cover
Contact Name
Harijono
Contact Email
jurnalbatakarang@ptbundana.org
Phone
+6281339415894
Journal Mail Official
jurnalbatakarang@ptbundana.org
Editorial Address
Pendidikan Teknik Bangunan FKIP Undana Jl. Adisucipto, Penfui Kupang NTT
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Batakarang
ISSN : 27470520     EISSN : 27470512     DOI : -
Jurnal Batakarang Pendidikan Teknik Bangunan (Jurang PTB) adalah Jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan FKIP Undana. Jurnal Batakarang PTB merupakan media publikasi karya-karya ilmiah khususnya hasil penelitian dalam bidang pendidikan, pendidikan teknik bangunan, teknik sipil, teknik arsitektur, teknik lingkungan, serta bidang ilmu yang relevan lainnya.
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1a (2024)" : 16 Documents clear
PENGEMBANGAN DESAIN RUMAH MODERN DENGAN MEMPERTAHANKAN KEARIFAN LOKAL RUMAH BULAT (UME KBUBU) TIMOR TENGAH SELATAN: DEVELOPMENT OF MODERN HOUSE DESIGN BY MAINTAINING LOCAL WISDOM OF THE ‘UME KBUBU’ AT SOUTH CENTRAL TIMOR REGION Frion J. K. Pelang; Jakobis J. Messakh; Roly Edyan
BATAKARANG Vol. 5 No. 1a (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah tradisional merupakan suatu bangunan dengan struktur, cara pembuatan, bentuk dan fungsi serta ragam hias yang memilIki ciri khas tersendiri. Di era masa kini, inspirasi desain rumah tinggal di Indonesia sudah banyak mengikuti tren perkembangan dunia barat. Sehingga, corak warisan budaya tidak begitu terlihat pada desain rumah saat ini. Kearifan lokal suatu bangsa seharusnya perlu dijaga, dilestarikan, dan dikembangkan sebagai upaya mempertahankan identitas dan peradaban warisan budaya itu sendiri. Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu Povinsi di Indonesia yang memiliki keanekaragaman budaya. Salah satunya adalah rumah adat daerah Timor Tengah Selatan (TTS) dengan rumah berbentuk bulat yang bermaterialkan alang-alang sebagai penutup atap. Masyarakat setempat menyebutnya dengan sebutan “Ume Kbubu”. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain rumah dengan tetap mempertahankan kearifan lokal rumah bulat (ume kbubu) Timor Tengah Selatan kedalam desain rumah modern yang memperhatikan aspek kesehatan, kenyamanan, dan keindahan arsitektural serta desain rumah modern yang nyaman dan sehat yang sesuai dengan syarat-syarat rumah sehat dengan adaptasi kearifan lokal rumah bulat (ume kbubu) Timor Tengah Selatan selain itu, Penataan hubungan ruangan yang baik dan sehat dalam sebuah rumah dengan mengkombinasi unsur alam atau natural dengan kearfian lokal rumah bulat (ume kbubu) Timor Tengah Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode deskriptif. Penelitian ini menghasilkan suatu desain rumah modern yang tetap mempertahankan kearifan lokal rumah bulat (ume kbubu) Timor Tengah Selatan tipe 120 m². Dari segi bentuk bangunan tetap mempertankan bentuk rumah bulat (ume kbubu) Timor Tengah Selatan dan material bangunan dikombinasikan antara material alami dan modern serta memanfaatkan pencahayaan dan penghawaan alami secara optimal dalam rumah agar dapat di huni dengan nyaman dan sehat.
STUDI TENTANG PEMANFAATAN SUMUR RESAPAN UNTUK MENGURANGI RUN-OFF DI DESA LAKAT KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN: STUDY ON THE UTILIZATION OF INFILTRATION PONDS TO REDUCE RUN-OFF IN LAKAT VILLAGE, SOUTH CENTRAL TIMOR DISTRICT Welki A. Asbanu; Jakobis J. Messakh; Roly Edyan
BATAKARANG Vol. 5 No. 1a (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Lakat merupakan salah satu desa yang terletak di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Daerah ini memiliki iklim yang berbeda di bandingkan dengan wilayah lain di Indonesia, dengan tingkat curah hujan di bawah normal, musim kemarau mencapai delapan sampai sembilan bulan dan sering mengalami kekeringan hampir sepanjang tahun. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui nilai permeabilitas pada tiga karakteristik tanah di desa Lakat, dan untuk mengetahui volume dan jumlah sumur resapan yang dapat digunakan serta untuk mengetahui total volume air yang diserap tanah melalui sumur resapan tersebut. Jenis penelitian adalah kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume sumur resapan sebesar 4,83 m³ dapat di gunakan untuk luasan atap 121,89 m², pada jenis tanah merah/Letrit dengan nilai permeabilitas tanahnya sebesar 78,85 cm/jam dengan total sumur yang dibutuhkan 3 buah sumur resapan. Untuk limpasan atap dengan area 71,46 m², pada jenis tanah kuning/podsolik dengan permeabilitas tanahnya sebesar 11,98 cm/jam dengan volume sumur 2,84 m³ sehingga total sumur yang dibutuhkan 2 buah sumur resapan. kemudian untuk limpasan atap dengan area 78,71 m², pada jenis tanah keabu-abuan/ Inseptisol dengan nilai permeabilitas tanahnya 12,13 cm/jam dengan volume sumur sebesar 3,12 m³ sehingga total sumur yang dibutuhkan adalah 2 buah sumur resapan.
TINGKAT KERUSAKAN JALAN DAN KECEPATAN KENDARAAN PADA RUAS JALAN WEDOMU – ATAMBUA KABUPATEN BELU: THE LEVEL ROAD DAMAGE AND VEHICLE SPEED ON THE WEDOMU – ATAMBUA ROAD SECTION, BELU REGENCY Wileam E. Mau; Ketut M. Kuswara; Roly Edyan
BATAKARANG Vol. 5 No. 1a (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis, tingkat kerusakan jalan dan nilai kondisi perkerasan jalan dengan menggunakan metode PCI. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui kecepatan kendaraan di ruas jalan Wedomu – Atambua sesuai dengan standar kelas jalan, serta untuk mengetahui persepsi masyarakat dan masyarakat pengguna jalan dengan menggunakan quisoner. Dari hasil analisis data dengan menggunakan metode PCI terdapat 5 jenis kerusakan yang terjadi di ruas jalan Wedomu-Atambua diantaranya; lubang dengan luas kerusakan sebesar 1267 m², pelepasan butir dengan luas kerusakan 224 m², retak kulit buaya dengan luas kerusakan 97 m², retak memanjang dengan luas kerusakan 551 m², dan ambalas dengan luas kerusakan 639 m². Dari hasil analisis data PCI ini juga di dapat nilai rata-rata PCI sebesar 29,14 dengan kategori buruk (poor). Untuk survey kecepatan kendaraan di peroleh data sebagai berikut: truck dengan nilai kecepatan rata – rata 48,24 km/jam, bus dengan kecepatan rata-rata 48,61 km/jam, pick up dengan kecepatan 50,86 km/jam, mobil sedan dengan kecepatan rata-rata 50,85 km/jam, dan sepeda motor dengan kecepatan 56,09 km/jam. Kecepatan rata – rata 52,05 km/jam sesuai dengan klafikasi fungsi dan medan jalan tidak memenuhi kecepatan rencana yang ditetapkan oleh bina marga sebesar 60 km/jam dengan fungsi jalan alteri. Untuk persepsi masyarakat sekitar bahwa kecelakaan kendaraan merupakan aspek keamanan yang paling berpengaruh bagi masyarakat setempat. Selanjutnya pencemaran udara merupakan faktor berpengaruh bagi kenyamanan masyarakat, faktor berpengaruh aspek biaya bagi masyarakat sekitar ialah perekonomian masyarakat. Berdasarkan presepsi para pengguna jalan menunjukkan bahwa kecelakaan kendaraan merupakan aspek keamanan yang paling berpengaruh bagi pengguna jalan, efektifitas perjalanan merupakan faktor yang berpengaruh bagi aspek kenyamanan pengguna jalan, penggunaan bahan bakar dan perawatan kendaraan merupakan faktor yang berpengaruh bagi aspek biaya pengguna jalan.
STUDI KELAYAKAN HUNIAN RUMAH ADAT MENARA KAMPUNG SODAN KABUPATEN SUMBA BARAT: FEASIBILITY STUDY OF THE TRADITIONAL TOWER HOUSE IN SODAN VILLAGE, WEST SUMBA DISTRICT Samuel Dangi Woda; Hikmah; Ketut M. Kuswara
BATAKARANG Vol. 5 No. 1a (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konstruksi bangunan rumah adat menara, kondisi kelayakan huni rumah adat ditinjau dari estetikanya dan mengetahui upaya masyarakat dalam melestarikan rumah adat di kampung Sodan, desa Laboya Dete kecamatan Lamboya kabupaten Sumba Barat. Jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian adalah seluruh masyarakat yang berdomisili pada rumah dengan arsitektur rumah adat, sebanyak 32 KK atau 162 orang, Teknik sampling dengan random, dengan jumlah sampel sebanyak 62 orang. Teknik pengumpulan data dengan observasi, dokumentasi dan kuesioner. Teknik analisis data dengan statistik deskriptif. Penelitian tentang konstruski rumah adat menara menunjukkan bahwa konstruksi rumah adat berada pada kategori sangat baik. Demikian juga dari estetika rumah adat menara memiliki nilai seni dengan kategori sangat baik dan sangat indah. Sedangkan dari pelestarian rumah adat menunjukkan bahwa ada 36 orang atau 58,06% masyarakat selalu melakukan tindakan pelestarian, 25 orang atau 40,32% yang sering, dan hanya 1 orang atau 1,61% yang Kadang-kadang melakukan tindakan pelestarian rumah adat Menara.
KAJIAN TINGKAT KENYAMANAN PENGENDARA, PEDAGANG DAN MASYARAKAT TERHADAP KEMACETAN LALU LINTAS DI JALAN PRAMUKA PASAR BARU ATAMBUA KABUPATEN BELU: STUDY ON THE COMFORT LEVELS OF DRIVERS, TRADES AND THE PUBLIC TOWARDS TRAFFIC CONCLUSIONS ON THE PRAMUKA PASAR BARU ROAD, ATAMBUA, BELU REGENCY Alfridus Berek; Ketut M. Kuswara; Roly Edyan
BATAKARANG Vol. 5 No. 1a (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemacetan adalah situasi atau keadaan tersendatnya bahkan terhentinya lalu lintas yang disebabkan oleh banyaknya jumlah kendaraan melebihi kapasitas jalan. Masalah kemacetan lalu lintas menimbulkan kerugian yang sangat besar bagi penguna jalan terutama dalam hal pemborosan waktu, pemborosan bahan bakar dan rendahnya kenyamanan berlalu lintas serta meningkatnya populasi udara, kemacetan lalu lintas ini juga terjadi di jalan Pramuka Pasar Baru Atambua, sebagai daerah lintasan utama aktivitas mengakibatkan adanya kendaraan yang parkir sembarang di badan jalan, selain itu banyak kendaraan yang melawan arus jalan atau tidak mematuhi tanda larangan yang ada, serta para pedagang yang berjualan sembarang dipinggir jalan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor yang menyebabkan kemacetan lalu lintas dan persepsi pengendara, pedagang dan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan cara melakukan observasi dilapangan dan melakukan penyebaran kuesioner untuk mendapatkan hasil jawaban dari masyarakat terkait aspek kenyamanan, keamanan dan biaya. Diperoleh hasil penelitian untuk faktor penyebab kemacetan adalah tidak tersedianya tempat parkir, pengendara yang melawan arus, atau tidak mematuhi tanda larangan yang ada, serta pedagang yang berjualan sembarang di badan jalan. Untuk hasil persepsi diperoleh dari kategori tinggi kenyamanan kemudahan dalam memarkir kendaraan dengan nilai (2,68), tempat dagangan yang sudah disediakan dari pemerintah (2,77) dan adanya pedagang yang berjualan sembarang di luar kawasan pasar (2,84), kategori tinggi keamanan pengawasan petugas lalu lintas terhadap kemacetan yang sering terjadi dengan nilai (1,87), beraktivitas setiap hari di pasar (2,44) dan kebersihan yang ada dalam pasar (2,36), kategori tinggi biaya penggunaan bahan bakar kendaraan dengan nilai (2,32), penghasilan yang didapatkan untuk kebutuhan sehari-hari (2,63) dan biaya akses dari tempat tinggal menuju pasar (2,88). Sehingga dapat disimpulkan bahwa kondisi jalan Pramuka pasar baru Atambua tidak nyaman.
KAJIAN KONDISI PERMUKIMAN KUMUH DI KELURAHAN WAILIANG KOTA WAIKABUBAK KABUPATEN SUMBA BARAT: STUDY OF SLUMS CONDITIONS IN WAILIANG VILLAGE, WAIKABUBAK CITY, WEST SUMBA REGENCY Alvian Beku Rina; Hikmah; Ketut M. Kuswara
BATAKARANG Vol. 5 No. 1a (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan permukiman, faktor- faktor penyebab permukiman kumuh, dan pola penanganan. Jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian seluruh masyarakat yang berdomisili di kelurahan Wailiang sebanyak 299 KK dan teknik sampling dengan purposive random sampling sebanyak 75 sampel. Teknik pengumpulan data dengan observasi, dokumentasi dan kuesioner. Teknik analisis data dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian ditinjau dari tingkat kelayakan permukiman menunjukkan kategori Layak atau 11,8% meliputi (sarana dan prasaran kesehatan dan tempat ibadah), 10 indikator atau 58,8%, kategori Cukup, meliputi (lingkungan permukiman, air bersih, air limbah, sarana dan prsasarana pembelanjaan, taman bermain, sarana dan prasarana pendidikan, keadaan ekonomi, social budaya, pengamanan kebakaran dan lahan perkotaan) sedangkan sisanya Tidak Layak dengan frekuensi 5 indikator atau 29,4% meliputi (Jalan raya, saluran drainase, Km/wc, tempat sampah, letak bangunan). Demikian juga Faktor-faktor penyebab permukiman kumuh menunjukkan 16 responden atau 34,78% menyatakan Sangat Setuju, 14 responden atau 30,43% Setuju,11 responden atau 23,91 % Tidak Setuju, dan 5 responden atau 10,87 % menyatakan Sangat Tidak Setuju. Sedangkan ditinjau dari pola penanganan terdapat 5 indikator yang Tidak Layak, yaitu letak bangunan, perencanaan jalan, wc/km, drainase, tempat sampah. Strategi lain yang dapat digunakan untuk memecahkan permasalah permukiman kumuh dengan 3 metode, yaitu pembinaan, pelatihan dan pendampingan.
AKTIVITAS BELAJAR MAHASISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING SELAMA PANDEMI COVID-19: STUDENT LEARNING ACTIVITIES USING THE BLENDED LEARNING MODEL DURING COVID_19 PANDEMIC Indriani Rambu; Tety Setiawaty; Paul G. Tamelan
BATAKARANG Vol. 5 No. 1a (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah; 1) untuk mengetahui permasalahan aktivitas belajar mahasiswa menggunakan model pembelajaran blended learning selama pandemi Covid-19; 2. untuk mengetahui permasalahan aktivitas apa saja yang dilakukan mahasiswa jika mengalami kesulitan belajar menggunakan model pembelajaran blended learning selama pandemi Covid-19; dan 3) untuk mengetahui permasalahan pengaruh aktivitas belajar mahasiswa terhadap pembelajaran belajar blended learning pada masa pandemi Covid-19. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan Analisis Regresi Linear Sederhana. Penelitian ini dilaksanakan pada Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan (PTB), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nusa Cendana dengan jumlah sampel mahasiswa dari angkatan 2018 - 2021 jumlah sampel 91 mahasiswa, Pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner yang dikembangkan dari variabel Aktivitas Belajar (X) dan Pembelajaran Blended Learning (Y); 1) Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan aktivitas belajar mahasiswa menjadi menurun disebabkan kurang semangat dalam belajar, malas mengerjakan tugas, kurangnya aktivitas bertanya dan menjawab pertanyaan, kurangnya ketersediaan sarana dan prasarana, dan kondisi lingkungan yang kurang bagus sehingga mahasiswa dengan dosen mau tidak mau harus berjuang agar proses perkuliahan tetap berjalan, mahasiswa dituntut untuk tetap mempunyai semangat dalam menjalani aktivitas belajar; 2) Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk meningkatkan aktivitas belajar dalam pembelajaran blended learning, segala pengetahuan itu harus di peroleh dengan pengamatan sendiri, penyelidikan sendiri, dengan bekerja sendiri, dengan fasilitas yang diciptakan sendiri, baik rohani maupun teknis. 3) Hasil penelitian ini menunjukkan hasil pengujian analisis regresi linear sederhana dengan rumus Y = 29,657 + 0,275 X sehingga dapat diketahui bahwa Jika Nilai konstanta sebesar 29,657 artinya bahwa variabel aktivitas belajar terhadap pembelajaran blended learning meningkat sebesar 29,657, dan Jika Nilai koefisien Aktivitas Belajar (X) sebesar 0,275. Hal ini berarti bahwa jika variabel aktivitas belajar mahasiswa meningkat sebesar 1 kali. Maka pembelajaran blended learning meningkat sebesar 0,275. dengan uji t Pengaruh Aktivitas Belajar Mahasiswa Terhadap Pembelajaran Blended Learning adalah sebesar 0,000> 0,05 dan t hitung 4,787 > t tabel 1,667 dapat disimpulkan bahwa variabel X berpengaruh terhadap variabel Y.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESULITAN BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN DI MASA PANDEMI COVID-19: FACTORS THAT INFLUENCE THE LEARNING DIFFICULTIES OF BUILDING ENGINEERING EDUCATION STUDENTS DURING THE COVID-19 PANDEMIC Meity U. Nomate; Tety Setiawaty; Paul G. Tamelan
BATAKARANG Vol. 5 No. 1a (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1) mengetahui faktor-faktor internal apa saja yang mempengaruhi kesulitan belajar mahasiswa PTB, 2) faktor-faktor eksternal apa saja yang mempengaruhi kesulitan belajar mahasiswa PTB, 3) bagaimana perengkingan faktor internal dan faktor eksternal yang mempengaruhi kesulitan belajar mahasiswa PTB di masa pandemi Covid-19. Metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan analisis faktor. Teknik pengumpulan data menggunakan angket/kuesioner. Populasi yang dipilih adalah mahasiswa PTB angkatan 2016-2021, sampel yang digunakan dalam analisis faktor berjumlah 135 mahasiswa. Pengujian analisis faktor menunjukkan: 1) nilai KMO sebesar 0,761 dan Bartlett Test sebesar 137,462 sudah memenuhi persyaratan signifikasi, hasil uji MSA dari 9 faktor menunjukkan 9 faktor tersebut dapat dianalisis, 2) hasil uji Comunalities terdapat 1 Faktor yaitu Faktor ketersediaan sarana dan prasarana (F7) nilai extractionnya tidak dapat menjelaskan faktor dan ke-8 faktor nilai extractionnya dapat menjelaskan factor, 3) hasil Uji Total Variance Explained faktor bersama dengan nilai initial eigenvalue total yang ≥ 1, maka maka nilai total yang akan diambil adalah yang memiliki nilai lebih dari 1, yakni component 1 dan 2, 4) hasil uji Scree Plot menunjukkan 2 titik yang memiliki nilai eigenvalues > 1, artinya terdapat 2 faktor yang terbentuk, 5) hasil uji Component Matrix menunjukkan nilai korelasi masing-masing indikator terhadap faktor yang terbentuk yaitu faktor 1 korelasi dan faktor 2 korelasi, 6) hasil uji Rotated Component Matrix menunjukkan faktor yang memiliki korelasi yang kuat dengan component 1 dan component 2, 7) hasil uji Component Transformation Matrix bahwa terdapat 2 faktor yang terbentuk yaitu faktor Motivasi (F1) dan faktor Kebiasaan Belajar (F2), 8) hasil perengkingan data menunjukkan faktor Motivasi (F1) dan faktor kebiasaan belajar (F2) berpengaruh terhadap 7 faktor lainnya yaitu faktor tidak memahami materi (F3), kurang berkonsentrasi (F4), tidak aktif bertanya dan diskusi (F5), cara mengajar dosen (F6), ketersediaan sarana dan prasarana (F7) dan aktifitas di luar perkuliahan (F8) dan kondisi ekonomi keluarga (F9).
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN TEKNIK KONSTRUKSI GEDUNG KELAS X SMK NEGERI 2 WAINGAPU: APPLICATION OF AUDIO-VISUAL BASED LEARNING MEDIA TO IMPROVE LEARNING OUTCOMES IN THE SUBJECT OF BUILDING CONSTRUCTION ENGINEERING CLASS X SMK NEGERI 2 WAINGAPU Dikna R. Bera; Paul G. Tamelan; Roly Edyan
BATAKARANG Vol. 5 No. 1a (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah penelitian ini adalah “Bagaimana Penerapan Media Audio Visual dalam Pembelajaran Teknik Konstruksi Bangunan di kelas X SMK Negeri 2 Waingapu? Apa faktor penyebab terhambantnya penerapanan media pembelajaran berbasis audio visual pada mata pelajaran teknik Konstruksi gedung kelas X SMK Negeri 2 Waingapu?” Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Penerapan Media Audio Visual dalam Pembelajaran Teknik Konstruksi Bangunan di kelas X SMK Negeri 2 Waingapu serta Untuk mengetahui faktor penyebab terhambantnya penerapanan media pembelajaran berbasis audio visual pada mata pelajaran teknik Konstruksi gedung kelas X SMK Negeri 2 Waingapu. Adapun manfaat yang dapat diambil dari hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pemilihan media pembelajaran untuk membantu pemahaman dan kualitas siswa pada mata pelajaran Teknik Konstruksi Bangunan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini peneliti menggambarkan penerapan media pembelajaran audio visual dalam Pembelajaran Teknik Konstruksi Bangunan di kelas X. Lokasi yang diteliti adalah SMK Negeri 2 Waingapu. Dengan subjek penelitian meliputi guru matapelajaran teknik Konstruksi bangunan kelas X, Kepala SMK, siswa kelas X TKB 1. Dari hasil penelitian tentang Penerapan Media Audio Visual dalam Pembelajaran Teknik Konstruksi Bangunan di kelas X SMK Negeri 2 Waingapu diperoleh hasil bahwa guru mata pelajaran teknik Konstruksi bangunan kelas X di SMK Negeri 2 Waingapu telah menerapkan media audio visual dalam pembelajaran teknik Konstruksi bangunan dengan efektif, meliputi: bagaimana penerapan media audio visual. Adapun factor terhambatnya penerapanan media pembelajaran berbasis audio visual yaitu terbatasnya vidio siaran materi, adanya alat yang rusak seperti infokus serta peserta didik tidak memiliki leptop. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan media audio visual cocok diterapkan dalam pembelajaran teknik Kontruks Bangunan di Kelas X SMK Negeri 2 Waingapu, dibuktikan dengan hasil belajar siswa yang lebih meningkat.
PERSEPSI SISWA SMK NEGERI 1 LARANTUKA TERHADAP PEMBELAJARAN DIMASA PANDEMI COVID-19: PERCEPTION OF STUDENTS OF SMK NEGERI 1 LARANTUKA TOWARDS LEARNING DURING THE COVID-19 PANDEMIC Yeremias Gonzales Bolo Keray; Hikmah; Asrial
BATAKARANG Vol. 5 No. 1a (2024)
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) persepsi siswa terhadap sarana dan prasarana; (2) persepsi siswa tentang aspek penyajian substansi materi; (3) persepsi siswa terhadap penggunaan aplikasi e-learning berbasis Web; (4) persepsi siswa tentang pengetahuan dan keterampilan dalam mengoperasikan pc, leptop, tablet, handphone; (5) persepsi siswa terhadap kreatifitas dalam pengembangan bahan ajar virtual yang efektif dan efisien. Lokasi penelitian di SMK Negeri 1 Larantuka, program keahlian Teknik Konstruksi dan Properti. Populasi 190 siswa. Sampel 116 siswa. Teknik pengumpulan data, observasi, dokumentasi dan kuesioner. Teknik analisis deskriptif, Hasil penelitian: (1) persepsi siswa terhadap ketersediaan sarana dan prasarana, rata-rata skor empirik 33,93, skor teoretik 71 atau 61,21%, kategori skor SS; (2) persepsi siswa tentang aspek penyajian substansi materi dalam pembelajaran daring, rata-rata empirik sebesar 28,66, skor teoretik 50 atau 43,19%, kategori skor S; (3) persepsi siswa dalam menggunkan aplikasi e-learning berbasis Web, rata-rata empirik sebesar 25,45, skor teoretik 86 atau 74,14%, kategori skor TS; (4) persepsi siswa dalam mengoperasikan pc, leptop, tablet handphone dalam pembelajaran daring. rata-rata empirik sebesar 21,72, skor teoretik 81 atau 69,83%, kategori skor TS; dan (5) persepsi siswa terhadap pengembangan bahan ajar virtual yang efektif dan efisien, rata-rata empirik sebesar 29,91, skor teoretik 57 atau 49,14%, kategori skor TS.

Page 1 of 2 | Total Record : 16