cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA
ISSN : 27970744     EISSN : 27971031     DOI : https://doi.org/10.51878/science.v1i2.389
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan IPA.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 416 Documents
PENGARUH KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMA SWASTA SANTU XAVERIUS GUNUNGSITOLI HULU, YOSANA; HAREFA, AMIN OTONI; MENDROFA, NETTI KARIANI; MENDROFA, RATNA NATALIA
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i4.3493

Abstract

This research aims to determine the influence of mathematical literacy skills on the learning outcomes of Santu Xaverius Gunungsitoli Private High School students. This research uses a type of quantitative experimental research using a one group pretest-posttest design. The object of this research is class X of Santu Xaverius Gunungsitoli Private High School. Data collection techniques use tests. The research instrument uses a pretest-posttest test. The data analysis technique uses the Independent Samples Test, which consists of the Kolmogorov-Smirnova normality test and homogeneity test. Based on the results of the research, analysis and discussion obtained from the Kolmogorov-Smirnov normality test, in the experimental class posttest a significance value was obtained of 0.185 > 0.005 and in the control class posttest a significance value was obtained of 0.230> 0.005 while in the homogeneity test the significance value was obtained (sig 2- tailed) of 0.666> 0.05, which means the data is normally distributed. Meanwhile, in the Independent Samples Test, a significance (sig. 2-tailed) of 0.000 <0.05 was obtained, which means that there is an influence of mathematical literacy ability on the learning outcomes of Santu Xaverius Private High School students. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh kemampuan literasi matematika terhadap hasil belajar siswa SMA Swasta Santu Xaverius Gunungsitoli. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif eksperimen dengan menggunakan bentuk one group preteest-posttest design. Objek penelitian ini adalah kelas X SMA Swasta Santu Xaverius Gunungsitoli. Teknik pengumpulan data menggunakan tes. Intrumen penelitian menggunakan tes pretest-posttest. Teknik analisis data menggunakan uji Independent Samples Test, yang terdiiri dari uji normalitas Kolmogorov-Smirnova dan uji homogenitas. Berdasarkan hasil penelitian, analisis dan pembahasan didapatkan dari uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, pada Posstest kelas eksperimen diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,185 > 0,005 dan pada posstest kelas kontrol diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,230> 0,005 sedangkan pada uji homogenitas diperoleh nilai signifikansi (sig 2-tailed) sebesar 0,666> 0,05 yang artinya data berdistribusi normal. Sedangkan pada uji Independent Samples Test diperoleh signifikansi (sig. 2- tailed) sebesar 0,000 < 0,05 yang artinya ada pengaruh Kemampuan literasi matematika terhadap hasil belajar siswa SMA Swasta Santu Xaverius.
ANALISIS PENGGUNAAN E-MODUL PADA MATA KULIAH EKOLOGI : LITERATUR REVIEW GH, MULIANA
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i4.3494

Abstract

This study describes one aspect of learner needs analysis, namely a literature review on previous research regarding the use of modules in ecology learning. The research method employed is a literature review or systematic literature review (SLR), which involves examining studies that focus on the use of ecology modules in biology learning processes. The literature sources are derived from articles published in journals and proceedings. Based on the literature review findings, it was concluded that the use of modules in ecology learning has been widely implemented in classrooms. The design and development of ecology learning modules aim to enhance learners' abilities, including contextual learning, independent learning, critical thinking, and scientific literacy. The ecology learning modules identified are in the form of both traditional modules and e-modules that utilize software such as Integrated Development Environment (IDE), Electronic Publication (E-Pub), MIT App Inventor & Adobe Photoshop CS6, QR codes, Moodle, Flip Builder, Flip PDF Corporate Edition, and Sigil software. The results of this review can serve as a foundation or reference for future research on the development of ecology learning modules. ABSTRAKPenelitian ini mendeskripsikan mengenai salah satu analisis kebutuhan peserta didik, yaitu kajian literatur mengenai penelitian terdahulu tentang pemanfaatan modul dalam pembelajaran ekologi. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur atau SLR (systematic literature review), yaitu kajian literatur terkait penelitian-penelitian yang mengkaji pemanfaatan modul ekologi dalam proses pembelajaran biologi. Sumber literatur yang digunakan berasal dari artikel-artikel dari junal maupun prosiding. Berdasarkan hasil kajian literatur yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa penggunaan modul dalam pembelajaran ekologi telah banyak digunakan di kelas. Pembuatan dan pengembangan modul pembelajaran ekologi bertujuan untuk meningkatkan kemampuan belajar peserta didik, meliputi pembelajaran kontekstual, belajar mandiri, berpikir kritis, hingga literasi sains peserta didik. Modul-modul pembelajaran kajian ekologi yang ditemukan dalam bentuk modul maupun e-modul yang menggunakan software IDE (Integrated Development Environment), E-Pub (Electronic Publication), MIT Appriventor & Adobe Photoshop CS6, QR code, moodle, flip builder, flip PDF corporate edition, dan sigil software. Hasil kajian ini dapat digunakan sebagai dasar maupun referensi dalam penelitian pengembangan modul pada pembelajaran ekologi di masa yang akan datang.
PENERAPAN METODE TAKTIL DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS NILAI NILAI PANCASILA PADA SISWA TUNANETRA WINARTO, BAMBANG; PERTIWI, RUVITA IFFAHTUR; NOVITASARI, RIKA; DAMAYANTI, NIA WAHYU
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i4.3495

Abstract

This study aims to explore the application of tactile methods in mathematics learning based on Pancasila values ??for blind students. This approach is based on the needs of blind students to get access to adequate and meaningful education, especially in mathematics subjects which are often considered difficult because of their abstract and visual nature. The tactile method is a method that uses the help of physical objects and prioritizes the ability to touch. This method is implemented by integrating Pancasila values. This study uses a qualitative method with a case study approach in Special Schools (SLB). Data were collected through observation, interviews, and documentation of students and teachers involved in the learning process. The results of the study indicate that the application of tactile methods can improve the understanding of mathematical concepts for blind students. In addition, the integration of Pancasila values ??in learning has a positive impact on the development of student character, such as increasing a sense of togetherness and mutual respect. This study concludes that the tactile method based on Pancasila values ??is effective in improving the accessibility and quality of mathematics learning for blind students, as well as contributing to the development of their moral and social values. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan metode taktil dalam pembelajaran matematika yang berbasis nilai-nilai Pancasila pada siswa tunanetra. Pendekatan ini didasari oleh kebutuhan siswa tunanetra untuk mendapatkan akses pendidikan yang memadai dan bermakna, khususnya dalam mata pelajaran matematika yang sering kali dianggap sulit karena sifatnya yang abstrak dan visual. Metode taktil merupakan metode yang menggunakan bantuan benda-benda fisik dan mengutamakan kemampuan perabaan. Metode ini diimplementasikan dengan mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus di Sekolah Luar Biasa (SLB). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap siswa dan guru yang terlibat dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode taktil dapat meningkatkan pemahaman konsep matematika bagi siswa tunanetra. Selain itu, integrasi nilai-nilai Pancasila dalam pembelajaran memberikan dampak positif pada perkembangan karakter siswa, seperti peningkatan rasa kebersamaan dan sikap saling menghargai. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode taktil berbasis nilai-nilai Pancasila efektif dalam meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pembelajaran matematika bagi siswa tunanetra, serta memberikan kontribusi pada pengembangan nilai-nilai moral dan sosial mereka.
VALIDITAS DAN PRAKTIKALITAS MEDIA PEMBELAJARAN E-KOMIK INTERAKTIF MATERI HIDROKARBON UNTUK FASE E SMK FADILLAH, MARSHANDA; YERIMADESI, YERIMADESI
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i4.3496

Abstract

This study is a development research project focused on creating an interactive e-comic learning media for hydrocarbon materials aimed at Phase E of vocational high school students. The purpose of this research is to determine the validity and practicality of the developed interactive e-comic learning media. The development model used is the 4D model, which consists of four steps: Define, Design, Development, and Disseminate. This study is limited to the Development stage, specifically the validity and practicality tests. The research was conducted at SMTI Padang. The validity test involved three chemistry lecturers from FMIPA UNP and three chemistry teachers from SMTI Padang. The practicality test involved two chemistry teachers and nine Phase E students. The instruments used were validity and practicality questionnaires. Validity testing was analyzed using the Aiken's V formula, and practicality testing was measured by calculating the percentage of product practicality achievement scores. The analysis results indicated (1) an average Aiken's V score of 0.87, categorized as valid, and (2) practicality scores of 99% and 93% from teachers and students, respectively. The research findings show that the interactive e-comic learning media for hydrocarbon materials for Phase E vocational high school students is valid and practical, making it suitable for further effectiveness testing. ABSTRAKPenelitian ini merupakan penelitian pengembangan media pembelajaran e-komik interaktif materi hidrokarbon untuk fase E SMK. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat validitas dan praktikalitas terhadap media pembelajaran e-komik interaktif yang dikembangkan. Model pengembangan yang digunakan yaitu model 4D. Model pengembangan ini terdiri dari empat langkah diantaranya Define, Design, Development, Disseminate. Penelitian ini dibatasi sampai tahap Development pada uji validitas dan praktikalitas. Penelitian ini dilaksanakan di SMTI Padang. Subjek penelitian pada uji validitas melibatkan tiga orang dosen kimia FMIPA UNP dan tiga orang guru kimia SMTI Padang. Uji praktikalitas melibatkan dua orang guru kimia dan sembilan orang peserta didik fase E. Instrumen yang digunakan berupa angket validitas dan praktikalitas. Uji validitas dianalisis dengan formula Aikens’V dan uji praktikalitas menggunakan presentase skor capaian praktikalitas produk. Hasil analisis penelitian diperoleh hasil (1) rata-rata Aikens’V sebesar 0,87 dengan kategori valid. (2) nilai praktikalitas oleh guru dan peserta didik sebesar 99% dan 93%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran e-komik interaktif materi hidrokarbon untuk fase E SMK sudah valid dan praktis, sehingga dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya untuk uji efektivitas.
MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING PADA OPERASI BILANGAN KELAS 4 SD INDAH, NUR LULUK
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i4.3497

Abstract

The goal of developing and implementing this model is to improve students' understanding of number operation concepts as well as their critical thinking skills. With Discovery Learning, it is hoped that students can learn independently and develop logical thinking abilities, while also increasing their interest in learning mathematics. The implementation procedure of this model involves stages that include orientation or problem identification, hypothesis formulation, data collection, verification or proof, and drawing conclusions. At the orientation stage, the teacher introduces problems related to number operations that need to be solved. Students are then invited to formulate hypotheses regarding possible solutions. Next, they collect relevant data or information through exploration activities facilitated by the teacher. At the verification stage, students test the hypotheses they made earlier. Finally, students are invited to draw conclusions based on the analysis of the learning process that has been conducted. The results of implementing the Discovery Learning model on number operations in 4th grade elementary school show an improvement in students' understanding of basic number operation concepts, such as addition, subtraction, multiplication, and division. In addition, this model successfully improved students' critical thinking skills and problem-solving abilities. Most students also showed an increase in motivation and enthusiasm in learning mathematics. In conclusion, the Discovery Learning Model has proven effective in enhancing students' conceptual understanding and critical thinking skills in number operations in 4th-grade elementary school. The follow-up to the implementation of this model is to make further adjustments so that this method can be applied to various other mathematics materials, as well as to strengthen teacher guidance in the process of concept discovery by students to optimize learning outcomes. ABSTRAKTujuan pengembangan dan penerapan model ini adalah untuk meningkatkan pemahaman konsep operasi bilangan serta keterampilan berpikir kritis siswa. Dengan Discovery Learning, diharapkan siswa dapat belajar secara mandiri dan mengembangkan kemampuan berpikir logis, sekaligus meningkatkan minat belajar mereka terhadap matematika. Prosedur pelaksanaan model ini melibatkan tahapan-tahapan yang meliputi orientasi atau pengenalan masalah, formulasi hipotesis, pengumpulan data, verifikasi atau pembuktian, dan menarik kesimpulan. Pada tahap orientasi, guru memperkenalkan masalah terkait operasi bilangan yang harus diselesaikan. Siswa kemudian diajak untuk merumuskan hipotesis mengenai solusi yang mungkin. Selanjutnya, mereka mengumpulkan data atau informasi yang relevan melalui kegiatan eksplorasi yang difasilitasi oleh guru. Pada tahap verifikasi, siswa menguji hipotesis yang mereka buat sebelumnya. Terakhir, siswa diajak menarik kesimpulan berdasarkan hasil analisis terhadap proses pembelajaran yang telah dilakukan. Hasil pelaksanaan model Discovery Learning pada operasi bilangan di kelas 4 SD menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep operasi bilangan dasar, seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Selain itu, model ini berhasil meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah. Sebagian besar siswa juga menunjukkan peningkatan motivasi dan antusiasme dalam belajar matematika. Kesimpulannya, Model Pembelajaran Discovery Learning terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kritis siswa pada operasi bilangan di kelas 4 SD. Tindak lanjut dari penerapan model ini adalah melakukan penyesuaian lebih lanjut agar metode ini dapat diterapkan pada berbagai materi matematika lainnya, serta memperkuat pendampingan guru dalam proses penemuan konsep oleh siswa agar hasil belajar semakin optimal.
KEANEKARAGAMAN GASTROPODA DI SUNGAI TANANAN KELURAHAN ARALLE KABUPATEN MAMASA ANGGRINI, ELVIN AYU; SAMSI, ANDI NUR; BAHAR, IRNAYANTI
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i4.3498

Abstract

This research was conducted to determine the condition of the river ecosystem based on the Gastropod diversity index value. The research was conducted at two stations. The data collection method is simple random sampling. Data analysis used the Shannon – Weaver diversity index (H'). The research results obtained five Gastropod species, namely Pila ampulacea., Pomacea canaliculata, Sulcospira testudinaria, Lymnaea rubiginosa, and Indoplanornis exustus. The highest number of gastropods was found at Station A, consisting of four species and four families. The species most commonly found at station A is Pila ampulacea. and the least numerous species is Lymnaea rubiginosa. Station B consists of five species and five families. There are two species most commonly found, namely Filopaludina sp. and Indoplanorbis exustus while the least frequently found species was Sulcospira testudinaria. The diversity index is at station A and B is classified as medium. The index value shows that river conditions can be said to be quite stable. Indoplanorbis exustus was found at station B, so further research is needed regarding this snail as a vector of parasites and what impact it will have. ABSTRAKPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui kondisi ekosistem Sungai berdasarkan nilai indeks keanekaragaman Gastropoda. Penelitian dilakukan pada dua stasiun. Metode pengumpulan data yaitu random sampling sederhana. Analisis data menggunakan indeks keanekaragaman Shannon – Weaver (H’). Hasil penelitian diperoleh lima spesies Gastropoda yaitu Pila ampulacea., Pomacea canaliculata, Sulcospira testudinaria, Lymnaea rubiginosa, dan Indoplanornis exustus. Jumlah gastropoda paling banyak ditemukan di Stasiun A yang terdiri dari empat spesies dan empat famili. Spesies yang paling banyak ditemukan di stasiun A adalah Pila ampulacea. dan spesies yang paling sedikit adalah Lymnaea rubiginosa. Stasiun B terdiri dari lima spesies dan lima famili. Spesies yang paling banyak ditemukan ada dua jenis yaitu Pila ampulacea dan Indoplanorbis exustus sedangkan spesies yang paling sedikit ditemukan adalah Sulcospira testudinaria. Indeks keanekaragaman pada stasiun A dan B tergolong sedang. Nilai indeks menunjukkan kondisi sungai dapat dikatakan cukup stabil. Indoplanorbis exustus ditemukan di stasiun B, sehingga perlu penelitian lanjutan mengenai siput ini sebagai vektor parasite jenis apa dan dampak yang akan ditimbulkan.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK TERMOKIMIA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING TERINTEGRASI ETNOSAINS PADA FASE F SMA RIZKY, AULIA; ANDROMEDA, ANDROMEDA
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i4.3500

Abstract

Education in Indonesia is now transforming with the independent curriculum, which emphasizes student-based, contextual, and problem-solving-oriented learning in chemistry learning, especially thermochemistry material, the application of Problem Based Learning (PBL) integrated with ethnoscience is very relevant to connect the concept of energy in chemical reactions with local practices. The type of research used is educational design research (EDR) with the Plomp development model, this research is limited only to the practicality test stage, without continuing to the assessment stage. The Thermochemistry LKPD based on PBL integrated with Ethnoscience for Phase F of SMA/MA that was developed showed validation results with a V value of 0.92, which is included in the valid category. The practicality test of this LKPD received a very positive response, with assessments from teachers and students indicating that the LKPD was very practical. Based on these two assessments, an average percentage of practicality was obtained which showed that this LKPD was very practical to use in learning. ABSTRAKPendidikan di Indonesia kini bertransformasi dengan kurikulum merdeka, yang menekankan pembelajaran berbasis peserta didik, kontekstual, dan berorientasi pemecahan masalah dalam pembelajaran kimia, terutama materi termokimia, penerapan Problem Based Learning (PBL) terintegrasi etnosains sangat relevan untuk menghubungkan konsep energi dalam reaksi kimia dengan praktik lokal. Jenis penelitian yang digunakan adalah educational design research (EDR) dengan model pengembangan Plomp, penelitian ini dibatasi hanya sampai tahap uji praktikalitas, tanpa melanjutkan ke tahap penilaian. LKPD Termokimia berbasis PBL terintegrasi Etnosains untuk Fase F SMA/MA yang dikembangkan menunjukkan hasil validasi dengan nilai V sebesar 0,92, yang termasuk dalam kategori valid. Uji praktikalitas LKPD ini memperoleh respons sangat positif, dengan penilaian dari guru dan peserta didik yang menunjukkan bahwa LKPD tersebut sangat praktis. Berdasarkan kedua penilaian tersebut, diperoleh rata-rata persentase praktikalitas yang menunjukkan bahwa LKPD ini sangat praktis digunakan dalam pembelajaran.
ANALISIS KEBUTUHAN PEMBELAJARAN IPAS KELAS 4: RANCANGAN MEDIA VIDEO EDUKASI MENGGUNAKAN POWTOON DI SDN 9 PSEKSU OKTOBERIANSYAH, OKTOBERIANSYAH; MAHARANI, SITI DEWI; SYARIFUDDIN, SYARIFUDDIN
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i4.3501

Abstract

This article aims to present the results of a needs analysis regarding the use of Powtoon-based video learning media for IPAS, obtained through a questionnaire distributed at the research location. The study was conducted at SDN 9 PSEKSU using the ADDIE research method. The collected data are qualitative, which were then analyzed before being compiled into descriptive data for presentation in the writing. The data collection technique involved distributing questionnaires to students. The findings indicate that students are more engaged with learning that incorporates audiovisual elements. Elementary-level students tend to be more attracted to unique and interesting visuals, such as videos created using Powtoon featuring appealing animations. This media can be utilized in IPAS learning presented in an engaging manner. ABSTRAKArtikel ini bertujuan untuk menyampaikan hasil analisis kebutuhan mengenai penggunaan media video pembelajaran IPAS berbasis Powtoon, yang diperoleh melalui penyebaran angket di lokasi penelitian. Penelitian ini dilakukan di SDN 9 PSEKSU dengan metode ADDIE. Data yang dikumpulkan bersifat kualitatif, yang kemudian dianalisis sebelum disusun menjadi data deskriptif untuk ditampilkan dalam tulisan. Teknik pengumpulan data menggunakan angket yang dibagikan kepada peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik lebih tertarik pada pembelajaran yang mengintegrasikan elemen audiovisual. Peserta didik di tingkat dasar cenderung lebih tertarik pada visual yang unik dan menarik, seperti video yang dibuat menggunakan Powtoon dengan animasi. Media ini dapat digunakan dalam pembelajaran IPAS dengan cara yang menarik.
PENGARUH KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMP QORI, ALMA RIFATUL
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i4.3502

Abstract

This study aims to evaluate the magnitude of the influence between learning independence and mathematical problem-solving ability and whether learning independence has an impact on mathematical problem-solving ability at the junior high school student level. The population in this study were grade VII students of SMPIT YAPIDH in the 2022/2023 academic year. and as many as 24 students were the samples in the study. The research data were collected by providing 5 mathematical problem-solving ability test items and questionnaires related to student learning independence. The results of the study found that learning independence had an effect of 21.9% on students' ability to solve mathematical problems. The coefficient of determination or R Square was found to be 0.219, indicating that 78.1% of the variance (X) related to learning independence can affect the variable (Y) of students' ability to solve mathematical problems. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi besarnya pengaruh antara kemandirian belajar dan kemampuan pemecahan masalah matematis serta apakah kemandirian belajar berdampak pada kemampuan pemecahan masalah matematis di tingkat siswa SMP. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPIT YAPIDH tahun ajaran 2022/2023. dan sebanyak 24 siswa menjadi sampel dalam penelitian. Data penelitian dikumpulkan dengan memberikan 5 butir soal tes kemampuan pemecahan masalah matematis dan kuesioner terkait kemandirian belajar siswa. Hasil penelitian ditemukan bahwa menunjukkan bahwa kemandirian belajar berpengaruh sebesar 21,9% terhadap kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika. Koefisien determinasi atau R Square ditemukan sebesar 0,219, menunjukkan bahwa 78,1% varians (X) yang terkait dengan kemandirian belajar dapat mempengaruhi variabel (Y) kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika.
IMPLEMENTASI FILSAFAT PENDIDIKAN MODERN DAN FILSAFAT PENDIDIKAN KI HADJAR DEWANTARA DALAM PEMBELAJARAN KIMIA WIJAYA, I KOMANG WISNU BUDI; ATMADJA, ANANTAWIKRAMA TUNGGA; SUASTRA, I WAYAN; TIKA, I NYOMAN
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i4.3531

Abstract

Educational philosophy has always been the basis for formulating educational policies. Currently, educational philosophy has developed modern philosophical schools including progressivism, essentialism and perennialism. Apart from that, the Indonesian people also have the educational philosophy of Ki Hadjar Dewantara. This research aims to analyze the implementation of modern educational philosophy and Ki Hadjar Dewantara's philosophy in chemistry learning. This research is included in library research. Library sources come from books, journals and other literature related to chemistry learning, modern educational philosophy and Ki Hadjar Dewantara. Data were analyzed using content analysis techniques. The research results show that the implementation of modern educational philosophy can be carried out with student-centered learning, 21st century learning, local wisdom-based learning, character education and learning that touches cognitive, affective and psychomotor aspects. ABSTRAKFilsafat pendidikan selalu menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan pendidikan. Saat ini filsafat pendidikan sudah berkembang aliran filsafat modern meliputi progresivisme, esensialisme dan perenialisme. Selain itu bangsa Indonesia juga memiliki aliran filsafat pendidikan Ki Hadjar Dewantara. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi filsafat pendidikan modern dan filsafat Ki Hadjar Dewantara dalam pembelajaran kimia. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kepustakaan. Sumber pustaka berasal dari buku, jurnal dan pustaka lain yang berkaitan dengan pembelajaran kimia, filsafat pendidikan modern dan Ki Hadjar Dewantara. Data dianalisi dengan teknik analisis isi. Hasil penelitian menyebutkan bahwa implementasi filsafat pendidikan modern dapat dilakukan dengan pembelajaran berpusat siswa, pembelajaran abad ke-21, pembelajaran berbasis kearifan lokal, pendidikan karakter serta pembelajaran yang menyentuh aspek kognitif, afektif dan psikomotor.