cover
Contact Name
Handoko Prasetya
Contact Email
sisfokomtek.jumin@gmail.com
Phone
+6281260905769
Journal Mail Official
sisfokomtek.jumin@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sisingamangaraja, Medan, Provinsi Sumatera Utara
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Media Informatika
ISSN : -     EISSN : 2808005X     DOI : -
Core Subject : Science,
1. IT Infrastructure and Security (ITIS): Information Security and Privacy Digital Forensics Network Security Cryptography Cloud and Virtualization Emerging Technologies Computer Vision and Image Ethics in Information Systems Human Computer Interaction Wireless Sensor Networks Medical Image Analysis Internet of Things Mobile and Pervasive Computing Real-time Systems and Embedded Systems Parallel and Distributed Systems 2. Data Engineering and Business Intelligence (DEBI): Information Security and Privacy Business Intelligence Data Mining Intelligent Systems Artificial Intelligence Autonomous Agents Intelligent Agents Multi-Agent Systems Expert Systems Pattern Recognition Machine Learning Soft Computing Optimization Forecasting Meta-Heuristics Computational Intelligence Decision Support Systems 3. Data Acquisition and Information Dissemination (DAID): Open Data Social Media Knowledge Management Social Networks Big Data Web Services Database Management Systems Semantics Web and Linked Data Visualization Information Social Information Systems Social Informatics Spatial Informatics Systems Geographical Information Systems
Articles 495 Documents
Indikator Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Imunisasi Dasar Lengkap Nursaadah, Putri; Siregar, Rohani; Fathur Rohmah, Hajar Nur; Sugiharti, Rosi Kurnia
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 5 (2025): Edisi Sep - Oktober 2025
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i5.7132

Abstract

Latar Belakang: Imunisasi dasar merupakan hak setiap anak untuk mendapatkan perlindungan dari penyakit menular. Namun cakupan imunisasi dasar lengkap di Indonesia masih di bawah target, termasuk di Klinik Amelia yang hanya mencapai 62,5% pada Januari–Maret 2025. Kondisi ini menimbulkan risiko tingginya kejadian Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar lengkap di Klinik Amelia tahun 2025. Metode: Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 0–12 bulan di wilayah kerja Klinik Amelia, dengan teknik total sampling sebanyak 80 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-Square pada tingkat signifikansi p<0,05. Hasil: Analisis bivariat menunjukkan bahwa usia (p=0,000; OR=13,77), pendidikan (p=0,000; OR=9,44), pekerjaan (p=0,000; OR=42,48), dan sumber informasi (p=0,000; OR=12,33) berhubungan signifikan dengan pengetahuan ibu mengenai imunisasi dasar lengkap. Kesimpulan: Pengetahuan ibu dipengaruhi oleh faktor usia, pendidikan, pekerjaan, dan sumber informasi. Peningkatan cakupan imunisasi dapat dicapai dengan memperkuat edukasi, peran tenaga kesehatan, dan dukungan keluarga.
Determinasi Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Status Gizi Balita di Bekasi Tahun 2025 : Determination of Factors Influencing the Nutritional Status of Toddlers in Bekasi in 2025 Imroah, Iim; Widaningsih, Ida; Fatdo Wardani, Ika Kania; Fathur Rohmah, Hajar Nur
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 5 (2025): Edisi Sep - Oktober 2025
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i5.7173

Abstract

Status gizi balita merupakan aspek penting yang perlu mendapat perhatian karena memengaruhi pertumbuhan, perkembangan, dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi balita di TPMB Iim Desa Wangunharja, Bekasi, tahun 2025. Penelitian menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi adalah seluruh ibu yang memiliki anak balita usia 0–60 bulan yang berkunjung ke TPMB Iim, dengan teknik total sampling sebanyak 110 responden. Variabel bebas meliputi usia balita, pendidikan ibu, pekerjaan ibu, status ekonomi, asupan makan, penyakit infeksi, dan pengetahuan ibu, sedangkan variabel terikat adalah status gizi balita. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi balita meliputi usia balita (p=0,024; OR=3,615), pendidikan ibu (p=0,000; OR=36,202), pekerjaan ibu (p=0,007; OR=3,386), status ekonomi (p=0,000; OR=2,347), asupan makan (p=0,000; OR=7,232), penyakit infeksi (p=0,000; OR=51,881), dan pengetahuan ibu (p=0,000; OR=18,979). Simpulan, terdapat hubungan signifikan antara faktor usia, pendidikan, pekerjaan, ekonomi, asupan makan, penyakit infeksi, serta pengetahuan ibu dengan status gizi balita. Peningkatan edukasi gizi dan pencegahan penyakit infeksi diharapkan dapat menurunkan prevalensi gizi kurang pada balita.
Manajemen Pelayanan Publik di MAN Kota Palangka Raya Rahman Zulkarnain , Ahmad Fadchur; Fahmi, Fahmi; Irawani, Rio
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 5 (2025): Edisi Sep - Oktober 2025
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i5.7174

Abstract

Pelayanan public merupakan salah satu bagian dari manajemen mutu di sekolah, semakin bagus pelayanan kepada pengguna semakin meningkatkan kepuasan pengguna layanan. Maka dari itu untuk memberikan pelyanan yang terbaik maka harus dilakukan melalui perencanaan, pengorganisasian dan pelaksanaan pelayanan public yang sistematis dan terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen pelayanan publik melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di MAN Kota Palangka Raya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pegawai PTSP, guru, siswa, dan orang tua siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan PTSP meliputi penerimaan surat masuk, pelayanan orang tua siswa, dan pengambilan ijazah. Namun keterbatasan dana serta tenaga kerja menjadi faktor utama turunnya kualitas pelayanan. Penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan di lembaga pendidikan Islam memerlukan manajemen modern, anggaran yang memadai, dan pemanfaatan teknologi informasi.
Efektivitas Sari Daun Jambu Biji terhadap Frekuensi Diare pada Balita: The Effectiveness of Guava Leaf Juice on the Frequency of Diarrhea in Toddlers Silviana, Vivi; Yulianti, Yulianti; Sugiharti, Rosi Kurnia; Khaerunisa, Ismah
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 5 (2025): Edisi Sep - Oktober 2025
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i5.7184

Abstract

Diare akut merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak, khususnya di negara berkembang. Berdasarkan survei pendahuluan di RS Cenka pada Maret–April 2025, tercatat 202 kasus diare pada balita yang mengalami peningkatan signifikan akibat faktor infeksi, malabsorpsi, serta penggunaan antibiotik yang tidak tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian sari daun jambu biji terhadap frekuensi diare pada balita. Desain penelitian menggunakan pra-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi adalah seluruh balita dengan diare di wilayah kerja RS Cenka, dengan pengambilan sampel secara consecutive sampling selama periode 1 Juli–1 Agustus 2025. Intervensi berupa pemberian sari daun jambu biji, sedangkan variabel dependen adalah frekuensi buang air besar per hari. Data dikumpulkan melalui observasi selama tiga hari dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan frekuensi diare dari kategori sedang–berat pada hari pertama menjadi kategori ringan pada hari ketiga. Uji statistik menghasilkan nilai Z = -4,833 dengan p < 0,001, yang berarti terdapat perbedaan bermakna sebelum dan sesudah intervensi. Disimpulkan bahwa sari daun jambu biji efektif menurunkan frekuensi diare pada balita dan berpotensi menjadi terapi komplementer yang aman serta terjangkau.
Pengaruh Pijat Oketani terhadap Produksi ASI pada Ibu Menyusui: The Effect of Oketani Massage on Breast Milk Production in Breastfeeding Mothers Yulia, Lia; Julianti, Neneng; Fathur Rohmah, Hajar Nur; Widaningsih, Ida
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 5 (2025): Edisi Sep - Oktober 2025
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i5.7185

Abstract

Produksi air susu ibu (ASI) sering kali tidak berjalan optimal sehingga menjadi kendala dalam pemberian ASI eksklusif. Rendahnya produksi ASI dapat berdampak pada pemenuhan gizi bayi dan berisiko menghambat tumbuh kembang. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang digunakan untuk mengatasi masalah ini adalah pijat Oketani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pijat Oketani terhadap produksi ASI pada ibu menyusui di Posyandu Merpati 8 wilayah Puskesmas Cikarang Kabupaten Bekasi tahun 2025. Desain penelitian menggunakan pre-eksperimen dengan rancangan one group pre-test dan post-test. Sampel terdiri dari 15 ibu menyusui bayi usia 0–6 bulan yang dipilih dengan teknik total sampling. Variabel independen adalah pijat Oketani, sedangkan variabel dependen adalah produksi ASI. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan signifikan pada produksi ASI setelah dilakukan pijat Oketani, dengan nilai p=0,001 (p<0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa pijat Oketani efektif meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui. Kesimpulannya, pijat Oketani dapat dijadikan sebagai alternatif intervensi nonfarmakologis untuk membantu ibu menyusui meningkatkan produksi ASI. Penelitian lebih lanjut disarankan melibatkan jumlah sampel lebih besar serta mempertimbangkan faktor lain yang memengaruhi laktasi.
Efektivitas Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Bayi Usia 0–12 Bulan di Karawang Nurasiah, Nurasiah; Musmundiroh, Musmundiroh; Simanjuntak, Herlina; Widaningsih, Ida
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 5 (2025): Edisi Sep - Oktober 2025
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i5.7186

Abstract

Pijat bayi merupakan terapi sentuh yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas tidur. Banyak bayi mengalami gangguan tidur seperti sulit tidur dan sering terbangun pada malam hari. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pijat terhadap kualitas tidur bayi usia 0–12 bulan di TPMB Bidan Nur Asiah, Karawang. Penelitian menggunakan desain kuantitatif pretest–posttest dengan total sampling sebanyak 40 bayi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan sebelum pijat, 32 bayi (80%) mengalami kualitas tidur kurang, dan 8 bayi (20%) memiliki kualitas tidur baik. Uji Wilcoxon menghasilkan p=0,000 (p<0,05), sehingga pijat bayi berpengaruh signifikan terhadap kualitas tidur. Disarankan pijat bayi dilakukan rutin sejak usia 0 bulan, minimal dua kali sebulan, oleh orang tua atau tenaga profesional bersertifikat.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Melalui Group Whatsapp Terhadap Pengetahuan Dan Motivasi Ibu Dalam Memberikan Asi Eksklusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Loa Janan Ulu Frisilia, Frisca Sinestisia; Hazanah, Sri; Ardyanti, Dian
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 5 (2025): Edisi Sep - Oktober 2025
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i5.7196

Abstract

Pemberian ASI Eksklusif di provinsi Kalimantan Timur pada saat ini target masih rendah sekitar 53,6%.Sementara menurut data WHO sampai tahun 2020 hanya sekitar 44% bayi di seluruh dunia yang berusia 0-6 bulan yang mendapatkan ASI Eksklusif. Berdasarkan data UNICEF 2021, cakupan ASI Eksklusif di Indonesia sekitar 50,7%. Data Kementerian Kesehatan RI 2021 angka nasional persentase bayi yang ASI Eksklusif sebanyak 56,9%. Hal ini disebabkan masih banyaknya ibu-ibu yang pengetahuannya kurang terhadap manfaat ASI Eksklusif sehingga perlunya pemberian informasi pendidikan Kesehatan tentang ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan melalui group WhatsApp terhadap pengetahuan dan motivasi ibu dalam memberikan ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Loa Janan Ulu tahun 2025. Penelitian ini menggunakan Pre Ekskperimen dengan rancangan One Group Pretest-Posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki bayi > 6 bulan usianya di wilayah kerja Puskesmas Loa Janan Ulu Kabupaten Kutai Kartanegara berjumlah sebanyak 32 orang dari 48 orang dan menggunakan teknik proportional random sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan melalui Group WhatsApp. Terdapat peningkatan pengetahuan dari 46,9% menjadi 71,9% dan motivasi dari 21,9% menjadi 59,4% hasil dari uji statistik Wilcoxon pada variabel pengetahuan p=0,000 dan motivasi p=0,005. Terdapat pengaruh Pendidikan Kesehatan melalui group WhatsApp terhadap pengetahuan dan motivasi ibu dalam memberikan ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Loa Janan Ulu. Maka dari itu, Group WhatsApp terbukti efektif digunakan sebagai media Pendidikan Kesehatan.Diharapkan para ibu dapat selalu mengingat pentingnya memberikan ASI Eksklusif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Pendidikan Kesehatan melalui Group WhatsApp kepada ibu-ibu yang memiliki anak usia > 6 bulan sangat mendukung terhadap pengetahuan dan motivasi sehingga bermanfaat dalam penelitian ini.
DETERMINASI FAKTOR SOSIAL TERHADAP PERILAKU PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI KARAWANG Marpu'ah, Siti; Siregar, Rohani; Musmundiroh, Musmundiroh; Setianingsih, Triseu
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 6 (2025): Edisi Nopember - Desember 2025
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i6.7233

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) eksklusif merupakan asupan terbaik bagi bayi pada enam bulan pertama kehidupannya, namun cakupan pemberiannya di Indonesia masih rendah dan belum mencapai target nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 0–6 bulan di Desa Kedungjeruk, Kabupaten Karawang tahun 2025. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 0–6 bulan, dengan jumlah sampel sebanyak 63 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang mencakup variabel pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, dan sumber informasi. Analisis data menggunakan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antara variabel independen dengan perilaku pemberian ASI eksklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memberikan ASI eksklusif, namun masih ada yang tidak melaksanakannya. Uji statistik menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pendidikan, pekerjaan, pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, dan sumber informasi dengan perilaku pemberian ASI eksklusif (p<0,05). Simpulan penelitian ini adalah perilaku pemberian ASI eksklusif sangat dipengaruhi oleh faktor internal ibu serta dukungan eksternal, sehingga intervensi berupa edukasi, pemberdayaan keluarga, dan penyediaan informasi kesehatan yang memadai sangat diperlukan untuk meningkatkan cakupan ASI eksklusif di masyarakat.
Hubungan Faktor Maternal dengan Hiperemesis Gravidarum Trimester I di RS DKH Sukatani Usniyah, Usniyah; Yulianti, Yulianti; Julianti, Neneng; Sugiharti, Rosi Kurnia
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 6 (2025): Edisi Nopember - Desember 2025
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i6.7251

Abstract

Hiperemesis gravidarum (HEG) merupakan mual muntah berlebihan pada trimester pertama kehamilan yang dapat berdampak serius terhadap kesehatan ibu dan janin. Berdasarkan data WHO tahun 2021, angka kejadian HEG mencapai 12,5% dari seluruh kehamilan di dunia, sedangkan di Indonesia mencapai 14,8% dan di Jawa Barat 14,2%. Tingginya angka kejadian tersebut menunjukkan perlunya identifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan HEG. Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hiperemesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di RS DKH Sukatani tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel penelitian berjumlah 51 ibu hamil trimester I yang mengalami HEG dan dirawat inap. Instrumen penelitian berupa data sekunder dari rekam medis. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Terdapat hubungan signifikan antara umur (p=0,002), paritas (p=0,005), pekerjaan (p=0,039), dan pendidikan (p=0,021) dengan kejadian HEG. Ibu dengan usia <20 tahun atau >35 tahun, primipara, tidak bekerja, serta berpendidikan rendah memiliki risiko lebih tinggi mengalami HEG. Faktor maternal seperti usia, paritas, pekerjaan, dan pendidikan terbukti berhubungan signifikan dengan hiperemesis gravidarum. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar upaya pencegahan dan edukasi pada ibu hamil untuk meminimalisir risiko HEG.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penerimaan Rekam Medis Elektronik Di Rumah Sakit Advent Medan Munthe, Josua Saputra; Simbolon, Pomarida; Ginting, Arjuna
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 6 (2025): Edisi Nopember - Desember 2025
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i6.7312

Abstract

Penerimaan rekam medis adalah proses penerimaan dan pengelolaan data pasien yang datang ke rumah sakit, untuk menerima layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan penerimaan rekam medis elektronik di Rumah Sakit Advent Medan Tahun 2025. Metode Penelitian ini menggunakan kuantitatif analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini 72 responden dengan tekhnik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisa data bivariat menggunakan uji chi-square dan analisa data multivariat menggunakan uji regresi logistic berganda. Hasil penelitian diperoleh faktor manfaat yang dirasakan berhubungan dengan penerimaan rekam medis elektronik di rumah sakit Advent Medan Tahun 2025, dengan p-Value 0.011. faktor kemudahan yang dirasakan berhubungan dengan penerimaan rekam medis elektronik di rumah sakit Advent Medan Tahun 2025 dengan p-Value 0,004. faktor sikap terhadap penggunaan berhubungan dengan penerimaan rekam medis elektronik di rumah sakit Advent Medan Tahun 2025 dengan p-Value 0,043. Berdasarkan hasil uji regresi logistik berganda, diperoleh satu subvariabel yang paling berhubungan dengan penerimaan rekam medis elektronik yaitu faktor kemudahan yang dirasakan dengan nilai koefisisen (B) 8,600 sehingga dapat disimpulkan bahwa petugas pada penerimaan rekam medis elektronik yang memiliki faktor kemudahan yang dirasakan yang mendukung mempunyai kemungkinan 8,6 kali akan menerima Rekam Medis Elektronik (Acceptance of EMR). Diharapkan bagi petugas kesehatan di Rumah Sakit Advent Medan yang menggunakan Rekam Medis Elektronik dalam kegiatan pelayanannya diberikan pelatihan dan seminar terkait rekam medis elektronik sehingga ilmu petugas kesehatan di Rumah Sakit Advent Medan dapat menjadi update.