interactive language learning environments.   ABSTRAK Penelitian tindakan kelas ini meneliti penggunaan sportify sebagai platform digital untuk meningkatkan penguasaan dan retensi kosakata di antara siswa Kelas Delapan di daerah pedesaan. Dilaksanakan di SMP Yapenthom 1 Maumere selama tahun ajaran 2024-2025, penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran, menggabungkan pengumpulan data kualitatif dan kuantitatif melalui observasi, kuesioner, wawancara, dan tes kosakata. Interaksi dilaksanakan dalam dua siklus menggunakan model penelitian tindakan Kemmis dan McTaggart. Temuan penelitian mengungkapkan peningkatan signifikan dalam retensi dan pemahaman kosakata siswa, dengan skor rata-rata 90,65 dalam keterampilan membaca dan 94,45 dalam keterampilan mendengarkan setelah siklus kedua. Siswa menunjukkan peningkatan keterlibatan dan secara positif menganggap sportify sebagai alat pembelajaran. Penelitian ini menyoroti potensi integrasi teknologi untuk mengatasi tantangan pendidikan dalam konteks pedesaan dan memberikan implikasi praktis untuk membina lingkungan belajar bahasa yang efektif dan interaktif.
PERAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN KURIKULUM MERDEKA DI SMP IT AL-ITTIHAD SALAMAN MASRUROH, CHASNA; ROHMAH, PUTRI AINUR; ABIDIN, ZAENAL
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i1.4148

Abstract

Teachers as educators have an important role in the education process, especially in implementing and developing the curriculum to achieve educational goals. On the other hand, curriculum is a system of planning and organizing learning materials applied in teaching and learning activities. Curriculum development in Indonesia often faces various challenges that require appropriate solutions, but efforts to update and improve it continue to be made to achieve more optimal educational results. But in reality the role of teachers is not yet effective and they are not yet able to implement their own curriculum. The purpose of this article is to clarify the role of teachers in developing their own curriculum. This article uses library research by reviewing various relevant online literature to obtain information related to the main problem, theoretical basis, data sources, and supporting references. The data sources in this study are online library materials that include scientific journals, proceedings, e-books, and other literature that have been published and are related to the research topic, namely regarding the role of teachers in developing the Independent Curriculum at SMP IT Al-Ittihad Salaman. Based on the analysis conducted, teachers have an important role in curriculum development, where the ability to transfer learning is the key to implementing curriculum development which plays a strategic role in educational institutions. In addition, teachers must also be able to understand technological developments, implement a curriculum that is always changing, and teachers must prioritize the tasks required. ABSTRAKGuru sebagai pendidik memiliki peran penting dalam proses pendidikan, terutama dalam mengimplementasikan dan mengembangkan kurikulum untuk mencapai tujuan pendidikan. Di sisi lain, kurikulum adalah sistem perencanaan dan pengaturan materi pembelajaran yang diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar. Pengembangan kurikulum di Indonesia sering menghadapi berbagai tantangan yang memerlukan solusi tepat, namun upaya pembaruan dan penyempurnaannya terus dilakukan untuk mencapai hasil pendidikan yang lebih optimal. Namun pada kenyataannya peran guru belum efektif dan mereka belum mampu menerapkan kurikulum mereka sendiri. Tujuan artikel ini adalah untuk memperjelas peran guru dalam mengembangkan kurikulum mereka sendiri. Artikel ini menggunakan penelitian kepustakaan dengan menelaah berbagai literatur online yang relevan untuk memperoleh informasi terkait pokok permasalahan, landasan teoritis, sumber data, serta referensi pendukung. Sumber data dalam penelitian ini berupa bahan pustaka online yang mencakup jurnal ilmiah, prosiding, e-book, dan literatur lainnya yang telah dipublikasikan dan memiliki kaitan dengan topik penelitian, yaitu mengenai peran guru dalam pengembangan Kurikulum Merdeka di SMP IT Al-Ittihad Salaman. Berdasarkan analisis yang dilakukan, guru memiliki peran penting dalam pengembangan kurikulum, di mana kemampuan transfer pembelajaran menjadi kunci untuk melaksanakan pengembangan kurikulum yang berperan strategis dalam lembaga pendidikan. Selain itu, guru juga harus mampu memahami perkembangan teknologi, menerapkan kurikulum yang selalu berubah, dan guru harus memprioritaskan tugas-tugas yang diperlukan.  
MENGINTEGRASIKAN TEKNOLOGI WEBSITE DALAM SISTEM PENYIMPANAN BAHAN AJAR UNTUK PENDIDIKAN MODERN NUGRAHA, ARIE GUNA; SIAHAAN, SARDIANTO MARKOS; HARTONO, HARTONO
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i1.4150

Abstract

Modern education requires an effective and efficient storage system to support high-quality learning. Traditional systems have limitations in accessibility, scalability, and ease of searching. The research aims to explore and analyze the potential of integrating website technology into a storage system to support modern education. This study employs a library review method to analyze a variety of literature and related research. We collect data from reliable sources like scientific journals, articles, and research reports. The integration of website technology into the storage system offers a variety of benefits, such as improved accessibility, efficiency, quality of learning, and collaboration. Some examples of the application of website technology in a learning storage system that has proven to be effective are the e-learning platform, learning management system (LMS), digital library, online courseware, and repository of educational resources. The integration of website technology into teaching materials storage systems has great potential to improve the quality of modern education. However, we must address some challenges like infrastructure constraints, data security, user readiness, and implementation costs. With the right strategy, this integration can be a powerful tool for achieving more effective, efficient, and inclusive education. ABSTRAKPendidikan modern membutuhkan sistem penyimpanan bahan ajar yang efektif dan efisien untuk mendukung pembelajaran berkualitas tinggi. Sistem tradisional memiliki keterbatasan dalam aksesibilitas, skalabilitas, dan kemudahan pencarian. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis potensi integrasi teknologi website dalam sistem penyimpanan bahan ajar untuk mendukung pendidikan modern. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka dengan menganalisis berbagai literatur dan penelitian terkait. Data dikumpulkan dari sumber-sumber terpercaya seperti jurnal ilmiah, artikel, dan laporan penelitian. Integrasi teknologi website dalam sistem penyimpanan bahan ajar menawarkan berbagai manfaat, seperti meningkatkan aksesibilitas, efisiensi, meningkatkan kualitas pembelajaran dan kolaborasi. Beberapa contoh penerapan teknologi website dalam sistem penyimpanan bahan ajar yang telah terbukti efektif adalah E-learning Platform, Learning Management System (LMS), Digital Library, Online Courseware, dan Repository of Educational Resources. Integrasi teknologi website dalam sistem penyimpanan bahan ajar memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan modern. Namun, beberapa tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, keamanan data, kesiapan pengguna, dan biaya implementasi perlu diatasi. Dengan strategi yang tepat, integrasi ini dapat menjadi alat yang ampuh untuk mewujudkan pendidikan yang lebih efektif, efisien, dan inklusif.
PENGARUH MODEL CIRCUIT LEARNING BERBANTUAN MEDIA CARRD.CO TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF PENDIDIKAN PANCASILA YULIYANTI, WULAN; JAMALUDIN, UJANG; BAHRUDIN, FEBRIAN ALWAN
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i1.4213

Abstract

This research was conducted in response to the results of field observations at SMA Negeri 5 Serang City, which still has minimal application of interactive learning models. Therefore, the students frequently experience boredom and lack enthusiasm for their studies. This study aimed to answer whether or not the circuit learning model assisted by Carrd.co media has an effect on cognitive learning outcomes of Pancasila Education. This study used a quasi-experimental method with a nonequivalent control group design, one type of quantitative research. A sample of 100 students, identified as class XI A1 (experimental) and XI S2 (control), were tested using pre-test and post-test. This showed the critical importance of selecting a suitable sample and a reliable and valid measurement instrument to guarantee that the research results accurately describe the effect of the learning model. A test technique was used to measure students' cognitive learning outcomes, with a pre-test and post-test instrument totaling 26 multiple-choice questions. The data analysis techniques utilized in this research included the normality test, homogeneity test, difference test (Wilcoxon test), hypothesis test (Mann-Whitney test), and n-gain test. The results of the analysis showed the value of Asymp. Sig (2-tailed) of 0.001 <0.05. Consequently, it can be inferred that the "Ha hypothesis" was accepted and the "H0 hypothesis" was rejected. This implies that the cognitive learning outcomes of Pancasila Education in class XI students of SMA Negeri 5 Serang City were influenced by the circuit learning model, which was facilitated by Carrd.co media, concerning the learning material of the Meaning and Relationship of the Pancasila precepts. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi melalui hasil observasi lapangan, SMA Negeri 5 Kota Serang masih minim penerapan model pembelajaran interaktif, sehingga peserta didik cenderung bosan dan kurang semangat belajar. Fokus masalah pada penelitian ini bertujuan untuk menjawab ada atau tidaknya pengaruh model circuit learning berbantuan media carrd.co terhadap hasil belajar kognitif Pendidikan Pancasila. Penelitian ini menggunakan metode quasi-eksperimen dengan desain nonequivalent control grup design yang merupakan salah satu jenis penelitian kuantitatif, sampel 100 peserta didik, yaitu kelas XI A1 (eksperimen) dan XI S2 (kontrol), yang diuji menggunakan pre-test dan post-test. Hal ini menunjukkan bahwa pemilihan sampel yang sesuai, disertai dengan instrumen pengukuran yang valid dan reliabel, sangat penting untuk memastikan hasil penelitian dapat menggambarkan pengaruh model pembelajaran secara akurat. Dalam rangka mengukur tes hasil belajar kognitif peserta didik digunakan teknik tes dengan instrumen pre-test dan post-test berjumlah 26 soal pilihan ganda. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data berupa uji normalitas, uji homogenitas, uji hasil beda (Uji wilcoxon), uji hipotesis (Uji mann-whitney), dan uji n-gain. Hasil analisis menunjukkan nilai Asymp. Sig (2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05. Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa “Hipotesis Ha diterima dan H0 ditolak yang artinya terdapat pengaruh model circuit learning berbantuan media Carrd.co terhadap hasil belajar kognitif Pendidikan Pancasila pada peserta didik kelas XI SMA Negeri 5 Kota Serang pada meteri pembelajaran Makna dan Keterkaitan sila-sila Pancasila.”
NILAI-NILAI PENDIDIKAN TAUHID PADA NOVEL “SULUK ABDUL JALIL” KARYA AGUS SUNYOTO AL-FARISI, MOCHAMMAD ALBY; SIROJUDIN, RUMBANG; ARIFIN, MOH.NUR; LAZZAVIETAMSI, FANDY ADPEN; WASEHUDIN, WASEHUDIN
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i1.4309

Abstract

The worldview of tawhid is not only to worship Allah as believed by monotheists, but also recognizes the unity of creation, the unity of humanity, the unity of life guidance and the unity of life goals, all of which are derivation from the unity of divinity (Rais, 1991: 18). Education is a tool or can also be called a very useful investment this research uses a qualitative descriptive research approach. Multiple descriptions are used to identify guiding concepts and explanations that produce conclusions. Inductive in nature, explaining and revealing is the goal. While the research design is a case study, which is a procedure for collecting and reviewing information on a case. This research aims to collect data on the values of tawhid education in the new Suluk Abdul Jalil. Sheikh Datuk Abdul Jalil's philosophical stance on existence and existence itself is covered in Book One along with various spiritual experiences aimed at reaching the Absolute. The novel "Suluk Abdul Jalil" contains elements of the value of tawhid which includes the oneness of Allah in various aspects, including the tawhid of Rububiyah, Uluhiyyah, and His Asma wa Sifat The topics of Islamic religious education contained in the novel Suluk Abdul Jalil Jalil by Agus Sunyoto can be applied to the Tawhid curriculum. ABSTRAKSelain mengakui keesaan Tuhan yang dianut oleh kaum monoteis, pandangan dunia tauhid mengakui kesatuan petunjuk, kesatuan tujuan hidup, kesatuan ciptaan, dan kesatuan kemanusiaan. Pendidikan ialah alat atau bisa disebut juga investasi yang sangat berguna metodologi penelitian deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Deskripsi ganda digunakan untuk mengidentifikasi konsep panduan dan penjelasan yang menghasilkan kesimpulan. Bersifat induktif, Menjelaskan dan mengungkapkan adalah tujuannya. Sedangkan desain penelitiannya adalah studi kasus, yaitu suatu tata cara mengumpulkan dan mengkaji informasi suatu kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan data tentang prinsip pendidikan dalam Suluk Abdul Jalil yang bersifat tauhid. Pendirian filosofis tokoh Syekh Datuk Abdul Jalil terhadap eksistensi dan keberadaan itu sendiri tercakup dalam Novel di bagian Buku Satu beserta berbagai pengalaman spiritual yang bertujuan untuk mencapai Yang Mutlak. Novel “Suluk Abdul Jalil” memuat ayat-ayat doa yang memperkuat pemahaman tentang Allah dalam beberapa aspek, seperti doa Rububiyah, Uluhiyyah, dan Asma wa Sifat-Nya. Teori teologi Islam yang terdapat dalam novel Agus Sunyoto karya Suluk Abdul Jalil dapat diterapkan pada kurikulum Tauhid.
ANALISIS PENERAPAN PENDIDIKAN BERBASIS PROYEK UNTUK MEWUJUDKAN PENDIDIKAN INKLUSI DI ERA MODERN KHOTIMAH, KHUSNUL
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i1.4310

Abstract

Abstract This research aims to analyze the application of project-based learning (PBL) in realizing inclusive education in the modern era. This research uses a qualitative approach with a literature study method, which examines various references related to the theory and practice of project-based education and inclusive education. Data were collected through document studies from journals, books and scientific articles, which were then analyzed using a thematic analysis approach. The results show that project-based education can create an inclusive learning space by accommodating the diverse abilities of students, including those with special needs. Through collaboration in projects, students with different backgrounds and abilities can support each other and learn together, enriching their learning experience. The implementation of PBL also enhances students' social skills, such as empathy and cooperation, which are highly relevant to inclusive education. In addition, the integration of technology in PBL reinforces diversity and supports the participation of students with special needs. In conclusion, project-based education is an effective approach to support the creation of inclusive education because it can adapt to students' diverse needs and learning styles. This research provides recommendations for inclusive curriculum development and educational policy making that is more adaptive to the needs of all students. ABSTRAKAbstrak penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pendidikan berbasis proyek (Project-Based Learning/PBL) dalam mewujudkan pendidikan inklusi di era modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, yang mengkaji berbagai referensi terkait teori dan praktik pendidikan berbasis proyek serta pendidikan inklusi. Data dikumpulkan melalui studi dokumen dari jurnal, buku, dan artikel ilmiah, yang selanjutnya dianalisis menggunakan pendekatan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan berbasis proyek dapat menciptakan ruang pembelajaran yang inklusif dengan mengakomodasi keberagaman kemampuan siswa, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Melalui kolaborasi dalam proyek, siswa dengan latar belakang dan kemampuan yang berbeda dapat saling mendukung dan belajar bersama, memperkaya pengalaman belajar mereka. Penerapan PBL juga meningkatkan keterampilan sosial siswa, seperti empati dan kerja sama, yang sangat relevan dengan pendidikan inklusi. Selain itu, integrasi teknologi dalam PBL memperkuat keberagaman dan mendukung partisipasi siswa dengan kebutuhan khusus. Kesimpulannya, pendidikan berbasis proyek merupakan pendekatan yang efektif untuk mendukung terciptanya pendidikan inklusi, karena dapat menyesuaikan dengan kebutuhan dan gaya belajar siswa yang beragam. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pengembangan kurikulum inklusif dan penyusunan kebijakan pendidikan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan semua siswa.
IMPLEMENTASI CROSSWORD PUZZLE DALAM PEMBELAJARAN PAI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA DI SMA RAMADHAN, AHMAD FAISHAL; FAKHRUDDIN, AGUS; FAQIHUDDIN, ACHMAD
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i1.4311

Abstract

This study examines the application of crossword puzzle learning media to improve students' critical thinking skills in Islamic Religious Education (PAI) lessons in high school. Unlike previous studies that emphasize more on the development of low-level cognitive skills, this article aims to address the gap between theory and practice, in line with the demands of global competence and the independent curriculum. This study uses a qualitative approach with a descriptive case study method involving 1 PAI teacher and 33 grade X students at SMAN 2 Bandung. Data was collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using the Miles & Huberman qualitative data analysis model. The findings of the study indicate that the use of crossword puzzles significantly increases student engagement, helps them think more critically, and improves their understanding of complex PAI concepts. Students feel more motivated and interested in crossword puzzle learning media, although there are some shortcomings related to the limited scope of material and the potential for frustration. This study concludes that crossword puzzle learning media can be an effective alternative to improve students' critical thinking skills in PAI learning. ABSTRAKPenelitian ini mengkaji penerapan media pembelajaran crossword puzzle untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dalam pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMA. Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang lebih menekankan pada pengembangan keterampilan kognitif tingkat rendah, artikel ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan antara teori dan praktik, sejalan dengan tuntutan kompetensi global dan  kurikulum merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus deskriptif yang melibatkan 1 guru PAI dan 33 siswa kelas X di SMAN 2 Bandung. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model analisis data kualitatif Miles & Huberman. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan crossword puzzle silang secara signifikan meningkatkan keterlibatan siswa, membantu mereka berpikir lebih kritis, dan memperbaiki pemahaman mereka terhadap konsep-konsep PAI yang kompleks. Siswa merasa lebih termotivasi dan tertarik dengan media pembelajaran crossword puzzle, meskipun terdapat beberapa kekurangan terkait dengan cakupan materi yang terbatas dan potensi rasa frustrasi. penelitian ini menyimpulkan bahwa media pembelajaran crossowrd puzzle dapat menjadi alternatif yang efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran PAI.
MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL YANG AKSESIBEL UNTUK MAHASISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS (MBK) MENUJU LINGKUNGAN PEMBELAJARAN INKLUSIF DHUHA, MOCH. CHAFIID; ASTUTIK, ANITA PUJI
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i1.4312

Abstract

This research aims to examine the role of digital learning media in supporting inclusive education for students with special needs (MBK) in higher education through a Systematic Literature Review (SLR) approach. Data were obtained from relevant journals and publications between 2020-2024, with a focus on accessible digital media and inclusive learning environments. The results of the review show that digital learning media contributes significantly to overcoming various barriers faced by MBK, including sensory limitations, accessibility, and learning facilities. With the utilization of technologies such as artificial intelligence, virtual reality, and other adaptive features, it is possible to provide personalized, interactive, and inclusive learning materials. This research provides practical recommendations on the importance of collaboration between media developers, educational institutions and policy makers in creating innovative solutions that support the transformation of inclusive education in the implementation of more accessible and inclusive digital learning media, thus aligning with the Sustainable Development Goals (SDGs) to ensure quality and equal education for all. By doing so, students with special needs (MBK) are expected to access learning materials easily, learn effectively, and feel supported in their educational journey. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran media pembelajaran digital dalam mendukung pendidikan inklusif bagi mahasiswa berkebutuhan khusus (MBK) di perguruan tinggi melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Data diperoleh dari jurnal dan publikasi yang relevan antara tahun 2020–2024, dengan fokus pada media digital yang aksesibel dan lingkungan pembelajaran inklusif. Hasil kajian menunjukkan bahwa media pembelajaran digital berkontribusi signifikan dalam mengatasi berbagai hambatan yang dihadapi MBK, termasuk keterbatasan sensorik, aksesibilitas, dan fasilitas pembelajaran. Dengan pemanfaatan teknologi seperti kecerdasan buatan, realitas virtual, dan fitur adaptif lainnya memungkinkan penyediaan materi pembelajaran sesuai yang lebih personal, interaktif, dan inklusif. Penelitian ini memberikan rekomendasi praktis pentingnya kolaborasi antara pengembang media, institusi pendidikan, dan pembuat kebijakan dalam menciptakan solusi inovatif yang mendukung transformasi pendidikan inklusif dalam implementasi media pembelajaran digital yang lebih aksesibel dan inklusif, sehingga sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) untuk memastikan pendidikan berkualitas dan setara bagi semua. dengan begitu, maka mahasiswa berkebutuhan khusus (MBK) diharapkan dapat mengakses materi pembelajaran dengan mudah, belajar secara efektif, dan merasa didukung dalam perjalanan pendidikan mereka.
PERAN TENAGA KEPENDIDIKAN SEBAGAI AGEN INOVASI DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN DI MADRASAH AZIZURAHMAN, AZIZURAHMAN; MUHAMMAD, MUHAMMAD; IDRUS, S. ALI JADID AL
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i1.4314

Abstract

This study aims to describe the role of educational personnel as agents of educational innovation in madrasas. In the context of modern education, educational personnel not only serve as administrative support but also play a strategic role in driving change and fostering innovation. This research employs a library research method to analyze the role of educational personnel as agents of innovation in madrasas. The method involves collecting, reviewing, and analyzing various relevant literature, including scholarly journals, books, research reports, and documents related to education and madrasa management. The findings indicate that educational personnel in madrasas significantly contribute to education management, the implementation of new technologies, the development of programs supporting curricula based on Islamic values and general education, as well as the professional development of educational staff. However, several challenges, such as limited training, inadequate resource support, and insufficient policies, remain obstacles to their role as agents of innovation. This study recommends strengthening training programs and implementing more supportive policies to empower educational personnel in maximizing their role in advancing educational innovation in madrasas. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk memaparkan peran tenaga kependidikan sebagai agen inovasi pendidikan di madrasah. Dalam konteks pendidikan modern, tenaga kependidikan tidak hanya berfungsi sebagai pendukung administrasi, tetapi juga memainkan peran strategis dalam mendorong perubahan dan pengembangan inovasi. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan untuk menganalisis peran tenaga kependidikan sebagai agen inovasi pendidikan di madrasah. Metode ini melibatkan pengumpulan, penelaahan, dan analisis berbagai literatur yang relevan, termasuk jurnal ilmiah, buku, laporan penelitian, dan dokumen yang berkaitan dengan pendidikan dan manajemen madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tenaga kependidikan di madrasah berkontribusi secara signifikan dalam pengelolaan pendidikan, penerapan teknologi baru, pengembangan program-program yang mendukung kurikulum berbasis nilai Islam dan pendidikan umum serta pengembangan kepropesionalitas tenaga kependidikan. Kendati demikian, beberapa tantangan seperti keterbatasan pelatihan, dukungan sumber daya, dan kebijakan yang belum memadai masih menjadi hambatan dalam peran mereka sebagai agen inovasi. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pelatihan dan kebijakan yang lebih mendukung tenaga kependidikan untuk memaksimalkan peran mereka dalam memajukan inovasi pendidikan di madrasah.
PERENCANAAN BERBASIS DATA RAPOR PENDIDIKAN SEBAGAI UPAYA STRATEGIS UNTUK MENINGKATKAN MUTU SEKOLAH HIDAYAH, EMI; SOFIYANTI, ERLIN; INAYAH, INAYAH; MUNIATI, NGURAH AYU NYOMAN
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i1.4317

Abstract

ABSTRAKThis research examines data-based planning as a strategy to improve school quality, with a case study at SMP Negeri 1 Petungkriyono, Pekalongan Regency. The focus of the research is the use of educational report cards to support targeted and evidence-based strategic planning. A qualitative approach was used through in-depth interviews, observations, and document analysis to explore the planning process based on educational report card data. The research results show that in 2024 SMP Negeri 1 Petungkriyono experienced improvements in four priority indicators, including literacy, numeracy, security climate and diversity climate, but still faced challenges in student character and learning quality. The main root problems include competency in reading literary texts, algebra domain, and learning methods. To overcome this, the school adopted a data-based planning model with an Identification, Reflection and Improvement approach. The strategy implemented involves teacher training, strengthening education policies, and optimizing facilities and infrastructure. This research emphasizes the importance of a data-based approach in designing more effective, efficient and sustainable education policies. It is hoped that these findings will become a reference for other schools in efforts to improve the quality of education in an integrated manner.Penelitian ini mengkaji perencanaan berbasis data sebagai strategi peningkatan mutu sekolah, dengan studi kasus di SMP Negeri 1 Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan. Fokus penelitian adalah pemanfaatan rapor pendidikan untuk mendukung perencanaan strategis yang terarah. Pendekatan kualitatif digunakan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen untuk mengeksplorasi proses perencanaan berbasis data rapor pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2024 SMP Negeri 1 Petungkriyono mengalami peningkatan pada empat indikator prioritas, termasuk literasi, numerasi, iklim keamanan, dan iklim kebinekaan, namun masih menghadapi tantangan pada karakter siswa dan kualitas pembelajaran. Akar masalah utama meliputi kompetensi membaca teks sastra, domain aljabar, dan metode pembelajaran. Untuk mengatasi hal ini, sekolah mengadopsi model perencanaan berbasis data dengan pendekatan Identifikasi, Refleksi, dan Benahi (IRB). Strategi yang diterapkan melibatkan pelatihan guru, penguatan kebijakan pendidikan, serta optimalisasi sarana dan prasarana. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan berbasis data dalam merancang kebijakan pendidikan yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan. Temuan ini diharapkan menjadi referensi bagi sekolah lain dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan secara terintegrasi.