cover
Contact Name
Akhmad Ghasi Pathollah
Contact Email
akhmadpathollah91@gmail.com
Phone
+6285244005652
Journal Mail Official
akhmadpathollah91@gmail.com
Editorial Address
Kantor Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari, Dusun Gardu Salak, RT/RW 001/001, Desa Tangsil Wetan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso 68282 Jawa Timur
Location
Kab. bondowoso,
Jawa timur
INDONESIA
Salwatuna: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 27972429     EISSN : 27972429     DOI : -
Core Subject : Education,
Salwatuna adalah jurnal yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari untuk peningkatan out-put penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini memuat kajian pendidikan dan kependidikan Islam dan kedua kajian itu dalam kaitannya dengan berbagai disiplin keilmuan lain secara interdisipliner atau multidisipliner. Tujuan adanya jurnal ini adalah melaksanakan diseminasi keilmuan dalam wujud distribusi hasil penelitian sekaligus bentuk konkret dari pengamalan keilmuan dan wujud pengabdian kepada masyarakat. Dengan demikian, jurnal ini memuat kajian praktis dari keilmuan pendidikan dan kependidikan Islam baik monodisiplin, interdisiplin atau pun multidisiplin serta pula wujud pengamalan keduanya dalam pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini terbit secara berkala dalam periode 4 bulanan, yakni Pebruari, Juni dan Oktober. Hal ini tak lain adalah wujud kesungguhan sivitas akademik Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari Bondowoso dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi secara komprehensif.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 62 Documents
THE INFLUENCE OF SERVICE QUALITY AND PROMOTION ON CONSUMER PURCHASE DECISIONS OF CARDINAL JEANS: (Case Study at the Yogya Mall Keuntungan Department Store) Evan Pahruri; Gian Fitralisma; Nur Afridah
Salwatuna Vol 2 No 2 (2022): The Evaluation of Learning Achievement Process
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.975 KB)

Abstract

Abstract This study aims to determine the effect of service quality and promotion on consumer purchasing decisions of cardinal jeans (Studi Toserba Yogya Mall Keuntungan), The population in this study were 1652 consumers. The criteria used as samples in this study are consumers who buy cardinal jeans using the slovin formula, so the number of samples is 100 respondents. This type of research is quantitative research. The data collection technique used to analyze is by distributing questionnaires in the form of questionnaires to consumers, the research was carried out using SPSS Version 25.0. The results were analyzed to determine the validity and reliability test, determination test, classical assumption test, multiple linear regression and multiple correlation, f test and t test and coefficient of determination test. Based on the results of this study, it shows that the quality of service and promotion of the purchasing decision of cardinal jeans at the department store of Yogyakarta Mall Keuntungan has a significant influence on the sales of cardinal jeans at the department store Yogya Mall Keuntungan.
ASSISTANCE OFASSIGNED TEACHERS ON THE ACHIEVEMENT OF TPQ STUDENTS AT THE GUNUNG PANDAK ISLAMIC BOARDING SCHOOL, MALANG PERFORMANCE Muhammad Husni
Salwatuna Vol 2 No 2 (2022): The Evaluation of Learning Achievement Process
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.233 KB)

Abstract

Abstract Tahfidzul qur'an and Tartil qur'an competitions are a type of competition at the TPQ level and Formal institutions organized by the Branch Leader of Muhammadiyah Tempur Donomulyo Malang. The competition was held in the month of Ramadan, with various delegates from other institutions including 76 institutions that took part in the contest with 500 participants, both tahfidz and tartil participants. The teacher assigned to be a pioneer in the victory event for the students of TPQ Gunung Pandak Malang, namely by applying the CBSA learning model as a form of the method he used. This study aims to determine the application of the CBSA learning model, namely the active student learning method, which means active student learning design, namely students are more active in learning than their teachers. So the teacher here only reprimands and corrects the student's mistakes in the material he is studying. The results of this study describe the success of students in the learning model using the CBSA model. The method used in this study is the CBSA method, which is an active student learning method, unlike other methods, CBSA is a simple method but affects student success. Assignment teacher as a motivation for students in reaping the success of a competition.
PROCESSING OF EDUCATION ASSESSMENT RESULTS IN THE EVALUATION OF LEARNING OUTCOMES Adiyono Adiyono; Herla Astuti
Salwatuna Vol 2 No 2 (2022): The Evaluation of Learning Achievement Process
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.076 KB)

Abstract

Abstract This study discusses how the results of educational assessments become a benchmark in determining student achievement. Giving a score is a result of an answer that can be converted into a number on the score. and the score obtained from a question that is answered by students correctly and can consider the weight of the answer. The main focus that we will discuss is the processing of educational assessment results. The purpose of this study was to determine the processing of educational assessment results. So that education can be used as a reference in processing student learning outcomes. Analyze how the processing of the assessment results in the learning process. Based on this goal, scoring is very important in learning, especially for students.
A OPTIMIZING CHILDREN'S INTELLIGENCE WITH STORYING ACTIVITIES IN KRATONAN, SERENGAN, SURAKARTA Lailla Hidayatul Amin; Mu’in Abdullah Mu’in Abdullah; Alfian Eko Rochmawan Alfian Eko Rochmawan; Abdullah Hasan At Taufiqi Abdullah Hasan At Taufiqi
Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 3 (2022): INTERNALISASI TOLERANSI DALAM HALAQOH KEBANGSAAN
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intelligence cannot be measured only based on academic intelligence tests or IQ, but by looking at a person's ability to solve every problem (problem solving) and the ability to create new products that have cultural value (creativity). This storytelling activity took place in RW 01 and 02 Kratonan and was held on February 23, 2022, with 60 children participating. This activity aims to optimize children's intelligence through fairy tales, provide knowledge of learning based on multiple intelligences in children's education, and apply learning based on multiple intelligences for children. With this intelligence, students can adapt and learn from experience. The results of the activity show that storytelling can develop children's intelligence and fairy tales can be used as a medium to tell something to children orally or give them a message. In storytelling, it can increase imagination and can shape its character and for creative children it will be easy to guess what will happen next to the fairy tale character. Fairy tales can make children active, love to read and can make children know the good things and avoid the bad things.
Penanamkan Nilai-Nilai Multikultural dalam Pembelajaran Kitab Kuning Zainul Arifin; Muhalli Muhalli
Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 3 (2022): INTERNALISASI TOLERANSI DALAM HALAQOH KEBANGSAAN
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan kepemimpinan kyai di pondok Pesantren dalam melakukan proses kepemimpinan untuk mempengaruhi orang lain atau kelompok dalam keberagaman latar belakang budaya yang berbeda dalam satu naungan dan tujuan pondok Pesantren tercapai. Keberadaan seorang kiai sebagai pimpinan pondok Pesantren, ditinjau dari peran dan fungsinya, dipandang sebagai fenomena kepemimpian yang unik dan sangat menarik serta dinamik. Dikatakan unik karena sebagai pemimpin sebuah lembaga pendidikan Islam, seorang kiai tidak sekadar bertugas menyusun kebijakann, kurikulum, membuat peraturan tata tertib, merancang sistem evaluasi, sekaligus melaksanakan proses belajar mengajar yang berkaitan dengan ilmu-ilmu agama di lembaga yang diasuhnya, melainkan bertugas pula sebagai pembina dan pendidik keberagaman di tengah-tengah masyarakat sebagai kekuatan strategi peningkatan sumber daya manusia dalam kemandirian lahiriah dan batiniah memimpin keluarga, santri dan masyarakat. Kepemimpinan kyai dalam membangun nilai-nilai keberagaman dengan menggunakan peningkatan kualitas keilmuan dan pengetahuan, kualitas perilaku yang baik dan menjadi contoh (uswah) serta kesadaran dalam membina keberagaman yang ada, dengan mengembangkan integritas kepemimpinan pada masyarakatnya, keluarganya dan santrinya maka harus mempunyai strategi yaitu menghargai keluarga, teman atau orang lain, bangun kepercayaan antar individu dan ciptakan keharmonisan, perkuat nilai-nilai keberagaman dari bebragai multi kultur bersama. menciptakan komunikasi yang memiliki kebanggaan tertentu dan menemukan dasar-dasar pijakan bersama.
HALAQOH KEBANGSAAN TENTANG INTERNALISASI TOLERANSI DALAM KEBERAGAMAN BANGSA Hartono Hartono
Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 3 (2022): INTERNALISASI TOLERANSI DALAM HALAQOH KEBANGSAAN
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kegiatan ini untuk memberi pemahaman kepada masyarakat tentang urgensi internalisasi nilai toleransi ditengah perbedaan ras, gologan, agama budaya dan pendapat di media sosial. Metode yang digunakan adalah kholaqoh kebangsaan atau dialog kebangsaan bersama remas Nurul Huda desa Tarebung berkejasama dengan PC. Anshor Kecamatan Gayam kabupaten Sumenep Jawa Timur. Kecanggihan tekhnologi merambah semua lapisan masyarakat hingga potensi perbedaan kian tersajikan secara luas. Maka diperlukan sebuah kajian yang diharapkan mampu menciptakan nilai toleransi terwujudya negara aman dan sejahtera ditengah kemajemukan bangsa. Kegiatan semacam ini dan sekiranya bermanfaat langsung kepada masyarakat perlu terus dilakukan tidak hanya pada tataran konsep tetapi jauh dari itu bagaimana nilai-nilai toleransi hidup ditengah-tengah masyarakat terus berkembang seirama dengan tantangan global.
HERMENEUTICS AND ITS IMPLICATIONS FOR UNDERSTANDINGTHE PRELIMINARY HADITS Hidayatullah Ismail; Dasman Yahya Ma’ali; Mochammad Novendri S; Helmi Basri
Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 3 (2022): INTERNALISASI TOLERANSI DALAM HALAQOH KEBANGSAAN
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

: This article is entitled the hermeneutic method and its implications for understanding hadith. In understanding the hadith, there are hadiths that are not the same as the Koran, both at the level of certainty of the presence of the text (qaṭ'ī al-wurūdah) and at the level of certainty of the argument (qaṭ'ī al-dalālah). This article examines how the presentation of hermeneutics and its implications for the understanding of hadith. Using a descriptive-analytical approach, this study examines the basic concept of an interpretive approach to understanding a hadith. From the results of the discussion, it can be concluded that the hadith sciences that have been relied on so far, will be more evident in their effectiveness when complemented by a hermeneutic approach that examines not only the horizon of the text, but also the horizons of the initiator (Prophet), readers (rijal al-hadis, mukharrij al-hadith) and mufassir), and its contextuality. The hermeneutic approach in the interpretation of hadith can be carried out through three layers of interpretation, namely: (2) interpretation from "inside" the hadith text (meaning within the text); (2) interpretation of the things surrounding the hadith text (meaning behind the text); and, (3) critical interpretation of hadith texts (meaning in front of the text). These three layers of interpretation have focuses, goals, and methods that complement one another. Interpretation of hadith with a hermeneutic approach is felt to be able to generate meanings that combine the elements of textuality and contextuality of hadith at once, bearing in mind that a text can only find its meaning in context.
Peran Wali Asuh Dalam Upaya Menciptakan Nilai-Nilai Religius di Pondok Pesantren Nurul Jadid Muhammad Ulum; Abdul Haq AS
Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 3 (2022): INTERNALISASI TOLERANSI DALAM HALAQOH KEBANGSAAN
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fokus pengabdian ini memaparkan wali asuh dalam upaya menanggulangi problematika degradasi efektivitas kegiatan santri di pondok pesantren Nurul Jadid, yang salah satunya disebabkan oleh semakin membludaknya jumlah santri di Pondok Pesantren Nurul Jadid. Eksistensi wali asuh di Nurul Jadid merupakan sebuah ide dan pembaruan sebagai upaya efektivitas kegiatan santri di pesantren. Pesantren yang saat ini menjadi wadah pendidikan Islam paling diminati oleh masyarakat, dirasa perlu untuk selalu berbenah dan memperbaiki dengan cara optimalisasi struktur pendidikan dan kegiatan. Langkah demi langkah pengembangan dan pembaharuan sistem pondok pesantren perlu menjadi perhatian penuh dari elemen pondok pesantren sebagai upaya pengembangan nilai-nilai pesantren terhadap santri. Salah satu pengembangan program tersebut terbingkai dengan optimalisasi peranan wali asuh yang menjadi salah satu solusi dalam mencapai keberlangsungan aktivitas pesantren dengan baik dengan tetap melestarikan budaya dan adat khas pesantren yang selaras dengan syariat Islam. Dengan adanya wali asuh ini, diharapkan bahwa setiap santri (anak asuh) akan merasa lebih nyaman, kerasan dan konsisten menjalankan aktivitas pesantren dengan senang hati dan penuh kesungguhan. Indikasi idealnya adalah adanya pengontrolan yang lebih efektif dari wali asuh dengan intensitas kedekatan dengan anak asuh yang sudah layaknya orang tua sendiri dalam mengarahkan atau menjadwalkan kegiatan sehari-hari. Dengan kata lain, adanya wali asuh sebagai motivator, konselor dan pengganti orang tua sementara selama berada di pesantren
Pelatihan Penggunaan Chromebook untuk Digitalisasi Kegiatan Belajar Mengajar Bagi Guru Sekolah Dasar di SDN Wringin 05 Kecamatan Wringin Kabupaten Bondowoso Ulum, Muhammad; Wildaniyah, Wildaniyah; Risqiah, Jamilatul
Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/salwatuna.v3i1.127

Abstract

Sebagai lembaga pendidikan, SD Negeri 05 Wringin Bondowoso tanggap dengan perkembangan teknologi. Dengan dukungan SDM yang di miliki sekolah ini siap untuk berkompetisi dengan sekolah-sekolah lainnya dalam pelayanan informasi publik. Teknologi Informasi, menjadi sarana bagi SD Negeri 05 Wringin Bondowoso untuk memberi pelayanan informasi secara cepat, jelas, dan akuntable. Dari layanan ini pula, sekolah siap menerima saran dari semua pihak yang akhirnya dapat menjawab kebutuhan masyarakat. Target dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah mengedukasi kepada tenaga pengajar tentang pemanfaatan Chromebook, proses kegiatan belajar mengajar lebih menarik dan meningkatkan inovasi serta kolaborasi antara siswa dan guru,membuat digital classroom menjadi lebih personal dan menarik. Tujuan adanya program ini adalah untuk meningkatkan dan mengembangkan keterampilan guru di SD Negeri 05 Wringin Bondowoso dalam kegiatan belajar mengajar. Metode yang digunakan adalah deskriptif. Langkah-langkah pengabdian ini meliputi Survei lokasi, penyampaian materi, pelatihan dan evaluasi. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua bulan mulai dari survey, penyampaian materi, pelatihan pendampingan hingga evaluasi. Peserta juga memberikan kritik dan saran di akhir pertemuan. Hasil yang diperoleh peserta pelatihan mampu menggunakan Chromebook dalam kegiatan belajar mengajar. Respon dari para peserta pelatihan melalui google form mereka merespon positif adanya pelatihan ini, peserta juga memberikan masukan untuk kegiatan seperti ini hendaknya setiap peserta diberikan modul sebagai panduan.
PEMBERDAYAAN EKONOMI LOKAL KRUPUK PLERET PADA KOMUNITAS PEREMPUAN SEPUH TUNA KARYA PEDESAAN Pathollah, Akhmad Ghasi; Munir, Misbahul; Muhlisin, Nurul
Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 3 (2021): Pendidikan dan Kearifan Lokal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemberdayan ekonomi lokal krupuk pleret pada komunitas perempuan sepuh tuna karya pedesaan. Dalam konteks komunitas perempuan sepuh pedesaan Jambesari Bondowoso, tuna karya adalah perkara lumrah. Pasalnya, perempuan pedesaan adalah perempuan yang ansich sebagai ibu rumah tangga semenjak memutuskan untuk menikah. Keterampilan yang mereka miliki lebih banyak bertumpu pada kreasi masakan berbasis kebutuhan makanan ringan masyarakat. Perihal ini menjadi problematis ketika mereka memiliki tanggungan berpenghidupan di masa sepuh sebab beberapa faktor ; ditinggal mati suami, tidak diurus oleh keluarga dan anak-anak yang masih belum memiliki pekerjaan tetap. Adapun pendekatan yang dipakai adalah Participatory Action Research (PAR). Sedangkan hasil pengabdian ini adalah : 1) adanya komunitas perempuan sepuh tuna karya adalah wadah organisasional yang tersistem sebagai jalan yang mempermudah pengelolaan keterampilan komunitas. 2) keterampilan krupuk pleret yang dimiliki oleh komunitas perempuan sepuh diberdayakan sebagai unit kegiatan masyarakat yang mendorong perbaikan ekonomi komunitas perempuan tuna karya pedesaan.