cover
Contact Name
Akhmad Ghasi Pathollah
Contact Email
akhmadpathollah91@gmail.com
Phone
+6285244005652
Journal Mail Official
akhmadpathollah91@gmail.com
Editorial Address
Kantor Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari, Dusun Gardu Salak, RT/RW 001/001, Desa Tangsil Wetan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso 68282 Jawa Timur
Location
Kab. bondowoso,
Jawa timur
INDONESIA
Salwatuna: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 27972429     EISSN : 27972429     DOI : -
Core Subject : Education,
Salwatuna adalah jurnal yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari untuk peningkatan out-put penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini memuat kajian pendidikan dan kependidikan Islam dan kedua kajian itu dalam kaitannya dengan berbagai disiplin keilmuan lain secara interdisipliner atau multidisipliner. Tujuan adanya jurnal ini adalah melaksanakan diseminasi keilmuan dalam wujud distribusi hasil penelitian sekaligus bentuk konkret dari pengamalan keilmuan dan wujud pengabdian kepada masyarakat. Dengan demikian, jurnal ini memuat kajian praktis dari keilmuan pendidikan dan kependidikan Islam baik monodisiplin, interdisiplin atau pun multidisiplin serta pula wujud pengamalan keduanya dalam pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini terbit secara berkala dalam periode 4 bulanan, yakni Pebruari, Juni dan Oktober. Hal ini tak lain adalah wujud kesungguhan sivitas akademik Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari Bondowoso dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi secara komprehensif.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 62 Documents
Optimalisasi Perpustakaan Desa dalam Meningkatkan Minat Baca Masyarakat Adi Suwarno, Suparjo; Romlah, Siti; Aini, Nur; Ayu Wulandari, Putri
Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/salwatuna.v3i2.163

Abstract

Pendidikan adalah satu hal penting dalam memajukan tingkat kesejahteraan dan tingkat perekonomian. Berdasarkan data kualitatif yang diperoleh menunjukkan bahwa di Desa Pecalongan kebanyakan penduduk usia produktif hanya memiliki bekal pendidikan formal pada level pendidikan dasar 52.89 % dan pendidikan menengah - SLTP dan SLTA 7,68 %. Sementara yang dapat menikmati pendidikan di Perguruan Tinggi hanya 1,87 %. Dan terdapat 1687 jiwa atau 52.89 % tidak tamat SD. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh mahasiswa KKMT Integratif Riset menunjukkan bahwa mayoritas siswa-siswi dan masyarakat kurang minat dalam membaca, serta adanya perpustakaan yang kurang dimanfaatkan.
Taman Pendidikan Al-Qur’an Sebagai Bentuk Implementasi Pendidikan Pesantren di Yayasan Darut Tholabah Wonosari Munir, Misbahul; Wassalwa , Siti Masyarafatul Manna; Mahidin, La; Maula, Nikmatul
Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/salwatuna.v3i1.164

Abstract

Pesantren sebagai lembaga pendidikan yang mengakar kuat dari budaya asli bangsa indonesis, tentunya harus kita pertahankan eksistensinya. Kehadiran dunia pesantren sebagai lembaga pendidikan islam semakin diminati oleh banyak kalangan, hal ini membuktikan bahwa pesantren dalam hal ini mampu memberikan solusi terhadap kebutuhan pendidikan. Taman Pendidikan Al-Qur’an Al-Ikhlas yang masih berada dibawah naungan Yayasan Darut Tholabah, ini menunjukkan bahwa eksistensi dari TPA Al-Ikhlas ini merupakan implementasi dari pendidikan pesantren di Yayasan Darut Tholabah Wonosari. Keberadaannya sebagai mitra dari pendidikan dasar yang juga berada di bawah Yayasan darut Tholabah Wonosari, yaitu SD Darut Tholabah diharapkan menjadi support untuk sekolah tersebut dari sisi spiritual. Karena tak dipungkiri, semua kegiatan yang dilaksanakan di TPA Al-Ikhlas ini mrupakan tindak lanjut dari program pendidikan yang di temakan oleh SD Darut Tholabah itu sendiri. jadi, dalam pandangan kami TPA Al-Ikhlas ini merupakan sarana penunjang bagi keberhasilan peseta didik di SD Darut Tholabah yang berlatar belakang pesantren.
Pendampingan Manajemen Referensi Zotero dalam Optimalisasi Penulisan Artikel Mahasiswa Diana, Eka; Ma’nuna, Durratul; Annisah, Ira; Kholifatunnisak, Kholifatunnisak
Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/salwatuna.v3i2.167

Abstract

Pengelola jurnal, baik nasional maupun internasionalmewajibkan penggunaan aplikasi Reference salah satunya adalah Zotero dalam penulisan artikel ilmiah. Namun, hasil observasi tim pengabdian menunjukkan bahwa masih banyak mahasiswa yang belum terbiasa atau bahkan belum menguasai penggunaan Zotero dalam mendukung penulisan karya ilmiah, terutama bagi mereka yang sedang menyusun tugas akhir berupa jurnal ilmiah terakreditasi.Metode pengabdian ini dilakukan melalui ceramah, diskusi, dan pendampingan dalam beberapa tahapan, yaitu observasi, perencanaan, pelaksanaan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil pre-test sebelum pelatihan menunjukkan bahwa mayoritas peserta belum familiar dengan penggunaan Zotero. Namun, setelah dilakukan pelatihan, hasil post-test menunjukkan adanya perubahan yang signifikan. Peserta pelatihan telah menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan dalam mengoperasikan aplikasi Zotero setelah mendapatkan pendampingan yang intensif.Dari hasil ini, terlihat bahwa melalui pendekatan pengabdian yang mencakup tahapan observasi hingga evaluasi serta pendampingan yang terarah, dapat menghasilkan perubahan positif dalam pemahaman dan keterampilan peserta terkait penggunaan aplikasi Zotero dalam penulisan karya ilmiah. Hal ini merupakan langkah yang penting untuk membekali mahasiswa, terutama yang tengah menyelesaikan tugas akhir, dengan keterampilan yang relevan dan diperlukan di dalam dunia akademis.
Pendampingan Penyusunan Media Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Android Firdaus, Sulton; Yusuf, Muhammad; Munir, Misbahul; Rifa’i, M. Ma’shum; Setyawan, M. Taufani; Zainullah, Mahbub
Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/salwatuna.v3i2.168

Abstract

Lembaga Pengembangan Bahasa Asing adalah sebuah lembaga kursus yang fokus pada pengembangan bahasa arab dan inggris, yang berada di lingkungan PP. Nurul Jadid Paiton. Dalam praktek pengajaran yang terjadi, penggunaan media pembelajaran yang berbentukbukuatau kitab masihmenggunakanbuku, dimanaantaraisibuku dan tujuanpembelajarankurangsingkron, cendrungmembosankan dan kurangmenyesuaikanterhadaptingkatkompetensi dan latarbelakangpesertadidik, akibatnyadalammewujudkancapaiantujuanpembelajaransecarakomperhansiptidaksepenuhnyatercapaidenganbaik. Kegiatan Pendampingan penyusunan Media Pembelajaran berbasis Android inibertujuan : 1) Memberikanwawasan dan pengalamankepadatenagapendidik dan pengurus dalam mengembangkan media dan bahan ajar yang baik dan benar, 2) Tersusunnyabahan ajar yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Metode yag ditempuh dalam pengabdian ini yaitu dalam bentuk pendampingan pelatihan penyusunan media pembelajaran. Dari kegiatanpendampingan yang telah dilakukan, mulai dari proses hingga penggunaan media yang di kembangkan, menjadikan para tenaga pendidk atau pengurus lembaga pengembangan bahas aasing, sangat bersemangat dan antusias untuk mengembangkan bahan ajar secara mandiri dan berkesinambungan.
Advokasi Moderasi Pemikiran Keagamaan Terhadap Tiga Dosa Besar Pendidikan dengan Menggunakan Paradigma Pancasila Pada Remaja Ikatan Mahasiswa Se-Kecamatan Wringin (IKMKW) Bondowoso Khaer, Abu; Ulum, Muhamad
Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/salwatuna.v4i1.185

Abstract

Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk advokasi memoderasi Pemikiran Keagamaan Para Remaja Terhadap Tiga Dosa Besar Pendidikan dengan menggunakan Paradigma Pancasila Pada Ikatan Mahasiswa Se-Kecamatan Wringin (IKMKW) Kabupaten Bondowoso. Tiga dosa besar pendidikan tersebut berupa intoleransi, kekerasan seksual, dan perundungan (bullying). Program ini bermanfaat untuk menjunjung tinggi keharomonisan, toleran, dan menghargai harkat, martabat, dan Hak Asasi Manusia dari remaja terhadap nilai-nilai kemanusiaan berlandaskan keluhuran Pancasila yang selaras dengan keagungan Islam. Tujuan itu berlandaskan pada upaya untuk menekan tindak kekerasan dengan memoderasi pemikiran yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila serta ajaran Islam atas tiga dosa besar pendidikan. Tempat lokasi penelitian ini, yaitu Ikatan Mahasiswa Se-Kecamatan Wringin Kabupaten Bondowoso, bekerja sama dengan Pemerintahan Kecamatan Wringin dan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Wringin. Program yang diadvokasikan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan pada para remaja tingkatan Mahasiswa Perguruan Tinggi Umum dan Perguruan Tinggi Agama, baik Negeri maupun Swasta. Hasil dari penelitian ini, para remaja menjadi mengerti bahwa dosa besar intoleransi, kekerasan seksual, dan perundungan (bullying) merupakan suatu perbuatah yang sangat merugikan individu pelaku itu sendiri. Terlebih, berlandaskan Pancasila dan Islam, dosa besar pendidikan tersebut, merugikan pelakunya di dunia hingga di akhirat kelak. Oleh karenanya, toleransi dengan saling menghormati, bergaul dengan norma agama menghindari dan menjauhi segala bentuk perbuatan yang mengarah pada zina, maupun sikap mengjungjung tinggi hak asasi manusia dalam kehidupan bermasyarakat merupakan suatu keniscayaan
PKM PENDAMPINGAN GURU DALAM PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN KURIKULUM MERDEKA DI MTS AL-MUTTAHIDAH, SENTONG, KREJENGAN, PROBOLINGGO Mudarris, Badrul; Munir , Misbahul; Fahim Sultoni, Muhammad
Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/salwatuna.v4i1.187

Abstract

Setiap pendidik pada satuan pendidikan berkewajiban menyusun perangkat pembelajaran secara lengkap agar pembelajaran berlangsung secara interaktif, inspiratif, dan menyenangkan. Kurikulum Merdeka, yang terbilang masih baru diimplementasikan di beberapa sekolah, menjadi permasalahan yang harus segera diatasi. Karena kurangnya pengetahuan warga sekolah, termasuk guru, tentang kurikulum ini membuat implementasi Kurikulum Merdeka menjadi kurang maksimal di lapangan. Salah satu solusi yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan melaksanakan pendampingan guru dalam pembuatan perangkat pembelajaran Kurikulum Merdeka. Bentuk kegiatan pengabdian ini adalah pendampingan yang terdiri atas tiga tahapan utama, yaitu pengenalan Impelementasi Kurikulum Merdeka (IKM), pendampingan dalam pembuatan perangkat Kurikulum Merdeka, serta pelatihan dan evaluasi. Berdasarkan hasil kegiatan, dapat disimpulkan bahwa: (a) ada beberapa komponen dalam Kurikulum Merdeka yang tidak jauh berbeda dengan Kurikulum Nasional, hanya terjadi perubahan nama, sehingga tidak terlalu menyulitkan guru untuk mengenal dan memahami kurikulum baru; (b) terdapat enam dimensi karakter pelajar Pancasila, yang harus diperoleh oleh siswa melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), serta Capaian Pembelajaran yang tergolong baru dan masih asing bagi guru, sehingga guru membutuhkan waktu lebih lama untuk menyusunnya menjadi perangkat pembelajaran; (c) kegiatan ini sangat bermanfaat bagi guru untuk mengenal lebih dalam tentang Kurikulum Merdeka, sehingga memudahkan guru dalam penerapannya selama proses pembelajaran.
PENDAMPINGAN PENINGKATAN LITERASI KEUANGAN DIGITAL PADA USAHA MIKRO DI KECAMATAN JAMBESARI DARUSSHOLAH KABUPATEN BONDOWSO Bahanan, Muhammad; Saadah, Haqiqotus
Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2024): Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/salwatuna.v4i3.197

Abstract

Kegiatan pendampingan peningkatan literasi keuangan digital pada usaha mikro di Kecamatan Jambesari Darussholah, Kabupaten Bondowoso bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku usaha dalam mengelola keuangan dengan memanfaatkan teknologi digital. Usaha mikro di daerah ini umumnya masih terbatas dalam literasi keuangan dan penggunaan aplikasi digital, yang berpotensi menghambat perkembangan dan daya saing mereka. Kegiatan ini meliputi sosialisasi, pelatihan, serta pendampingan intensif dalam penggunaan aplikasi keuangan digital seperti e-wallet, mobile banking, dan platform pemasaran online. Hasil dari pendampingan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terkait literasi keuangan digital, dengan sebagian besar peserta mulai menerapkan penggunaan aplikasi keuangan dalam operasional sehari-hari. Selain itu, pelaku usaha juga mulai memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran produk, sehingga mampu memperluas pasar dan meningkatkan efisiensi transaksi. Namun, masih terdapat tantangan berupa keterbatasan akses internet dan kesenjangan keterampilan teknologi di kalangan pelaku usaha yang lebih senior. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan berkelanjutan dan peningkatan infrastruktur digital untuk memastikan keberlanjutan dampak positif dari program ini
An Pemberdayaan Ekonomi Pedesaan melalui Budidaya Jamur Tiram Wibowo, Joko; Fahrurrozi, Fahrurrozi
Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2024): Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/salwatuna.v4i3.211

Abstract

The study investigated whether oyster mushroom cultivation could boost Bambang village’s economy. Its purpose was to assess cultivation’s impact on economic and social welfare, aiming to show how this agricultural initiative could enhance villagers'' livelihoods, provide stable income, and address social challenges by creating a supportive community. The research focused on improving both economic stability and social cohesion. The community service program included two main phases: training in oyster mushroom cultivation and forming a Women Farmers Group. The first phase provided two sessions with an expert, focusing on cultivation techniques. The second phase established a group for women in agriculture, fostering economic empowerment and sustainable skills with the support of a forest farmer group for resources and training. The community service program successfully trained 25 villagers in oyster mushroom cultivation, generating income and increasing economic resilience. Establishing the Women’s Farming Group further empowered women, promoting self-reliance in agriculture. These initiatives improved community knowledge and livelihoods. Plans include ongoing support for cultivation and marketing, alongside continued development of the Women's Farming Group to strengthen local economic growth. The community service programs in Bambang village effectively addressed the issues of low income, educational dropouts, and moral challenges by teaching oyster mushroom cultivation. This provided reliable income, enhanced social well-being, and empowered women through a farming group. The sustainable income potential revitalized community morale and plans aim to strengthen productivity, marketing, and cooperative development for lasting economic growth.
Pelatihan Analisis Pengembangan Ruang Lingkup Prioritas Manajemen Pembiayaan dalam Peningkatan Kualitas Layanan Direktorat Pengasuhan Santri Rifa’i, Moh.; Febrianto, Febi; Humaini, Moh. Lutfillah; Firmansyah, Mohammad; Khoironi, Weliya Alfin Robeth; Hidayatulloh, Riza Syarief
Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 3 (2024): Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/salwatuna.v4i3.219

Abstract

Analisis pengembangan ruang lingkup prioritas pembiayaan merupakan perihal penting. Penentuan yang relevan akan berimplikasi terhadap peningkatan layanan, karenanya hal ini membutuhkan pelatihan dan pendampingan bagi para pekerjanya. Metode pengabdian kepada masyarakat dilakukan melalui survei, diskusi, FGD, studi literatur, scheduling, dan peran partisipatif. Pendekatan PAR (Participatory Action Research) digunakan, dengan diawali diagnosa pemetakan persoalan, action plan, tindakan transformatif, pengamatan dan evaluasi, dan menyusun teori sebagai refleksi. Hasil pengabdian kepada Masyarakat terdiri atas pemberian materi dan praktek menganaisis pengembangan ruang lingkup prioritas pembiayaan dan pendampingan secara terencana guna me-monitoring dan mengevaluasi praktek-praktek yang perlu diperbaiki. Kegiatan diawali dengan survei lapangan dan identifikasi masalah, FGD, penyusunan materi sesuai kebutuhan personalia, penyusunan jadwal, serta penyaji materi, dan pelaksanaannya. Program pendampingan ini perlu diwujudkan dengan konsep win-win solution dengan cara melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi, yang bisa diagendakan minimal setiap tahun, sehingga menjadi bagian dari proses peningkatan kualitas layanan pendidikan.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN CONTEN KREATIF MEDIA SOSIAL BAGI PEMUDA DI KAMPUNG YOUTUBER DESA POSONG TAPEN BONDOWOSO Muhalli, Muhalli; Pathollah, Akhmad Ghasi
Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/salwatuna.v4i2.220

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menginternalisasikan aspek teoritik dan penguatan kecakapan praktik dalam pembuatan pembuatan konten kreatif media social. Adapun objek pengabdian dalam kegiatan ini adalah pemuda di Desa Posong Tapen Bondowoso, yang dikenal sebagai Kampung Youtuber. Di sisi lanjutannya, pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan pemuda dalam pembuatan konten, termasuk teknik pengeditan video, penulisan skrip, penggunaan perangkat keras dan perangkat lunak, serta strategi pemasaran. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pendalaman empirik, penguatan teoritik, dan pelaksanaan praktik berbasis output. Melalui program ini, hasil pengabdian masyarakat adalah pemuda dapat menghasilkan konten yang lebih menarik dan berkualitas tinggi, serta mengembangkan potensi ekonomi mereka melalui monetisasi konten dan kolaborasi dengan merek. Selain itu, pendampingan juga mencakup pemahaman tentang hak cipta dan aspek hukum yang berkaitan dengan pembuatan konten, untuk melindungi karya mereka. Dengan demikian, program ini tidak hanya berfokus pada pengembangan keterampilan kreatif, tetapi juga pada pemberdayaan pemuda untuk menciptakan peluang kewirausahaan digital yang berkelanjutan. Hasil dari pendampingan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pemuda, baik dalam aspek kreatif maupun ekonomi.