cover
Contact Name
LA ODE ALIFARIKI
Contact Email
ners_riki@yahoo.co.id
Phone
+6285145272116
Journal Mail Official
ners_riki@yahoo.co.id
Editorial Address
Perumahan Pelangi Residence no D18, Kelurahan Anduonohu, Kota Kendari Prov.Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT)
ISSN : -     EISSN : 2798107X     DOI : -
Core Subject : Health,
Nursing Area, Environmental Health, Public Health, Epidemiology, Occupational Health, and Other aspect of health
Articles 154 Documents
Gambaran Sarana Sanitasi di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Luhur Jambi Sondang Siahaan; Rina Fauziah; Suparmi
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 1 (2025): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i1.97

Abstract

Kesenjangan studi ini dengan studi sebelumnya terletak pada fokus penelitian terhadap kondisi sarana sanitasi di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Luhur Jambi, yang belum banyak dibahas dalam penelitian sebelumnya. Sebagian besar penelitian sebelumnya lebih banyak menyoroti aspek kesehatan fisik dan psikososial lansia di panti sosial, sementara studi tentang sarana sanitasi sebagai salah satu determinan penting kualitas hidup lansia masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi sarana sanitasi di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Luhur Jambi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan observasional. Data dikumpulkan melalui observasi langsung menggunakan lembar checklist yang disusun berdasarkan Permenkes Nomor 2 Tahun 2023. Variabel yang diamati meliputi ketersediaan air bersih, sarana toilet, sarana cuci tangan pakai sabun, tempat pengelolaan sampah, dan tempat pengelolaan limbah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan air bersih memenuhi syarat 100%, sarana toilet memenuhi syarat 76.9%, sarana cuci tangan pakai sabun tidak memenuhi syarat 76.9%, tempat pengelolaan sampah memenuhi syarat 76.9%, dan tempat pengelolaan limbah tidak memenuhi syarat 61.5%. Secara umum, kondisi sarana sanitasi di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Luhur Jambi sudah cukup baik, namun masih diperlukan perbaikan khususnya pada penyediaan sarana cuci tangan pakai sabun dan pengelolaan limbah cair. Peningkatan sarana sanitasi perlu dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman bagi para lansia.
Efektifitas Edukasi Kesehatan Dalam Meningkatkan Dukungan Keluarga Terhadap Pemberian ASI Eksklusif Sapna Nur Safitri; Abbasiah; Ervon Veriza; Supatmiyati
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 1 (2025): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i1.98

Abstract

Cakupan pemberian ASI eksklusif di Indonesia dan Provinsi Jambi masih berada di bawah target nasional. Kurangnya dukungan keluarga menjadi salah satu hambatan utama. Media edukasi berbasis video dinilai mampu meningkatkan pemahaman dan sikap keluarga terhadap pentingnya pemberian ASI eksklusif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas edukasi kesehatan melalui media video terhadap pengetahuan dan sikap keluarga dalam mendukung pemberian ASI eksklusif. Penelitian kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest with control group dilakukan terhadap 62 responden yang dibagi ke dalam kelompok intervensi (video edukasi) dan kontrol (leaflet). Instrumen berupa kuesioner pengetahuan dan sikap yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Terdapat peningkatan signifikan skor pengetahuan dan sikap dalam kedua kelompok (p<0,001), dengan peningkatan yang lebih besar pada kelompok intervensi. Nilai mean rank peningkatan pengetahuan dan sikap kelompok intervensi masing-masing adalah 43.58 dan 46.60, lebih tinggi dibanding kontrol. Media video edukasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap keluarga dalam mendukung ASI eksklusif. Edukasi berbasis audiovisual direkomendasikan sebagai strategi promosi kesehatan berbasis keluarga di layanan primer.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Kepatuhan Perawat Menjalankan SPO Pemasangan Infus di Ruang Perawatan Puskesmas Poasia Kendari Moh Nisyar Sy Abd Azis; Indra; Sartika; Bergita Dumar
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 1 (2025): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i1.99

Abstract

Pemasangan infus merupakan prosedur yang sering dilakukan di rumah sakit, namun hal ini mempunyai risiko tinggi terjadinya infeksi nasokomial apabila tidak dilakukan sesuai prosedur. Kepatuhan dalam menjalankan standar prosedur operasional pada setiap pemasangan infus berguna untuk mencegah infeksi nasokomial khususnya flebitis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan perawat menjalankan SPO pemasangan infus di ruang perawatan Puskesmas Poasia Kendari. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 58 perawat diruang perawatan dengan menggunakan metode total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner mengenai ketersediaan alat, motivasi, masa kerja, selain itu dilakukan observasi terhadap pelaksanaan pemasangan infus oleh responden dengan acuan SPO pemasangan infus di puskesmas Poasia. Analisis data dilakukan menggunakan uji fisher’s exact test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan ketersediaan alat, hubungan motivasi, hubungan masa kerja dengan kepatuhan perawat menjalankan SPO pemasangan infus di ruang perawatan Puskesmas Poasia Kendari. Kesimpulan penelitian ini adalah faktor ketersediaan alat, motivasi, masa kerja berhubungan dengan kepatuhan perawat dalam menjalankan SPO pemasangan infus di ruang perawatan puskesmas Poasia Kota Kendari
Pengaruh Perawatan Kulit dengan Minyak Zaitun Terhadap Gangguan Integritas Kulit Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Ainurrahmah, Yusni; Winasari Dewi; Annisa Fauziah Bastian, Yani
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 1 (2025): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i1.101

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) Tipe 2 adalah gangguan metabolik kronis yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi kulit, seperti pruritus dan xerosis, akibat neuropati diabetik dan angiopati. Di RSUD dr. Slamet Garut, kejadian gangguan integritas kulit pada pasien DM mengalami peningkatan, namun penelitian mengenai penggunaan minyak zaitun sebagai intervensi perawatan kulit alternatif masih terbatas. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perawatan kulit menggunakan minyak zaitun terhadap integritas kulit pada pasien DM tipe 2 di RSUD dr. Slamet Garut. Metode penelitian ini menerapkan desain quasi eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest control group. Sampel sebanyak 22 pasien DM tipe 2 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi dilakukan dengan mengaplikasikan minyak zaitun pada area kulit yang bermasalah dua kali sehari selama 7 hari. Analisis data dilakukan dengan Paired Sample T- Test. Hasil: Hasil penelitian memperlihatkan adanya peningkatan integritas kulit yang signifikan setelah aplikasi minyak zaitun (p < 0.05). Sebanyak 50% partisipan mengalami peningkatan kondisi kulit menjadi tidak terganggu setelah intervensi. Rata-rata skor pretest adalah 3.18, sedangkan skor posttest adalah 2,00, dengan selisih rata-rata 1.18. Kesimpulan penelitian bahwa minyak zaitun efektif dalam meningkatkan integritas kulit pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2 di RSUD dr. Slamet Garut melalui mekanisme hidrasi, peningkatan sirkulasi mikro, dan aktivitas antioksidan.
Studi Potensi Interaksi Obat Pada Pasien Hipertensi dan Diabetes di Rumah Sakit Umum Sembiring Rahmi, Sofia; Rika Puspita Sari; Nurul Dahlia Harahap
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 1 (2025): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i1.102

Abstract

Interaksi obat yaitu adanya pengaruh dari pemberian zatu jenis atau lebih obat terhadap obat lain. Interaksi obat terjadi jika obat diberikan secara bersamaan atau hampir bersamaan. Di Rumah Sakit Umum Sembiring Deli Tua interaksi obat sering terjadi khususnya bagi pasien penderita hipertensi dan diabetes. Interaksi yang terjadi sering menimbulkan masalah terkait obat (drug related problems). Obat yang diberikan secara bersamaan dapat meningkatkan toksisitas atau mengurangi efektivitas terutama jika obat tersebut memiliki indeks terapi sempit. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengamati adanya interaksi obat bagi pasien hipertensi dan diabetes di RSU Sembiring Deli Tua. Metode penelitian ini yaitu secara analisis deskriptif retrospektif yang diujikan pada 171 pasien yang tercatat di RSU Sembiring Deli Tua pada periode Januari-April 2025, teknik sampling yang digunakan yaitu menelusuri catatan rekam medik pasien diabetes tipe-2 dengan riwayat hipertensi. Hasil yang diperoleh yaitu terdapat 150 potensi terjadinya interaksi yang terdiri dari 127 (74.27%) terjadi interaksi farmakodinamik, 23 (13.45%), interaksi farmakokinetik, dan 21 (12.28%) interaksi yang tidak diketahui. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu adanya potensi interaksi obat bagi pasien penderita hipertensi dan diabetes di RSU Sembiring Deli Tua. Pasien banyak mendapatkan terapi lebih dari satu jenis obat. Interaksi yang terjadi berupa interaksi farmakodinamik dan interaksi farmakokinetik, interaksi obat yang paling banyak terjadi yaitu pada metformin dan amlodipin, potensi interaksi yang terjadi yaitu secara moderate dan mayor.
Efektivitas Senam Yoga dalam Menurunkan Intensitas Dismenore pada Remaja Putri Mery Sambo; Yunita Gabriela Madu; Yovianti Gebriella; Yulianick Limur Steni; Tisa Noveline
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 1 (2025): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i1.103

Abstract

Dismenore adalah gangguan ginekologis paling umum yang dialami oleh remaja putri, dengan prevalensi global mencapai 50–90%. Di Indonesia, prevalensinya mencapai 64.25%, dengan sebagian besar mengalami nyeri sedang hingga berat. Kondisi ini berdampak negatif pada kualitas hidup, aktivitas belajar, dan kesehatan mental. Senam yoga merupakan intervensi nonfarmakologis yang diyakini mampu mengura ngi intensitas nyeri melalui mekanisme fisiologis dan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh senam yoga terhadap intensitas dismenore pada remaja putri. Metode penelitian menggunakan desain pre-experimental one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 53 remaja putri yang mengalami dismenore, dipilih dengan teknik purposive sampling. Intervensi berupa senam yoga selama 30 menit, dua kali dalam seminggu. Tingkat nyeri diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan Numerical Rating Scale (NRS) dan dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed-Rank. Hasil penelitian menunjukkan rerata skor nyeri menurun dari 5.34 (SD=1.786) sebelum intervensi menjadi 3.04 (SD=1.675) setelah intervensi. Uji Wilcoxon menunjukkan penurunan nyeri yang signifikan secara statistik (p = 0.000). Kesimpulan penelitian bahwa senam yoga terbukti efektif menurunkan intensitas nyeri dismenore secara signifikan pada remaja putri. Intervensi ini dapat direkomendasikan sebagai strategi promotif dan preventif di lingkungan pendidikan, mengingat efektivitasnya secara fisiologis dan psikologis.
Analisis Kejadian Diare pada Balita Suriani, Sari; Azzahra, Firda Ayu
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 2 (2025): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i2.104

Abstract

Meskipun diare merupakan penyebab utama kematian pada balita dan kasusnya terus meningkat setiap tahun, khususnya di Kabupaten Lebak dan Desa Sanganmanik, namun masih belum banyak penelitian yang membahas secara khusus penyebab tingginya kasus diare di desa tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu, perilaku cuci tangan pakai sabun dan pengamanan limbah cair rumah tangga dengan kejadian diare pada balita di Desa Sanganmanik Kecamatan Cimarga Kabupaten Lebak. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan pendekatan deskriptif analitik. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 233 balita, dan jumlah sampel yang diambil sebanyak 106 balita. Variabel yang diteliti meliputi faktor lingkungan, kebiasaan hidup bersih ibu, dan akses air bersih sebagai variabel bebas, serta kejadian diare pada balita sebagai variabel terikat. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian dengan analisis univariat menunjukan sebanyak 59.4% balita sakit diare, 42.5% pengetahuan ibu kurang baik, 69.8% perilaku cuci tangan pakai sabun kurang baik, 82.1% pengamanan limbah cair rumah tangga yang kurang baik. Hasil analisis bivariat menunjukan pengetahuan ibu (P value = 0.000), perilaku cuci tangan pakai sabun (P value = 0.000), dan pengamanan limbah cair rumah tangga (P value = 0.000) berhubungan secara signifikan dengan kejadian diare pada balita. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kejadian diare pada balita di Desa Sanganmanik secara signifikan berhubungan dengan pengetahuan ibu, perilaku cuci tangan pakai sabun, dan pengelolaan limbah cair rumah tangga.
Perilaku Merokok Remaja di Kabupaten Kotawaringin Timur: Perspektif Teori Habitus Pierre Bourdiue Hasanah, Laily; Sukana, Oman; Susilo, Rahmad K. Dwi
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 1 (2025): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i1.105

Abstract

Kebiasaan merokok di kalangan remaja masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia. Meskipun data menunjukkan bahwa 7,4% perokok aktif berusia 10–18 tahun, penelitian mengenai bagaimana kebiasaan ini terbentuk dalam konteks sosial dan budaya lokal masih terbatas. Tujuan penelitian untuk mengetahui proses pembentukan kebiasaan merokok pada remaja yang ada di Kabupaten Kotawaringin Timur. Metode penelitian ini adalah kualitatif dan pendekatan fenomenologi dan disajikan dalam bentuk deskriptif. Adapun variabel penelitian adalah kebiasaan merokok dan faktor determinan sosialnya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembentukan kebiasaan merokok pada remaja terjadi karena beberapa faktor yaitu internal (keluarga), eksternal (masyarakat, pergaulan) dan keinginan diri sendiri. Dalam lingkungan keluarga remaja mendapatkan stimulan akibat sehari-harinya melihat secara langsung kebiasaan merokok anggota keluarganya. Dalam masyarakat, dorongan untuk merokok umumnya berasal dari lingkungan pergaulan dengan teman sebaya. Faktor lainnya yaitu dorongan keinginan sendiri sebagai bentuk rekleksi untuk menunjukkan kedewasaan atau untuk mengatasi rasa stress dan kekecewaan. Kesimpulan penelitian bahwa perilaku kebisaan merokok pada remaja terjadi karena pengaruh faktor lingkungan internal (keluarga) dan faktor ekstrenal (masyarakat) dan atas kemauannya sendiri.
Kontrasepsi Pria dalam Perspektif Sosiologis: Telaah Literatur Tentang Determinan Penerimaan Vasektomi di Indonesia Sri Susanti; Oman Sukmana; Rahcmad K. Dwi Susilo
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 1 (2025): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i1.107

Abstract

Penerimaan kontrasepsi vasektomi di Indonesia menghadapi berbagai tantangan yang tidak hanya bersifat medis atau teknis, tetapi juga sosial dan kultural. Masih  banyak  kendala dalam meningkatkan partisipasi pria dalam program KB, seperti  pandangan budaya dan sosial yang menganggap bahwa urusan kontrasepsi adalah tanggung jawab perempuan. Penelitian ini bertujuan mengkaji determinan sosial dan budaya yang memengaruhi penerimaan vasektomi dan  membahasnya dari perspektif sosiologis untuk memahami faktor-faktor yang mendasari sikap dan perilaku pria terhadap metode ini. Penelitian menggunakan metode studi pustaka atau literature review, bersumber dari  data Google Scholar dan Scopus. Proses penelusuran dilakukan di Google Scholar dengan memakai kata kunci “Faktor yang berhubungan dengan penerimaan kontrasepsi dan metode vasektomi”, yang menghasilkan sekitar 999 artikel. Sementara itu, pencarian di Scopus menggunakan kata kunci “Vasectomy AND acceptance AND factors” dan memperoleh 156  artikel. Secara keseluruhan, dari kedua database tersebut terkumpul 1.149  artikel. seleksi dilakukan menggunakan metode PRISMA, sehingga diperoleh 10 artikel yang relevan untuk ditinjau dalam literature review ini.. Hasil telaah jurnal di dapatkan hasil  dari perspektif sosiologi, penerimaan vasektomi sebagai metode kontrasepsi pada pria di Indonesia tidak dapat dilepaskan dari konteks sosial budaya, agama, dan keluarga yang membentuk sikap dan perilaku individu. Kesimpulan tinjauan literatur iin bahwa dukungan keluarga, terutama istri, serta penyuluhan yang efektif dengan pendekatan komunikasi yang sensitif budaya merupakan kunci keberhasilan program KB vasektomi
Pemanfaatan Media Sosial Pada Remaja Putri Dalam Mengatasi Masalah Kesehatan Reproduksi di SMA Negeri 6 Kota Lhokseumawe Subki; Nizan Mauyah; Hafsah Us; Elvieta
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 5 No. 1 (2025): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v5i1.108

Abstract

Masa remaja merupakan fase krusial dalam perkembangan manusia, di mana remaja putri menghadapi berbagai tantangan terkait kesehatan reproduksi, termasuk keterbatasan akses terhadap informasi yang valid. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat pemanfaatan media sosial oleh remaja putri dalam mengakses informasi kesehatan reproduksi, mengetahui jenis platform yang paling sering digunakan, serta mengevaluasi persepsi terhadap validitas informasi tersebut. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei terhadap 62 siswi SMA Negeri 6 Kota Lhokseumawe. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 58.1% responden memanfaatkan media sosial dengan baik untuk memperoleh informasi kesehatan reproduksi, dengan Instagram (46.8%) dan TikTok (29%) sebagai platform paling dominan. Sebagian besar responden (53.2%) menilai informasi yang diperoleh cukup valid, meskipun belum sepenuhnya dapat dipercaya. Kesimpulan penelitian bahwa media sosial memiliki potensi besar sebagai sarana edukasi kesehatan reproduksi remaja putri, namun dibutuhkan intervensi edukatif dan peningkatan literasi digital agar informasi yang dikonsumsi bersifat akurat dan bermanfaat.

Page 8 of 16 | Total Record : 154