cover
Contact Name
Made Gautama Jayadiningrat
Contact Email
madegautamajayadiningrat@uhnsugriwa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
madegautamajayadiningrat@uhnsugriwa.ac.id
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Indonesian Gender and Society Journal
ISSN : 26154676     EISSN : 2615692X     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/igsj.v2i2
Core Subject : Education, Social,
Indonesian Gender & Society Journal, the official journal of Sociologists for Women in Society. Articles analyze gender and gendered processes in interactions, organizations, societies, and global and transnational spaces. The journal publishes empirical articles, along with reviews of books.
Articles 78 Documents
Dampak Penggunaan Gadget Pada Perkembangan Emosional dan Kognitif Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Sofiana, Sofiana Nur Afidah; Fakhriyah, Fina Fakhriyah; oktavianti, ika oktavianti
Indonesian Gender and Society Journal Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/igsj.v3i2.50414

Abstract

Penggunaan gadget merupakan kebutuhan penting bagi kehidupan saat ini. Namun penggunaan gadget berlebihan membuat perkembangan emosi dan kognitif anak berubah. Tujuan penelitian: mengetahui bentuk dan dampak penggunaan gadget pada siswa kelas IV Desa Tambahagung Kecamatan Tambakromo serta bentuk pendampingan orang tua terhadap perkembangan emosi dan kognitif anak. Gadget adalah perangkat yang berguna untuk membantu memudahkan aktivitas manusia. Perkembangan emosi adalah perkembangan yang berkaitan kebutuhan, tujuan, dan minat individu. Perkembangan kognitif adalah proses pertumbuhan berpikir logis. Jenis penelitian kualitatif dan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian 6 siswa. Teknik pengumpulan data: observasi, wawancara, dokumentasi, dan pencatatan. Analisis data: penjodohan pola, pembuatan eksplanasi dan analisis deret waktu. Hasil penelitian: dampak penggunaan gadget dalam mempengaruhi perkembangan kognitif, yaitu dampak positif siswa kelas IV mampu mengeksplorasi pengetahuan lebih luas. Dampak negatif yaitu bermain gadget secara berlebihan menyebabkan gangguan kesehatan dan menurunkan konsentrasi belajar. Bentuk pendampingan orang tua: memberikan batasan penggunaan dan mengajak interaksi sosial anak.
Analisis Pembelajaran PTM di Masa New Normal terhadap Hasil Belajar Siswa Mi Al Furqon Kelas Tiga Diyana, Fadiyah Nur; Badruli Martati; Fajar Setiawan
Indonesian Gender and Society Journal Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/igsj.v3i2.50675

Abstract

Seiring dengan menurunnya kasus covid-19, pembelajaran tatap muka mulai dilaksanakan kembali. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pelaksanaan pembelajaran tatap muka di masa new normal terhadap hasil belajar siswa. Selain itu penelitian ini mengeksplorasi kendala dan hambatan yang dirasakan guru maupun murid ketika melakukan kegiatan belajar mengajar via daring selama masa pandemic covid-19 ini. Responden adalah siswa kelas 3 MI karena mereka masih banyak yang belum menguasai penggunaan internet dan android, kemudian juga masih banyak dari mereka yang belum memiliki fasilitas gadget pribadi yang memadai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dalam bentuk deskriptif dimana sumber data dan informasi utamanya diperoleh dari responden yang sudah dipilih oleh peneliti. Peneliti melakukan wawancara pada guru, melakukan observasi lapangan secara langsung dan mengumpulkan dokumen dokumen penting yang mampu menunjang penelitian. Berdasarkan penelitian, diperoleh informasi bahwa pelaksanaan PTM terbatas di era New Normal terlaksana sesuai dengan panduan pelaksanaan PTM selama masa pandemi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Pelaksanaan PTM terbatas di masa New Normal ini dilakukan dengan perencanaan yang matang, pelaksanaan yang cukup terarah, dan rutin melakukan evaluasi kegiaatan PTM dengan meminimalisir hambatan yang dialami selama kegiatan PTM terbatas berlangsung. Hasil belajar yang sebelumnya mengalami penurunan dikarenakan Covid-19 pada PTM terbatas di era New Normal sudah mengalami peningkatan. Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa dapat meningkat karena tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan terlaksanakan dengan baik
Persepsi Mahasiswa terhadap Pembelajaran E-Learning pada Perkuliahan Prakti Fitri, Dian Zuliatul; Ernawati
Indonesian Gender and Society Journal Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/igsj.v3i2.51008

Abstract

Sesuai kondisi dan situasi akibat pandemi Covid 19 maka dunia pendidikan mulai dari pendidikan dasar sampai pendidikan tinggi mengganti sistem pembelajaran yang awalnya offline atau tatap muka menjadi online / daring. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran e-learning secara synchronous dan asynchronous pada perkuliahan praktik serta mendeskripsikan kesulitan dan kemudahan yang ditemui mahasiswa saat mengikuti perkuliahan praktik dengan sistem pembelajaran e-learning. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Konsentrasi Pendidikan Tata Busana angkatan 2019 dan 2020 yang terdaftar pada semester Juli-Desember 2021 yang berjumlah 161 orang. Pengumpulan data menggunakan angket dengan skala likert. Analisis data dengan analisis deskriptif dengan perhitungan kategori dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran e-learning pada perkuliahan praktik dengan mean = 161,37 termasuk dalam kategori cukup bagus diterapkan melalui sistem pembelajaran daring (online). Persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran e-learning pada perkuliahan praktik terdiri dari empat indikator dengan rincian, pembelajaran e-learning secara synchronous dengan skor 75,60% termasuk kategori tinggi, pembelajaran e-learning secara asynchronous dengan skor 76,83% termasuk kategori tinggi, kesulitan yang ditemui mahasiswa dengan skor 54,93% termasuk kategori cukup dan kemudahan yang ditemui mahasiswa dengan skor 76,83% termasuk kategori tinggi.
Pengembangan Media Pubadjo untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematis Siswa SD Kelas IV Else Qonaah Sonida; Himmatul Ulya; Ika Oktavianti
Indonesian Gender and Society Journal Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/igsj.v4i1.51842

Abstract

Kesulitan siswa dalam memahami rumus serta mengerjakan soal materi luas dan keliling bangun datar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis langkah-langkah pengembangan media, mengetahui kelayakan media dan mengetahui kepraktisan media media Pubadjo untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas IV. Konsep pengembangan model mengacu pada model penelitian dan pengembangan yang dikemukakan oleh Borg and Gall yaitu model pengembangan Research and Development (R&D). Penelitian pengembangan ini akan dengan sampel 6 siswa. Penelitian ini dilakukan sampai dengan tahap ke 6 langkah, yaitu: 1) penelitian dan pengumpulan informasi 2) perencanaan 3) pengembangan produk awal 4) uji lapangan awal 5) revisi utama 6) uji lapangan utama. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan angket. Analisis data yang digunakan meliputi analisis validasi kelayakan media dan kepraktisan media pubadjo. Hasil penelitin menunjukan pengembangan media terbuat dari kayu triplek yang dipotong dengan bingkai yang berbentuk persegi panjang, yang didalam nya terdapat potongn-totongan triplek yang dibentuk seperti bangun datar. Kepingan-kepingan puzzle tersebut memiliki gambar dan warta pada masing-masing bagian yang dimana gambar tersebut terbuat dari bahan stiker.
Efektivitas Penggunaan Media Video Pembelajaran terhadap Perkembangan Kognitif dan Bahasa Anak Usia 5-6 Tahun Agus Saputra; Sri Yunimar Ningsih; Dasniati Z.
Indonesian Gender and Society Journal Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/igsj.v4i1.55323

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya perkembangan kognitif dan perkembangan bahasa anak usia 5-6 Tahun di Taman Kanak-kanak. Faktor penyebab rendahnya aspek perkembangan kognitif dan perkembangan bahasa anak adalah masih terbatas dan kurang bervariasinya dalam penggunaan media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan media video pembelajaran terhadap perkembangan kognitif dan perkembangan bahasa anak usia 5-6 Tahun di jenjang taman kanak-kanak. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Metode yang dilakukan adalah eksperiemen deskriptif. Penelitian ini menggunakan desain penelitian True Experimental Design jenis Post-test-only Control Design. Populasi dalam penelitian ini adalah anak kelas ibnu rusyd dan kelas ibnu khaldun dengan jumlah 40 orang anak. Teknik pengambilan sampel dengan sampel jenuh. Teknik pengambilan data dengan lembar pengamatan. Teknik analisis data menggunakan uji statistik Independent Sample t-test SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh uang signifikan penggunaan media video pembelajaran terhadap perkembangan kognitif dan perkembangan bahasa anak usia 5-6 Tahun di taman kanak-kanak dengan taraf signifikan 0,000<00,5 artinya HO ditolak Ha diterima.
Proses Internalisasi Nilai Feminis Sosialis Kader Sarinah Rodliyah, Firda; Isnaini, Subi Nur
Indonesian Gender and Society Journal Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/igsj.v4i1.56565

Abstract

Isu kesetaraan gender dan feminisme semakin mendapat perhatian global, masih terdapat kesenjangan signifikan dalam pemahaman dan penerapan nilai-nilai ini di kalangan mahasiswa Indonesia. Banyak mahasiswa yang belum sepenuhnya memahami atau menginternalisasi prinsip-prinsip feminis sosialis, yang meliputi kesetaraan gender, keadilan sosial, dan pemberdayaan perempuan. Pendekatannya melalui kualitatif dengan metode interview research feminist, observasi, dan studi literatur. Buku Sarinah mengandung nilai feminisme sosialis seperti memperjuangkan hak perempuan dalam lingkup keluarga, upah kerja, maupun kesejahteraan sosial. Internalisasi nilai feminis sosialis pada sarinah dilakukan kepada tiga orang dari dua DPK. Melalui wawancara dan observasi, diketahui pada proses transformasi nilai, transaksi nilai, serta trans-internalisasi, tiap individu memiliki faktor dan latar belakang yang beda dalam menginternalisasikan nilai feminisme. Pada konsep perjuangan, mahasiswa GmnI masih terpaku dengan pemikiran Soekarno dan mengenyampingkan fakta bahwa perjuangan Soekarno terhadap hak perempuan sebatas gerakan politisasi, dukungan terhadap gerakan patriarki, memposisikan laki-laki sebagai kepala rumah tangga utama, berpoligami, serta menolak konsep feminisme. Implikasi penelitian ini yaitu memberikan rekomendasi bagi universitas dan lembaga pendidikan untuk mendukung program-program yang mempromosikan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, seperti pelatihan kepemimpinan berbasis gender dan penyediaan platform untuk dialog dan advokasi isu-isu feminis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi proses internalisasi tersebut, termasuk dinamika internal organisasi, strategi pendidikan dan pelatihan yang digunakan, serta tantangan dan hambatan yang dihadapi oleh kader dalam mengimplementasikan nilai-nilai feminis sosialis.
Kesulitan Membaca pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Ulfi, Ulfiatul Inka Aprilia; Rizky Esti Utami; Fine Reffiane; Ganis Suprihatini
Indonesian Gender and Society Journal Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/igsj.v4i1.60223

Abstract

Kesulitan membaca merupakan suatu sindrom kesulitan dalam mempelajari komponen-komponen kata dan kalimat, mengintegrasikan komponen kata-kata dan kalimat, dalam belajar segala sesuatu yang berkenaan dengan waktu, arah, dan masa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan membaca yang dialami oleh siswa kelas IV Sekolah Dasar dan upaya dalam menangani kesulitan membaca yang dilakukan oleh guru kelas IV Sekolah Dasar. Subjek dalam penelitian ini yaitu dua siswa kelas IV Sekolah Dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa beberapa faktor seperti kurangnya pengalaman membaca, kurangnya dukungan dari lingkungan, dan faktor-faktor psikologis dapat menjadi penyebab utama kesulitan membaca pada siswa kelas IV SD. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian merekomendasikan beberapa strategi intervensi yang meliputi pendekatan pembelajaran yang berbasis pada kebutuhan individual, peningkatan dukungan dari guru dan orang tua, serta penggunaan metode pembelajaran yang beragam dan menyenangkan untuk meningkatkan minat dan kemampuan membaca siswa kelas IV SD. Simpulan hasil penelitian ini adalah satu siswa mengalami kesulitan dalam mengeja dua huruf dan kesulitan membedakan huruf yang bentuknya sama. Sedangkan satu siswa yang lain sudah bisa membaca dengan lancar akan tetapi kesulitan membedakan huruf yang bentuknya sama.
Analisis Kesulitan Membaca Permulaan pada Peserta Didik Kelas III Sekolah Dasar Aristiana Sari, Lia; Agnita Siska; Dina Prasetyowati; Rafika Nuriafuri
Indonesian Gender and Society Journal Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/igsj.v4i1.60567

Abstract

Saat ini, banyak peserta didik mengalami kesulitan membaca permulaan, yang dapat menghambat proses belajar mereka. Kesulitan ini sering disebabkan oleh faktor internal seperti kemampuan fisik dan psikologis, serta faktor eksternal seperti lingkungan keluarga dan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan membaca permulaan peserta didik kelas III di Sekolah Dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini adalah 28 orang peserta didik kelas III. Data dalam penelitian ini dikumpulkan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun instrumen yang digunakan adalah lembar wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis non-statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek kesulitan tertinggi dalam membaca permulaan disebabkan oleh sulitnya siswa dalam mengingat huruf. Faktor penyebab kesulitan membaca berasal dari faktor internal berupa minat dan faktor eksternal berupa dukungan dari orangtua. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kesulitan membaca permulaan masih menjadi masalah yang signifikan di kalangan peserta didik kelas III Sekolah Dasar. Dari 28 peserta didik yang menjadi subjek penelitian, 3 di antaranya mengalami kesulitan membaca. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pendekatan yang lebih personal dan sistematis dalam mengatasi kesulitan membaca pada peserta didik, dengan melibatkan dukungan yang lebih besar dari keluarga dan lingkungan sekolah.
Media Animasi Cerita Rakyat ‘Siap Sangkur Mataluh Mas’ Di Sekolah Dasar I Made Dedy Setiawan; Ni Komang Ayu Leonita; I Ketut Setiawan
Indonesian Gender and Society Journal Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/igsj.v4i1.61263

Abstract

Generasi muda saat ini kurang meminati cerita rakyat karena dianggap kurang relevan dengan perkembangan zaman. Padahal cerita rakyat merupakan salah satu karya sastra yang mempunyai nilai kearifan lokal. Menyikapi fenomena terkait popularitas cerita rakyat di kalangan siswa sekolah dasar, maka dipandang perlu adanya media pembelajaran alternatif.  Media pembelajaran ini diharapkan bisa mengakomodasi siswa dalam melestarikan cerita rakyat sebagai salah satu kearifan lokal dan sumber pendidikan karakter di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Subjek penelitian sebanyak 17 orang terdiri dari 2 orang guru sebagai ahli materi, 14 orang siswa kelas 3 SDN Kedewatan, dan seorang ahli media. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, kepustakaan, dan kuisioner. Analisis data kualitatif deskriptif digunakan untuk mengolah data observasi, wawancara, dan studi pustaka, sementara data kuisioner diolah secara kuantitatif. Implikasi penelitian ini adalah memberikan wawasan bagi para pendidik mengenai efektivitas media animasi sebagai alat bantu pengajaran yang menarik dan interaktif, khususnya dalam menyampaikan nilai-nilai budaya lokal kepada siswa.  Tujuan penelitian ini adalah merancang media animasi cerita rakyat yang layak untuk diimplementasikan. Analisis data kualitatif deskriptif digunakan untuk mengolah data observasi, wawancara, dan studi pustaka, sementara data kuisioner diolah secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media animasi sangat layak digunakan berdasarkan hasil uji ahli materi, uji coba kelompok, dan uji ahli media dengan kualifikasi sangat baik.
Peran Guru Penggerak dalam Komunitas Belajar di Sekolah Pribadi, Reksa Adya; Abdurahman, Khoerunisa; Kiki Rizqyatul Ummah
Indonesian Gender and Society Journal Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/igsj.v4i1.63805

Abstract

Kurikulum Merdeka Belajar mengharuskan para guru untuk mengambil peran penting dalam mendorong perubahan dengan mengubah pola pikir dan meningkatkan keterampilan mereka agar sesuai dengan tuntutan kurikulum yang baru. Guru penggerak menjadi salah satu terobosan baru yang dibuat untuk memajukan sektor pendidikan di Indonesia berdasarkan arahan Menteri Pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran apa itu guru penggerak serta menganalisis peran guru penggerak dalam komunitas belajar di sekolah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek yang terlibat dalam penelitian yaitu guru penggerak dalam komunitas belajar. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data melalui wawancara serta observasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Guru penggerak berperan penting dalam menggerakkan guru-guru lainnya untuk menciptakan kualitas pembelajaran yang lebih baik. Guru penggerak dapat menggerakkan komunitas-komunitas belajar dan memberikan contoh yang baik kepada guru-guru lainnya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai guru penggerak serta perannya dalam komunitas belajar di sekolah.