cover
Contact Name
I Nyoman Laba Jayanta
Contact Email
laba.jayanta@undiksha.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lessonandlearningstudies@gmail.com
Editorial Address
Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116 Telp. +62362-22928
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Journal for Lesson and Learning Studies
ISSN : 26156148     EISSN : 26157330     DOI : https://doi.org/10.23887/jlls
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in the review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, learning environment, teacher education, educational technology, educational development.
Articles 548 Documents
Media Pembelajaran Kartun Animasi 2D Berorientasi Kontekstual Learning pada Mata Pelajaran Matematika Sugitra, Komang; Wiarta, I Wayan; Ganing, Ni Nyoman
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 5 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v5i1.45491

Abstract

Kegiatan pembelajaran matematika yakni tidak adanya media pembelajaran yang layak untuk digunakan. Guru belum mampu untuk membuat media pembelajaran yang baik dan sesuai dengan materi yang akan diajarkan. Hal ini menyebabkan rendahnya hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan media pembelajaran video animasi berorientasi kontekstual learning pada muatan matematika operasi hitung siswa kelas II SD. Subjek penelitian terdiri dari 1 ahli isi mata pelajaran, 1 ahli desain,1 ahli media dan hasil uji coba produk dari 12 peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) menggunakan model ADDIE. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan kuisioner. Teknis analisis data menggunakan analsis kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan penilaian ahli isi materi pembelajaran yang memperoleh hasil review yaitu 91,66% dengan kualifikasi “sangat baik”, ahli desain pembelajaran memperoleh hasil review yaitu 85%, ahli media pembelajaran memperoleh hasil review yaitu 91,66%, uji perorangan yaitu 91% dan uji kelompok kecil yaitu 91% dengan kualifikasi sangat baik. Maka, video kartun animasi berorientasi kontekstual learning muatan matematika operasi hitung bilangan cacah layak digunakan dalam kegiatan belajar mengajar untuk membangun antusias siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Implikasi penelitian ini diharapkan video kartun animasi ini digunakan sebagai media pembelajaran yang membantu dalam memahami materi.
Video Animasi Materi Sistem Tata Surya Berorientasi Problem Based Learning dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar Putri, Arlinda Gautama; Ganing, Ni Nyoman; Kristiantari, Maria Goreti Rini
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 5 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v5i1.45842

Abstract

Kurangnya penggunaan media dalam pembelajaran berpengaruh terhadap hasil belajar siswa yang kurang maksimal. Hal ini menandakan rendahnya pemahaman siswa dapat disebabkan oleh kurangnya semangat dan minat siswa dalam proses pembelajaran.  Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan sebuah media pembelajaran berupa video animasi pada pokok bahasan sistem tata surya muatan ilmu pengetahuan alam berorientasi problem based learning kelas VI yang layak digunakan dalam pembelajaran. Penelitian ini termasuk jenis penelitian pengembangan dengan acuan model pengembangan ADDIE. Subyek yang dilibatkan adalah  ahli isi pembelajaran, ahli desain, ahli media, dan siswa kelas VI. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, dan observas dengan instumen angket. Data yang diperoleh dianilisis menggunakan statistik deskriptif kualitatif dan kuantitatif untuk mengetahui persentase kelayakan produk. Hasil penilaian uji ahli isi pembelajaran sebesar 90%, hasil penilaian uji ahli desain pembelajaran sebesar 90%, hasil penilaian uji ahli media pembelajaran sebesar 90,62%, dan hasil penilaian uji coba perorangan sebesar 93,74%, serta hasil penilaian uji coba kelompok kecil sebesar 93,51% media video animasi dikategorikan sangat baik. Sehingga. media video animasi pokok bahasan sistem tata surya muatan ilmu pengetahuan alam berorientasi Problem Based Learning pada siswa kelas VI efektif dalam pembelajaran kelas VI sekolah dasar.
Mind Mapping Berbasis Problem Based Learning sebagai Media Pembelajaran Menarik bagi Siswa Kelas V SD Swari, Ni Putu Pradnya; Manuaba, Ida Bagus Surya
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 5 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v5i1.46129

Abstract

Kurangnya penggunaan media pembelajaran yang digunakan guru pada saat proses pembelajaran. Hal ini tentu memberikan dampak bagi guru maupun hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan media mind mapping berbasis problem based learning (PBL). Penellitian menggunakan model pengembangan ADDIE. Subjek yang digunakan dalam penellitian yaitu diantaranya ahli isi mata pelajaran, ahli desain pembelajaran, ahli media pembelajaran dan siswa kelas V SD. Metode pengumpulan data yaitu metode kuesioner dan wawancara dengan menggunakan lembar kuesioner dan lembar wawancara. Analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian media mind mapping dinyatakan layak digunakan berdasarkan hasil review ahli isi mata pelajaran memperoleh persentase 90,9% dengan kualifikasi sangat baik, ahli desain pembelajaran dengan perolehan persentase 84,61% kualifikasi baik, ahli media pembelajaran memperoleh persentase 86,67% dengan kualifikasi baik, dan uji coba perorangan memperoleh persentase 88,54% dengan kualifikasi baik. Maka, media mind mapping berbasis problem based learning layak digunakan di kelas V sekolah dasar. Implikasi penelitian ini diharapkan guru dapat menggunakan media ini dapat proses pembelajaran sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif.
Video Pembelajaran Interaktif Problem Based Learning dalam Pembelajaran IPS Ratnathatmaja, I Made; Sujana, I Wayan
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 5 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v5i1.46605

Abstract

Minimnya pemanfaatan video pembelajaran interaktif sebagai bahan ajar atau media pembelajaran dalam pembelajaran daring mengakibatkan siswa tidak memahami. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan video pembelajaran interaktif berbasis problem based learning mata pelajaran IPS materi jenis-jenis pekerjaan pada siswa kelas IV SD. Subjek penelitian yaitu: 1 ahli mata pelajaran, 1 ahli desain pembelajaran, 1 ahli media pembelajaran, 3 siswa untuk uji coba perorangan dan 9 siswa untuk uji coba kelompok kecil. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Metode pengumpulan data adalah observasi, wawancara, pengumpulan dokumen, dan angket. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kualitatif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil review ahli isi mata pelajaran memperoleh  persentase (83%), hasil review ahli desain pembelajaran media memperoleh persentase (89%), hasil review ahli media memperoleh  persentase (89%), hasil uji perorangan vi memperoleh persentase (85%) dan hasil uji coba kelompok kecil memperoleh  persentase (87,2%) dengan keseluruhan mendapatkan kategori baik, sehingga video pembelajaran interaktif layak digunakan. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat memotivasi atau mendorong guru dalam memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada di sekolah yang selama ini jarang dimanfaatkan dengan baik.
The Use of Joint Construction Upon Writing Achievement Arlinayanti, Kadek Dwi; Sariyani, Ni Nyoman
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 5 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v5i1.47255

Abstract

Mastering the language, especially English, is not enough if people can only speak fluently. Students are also required to be able to produce language in written form because writing is considered essential. This study aims to analyze the significant effect on the writing ability of students who are taught using the Joint Construction technique and those who use conventional writing techniques. This research is experimental, using the post-test only control groups design. The population of this research is 224 students. Two classes were randomly selected as the research sample. The test results were analyzed through descriptive and inferential statistics. The results of the research are descriptive analysis results. The average value of the experimental group is 79.78, while the average value of the control group is 75.66. It means that the experimental group performs better than the control group. In statistical inferential analysis, a significant difference in the writing ability of students taught using the Joint Construction technique and conventional writing techniques was 2.43. So the Null hypothesis used is rejected. It was concluded that there was a significant difference in students' writing achievement between students taught using the Joint Construction technique and those taught using conventional writing techniques.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Stick Talking Mata Pelajaran IPS Materi Keberagamaan Sintiya, Okta Nur; Amaliyah, Nurrohmatul
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 5 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v5i1.40901

Abstract

Permasalahan pada penelitian ini adalah hasil belajar siswa yang kurang, serta guru belum menguasai model pembelajaran yang menarik di kelas. Selain itu juga partisipasi siswa dalam pembelajaran masih sangat kurang. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran stick talking terhadap hasil belajar tentang materi keberagaman pada muatan pelajaran IPS. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif menggunakan model spiral Kemmis dan Mc. Taggart dengan tahapan: perencanaan, tindakan & pengamatan, serta refleksi. Dengan pelaksanaan pembelajarannya 2 siklus, Uji coba untuk butir soal dilakukan ke dengan dengan jumlah 25 siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 25 siswa. Pengumpulan data menggunakan observasi, tes kognitif, dokumentasi, dan catatan lapangan. Uji tes menggunakan analisis butir soal tiap siklus. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualititatif. Model pembelajaran stick talking yang diterapkan sesuai dengan sintak stick talking Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran stick talking mampu meningkatkan pembelajaran, dengan dibuktikan pada pra siklus prosentase siswa yang tuntas 36% atau 9 siswa, dan prosentase yang tidak tuntas 64% atau 16 siswa. Siklus I hasil prosentase siswa yang tuntas 68% atau 17 siswa dan siswa yang tidak tuntas 32% atau 8 siswa. Siklus II hasil prosentase siswa yang tuntas 100% atau 25 siswa.
Capaian Literasi STEM Peserta Didik dalam Pembelajaran Biologi Kelas XI di SMA Chairulli, Mivtahul; Rahmi, Yosi Laila
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 5 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v5i1.47005

Abstract

Literasi STEM adalah kemampuan membaca, menulis, dan berbicara yang akan menciptakan karya yang harus diselesaikan dan dilengkapi dengan konsep-konsep dari sains, teknologi, teknik, dan matematika. Hanya saja kenyataan dilapangan menunjukkan bahwa tidak semua siswa memiliki kemampuan literasi STEM yang baik. Adapun tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui capaian literasi STEM peserta didik pada pembelajaran biologi. Penelitian ini tergolong kedalam penelitian deskriptif, dengan populasi penelitian yakni seluruh siswa kelas XI sekolah menengah atas. Penarikan sampel dalam penelitian dilakukan dengan teknik total sampling, sehingga jumlah sampel penelitian yakni 50 orang siswa kelas XI SMA. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan menggunakan metode tes, dengan instrument penelitian berupa 16 pertanyaan literasi STEM. Hasil yang diperoleh dalam penelitian kemudian dianalisis dengan analisis deskriptif kuantitatif dengan menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa capaian literasi sains memperoleh hasil 68,4% dengan kategori sedang, capaian literasi teknologi dan rekayasa memperoleh hasil 52,7% dengan kategori rendah dan capaian literasi matematika memperoleh hasil 67,3% dengan kategori sedang. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa capaian literasi STEM peserta didik masih belum maksimal sehingga harus ditingkatkan kembali.
Media Permainan Kartu Bergambar Mengenai Siklus Hidup Hewan Siswa Kelas IV SD Arisandi, I Made Arik; D.B. Kt. Ngr. Semara Putra
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 5 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v5i1.47757

Abstract

Penggunaan metode dan media pembelajaran yang kurang bervariasi membuat pembelajaran menjadi kurang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan media permainan kartu bergambar mengenai siklus hidup hewan kelas IV SD. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian yaitu ahli desain pembelajaran, ahli media pembelajaran, 3 siswa untuk uji coba perorangan dan 6-9 siswa uji coba kelompok kecil. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, metode wawancara dan metode penyebaran angket atau kuisioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif, dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian review ahli isi mata pelajaran memperoleh kriteria sangat baik dengan skor (80%), review ahli desain pembelajaran memperoleh kriteria sangat baik dengan skor (90%). hasil review ahli media pembelajaran memperoleh kriteria sangat   baik dengan skor (90%) dan  hasil uji perorangan memperoleh kriteria sangat baik dengan skor (90%) dan (e) hasil uji coba kelompok kecil memperoleh kriteria baik dengan skor (87,2%). Maka, media permainan kartu bergambar ini layak digunakan dalam pembelajaran IPA khususnya materi mengenai siklus hidup hewan kelas IV SD. Implikasi pada penelitian ini adalah pemanfaatan kartu bergambar materi siklus hidup hewan dalam pembelajaran IPA memberi dampak positif bagi peserta didik dan guru.
Penggunaan Model Pembelajaran Problem Based Learning Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Barisan dan Deret Ahmad Setyawan
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 5 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v5i1.48460

Abstract

Rendahnya hasil belajar matematika siswa sekolah menengah atas disebabkan karena dalam proses pembelajaran guru hanya berfokus pada penggunaan metode ceramah, sehingga siswa mudah bosan. Adapun tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui ketuntasan hasil belajar siswa melalui Pembelajaran Problem Based Learning pada Materi Barisan dan Deret Aritmatika. Penelitian ini tergolong kedalam penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus penelitian. Pada setiap siklus penelitian terdapat 4 tahapan yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, serta refleksi. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan menggunakan metode tes, observasi, dan wawancara. Adapun instrument yang digunakan yakni instrument tes hasil belajar siswa. Data yang diperoleh dalam penelitian kemudian dianalisis dengan teknik analisis deskriptif analitik dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I adalah 69,925 dengan nilai terendah  60  dan nilai tertinggi 79. Dikarenakan nilai rata-rata ketuntasan siswa adalah 70, maka penelitian dilanjutkan pada siklus II. Hasil pada siklus II menunjukkan bahwa 80,4 dengan nilai terendah 60 dan nilai tertinggi 90. Berdasarkan hasil tersebut dapat dilihat pada terdapat peningkatan hasil belajar siswa pada setiap siklusnya. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan model pembelajara problem based learnig secara signifikan dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa sekolah menengah atas.
E-Scrapbook: The Needs of HOTS Oriented Digital Learning Media in Elementary Schools Antara, I Gede Wahyu Suwela; Dewantara, Kadek Andre Karisma
Journal for Lesson and Learning Studies Vol. 5 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jlls.v5i1.48533

Abstract

The adaptation of new habits after the COVID-19 pandemic has an impact on the lack of availability of learning media that can be used to support the learning process. The role of learning media is very important in the learning process, one of which is to facilitate students in practicing higher-order thinking skills as one of the 21st century skills that must be possessed by students. This study aims to analyze the needs and explore the role of teachers in the process of developing digital learning media containing HOTS-based questions in elementary schools. This research is a descriptive research by conducting a needs analysis. The data was collected using observation and interview methods with instruments in the form of observation sheets and interview sheets. Data analysis was carried out qualitatively. The results show that digital-based learning media containing HOTS questions used in post-covid-19 learning are still limited and not varied. In addition, teachers also have not played a major role in developing digital-based learning media containing HOTS questions. This indicates that the development of digital-based learning media containing HOTS questions needs to be developed as an effort to improve the quality of learning after the COVID-19 pandemic.