cover
Contact Name
muchamad arif budiyanto
Contact Email
arifbudiyanto.sipil@gmail.com
Phone
+628122522081
Journal Mail Official
arifbudiyanto.sipil@gmail.com
Editorial Address
Jl. Perintis Kemerdekaan, Gambiran, Pandeyan Kecamatan Umbulharjo, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55161 Telp : (0274) 372274
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Civil Engineering and Technology Journal
ISSN : 27984869     EISSN : 27984060     DOI : https://doi.org/10.47200/civetech.v3i1
CivETech: Civil Engineering and Technology Journal pertama kali diterbitkan pada Februari 2019 yang diterbitkan oleh Fakultas Teknik Universitas Cokroaminoto Yogyakarta (FT UCY). CivETech diterbitkan 2 (dua) kali setahun pada bulan Februari dan Agustus, diterbitkan secara online dan akses terbuka dengan Elektronik dengan P-ISSN 2798-4869 dan E-ISSN 2798-4060. CivETech berfokus pada bidang teknik sipil, termasuk rekayasa struktur dan bahan bangunan, manajemen dan teknologi konstruksi, mekanika tanah dan geoteknik, perencanaan pondasi, perencanaan dan manajemen transportasi, rekayasa dan pengembangan jalan raya, rekayasa teknik dan manajemen sumber daya air, manajemen pengelolaan air bersih dan limbah, dinamika pantai, teknologi gempa bumi dan tsunami.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2023): CivETech" : 6 Documents clear
Pengolahan Air Sumur Gali Menggunakan Filter dengan Karbon Aktif Untuk Mengurangi Parameter pH dan TDS Badu, Risti Ristianingsih
Civil Engineering and Technology Journal Vol. 5 No. 2 (2023): CivETech
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Cokroaminoto Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/civetech.v5i2.1804

Abstract

Masalah penyediaan air bersih saat ini menjadi permasalahan yang sangat serius di Kota Gorontalo. Kebutuhan air yang terus meningkat dan kualitas air semakin menurun setiap tahunnya. Sumur gali menjadi salah satu sumber air untuk masyarakat Kota Gorontalo. Kualitas air sumur yang tidak memenuhi standar baku mutu menjadi permasalahan kesehatan jika dikonsumsi tanpa adanya pengolahan. Salah satu metode pengolahan yang dapat diterapkan masyarakat yaitu penggunaan filter sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi kandungan fisik pada air sumur gali menggunakan filter sederhana di Kota Gorontalo. Manfaat penelitian ini untuk membantu meningkatkan kualitas air dengan cara mengurangi partikel-partikel yang terdapat pada air sumur gali, sehingga dapat dikonsumsi. Pembuatan filter menggunakan alat-alat sederhana seperti galon air bekas, pasir silika, karbon aktif, kerikil, kapas, dan kain flanel. Sampel air yang digunakan yaitu air sumur gali dari kawasan X. Dilakukan pengujian kandungan fisik pada sampel air seperti pH, TDS, temperatur, bau, dan warna. Hasil pengujian sebelum proses filtrasi menunjukkan bahwa nilai pH yaitu 6,22; nilai TDS 508 mg/L; temperatur 34°C; sedikit berbau dan warna tidak terlalu jernih. Sedangkan setelah proses filtrasi di dapat nilai pH yaitu 6,5; nilai TDS 440 mg/L; temperatur 32,2°C; tidak berbau dan berwarna jernih. Penggunaan filter sederhana dapat menghasilkan air yang lebih aman dan berkualitas untuk keperluan sehari-hari masyarakat.
ANALISIS PERBANDINGAN BIAYA DAN WAKTU PELAKSANAAN PONDASI BORED PILE TERHADAP PONDASI SUMURAN (STUDI KASUS: PROYEK PEMBANGUNAN KOST 3 LANTAI DI POTRONANGGAN TAMANAN BANGUNTAPAN BANTUL) Erlina, Erlina; Subagyo, Singgih; Iskandar, Muhammad Ryan; Setiawan, Ganang Eko
Civil Engineering and Technology Journal Vol. 5 No. 2 (2023): CivETech
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Cokroaminoto Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/civetech.v5i2.1894

Abstract

Struktur pertama yang dibangun dalam membuat sebuah bangunan adalah pondasi. Pemilihan jenis pondasi yang efisien dalam hal biaya dan effektif dalam hal waktu akan sangat menguntungkan pemilik secara ekonomi, namun tetap memenuhi syarat keamanan bangunan. Berdasarkan data pada pembangunan kos 3 (tiga) lantai di Potronanggan, penulis berupaya memberikan pilihan jenis pondasi yaitu pondasi bored pile atau strauss pile dan pondasi sumuran (Caisson). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui biaya yang dibutuhkan dan perbedaan waktu pengerjaan antara pondasi bored pile dengan pondasi sumuran (caisson) pada pembangunan Kos 3 (tiga) lantai. Aspek yang diamati berupa hasil perhitungan biaya dan waktu pengerjaan pondasi bored pile dengan pondasi sumuran. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan suatu desain pondasi yang efisien dalam hal biaya dan mendapatkan suatu desain pondasi yang efektif dalam hal waktu. Metode yang digunakan studi literatur. Selanjutnya diperoleh data primer berupa gambar perencanaan pondasi serta rencana anggaran biaya pekerjaan pondasi bored pile dan sumuran. Data Sekunder pada penelitian ini diantaranya; data uji tanah sondir dan boring, harga satuan pekerjaan, serta harga satuan bahan dan upah berdasarkan SNI. Tahap selanjutnya berupa analisis data menggunakan perhitungan. Hasil penelitian diperoleh sebagai berikut: Metode pelaksanaan pekerjaan pondasi bored pile membutuhkan waktu pelaksanaan 13 hari dengan biaya sebesar Rp. 103.006.952,62. Sedangkan metode pelaksanaan pekerjaan pondasi sumuran membutuhkan waktu pelaksanaan 24 hari dengan biaya sebesar Rp. 170.738.486,58. Metode pelaksanaan pekerjaan pondasi bored pile pada pembangunan kos tiga lantai lebih efisien, praktis, dan modern dari pada metode pondasi sumuran, karena metode pondasi bored pile jauh lebih murah dan cepat dari pada metode pondasi sumuran dengan perbedaan harga Rp. 67.731.533,96 dengan selisih waktu 11 hari.
REVIEW MUTU LAPISAN BETON FS 45 PADA RUAS JALAN KOKAP KULONPROGO Kristyanto, Hery; Nurokhman, Nurokhman; Naufali, Daffa
Civil Engineering and Technology Journal Vol. 5 No. 2 (2023): CivETech
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Cokroaminoto Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/civetech.v5i2.1895

Abstract

Lapisan beton FS 45 sebagai rigid pavement telah menjadi standar mutu lapisan kaku untuk mendukung beban lalu lintas yang besar dan arus lalu lintas padat. Mutu beton rigid pavement pada ruas Jalan Kokap – Pripih Kulonprogo sebagai peningkatan konstruksi jalan sebagai bagian pengembangan Kawasan Strategi setelah adanya Bandara Yogyakarta International Airport. Studi bertujuan mengetahui dan menganalisis properti bahan susun beton FS 45, proporsi campuran, dan hasil kuat tekan dan kuat lentunya. Metode penenlitian dilakukan melalui pengamatan langsung di Laboratorium Balai Pengujian DPUESDM DIY dan di lokasi pekerjaan. Hasil pemeriksaan propperti agregat terhadap abrasi berdasarkan SNI 03-2417-2008 sebanyak 500 putaran hasilnya sebesar 37,516% (maks 40%), kesetaraan pasir berdasarkan SNI 03-4428-1997 hasilnya 75,85% (min 50%), kekekalan atau soundness pada agregat halus (FA) berdasarkan SNI 3407-2008 sebesar 5,15 % dan agrgeat kasar (CA 2/3) sebesar 9,51% ( maks 18%), sesuai SNI 1970-2016 berat jenis agregat halus SSD 2,711, penyerapan (absorption) 1,771% dan untuk berat jenis SSD agregat kasar 2,509, absorption 2,927%. Proporsi beton FS 45 untuk volume 1 m3 adalah air 170 liter, PC 531,25 kg, Agegat halus 515,76 kg, agregat kasar 1147,99 kg sehingga berat total beton 2365 kg. Berdasarkan hasil pengujian diperoleh rata-rata nilai slump 50 mm memnuhi 30-60 mm. Hasil pengujian kuat tekan beton rigid fs 45 kuat tekan rata-rata sebesar 42,81 Mpa memenuhi batas yang disyaratkan 39,7 MPa, hasil pengujian kuat lentur beton Fs 45 dalam bentuk balok menunjukkan kuat lentur rata-rata adalah 5,5 Mpa memenuhi yang disyaratkan 4,4 Mpa.
ANALISIS KAPASITAS SUNGAI DOHO DALAM RANGKA PENANGGULANGAN BANJIR Arifin, Muhamad; Budiyanto, Muchamad Arif; Jaya, Reja Putra
Civil Engineering and Technology Journal Vol. 5 No. 2 (2023): CivETech
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Cokroaminoto Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/civetech.v5i2.1896

Abstract

Sungai Doho merupakan anak sungai yang bermuara di Sungai Bengawan Solo melintasi wilayah administrasi Kabupaten Sukoharjo yang sering meluap saat musim hujan menyebabkan banjir di sekitar ruas sungai hingga pemukiman warga. Kejadian banjir dikatakan tidak menjadi masalah apabila tidak mengganggu aktivitas masyarakat, kegiatan ekonomi atau kegiatan pembangunan dan kegiatan yang dilakukan di daerah dataran banjir. Analisis banjir menggunakan hidrograf satuan pengukuran dengan metode Collins dan penampang sungai simulasi menggunakan HEC-RAS. Manajemen pelaksanaan konstruksi pengendalian banjir juga penting dalam pelaksanaan pembangunan konstruksi, terutama dalam hal jadwal pelaksanaan, biaya dan waktu. Debit banjir rencana yang digunakan sebagai masukan untuk analisis menggunakan hidrograf satuan terukur metode Collins dengan Q25 sebesar 17.06 m3/ Kedua. Hasil simulasi Q25 tahun menunjukkan bahwa Sungai Doho tidak bias menampung debit limpasan, sehingga diperlukan pengendalian banjir. Penanganan banjir dengan normalisasi dan perbaikan sungai tanggul memiliki efek yang signifikan yang dapat dilihat setelah penanganan.
KOMPARASI AGREGAT PROGO DAN MERAPI DAN PENGARUNYA TERHADAP MUTU BETON FS 45 Nurokhman, Nurokhman; Kristiyanto, Hery; Subagyo, Singgih; Hermanto, Hery
Civil Engineering and Technology Journal Vol. 5 No. 2 (2023): CivETech
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Cokroaminoto Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/civetech.v5i2.1897

Abstract

Kekuatan beton dipengaruhi oleh bebrapa factor dan salah satunya adalah properti mutu agregat diantaranya gradasi, berat jenis, kandungan lumpur, dan keausan. Parameter tersebut akan mempengaruhi banyaknya proporsi material dalam target mutu beton. Dalam SNI 7656:2012 untuk campuran beton normal dipengaruhi butiran maksimum split, berat jenis, dan gradasi yang pada akhirnya akan memberikan porsi volume agregat dalam 1 m3. Tujuan penelitian mengetahui dan menganalisis properti agregat halus dan agregat kasar sumber Kali Progo dan sumber Merapi, dan pengaruhnya pada campuran beton FS 45. Hasil pemeriksaan agregat Kali Progo berat jenis (Bulk) agregat halus 2,64, berat jenis kering permukaan 2,69, berat jenis semu (apparent) 2,77, dan penyerapan (absorption) 1,77%. Sedangkan agregat Merapi Sleman berat jenis (Bulk) agregat halus 2,505, berat jenis kering permukaan 2,586, berat jenis semu (apparent) 2,726, dan penyerapan (absorption) 3,244%. Untuk menghasilkan kuat lentur beton FS 45 kuat lentur rencana 45 kg/cm2 dan slump 3-6 cm dengan agregat Progo diperlukan fas 0,3 dengan perbandingan 1 PC : 0,9 AH : 1,88 AK sedangkan beton agregat Merapi 1 PC : 0,9 AH : 2,25 AK yang berarti diperlukan berat agrgat kasar yang lebih banyak. Hasil pengujian kuat lentur FS 45 balok campuran beton dengan agregat Merapi telah memiliki kuat lentur relatif lebih tinggi 102% dimana kuat lentur dengan agregat Progo 52,792 kg/cm2 dan kuat lentur agregat Merapi 53,569 kg/cm2.
PENGARUH HAMBATAN SAMPING TERHADAP KINERJA LALU LINTAS (Studi Kasus : Jalan Gito Gati, Kabupaten Sleman, Yogyakarta) Suryanto, Suryanto; Suharyanto, Indra; Fasya, Ninda Zuhaira
Civil Engineering and Technology Journal Vol. 5 No. 2 (2023): CivETech
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Cokroaminoto Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/civetech.v5i2.1898

Abstract

Tingginya suatu nilai hambatan samping pada suatu ruas jalan akan mempengaruhi penurunan pada inerja jalan. Besarnya hambatansamping sangat berpengaruh terhadap kapastitas ruas jalan dan kecepatan kendaraan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor faktor yang mempengarhi kinerja lalu lintas pada beberapa kondisi hambatan samping. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk melihat tingkat kepadatan kendaraan dan survei hambatan samping untuk melihat besarnyapengaruh gangguan. Penelitian ini dilakukandengan cara survei volume lalu lintas selama 4 hari yaitu pada yanggal 16,17,18,19 Februari 2023. Perhitugan selanjutnya dilakukan dengan Panduan Kapasitas Jalan Indonesia 2014 untuk Jalan Perkotaan. Bersasarkan hasil perhitungan didapat Q sebesar 1697,5 smp/jam. Kecepatan tempuh sebesar 31 km/jam dan waktu tempuh sebesar 23,2 detik. Kapasitas (C) sebesar 3575,12 smp/jam dan derajat kejenuhan (DS) sebesar 0.475 dan tingklat pelayanan C. Berdasarkan Panduan Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2014 untuk Jalan Perkotaan faktor hambatan samping yang paling berpengaruh adalahkendaraan keluar/masuk dari samping jalan. Hal ini menunjukan perlu adanya penertiban aktivitas jalan pada jam jam puncak.

Page 1 of 1 | Total Record : 6