cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA
ISSN : 27970744     EISSN : 27971031     DOI : https://doi.org/10.51878/science.v1i2.389
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan IPA.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 416 Documents
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS PETA KONSEP PADA MATERI BENTUK DAN FUNGSI TUMBUHAN UNTUK SISWA KELAS IV SD MUHAMMADIYAH ASSALAM GURAH SARI, FADILA PUTRI INDAH; WENDA, DHIAN DWI NUR; WIGUNA, FRANS ADITIA
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i2.2966

Abstract

This research aims to produce interactive multimedia learning based on concept maps on the form and function of plants for fourth grade elementary school students at SD Muhammadiyah Assalam. This research method uses Research and Development using the ADDIE research development model (analyze, design, development, implementation, evaluation). The respondents in this research were 30 fourth grade students at SD Muhammadiyah Assalam. The data collected is quantitative data and qualitative data which is used to determine validity, practicality and effectiveness. The results of research on the development of interactive learning multimedia are (1) interactive multimedia is said to be very valid by obtaining a percentage from media experts of 88%, and results from material experts of 94% with an average validity of 91% which is declared very valid. (2) interactive multimedia is said to be practical by obtaining results from teacher and student response questionnaires on a limited test of 92% and results from teacher and student response questionnaires on a broad test of 93%, with an average practicality of 92.5% which is stated to be very practical . (3) interactive multimedia is said to be very effective, which can be seen from the analysis of student learning outcomes in limited trials, obtaining results of 89% and in extensive trials, obtaining results of 90%, with an average effectiveness of 89.5%, which is stated to be very effective because it has exceeded the KKM value. . Based on the results of the research that has been carried out, it can be concluded that interactive multimedia based on concept maps can be declared very valid, very practical and effectively used to improve the quality of learning on plant form and function material for fourth grade students at SD Muhammadiyah Assalam. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menghasilkan multimedia pembelajaran interaktif berbasis peta konsep pada materi bentuk dan fungsi tumbuhan untuk siswa SD kelas IV SD Muhammadiyah Assalam. Metode penelitian ini menggunakan Research And Development dengan menggunakan model penelitian pengembangan ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluation). Responden dalam penelitian ini berjumlah 30 siswa kelas IV SD Muhammadiyah Assalam. Data yang dikumpulkan adalah data kuantitatif dan data kualitatif yang digunakan untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Hasil dari penelitian pengembangan multimedia pembelajaran interaktif adalah (1) multimedia interaktif dikatakan sangat valid dengan memperoleh presentase dari ahli media sebesar 88%, dan hasil dari ahli materi sebesar 94% dengan rata-rata kevalidan 91% yang dinyatakan sangat valid. (2) multimedia interaktif dikatakan praktis dengan memperoleh hasil dari angket respon guru dan siswa pada uji terbatas sebesar 92% dan hasil dari angket respon guru dan siswa pada uji luas sebesar 93%, dengan rata-rata kepraktisan 92,5% yang dinyatakan sangat praktis. (3) multimedia interaktif dikatakan sangat efektif yang dapat dilihat dari analisis hasil belajar siswa pada uji terbatas memperoleh hasil 89% dan pada uji coba luas memperoleh hasil 90%, dengan rata rata keefektifan 89,5% yang dinyatakan sangat efektif karena telah melebihi nilai KKM. Berdasakan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa multimedia interaktif berbasis peta konsep dapat dinyatakan sangat valid, sangat praktis dan efektif digunakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran pada materi bentuk dan fungsi tumbuhan untuk siswa kelas IV SD Muhammadiyah Assalam.
MODEL PEMBELAJARAN MASTER (MIND, ACQUIRE, SEARCH OUT, TRIGGER, EXHIBIT,REFLECT) : BAGAIMANA PENGARUHNYA TERHADAP PENALARAN DAN PEMAHAMAN KONSEP PESERTA DIDIK PUTRA, RIZKI WAHYU YUNIAN; APRILYANTI, EVI; DEWI, NOVIAN RISKIANA; ANDRIANI, SISKA; SURI, FRAULEIN INTAN
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i2.2988

Abstract

This research is motivated by the importance of mathematical reasoning and concept understanding ability which is also one of the objectives of learning mathematics. The problem of this research is the low reasoning ability and understanding of mathematical concepts of students of SMPN 1 Jati Agung South Lampung, caused by learning models that tend to be passive and educator-centered. The objectives of this study are 1) Is there an Effect of MASTER Learning Model on Reasoning and Understanding of Mathematics Concepts in Students? 2) Is there an effect of MASTER Learning Model on Reasoning in Students? 3) Is there an effect of the MASTER Learning Model on students' concept understanding?. This type of research is Quasi Experimental Design. The population in this study were students of class VIII SMPN 1 Jati Agung South Lampung. The sampling technique used was cluster random sampling, two classes were selected, namely class VIII A with the MASTER model and VIII B with the conventional model. Data collection techniques used tests and non-tests. Prerequisite tests use normality and homogeneity tests, while hypothesis testing uses MANOVA. According to the results of the research data analysis, there is an effect of the MASTER model on students' mathematical reasoning and concept understanding, there is an effect of the MASTER model on students' reasoning, there is an effect of the MASTER model on students' concept understanding ability. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi dengan pentingnya penalaran matematis dan Kemampuan pemahaman konsep yang juga merupakan salah satu tujuan pembelajaran matematika. Adapun permasalahan dari penelitian ini adalah rendahnya Kemampuan penalaran dan pemahaman konsep matematis peserta didik SMPN 1 Jati Agung Lampung Selatan, disebabkan karena model pembelajaran yang cenderung pasif dan berpusat pada pendidik. Tujuan penelitian ini adalah 1) Apakah Terdapat Pengaruh Model Pembelajaran MASTER Terhadap Penalaran dan Pemahaman Konsep Matematika Pada Peserta Didik ? 2) Apakah Terdapat Pengaruh Model Pembelajaran MASTER Terhadap Penalaran Pada Peserta Didik ? 3) Apakah Terdapat Pengaruh Model Pembelajaran MASTER Terhadap Pemahaman Konsep Pada Peserta Didik ?. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experimental Design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMPN 1 Jati Agung Lampung Selatan.teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling, terpilih dua kelas yaitu kelas VIII A dengan model MASTER dan VIII B dengan model konvensional. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan non tes. Uji prasyarat menggunakan uji normalitas dan homogenitas, sedangkan uji hipotesis menggunakan MANOVA. Menurut hasil analisis data penelitian, terdapat pengaruh model MASTER terhadap penalaran dan pemahaman konsep matematis peserta didik, terdapat pengaruh model MASTER terhadap penalaran peserta didik, terdapat pengaruh model MASTER terhadap kemampuan pemahaman konsep peserta didik
MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING DAN MOTIVASI BELAJAR : BAGAIMANA PENGARUHNYA TERHADAP KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS PESERTA DIDIK ? DEWI, NOVIAN RISKIANA; YUSUF, FITRIA AGUSTINA; PUTRA, RIZKI WAHYU YUNIAN; ANDRIANI, SISKA; NASUTION, SRI PURWANTI
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i2.2989

Abstract

Mathematical connection ability is the ability to connect math subjects with other subjects or with other topics. Blended learning model is a teaching and learning strategy that aims to achieve learning objectives by combining classroom-based/face-to-face learning with technology-based learning conducted online. The objectives in this study were to determine: 1) the effect of blended learning model on the numerical ability of students by controlling the learning motivation of junior high school students, 2) the effect of the covariate variable of learning motivation on the mathematical connection ability of junior high school students, 3) the simultaneous effect of blended learning model and learning motivation on the mathematical connection ability of junior high school students.The sampling technique used Cluster Random Sampling. The instrument used in this research is a description test of mathematical connection ability and learning motivation questionnaire, on pytagoras material. The results of the study showed the effect of blended learning model on the numerical ability of students by controlling the learning motivation of junior high school students, the effect of covariate variables of learning motivation on the mathematical connection ability of junior high school students and the simultaneous effect of blended learning model on the mathematical connection ability of junior high school students. ABSTRAKKemampuan Koneksi matematis merupakan kemampuan dalam menguhubungkan mata pelajaran matematika dengan mata pelajaran lainnya atau dengan topik lain. Motivasi belajar adalah suatu keadaan yang terdapat pada diri seseorang individu dimana ada suatu dorongan untuk melakukan sesuatu guna mencapai tujuan.Model pembelajaran Blended Learning adalah sebuah strategi belajar mengajar yang bertujuan untuk mencapai tujuan pembelajaran dengan cara memadukan pembelajaran berbasis kelas/tatap muka dengan pembelajaran berbasisteknologi yang dilakukan secara online. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui: 1) pengaruh model blended learning terhadap kemampuan numerik peserta didik dengan mengontrol motivasi belajar SMP, 2) pengaruh variabel kovariat motivasi belajar terhadap kemampuan koneksi matematis peserta didik SMP, 3) pengaruh secara simultan model pembelajaran blended learning dan motivasi belajar terhadap kemampuan koneksi matematis peserta didik SMP.Teknik pengambilan sampel menggunakan Cluster Random Sampling. Instrument yang digunakan dalam penelitia ini berupa tes uraian kemampuan koneksi matematis dan angket motivasi belajar, pada materi pytagoras. Hasil dari penelitian adanya pengaruh model blended learning terhadap kemampuan numerik peserta didik dengan mengontrol motivasi belajar peserta didik SMP, adanya pengaruh variabel kovariat motivasi belajar terhadap kemampuan koneksi matematis peserta didik SMP dan adanya pengaruh secara simultan model pembelajaran blended learning dan motivasi belajar terhadap kemampuan koneksi matematis peserta didik SMP.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA) MATERI SISTEM TATA SURYA MELALUI METODE KOOPERATIF TIPEMAKE A MATCH DENGAN MEDIA KARTU BERPASANGAN SISWA KELAS VI SEMESTER II SD ISLAM PLUS AL HAMBRA HARATUA, CHANDRA SAGUL; JEMAH, MUHAROH; ANDRIANI, ANDRIANI; ABIDIN, ZAINAL; MARYANA, ELSA; MUNIYAH, MUNIYAH
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i2.3019

Abstract

This research aims to improve science learning outcomes in class VI on Solar System material using paired card media at SDI Plus Al Hambra, South Jakarta for the 2019/2020 academic year. This research was conducted using the classroom action research method which was carried out in class VI SDI Plus Al Hambra in the 2019/2020 academic year with a total of 15 students. The method used is a cooperative make a match type method using cards in pairs. Through group activities where each group member is tasked with finding answer cards from the question cards given. The selection of appropriate methods and the use of media in each cycle increases learning outcomes and student motivation, so that they can achieve maximum results in cycle III. Cycle I was carried out on 29 January 2020, cycle II was carried out on 5 February 2020 and cycle III was carried out on 12 February 2020. The instrumentation used was an objective test of 10 questions. Based on the results of the research implementation, it can be seen that the learning outcomes of students with grades reaching KKM in cycle I were 5 students (33.3%) in cycle II were 11 students (73.3%) while in the final stage of cycle III there were 15 students (100 %) of the KKM score of 72. Based on this information, it is concluded that using the make a match type cooperative method through paired cards can improve science learning outcomes for class VI students at SDI Plus Al Hambra Jakarta in the 2019/2020 academic year. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA pada kelas VI materi Sistem Tata Surya dengan menggunakan media kartu berpasangan di SDI Plus Al Hambra Jakarta Selatan tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di kelas VI SDI Plus Al Hambra tahun pelajaran 2019/2020 dengan jumlah siswa sebanyak 15 orang . Metode yang dipergunakan adalah metode kooperatif tipe make a match melalui media kartu secara berpasangan. Melalui kegiatan kelompk dimana setiap anggota kelompok bertugas mencari kartu jawaban dari kartu pertanyaan yang diberikan. Adanya pemilihan metode yang tepat serta penggunaan media pada setiap siklus membuat hasil pembelajaran maupun motivasi siswa meningkat, sehingga dapat mencapai hasil maksimal pada saat siklus III. Siklus I dilaksanakan pada tanggal 29 Januari 2020,siklus II dilaksanakan pada tanggal 5 Februari 2020 serta siklus III dilaksanakan pada tanggal 12 Februari 2020. Instrumentasi yang digunakan ialah berupa tes objektif sebanyak 10 soal. Berdasarkan hasil pelaksanaan penelitian dapat diketahui bahwa hasil belajar siswa dengan nilai yang mencapai KKM pada siklus I sebanyak 5 siswa (33,3%) pada siklus II sebanyak 11 siswa (73,3 %) sedangkan pada tahap akhir siklus III sebanyak 15 siswa (100%) dari nilai KKM 72. Berdasarkan keterangan tersebut, maka diperoleh kesimpulan bahwa dengan penggunaan metode kooperatif tipe make a match melalui media kartu berpasangan dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas VI SDI Plus Al Hambra Jakarta tahun pelajaran 2019/2020.
PENGARUH METODE EKSPERIMEN DENGAN MEDIA VIRTUAL REALITY TERHADAP KEMAMPUAN SAINS ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK AR-RAHIM ASMAGITA, MAYNADI; ILYAS, SITTI NURHIDAYAH; SYAMSUARDI , SYAMSUARDI
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i2.3020

Abstract

This research aims to determine the effect of experimental methods using virtual reality media on children's science abilities at Ar-Rahim Kindergarten. The research approach used is a quantitative approach with a Quasi Experimental Design research type. The independent variable in this research is the experimental method with Virtual Reality media and the dependent variable in this research is scientific ability. The population in this study was 38 children at Ar-Rahim Kindergarten. Sampling in this research used purposive sampling. Where the sample in this study was 14 children with 7 children as the experimental group and 7 children as the control group. The data collection techniques used are observation, tests and documentation. The data analysis techniques used are descriptive statistical analysis and non-parametric statistical analysis. So it can be concluded that the experimental method using virtual reality media has a significant influence on children's science abilities at Ar-Rahim Kindergarten, seen from the children's science abilities after being given virtual reality media. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode eksperimen dengan media virtual reality terhadap kemampuan sains anak di TK Ar-Rahim. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Experimental Design. Variabel bebas dari penelitian ini adalah metode ekperimen dengan media Virtual Reality serta variabel terikat dalam penelitian ini adalah kemampuan sains. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 38 orang anak di Taman Kanak-Kanak Ar-Rahim. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Dimana sampel dalam penelitian ini adalah 14 anak dengan 7 anak sebagai kelompok eksperimen dan 7 anak sebagai kelompok kontrol. Teknik Pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik non parametrik. Jadi dapat disimpulkan bahwa metode eksperimen dengan media virtual reality memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan sains anak di TK Ar-Rahim dilihat dari kemampuan sains anak setelah diberikan media virtual reality.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA WASTRIANI, EUIS; BHAKTI, YOGA BUDI; FATAHILLAH, FATAHILLAH
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i2.3021

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Model pembelajaran Berbasis Proyek terhadap hasil belajar Fisika siswa pada eksperimen diterapkan pada siswa kelas XI SMK Wirabuana 2 Bojong Gede. Metode penelitian yang digunakan untuk mengetahui pengaruh model Pembelajaran Berbasis proyek tersebut dengan menggunakan Quasi Experiment Research. selain itu penulis menggunakan metode ilmiah dalam menyusun langkah kerja. Akhirnya penulis dapat menarik kesimpulan bahwa Model Pembelajaran Berbasis Proyek dapat memengaruhi berpikir sains siswa sehingga berpengaruh terhadap hasil belajar Fisika siswa. Hal ini dibuktikan oleh hasil belajar siswa yang menggunaka Model Pembelajaran Berbasis proyek lebih tinggi dibandingkan dengan Model pembelajaran berbasis Discovery.
IMPLEMENTASI NEUROFISIOLOGIS DAN NEUROSAINS DALAM PENGEMBANGAN KARAKTER BAGI PESERTA DIDIK DI ASRAMA NURAENI, DEWI; WASEHUDIN, WASEHUDIN; HABUDIN, HABUDIN; LAZZAVIETAMSI, FANDY ADPEN
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i2.3022

Abstract

This research aims to explore neurophysiological and neuroscientific theories and analyze their relevance in the context of Islamic education. Using qualitative methods, this article systematically focuses on the relationship between neural stimulation and the formation of behavioral patterns. Apart from that, this research also explores the application of neuroscience theory in the development of Islamic education. A thorough analysis of these concepts reveals a significant balance between neurophysiological theory and the principles of Islamic education which emphasizes increasing spiritual and intellectual understanding. The results of this research provide an important contribution to the development of scientific and neuroscience-based Islamic education, by highlighting the importance of understanding the neurophysiological mechanisms underlying learning processes and spiritual development in religious contexts. The theoretical and practical implications of this research can provide a strong foundation for the development of innovative and effective learning methods in Islamic education, which can increase students' spiritual and intellectual understanding and awareness. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi teori neurofisiologis dan neurosains serta menganalisis relevansinya dalam konteks pendidikan Islam. Dengan menggunakan metode kualitatif, artikel ini secara sistematis fokus pada keterkaitan antara stimulasi saraf dan pembentukan pola perilaku. Selain itu, penelitian ini juga mengeksplorasi aplikasi teori neurosains dalam pengembangan pendidikan Islam. Analisis menyeluruh terhadap konsep-konsep tersebut mengungkapkan keseimbangan yang signifikan antara teori neurofisiologis dengan prinsip-prinsip pendidikan Islam yang menekankan pada peningkatan pemahaman spiritual dan intelektual. Hasil dari penelitian ini memberikan kontribusi penting terhadap pengembangan pendidikan Islam yang berbasis ilmiah dan neurosains, dengan menyoroti pentingnya memahami mekanisme neurofisiologis yang mendasari proses pembelajaran dan perkembangan spiritual dalam konteks agama. Implikasi teoritis dan praktis dari penelitian ini dapat memberikan landasan yang kuat bagi pengembangan metode pembelajaran yang inovatif dan efektif dalam pendidikan Islam, yang dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran spiritual serta intelektual para pelajar.
MODEL TECHNOLOGICAL PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE DALAM PEMBELAJARAN: SEBUAH KAJIAN LITERATUR HERMANSAH, IRWAN; NASRULLOH, IMAN; KARTINI, ARI
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i2.3037

Abstract

This study examines a framework that can be used and developed into a technology-based learning model. The development of TPACK is getting faster so it is believed to be able to help educators and students in carrying out learning. This research includes literature review research through reviewing articles that have been published in journals and proceedings. The results of the research show that 1) TPACK has been developed into several models, namely TPCK-W (Technological Pedagogical Content Knowledge-Web); evolution of the instructional system design model (ISD); ICT-TPCK; the SQD (Synthesis of Qualitative Evidence) model. 2) TPACK which was tested in the application of learning various sciences as a whole produced satisfactory grades and could improve learning outcomes. 3) This framework also has advantages and disadvantages which of course can be a concern for teachers or researchers when they are going to use it in learning. The results of this study are expected to be an illustration for further research in developing the TPACK framework from various aspects, especially focusing on the integration of pedagogy, content, and technology. ABSTRAKPenelitian ini mengkaji sebuah kerangka yang dapat digunakan dan dikembangkan menjadi model pembelajaran berbasis teknologi. Perkembangan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) semakin cepat sehingga diyakini dapat membantu pendidik serta siswa dalam melaksanakan pembelajaran. Penelitian ini termasuk penelitian kajian literatur melalui penelaahan artikel yang telah tebit di jurnal dan prosiding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) TPACK telah dikembangkan menjadi beberapa model, yaitu TPCK-W (Technological Pedagogical Content Knowledge-Web); evolusi model desain sistem intruksional (ISD); ICT-TPCK; model SQD (Synthesis of Qualitative Evidence). 2) TPACK yang diujicobakan dalam penerapan pembelajaran berbagai ilmu secara keseluruhan menghasilkan nilai yang memuaskan dan dapat meningkatan hasil pembelajaran. 3) Kerangka ini pun memiliki kelebihan dan kelemahan yang tentunya dapat menjadi perhatian bagi para guru atau peneliti ketika akan menggunakannya dalam pembelajaran. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi gambaran untuk penelitian selanjutnya dalam mengembangkan kerangka TPACK dari berbagai aspek terutama fokus pada integrasi pedagogi, konten, dan teknologi.
ANALISIS BUKU TEKS BIOLOGI SMA KELAS XI KURIKULUM 2013 DAN KURIKULUM MERDEKA BERDASARKAN LITERASI ILMIAH LUBIS, NOVITA SARI; KHAIRUNA, KHAIRUNA; ADLINI , MIZA NINA
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i3.3065

Abstract

This study aims to describe the level of scientific literacy of high school biology textbooks grade XI based on the theme of scientific literacy and specifically this study emphasizes the dimensions of scientific literacy. This study uses a qualitative approach with the method (content analysis). The selection of biology textbooks analyzed using purposive sampling technique obtained two biology textbooks grade XI used in Medan Tembung District. Data on the assessment of scientific literacy was collected by analyzing one chapter in the biology textbook. Data analysis was conducted using the documentation method. The results of the research on the two books showed that scientific literacy as a body of knowledge became the most dominant dimension appearing in book II at 75% while in book I at 72.5%. The dimension of science as a way of thinking has a small proportion in book II which is 45%, while in book I it is 42.5%. Science as a way of investigation with an average percentage in book II of 45%, while in book I it is 42.5%. The dimension of science and its interaction with technology and society appears more after science as a body of knowledge, in book II which is 55% and book I is 52.5%. From these results, it can be concluded that the level of scientific literacy of grade XI high school biology textbooks used in Medan Tembung District is quite good according to the assessment criteria. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat literasi ilmiah buku teks pelajaran Biologi SMA kelas XI berdasarkan tema literasi ilmiah dan secara khusus penelitian ini menekankan pada dimensi literasi ilmiah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode (content analysis). Pemilihan buku teks pelajaran biologi yang dianalisis dengan menggunakan teknik purposive sampling didapat dua buku teks pelajaran biologi kelas XI yang digunakan di Kecamatan Medan Tembung. Data penilaian terhadap literasi ilmiah dikumpulkan dengan menganalisis satu bab pada buku teks biologi. Analisis data dilakukan dengan metode dokumentasi. Hasil penelitian pada kedua buku menunjukkan bahwa literasi sains sebagai batang tubuh pengetahuan menjadi dimensi yang paling dominan muncul pada buku II sebesar 75% sedangkan pada buku I sebesar 72.5%. Dimensi sains sebagai cara berfikir proporsinya sedikit pada buku II yaitu sebesar 45%, sedangkan pada buku I 42.5%. Sains sebagai jalan investigasi dengan rata-rata persentase pada buku II sebesar 45%, sedangkan pada buku I sebesar 42.5%. Dimensi sains dan interaksinya dengan teknologi dan masyarakat muncul lebih banyak setelah sains sebagai batang tubuh pengetahuan, pada buku II yaitu sebesar 55% dan buku I sebesar 52.5%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tingakat literasi ilmiah buku teks pelajaran biologi SMA kelas XI yang digunakan di Kecamatan Medan Tembung cukup baik sesuai dengan kriteria penilaian.
PENGEMBANGAN LKS DENGAN MODEL BLENDED LEARNING TIPE FLIPPED CLASSROOM PADA POKOK BAHASAN SPLDV KELAS VIII ANGGRAINI, LINA; TRAPSILASIWI, DINAWATI; OKTAVIANINGTYAS, ERVIN; PAMBUDI, DIDIK SUGENG; MURTIKUSUMA, RANDI PRATAMA
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v4i1.3112

Abstract

Students often feel reluctant to work on worksheets given by teachers because of their unattractive appearance, monotony, and only consisting of material or a collection of questions that do not guide students to find the concept of the material. This makes learning boring and meaningless. Therefore, a development research was conducted on student worksheets using a blended learning model of the flipped classroom type on the material of the system of two linear equations in grade VIII. The purpose of this research is to determine the process and results of developing student worksheets using a blended learning model of the flipped classroom type on the material of the system of two linear equations in grade VIII. The design of the student worksheet in this research is based on the 4-D development model which consists of 4 stages, namely the defining stage (define), design (design), development (develop), and dissemination (disseminate). The development results show that the student worksheets are valid with an average total validity of 3.96; practical with a percentage of learning implementation of 97.06% stated as good; and effective with a percentage of student activity of 90.38% stated as very active, student response questionnaire of 96.08% stated as positive, and a percentage of student mastery of 86.96% stated as classically complete. ABSTRAKSiswa kerap kali enggan mengerjakan lembar kerja siswa yang diberikan oleh guru karena tampilannya yang tidak menarik, monoton, dan hanya terdiri atas materi atau kumpulan soal yang tidak menuntun siswa untuk menemukan konsep materi. Hal tersebut membuat pembelajaran menjadi membosankan dan kurang bermakna. Oleh karena itu, dilakukan penelitian pengembangan lembar kerja siswa menggunakan model blended learning tipe flipped classroom pada materi sistem persamaan linier dua variabel kelas VIII. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses dan hasil pengembangan lembar kerja siswa dengan model blended learning tipe flipped classroom pada materi sistem persamaan linier dua variabel kelas VIII. Rancangan lembar kerja siswa pada penelitian ini berdasarkan model pengembangan 4-D yang terdiri dari 4 tahap yaitu tahap pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate). Hasil pengembangan menunjukkan lembar kerja siswa valid dengan rata-rata total validitas 3,96; praktis dengan presentase keterlaksanaan pembelajaran 97,06% dinyatakan baik; dan efektif dengan presentase keaktivan siswa 90,38% dinyatakan sangat aktif, angket respon siswa 96,08% dinyatakan positif, dan presentase ketuntasan siswa 86,96% dinyatakan tuntas secara klasikal.