cover
Contact Name
Rasmawati
Contact Email
asjn@uin-alauddin.ac.id
Phone
+6285340721249
Journal Mail Official
asjn@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Jln. H. M. Yasin Limpo No. 36 Romangpolong, Samata, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Alauddin Scientific Journal Of Nursing (ASJN)
ISSN : 27745333     EISSN : 27471225     DOI : -
Core Subject : Health,
Alauddin Scientific Journal Of Nursing (ASJN) is an academic journal published and organized by the Nurse Professional Study Program, Faculty of Medicine and Health Sciences, Alauddin State Islamic University, Makassar. ASJN Journal is intended for all academics, researchers, and students who want to develop comprehensive and quality nursing science.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 1 (2025): MEI" : 10 Documents clear
EFEKTIFITAS INTERVENSI BERBASIS SPIRITUAL DALAM MENGURANGI GEJALA ANGINA PADA PENDERITA PENYAKIT ARTERI KORONER (CAD) Alit Suriyasmini; Ni Kadek Diah Purnamayanti
Alauddin Scientific Journal of Nursing Vol 6 No 1 (2025): MEI
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v6i1.55063

Abstract

Latar Belakang : Penyakit Arteri Koroner (PJK) merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia dan terus meningkat seiring dengan perubahan gaya hidup dan faktor risiko lainnya. PJK terjadi akibat penyempitan arteri koroner yang menghambat suplai darah ke jantung sehingga memicu gejala seperti angina. Meskipun terapi farmakologis umum digunakan untuk mengatasi nyeri angina, banyak pasien yang masih mengalami gejala berulang. Oleh karena itu, pendekatan nonfarmakologis seperti intervensi berbasis spiritual mulai mendapat perhatian. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa teknik spiritual, seperti doa dan relaksasi berbasis spiritual, dapat membantu mengurangi gejala angina dan meningkatkan kesejahteraan pasien. Namun, masih terbatasnya bukti ilmiah yang mengkaji efektivitas intervensi tersebut, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi potensinya dalam penatalaksanaan PJK. Tujuan: Untuk mengidentifikasi efektivitas intervensi spiritual dalam mengurangi gejala angina pada pasien PJK. Metode: Tinjauan pustaka ini disusun berdasarkan literatur dari basis data jurnal yang mencakup tahun 2019-2024 termasuk PubMed, Google Scholar, dan ScienceDirect. Kata kunci yang digunakan adalah “Intervensi spiritual” ATAU “Dzikir” ATAU “AL-Quran” DAN “Gejala angina” ATAU “Nyeri dada” DAN “Penyakit arteri koroner” ATAU “STEMI” ATAU “Penyakit jantung koroner” ATAU “Infark miokard”. Artikel yang diperoleh dipilih dan ditinjau menggunakan pedoman dan diagram alir PRISMA. Sembilan artikel asli digunakan. Hasil: Sebanyak 245.009 artikel yang dipublikasikan diidentifikasi dan sepuluh artikel dipilih sesuai dengan kriteria inklusi. Hasil sintesis data menggunakan metode deskriptif menunjukkan bahwa semua penelitian terbukti lebih efektif, fleksibel, dan memiliki aksesibilitas yang lebih tinggi dalam mengurangi gejala angina pada PJK dengan intervensi spiritual. Kesimpulan: Terapi berbasis spiritual, seperti dzikir, murottal Al-Qur'an, dan relaksasi Benson dapat mengurangi tingkat nyeri pada pasien PJK.
Gambaran Persepsi Penyakit Dan Kecemasan Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa : Gambaran Persepsi Penyakit Dan Kecemasan Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa Sahidin, Husnul Khotimah; Majid, Abdul; Ningrat, Syahrul; Fitriani, Nurlaila
Alauddin Scientific Journal of Nursing Vol 6 No 1 (2025): MEI
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v6i1.56201

Abstract

Hemodialisis menjadi terapi alternatif yang dapat menggantikan fungsi ginjal yang memiliki efek samping yang beragam yang berdampak pada persepsi dan kecemasan pasien gagal ginjal kronik. Tujuan: untuk mengetahui gambaran persepsi penyakit dan tingkat Kecemasan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani Hemodialisa di RSUP Dr Tadjuddin Chalid Makassar. Metode: Desain penelitian ini adalah cross sectional dengan melibatkan 90 responden pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis, yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Brief Illness Perception Questionnaire dan Hamilton Anxiety Rating Scale, kemudian dianalisis menggunakan analisis univariat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar pasien gagal ginjal kronik yang menjalani Hemodialisis di RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Makassar memiliki persepsi positif 47 responden 52.2% dan persepsi negatif 43 responden (47.8%). Tingkat kecemasan normal 41 responden (45.6%), tingkat kecemasan Ringan 27 responden (30%), tingkat kecemasan sedang 13 Responden (14.4%), dan tingkat kecemasan Berat 9 responden (10%). Kesimpulan dan saran: Persepsi penyakit pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Makassar tergolong positif dan tingkat Kecemasan responden umumnya berada dalam kategori normal, disarankan agar tenaga kesehatan dapat meningkat edukasi pasien berfokus kepada pemahaman penyakit untuk mempertahankan persepsi positif pasien dan melakukan sesi konseling serta menyediakan layaan dukungan psikososial
Faktor-Faktor Anemia Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Trimester I Di Puskesmas Sungai Siring Samarinda: Faktor-Faktor Anemia Ibu Hamil Trimester I nuryani, nuryani; Meihartati, Tuti; Frenty Hadiningsih, Eka; Tripertiwi , Sucita
Alauddin Scientific Journal of Nursing Vol 6 No 1 (2025): MEI
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v6i1.56214

Abstract

Latar Belakang: Komplikasi kehamilan menjadi penyebab dari 75% Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia, yang terus meningkat setiap tahun. Anemia adalah salah satu komplikasi yang berkontribusi sebanyak 48.9%. Faktor penyebab diantaranya adanya perubahan pada sistem tubuh dan faktor lain seperti status gizi buruk, KEK (Kekurangan Energi Kronik) hingga komplikasi kehamilan seperti HEG (Hyperemesis Gravidarum). Tahun 2024 PKM Sungai Siring mencatat sebesar 4.3% kasus anemia pada kehamilan terjadi di TM I.Tujuan: Mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia ibu hamil TM I di PKM Sungai Siring. Metode: Analitik kategorik dengan pendekatan case control, dilakukan sejak 1 Oktober- 30 November 2024 dengan jumlah sampel 157 ibu hamil kunjungan K1 periode September-Oktober 2024. Pengambilan sampel dengan teknik retrospektif sampling menggunakan data sekunder. Analisis data uji Chi-Square dengan  p value ≤ 0.005. Keeratan hubungan antar variabel menggunakan uji Odd Ratio dengan CI 95%. Hasil: p value untuk faktor status gizi  p value < 0.001dengan OR = 4.737, faktor KEK p value < 0.001 dengan OR = 5.478 dan faktor HEG p value = 0.029 dengan nilai OR : 2.591. Kesimpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh positif antara status gizi, Kekurangan Energi Kronis, dan Hiperemesis Gravidarum terhadap kejadian anemia pada ibu hamil TM I di Puskesmas Sungai Siring Samarinda.
AROMATERAPI LEMON SEBAGAI TERAPI ADJUVAN NYERI KANKER: STUDI QUASI EKSPERIMEN DI RUMAH SINGGAH IZI MAKASSAR Indargairi; Rahmah Haruna, Sri; Kirana , Rezki
Alauddin Scientific Journal of Nursing Vol 6 No 1 (2025): MEI
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v6i1.56416

Abstract

Nyeri kanker merupakan masalah utama yang memengaruhi kualitas hidup pasien. Terapi adjuvan non-farmakologis seperti aromaterapi lemon berpotensi mengurangi nyeri dengan efek samping minimal. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas aromaterapi lemon sebagai terapi adjuvan dalam menurunkan skala nyeri pada pasien kanker di Rumah Singgah IZI Makassar. Studi quasi-eksperimen dengan desain one-group pretest-posttest dilakukan pada 28 pasien kanker yang menerima aromaterapi lemon (inhalasi perasan buah lemon selama 15 menit, 2x/hari selama 7 hari). Pemilihan subjek menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria: skala nyeri ≥3 (NRS), dan tidak menggunakan analgesik opioid. Nyeri diukur dengan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank dengan nilai p=0.000 (α=0,05). Tidak ada efek samping yang dilaporkan. Aromaterapi lemon efektif sebagai terapi adjuvan untuk mengurangi nyeri kanker dengan aman. Penelitian ini dapat diintegrasikan dalam manajemen nyeri paliatif berbasis komunitas, terutama di fasilitas dengan sumber terbatas. Penelitian lanjutan dengan kelompok kontrol dan pengukuran jangka panjang diperlukan
THE RELATIONSHIP OF BLOOD GLUCOSE LEVELS TO GRANULATING TISSUE AND EPITHELIZATION IN WOUNDS OF DIABETES MELLITUS PATIENTS IN SERAMBI MADINAH CITY (GORONTALO): HUBUNGAN KADAR GLUKOSA DARAH TERHADAP JARINGAN GRANULASI DAN EPITELISASI PADA LUKA PASIEN DIABETES MELITUS DI KOTA SERAMBI MADINAH (GORONTALO) Jamaluddin, Ahmad; Maria Ulfa Ashar; Khotimah, Nurul Khusnul
Alauddin Scientific Journal of Nursing Vol 6 No 1 (2025): MEI
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v6i1.56418

Abstract

Kota Serambi Madinah (Gorontalo) merupakan salah satu daerah di Indonesia dengan prevalensi diabetes yang cukup tinggi dengan angka kejadian sebanyak 23.950 orang yang terdiagnosis pada tahun 2023 (Dinkes Gorontalo, 2023). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kadar glukosa darah terhadap pembentukan jaringan granulasi dan epitelisasi pada luka ulkus diabetik di Kota Serambi Madinah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuntitatif non eksperimen dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Pengkajian luka menggunakan Bates-Jensen Wound Assessment Tool pada 80 pasien yang dipilih melalui teknik total sampling. Pada penelitian ini ditemukan kadar glukosa darah pasien diabetes melitus yang terbanyak adalah dengan kadar glukosa darah tinggi atau sebesar 58,7% dengan kondisi luka kategori <25%,  granulasi (skor 4) sebanyak 45% pasien dan jaringan epitel pasien yang datang ke klinik  berada pada tahap < 25% sebanyak 60%. Berdasarkan uji chi square for fren yang digunakan pada penelitian ini, dihasilkan nilai (p = 0.000). yang bermakna bahwa ada hubungan kadar glukosa darah dengan jaringan granulasi dan epitelisasi pada luka pasien diabetes mellitus di kota Serambi Madinah
FAMILY PERCEPTION OF NURSES' CARING BEHAVIOR AND INDEPENDENCE IN CARE FOR PULMONARY TUBERCULOSIS M Sagala, Adi Brando; Nursasi, Astuti Yuni; Rachmawati, Utami
Alauddin Scientific Journal of Nursing Vol 6 No 1 (2025): MEI
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v6i1.56482

Abstract

Pulmonary Tuberculosis cases are estimated at 969,000 people and an incidence of 354 per 100,000 population in Indonesia in 2022. The estimated TB caseload is 2,386 out of 635,129 population in North Lampung District. TB control is implemented with the integration of the Healthy Indonesia Program and Public Health Care to achieve health through family independence in treating TB. This cross-sectional study aims to determine the relationship between family perceptions of nurses' caring behavior and family independence in caring for TB in the work area of the North Lampung District Health Center. A total of 90 family samples were selected through two stage cluster randomization. The instrument was a questionnaire developed based on Swanson's Caring theory and indicators of family independence according to Kepmenkes 279 of 2006. The results showed that the perception of caring behavior was good (51.1%); families were less independent (66.7%); there was a significant relationship between family perceptions of nurses' caring behavior and family independence with a value of p=0.006 (95% CI; OR; 1.579-10.773). The majority of families with good perceptions of nurses' caring behavior had a 4.1 times greater chance of becoming independent. It is hoped that the results of this study will serve as a basis for strengthening the caring behavior of nurses through TB program training and instilling the value of caring nurses from an early age.
PENGARUH PEER SUPPORT GROUP TERHADAP DIABETES DISTRES KLIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 Susila, Wahyu Dini Candra; Faniwati, Faniwati; Intaniah, Yanuar; Dwy Nisstyo, Rezza; Nurwahidah, Nurwahidah
Alauddin Scientific Journal of Nursing Vol 6 No 1 (2025): MEI
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v6i1.56622

Abstract

Pasien diabetes melitus tipe 2 dihadapkan pada berbagai stresor yang akan memicu diabetes distress. Diabetes distress merupakan masalah spesifik yang dialami penderita diabetes akibat proses kronis dari penyakitnya, sehingga akan berdampak pada perawatan pasien dan manajemen diri dalam mengontrol gula darah. Intervensi yang ditawarkan untuk mengatasi diabetes distress yang ditawarkan oleh peneliti berupa peer support group. Peer support group merupakan tindakan kelompok yang dapat dilakukan agar penanganan diabetes distress dapat efisien karena mencangkup banyak orang dalam satu serangkaian tindakan.  Tujuan: Mengetahui pengaruh peer support group terhadap diabetes distress pasien diabetes mellitus tipe 2. Metode: Metode penelitian ini menggunakan pendekatan Quasy experiment dengan 22 partisipan pasien diabetes melitus tipe 2. Hasil: Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p value=0,014 < 0.05 pada kelompok perlakuan dan p value=1.00 pada kelompok kontrol, artinya ada pengaruh signifikan intervensi pada kelompok perlakuan. Kesimpulan: Ada pengaruh peer support group terhadap diabetes distress pada penderita diabetes melitus tipe 2. Saran: Peer support group perlu dikembangkan sebagai intervensi di wilayah komunitas dengan pertimbangan jumlah penderita diabetes melitus yang terus bertambah. Perlu dilakukan penelitian dalam penelitian skala yang lebih besar dan optimalisasi pembentukan kelompok berdasarkan usia dan latar belakang budaya
Sinergi Larangan Sosial-Budaya dan Pendidikan Orang Tua dalam Pencegahan Pernikahan Dini: Strategi Berbasis Kesehatan Komunitas di Kalangan Remaja Lombok Tengah: Strategi Berbasis Kesehatan Komunitas di Kalangan Remaja Lombok Tengah Amri, Lalu Amri Yasir; Salfarina, Anna Layla; Hamid Zubair, M. Abdul; Sulastri, Weni
Alauddin Scientific Journal of Nursing Vol 6 No 1 (2025): MEI
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v6i1.56681

Abstract

Pernikahan dini masih menjadi permasalahan signifikan di Indonesia, terutama di wilayah yang memiliki kearifan budaya yang kuat seperti Lombok Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sinergi antara norma sosial budaya dan peran pola asuh orang tua sebagai strategi kesehatan berbasis komunitas dalam mencegah pernikahan dini. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap sepuluh partisipan yang terdiri dari orang tua dan tokoh masyarakat dari komunitas Sasak yang tinggal di Kabupaten Lombok Tengah. Temuan penelitian mengungkapkan tiga tema utama: (1) pembatasan interaksi sosial anak melalui pengawasan intensif dan pengendalian akses terhadap media, (2) penerapan larangan budaya terhadap aktivitas yang dinilai berdampak negatif bagi anak, dan (3) peran orang tua sebagai pendidik utama dalam menanamkan nilai moral, agama, dan pentingnya pendidikan. Sinergi antara kontrol sosial berbasis adat dengan pola asuh komunikatif dan edukatif terbukti efektif dalam membentuk kesadaran remaja untuk menunda pernikahan. Studi ini menekankan pentingnya pendekatan kolaboratif yang melibatkan keluarga, tokoh masyarakat, dan institusi kesehatan dalam upaya berkelanjutan mencegah pernikahan dini. Temuan ini diharapkan menjadi dasar pengembangan kebijakan dan program lintas sektor yang adaptif terhadap konteks budaya lokal serta memperkuat perlindungan hak anak.
HUBUNGAN TINGKAT KEMANDIRIAN DAN KUALITAS HIDUP LANSIA PANTI SOSIAL TRESNA WREDHA DI KOTA SAMARINDA : STUDI CROSS-SECTIONAL bahtiar, bahtiar; Darazat, Zakiyah; Nopriyanto, Dwi; Faisal Nur, Syukma Ramadhani; Ghofar Abdulloh, Ahmad Abdul
Alauddin Scientific Journal of Nursing Vol 6 No 1 (2025): MEI
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v6i1.56752

Abstract

Kemandirian lansia merupakan aspek paling dasar yang menentukan derajat kesehatan khususnya kualitas hidup lansia. Kemandirian merupakan sikap lansia yang harus dalam menghadapi situasi yang berbeda di melalui tindakan berpikir dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara tingkat kemandirian dengan kualitas hidup pada lansia yang mendapatkan pelayanan di Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW). Metode yang digunakan adalah metode survei cross-sectional study pada 57 orang lansia. Alat ukur yang digunakan yaitu instrument index Barthel untuk mengukur kemandirian lansia dan  WHOQoL-Bref untuk mengukur kualitas hidup lansia. Penelitian ini menggunakan uji Chi-Square untuk analisis data. Hasil Penelitian didapatkan bahwa terdapat terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kemandirian dengan domain fisik (p: 0,00), psikologis (p: 0,04), sosial (p: 0,00) dan lingkungan (p: 0,01) pada lansia. Adapun kesimpulan dari penelitian ini bahwa tingkat kemandirian berkaitan erat  dengan pada seluruh domain kualitas hidup pada lansia di PSTW. Oleh karena itu, pengembangan intervensi dalam meningkatkan kemandirian pada lansia di panti perlu dikembangkan dimana intervensi ini akan mendukung tercapainya kualitas hidup yang lebih pada lansia
Hubungan Sikap dan Perilaku Ayah dengan Status Gizi (BB/U) Balita Dalam Pengasuhan Gizi Rahmadiyah, Dwi Cahya; Azwar, Azwar; Fikri, Fikri; Fitri, Fitri
Alauddin Scientific Journal of Nursing Vol 6 No 1 (2025): MEI
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v6i1.57064

Abstract

Salah satu faktor penyebab stunting pada balita menurut kerangka konseptual  UNICEF Undernutrition Conceptual Framework adalah faktor keluarga dan rumah tangga. Peran ayah dalam praktik pengasuhan gizi balita merupakan salah satu faktor keluarga yang memengaruhi kejadian stunting. Penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan ayah dalam memberikan contoh perilaku makan sehat dan menjamin lingkungan rumah yang sehat berhubungan dengan penurunan risiko masalah gizi pada anak. Temuan ini mengindikasikan bahwa ayah berperan melindungi status gizi balita. Penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan sikap dan perilaku ayah dengan status gizi balita dalam pengasuhan gizi. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan 140 sampel ayah yang memiliki balita stunting. Variabel independen meliputi sikap ayah, diukur menggunakan Role of Father Questionnaire dan perilaku pengasuhan gizi ayah, diukur menggunakan Child Feeding Questionnaire, sedangkan variabel dependen adalah status gizi balita (BB/U). Data dianalisis menggunakan uji chi square. Penelitian menemukan bahwa sikap ayah berhubungan dengan status gizi balita dengan nilai p value 0,000 (p<0,05) sementara perilaku ayah tidak memiliki hubungan dengan status gizi balita dengan nilai p value 0,085 (p>0,05). Diharapakan agar peran ayah dapat ditingkatkan melalui proses pengasuhan pada balita sehingga status gizi balita dapat lebih optimal.

Page 1 of 1 | Total Record : 10