cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Manajemen Teknologi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Manajemen Teknologi merupakan salah satu publikasi ilmiah yg diterbitkan oleh SBM ITB, dalam kerangka untuk mendorong pengembangan praktik dan teori manajemen di Indonesia melalui penyebarluasan temuan-temuan hasil riset di bidang sains dan kasus manajemen. Jurnal ini dikenal secara luas dikalangan praktisi dan akademisi di Indonesia sebagai 'The Indonesian Journal for the Science of Management' yang mencakup bidang-bidang antara lain: Knowledge and People Management, Operations and Performance Management, Business Risk, Finance and Accounting, Entrepreneurship, Strategic Business and Marketing and Decision Making and Strategic Negotiation. Jurnal Manajemen Teknologi ( ManTek ) sudah terakreditasi "B" berdasarkan Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan Nasional Nomor: 81/DIKTI/Kep/2011. Masa Berlaku 5 (lima) tahun sejak tanggal ditetapkan. Dan terindeks oleh Indonesian Publication Index (IPI), Google Schoolar. Print ISSN: 1412-1700; Online ISSN: 2089-7928
Arjuna Subject : -
Articles 469 Documents
Destination Country of Field Trip Analysis to Improve Student Cultural Intelligence (CQ) Ghazali, Achmad; Putranto, Nur Arief Rahmatsyah; Nuraeni, Shimaditya; Prasetyanti, Layung Anindya; Pangestu, Aria Bayu
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 18, No 3 (2019)
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12695/jmt.2019.18.3.4

Abstract

Abstract. Cultural Intelligence (CQ) is a type of intelligence that can affect someone performance when they work in multi-cultural context. Therefore, university should help their students in increasing their CQ. There are a lot of method that can be used in increasing students’ CQ. One of them is field trip to another country. However, to have optimal effect from this method, chose destination country is an important aspect that must be considered. This research tried to find the suitable destination country by sending students to visit three different countries which were chosen based on the level of national culture similarities based on Hofstede model. The CQ of students was measured before and after the field trips and then the result was compared. The result showed that destination country with similarities in their national culture can give more impact in increasing both students’ CQ and the cognitive aspect of CQ.Keywords: Cultural intelligence, field trip, destination country, hosftede, national culture Abstrak. Kecerdasan kultural (CQ) adalah salah satu jenis kecerdasan yang dapat memengaruhi kinerja seseorang ketika bekerja dalam kontks multibudaya. Karena itu, universitas sebagai lembaga pendidikan tinggi harus membantu siswa dalam meningkatkan CQ. Ada banyak metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan CQ siswa, salah satunya adalah karyawisata ke negara lain. Namun, untuk memeroleh hasil optimal dari metode tersebut, pemilihan negara tujuan menjadi komponen yang penting untuk diperhatikan. Penelitian ini mencoba untuk mengidentifikasi negara tujuan seperti apa yang sesuai dengan mengirimkan siswa ke tiga negara yang memiliki tingkat kultur nasional yang berbeda berdasarkan model Hosftede. CQ siswa diukur sebelum keberangkatan dan setelah keberangkan dan dilakukan komparasi terhadap hasil tersebut. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa negara tujuan yang memiliki kemiripian kultural nasional yang serupa dapat memberikan dampak optimal pada peningkatan CQ siswa, terutama komponen kognitif.Kata kunci: Kecerdasan kultural, karyawisata, negara tujuan, hosftede, budaya nasional
Equity Market Timing and Capital Structure: Evidence from Indonesia Stock Exchange Dhita, Sasha; Achsani, Noer Azam; Sembel, Roy; Purwanto, Sugeng
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 17, No 1 (2018)
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12695/jmt.2018.17.1.1

Abstract

Abstract. It is commonly known that companies issue equity when the market values are high and repurchase when the market values are low. Using the yearly financial statements from 2001 until 2015, with the exclusion of 2008, for 136 non-financial companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX), this study analyzed the existence of equity market timing with the consideration of equity and debt market variables using an econometric approach of panel data regression. This study adopted net equity issues as dependent variable. For the independent variables, this study adopted variables that reflect equity market condition: price-to-book value, market, profitability, and debt market variable that is interest rate. This study found that the variable affecting the net equity issues is profitability, while price-to-book value, market, and interest are not found to have a significant relationship with net equity issues. This shall imply that the companies issue external equity when the companies' profitability is good regardless of the valuation, and high interest rate. The findings of this study supported the existence of equity market timing shown by the significant relationship between variable profitability and net equity issues. Keywords: Capital structure, equity market timing, Indonesia, net equity issues, non-financial companies.Abstrak. Perusahaan menerbitkan ekuitas ketika nilai pasar tinggi dan dibeli kembali ketika nilai pasar rendah. Dengan menggunakan data laporan keuangan tahunan perusahaan dari tahun 2001 sampai dengan 2015, dengan pengecualian tahun 2008, untuk 136 perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), penelitian ini menganalisis adanya equity market timing dengan mempertimbangkan variabel pasar ekuitas dan hutang dengan menggunakan model ekonometrik, yakni regresi data panel. Untuk peubah respon (dependent variable), penelitian ini menggunakan net equity issues, sedangkan untuk peubah penjelas (independent variables), penelitian ini menggunakan variabel yang mencerminkan kondisi pasar ekuitas: price-to-book value, market, profitability, dan variabel pasar utang yaitu interest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang mempengaruhi net equity issues adalah profitability, sedangkan price-to-book value, market dan interest tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan net equity issues. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan menerbitkan ekuitas eksternal pada saat kondisi profitabilitas perusahaan dalam keadaan baik, terlepas dari nilai valuasi, dan tingkat bunga yang tinggi. Hasil penelitian ini mendukung adanya equity market timing yang dibuktikan oleh hubungan signifikan antara variabel profitability terhadap net equity issues.Kata kunci: Equity market timing, Indonesia, Net equity issues, Perusahaan non-keuangan, Struktur modal.
Stabilitas Bank, Tingkat Persaingan Antar Bank dan Diversifikasi Sumber Pendapatan: Analisis Per Kelompok Bank di Indonesia Wibowo, Buddi
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 15, No 2 (2016)
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12695/jmt.2016.15.2.5

Abstract

Abstrak. Paradigma “competition-fragility” dan “competition-stability” memiliki alur logika yang bertentangan atas hubungan antara kompetisi antar dan stabilitas bank. Menurut Berger et al (2009), kedua pandangan tersebut berbeda pada aspek yang berkaitan dengan risiko kredit (loan risk), namun pada risiko yang dihadapi bank secara keseluruhan, kedua pandangan tersebut memiliki prediksi yang sama. Pada pasar kredit yang didominasi oleh bank dengan market power yang besar, risiko portfolio kredit bank memang akan naik seperti yang diprediksi oleh pandangan “competition-fragility”, namun risiko bank secara keseluruhan tidak selalu ikut naik bersamaan dengan naiknya risiko portfolio kredit. Uji empirik pada perbankan Indonesia mendukung hipotesis tersebut, kecuali pada kelompok bank asing yang memiliki model bisnis tersendiri. Hubungan kompetisi dan risiko kredit bank di Indonesia juga terbukti memiliki pola U -shape yaitu kompetisi yang meningkat pada tahap awal dapat menekan risiko kredit, salah satunya melalui peningkatan diversifikasi pendapatan dan jenis kredit bank, namun pada titik tertentu meningkatnya kompetisi justru memperburuk kualitas portfolio kredit perbankan.Kata Kunci: Kompetisi Perbankan,Risiko, Stabilitas, DiversifikasiAbstract. The"Competition-fragility" view and The "Competition-stability" view has a contrary logical flow in predicting the relationship between bank stability and competition among banks. According to Berger et al (2009), these two views differ on credit risk aspect of loan portfolio, but on the risks faced by the bank as a whole, these two views have the same prediction. In the credit market which is dominated by few banks with substantial market power, the risk of bank credit portfolio increases as predicted by the view "competition-fragility", but the bank's overall risk does not always go up with the jump in credit portfolio risk. The paper shows that empirical test of the Indonesian banking system support this hypothesis, except in foreign bank group that has its own business model. The relationship of competition and the credit risk of banks in Indonesia also have a U -shape pattern that increasing competition in the early stages can reduce credit risk, which is due to increasing income diversification and diversification of bank credit type, but at a certain point the increasing competition has worsened the quality of bank credit portfolio.Key word: Banking Competition, Risk, Stability, Diversification
The Emergence of Non-Linear Theory in Human Resource Management Thoha, Nurianna; Hutapea, Parulian
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 5, No 2 2006
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

this paper presents an empirical-study carried-out in Indonesia using seven-companies across private and public-sectors. The study set out to analyse human-resource-activities at three-levels: personel-administration (PA), human-resource-management (HRM) and strategic-human-resource-management (SHRM). These categories were refind according to historical and contemporary-literature. Using theoretical-sensitivity and directed by the data, a modified-version of complex-adaptive-system (CAS) with its characteristics of non-linearity and adaptation expressed how the data behaved. As the data were being analysed a definite-sense of movement was apparent. The researches when studied the relationships among functions which turn to be more-adaptive than linear. Using non-linear-theories urges the researchers further develop new-theories in human resources. Keywords: PA, HRM, SHRM, transition, modified-CAS
Pengaruh Knowledge Donating dan Knowledge Collecting terhadap Innovation Capability Kasus Pengembangan UKM Batik di Provinsi Jawa Tengah-Indonesia Mulyana, Mulyana; Assegaff, Muchammad; Wasitowati, Wasitowati
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 14, No 3 (2015)
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12695/jmt.2015.14.3.2

Abstract

Abstrak. Perusahaan kecil dan menengah secara signifikan berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi Indonesia. Batik dianggap sebagai warisan budaya yang terutama dihasilkan oleh perusahaan kecil menengah di Indonesia. Untuk lebih mengembangkan bisnis pada perusahaan kecil dan menengah batik, masih banyak masalah yang harus ditangani terutama berkaitan dengan meningkatkan kapabilitas inovasi mereka. Perusahaan kecil dan menengah batik terletak di beberapa kota di Propinsi Jawa Tengah-Indonesia. Metode pengambilan sampel menggunakan purpusive sampling dan analisis data menggunakan Partial Least Square (PLS). Hasil studi ini menunjukkan bahwa kesenangan dalam membantu orang lain, dukungan manajemen dan balas jasa dari organisasi secara signifikan berpengaruh baik pada kesediaan menyumbangkan pengetahuan dan mengumpulkan pengetahuan. Akan tetapi hasil studi ini menunjukkan bahwa keyakinan kemampuan diri tidak berpengaruh signifikan pada kesediaan menyumbangkan pengetahuan maupun mengumpulkan pengetahuan. Selanjutnya, hasil studi pada perusahaan kecil dan menengah batik menunjukkan bahwa baik menyumbangkan pengetahuan dan mengumpulkan pengetahuan secara signifikan mempengaruhi kapabilitas inovasi.Kata kunci: Menyumbangkan pengetahuan, Mengumpulkan pengetahuan, Kapabilitas inovasi,UKM, Batik, Propinsi Jawa Tengah-IndonesiaAbstract. Small medium enterprises significantly contribute to Indonesia' economic development. Batik is considred as cultural heritage that is mainly produced by Indonesia's small medium entreprises. To further develop the business of Batik small medium entreprises, there are however still many problems to be addressed especially with regard to improving their innovation capabilities.This study aims to examine the effect of knowledge donating and knowledge collecting to innovation capabilities. Batik small medium enterprises located at several cities in the Central Java Province-Indonesia. Sampling methods using purposive sampling and data analysis using the Partial Least Square (PLS) are employed in this study. The result of this study shows that enjoyment in helping others, top management support and organization rewards significantly affect both the knowledge donating and knowledge collecting. The result of this study nevertheless shows that knowledge self-efficacy does not significantly affect both the knowledge donating and knowledge collecting. Furthermore, the result shows that both knowledge donating and knowledge collecting significantly affect the innovation capability of the studied Batik small mediuem entrepreises.Keywords: Knowledge donating, Knowledge collecting, Innovation capability, Small Medium Entreprises, Batik, the Central Java Province-Indonesia.
Biaya Kualitas sebagai Usaha Perbaikan Kualitas Proses Produksi dalam Rangka Mengurangi Produk Cacat Wiryono, Sudarso Kaderi; Wanggai, Atta Alva
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 2, No 2 2003
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen produksi sebagai salah satu elemen penting dalam system manajemen perusahaan, dengan kualitas proses produksi sebagai aspek penting yang ada didalamnya, memberikan andil cukup besar dalam kompetisi perusahaan pada era persaingan yang semakin ketat. Dengan perencanaan proses produksi yang baik, ternyata jumlah produk cacat yang terjadi tidak mengalami penurunan yang signifikan. Hal ini terlihat dari hasil pengukuran kualitas proses yang dilakukan dengan menggunakan bantuan peta kendali jenis p dengan tingkat penolakan produksi sebagai variabel penelitian. Biaya kualitas yang merupakan indikator tak langsung dari kualitas proses merupakan variable penelitian lainnya yang diteliti. Selanjutnya digunakan diagram pareto untuk menganalisa kelompok biaya yang dominan, aktivitas yang dominan dan pengendalian kualitas (QC) yang menghasilkan biaya dominan. Berdasarkan hasil analisa Pareto dan Peta Kendali, maka dapat diindentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas proses produksi serta berpotensi menghasilkan biaya kualitas yang dominant, dengan menggunakan Diagram Tulang Ikan. Mengacu pada hasil identifikasi tersebut kemudian direkomendasikan beberapa usulan perbaikan sebagai bahan pertimbangan untuk meningkatkan kualitas proses produksinya. Katakunci: kualitas proses produksi, peta kendali, biaya kualitas, diagram pareto, diagram tulang ikan
Pemodelan Sistem Dinamik Ketercapaian Kontribusi Biodiesel dalam Bauran Energi Indonesia 2025 Handoko, Hamdan; Sa'id, Endang Gumbira; Syaukat, Yusman; Purwanto, Widodo W
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 11, No 1 (2012)
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractBiodiesel industry in Indonesia commercially emerged in 2005 driven by concerns on energy security triggered by high oil price, increasing environmental demand to reduce CO2 emission, while leveraging on Crude Palm Oil feed stock availability. The Government of Indonesia mandated biodiesel to contribute 10.22 million kilo litre in 2025 energy mix target, beside current weak industry performance of 27% low utilization ratio of biodiesel plant installed capacity of 4.2 million ton per annum. A system dynamic model, called Indonesia Biodiesel Industry Dynamic Model, has been developed as a platform to study the structure and behaviour of the biodiesel industry enriched with inputs from biodiesel related experts panel discussion and interview and to simulate the impact of energy policy interventions, such as biodiesel subsidy, diesel subsidy reduction and removal, blending mandate, and diesel environmental tax to the performance of biodiesel production, industry profitability EBITDA and Carbon Emission Reduction (CER) during simulation period of 2005-2030. Based on the scenario 1 of MDIBI, targeted 10.22 million tones per annum contribution of biodiesel in 2025 Indonesia's energy mix would not be achieved with current structure and condition, mainly due to three factors, which are  (i) low mixture of biodiesel-diesel mandate, (ii) a relatively limited supply of CPO raw materials which must be allocated for competing demand from cooking oil, oleofoods, oleochemicals and biodiesel industries, and (iii) currently available limited public service obligation (PSO) market.Keywords: biodiesel industry, system dynamic modelling, energy policy, energy mix, Indonesian                biodiesel.
Perancangan Peta Jalan Pengembangunan Industri Hasil Pertanian pada Wilayah Kabupaten dengan Metode VRISA dan Rantai Nilai Gabriel, Djoko Sihono; Nurcahyo, Rahmat; Muslim, Erlinda; Sumaedi, Sik
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 13, No 1 (2014)
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12695/jmt.2014.13.1.4

Abstract

Abstrak.Salah satu alternatif untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk pada suatu wilayah adalah dengan mengembangkan industri. Penelitian ini merancang peta jalan (road map) pengembangan industri hasil pertanian dengan studi kasus Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Metode yang digunakan adalah kerangka VRISA (Value, Rare, In-imitabillity, Substitutability dan Appropriability) untuk menentukan produk industri yang akan dikembangkan. Hasil penelitian ini berupa peta jalan bagi pengembangan industri berbasis jagung bagi Kabupaten Bengkayang. Sesuai dengan pendekatan rantai nilai (value chain), strategi dibagi dua yaitu strategi rantai nilai utama dan strategi rantai nilai pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jagung merupakan pilihan menurut kerangka pengembangan VRISA, sehingga perlu dikembangkan sebagai industri, bukan hanya sebagai hasil pertanian. Tahapan pengembangan industri jagung di Kabupaten Bengkayang dilakukan melalui tiga tahap, yaitu tahap awal (basic foundation establishment), tahap utama (implementasi), serta tahap akhir (harvesting) yang memerlukan waktu lima tahun. Kata kunci: Pengembangan Industri, Kerangka VRISA, Rantai Nilai, Peta Jalan, Wilayah Kabupaten Abstract.Industry development is an alternative in social welfare improvement of a region. This research was conducted to develop a road map of industry development in Kabupaten Bengkayang, West Kalimantan. VRISA (Value, Rare, In-imitabillity, Substitutability and Appropriability) framework used to determine appropriate industrial products to be developed. Based on value chain method, the development strategy was constructed into main value chain and supporting value chain strategy. Output of analysis showed that corn-based product was preferred by VRISA framework, so it needs to be developed as appropriate industry for Kabupaten Bengkayang. There are three stages of industrial development in the corn-based industry, namely initial phase (basic foundation establishment), main phase (implementation), and final stage (harvesting). Time frame for all stages takes five years.Keywords: Industrial Development, VRISA Framework, Value Chain, Road Map, Regency Area 
Efficiency and productivity of Indonesian Islamic Banking Afiatun, Pipit; Wiryono, Sudarso Kaderi
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 9, No 3 2010
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The direction of the Indonesian banking industry development policy based on the vision of achieving a healthy banking system, strong and efficient to create a stable financial system in order to drive national economic growth. Using analysis of efficiency and changes in Total Factor Productivity of the banking industry during the 2004 to 2009 period, this research aims to observe at the performance of Islamic banking as the new actors of Indonesian banking industry. To analyze the efficiency, this research utilize the method of non-parametric Data Envelopment Analysis (DEA). To measure changes in Total Factor Productivity of Islamic banking industry Malmquist Productivity Index is utilized. From the calculation of relative efficiency by means of input-oriented DEA and also the assumption of Variable Returns to Scale, the study indicated that the efficiency of Islamic banks in the 2004-2009 period are lower on the average compared to conventional banks; except during the period of July 2004 to December 2005. There are three Islamic banks analyzed for this particular research, namely Bank Muamalat, Bank Syariah Mandiri and Bank Syariah Mega, consecutively ranked 3rd, 10th, and 13th within the index of productivity. Yet, the results of t-test concluded that the efficiency and productivity of Islamic banks and conventional banks, statistically, are not significantly different. These results indicated that Islamic banking in general possess the ability to compete with conventional banking in Indonesia.Keywords: Indonesian Islamic Banking, DEA, Efficiency, Malmquist Index, Total Factor Productivity.
Evaluasi Pemanfaatan Media Sosial sebagai Sarana Knowledge Sharing Assegaff, Setiawan
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 16, No 3 (2017)
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12695/jmt.2017.16.3.4

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk megevaluasi pemanfaatan aplikasi media sosial yang digunakan sebagai sarana berbagi pengetahuan oleh dosen di Indonesia dalam sebuah grup virtual di facebook. Model Kesuksesaan Sistem Informasi oleh Delone dan McLean digunakan sebagai teori dasar dengan mempertimbangkan faktor karaterisktik individu. Sebuah model penelitian dan dua belas buah hipoteses dikembangkan dalam penelitian ini. Model dan hipoteses kemudian diuji dan divalidasi menggunakan data yang diperoleh dari sebuah survey yang dilaksanakan secara online. Survey secara online dilakukan pada sebuah grup dosen di Indonesia. Sebanyak 160 kuesioner diisi oleh anggota komunitas online tersebut dan dinyatakan valid dan digunakan untuk analisis lebih lanjut. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan Partial Least Square (PLS) memanfaatkan perangkat lunak Smart PLS V2. Pengujian meliputi “measurement model” dan “structural model”. Hasil dari pengolahan data mengindikasikan bahwa pemanfaatan media sosial (facebook) telah berhasil menjadi sarana bagi para akademisi di Indonesia dalam berbagi informasi dan pengetahuan. Penelitian ini menemukan bahwa faktor “system use” dan “user satisfaction” adalah faktor utama yang mempengaruhi “individual impact”, sementara itu faktor lain seperti karateristik individu mempengaruhi system quality dan information quality. Sedangkan Information quality mempengaruhi system use, dan system use mempengaruhi user satisfaction.Kata kunci: Media Sosial, akademisi, model sukses sistem informasi, karaterisktik individu, berbagi pengetahuanAbstract. The aim of this research is to evaluate the succsess of social media for knowledge sharing among academician in Indonesia in virtual group at Facebook. IS Success Model by Delone and McLean was apply as a basis theory along with individual characteristic factor. This study develops a research model with twelve hypotheses. Model and hypotheses then validated using data from online survey. Online Survey was conducted in a group of Indonesian academician. 160 questionnaires were collected from the survey and use for next analysis. Data was analysis by Partial Least Square (PLS) using Smart PLS V2. There are two type of examination conducted in this research evaluation of measurement model and structural model. This research indicates that social media have been success uses by Indonesian academia for knowledge sharing. This study found that “system use” and “user satisfaction” as main variable influences “individual Impact”. While, “Individual characteristic” influences “system and information quality” furthermore “information quality” influences “system use” and “system use” influences “user satisfaction”.Keyword: Social Media, academician, information system success model, individual characteristic, knowledge sharing