cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA
ISSN : 27970744     EISSN : 27971031     DOI : https://doi.org/10.51878/science.v1i2.389
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan IPA.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 416 Documents
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK KELAS V MATERI ORGAN GERAK MANUSIA SANDY, UTIN PUTRI; KARTINI, KARTINI; NINGRUM , VIDYA SETYA
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i3.3241

Abstract

This study explores the lack of teacher training in promoting Science Process Skills (SPS) in learners in a school. The purpose of this study was to describe the data of learners' KPS: 1. control class learners' KPS on the material of human movement organs in class V at MIN 1 Pontianak. 2. KPS of experimental class students on the same material. 3. The effect of students' KPS between control and experimental classes at MIN 1 Pontianak. The research method uses a quantitative approach with experimental methods, using a quasi experimental non-equivalent control group design. The sampling technique used was purposive sampling. Data were collected through multiple choice tests, teacher observation, and documentation, then analyzed with descriptive, statistical, and hypothesis tests. The results showed an increase in KPS scores in the experimental class from pretest (56.24%) to posttest (66.00%), while the control class showed a smaller increase (from 45.24% to 51.41%). Nevertheless, the Mann-Whitney test showed that there was no significant effect of the problem-based learning model on students' KPS. This indicates that there is no significant difference between the mean scores of the two groups. ABSTRAKPenelitian ini membahas tentang kurangnya pelatihan guru dalam meningkatkan Keterampilan Proses Sains (KPS) pada peserta didik di MIN 1 Pontianak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan data KPS peserta didik: 1. KPS peserta didik kelas kontrol pada materi organ gerak manusia di kelas V MIN 1 Pontianak. 2. KPS peserta didik kelas eksperimen pada materi yang sama. 3. Pengaruh KPS peserta didik antara kelas kontrol dan kelas eksperimen di MIN 1 Pontianak. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen, menggunakan desain penelitian quasi experimental non-equivalent control group design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes pilihan ganda, observasi guru, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan uji deskriptif, statistik, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor KPS pada kelas eksperimen dari pretest (56,24%) ke posttest (66,00%), sedangkan pada kelas kontrol menunjukkan peningkatan yang lebih kecil (dari 45,24% ke 51,41%). Meskipun demikian, uji Mann-Whitney menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan dari model pembelajaran berbasis masalah terhadap KPS siswa. Hal ini mengindikasikan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata kedua kelompok.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KOMIK DIGITAL BERBASIS ETNOMATEMATIKA TARI JARANAN PADA MATERI BANGUN DATAR KELAS IV SD NINGRUM, HENI ICA; PRIMASATYA, NURITA; HUNAIFI, ABDUL AZIZ
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i3.3290

Abstract

This development research was motivated by the results of observations and interviews at SDN Wonosari 2, there was a problem that students experienced low learning outcomes. In learning flat shapes and their properties, students have not achieved the minimum learning targets because there is a lack of variety in learning and there is no media that supports learning. The aim of this research is to create a digital comic product based on the ethnomathematics of Jaranan dance on flat geometric material that is valid, practical and effective for elementary school students. This research uses the ADDIE research and development model. The analysis technique used is a mixture (qualitative and quantitative analysis). Regarding qualitative methods, data was obtained through interviews, observation and document study. while quantitative data was obtained through validation questionnaires. The product validity test obtained a score of 92.8%, categorized as very valid. The product practicality test obtained an average score from the teacher questionnaire of 90% and the student questionnaire obtained a score of 89.6% in the very practical category. ABSTRAKPenelitian pengembangan ini dilatarbelakangi dari hasil observasi dan wawancara di SDN Wonosari 2, terdapat permasalahan bahwa siswa mengalami rendahnya hasil belajar. Pada pembelajaran bangun datar dan sifat-sifatnya siswa belum mencapai target minimum pembelajaran karena kurang bervariasinya pembelajaran dan tidak ada media yang menunjang pembelajaran. tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menciptakan produk komik digital berbasis etnomatematika tari jarananpada materi geometri bangun datar yang valid,praktis dan efektif untuk siswa IV Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan model penelitian dan pengembangan ADDIE. Teknik analisis yang digunakan yaitu campuran (analisis kualitatif dan kuantitatif). Mengenai metode kualitatif, data diperoleh melalui wawancara,observasi dan studi dokumen. Sementara data kuantitatif diperoleh melalui angket validasi,angket kepraktisan. Uji kevalidan produk memperoleh skor 92,8 % dikategorikan sangat valid. Uji kepraktisan produk memperoleh rata-rata angket guru adalah 90 % dan angket siswa memperoleh skor 89,6% dengan kategori sangat praktis.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN LABORATORIUM VIRTUAL TINKERCAD BERBASIS PENILAIAN PROYEK TERHADAP KREATIVITAS MAHASISWA PADA MATAKULIAH ELEKTRONIKA DIGITAL WIDIARINI, PUTU; RAPI, NI KETUT; SUMA, KETUT
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i3.3291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas penggunaan laboratorium virtual Tinkercad terhadap kreativitas mahasiswa pada mata kuliah elektronika digital dasar. Populasi penelitian ini sebanyak 3 kelas mahasiswa di program studi Pendidikan fisika dan Pendidikan IPA yang mengambil mata kuliah elektronika sebanyak 42 orang. Sampel penelitian adalah mahasiswa semester V prodi Pendidikan Fisika sebanyak 15 orang dan mahasiswa semester IV Pendidikan IPA sebanyak 16 orang. Instrumen penelitian berupa lembar kerja mahasiswa berbasis proyek pada modul elektronika digital yang telah dinyatakan valid, praktis dan efektif dalam meningkatkan kreativitas. Data dianalisis dengan analisis deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata skor kreativitas mahasiswa pada kelompok eksperimen sebesar 85,4 (SD 6,04) dalam kategori sangat tinggi, dan kelompok kontrol sebesar 80,9 (SD 3,83) dalam kategori tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan lab virtual Tinkercad berbasis penilaian proyek efektif dalam meningkatkan kreativitas mahasiswa.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS WEBSITE PADA MATERI BANGUN DATAR SEGITIGA DAN SEGIEMPAT UNTUK SISWA SMP PERMANA, AGUS AGUNG; RASPATI, SRI DEWI; PERTIWI, DIAN DWI; SABRINA , AMANDA RACHEL
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i3.3342

Abstract

This research aims to develop website-based learning media on the subject of triangles and quadrilaterals that are suitable for use in learning in junior high schools. The learning media developed is named TuDi. The type of research conducted is Research and Development (R&D) research using the 4D development model, which consists of 4 stages of activity, namely the definition stage (define), the design stage (design), the development stage (develop), and the dissemination stage (desiminate). The respondents of this research were 32 students of class VIII A of SMPN 238 Jakarta. The results of this research are (1) TuDi learning media is said to be very valid by obtaining a percentage from media experts of 91%, and the results from material and language experts of 94% with an average validity of 93% which is stated as very valid. (2) TuDi learning media is said to be feasible to use by obtaining the results of the teacher and student response questionnaire in the limited test of 96% and the results of the teacher and student response questionnaire in the broad test of 98%, with an average feasibility of 97% which is stated as very feasible. Based on the results of the validation and feasibility trial, it can be concluded that the website-based learning media "TuDi" in the material of triangle and quadrilateral plane shapes is feasible to be distributed and used in learning. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis website pad amateri bangun datar segitiga dan segiempat yang layak digunakan dalam pembelajaran di SMP. Media pembelajaran yang dikembangkan diberi nama TuDi. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan 4D, yang terdiri atas 4 tahapan kegiatan, yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop), dan tahap penyebaran (desiminate). Responden penelitian ini adalah siswa kelas VIII A SMPN 238 Jakarta sebanyak 32 siswa. Hasil dari penelitian ini adalah (1) media pembelajaran TuDi dikatakan sangat valid dengan memperoleh presentase dari ahli media sebesar 91%, dan hasil dari ahli materi dan bahasa sebesar 94% dengan rata-rata kevalidan 93% yang dinyatakan sangat valid. (2) media pembelajaran TuDi dikatakan layak digunakan dengan memperoleh hasil dari angket respon guru dan siswa pada uji terbatas sebesar 96% dan hasil dari angket respon guru dan siswa pada uji luas sebesar 98%, dengan rata-rata kelayakan 97% yang dinyatakan sangat layak. Berdasarkan hasil validasi dan uji coba kelayakan maka dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis website “TuDi” dalam materi bangun datar segitiga dan segiempat layak disebarluaskan dan digunakan dalam pembelajaran.
LITERATURE REVIEW: INTEGRASI MODEL PEMBELAJARAN IPA DENGAN DIGITALISASI DAN KEARIFAN LOKAL UNTUK MENGHADAPI TANTANGAN DI MASA DEPAN SUKIASTINI, I GUSTI AYU NGURAH KADE
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i4.3343

Abstract

The development of technology and information has brought significant changes in natural sciences learning methods. The integration of digital-based learning and local wisdom is a relevant approach to improving the effectiveness and quality of the teaching and learning process. This study aims to analyze a science learning model that combines digital technology and local wisdom as a response to future challenges. Through a systematic literature review (SLR) approach with the PRISMA method. This article examines 10 studies related to digitalization and local wisdom in science learning. The results of the analysis show that digitalization in science education can improve students' critical thinking skills, creativity, and understanding of the material through the SETS (Science, Environment, Technology, and Society), STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, Mathematics), hybrid learning approach. , and e-learning. In addition, the integration of local wisdom plays an important role in instilling cultural values and character in students, as well as helping them understand and appreciate their cultural heritage. However, the implementation of this learning model still faces challenges in the form of unequal access to technology and a lack of training for teachers. Therefore, collaboration between government, schools, and communities is needed to ensure adequate infrastructure, human resources, and learning materials. With a planned and holistic approach, the integration of digitalization and local wisdom in science learning is expected to increase the relevance of education and prepare students to face the complexity of future global challenges. ABSTRAKPerkembangan teknologi dan informasi telah membawa perubahan signifikan dalam metode pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Integrasi pembelajaran berbasis digital dan kearifan lokal menjadi pendekatan yang relevan untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas proses belajar mengajar. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis model pembelajaran IPA yang menggabungkan teknologi digital dan kearifan lokal sebagai respon terhadap tantangan masa depan. Melalui pendekatan systematic literature review (SLR) dengan metode PRISMA. Artikel ini mengkaji 10 penelitian terkait digitalisasi dan kearifan lokal dalam pembelajaran IPA. Hasil analisis menunjukkan bahwa digitalisasi dalam pendidikan IPA mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, serta pemahaman siswa terhadap materi melalui pendekatan SETS (Science, Environment, Technology, and Society), STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, Mathematics), hybrid learning, dan e-learning. Selain itu, integrasi kearifan lokal berperan penting dalam menanamkan nilai budaya dan karakter pada siswa, serta membantu mereka memahami dan menghargai warisan budaya mereka. Namun, implementasi model pembelajaran ini masih menghadapi tantangan berupa akses teknologi yang tidak merata dan kurangnya pelatihan bagi guru. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat diperlukan untuk memastikan infrastruktur, sumber daya manusia, serta materi pembelajaran yang memadai. Dengan pendekatan yang terencana dan holistik, integrasi digitalisasi dan kearifan lokal dalam pembelajaran IPA diharapkan dapat meningkatkan relevansi pendidikan dan mempersiapkan siswa untuk menghadapi kompleksitas tantangan global masa depan.
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA CALON GURU MATEMATIKA DALAM MEMECAHKAN MASALAH BERDASARKAN GAYA BELAJAR YUNIARTO, EKO; RAHAYUNINGSIH, SRI; WULANDARI, YUNITA OKTAVIA; WIDAYANTI, FEBI DWI
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i4.3376

Abstract

This research aims to analyze the ability of prospective mathematics teacher students to solve problems based on their learning styles, namely visual, auditory and kinesthetic. The ability to solve mathematical problems is an important skill that prospective teachers need to develop to support effective learning. This research uses a qualitative approach with a case study method, involving students from the mathematics teacher education program at Wisnuwardhana University. Data was collected through in-depth interviews, observation and documentation, and analyzed using a thematic approach. The results showed that the visual learning style dominates (50%), followed by auditory (30%) and kinesthetic (20%). Students with a visual learning style show the highest ability in solving problems involving graphical representations and diagrams, with an average score of 75%. Auditory students excel in understanding material through verbal explanations and discussions, with an average score of 65%, while kinesthetic students are more effective in direct practice-based learning, with an average score of 60%. Adapting teaching methods to suit students' learning styles, such as integrated visualization, verbal discussions, and direct practice activities, is highly recommended to increase the effectiveness of mathematics learning. This research contributes to the development of more inclusive and adaptive curricula and learning strategies in higher education, taking into account the needs of students' learning styles. It is hoped that the results of this research can create a learning environment that supports the development of optimal problem solving abilities for prospective mathematics teacher students. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan mahasiswa calon guru matematika dalam memecahkan masalah berdasarkan gaya belajar yang mereka miliki, yaitu visual, auditori, dan kinestetik. Kemampuan memecahkan masalah matematika merupakan keterampilan penting yang perlu dikembangkan oleh calon guru untuk mendukung pembelajaran yang efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan mahasiswa dari program pendidikan guru matematika di Universitas Wisnuwardhana. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dan dianalisis menggunakan pendekatan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar visual mendominasi (50%), diikuti oleh auditori (30%) dan kinestetik (20%). Mahasiswa dengan gaya belajar visual menunjukkan kemampuan tertinggi dalam memecahkan masalah yang melibatkan representasi grafis dan diagram, dengan skor rata-rata 75%. Mahasiswa auditori unggul dalam memahami materi melalui penjelasan verbal dan diskusi, dengan skor rata-rata 65%, sementara mahasiswa kinestetik lebih efektif dalam pembelajaran berbasis praktik langsung, dengan skor rata-rata 60%. Penyesuaian metode pengajaran yang sesuai dengan gaya belajar mahasiswa, seperti integrasi visualisasi, diskusi verbal, dan kegiatan praktik langsung, sangat direkomendasikan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran matematika. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kurikulum dan strategi pembelajaran yang lebih inklusif dan adaptif di pendidikan tinggi, dengan mempertimbangkan kebutuhan gaya belajar mahasiswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pengembangan kemampuan pemecahan masalah yang optimal bagi mahasiswa calon guru matematika.
PENGARUH RASA INGIN TAHU DAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP LITERASI SAINS SISWA SMP NEGERI 1 PULAU BURUNG ZAINUDIN, ZAINUDIN; DAULAY, MUSNAR INDRA; RAHAYU, UCU
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i4.3399

Abstract

The purpose of this study is to analyze the influence: 1) curiosity on students' science literacy, 2) learning independence on students' science literacy, 3) curiosity and learning independence together on students' science literacy at SMPN 1 Burung Island, Indragiri Hilir Regency, Riau. This type of research is quantitative descriptive, with a descriptive inferential method, namely to test the influence of independent variables on bound variables. The sample used purposive sampling as many as 90 out of 225 students. The results of the study were obtained: 1) there was a significant influence of curiosity on science literacy, where the value of Sig. ,000 < 0.05 and the value of Thitung = 5.911 > 1.987; 2) there was a significant influence of learning independence on science literacy, where the value of Sig. ,000 < 0.05 and the value of Thitung = 4.813 > 1.987 were obtained; 3) there was an influence of curiosity and independence together on science literacy. This is evidenced by the value of Sig. ,000 < 0.05 and the value of Fcal = 74.167 > 3.10. Thus, it can be concluded that: 1) curiosity has a significant effect on science literacy; 2) learning independence has a significant effect on science literacy, 3) curiosity and learning independence together have a significant effect on students' science literacy. ABSTRAKTujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh: 1) rasa ingin tahu terhadap literasi sains siswa, 2) kemandirian belajar terhadap literasi sains siswa, 3) rasa ingin tahu dan kemandirian belajar secara bersama-sama terhadap literasi sains siswa di SMPN 1 Pulau Burung Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Jenis penelitian ini deskriptif kuantitatif, dengan metode inferensial deskriptif yaitu untuk menguji pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Sampel menggunakan purposive sampling sebanyak 90 dari 225 siswa. Hasil Penelitian diperoleh: 1) terdapat pengaruh yang signifikan rasa ingin tahu terhadap literasi sains, dimana diperoleh nilai Sig. ,000 < 0,05 dan nilai Thitung = 5,911 > 1,987; 2) terdapat pengaruh yang signifikan kemandirian belajar terhadap literasi sains, dimana diperoleh nilai nilai Sig. ,000 < 0,05 dan nilai Thitung = 4,813 > 1,987; 3) terdapat pengaruh rasa ingin tahu dan kemandirian secara bersama-sama terhadap literasi sains. Hal ini dibuktikan dengan nilai Sig. ,000 < 0,05 dan nilai Fhitung = 74,167 > 3,10. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa: 1) rasa ingin tahu berpengaruh signifikan terhadap literasi sains; 2) kemandirian belajar berpengaruh signifikan terhadap literasi sains, 3) rasa ingin tahu dan kemandirian belajar secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap literasi sains siswa.
VALIDITAS DAN PRAKTIKALITAS MODUL BENTUK MOLEKUL BERBASIS PROJECT BASED LEARNING TERINTEGRASI AUGMENTED REALITY UNTUK FASE F SMA MARCHELINA, SALSABILLA; YERIMADESI, YERIMADESI
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i4.3429

Abstract

Understanding molecular shapes can be challenging due to their abstract material and requires teaching approaches that can communicate the molecule's three-dimensional form. This study aims to improve the student experience by designing a Project-Based Learning (PjBL) module that was combined with Augmented Reality (AR) for SMA phase F. In order to provide valid and practical results, the research method is Research and Development (R&D) using a four-D (4D) development model. The validity test was carried out by three FMIPA UNP chemistry lecturers and two SMAN 10 Padang chemistry teachers. The practicality test was done by two chemistry teachers and 31 SMAN 10 Padang phase F students. The instruments used were validity and practicality questionnaires. The Aikens' V formula was used to evaluate the validity test, and the percentage of product practicality accomplishment scores was used to assess the practicality test. Based on the research results, the average Aiken V value was 0.897 with a valid category, while the practicality by teachers and students obtained values ??of 90% and 96% respectively with a very practical category. The study's results show that an AR-integrated PjBL-based molecular shape module for SMA F phase is both valid and practical. ABSTRAKBentuk molekul termasuk dalam kategori sulit karena konten materi yang abstrak dan memerlukan penggambaran bentuk tiga dimensi molekul. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul Project Based Learning (PjBL) yang terintegrasi dengan Augmented Reality (AR) untuk Fase F SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan four-D (4D) hingga memperoleh hasil yang valid dan praktis. Uji validitas dilakukan oleh tiga orang dosen kimia FMIPA UNP dan dua orang guru kimia SMAN 10 Padang. Uji praktikalitas dilakukan oleh dua orang guru kimia dan 31 orang siswa fase F SMAN 10 Padang. Instrumen yang digunakan berupa angket validitas dan praktikalitas. Uji validitas dianalisis menggunakan formula Aikens'V dan uji praktikalitas dianalisis menggunakan persentase skor capaian kepraktisan produk. Dari hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata Aikens'V sebesar 0,897 dengan kategori valid dan nilai praktikalitas oleh guru dan siswa sebesar 90% dan 96% dengan kategori sangat praktis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul PjBL terintegrasi dengan AR untuk fase F SMA valid dan praktis.
VALIDITAS DAN PRAKTIKALITAS E-MODUL INTERAKTIF BERBASIS GUIDED DISCOVERY LEARNING PADA MATERI SISTEM PERIODIK UNSUR UNTUK FASE E SMA LESTARI, TASYA; YERIMADESI, YERIMADESI
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i4.3491

Abstract

Learning in the digital era encourages educators to always develop teaching materials that can help students learn actively, collaboratively and independently. This study aims to develop an interactive e-module based on guided discovery learning on the material of the periodic system of elements for phase E of SMA that is valid and practical. The type of research used is Educational Design Research which follows the Plomp development stage. The instruments used in this study were validation questionnaires, one-to-one evaluation interview sheets and practicality questionnaires. The validation test was conducted on five validators (four lecturers of Chemistry FMIPA UNP and one teacher of SMAN 9 Padang) and one-to-one evaluation of three students of SMAN 9 Padang with different levels of ability. The small group test was conducted on nine students using the purposive sampling technique and the practicality test was conducted on two teachers and nine students of SMAN 9 Padang. The results of the validation test data analysis obtained an Aiken's V value of 0.84 with a valid category. The results of the practicality test data analysis by teachers were 89.35% with a very practical category. Practicality Test by students obtained a score of 86.79% with a very practical category. The results of the analysis explain that the interactive e-module based on guided discovery learning on the material of the periodic system of elements for phase E of SMA is declared valid and practical. ABSTRAKPembelajaran di era digital mendorong pendidik untuk selalu mengembangkan bahan ajar yang dapat membantu peserta didik belajar aktif, kolaboratif dan mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul interaktif berbasis guided discovery learning pada materi sistem periodik unsur untuk fase E SMA yang valid dan praktis. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Educational Design Research yang mengikuti tahap pengembangan Plomp. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini, yaitu angket validasi, lembar wawancara one to one evaluation dan angket praktikalitas. Uji validasi dilakukan kepada lima validator (empat orang dosen Kimia FMIPA UNP dan satu orang guru SMAN 9 Padang) serta one to one evaluation terhadap tiga peserta didik SMAN 9 Padang dengan level kemampuan yang berbeda. Uji small group dilakukan kepada sembilan orang peserta didik dengan teknik purposive sampling dan uji praktikalitas dilakukan kepada dua orang guru dan sembilan peserta didik SMAN 9 Padang . Hasil análisis data uji validasi memperoleh nilai Aiken’s V sebesar 0,84 dengan kategori valid . Hasil análisis data uji praktikalitas oleh guru sebesar 89,35% dengan kategori sangat praktis. Uji Praktikalitas oleh peserta didik memperoleh nilai sebesar  86,79% dengan kategori sangat prakits. Hasil analisis tersebut menjelaskan bahwa e-modul interaktif berbasis guided discovery learning pada materi sistem periodik unsur untuk fase E SMA dinyatakan valid dan praktis
VALIDITAS DAN PRAKTIKALITAS E-LKPD INTERAKTIF BERBASIS GUIDED DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN LIVEWORKSHEET PADA MATERI HIDROKARBON UNTUK FASE F SMA APMIYANTI, TIARA; YERIMADESI, YERIMADESI
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i4.3492

Abstract

This research was motivated by students' difficulties in understanding hydrocarbon materials at the high school level, with 82.4% of 68 students experiencing comprehension difficulties and 66.7% stating abstract concepts as the main obstacle. The limitations of interactive learning media and the dominance of monotonous conventional student worksheets further complicate the learning process. This study aimed to develop and test the validity and practicality of interactive e-LKPD based on Guided Discovery Learning using the Liveworksheet platform for hydrocarbon materials in high school phase F. The research method used a Research and Development (R&D) approach with a Four-D model modified up to the develop stage. Product validation was carried out by three chemistry lecturers from FMIPA UNP and two chemistry teachers from SMAN 4 Pariaman, while practicality testing involved two chemistry teachers and 22 students. The results showed an average validity value of 0.847 (valid) covering aspects of content feasibility, language, presentation, graphics, and programs. The practicality test obtained an average value of 95% (very practical) from teachers and 82% (practical) from students. The development of this e-LKPD has proven to produce valid and practical learning products for use in learning hydrocarbon materials at the high school level. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan peserta didik dalam memahami materi hidrokarbon di tingkat SMA, dengan 82,4% dari 68 peserta didik mengalami kesulitan pemahaman dan 66,7% menyatakan konsep abstrak sebagai kendala utama. Keterbatasan media pembelajaran interaktif dan dominasi LKPD konvensional yang monoton semakin mempersulit proses pembelajaran. Penelitian bertujuan untuk mengembangkan dan menguji validitas serta praktikalitas e-LKPD interaktif berbasis Guided Discovery Learning menggunakan platform Liveworksheet pada materi hidrokarbon untuk fase F SMA. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model Four-D yang dimodifikasi hingga tahap develop. Validasi produk dilakukan oleh tiga dosen kimia FMIPA UNP dan dua guru kimia SMAN 4 Pariaman, sedangkan uji praktikalitas melibatkan dua guru kimia dan 22 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai validitas 0,847 (valid) mencakup aspek kelayakan isi, kebahasaan, penyajian, kegrafikaan, dan program. Uji praktikalitas memperoleh rata-rata nilai 95% (sangat praktis) dari guru dan 82% (praktis) dari peserta didik. Pengembangan e-LKPD ini terbukti menghasilkan produk pembelajaran yang valid dan praktis untuk digunakan dalam pembelajaran materi hidrokarbon di tingkat SMA