cover
Contact Name
Ahmad Fauzi
Contact Email
upt.penerbitan.uij@gmail.com
Phone
+6282234175064
Journal Mail Official
ahmadfauzi.12081989@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kyai Mojo No. 101 Kaliwates Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Kajian Aswaja
ISSN : 24603325     EISSN : 28082109     DOI : https://doi.org/10.56013/jpka
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan dan Kajian Aswaja merupakan Jurnal ini bertujuan untuk menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penelitian dan studi tentang. Ruang lingkup artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini membahas topic Pendidikan dan Kajian Aswaja. Jurnal Kajian ini di kelola oleh Penerbit UIJ Kyai Mojo dan terbit dua kali dalam setahun yaitu bulan Juni dan Desember.
Articles 29 Documents
Penyesuaian Kurikulum Muadalah Pondok Pesantren di Kabupaten Jember Moh. Qurtubi; Mohamad Ahyar Ma'arif
JURNAL PENDIDIKAN DAN KAJIAN ASWAJA Vol. 8 No. 1 (2022): JUNI
Publisher : Penerbit Kyai Mojo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jpka.v8i1.1502

Abstract

Pesantren yang tetap mengajarkan diniyah dan mengikuti program kesetaraan yang menggunakan standar kurikulum negara (Kemenag dan Depdiknas) di kalangan pesantren disebut Mu`adahpesantren. Lulusan Pesantren ini setara dengan lulusan MA atau SMA. Proses pemerataan ini diberikan sebagai langkah negara untuk mengakui keberadaan pendidikan di pondok pesantren yang bukan bagian dari sistem pendidikan nasional. Pendidikan berbasis masyarakat, Pendidikan Diniah dan Pesantren salaf bertujuan untuk menciptakan nilai-nilai agama yang berkualitas. Dari beberapa pengamatan bahwa Pondok pesantren mu’adalahh mengadopsi dari kurikulum pondok pesantren Gontor. Pembelajaran di pondok pesantren mu’adalahh menggunakan beberapa metode, yaitu: ceramah, tanya jawab, resitasi, driil dan dikte, diskusi, demonstrasi, dan hafalan. Pondok pesantren mu’adalahh serta media pembelajaran Materi umum seperti buku pedoman, alat tulis dan papan tulis masih digunakan oleh guru. Peserta didik harus memiliki buku pedoman sebagai sumber belajar. Kata Kunci : Kurikulum, Muadalah, Pondok Pesantren
Rekontruksi Makna Pendidikan Islam (Telaah Makna Pendidikan Islam Berdasarkan Pandangan Syed Muhammad Naquib Ibn Ali Ibn Muhsin Al-Attas) Fitriyatul Hanifiyah
JURNAL PENDIDIKAN DAN KAJIAN ASWAJA Vol. 8 No. 1 (2022): JUNI
Publisher : Penerbit Kyai Mojo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jpka.v8i1.1514

Abstract

Istilah pendidikan agama Islam masih menjadi topik kajian yang menarik untuk menemukan konsep pendidikan agama Islam yang tepat, komprehensif, ideal dan integral. Secara komprehensif, membangun teori untuk merumuskan paradigma pendidikan tersebut menjadi tanggung jawab moral bagi setiap pakar Pendidikan, sebagaimana dilakukan oleh tokoh pendidikan popular yaitu Syed Muhammad Naquib Al-Attas. Syed Muhammad Naquib Al-Attas meruapakan salah satu tokoh intelektual Muslim yang prodeuktif dan otoritas terhadap keilmuan. Pemikiran-pemikiran beliau telah memberikan beberapa konstribusi baru dalam disiplin keilmuan khususnya di bidang pendidikan khususnya pendidikan agama Islam yang memiliki konsep ta”dib. Oleh karena itu, peneliti mengangkat kajian makna Pendidikan Islam untuk dapat menemukan makna atau istilah yang tepat, komprehensif, ideal dan integral. Kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian library research (kajian pustaka) yang berusaha mengungkapkan konsep-konsep baru dengan cara membaca dan mencatat informasi yang relevan dengan kebutuhan adalah salah satu metode penelitian yang peneliti gunakan dalam mengkaji topik ini. Penelitian dengan jenis penelitian library research (kajian pustaka) ini adalah mencakup buku-buku, teks jurnal, majalah dan hasil penelitian yang terkait dengan judul karya ilmiah ini. Sedangkan content analysis (analisis isi) meruapakan teknik analisa dari penulisan ini yakni teknik apa saja yang digunakan untuk menarik kesimpulan melalui usaha menemukan karakteristik pesan dan dilakukan secara objektif serta sistematis. Kata Kunci: Makna, Pendidikan, Islam
Pengaruh Metode Fami Insyauqin Terhadap Prestasi Menghafal Al-Quran di Pondok Pesantren Ibnu Katsir Jember Tahun 2021/2022 Marfu’ah .
JURNAL PENDIDIKAN DAN KAJIAN ASWAJA Vol. 8 No. 1 (2022): JUNI
Publisher : Penerbit Kyai Mojo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jpka.v8i1.1515

Abstract

This research is motivated by the researcher's curiosity about the strategies or methods that have been applied at the son of Ibnu Katsir Islamic boarding school, how important is the influence of a student's memorization if they consistently apply the fami bisyauqin method. From here the title of this research was made. Is this method able to improve student achievement in memorizing the Qur'an or vice versa. This research is a correlation research with a quantitative approach. The population used in this study were students from the seventh to the tenth batch of Pondok Putra Ibnu Katsir in 2021/2022, totaling 55 students. Collecting data using questionnaires and documentation methods. The validity of the research instrument was carried out using the product moment correlation formula. Instrument reliability is calculated using Alpha Cronbac through the SPSS application. The data analysis technique used to test the hypothesis is a simple linear regression technique at a significance level of 5%. The results of the study using a simple linear regression technique obtained: the value of the correlation or relationship (R) is 0.178. From the output, the coefficient of determination (R Square) is 0.032 or equal to 3.2%, which means that there is no effect of the fami bisyauqin method on the achievement of memorizing the Qur'an at the Ibnu Katsir Putra Islamic Boarding School. Keywords : proximity, family, achievement, memorize, Al-Qur'an
Model Pendidikan Akhlak dalam Membentuk Karakter Santri di Pondok Pesantren Anis Rofi Hidayah
JURNAL PENDIDIKAN DAN KAJIAN ASWAJA Vol. 7 No. 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Penerbit Kyai Mojo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jpka.v7i2.1918

Abstract

Akhlak atau karakter merupakan hal yang sangat penting dan mendasar. Akhlak dan karakter adalah mustika hidup yang membedakan manusia dengan mahluk yang lain seperti hewan. Akhlak atau karakter adalah persoalan yang paling krisual yang harus direspon oleh dunia pendidikan. Dalam hal ini, pendidikan akhlak merupakan tujuan tertinggi dalam islam, karena pada prinsipnya penanaman akhlak merupakan aktifitas pokok dari keseluruhan praktik pendidikan yang dilakukan oleh Rasulullah. Pendidikan yang baik harus bisa menanamkan akhlak kedalam peserta didik, agar dapat memunculkan sifat, pemikiran dan perilaku atau karakter terpuji. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian adalah Madrasah Tsanawiyah Raudlatus Syabab Sumber Wringin Kecamatan Sukowono Kabupaten Jember. Penentuan Informan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data (data reduction), penyajian data (data display) dan penarikan kesimpulan (conclusion/verification). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pendidikan akhlak dalam membentuk karakter santri adalah dengan menggunakan model keteladanan, pembiasaan dan kedisiplinan.. Implementasi pendidikan akhlak dalam membentuk karakter santri dilakukan oleh sekolah berkerja sama dengan Pesantren diterapkan pengajian. sumber materi yang di gunakan selain matapelajaran Akidah Akhlak juga diambil dari beberapa kita antaranya: Taisirul Kholaq, Akhlakul Lilbanat, Ta’lim Muta’alim, dan Bidayatul Hidayah.
Menggagas Fiqih Lintas Agama (Upaya Mempertahankan Islam Inklusif dan Plural) Hamami, Nidom
JURNAL PENDIDIKAN DAN KAJIAN ASWAJA Vol. 8 No. 2 (2022): DESEMBER
Publisher : Penerbit Kyai Mojo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jpka.v8i2.1912

Abstract

Kajian fikih lintas agama berupaya menjembatani perpecahan dan saling ketidakpercayaan di antara berbagai agama guna menemukan beberapa titik makna esensial (kebersamaan) yang telah tergerus oleh waktu, kepentingan politik, ekonomi, dan persaingan global. Di sinilah dimulai upaya untuk terlibat dalam dialog antaragama dan mencoba menyatukan potongan-potongan itu untuk mendapatkan sesuatu yang positif bagi kelanjutan kehidupan damai di bumi. Islam yang notabene merupakan salah satu agama terbesar di jagat raya ini, pada masa kejayaannya dalam sejarahnya mengalami beberapa kali pasang surut, mengalami beberapa masa stagnasi dan dinamika kebebasan berpikir terkait fikih, yaitu ijtihad. Fiqh klasik telah menjadi wabah yang membelenggu kebebasan ijtihad yang terhenti pada empat madzhab, maliki, hanafi, syafi'i dan hambali. Fiqh dan Ushul Fiqh sudah dianggap sempurna. Fiqh klasik cenderung memiliki pandangan yang berlawanan dan bahkan menolak komunitas agama lain, yang menyebabkan mereka terpinggirkan atau mendiskreditkan. Biarlah ini menjadi bahan renungan umat Islam tentang bagaimana mendukung Islam yang rahmatan lil 'alamin (inklusif), bukan wajah Islam yang "liar" (radikal) dan tertutup (eksklusif).
Telaah Perkembangan Bahasa dan Moral Pada Anak Jasuli, Jasuli
JURNAL PENDIDIKAN DAN KAJIAN ASWAJA Vol. 8 No. 2 (2022): DESEMBER
Publisher : Penerbit Kyai Mojo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jpka.v8i2.2037

Abstract

Perkembangan merupakan sesuatu yang fleksibel keberadaannya, sehingga pengetahuannya juga membutuhkan pengamatan yang teliti untuk mengetahui percapaian perkembangan yang dialami. Dari sekian banyaknya aspek-aspek perkembangan, diantaranya yang menjadi pokok permasalahan adalah perkembangan bahasa dan moral pada anak. Sekalipun sepintas banyak orang yang telah menyatakan bahwa dalam kenyataannya bahasa dan moral akan mengalami perkembangan dengan sendirinya sesuai dengan banyaknya pengalaman yang ditemui seseorang dalam hidupnya. Namun juga perlu diperhatikan mengenai kuantitas dan kualitas perkembangan mengenai bahasa dan moral tersebut. Dengan telaah mendalam mengenai konsep dan metode perkembangan bahasa dan moral, diharapkan orang tua dan pendidik mampu melakukan hal yang terbaik untuk mengontrol arah perkembangan pada anak khususnya dalam hal bahasa dan moral.
Ajaran Agama dalam Al-Qur'an Surat Lukman Ayat 12-19 Faisol, Achmad
JURNAL PENDIDIKAN DAN KAJIAN ASWAJA Vol. 8 No. 2 (2022): DESEMBER
Publisher : Penerbit Kyai Mojo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jpka.v8i2.2039

Abstract

The purpose of writing this article is to analyze the concept of religious education in the Qur'an, as well as views of religious education from the perspective of Tafsir Al-Misbah sura Lukman verses 12-19, and what methods are contained in religious education from the perspective of Tafsir Al-Mishbah surah Lukman verse 12-19. The results of the study show that in addition to the educational and learning process there is representative material with the values ​​of Islamic teachings, there is also a kind of affection element which is one of the factors in success in education and learning. Thus in general from the surah Luqman there are principles of Islamic education methods, namely: religious, biological, psychological, and social principles. Educators should have characteristics and traits that will unite in the totality of their personality. In this case the characteristics of Muslim educators are having rubbaniyah character and nature, being sincere, patient, honest, always providing knowledge, being able to use teaching methods, being able to manage classes and students, knowing the psychological lives of students, being responsive, and being fair. In conveying his lessons using the following ways: by touching his heart, not giving up easily, based on compassion, explaining with rational arguments, gentle, patient, firm, and diligent.
Implementasi Metode Bervariasi dalam Meningkatkan Hasil Belajar di MTs Irsyadun Nasi in Desa Kasiyan Timur Kec. Puger Kab. Jember Qurtubi, Moh.
JURNAL PENDIDIKAN DAN KAJIAN ASWAJA Vol. 8 No. 2 (2022): DESEMBER
Publisher : Penerbit Kyai Mojo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jpka.v8i2.2071

Abstract

Metode pembelajaran sangat erat kaitannya dengan kemampuan dan keterampilan seorang guru dalam menyusun, menentukan dan meningkatkan semua strategi kegiatan dalam proses belajar mengajar. Karena dengan metode pembelajaran yang diterapkan oleh guru kepada siswa, berpengaruh kepada keberhasilan seorang guru dalam menyampaikan materi pembelajaran serta berpengaruh pada peningkatan hasil belajar siswa. Pemilihan metode pembelajaran harus disesuaikan dengan materi yang akan diberikan kepada siswa, agar tujuan dalam proses pembelajaran dapat tercapai dengan baik. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (Field Research), dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, dokumentasi dan wawancara (interview). Analisis data menggunakan reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan kesimpulan (conclusion drawing/verification). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode bervariasi dalam meningkatkan hasil belajar mata pelajaran fikih siswa kelas VII di MTs Irsyadun Nasi’in Kasiyan Timur Puger Jember tahun pelajaran 2021/2022 sangat membantu siswa dalam peningkatan hasil belajar karena dengan metode yang bervariasi siswa dapat berperan aktif dalam kegiatan belajar, minat siswa semakin meningkat, siswa semakin bersemangat dan mudah menerima pelajaran dengan baik sehingga siswa mudah memahami materi yang diajarkan serta dapat menyelesaikan tugas yang guru berikan dengan nilai bagus yang dalam hal ini mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Dan cara guru mengetahui keberhasilan pembelajaran yang telah dilaksanakan yaitu dengan melihat nilai tes lisan siswa dan hasil belajar bisa dilihat dari nilai tes lisan, tugas, PTS atau PAS siswa kebanyakan nilai para siswa bagus, meskipun masih terdapat beberapa siswa yang mendapat nilai di bawah KKM.
Penerapan Metode Al-Miftah Sidogiri dalam Mengembangkan Kemampuan Membaca Kitab Kuning Madrasah Diniyah Tingkat 1 (Study Multisitus di Pondok Pesantren Darus Sholah Putri Jember dan Pondok Pesantren Al-yasini Putri pasuruan tahun 2022) Mashluchah, Luluk; Khoir, Ummil
JURNAL PENDIDIKAN DAN KAJIAN ASWAJA Vol. 8 No. 2 (2022): DESEMBER
Publisher : Penerbit Kyai Mojo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jpka.v8i2.2649

Abstract

Metode Al-Miftah merupakan metode cepat dalam mengembangkan kemampuan membaca kitab kuning. Kitab Al-Miftah terdiri dari 1-4 jilid beserta 1 kitab nadzom yang menggunakan lagu familiar di kalangan santri agar mudah di ingat dan difahami. Metode Al-Miftah karangan dari Ustad Ahmad Qusyairi Isma’il Sidogiri. Pondok Pesantren Darus Sholah Jember mengadopsi metode Al-Miftah sidogiri yang mencontoh kepada Pondok Pesantren Al-Yasini Pasuruan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggabungkan metode Al-Miftah dalam pengajaran kitab kuning di pondok pesantren. Darus Sholah Jember dan Pondok Pesantren Al-Yasini Pasuruan tentang penerapan metode tersebut karna sampai saat ini penerapan di pondok pesantren Darus Sholah Jember masih belum berhasil, sedangkan penerapan metode al-miftah di pesantren Al-Yasini pasuruan sudah banyak santriwati yang berhasil dalam mengembangkan kemampuan membaca kitab kuning. Penelitian ini melakukan penelitian kualitatif dengan jenis studi multisitus. Pada penelitian ini, pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui pendekatan kualitatif deskriptif yang terdiri dari tiga tahap: pengurangan data, penyampaian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian ini yaitu Penerapan Metode Al-Miftah dalam mengembangkan kemampuan membaca kitab kuning madrasah diniyah tingkat 1 pesantren Darus Sholah ternyata tidak sama dengan penerapan yang ada di pondok Al-Yasini yang mengadopsi metode tersebut dari pesantren Sidogiri serta Alokasi Waktu pembelajaran di Pondok Darus Sholah terlalu pendek yang menyebabkan kurang evektifnya pembelajaran.

Page 3 of 3 | Total Record : 29