cover
Contact Name
Wirmando
Contact Email
wirmando29@gmail.com
Phone
+6282238793570
Journal Mail Official
jurnalflorencenightingale@gmail.com
Editorial Address
Jl. Maipa no 19 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale
ISSN : 26570548     EISSN : 26570548     DOI : https://doi.org/10.52774/jkfn
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale (JKFN) merupakan jurnal ilmiah di bidang ilmu keperawatan yang dikelola oleh para dosen dan praktisi yang berasal dari berbagai background perguruan tinggi di Indonesia. Jurnal Keperawatan Florence Nightingale (JKFN) telah terbit secara online pertama kali pada tahun 2018 untuk Vol 1 No 1 (2018), dan sejak tahun 2021, jurnal ini terbit 2 kali dalam satu tahun (Juni dan Desember). Jurnal Keperawatan Florence Nightingale (JKFN) menargetkan setiap issue terdiri dari 10 artikel per volume secara konsisten setiap terbit. Cakupan dan fokus JKFN yaitu bidang ilmu Keperawatan seperti Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Anak, Keperawatan kritis, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Komunitas dan Keluarga, Keperawatan Gerontik, dan Manajemen Keperawatan) dan bidang ilmu kesehatan lainnya yang masih serumpun.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 8 No 1 (2025)" : 15 Documents clear
Analisis Faktor Risiko yang Mempengaruhi Kejadian Obesitas pada Remaja: Studi Literatur Karimah, Amani Shofi; Niarto, Zaskia Reihan Amanda; Lesmana, Dinda Annisa Putri; Faris, Ahlam; Herbawani, Chahya Kharin
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52774/jkfn.v8i1.207

Abstract

The prevalence of obesity in adolescents has significantly increased from 8% in 1990 to 20% in 2022. The World Health Organization (WHO) reports that more than 390 million children and adolescents aged 5 to 19 years are affected by obesity. This study aims to identify risk factors contributing to obesity in adolescents and is expected to help them avoid behaviors that could potentially lead to obesity. This literature review study utilizes the PRISMA guidelines and databases such as Google Scholar, Garuda, MDPI, PubMed, and ScienceDirect. Articles were searched using keywords in both Indonesian and English, such as "risk factors for adolescent obesity," "risk factor," "obesity," and "adolescent," for publications from 2021 to 2024, in accordance with predefined inclusion and exclusion criteria. Based on the review of 10 articles, it was found that risk factors influencing obesity in adolescents include genetic factors, gender, physical activity, parental income, eating habits, knowledge, and stress levels. Physical activity is the dominant factor influencing obesity in adolescents. Therefore, optimal interventions are needed to prevent obesity in adolescents, including programs to increase physical activity and family support to promote healthy eating habits.
Hubungan Kebiasaan Makan Dan Status Gizi Pada Remaja Indri Halimatu Sadiah; Rusnaedi, Pedro; Elizabeth, Beatrix; Rahayu, Previarsi
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52774/jkfn.v8i1.255

Abstract

Masa remaja adalah komponen penting dari siklus perkembangan seseorang.Remaja yang sedang mencari jati dirinya mulai menyadari adanya kekhawatiran yang besar terhadap gaya penampilan, karena remaja merasa tidak puas dengan penampilannya. Saat ini banyak remaja yang mengonsumsi makanan yang tidak sehat yang akan berdampak terhadap status gizi seseorang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kebiasaan makan dan status gizi pada remaja di SMPN 1 Sukatani. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif analitik observasional, desain penelitian menggunakan cross-sectional. Teknik sampling yang digunakan yaitu sampel random sampling. Populasi dalam penelitian remaja berusia 12-15 tahun berjumlah 756 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah 262 siswa. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat berupa Chi-Square dengan nilai signifikan α < 0,05. Hasil : menunjukkan remaja dengan usia 13 tahun 140 orang (53,4%), berjenis kelamin perempuan 154 orang (58,8%), mempunyai kebiasaan makan yang kurang sehat 132 orang (50,4%), dan mempunyai status gizi (IMT/U) buruk 17 orang (12,9%). Kesimpulan dari penelitian ini  terdapat hubungan kebiasaan makan dan status gizi pada remaja di SMPN 1 Sukatani. Diharapkan dengan ini, remaja yang memiliki kebiasaan makan yang kurang baik beralih untuk mengkonsumsi makanan yang tinggi nutrisi.
Gambaran Efektivitas Australasian Triage Scale (ATS) Sebagai Sistem Triase di Unit Gawat Darurat : Sebuah Tradisional Literature Review Sejati, Ilham Kukuh; Azulla, Sellvinia; Latifardani, Rissa; Hudiyawati, Dian
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52774/jkfn.v8i1.261

Abstract

Dalam pelayanan gawat darurat seringkali perawat menemui pasien yang datang dengan berbagai kondisi dan tingkat keparahan yang berbeda. Dengan demikian tantangan yang dihadapi oleh perawat yaitu bagaimana mengelola pasien dengan kondisi kegawatan secara cepat dan tepat. Metode yang dipakai dalam penelitian sekunder ini adalah traditional literature review. Artikel jurnal yang digunakan dalam penelitian sekunder ini merupakan publikasi nasional dan internasional dengan rentang tahun 2011-2024. Pencarian artikel melalui Google Scholar, Science Direct, Scopus, PubMed, Dimensions dengan kata kunci “efektivitas”, “Australasian Triage Scale”, dan “Unit Gawat Darurat” dan setelah melalui proses inklusi dan eksklusi didapatkan sebanyak 10 artikel. Berdasarkan beberapa artikel penelitian mengenai ATS, dapat disimpulkan bahwa : Australasian Triage System (ATS) memiliki nilai sedang hingga baik dalam penilaian reliabilitas dan validitas sebagai sebuah instrumen atau alat ukur untuk mengkategorikan pasien di unit gawat darurat.
Pengaruh Tekhnik Relaksasi Benson Terhadap Tingkat Depresi Pada Pasien Stroke Komariah, Euis Dedeh; Yulianita, Marisna Eka; Syaipuddin; Ibrahim; Indar
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52774/jkfn.v8i1.327

Abstract

Stroke adalah penyumbang kematian terbesar di dunia. Komplikasi yang biasanya dapat ditemukan pada pasien setelah mengalami stroke adalah depresi. Depresi pasca stroke sering terbaikan padahal memiliki konsekuensi serius terhadap kepatuhan pengobatan, kemampuan rehabilitasi, dan integrasi sosial pasien. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh teknik relaksasi Benson terhadap tingkat depresi pada pasien stroke di Rumah Sakit Fatima Makale, Tana Toraja. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental dengan rancangan pre-test and post-test with one group design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik reliance available sampling dengan jumlah sampel sebanyak 20 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner untuk mengukur tingkat depresi dari Beck depression inventory (BDI). Dari hasil uji statistik Wilcoxon diperoleh nilai = 0,000 dengan tingkat signifikansi = 0,05. Hasil ini menunjukkan ƿ < α, artinya ada pengaruh yang signifikan antara teknik relaksasi Benson terhadap tingkat depresi pada pasien stroke di Rumah Sakit Fatima Makale Tana Toraja. Tingkat depresi pada pasien stroke setelah diberikan perlakuan selama 2-3 kali per minggu selama 4 minggu mengalami penurunan dari depresi sedang menjadi depresi ringan. Diharapkan keluarga dapat melakukan teknik relaksasi Benson pada pasien stroke di rumah secara mandiri sebagai latihan untuk mengurangi kecemasan atau depresi pada pasien itu sendiri.
Pengaruh Edukasi Mitigasi Bencana Berbasis Video Animasi Terhadap Kesiapsiagaan Bencana Tanah Longsor Nurfalah, Aam Linda; Haryeti, Popon; Prameswari, Ayu
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52774/jkfn.v8i1.336

Abstract

Mitigasi bencana merupakan upaya yang dilakukan mengurangi resiko bencana dengan berbagai macam cara salah satunya edukasi. Pemberian edukasi disesuaikan dengan karakteristik penerima edukasi tersebut salah satunya siswa sekolah dasar. Siswa sekolah dasar merupakan kelompok rentan dengan karakteristik yang beresiko tinggi terkena dampak bencana, sehingga perlu mendapatkan edukasi mitigasi bencana dengan media yang sesuai yaitu video animasi. Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh edukasi mitigasi bencana berbasis video animasi terhadap kesiapsiagaan bencana longsor di SDN Peusar Kabupaten Sumedang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experimental non-equivalent control group, melibatkan 53 responden yang dipilih melalui stratified random sampling. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experimental non-equivalent control group, melibatkan 53 responden yang dipilih melalui stratified random sampling. Dari hasil uji paired simple t-test didapatkan bahwa setelah diberikan intervensi dari 53 responden pada kedua kelompok mengalami peningkatan, pada kelompok kontrol dari 26 responden sebanyak 25 responden mengalami peningkatan kesiapsiagaan sedangkan pada kelompok intervensi dari 27 responden 24 mengalami peningkatan kesiapsiagaan bencana dengan nilai p-value = 0,00. Hasil uji paired t-test dan ANCOVA menunjukkan bahwa edukasi mitigasi berbasis video animasi secara signifikan meningkatkan kesiapsiagaan siswa terhadap bencana tanah longsor (p < 0,05). Pemberian edukasi mitigasi bencana berpengaruh secara signifikan dengan media video animasi terhadap kesiapsiagaan bencana siswa.
Hubungan Antara Perilaku Merokok Dengan Kejadian Neuropati Perifer Diabetik Sholikhah, Mariska Nuri; Purwanti, Okti Sri
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52774/jkfn.v8i1.345

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis ditandai kadar gula darah yang tinggi dan menyebabkan komplikasi serius seperti neuropati perifer diabetik. Perilaku merokok menyebabkan gangguan sirkulasi darah dan gangguan saraf sehingga menjadi faktor risiko yang dapat diubah. Penelitian bertujuan mengetahui perilaku merokok berhubungan dengan kejadian neuropati perifer diabetik. Penelitian ini menggunakan desain case control study dengan pendekatan analitik observasional. Penelitian ini melibatkan populasi sebanyak 118 responden, dengan 51 responden sebagai sampel kasus dan 67 responden sebagai sampel kontrol. Teknik yang digunakan adalah total sampling, analisis data dilakukan dengan metode statistik deskriptif serta uji Chi-square dan Spearman rank. Alat ukur yang digunakan mencakup kuesioner perilaku merokok dan pemeriksaan Diabetic Neuropathy Symptom Score (DNS).Sebagian besar responden (89%) mengalami neuropati perifer diabetik. Hasil menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara perilaku merokok dan neuropati perifer diabetik (r = 0,532 yang tidak mencapai tingkat signifikansi, p = 0,390). Faktor seperti kontrol kadar gula darah dan durasi menderita diabetes memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap neuropati perifer diabetik. Dari 118 responden, hampir setengahnya (46.6%) memiliki riwayat merokok. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun merokok memiliki dampak buruk bagi kesehatan, faktor-faktor lain, seperti lama menderita diabetes dan kontrol kadar gula darah, lebih berpengaruh terhadap terjadinya neuropati perifer diabetik. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan faktor-faktor lain dalam penanganan neuropati perifer diabetik.
Pengaruh Modifikasi Edukasi Dengan Senam Hipertensi Terhadap Pengetahuan Dan Tekanan Darah Lansia Ramadhani, Muhammad Naufaludin; Parawansa, Nabila Indar; Wibowo, Nia Cahayani Putri; Sanjayani, Tutut Putri; Megawati, Riris Risca; Fajarani, Dratia Eka
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52774/jkfn.v8i1.347

Abstract

Hypertension in the elderly is an important global health problem that, if not managed properly can cause serious complications. In Indonesia, the prevalence of hypertension tends to increase with age, especially among the elderly. Hypertension can be treated with pharmacological and non-pharmacological therapy, one of which is through hypertension exercise. This study aims to determine the effect of hypertension exercise modification and education by distributing leaflets on the knowledge and blood pressure of the elderly in the Chronic Disease Management Program (Prolanis) of the Halmahera Health Center UPTD. The method used is quantitative with a pre-posttest design. The population used was all Prolanis patients, with sample selection using simple random sampling, namely 20 respondents. Data were collected using a questionnaire with blood pressure measurements before and after the hypertension exercise intervention. The results of the study showed that hypertension exercise had a significant effect on decreasing diastolic blood pressure (p = 0.001), but did not have a significant effect on decreasing systolic blood pressure (p = 0.130). Providing education through leaflets did not show a significant effect on increasing the knowledge of the elderly (p = 0.398). Based on these findings, hypertension exercise has been proven effective as one of the interventions in managing hypertension in the elderly, although education through leaflets did not show significant changes in knowledge. This study is expected to provide contributions in the development of hypertension management in the elderly.
Efektifitas Mobilisasi Dini Pada Pasien Pasca Operasi Terhadap Mual Dan Muntah: Tinjauan Literatur Delima, Descarina; Prabawati, Dewi
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52774/jkfn.v8i1.354

Abstract

Surgery is carried out diagnose or treat a disease, injury, disability and also treat conditions that are difficult or impossible to cure with medication only. However, several side effects maybe can occur after surgery and give dissatisfaction feeling in health care services. One of the complications that often occurs in post-operative patients is nausea and vomiting. Objective: This research aims to determine the effectiveness of early mobilization and what methods are used in its application. Method: Literature review research conducted on quantitative research articles using the PICOT data analysis process and thematic analysis method: a simplified approach.  Results: The use of the ERAS protocol is the most widely used mobilization method, with modifications according to the conditions where mobilization is gradual starting from the first post-operative day onwards. Early mobilization also can using ROM and other mobilizations that have been adjusted. The effectiveness of early mobilization is also influenced by other parties, such as providing simulations and guidance from nurses. Early mobilization carried out after surgery can reduce post-operative nausea and vomiting, help increase oxygenation, dan improve body function and reduce pain so that the recovery process can be faster.
Efektivitas Relaxing Breathing Exercise Terhadap Kualitas Tidur dan Kontrol Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Kronik: Tinjauan Literatur Jesus, Dionencia Nahak De; Prabawati, Dewi
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52774/jkfn.v8i1.355

Abstract

Background: This literature review study is motivated by the phenomenon of insomnia in patients with diabetes mellitus which is getting more serious over time and has an impact on sleep quality. Relaxation techniques are needed, namely relaxing breathing exercises, which can affect sleep quality and can cause endocrine and metabolic disorders such as glucose tolerance disorders, insulin resistance and reduced response to insulin. Objective: to see the effectiveness of relaxing breathing exercises on sleep quality in patients with diabetes mellitus. Method: A literature review was conducted on seven articles obtained from three databases, Proquest, Google Scholar and Pubmed. The keywords for searching articles are "diabetes mellitus", "exercise", "sleep quality", "blood sugar", "patients" and "hospitals" with "AND" and "OR" as Boolean operators. Results: From this literature review, it was found that relaxing breathing exercises have an effect or impact on sleep quality in patients with diabetes mellitus. The results of the review article are: 1) improved sleep quality, 2) increased performance scores and reduced stress levels, 3) improved internal relaxation during or after simulation sessions, and 5) improved sleep quality and healthy lifestyles. The results of the literature review prove that there is an effectiveness in improving sleep quality in patients with diabetes mellitus. Conclusion: Relaxing breathing exercise is effective in patients with diabetes mellitus. The recommendation of this literature review can make relaxing breathing exercise an alternative therapy used in patients with diabetes melitus
Etika dalam Pelaksanaan Triase Pasien Gawat Darurat Satti, Yunita Carolina; Ghita, Dwi; Sukrang
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52774/jkfn.v8i1.360

Abstract

Triage implementation in the Emergency Department (ED) of a hospital is a very important process in emergency patient management, involving technical skills, but also requiring a deep understanding of medical ethics. Methods: This literature review was used with a descriptive approach. The eligibility criteria for the literature were developed based on the Preferred Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis (PRISMA) framework, in addition the literature was limited to the range of 2019-2024. Results: Study selection of 439 articles, with 14 articles from PubMed, 200 from Scopus, 200 from Google Scholar, and 25 from the ScienceDirect database. After full-text assessment, 7 articles were included for analysis. Discussion: Triage in emergency patient care is an important process that involves prioritizing patient care based on the severity of their condition. Conclusion: The application of ethics in emergency patient triage requires the integration of the principles of equity, severity-based prioritization, reducing the risk of error, and empathetic communication. Simulation-based training, improving human resources, and educating the public about the importance of ethics-based triage are important steps to ensure justice and patient safety in emergency situations.

Page 1 of 2 | Total Record : 15