cover
Contact Name
Alfan Ekajati Latief
Contact Email
alfan@itenas.ac.id
Phone
+6285724122554
Journal Mail Official
jurnal.mesin@itenas.ac.id
Editorial Address
Gedung 11 Jl. PHH. Mustofa 23 Bandung 40124
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Energi dan Mekanika
ISSN : -     EISSN : 27758087     DOI : https://doi.org/10.26760/jrem
Fokus dan ruang lingkup dari Jurnal Rekayasa Energi dan Mekanika adalah sebagai berikut : 1. Konversi Energi Energi baru terbarukan Emisi dan pembakaran Bahan bakar dan lubrikan Perpindahan massa dan kalor Mesin – mesin pemompa kalor Rekayasa termal dan fluida Komputasi energi Sistem Pembangkit Tenaga Energi nano dan piko Material energi Hal lain seputar konversi energi 2.Desain Mekanikal Bodi dan desain komponen otomotif Dinamika kendaraan Kontrol dan mekatronika kendaraan Sistem transmisi Sistem kendaraan/transportasi cerdas Getaran struktur, pemrosesan sinyal, dan teknologi perawatan Tribologi Akustik Algoritma Perancangan Mekanikal Komputasi dan mekanika struktur Desain sensor dan aktuator mekanikal Teknologi mekanisme Biomekanik Mekanika terapan Perancangan alat dan mesin fungsional Hal lain seputar perancangan dan struktur 3.Material Teknologi las dan pengecoran Material temperatur tinggi Material komposit Material nano Biomaterial Komputasi material Teknologi korosi Teknologi pengujian tak merusak Material cerdas Analisis Kegagalan Pengkajian Umur Pakai Material Hal lain seputar material dan metalurgi 4. Manufaktur dan Otomasi Manajemen Rekayasa /TQM Teknologi tooling dan permesinan Material tooling CNC dan komputasi manufaktur Sistem manufaktur dan logistik Mekatronika dan robotika Instrumentasi dan pengukuran Teknologi terkini pemrosesan material Permesinan mikro Metrologi Hal lain seputar manufaktur
Articles 76 Documents
Perancangan dan Pembuatan Alat Sistem Monitoring Temperatur dan Kelembapan Greenhouse dengan Protokol ESP-NOW Iqbal, Muhamad; Hartawan, Liman; Nugraha, Noviyanti
Jurnal Rekayasa Energi dan Mekanika Vol 4, No 1 (2024): JREM
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/JREM.v4i1.79

Abstract

Pengelolaan greenhouse di daerah Agri Lembang sering kali menghadapi kendala dalam mengontrol temperatur dan kelembapan yang masih dilakukan secara manual. Penggunaan teknologi IoT, khususnya protokol ESP-NOW, dalam pengelolaan greenhouse di Agri Lembang dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian dengan otomatis memantau serta mengontrol temperatur dan kelembapan, sehingga mengatasi tantangan perubahan iklim dan meningkatkan hasil panen. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat sistem monitoring berbasis IoT menggunakan protokol ESP-NOW. Sistem ini mengkonsumsi arus sebesar 78,67 mA, memungkinkan operasi kontinu selama 24 jam. Komponen utama terdiri dari Wemos D1 Mini, DHT21, Baterai 18650, TP4056, dan DC-DC Step-Up 5V, yang ditempatkan dalam wadah PVC berdiameter 70 mm, dengan tinggi 55mm untuk tutup bawah, dan 30 mm untuk tutup atas, serta PCB titik bolong berukuran 75 mm x 57 mm x 1,65 mm. Hasil pengujian menunjukkan sistem ini tetap dapat mentransmisikan data pada jangkauan 30-45 meter meskipun dalam kondisi terhalang.
Optimasi Uji Tegangan Tarik Pengelasan Tungsten Inert Gas pada Penggabungan Beda Material Baja Galvanish (SGCC) dengan Baja Karbon Rendah (SPCC-SD) Saputra, Ridhwan Shalahuddin; Khoirudin, Khoirudin; Karyadi, Karyadi; Hidayat, Syahrul Taufik; Cahyo, Tegar Dwi; Ramadan, Trisa
Jurnal Rekayasa Energi dan Mekanika Vol 4, No 1 (2024): JREM
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/JREM.v4i1.36

Abstract

Pengelasan adalah salah satu proses utama dalam industri manufaktur yang digunakan untuk menggabungkan dua atau lebih material logam. Salah satu metode pengelasan yang umum digunakan adalah Tungsten Inert Gas (TIG) welding. TIG welding merupakan teknik pengelasan dimana terjadi pembentukan busur listrik antara elektroda yang tidak meleleh dengan material kerja. Pengelasan TIG antara baja galvanis (SGCC) dan baja karbon rendah (SPCC-SD) sering digunakan pada industri otomotif karena kedua material tersebut memiliki karakteristik yang berbeda sehingga bisa digunakan pada kondisi operasional yang berbeda. Penelitian ini menggunakan metode Taguchi dengan tiga tingkat percobaan dan tiga faktor yang berbeda, yaitu Arus listrik, Laju aliran gas argon, dan diameter kampuh las. Hasil penelitian menunjukan bahwa flowrate adalah parameter yang paling penting karena memiliki perbedaan nilai S/N ratio yang paling besar. Hal ini menunjukan flowrate memiliki nilai yang signifikan lebih tinggi daripada arus dan diameter kampuh las sehingga berperan penting dalam menentukan kualitas kekuatan sambungan pengelasan TIG pada material SGCC dan SPCC-SD terhadap tegangan tariknya. Hasil analisis rasio S/N menunjukkan bahwa parameter yang paling optimal adalah arus listrik 55 A, laju aliran gas 18 lpm, dan diameter las 5 mm. Sementara itu, analisis ANOVA menunjukkan bahwa laju aliran gas memiliki kontribusi paling signifikan dalam mempengaruhi beban tarik pada pengelasan TIG bahan SPCC-SD (JIS 3141) dengan SGCC (JIS 3302) yaitu sebesar 23,24%. Selanjutnya disusul oleh diameter kampuh las dan arus pengelasan masing-masing memberikan kontribusi sebesar 19,82% dan 8,34%.
Analisis Traubleshooting pada CVT (Continuously Variable Transmission) Sepeda Motor Vario 125 Yeni, Yeni Yeni; Supriyatna, Deddy; Haryana, Jukri
Jurnal Rekayasa Energi dan Mekanika Vol 4, No 2 (2024): JREM
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/JREM.v4i2.90

Abstract

Menurut data dari CNBC Indonesia tahun 2020 penjualan motor tipe matic banyak di gemari atau masih menjadi primadona hingga mencapai 87% banyaknya. Dilihat dari kalangan masyarakat sekarang banyak sekali yang menggunakan sepeda motor matic. Maka dari itu banyak penelitian yang memodifikasi demi mendapatkan akselerasi yang lebih cepat dari standarnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah traubleshooting yaitu mengamati gejala, mengidentifikasi kerusakan, melakukan pemeriksaan dan pengukuran pada komponen atau sistem. Melakukan perawatan dan berbaikan jika ada komponen atau sistem yang teridentifikasi adanya kerusakan atau tidak sesuai ukuran, serta menentukan langkah-langkah traubleshooting yang baik dan benar sesuai SOP. Hasil dari penelitian ini adalah rekomendasi langkah traubleshooting pada sistem CVT sepeda motor honda Vario 125. Dengan dilakukannya langkah troubleshooting yang baik dan benar sesuai SOP maka akan mempermudah proses pekerjaan
Evaluasi Dampak Proses Retrogression dan Reaging dalam Meningkatkan Ketahanan Korosi pada Material AL7175 Septianissa, Selly
Jurnal Rekayasa Energi dan Mekanika Vol 4, No 2 (2024): JREM
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/JREM.v4i2.137

Abstract

Paduan aluminium 7175 dan seri 7xxx lainnya dikenal memiliki ketahanan korosi sumuran yang rendah. Untuk meningkatkan ketahanan korosi sambil mempertahankan kekuatan, penelitian ini menerapkan metode retrogression dan reaging (RAA), yang merupakan perlakuan panas baru untuk paduan aluminium yang mengalami penguatan presipitasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh proses RAA terhadap ketahanan korosi sebelum anodisasi asam kromat (CAA) pada dua tegangan, yaitu 20 V dan 40 V. Pengujian yang dilakukan meliputi analisis struktur mikro, komposisi kimia, pengujian kekerasan, ketebalan lapisan, dan ketahanan korosi menggunakan metode salt spray testing. Hasil metalografi menunjukkan pembentukan dua fase, yaitu fase MgZn2 yang terdistribusi di dalam butir. Pengujian salt spray selama 500 jam menunjukkan bahwa material yang melalui proses CAA 20 V dan RAA tidak mengalami korosi sumuran, sementara material dengan CAA 40 V menunjukkan 20 pit akibat anodisasi yang kurang baik. Penelitian ini mengindikasikan bahwa presipitat MgZn2 yang terbentuk melalui proses RAA berkontribusi pada peningkatan ketahanan korosi material paduan aluminium 7175.
Perbandingan Konsumsi Bahan Bakar dan Emisi Gas Buang antara Bahan Bakar Pertalite dengan Gas LPG pada Mesin Genset Honda GX 160 Tonadi, Een; Silaen, Antonius FA; Rusliono, Endrik; Niharman, Niharman
Jurnal Rekayasa Energi dan Mekanika Vol 4, No 2 (2024): JREM
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/JREM.v4i2.96

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang antara bahan bakar pertalite dengan gas LPG pada mesin Honda GX160. Pengujian dilakukan masing-masing selama 10 menit dengan putaran mesin 2000 RPM dengan variasi pengujian tanpa beban, pengujian dengan beban 1 kompressor dan Pengujian beban 1 kompresor dan 1 pompa air. Untuk penggunaan bahan bakar gas LPG pengujian dilakukan dengan menggunakan vacuum converter dan pengukuran emisi gas buang menggunakan gas analizer. Hasil penelitian didapatkan konsumsi bahan bakar pertalite rata-rata 0,15 kg dan bahan bakar gas LPG rata-rata 0,12 kg. Emisi gas buang ketia pengujian untuk bahan bakar Pertalite didapatkan rata-rata CO: 0,81%, CO2: 8,56%, O2: 4,53% dan HC: 103,33 ppm. Bahan bakar gas LPG CO: 0,073%, CO2: 6,66%, O2: 12,23% dan HC: 56,33 ppm. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan untuk konsumsi bahan bakar gas LPG lebih hemat dibandingkan dengan bahan bakar Pertalite. Begitu juga untuk emisi gas buang bahan bakar LPG lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan bahan bakar Pertalite
Studi Komparatif Pengaruh Asam Fosfat terhadap Sifat Fisik dan Mekanik NR dan EPDM Octaviani, Ana Nur; Feriyanto, Dafit; Kurniawan, Kurniawan; Arti, Dewi Kusuma; Nur, Hery
Jurnal Rekayasa Energi dan Mekanika Vol 4, No 2 (2024): JREM
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/JREM.v4i2.146

Abstract

Natural Rubber (NR) dan Ethylene Propylene Diene Monomer (EPDM) adalah material karet yang banyak digunakan dalam komponen otomotif seperti bushing karena sifat elastisitas dan daya tahannya. Namun, paparan bahan kimia agresif seperti asam fosfat dapat memengaruhi sifat mekanik dan fisik kedua material ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh perendaman dalam larutan asam fosfat dengan konsentrasi 13% terhadap kekuatan tarik, kekerasan, dan struktur mikro NR dan EPDM. Hasil pengujian menggunakan Mesin (UTM) Universal Testing Machine menunjukkan bahwa NR mengalami penurunan pada kekuatan tarik tegangannya NR sebesar 20,44% dan EPDM sekitar 23,8% setelah perendaman,dan untuk nilai regangannya penurunan NR sebesar 38,3% dan EPDM sekitar 17,43%  disebabkan oleh degradasi rantai polimernya. Penurunan kekerasan NR yang diuhi menggunakan Shore A mencapai 19,2%, sedangkan EPDM hanya sekitar 4,81%. Hasil struktur mikro dengan perbesaran 20x, 50x dan 100x dari kedua jenis karet pun menunjukkan bahwa tidak banyak perubahan yang dapat teramati. Temuan ini mengindikasikan bahwa EPDM lebih unggul dalam aplikasi yang melibatkan paparan bahan kimia seperti asam fosfat, menjadikannya pilihan yang lebih sesuai untuk bushing dalam lingkungan kerja yang agresif.
Rancang bangun trainer pembangkit listrik tenaga mikrohidro menggunakan turbin pelton hidayat, achmad taufik; choifin, mochammad
Jurnal Rekayasa Energi dan Mekanika Vol 4, No 2 (2024): JREM
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/JREM.v4i2.106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun trainer mikrohidro menggunakan turbin Pelton sebagai alat pembelajaran energi terbarukan. Proses perancangan meliputi identifikasi kebutuhan, desain atau konsep, pengadaan komponen, perakitan, dan pengujian. Turbin Pelton dipilih karena efisiensinya dalam mengkonversi energi potensial air menjadi energi mekanik pada aliran bertekanan tinggi. Pengambilan data dilakukan dengan mengukur aliran air, ketinggian air, output tegangan menggunakan  alat ukur voltmeter. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menghasilkan daya listrik yang stabil dan efisien sesuai spesifikasi desain. Trainer mikrohidro ini efektif untuk mengajarkan prinsip mikrohidro dan konversi energi terbarukan. Dalam percobaan variasi yang berbeda pada alat Trainer mikrohidro memberikan dampak pada keluaran tegangan yang dihasilkan. Untuk performa terbaik terdapat pada pengujian menggunakan dimmer dengan nilai rata rata tegangan sebesar 50,02 V dan rata rata kecepatan putaran generator sebesar 707 Rpm.
Rancang Bangun Mesin Pencetak Bata Tempel Semi-Otomatis Untuk UMKM Roster Pondok Pinang Purwakarta Agustiawan, Iwan; Firmansjah, Eka Taufiq; Bagaskara, Bryen; Wildany, Rafi
Jurnal Rekayasa Energi dan Mekanika Vol 4, No 2 (2024): JREM
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/JREM.v4i2.160

Abstract

Bata tempel merupakan salah satu jenis bata yang digunakan sebagai penghias dinding dan juga menambah nilai estetika pada bangunan. Proses produksi bata tempel di UMKM Roster Pondok Pinang Purwakarta saat ini masih secara tradisional, yang dimana prosesnya menjadi lebih lama dan juga hasil pengepresan yang dilakukan tidak stabil dan tidak merata karena terbatas oleh kemampuan operator. Tujuan dari rancang bangun mesin pencetak bata tempel semi-otomatis ini adalah untuk memperoleh hasil perancangan mesin dalam bentuk gambar teknik 2D, assembly, simulasi gerak mesin, dan wujud pembuatan mesin, serta pengujian untuk memperoleh spesifikasi atau kinerja mesin pencetak bata tempel semi-otomatis yang memenuhi kebutuhan. Langkah yang diperlukan untuk mendapatkan target spesifikasi teknis yaitu dengan cara melakukan perhitungan beban pengepresan didapat sebesar 370,8 N, perhitungan jumlah mampu buat sebanyak 180 Pcs/jam, dan perhitungan total daya listrik didapat sebesar 1230 Watt. Tahapan pada proses pembuatan dilakukan dengan proses perancangan manufaktur, proses manufaktur dan proses perakitan. Untuk proses pembuatan meliputi pemotongan, penyambungan, pelubangan, dan finishing. Selanjutnya proses perancangan pengujian dan pengujian kinerja mesin pencetak bata tempel semi-otomatis didapatkan dimensi bata tempel 24 cm x 7 cm x 1,7 cm, kekuatan bata tempel 176.5197 N, jumlah mampu buat 168 pcs/jam dan daya total listrik 1.230 Watt.
Penentuan Nilai Efektivitas Kondensor Di PLTSa Merah Putih Bantar Gebang Hidayati, Noor; Sumadipraja, Berlian Firdaus
Jurnal Rekayasa Energi dan Mekanika Vol 4, No 2 (2024): JREM
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/JREM.v4i2.115

Abstract

Kondensor merupakan perangkat penukar panas yang menerima uap panas dari turbin uap dan kemudian mendinginkannya menjadi air kondensat setelah mengalami proses perpindahan panas. Karena kondensor merupakan peralatan utama dalam Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa), jika terjadi kerusakan pada kondensor maka dapat menghambat proses produksi listrik di PLTSa Merah Putih Bantar Gebang. Tujuan penelitian yakni mendapatkan nilai menentukan efektivitas dan variabel-variabel yang memengaruhi kinerja kondensor di PLTSa Merah Putih Bantar Gebang. Selanjutnya melakukan analisis dengan menggunakan metode yaitu LMTD (Log Mean Temperature Difference) dan NTU (Number Of Transfer Unit) – Efektivitas. Berdasarkan hasil penelitian perhitungan pada tanggal 09 Oktober 2023 – 23 Oktober 2023  kondensor PLTSa Merah Putih Bantar Gebang didapatkan nilai efektivitas kondensor terbaik sebesar 99,81% dan rata-rata sebesar 99,80%. Besarnya nilai efektivitas dipengaruhi oleh variabel-variabel seperti (LMTD), Rasio kapasitas panas, NTU, dan tekanan vakum kondensor. Berdasarkan evaluasi dapat disimpulkan efektivitas dari kondensor PLTSa tergolong mempunyai performa yang baik
Perkembangan Bio-Ethanol Sebagai Sumber Energi Alternatif di Indonesia Fikry, Izzul; Wuryaningrum, Nanda Dwi; Aang Wahidin, Aang Wahidin; Abdillah, Hayy Nur; Leonard, Rikky
Jurnal Rekayasa Energi dan Mekanika Vol 4, No 2 (2024): JREM
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/JREM.v4i2.128

Abstract

Bio-ethanol merupakan salah satu biofuel yang digunakan saat ini. Terdapat empat generasi bahan baku untuk memproduksi bio-ethanol. Bio-ethanol generasi 1 (G1) berasal dari gula/pati tanaman, generasi 2 (G2) berasal dari limbah pertanian/perkebunan, generasi 3 (G3) berasal dari alga, dan generasi 4 berasal dari modifikasi genetika tanaman. Bio-ethanol generasi 2 merupakan bio-ethanol yang memiliki prospek terbaik di Indonesia, karena banyaknya limbah industri pertanian dan perkebunan. Namun, realitanya penggunaan bio-ethanol di Indonesia belum berjalan baik. Penggunaan bio-ethanol sebagai bahan bakar masih terkendala masalah biaya. Hal tersebut ditandai dengan gagalnya upaya pemerintah dalam penggunaan bahan bakar bio-ethanol 5% (E5) di 2020. Sehingga saat ini Indonesia baru menerapkan penggunaan bahan bakar bio-ethanol 2% (E2). Salah satu solusi yang dapat digunakan untuk menekan harga bio-ethanol adalah dengan membuat system produksi terintegrasi.