cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran
ISSN : 27770583     EISSN : 27770575     DOI : https://doi.org/10.51878/learning.v1i2.376
Core Subject : Education,
LEARNING : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran diterbitkan 4 kali setahun (Februari, Mei, Agustus, dan November) oleh Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) yang berada dibawah naungan Yayasan Insan Cendekia Indonesia Raya dan berafiliasi dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Hamzanwadi, MKKS SMP Negeri Kab. Lombok Timur dan Ikatan Guru Indonesia Kab. Tulang Bawang. Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan dan pembelajaran.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 970 Documents
ONLINE POETRY AS A MEDIUM FOR CHARACTER EDUCATION: A CONTENT ANALYSIS OF SEVENTEEN INDONESIAN POEMS Muhammad Arief Budiman; Dhea Adeliva Jajuwanda; Dinda Fakhira Ramadhani; Ilmi Hidayah; Ismi Dina Putri Amalia; Karina Rizqi Purbarini; Kevin Nugraha
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i4.15299

Abstract

This study investigates online poetry as a medium for character education through a qualitative content analysis of seventeen Indonesian online poems. The research is grounded in the Indonesian character education framework and the Pancasila Student Profile, which emphasize values such as religiosity, integrity, independence, responsibility, hard work, optimism, and resilience. Data were collected through documentation techniques from various digital platforms and analyzed using qualitative content analysis procedures involving data condensation, coding, categorization, and interpretation. The findings reveal that the poems contain a wide range of character values, with resilience/perseverance, optimism, and hard work emerging as the most dominant themes. These values are consistently represented through motivational language, metaphorical expressions, and reflective narratives that encourage readers to face challenges, maintain hope, and develop self-confidence. The study concludes that online poetry functions not only as a form of literary expression but also as an effective instructional resource for character education in the digital era. It provides meaningful opportunities for learners to internalize moral values through emotionally engaging and contextually relevant texts. ABSTRAK Penelitian ini mengkaji puisi online sebagai media pendidikan karakter melalui analisis isi kualitatif terhadap tujuh belas puisi online berbahasa Indonesia. Penelitian ini berlandaskan pada kerangka pendidikan karakter Indonesia dan Profil Pelajar Pancasila yang menekankan nilai-nilai seperti religiusitas, integritas, kemandirian, tanggung jawab, kerja keras, optimisme, dan resiliensi. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dari berbagai platform digital dan dianalisis menggunakan prosedur analisis isi kualitatif yang meliputi reduksi data, pengkodean, kategorisasi, dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi-puisi tersebut mengandung beragam nilai karakter, dengan resiliensi/ketangguhan, optimisme, dan kerja keras sebagai tema yang paling dominan. Nilai-nilai tersebut secara konsisten direpresentasikan melalui bahasa motivasional, ungkapan metaforis, dan narasi reflektif yang mendorong pembaca untuk menghadapi tantangan, menjaga harapan, dan mengembangkan kepercayaan diri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa puisi online tidak hanya berfungsi sebagai bentuk ekspresi sastra, tetapi juga sebagai sumber pembelajaran yang efektif untuk pendidikan karakter di era digital. Puisi online memberikan peluang bermakna bagi peserta didik untuk menginternalisasi nilai-nilai moral melalui teks yang bersifat emosional dan kontekstual.  
SINERGI KEPEMIMPINAN VISIONER BERBASIS AKHLAK DAN KEBERLANJUTAN DIGITAL: MODEL MANAJEMEN PROAKTIF UNTUK MODERNISASI LEMBAGA PENDIDIKAN TRADISIONAL Nurmawati Nurmawati; Fauzi Muharom
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i4.15300

Abstract

Digital transformation has become a strategic necessity for educational institutions in addressing social shifts, technological advances, and 21st-century educational quality demands. However, for traditional educational institutions such as Islamic boarding schools (pesantren), madrasas, and faith-based schools, modernization often creates a dilemma between technological innovation and institutional identity preservation. This article aims to develop a proactive management model integrating moral-based visionary leadership with digital continuity to support the sustainable modernization of traditional educational institutions. The study employs a qualitative conceptual approach through a systematic literature review and document analysis covering Islamic leadership, visionary leadership, digital transformation, and organizational resilience from reputable databases. The study generates the Akhlak-Digital Continuity Model consisting of five core dimensions: (1) ethical vision, (2) strategic foresight, (3) digital capacity building, (4) adaptive governance, and (5) digital continuity assurance. These five dimensions synergize to establish a sustainable moral culture that reinforces organizational resilience and institutional modernization. This article asserts that digital transformation does not require sacrificing traditional religious values; rather, it strengthens institutional identity and effectiveness when steered by Islamic moral-based leadership. ABSTRAK Transformasi digital telah menjadi kebutuhan strategis bagi lembaga pendidikan dalam menghadapi perubahan sosial, teknologi, dan tuntutan kualitas pendidikan abad ke-21. Namun, bagi lembaga pendidikan tradisional seperti pesantren, madrasah, dan sekolah berbasis nilai keagamaan, modernisasi sering kali memunculkan dilema antara inovasi teknologi dan pelestarian identitas kelembagaan. Artikel ini bertujuan mengembangkan model manajemen proaktif yang mengintegrasikan kepemimpinan visioner berbasis akhlak dengan keberlanjutan digital (digital continuity) guna mendukung modernisasi lembaga pendidikan tradisional secara berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif konseptual (conceptual paper) melalui studi kepustakaan sistematis terhadap literatur kepemimpinan Islam, kepemimpinan visioner, transformasi digital, dan ketahanan organisasi dari pangkalan data bereputasi. Hasil kajian menghasilkan Model Akhlak-Digital Continuity yang terdiri atas lima dimensi utama: (1) visi etis, (2) foresight strategis, (3) penguatan kapasitas digital, (4) tata kelola adaptif, dan (5) jaminan keberlanjutan digital. Kelima dimensi tersebut bersinergi membentuk budaya akhlak berkelanjutan yang memperkokoh ketahanan organisasi (organizational resilience) dan modernisasi institusi. Kajian ini menegaskan bahwa transformasi digital tidak harus mengorbankan nilai-nilai tradisi keagamaan, melainkan dapat memperkuat identitas dan efektivitas kelembagaan apabila dipandu oleh kepemimpinan yang berakar pada akhlak mulia.    
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEACHING GAMES FOR UNDERSTANDING (TGFU) TERHADAP HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK PADA SISWA SMP NEGERI 27 PALEMBANG Devri Uzmar; Nyiayu Fahriza Fuahdiah; Siti Ayu Risma Putri
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i4.15301

Abstract

Low student active engagement and suboptimal mastery of fundamental movement techniques in squat-style long jump learning are frequently caused by conventional and monotonous teacher-centered instruction. This study aims to determine the effect of implementing the Teaching Games for Understanding (TGFU) learning model on improving squat-style long jump learning outcomes among eighth-grade students at SMP Negeri 27 Palembang. The research employed a Pre-Experimental Design with a One-Group Pretest-Posttest Design. The population comprised all eighth-grade students of SMP Negeri 27 Palembang, with a sample of 30 students from class VIII.1 selected via purposive sampling. Data were collected using practical performance tests assessed with rubrics measuring movement skills and cognitive understanding. Data were analyzed using normality (Shapiro–Wilk), homogeneity (Levene's test), and hypothesis testing via Paired Sample t-Test. The findings revealed a statistically significant increase in the mean score of 21.60 points, rising from 59.63 at pretest to 81.23 at posttest with a significance value of 0.000<0.05 (t=-35.671). Thus, the TGFU learning model significantly improves student learning outcomes in the squat-style long jump. This game-modification model is proven effective in fostering an active, enjoyable, and meaningful physical education learning atmosphere. ABSTRAK Rendahnya keterlibatan aktif peserta didik dan penguasaan teknik dasar yang belum optimal dalam pembelajaran lompat jauh gaya jongkok kerap dipicu oleh dominasi metode instruksional konvensional yang monoton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Teaching Games for Understanding (TGFU) terhadap peningkatan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok pada siswa kelas VIII.1 SMP Negeri 27 Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah Pre-Experimental Design dengan bentuk One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 27 Palembang, dengan sampel sebanyak 30 siswa kelas VIII.1 yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes unjuk kerja praktik lompat jauh gaya jongkok yang dinilai menggunakan rubrik keterampilan dan pengetahuan gerak. Data dianalisis melalui uji prasyarat (Shapiro–Wilk dan uji Levene) serta uji hipotesis menggunakan Paired Sample t-Test. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata yang signifikan sebesar 21,60 poin, dari 59,63 pada saat pretest menjadi 81,23 pada saat posttest dengan nilai signifikansi 0,000<0,05 (t=-35,671). Dengan demikian, penerapan model pembelajaran TGFU berpengaruh signifikan dalam meningkatkan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok. Model berbasis modifikasi permainan ini terbukti efektif menciptakan suasana pembelajaran pendidikan jasmani yang aktif, rekreatif, dan bermakna.    
PENGARUH LATIHAN SHUTTLE RUN DAN ZIG-ZAG RUN TERHADAP KEMAMPUAN DRIBBLING FUTSAL PADA SISWA EKSTRAKURIKULER DI SD NEGERI 128 PALEMBANG Taufik Qul Hakim; Dessy Wardiah; Siti Ayu Risma Putri
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i4.15302

Abstract

Physical agility is a crucial physical component supporting futsal dribbling skills in elementary school children, yet the limitation of training variations often poses a major obstacle in school coaching. This study aims to analyze the effect of shuttle run and zig-zag run training and compare the effectiveness of both exercises on improving students' futsal dribbling ability. The research used a quasi-experimental approach with a two-group pretest-posttest design. The population consisted of 20 extracurricular futsal students in grades V and VI at SD Negeri 128 Palembang, selected via total sampling. The sample was divided into two groups using the matched subject ordinal pairing (MSOP) technique, namely Group A (shuttle run, n=10) and Group B (zig-zag run, n=10). Data were collected through a futsal dribbling ability test before (pretest) and after (posttest) 16 treatment sessions. Data were analyzed using paired sample t-tests and independent sample t-tests. The paired sample t-test results showed that shuttle run training (t_"calculated" =5.821;p=0.000<0.05) and zig-zag run training (t_"calculated" =5.142;p=0.001<0.05) both significantly improved dribbling ability (mean time for shuttle run improved from 18.42 seconds to 15.31 seconds; zig-zag run from 18.55 seconds to 15.98 seconds). The independent sample t-test yielded t_"calculated" =1.681<t_"table" =2.101 with p=0.055>0.05, indicating no significant difference in effectiveness between shuttle run and zig-zag run exercises. Thus, both exercises can be used interchangeably as agility training variations to improve elementary students' futsal dribbling skills. ABSTRAK Kelincahan fisik merupakan komponen kondisi fisik yang sangat krusial dalam menunjang keterampilan dribbling futsal pada anak usia sekolah dasar, namun keterbatasan variasi latihan sering kali menjadi kendala utama dalam pembinaan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan shuttle run dan zig-zag run serta membandingkan efektivitas kedua bentuk latihan tersebut terhadap peningkatan kemampuan dribbling futsal siswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan two-group pretest-posttest design. Populasi penelitian berjumlah 20 siswa ekstrakurikuler futsal kelas V dan VI SD Negeri 128 Palembang yang diambil secara total sampling. Sampel dibagi menjadi dua kelompok menggunakan teknik matched subject ordinal pairing (MSOP), yaitu Kelompok A (shuttle run, n=10) dan Kelompok B (zig-zag run, n=10). Data dikumpulkan melalui tes kemampuan dribbling futsal sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) perlakuan selama 16 sesi. Data dianalisis menggunakan uji paired sample t-test dan independent sample t-test. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan bahwa latihan shuttle run (t_"hitung" =5,821;p=0,000<0,05) dan latihan zig-zag run (t_"hitung" =5,142;p=0,001<0,05) masing-masing berpengaruh signifikan terhadap peningkatan dribbling (rerata waktu shuttle run membaik dari 18,42 detik menjadi 15,31 detik; zig-zag run dari 18,55 detik menjadi 15,98 detik). Hasil uji independent sample t-test menghasilkan nilai t_"hitung" =1,681<t_"tabel" =2,101 dengan nilai p=0,055>0,05, yang berarti tidak terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan shuttle run dan zig-zag run. Dengan demikian, kedua latihan tersebut dapat digunakan secara bergantian sebagai bentuk variasi latihan kelincahan untuk meningkatkan kemampuan dribbling futsal siswa sekolah dasar.    
PENGARUH LATIHAN DRILL SERVIS ATAS TERHADAP KEMAMPUAN SERVIS ATLET BOLA VOLI GANDUS LEGEND PALEMBANG Aldy Deo Pratama; Siti Ayu Risma Putri; Puput Sekar Sari
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i4.15304

Abstract

The overhead serve is a crucial initial attacking technique in determining point acquisition and game rhythm in volleyball; thus, implementing structured drill training is essential for building motor automatization and player accuracy. This study aims to determine the effect of overhead serve drills on the upper serve skills of Gandus Legend Palembang volleyball athletes. The research method used was a quantitative pre-experimental one-group pretest-posttest design. The study population consisted of 20 Gandus Legend Palembang volleyball club athletes selected using a purposive sampling technique, resulting in 12 athletes aged 14 to 17 years old as research subjects. The research instrument utilized the AAHPERD (American Alliance for Health, Physical Education, Recreation and Dance) volleyball serve skills test with 10 serving attempts. Data analysis techniques included the Shapiro-Wilk normality test and paired sample t-test using SPSS 26. The results demonstrated that the average pretest score of 18.25 increased to 27.08 in the posttest. The normality test confirmed that the data were normally distributed with pretest and posttest significance values of 0.134 and 0.213 (p > 0.05), respectively. Furthermore, hypothesis testing yielded a t-count value of -21.803, which is greater in magnitude than the t-table value of 2.201 with a significance value of 0.000 (p < 0.05). Consequently, H₀ was rejected and Hₐ was accepted, confirming a significant effect of overhead serve drill training on improving the overhead serve ability of Gandus Legend Palembang volleyball athletes. ABSTRAK Servis atas merupakan salah satu teknik penyerangan awal yang sangat krusial dalam menentukan perolehan poin dan ritme permainan bola voli, sehingga penerapan metode latihan drill yang terstruktur menjadi sangat penting guna membentuk otomatisasi gerak serta akurasi atlet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan drill servis atas terhadap kemampuan servis atas atlet bola voli Gandus Legend Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksperimen one-group pretest-posttest design. Populasi penelitian berjumlah 20 atlet klub bola voli Gandus Legend Palembang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh 12 atlet berusia 14 sampai 17 tahun sebagai subjek penelitian. Instrumen penelitian menggunakan tes keterampilan servis atas bola voli AAHPERD (American Alliance for Health, Physical Education, Recreation and Dance) dengan 10 kali percobaan servis. Teknik analisis data meliputi uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji hipotesis paired sample t-test dengan bantuan program SPSS 26. Hasil analisis menunjukkan nilai rata-rata pretest sebesar 18,25 meningkat menjadi 27,08 pada posttest. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal dengan nilai signifikansi pretest sebesar 0,134 dan posttest sebesar 0,213 (). Selanjutnya, hasil pengujian hipotesis memperoleh nilai  sebesar -21,803 yang secara absolut lebih besar dari  sebesar 2,201 dengan nilai signifikansi 0,000 (). Dengan demikian,  ditolak dan  diterima, yang membuktikan adanya pengaruh signifikan latihan drill servis atas terhadap peningkatan kemampuan servis atas atlet bola voli Gandus Legend Palembang.    
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA GADGET TERHADAP PENGUATAN PROFIL LULUSAN DI KELAS VIII SMP NEGERI 1 ATINGGOLA Sinta Adnan; Frahmawati Bumulo; Abdulrahim Maruwae; Roy Hasiru; Imam Prawiranegara Gani
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i4.15316

Abstract

Information and communication technology developments have driven the utilization of gadgets as potential learning media. However, student gadget use is still dominated by entertainment. This quantitative research, employing a survey method, aims to determine the effect of gadget media usage on reinforcing the Graduate Profile of 8th-grade students at SMP Negeri 1 Atinggola. The research sample consisted of 84 students selected through a purposive sampling technique. Data were collected via questionnaires and analyzed using SPSS software, involving validity, reliability, normality, descriptive analysis, simple linear regression, t-test, and the coefficient of determination. The instrument tests indicated that all data were valid, reliable (Cronbach’s Alpha = 0.991), and normally distributed (sig. 0.200 > 0.05). Simple linear regression analysis yielded the equation Y = 0.954 + 0.783X, indicating a positive relationship. The t-test resulted in a significance value of 0.000 < 0.05, thereby accepting the hypothesis. The coefficient of determination (R2) of 0.535 shows that gadget media contributes 53.5% to reinforcing the Graduate Profile, while the remaining 46.5% is influenced by other factors. In conclusion, the use of gadget media has a positive and significant influence on reinforcing the Graduate Profile of 8th-grade students at SMP Negeri 1 Atinggola. ABSTRAK Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memicu pemanfaatan gadget sebagai media pembelajaran yang potensial. Namun, mayoritas siswa masih menggunakannya untuk hiburan. Penelitian kuantitatif dengan metode survei ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media gadget terhadap Penguatan Profil Lulusan siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Atinggola. Sampel penelitian berjumlah 84 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran angket, lalu dianalisis menggunakan program SPSS melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, analisis deskriptif, regresi linier sederhana, uji t, serta koefisien determinasi. Hasil uji instrumen menunjukkan seluruh data valid dan reliabel (Cronbach’s Alpha = 0,991) serta berdistribusi normal (sig. 0,200 > 0,05). Analisis regresi linier sederhana menghasilkan persamaan Y = 0,954 + 0,783X, yang membuktikan adanya hubungan positif. Uji t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga hipotesis diterima. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,535 menandakan bahwa media gadget berkontribusi sebesar 53,5% terhadap Penguatan Profil Lulusan, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan media gadget berpengaruh positif dan signifikan terhadap penguatan Profil Lulusan siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Atinggola.    
ANALISIS BENTUK ABREVIASI DAN KOMPOSISI PADA MEDIA SOSIAL MAHASISWA INSTITUT KEGURUAN DAN TEKNOLOGI LARANTUKA Karolinda Letek Karhi; Pilipus Wai Lawet; Yoakim Yolanda Mario Leu
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i4.15317

Abstract

The dynamics of digital communication in the modern era have driven the emergence of distinctive word shortenings and compounds on social media platforms. This study aims to describe the use of Indonesian abbreviations and compounds on WhatsApp and Facebook among students of the Institute of Teacher Training and Technology of Larantuka (IKTL). The study employed a qualitative descriptive method with data sources consisting of students’ written communications containing abbreviation and compounding forms. The use of abbreviations and compounds reflects the adaptation of the Indonesian language to technological developments and the demands of fast, practical, and communicative digital interactions. Data were collected through observation, interviews, and documentation techniques, and analyzed using the interactive analysis model of Miles and Huberman, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing and verification. The findings reveal that: (1) abbreviation forms identified consist of shortenings, acronyms, and clipping forms used to simplify writing and enhance communication efficiency in digital interactions; and (2) compounding forms found consist of endocentric and exocentric compounds used to create new terms in social media communication. ABSTRAK Dinamika komunikasi digital di era modern telah mendorong munculnya berbagai pemendekan dan penggabungan kata yang khas pada platform media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penggunaan abreviasi dan komposisi Bahasa Indonesia pada media sosial WhatsApp dan Facebook mahasiswa Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka (IKTL). Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa komunikasi tertulis mahasiswa yang mengandung bentuk abreviasi dan komposisi. Penggunaan abreviasi dan komposisi menunjukkan adanya adaptasi Bahasa Indonesia terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan komunikasi digital yang cepat, praktis, dan komunikatif. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) bentuk abreviasi yang ditemukan terdiri atas singkatan, akronim, dan kliping yang digunakan untuk mempersingkat penulisan serta meningkatkan efisiensi komunikasi digital; dan (2) bentuk komposisi yang ditemukan terdiri atas komposisi endosentris dan eksosentris yang digunakan untuk membentuk istilah-istilah baru dalam komunikasi media sosial.    
BENTUK DAN MAKNA MAJAS PERSONIFIKASI DALAM NOVEL SRIMENANTI KARYA JOKO PINURBO Maria Evisiana Bulu Latan; Imelda Oliva Wissang; Rikardus Pande
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i4.15318

Abstract

Joko Pinurbo's stylistic character uniquely blends diction simplicity with deep poetic nuance. Examining personification figures of speech is essential to uncovering aesthetic dimensions and reflective messages within fictional texts. This study aims to describe the form and meaning of personification figures of speech in the novel Srimenanti by Joko Pinurbo. This study uses a qualitative descriptive method with a stylistic approach. The source of research data is the novel Srimenanti by Joko Pinurbo, while the research data are in the form of words, phrases, sentences, and quotations containing personification figures of speech. Data collection was carried out through reading, recording, and identifying relevant data using purposive sampling. Data analysis was carried out using an interactive analysis model covering data reduction, data display, and conclusion drawing. The results show that personification figures of speech in the novel Srimenanti are classified into three forms: (1) personification based on feelings or emotions (7 data), (2) personification based on human actions (7 data), and (3) personification based on cognitive abilities (7 data). The meaning of personification reflects: (1) the character's life experiences, (2) psychological conditions of inner alienation and loneliness, and (3) human relationships with the environment as well as existential reflections on life, love, and mortality. ABSTRAK Gaya bahasa Joko Pinurbo memiliki kekhasan dalam memadukan kesederhanaan diksi dengan kedalaman makna puitis. Kajian terhadap majas personifikasi menjadi sangat esensial guna membongkar dimensi estetis dan pesan reflektif yang tersembunyi di balik teks fiksi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan makna majas personifikasi dalam novel Srimenanti karya Joko Pinurbo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan stilistika. Sumber data penelitian adalah novel Srimenanti karya Joko Pinurbo, sedangkan data penelitian berupa kata, frasa, kalimat, dan kutipan yang mengandung majas personifikasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui membaca, mencatat, dan mengidentifikasi data yang relevan dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa majas personifikasi dalam novel Srimenanti terbagi menjadi tiga bentuk: (1) personifikasi berbasis perasaan atau emosi (7 data), (2) personifikasi berbasis tindakan manusia (7 data), dan (3) personifikasi berbasis kemampuan kognitif (7 data). Makna majas personifikasi merefleksikan: (1) pengalaman hidup tokoh, (2) kondisi psikologis berupa keterasingan dan kesepian batin, serta (3) hubungan manusia dengan lingkungan dan perenungan eksistensial mengenai kehidupan, cinta, dan kematian.    
REKONSTRUKSI PEMASARAN PENDIDIKAN BERBASIS NILAI: STUDI KASUS KUTTAB IBNU ABBAS KLATEN Kelik Wardiyono; Toto Suharto; Fauzi Muharom
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i4.15319

Abstract

This study reconstructs value-based educational marketing through a single case study at Kuttab Ibnu Abbas Klaten, Indonesia. Much of the educational marketing literature remains oriented toward marketing mix, competitive branding, and promotion, and thus does not fully explain school choice driven by value alignment and trust. A qualitative single case study design was employed. Data were collected through in-depth interviews with the head of the kuttab, four teachers, and twelve parents; participatory observation; and document analysis of institutional policies and internal evaluation reports. Thematic analysis (open, axial, and selective coding) was used. Findings indicate that marketing at this value-based institution is not primarily promotional but is anchored in a value proposition (faith, the Qur'an, and adab), value congruence with families, trust built through teacher exemplarity and service, and social transmission via word of mouth and parent communities. An effective Value Proposition will create a Value Fit that encourages Trust Formation, triggers Social Transmission and results in Parental Decisions. The main conclusion emphasizes that value-based educational marketing in non-formal institutions operates through value resonance and trust rather than transactional logic alone. The study extends educational marketing theory in non-formal Islamic education ABSTRAK Artikel ini merekonstruksi konsep pemasaran pendidikan berbasis nilai (value-based educational marketing) melalui studi kasus pada Kuttab Ibnu Abbas Klaten. Kajian pemasaran pendidikan selama ini masih banyak berorientasi pada bauran pemasaran, branding kompetitif, dan promosi, sehingga belum sepenuhnya menjelaskan fenomena pemilihan lembaga yang didasarkan pada kesesuaian nilai dan kepercayaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala kuttab, empat guru, dan dua belas wali santri; observasi partisipatif; serta analisis dokumentasi kebijakan dan evaluasi internal. Analisis data dilakukan dengan thematic analysis (open, axial, dan selective coding). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran pendidikan pada kuttab ini tidak berpusat pada persuasi komersial, melainkan pada proposisi nilai (iman, Al-Qur'an, dan adab), kesesuaian nilai dengan keyakinan keluarga (value congruence), pembentukan kepercayaan melalui keteladanan guru dan layanan, serta transmisi sosial berupa word of mouth dan komunitas wali santri. Temuan ini mengarah pada model konseptual: Proposisi Nilai yang efektif akan menciptakan  Kesesuaian Nilai yang mendorong Pembentukan Kepercayaan, memicu  Transmisi Sosial dan menghasilkan Keputusan Orang Tua. Kesimpulan utama menegaskan bahwa pemasaran pendidikan berbasis nilai pada lembaga nonformal beroperasi melalui resonansi nilai dan kepercayaan, bukan logika transaksional semata. Kontribusi penelitian memperluas teori pemasaran pendidikan dalam konteks pendidikan Islam nonformal    
PENGARUH PEMBELAJARAN AKUNTANSI DASAR TERHADAP PEMAHAMAN DAN KETERAMPILAN PRAKTIS MYOB SISWA SMK NEGERI 7 MEDAN Erik Martua Simatupang; Andri Zainal; Ramdhansyah Ramdhansyah; Tuti Sriwedari
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i4.15320

Abstract

Mathematics learning outcomes among elementary school students often face challenges due to low student engagement and the abstract nature of mathematical concepts. This study aims to determine the effect of the Game-Based Learning (GBL) model assisted by congklak media on the mathematics learning outcomes of fourth-grade students at SDN 74 Palembang. This quantitative study utilized a posttest-only control group experimental design. The study population comprised all fourth-grade students, with a sample of 60 students selected through a simple random sampling technique. Data were collected using a mathematics achievement test and analyzed using an independent sample t-test. The results revealed that the average score of students in the control class was 43.83, whereas the experimental class achieved 75.70. Hypothesis testing through the independent sample t-test yielded a Sig. (2-tailed) value of 0.000, which is smaller than the significance threshold of 0.05 (); therefore,  was rejected and  was accepted. In conclusion, the Game-Based Learning model assisted by congklak media has a significant effect on improving the mathematics learning outcomes of fourth-grade students at SDN 74 Palembang. ABSTRAK Hasil belajar matematika siswa di sekolah dasar sering kali menghadapi kendala akibat rendahnya motivasi dan anggapan bahwa konsep matematika bersifat abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Game Based Learning (GBL) berbantuan media congklak terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV SDN 74 Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksperimen posttest-only control group design. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas IV, dengan sampel yang ditentukan menggunakan teknik simple random sampling sebanyak 60 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen tes hasil belajar matematika, sedangkan analisis data dilakukan melalui uji prasyarat dan uji hipotesis menggunakan uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar matematika siswa kelas kontrol sebesar 43,83, sedangkan kelas eksperimen mencapai 75,70. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000, yang lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05 (), sehingga  ditolak dan  diterima. Dengan demikian, terdapat pengaruh signifikan dari penerapan model Game Based Learning berbantuan media congklak terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV SDN 74 Palembang.