cover
Contact Name
Dyah Panuntun Utami
Contact Email
dyahpanuntunutami@gmail.com
Phone
+628112647952
Journal Mail Official
suryaagritama@umpwr.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo Alamat: Jl. KH.A. Dahlan 3 Purworejo, Jawa Tengah 54111
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan
ISSN : 2252990X     EISSN : 25986082     DOI : https://doi.org/10.37729/sa
Core Subject : Agriculture,
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan is a scientific journal of agriculture and animal husbandry that is published as a media of information that is published and publishes the research results of lecturers, researchers, and students. JRAP contains original manuscripts that have never been published. This journal was published 2 times per year in June and December by Universitas Muhammadiyah Purworejo. The Scopes of this journal, but not limited to, are: Agricultural Revolution Ancient civilizations Animal Feed Animal Food Supplementation Animal health Animal Husbandry Animal nutrition Animal welfare Aquaculture Arboriculture Avian feeding Basal Diet Breeding Heterosis High Fat Diet Insect Farming Insects Intensive animal farming Landscape restoration Livestock production systems Meat Medieval husbandry Nutrients Nutritional value Pig farming Plant breeding Cattle Feeding Columbian Exchange Crude Protein Dairy Domestication Entomophagy Environmental impact Feed Additive Feed conversion Feeding Feeding Patterns Fish Nutrition Food chains Plant conservation Plant hybridization Plant nutrition Poultry farming Poultry Nutrition Production systems Range of species Ruminant Animal Nutrition Selective breeding Sericulture Sheep farming Swine nutrition Trace Element Vertical farming Vitamins Wild Life Farming
Articles 107 Documents
Bobot Proventrikulus, Gizzard, Sekum, Rektum serta Panjang Sekum dan Rektum Ayam Broiler Akibat Penambahan Sinbiotik dari Inulin Ekstrak Umbi Gembili dan Lactobacillus plantarum dalam Pakan Wike Winarti; Mahfudz Mahfudz; Sunarti Sunarti; Setyaningrum Setyaningrum
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 8 No. 2 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengkaji penambahan sinbiotik dari inulin ekstrak umbi gembili dengan bakteri Lactobacillus plantarum terhadap bobot proventrikulus, gizzard, sekum, rektum serta panjang sekum dan rektum ayam broiler. Materi yang digunakan yaitu 144 ekor day old chicks (DOC) dengan bobot awal 45,68 ± 1,52 g. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 6 ulangan dan menggunakan 6 ekor DOC setiap unit percobaan. Perlakuan yang diberikan yaitu penambahan sinbiotik sebagai berikut: T0 : ransum basal; T1 : ransum basal + sinbiotik 1 ml/100 g ransum; T2 : ransum basal + sinbiotik 2 ml/100 g ransum; T3 : ransum basal + sinbiotik 3 ml/100 g ransum. Parameter yang diamati adalah bobot proventrikulus, gizzard, sekum, rektum serta panjang sekum dan rektum. Data hasil penelitian di analisis ragam dengan uji F, kemudian di lanjutkan dengan uji Duncan. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa penambahan sinbiotik berpengaruh nyata (P<0,05) meningkatkan bobot proventrikulus, gizzard, sekum, rektum serta panjang sekum dan rektum. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penambahan sinbiotik 2 - 3 ml/100 g ransum meningkatkan perkembangan dan kesehatan organ proventrikulus, gizzard, sekum, rektum serta panjang sekum dan rektum.
Produktivitas Burung Puyuh (Coturnix coturnix Japonica) Pengaruh Subtitusi Sari Jahe Gajah (Zingiber officinale Rosc) pada Air Minum Rinawidiastuti Rinawidiastuti; Lukman Fadhiliya; Tri Ngatman
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Burung puyuh merupakan penghasil protein hewani, akan tetapi burung puyuh sensitif terhadap perubahan lingkungan dan pakan yang mengakibatkan produktivitas menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi dan respon produktivitas burung puyuh dengan pemberian Sari Jahe Gajah. Materi yang digunakan adalah 120 ekor burung puyuh betina, Sari Jahe Gajah, pakan komersial dan peralatan pendukung lainnya. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah dosis Sari Jahe Gajah 0, 5, 10, 15, 20, dan 25% dari jumlah air minum yang diberikan. Parameter yang diamati adalah konsumsi pakan dan air minum, produksi telur, konversi, dan efisiensi pakan. Data dianalisis menggunkan analisa Anova dan dilanjutkan dengan Uji Duncan jika ada perpedaan. Hasil penelitian pemberian Sari Jahe Gajah menunjukkan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap konsumsi pakan dengan jumlah 29,13g; 29,98g; 27,50g; 29,25g; 31,34g dan 28,75g. Konsumsi air minum berpengaruh tidak nyata (P>0,05) dengan jumlah 68,26ml; 59,69ml; 62,98ml; 63,39ml; 63,39ml dan 63,39ml. Produksi telur burung berpengaruh tidak nyata (P>0,05) dengan 91,67%; 92,12%; 90,76%; 90,15%; 93,49% dan 93,79%. Konversi pakan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) dengan nilai 2,50; 2,68; 2,45; 2,60; 2,75 dan 2,73. Efisiensi pakan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) dengan nilai 40,42%; 37,76%; 40,85%; 38,51%; 36,73% dan 37,16%. Subtitusi sari jahe pada air minum menghasilkan rerata produksi telur dan nilai konversi pakan yang dihasilkan lebih baik dari penelitian sebelumnya.
Keputusan Petani Berusahatani Tebu Lahan Berpasir di Kecamatan Ngombol Kabupaten Purworejo Lukman Rizqian Arbiyansah; Didik Widiyantono; Arta Kusumaningrum
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) korelasi faktor internal terhadap keputusan petani berusahatani tebu lahan berpasir; 2) korelasi faktor eksternal terhadap keputusan petani berusahatani tebu lahan berpasir; 3) faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani dalam berusahatani tebu lahan berpasir di kecamatan Ngombol kabupaten Purworejo. Metode pengambilan sampel dilakukan secara survei dan metode pengolahan data yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif, rank spearman, dan analisis regresi linier berganda dengan lokasi penelitian adalah kecamatan Ngombol kabupaten Purworejo. Jumlah sampel petani tebu yang diambil adalah 44 petani di kecamatan Ngombol yang menanam tebu di lahan berpasir. Hasil penelitian tersebut adalah faktor internal petani yang tidak berkorelasi dengan keputusan petani berusahatani di lahan bepasir adalah usia, pendidikan non formal, luas lahan dan tanggungan keluarga. Faktor internal yang berkorelasi dengan keputusan petani di lahan berpasir adalah pendidikan formal, penerimaan usahatani, dan pengalaman usahatani tebu. Faktor eksternal yang tidak berkorelasi dengan keputusan petani berusahatani dilahan berpasir adalah peran teknologi dalam kecepatan mendapat informasi dan harga gula. Faktor eksternal yang berkorelasi dengan keputusan petani berusahatani dilahan berpasir adalah peran pabrik gula, peran pendamping lapangan, peran KPTR, kondisi alam, kemudahan membudidaya, dan ketersediaan saran prasarana. Faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi petani berusahatani tebu di lahan berpasir diketahui melalui hasil regresi bahwa pendidikan formal, penerimaan usahatani, pengalaman usahatani tebu, peran pabrik gula, peran pendamping lapangan, peran KPTR, kondisi alam, kemudahan membudidaya, dan ketersediaan saran prasarana secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap keputusan petani. Hasil uji t diketahui bahwa variabel yang berpengaruh signifikan terhadap keputusan petani adalah pendidikan formal, pengalaman berusahatani tebu, peran pabrik gula, peran KPTR, dan kemudahan membudidaya.
Persepsi Petani terhadap Risiko Budidaya Belimbing(Averrhoa carambola L.) di Desa Waluyorejo Kecamatan Puring Kabupaten Kebumen Achmad Alfi Sulchan; Dyah Panuntun Utami; Isna Windani
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1. Mengetahui macam-macam risiko yang dihadapi petani belimbing di kecamatan Puring kabupaten Kebumen. 2. Mengetahui persepsi petani terhadap risiko budidaya di kecamatan Puring kabupaten Kebumen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey.Teknik pengambilan sampleadalah proportionale random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 47 responden.kriteria sampel adalahpetani yang sudah pernah panen. Data penelitan diperoleh dengan cara observasi, wawancara, pencatatan dan dokumentasi kemudian data dianalisis menggunakan Skala Likert. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa macam-macam risiko yang paling dihadapi petani belimbing di kecamatan Puring adalah curah hujan yang tinggi, serangan hama lalat buah, kenaikan harga insektisida dan pupuk anorganik, belum adanya jaminan pasar buah belimbing, kualitas buah dan standarisasi buah belimbing, tambahan dan bantuan modal serta tidak adanya lembaga keuangan formal yang menyediakan modal untuk budidaya belimbing. Persepsi petani terhadap risiko curah hujan, risiko serangan hama, risiko kekurangan modal adalah netral, sedangkan persepsi petani terhadap risiko pasar adalah baik. Secara keseluruhan persepsi petani terhadap risiko budidaya belimbing di kecamatan Puring adalah baik.
Deferensi (Leukosit) Kambing Peranakan Etawa (PE) Jantan yang diberi Pakan Jerami Padi Fermentasi dengan Level Berbeda Arif Adnan; Faruq Iskandar; Roisu Eny Mudawaroch
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deferensi leukosit kambing peranakan etawa (PE) yang diberi pakan jerami padi fermentasi dengan lavel berbeda. Penelitian dilaksanakan di Desa Kalikotes, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo dan Laboratorium Pato Klinik BBVet Wates. Bahan yang digunakan 12 ekor kambing peranakan etawa jantan umur 10-12 bulan, jerami padi fermentasi (JPF), rumput gajah, ampat tahu. Alat yang digunakan antara lain kandang, timbangan electronic dan seperangkat lain untuk pengambilan sampel darah. Rancangan yang dipakai adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) 4 perlakuan 3 ulangan. Kosentrasi perlakuan T0 : 80% RG + 0% JPF + 20% AT; T1 : 60% RG + 20% JPF + 20% AT; T2 : 40% RG + 40% JPF + 20% AT; T3 : 20% + 60% + 20% AT. Parameter yang diamati leukosit, neutrofil, eosinofil, limfosit, monosit, basofil. Penelitian dilakukan selama 9 minggu. Data di analisis dengan ANOVA jika ada perbedaan dilanjutkan analisis Dancen. Hasil pemberian jerami padi fermentasi pada leukosit berpengaruh nyata (P<0,05) dengan jumlah T0 : 102,000 ribu/mm3; T1 : 200,000 ribu/mm3; T2 : 79 ribu/mm3; T3 : 109 ribu/mm3, Neutrofil tidak berpengaruh nyata (P>0,05) dengan persentase T0 : 42,8%; T1 : 47,9%; T2 : 4,2%; T3 : 59,1%, Eosinofil tidak berpengaruh nyata (P>0,05) dengan persentase T0 : 1,9%; T1 : 2,4%; T2 : 2,9%; T3 : 2,9%, Limfosit berpengaruh nyata (P<0,05) dengan persentase T0 : 55,3%; T1 : 48,3%; T2 : 52,4%; T3 : 44,3%, Monosit tidak berpengaruh nyata (P>0,05) dengan persentase T0 : 0,5%; T1 : 1,1%; T2 : 1,3%; T3 : 0,9%, Basofil tidak berpengaruh nyata (P>0,05) dengan persentase T0 : 0%; T1 : 0%; T2 : 0%; T3 : 0%. Jerami padi fermentasi dapat menjadi pakan subtitusi kambing peranakan etawa (PE), yang dapat mempertahankan status kesehatan dilihat dari deferensi leukosit, neutrofil, eosinofil, monosit, basofil dan berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap limfosit sehingga pemberian jerami padi fermentasi mampu menjadi pakan pengganti.
Pengaruh Pemberian Tepung Daun Mengkudu (Morinda citrifolia L.) dalam Pakan Komersil terhadap Kualitas Fisik Daging Burung Puyuh (Cortunix-cortunix Japonica) Arip Sanjaya; Jeki Mediantari Wahyu Wibawanti; Roisu Eny Mudawaroch
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung daun mengkudu (Morinda citrifolia L.) dalam pakan komersil terhadap kualitas sifat fisik daging burung puyuh (Cortunix-cortunix Japonica). Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yaitu 5 perlakuan dan 4 ulangan yang terdiri dari T0 : 100% BP104, T2 : 100% + 2% TDM, T4 : 100% BP104 + 4% TDM, T6 : 100% BP104 + 6% TDM dan T8 : 100% BP104 + 8% TDM. Hasil analisis sifat fisik daging burung puyuh menunjukkan bahwa pemberian tepung daun mengkudu dalam pakan komersil sebagai berikut : nilai pH tertinggi T8 6,13 terendah T2 dan T4 5,88, nilai keempukan tertinggi T8 271,00 terendah T2 152,00, nilai susut masak tertinggi T6 30,59 terendah T0 29,29, nilai kadar air tertinggi T8 71,61 terendah T2 70,13, nilai daya ikat air tertinggi T2 33,68 terendah T6 25,93. Pemberian tepung daun mengkudu tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap nilai pH, keempukan, susut masak, kadar air dan daya ikat air. Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian tepung daun mengkudu dalam pakan komersil tidak dapat meningkatkan kualitas fisik daging burung puyuh. Perlu adanya uji lanjut mengenai pemberian tepung daun mengkudu dalam pakan komersil terhadap kualitas sifat fisik daging burung puyuh.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Kentang di Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga Fajar Rulianto; Dyah Panuntun Utami; Uswatun Hasanah
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1.Mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi produksi kentang di Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif. Lokasi penelitian ini dilakukan di desa Kutabawa dan desa Serang kecamatan Karangreja kabupaten Purbalingga. lokasi tersebut dipilih karena wilayah yang memiliki jumlah petani kentang terbanyak di kecamatan Karangreja kabupaten purbalingga. Penentuan jumlah sampel secara proportional random sampling, jumlah sampel yang diteliti sebanyak 55 orang. Hasil penelitian menujukan faktor produksi yang berpengaruh secara signifikan terhadap produksi usahatani kentang adalah jumlah bibit, jumlah luas lahan, jumlah curahan waktu hari kerja orang, pupuk kandang dan pestisida sipermetrin, sedangkan jumlah pupuk phonska, jumlah pupuk SP-36, pupuk Za, kapur, pestisida mankozeb tidak berpengaruh secara signifikan atau nyata.
Efisiensi Penggunaan Faktorproduksi Usahatani Kentang (Solanum tuberosum L) di Desa Surengede Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo Fiatnasari Fiatnasari; Isna Windani; Uswatun Hasanah
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Mengetahui teknik budidaya kentang yang di lakukan petani kentang di desa Surengede kecamatan Kejajar, kabupaten Wonosobo. 2) Mengetahui biaya, penerimaan, pendapatan, keuntungan dan kelayakan usahatani kentang di desa Surengede kecamatan Kejajar, kabupaten Wonosobo. 3) Mengetahui faktor-faktor apa saja yang berpengaruh pada usahatani kentang di kecamatan Kejajar, kabupaten Wonosobo. 4) Mengetahui efisiensi alokatif produksi kentang di kecamatan Kejajar, kabupaten Wonosobo. Sampel penelitian berjumlah 50 orang, Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik simle random sampling. Analisis data menggunakan fungsi produksi, biaya produksi, kelayakan dan efisiensi alokatif.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata total biaya yang dikeluarkan petani adalah sebesar Rp6.804.346,66, rata-rata penerimaan adalah Rp 19.845.960, rata-rata pendapatan Rp 14.225.135,88, dan rata keuntungan yang diperoleh petani dalam satu kalimusim tanam adalah 13.041.613,34. Nilai produktivitas tenaga kerja sebesar Rp 1.186.959,33 lebih besar dari biaya tenaga kerja yang berlaku sehingga layak di usahakan, nilai produktivitas modal ( sebesar Rp 1.92% lebih besar dari suku bunga simpanan (simpedes) sebesaer 0,023% sehingga layak di usahakan dan nilai R/C ratio sebesar 2,92 lebih dari 1 sehingga layak di usahakan. Hasil Efisiensi alokatif berdasarkan variabel luas lahan sudah efisien, variabel pupuk kandang belum efisien.
Pengaruh Subsitusi Jerami Padi Fermentasi terhadap Produktifitas Kambing PE Jantan (Capra aegagrus Hirecus) Hamid Hidayat; Hanung Dhidhik Arifin; Roisu Eny Mudawaroch
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan jerami padi fermentasi dalam ransum terhadap konsumsi pakan, konsumsi air minum, pertambahan bobot badan, konversi dan efisiensi pakan kambing Peranakan Etawa (PE) jantan. Penelitian ini dilakukan di Desa Kali Kotes, Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo. Bahan yang digunakan adalah 12 ekor kambing Peranakan Etawa umur 10 -12 bulan, ampas tahu (AT), rumput gajah (RG) dan jerami padi fermentasi (JPF). Alat yang digunakan antaralain timbangan digital kapasitas 2 kg, timbangan gantung 50 kg, parang, alat pencacah rumput, sekop kecil, sapu dan karung. Rancangan yang dipakai adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Konsentrasi perlakuan T0 : 21% AT, 79% RG dan 0% JPF; T1 : 21% AT, 59 % RG dan 20% JPF; T2 : 21% AT, 39% RG dan 40% JPF; T3 : 21% AT, 19%RG dan 60% JPF. Parameter yang diamati konsumsi pakan, konsumsi air minum, pertumbuhan bobot badan harian, konversi dan efisiensi pakan. penelitian dilakukan selama 63 hari. Data dianalisis ANOVA dan jika ada perbedaan dilanjut dengan Duncan. Hasil subtitusi jerami padi fermentasi berpengaruh nyata terhadap PBBH kambing PE jantan. Jerami padi fermentasi mampu meningkatkan PBBH kambing PE jantan. Jerami padi fermentasi mampu digunakan sebagai subtitusi rumput gajah sampai level 20%.
Strategi Peningkatan Produksi Temulawak (Curcuma xanthorrhiza R) di Desa Semagung Kecamatan Bagelen Kabupaten Purworejo Nursholehah Juli Tri Utami; Istiko Agus Wicaksono; Dyah Panuntun Utami
Surya Agritama: Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah : 1) untuk mengetahui faktor internal yang mempengaruhi peningkatan produksit emulawak di desa Semagung, 2) mengetahui faktor eksternal yang mempengaruhi peningkatan produksi temulawak di desa Semagung, 3) mengetahui prioritas strategi yang dapat diterapkan dalam meningkatkan produksi temulawak di desa Semagung. Pengambilan sampel daerah penelitian ditentukan berdasarkan purposive sampling. Lokasi yang dipilih yaitu desa Semagung. Sampel yang di ambil di desa Semagung yaitu 4 orang informan kunci dan 5 informan pendukung. Penentuan jumlah sampel informan kunci berdasarkan purposive sampling dan informan pendukung purposive sampling. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini yaitu angket atau kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor internal dan eksternal yang menentukan peningkatan produksi temulawak di desa Semagung terbagi menjadi empat yaitu kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Kekuatan berupa (1) tanaman mudah dibudidayakan; (2) produk simplisia temulawaktahan lama; (3) perawatan tanaman mudah; (4) produktivitas tanaman tinggi; (5) kondisi alam sesuai. Kelemahan yaitu (1) kemampuan petani melakukan pengolahan temulawak masih rendah; (2) kondisi tanaman kurang diperhatikan; (3) kemampuan petani melakukan budidaya temulawak secara intensif masih kurang; (4) harga temulawak basah relatif murah, dan; (5) siklus produksi tahunan. Peluang berupa (1) saluran pemasaran pendek; (2) harga simplisia temulawak relatif stabil; (3) berpotensi untuk kesehatan; (4) pangsa pasar luas, dan; (5) kebutuhan temulawak dalam negeri relatif tinggi, sedangkan ancaman yaitu (1) adanya ancaman organisme penganggu tanaman; (2) kurangnya peran penyuluhan; (3) kurangnya peran Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan; (4) beralih kekomoditas lain, dan; (5) perubahan musim kurang stabil. Prioritas strategi yang dapat diterapkan dalam meningkatkan produksi temulawak di desa Semagung kecamatan Bagelen kabupaten Purworejo yaitu 1 (memaksimalkan kelompok wanita tani khusus temulawak) menjadi prioritas utama dalam meningkatkan produksi temulawak di desa Semagung dengan skor tertinggi diantara lainnya. Skor yang diperoleh yaitu sebesar 5,5. Strategi 2 (menjadikan temulawak sebagai komoditas utama) memiliki skor sebanyak 4,8. Strategi 3 (memperbanyak tanaman temulawak) memiliki skor sebanyak 5,3.

Page 3 of 11 | Total Record : 107