cover
Contact Name
Ahmad Fauzi
Contact Email
upt.penerbitan.uij@gmail.com
Phone
+6282234175064
Journal Mail Official
ahmadfauzi.12081989@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kyai Mojo No. 101 Kaliwates Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Kajian Aswaja
ISSN : 24603325     EISSN : 28082109     DOI : https://doi.org/10.56013/jpka
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan dan Kajian Aswaja merupakan Jurnal ini bertujuan untuk menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penelitian dan studi tentang. Ruang lingkup artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini membahas topic Pendidikan dan Kajian Aswaja. Jurnal Kajian ini di kelola oleh Penerbit UIJ Kyai Mojo dan terbit dua kali dalam setahun yaitu bulan Juni dan Desember.
Articles 29 Documents
Pengaruh Mobile Lagend (Game Online) Terhadap Minat Belajar Achmad Faisol; Muhammad Ilyas
JURNAL PENDIDIKAN DAN KAJIAN ASWAJA Vol. 7 No. 1 (2021): JUNI
Publisher : Penerbit Kyai Mojo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (926.612 KB) | DOI: 10.56013/jpka.v7i1.1102

Abstract

Kemajuan teknologi saat ini membuat semua pekerjaan yang dilakukan oleh manusia menjadi lebih mudah dan cepat. Manusia dituntut untuk ikut berkembang dalam kemajuan teknologi tersebut. Kemajuan teknologi saat ini dapat ditemui pada segala kegiatan manusia termasuk dalam kegiatan bermain. tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis ada tidaknya pengaruh mobile lagend (game online) teradap minat belajar siswa kelas VI di MIMA 01 KH.Shiddiq Jember. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah : metode interview, metode observasi, dokumenter dan angket. Analisis data nya menggunakan Uji Normalitas, Uji Homogenitas, dan Uji T-test. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh dari pengunaan Mobile Lagend Game Online) terhadap minat belajar siswa. Hal ini ditunjukkan dengan hasil Uji Hipotesis dimana dan . Dengan membandingan kedua nilai tersebut diperoleh(). Hal ini berati hipotesis alternatif diterima maka terdapat pengaruh negatif mobile lagend (game online) terhadap minat belajar siswa kelas VI di MIMA 01 KH.Shiddiq. Kata Kunci: Mobile Lagand, Game Online, Minat Belajar Siswa
Implementasi Nilai-Nilai Keagamaan pada Peserta Didik di Madrasah Ibtidaiyah Raudlatul Ulum Jember Nuzzulul Ulum
JURNAL PENDIDIKAN DAN KAJIAN ASWAJA Vol. 7 No. 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Penerbit Kyai Mojo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.482 KB) | DOI: 10.56013/jpka.v7i2.1158

Abstract

Dengan ilmu pengetahuan dan ilmu pendidikan manusia bisa merasakan manfaatnya, dari yang awalnya tidak bisa menjadi bisa , dari yang tidak tahu menjadi tahu, maka tanpa adanya pendidikan pasti taraf kedewasaannya tidak akan tercapai,dan pasti akan berakibat pada tingkah laku manusia tersebut, apalagi dalam pendidikan akhlak, apabila seseorang memiliki akhlak yang baik pasti seseorang tersebut telah menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan bagaimana implementasi nilai-nilai keagamaan pada peserta didik di Madarasah Ibtidaiyah Raudlatul Ulum Suci yang meliputi nilai akidah, syari’ah dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Metode pengumpulan data penelitian ini dilakukan 3 cara yakni : Observasi, Interview, dan Dokumentasi. Subjek penelitian adalah siswa MI Raudlatul Ulum. Analisis data dilakukan dengan cara analisis deskriptif. Peneliti ini menggunakan metode kualitatif dengan informan meliputi: Kepala madrasah, Guru, tata usaha, dan masyarakat. Dengan metode penelitian yang berlandaskan pada analisis fenomenalogis digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrument penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai keagamaan terbukti dapat meningkatkan tingkah laku siswa yang ditunjukkan dengan adanya peningkatan peningkatan yang berperilaku sopan dengan akhlak yang semakin baik, namun upaya peningkatan masih perlu ditingkatkan dan peran serta orang tua yang tidak kalah pentingnya pada siswa di Madrasah Ibtidaiyah Raudlatul Ulum Jember. Kata Kunci: Implementasi, nilai-nilai keagamaan
Pendidikan Sepanjang Hayat dan Berbagai Implikasinya Hj. Marfu’ah
JURNAL PENDIDIKAN DAN KAJIAN ASWAJA Vol. 7 No. 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Penerbit Kyai Mojo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.148 KB) | DOI: 10.56013/jpka.v7i2.1159

Abstract

Dalam penulisan ini, tujuannya adalah ingin menemukan pengertian pendidikan sepanjang hayat, pola penerapannya, dan penanganan berbagai implikasi pendidikan sepanjang hayat. Melalui pelayanan pendidikan yang terorganisir dan sistematis. Hasil yang diperoleh antara lain:1. Pendidikan Sepanjang Hayat adalah pendidikan yang bisa dilaksanakan dimana saja, kapan saja , tanpa batas usia. Pendidikan Sepanjang Hayat juga berfungsi mengembangkan potensi manusia selama hidup, baik melalui institusi maupun pengalaman hidupnya. Sedankan penerapan pendidikan sepanjang hayat dapat dilaksanakan melalui pendidikan formal,pendidikan in formal dan pendidikan non formal.implikasi pendidikan sepanjang hayat yang berkembang di masyarakat hendaknya dikelola melalui pendidikan non formal secara sistematis. Kata Kunci: Pendidikan Sepanjang Hayat , berbagai implikasi.
Sistem Pendidikan Pondok Pesantren Dalam Pembinaan Kualitas Santri Moh Qurtubi; Saman Hudi
JURNAL PENDIDIKAN DAN KAJIAN ASWAJA Vol. 7 No. 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Penerbit Kyai Mojo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.353 KB) | DOI: 10.56013/jpka.v7i2.1160

Abstract

Pondok Pesantren pada dasarnya tidak menggunakan batasan umur jangka waktu pendidikan. Dengan demikian sesungguhnya Pondok Pesantren merupakan pendidikan seumur hidup atau life long education. Yang artinya seluruh anggota masyarakat boleh menjadi santri untuk selamanya jika ia menghendaki. Atau sewaktu-waktu pindah untuk mencari guru di Pondok Pesantren lain atau pulang ketempat asal bila telah merasa cukup dan mampu mengembangkan diri sendiri. Sekalipun demikian prinsip tersebut dikemudian hari tidak mutlak berlaku seluruhnya, sebab terdorong oleh kesadaran pentingnya daya guna dan hasil guna pendidikan, maka lambat laun dibentuklah madrasah dalam lingkup Pondok Pesantren yang mengenal batas-batas waktu dan jenjang pendidikan. Hal ini jelas memposisikan pendidikan agama sebagai salah satu muatan wajib dalam kurikulum pendidikan apapun. Disamping itu diakui secara jelas bahwa, yang menjadi persoalan bagaimana pendidikan Islam itu sendiri menempatkan dirinya pada posisi yang tepat dan strategis sehingga dapat mewujudkan eksistensinya. Keberadaan Pondok Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional di Indonesia, khususnya di pulau Jawa, sudah cukup lama dikenal oleh masyarakat sejak 500 tahun yang silam, yakni ketika Syekh Malik Ibrahim memperkenalkan Pondok Pesantren pertama kalinya di Gresik. Namuin demikian Pondok Pesantren sebagai lembaga pendidikan, masih belum banyak diketahui masyarakat secara mendalam, meski ia telah tumbuh cukup lama ditengah-tengah msyarakat Indonesia. Kata Kunci : Sistem Pendidikan, Pondok Pesantren, Pembinaan, Kualitas Santri
Strategi Remedial Teaching Guru Pendidikan Agama Islam Terhadap Siswa di Masa Covid 19 di Sekolah MI Riyadut Tholibin Abdullah Hasbi, Jasuli
JURNAL PENDIDIKAN DAN KAJIAN ASWAJA Vol. 7 No. 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Penerbit Kyai Mojo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.06 KB) | DOI: 10.56013/jpka.v7i2.1161

Abstract

Guru adalah salah satu komponen penting dalam pendidikan yang wajib bertanggung jawab atas terselenggaranya proses pembelajaran. Dengan peran dan tanggung jawab guru tersebut diharapkan tidak terjadi kesulitan dalam pembelajara. Namun bila terjadi kesulitan dalam pembelajaran diharapkan guru membuat strategi yang baik sehingga kesulitan belajar yang dialami siswa dapat diselesaikan dengan baik. Setiap individu memang tidak ada yang sama, perbedaan individual inilah yang menyebabkan perbedaan tingkah laku belajar dikalangan peserta didik. Dalam keadaan peserta didik tidak dapat belajar sebagaimana mestinya, itulah yang disebut kesulitan belajar. Fokus penelitian ini yaitu Bagaimana strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam pelaksanaan Remidial Teaching siswa MI Riyadut Thalibin di Masa Covid 19. Penelitian menggunakan prosedur penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif karena penelitian ini bertujuan untuk menguraikan tentang sifat-sifat (karakteristik). Dalam penelitian ini memperoleh dua kesimpulan, yaitu kesimpulan umum dan khusus. Kesimpulan umum yaitu: Strategi Remedial Teaching Guru Pendidikan Agama Islam Terhadap Siswa di Masa Covid 19 di Sekolah MI Riyadut Tholibin dapat dikatakan baik. Dalam mengatasi kesulitan belajar siswa guru aktif dalam melakukan perbaikan, perbaikan tersebut bisa dilakukan dengan kerjasama antara pihak kepala sekolah, tenaga pendidik lain, waka kurikulum dan siswa. Sedangkan kesimpulan umum berisi : 1) mendiagnosis kesulitan belajar, dengan cara mengetahui jenis kesulitan belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, 2) menganalisis kesulitan belajar, dengan cara Menentukan bidang kecakapan tertentu yang dianggap bermasalah dan memerlukan perbaikan. 3) remedial teaching, dengan cara, menentukan tindakan yang harus di lakukan, bimbingan khusus, pengukuran kembali terhadap prestasi belajar peserta didik, dan kemudian dilakukan re-evaluasi dan re-diagnostik. Kata Kunci : Strategi, Remedial Teaching, Guru PAI, Covid 19
Peranan Motivasi Belajar Terhadap Aktifitas Belajar Siswa Teguh Karya Pamungkas
JURNAL PENDIDIKAN DAN KAJIAN ASWAJA Vol. 7 No. 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Penerbit Kyai Mojo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.959 KB) | DOI: 10.56013/jpka.v7i2.1162

Abstract

Motivasi memiliki peranan yang penting dalam suatu proses belajar mengajar, terutama dalam peningkatan kualitas hasil belajar, dan dalam rangka meningkatkan kemauan dan keinginan belajar bagi peserta didik. Motivasi merupakan factor penentu apakah peserta didik akan berhasil dalam proses belajar mengajarnya ataupun akan menemukan kegagalan tergantung dari motivasi yang dimilikinya. Demikian juga dalam hal aktifitas belajar, karena aktifitas belajar adalah merupakan aktifitas yang memiliki tujuan untuk meningkatkan hasil belajar atau kualitas pembelajaran. Aktifitas belajar siswa dan motivasi siswa merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan, dalam rangka kelangsungan proses belajar mengajar, motivasi bertujuan untuk memberikan semangat dan dorongan kepada peserta didik agar mampu dan mau menjalankan aktifitasnya sebagai seorang pelajar. Dalam penelitian ini dibagi dua bagian, bagian pertama tentang kajian teori, bagian yang kedua membahas hasil empiris. Pembahasan teoritis merupakan pembahasan melalui studi kepustakaan, sedangkan pembahasan empiris diperoleh dari pengumpulan data dengan menggunakan metode angket, observasi, interview, dan dokumenter. Sedangkan penentuan sampel dengan tehnik proporsional random sampling dari data yang diperoleh, diuji dengan menggunakan analisa data statistik dengan menggunakan rumus prosentase. Adapun kesimpulan yang diperoleh adalah Peranan motivasi terhadap aktifitas belajar siswa dalam penelitian yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan hasil yang baik. Dengan perolehan angka prosentasi Motivasi ekstrinsik 74.8% dan motivasi instrinsik 85 % maka sama dengan 79.9 % dan aktifitas belajar di sekolah 76.4% dan aktifitas dirumah 80.8%, maka sama dengan 78.6 % sehingga 79.25 yang berarti baik. Kata Kunci: Motivasi; Aktivitas; Belajar Siswa;
Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agus Arifandi; Muhammad Erfan Muktasim Billah; Suwardi .
JURNAL PENDIDIKAN DAN KAJIAN ASWAJA Vol. 8 No. 1 (2022): JUNI
Publisher : Penerbit Kyai Mojo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jpka.v8i1.1498

Abstract

Yang dapat mempengaruhi proses pembelajaran, termasuk metode pembelajaran, rencana studi, cara mengevaluasi siswa, bimbingan dan konseling, supervisi dan administrasi, dan masalah struktural lainnya seperti waktu, jumlah ruangan, dan pemilihan mata pelajaran. pelajaran. Tujuan, substansi materi, metodologi pembelajaran, dan evaluasi adalah empat komponen utama kurikulum. Kata Kunci : Pengembangan, Kurikulum, Pendidikan
Implementasi Supervisi Pendidikan Agama Islam di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 5 Jember Mohammad Syafi’I
JURNAL PENDIDIKAN DAN KAJIAN ASWAJA Vol. 8 No. 1 (2022): JUNI
Publisher : Penerbit Kyai Mojo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jpka.v8i1.1499

Abstract

National Education functions to develop abilities and form a dignified national disposition and civilization in order to educate the nation's life, aiming to develop the potential of students to become human beings who have faith and devotion to God Almighty, have a noble character, are healthy, knowledgeable, capable, creative, independent and become democratic and responsible citizens. This study uses a descriptive-qualitative approach, which is a research procedure that produces descriptive data in the form of written or spoken words from respondents or people whose behavior is observed. This research describes various things related to the focus of the problems raised. Data collected through observation and interviews. Educational supervision is carried out using super-vision individual techniques, namely class observation and class visits. Meanwhile, group supervision techniques such as group discussions, supervision meetings, seminars, workshops and workshops are difficult to do Keywords: Implimentation, Supervision And Islamic Religious Education
Model Pendidikan Keluarga Kiai dalam Membentuk Karakter Gus/Ning Agus Zainudin
JURNAL PENDIDIKAN DAN KAJIAN ASWAJA Vol. 8 No. 1 (2022): JUNI
Publisher : Penerbit Kyai Mojo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jpka.v8i1.1500

Abstract

Penelitian ini menjelaskan model pendidikan keluarga Kiai dalam membentuk karakter gus/ning di Pondok Pesantren AWS Bustanul Ulum Mlokorejo Jember. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berupa jenis penelitian studi kasus, peneliti menyimpulkan bahwa model pendidikan yang diterapkan oleh Kiai berdasarkan studi kasus di Pondok Pesantren AWS Bustanul Ulum Mlokorejo Jember ini bertujuan untuk membentuk karakter gus/ning di dalam pendidikan keluarga. Model pendidikan keluarga yang diterapkan oleh Kiai pada gus/ning berupa; Pertama model tarbawiah dalam melakukan berbagai kegiatan yang menekankan pada aspek keteladanan, seperti: beribadah, shalat, membaca Al-Qur'an, qiyamul lail, bergaul dengan orang yang saleh, berpuasa wajib, sunah pada hari senin dan kamis, serta memperbanyak dzikir di setiap waktu, dan kedua model ta’limiah dalam melakukan berbagai kegiatan yang menekankan pada pengetahuan, seperti: menyadarkan sejak dini untuk menuntut ilmu, menumbuhkan kesadaran berfikir, pemeliharaan kesehatan rasio, dan pendidikan sosial. Kata Kunci: Model Pendidikan Keluarga, Kiai, Karakter Gus/ning
Implementasi Pembelajaran Aswaja Untuk Menanamkan Kecerdasan Spiritual (Spiritual Quontient) Siswa di MTs Ma arif An Nur Wuluhan Jember Elga Yanuardianto; Jasuli .; Ahmad Fauzi
JURNAL PENDIDIKAN DAN KAJIAN ASWAJA Vol. 8 No. 1 (2022): JUNI
Publisher : Penerbit Kyai Mojo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jpka.v8i1.1501

Abstract

MTs Ma’arif An Nur merupakan madrasah dibawah Lembaga Pendidikan Ma’arif NU. MTs Ma’arif An Nur merupakan salah satu madrasah yang menerapkan pembelajatan keaswajahan. Pembelajaran ini bertujuan diharapkan dari out put peserta didik MTs Ma’arif An Nur dapat mengamalkan dan memahami betul Aqidah Ahlu sunah wal Jamaah secara utuh dalam segi ibadah maupun amaliyah. penelitian menggunakan jenis kualitatif deskriptif, hasil penelitian ini bahwa Perencanaan pembelajaran aswaja untuk menanamkan kecerdasan spiritual di MTs Ma’arif An Nur Wuluhan yaitu dengan menggunakan silabus dan RPP. Pelaksanaan pembelajaran aswaja untuk menanamkan kecerdasan spiritual di MTs Ma’arif An Nur Wuluhan dapat diorganisasikan menjadi dua bagian, yaitu pembelajaran klasikal dan pembelajaran non klasikal. Adapun dalam pembelajaran klasikal meliputi kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Dan Evaluasi pembelajaran aswaja untuk menanamkan kecerdasan spiritual di MTs Ma’arif An Nur Wuluhan yaitu dengan menggunakan penilaian formatif dan penilaian sumatif Kata Kunci : Implementasi Pembelajaran, Aswaja, Kecerdasan Spiritual

Page 2 of 3 | Total Record : 29