cover
Contact Name
Andi Safitri Sacita
Contact Email
jurnalperbal@gmail.com
Phone
+6281213302660
Journal Mail Official
jurnalperbal@gmail.com
Editorial Address
https://journal.uncp.ac.id/index.php/perbal/about/editorialTeam
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan
ISSN : 23026944     EISSN : 25811649     DOI : https://doi.org/10.30605/perbal
Core Subject : Agriculture,
Jurnal ini berisi tentang lingkup ilmu-ilmu pertanian, dengan prioritas pada ilmu dan teknologi tanaman (pangan, perkebunan, hortikultura, dan kehutanan), termasuk aspek pascapanen, sosial ekonomi, maupun ketatawilayahan.
Articles 182 Documents
Pemanfaatan ekstrak daun ketepeng dan abu sabut kelapa untuk pertumbuhan tanaman kacang hijau (phaseolus radiatus l.) Rahmawasiah rahmawasiah
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v3i3.725

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penggunaan ekstrak daun ketepeng dan abu sabut kelapa terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang hijau, Dilaksanakan di Kelurahan Buntu Datu, Kecamatan Bara Kota Palopo, yang dimulai Juni sampai September 2015. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari 4 perlakuan, masing – masing perlakuan sebagai berikut PO Kontrol, P1 (Ekstrak daun ketepeng 100 ml dan abu sabut kelapa 5,0 gr/tanaman), P2 (Ekstrak daun ketepeng 300 ml dan abu sabut kelapa 10 gr/tanaman), P3 (Ekstrak daun ketepeng 500 ml dan abu sabut kelapa 15 gr/tanaman). Masing – masing perlakuan diulang sebanyak 4 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan jenis perlakuan ekstrak daun ketepeng dan abu sabut kelapa memberikan pengaruh nyata terhadap jumlah daun sedangkan tinggi tanaman tidak berpengaruh nyata. Kata kunci: Ekstrak daun ketepeng, abu sabut kelapa, tanaman kacang hijau
Studi Bisnis Pengolahan Tanaman Sagu Di Kabupaten Desa Waelawi Malangke Barat Kabupaten Luwu Utara Dharma Fidyansari; Fitriyanti Fitriyanti
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v7i3.1416

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik pengolahan tanaman sagu dan nilai pendapatan ekonomi dari pengolahan tanaman sagu di Desa Waelawi, Kecamatan Malangke Barat, Kabupaten Luwu Utara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menganalisis teknik pengolahan sagu dan untuk memperoleh nilai pendapatan ekonomi untuk pengolahan tanaman sagu menggunakan analisis kuantitatif. Pengambilan sampel dikumpulkan dengan teknik total sampling dengan mengambil semua populasi yang ada (sensus). Metode wawancara gratis adalah dengan mewawancarai 10 responden yang memiliki bisnis pengolahan sagu. Hasil penelitian menunjukkan pengolahan empulur sagu menjadi pati sagu basah secara mekanis dan mekanis terintegrasi. Hasil penelitian kemudian menunjukkan 10 manajer produksi tiga kali / minggu, satu produksi dengan sepuluh batang sagu besar dapat menghasilkan sagu basah kurang dari dua ratus karung dengan berat lebih dari sepuluh ton atau produksi sagu dalam sebulan rata-rata 81,1 karung / bulan, dengan penghasilan rata-rata Rp 9.756.000,-/bulan. Kata kunci: Sagu, Pengolahan, Waelawi, Malangke Barat.
Efektifitas Ekstrak Alang-Alang dan Kirinyuh terhadap Pertumbuhan Gulma dan Pengaruhnya terhadap Tanaman Kedelai (Glicyne max merril L) Rahmawasiah Rahmawasiah
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 4, No 1 (2015): 2015
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v4i1.78

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan gulma dan pertumbuhan tanaman Kedelai (Glicyne max merril L) dengan berbagai ekstrak tanaman. Lokasi yang di lakukan penalitian adalah di BP3K Kecamatan Wara Kelurahan Temmaleba pada bulan Mei sampai dengan Agustus 2013. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 4 perlakuan yang diulang sebanyak 4 kali sehingga terdapat 16 unit percobaan yaitu dengan perlakuan P0 = kontrol (tanpa perlakuan), perlakuan P1 = Ekstrak daun Kirinyuh satu liter di campur kedalam lima liter air, perlakuan P2 = Ekstrak daun Alang-alang satu liter di campur kedalam lima liter air, dan perlakuan P3 = Ekstrak kombinasi keduanya (alang-alang dan Kirinyuh) menjadi satu liter dicampur kedalam lima liter air. Pengamatan yang dilakukan 1 minggu setelah tanaman yang diamati setiap minggu yaitu dari minggu 1 sampai minggu ke-9 dengan mengamati tinggi dan jumlah daun tanaman kedelai dan pengambilan data gulma pada minggu ke-7 (umur 48 hari). Dimana tinggi tanaman tertinggi pada pengamatan terakhir yaitu terdapat pada p2 dengan rata-rata 41,32 cm, jumlah daun yaitu pada p3 dengan rata-rata 17,81 helai. Pada gulmanya kedelai yang tertekan yaitu jenis rumput Digitaria adscendes pada p2 dan Euphorbia prunifolia pada p3. Dari tingkat ke efisianan pengendalian gulma yaitu p2 dengan 25,39%.
EFEKTIVITAS REFUGIA TERHADAP KERAGAMAN SERANGGA DAN MUSUH ALAMI PADA PERTANAMAN PADI DI DESA ENREKENG KECAMATAN GANRA KABUPATEN SOPPENG Tri Septiani; Sitti Aminah
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v9i1.1562

Abstract

Hama dapat menurunkan hasil produksi untuk tanaman padi. Keberadaan hama di areal pertanaman hama dapat dilihat pada fase generatif dan vegetatif tanaman. Sebagai upaya mempertahankan produksi maka dilaksanakan upaya pengendalian. Metode pengendalian yang paling banyak dilaksanakan oleh masyrakat adalah pengendalian dengan menggunakan pestisida sintetik. Peggunaan pestisida sintetik secara berkelanjutan dapat menimbulkan masalah. Oleh karena itu dibutuhkan alternatif pengendalian yang ramah lingkungan seperti penanaman tanaman refugia. Pelaksanaan penelitian di Desa Enrekeng Kec. Ganra Kabupaten Soppeng yang berlangsung mulai Mei sampai Oktober 2020. Penelitian dilakukan dengan membandingkan pertanaman yang ditanami refugia dengan pertanaman tanpa refugia. Jenis refugia yang digunakan yaitu tanaman kenikir yang berwarna orange dan pink. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbedaan jumlah populasi hama dan musuh alami pada perlakuan.
Persepsi massyarakat terhadap peranan penyuluh di kelurahan paguyaman Kec. Kota Tengah Kota Gorontalo Nini Kusrini
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v5i2.694

Abstract

Indonesia merupakan negara agraris. Peningkatan produksi dalam pembangunan pertanian bukan semata-mata tanggung jawab petani, tetapi membutuhkan kerjasama berbagai pihak. Pemerintah sebagai penggambil kebijakan memiliki peranan yang cukup besar, selain itu penyuluh sebagai agen perubahan dan ujung tombak pembangunan juga memiliki peranan yang besar karena akan berinteraksi secara langsung dengan petani. Persepsi terhadap peranan penyuluh memainkan peranan penting dalam membangun sikap dan partisipasi petani terhadap kegiatan penyuluhan. Persepsi yang baik (positif) akan membentuk sikap yang baik pula, sebaliknya persepsi yang kurang baik (negatif) akan membentuk sikap yang negatif pula terhadap peranan penyuluh. Berdasarkan kondisi diatas maka dirasa perlu melakukan penelitian untuk melihat bagaimana persepsi masyarakat dalam hal ini petani tomat terhadap peranan penyuluh pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang bagaimana persepsi masyarakat terhadap peranan penyuluh di Kelurahan Paguyaman Kota Tengah, serta menganalisis faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan persepsi masyarakat terhadap peranan penyuluh di Kelurahan Paguyaman Kota Tengah. Penelitian dilakukan dengan metode survei, dengan responden sebanyak 32 petani. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dengan statistik deskriptif dengan menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi petani terhadap penyuluh sebagai pendidik di kelurahan paguyaman berada pada kategori tinggi dengan presentase 100 %. Hasil analisis rank spearman menunjukkan bahwa umur memiliki hubungan positif dengan pembentukan persepsi masyarakat. Karakteristik lingkungan social juga memberikan hubungan yang positif terhadap persepsi masyarakat. Intensitas kegiatan penyuluhan serta dukungan tokoh masyarakat berhubungan dengan pembentukan persepsi masyarakat. Kata Kunci: persepsi, penyuluh, Gorontalo
Pemanfaatan kotoran kambing, arang sekam dan mkm untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman bawang daun (allium fistulosum l.) Eka Sudartik; Nining Triani Thamrin; Riska Riska
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v6i2.1043

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan dosis kotoran kambing, arang sekam padi dan pupuk MKM terhadap pertumbuhan tanaman bawang daun (Allium fistulosum L.). Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Kampus II Universitas Cokroaminoto Palopo, Jl. Lamaranginang, Kelurahan Batupasi, Kecamatan Wara Utara, Kota Palopo. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai Mei 2018. Menggunakan Rancangan Acak Kelompok, dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan. P0= Tanpa perlakuan (kontrol), P1= Pemberian kotoran kambing 100 g+arang sekam padi 100 g+pupuk MKM 100 g, P2= Pemberian kotoran kambing 150 g+arang sekam padi 150 g+pupuk MKM 150 g, P3= Pemberian kotoran kambing 200 g+arang sekam padi 200 g+pupuk MKM 200 g, P4= Pemberian kotoran kambing 250 g+arang sekam padi 250 g+pupuk MKM 250 g, P5= Pemberian kotoran kambing 300 g+arang sekam padi 300 g+pupuk MKM 300 g. Hasil penelitian menunjukan bahwa kotoran kambing, arang sekam padi dan pupuk MKM tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, berat basah dan berat kering. Kata kunci: bawang daun, kotoran kambing, arang sekam padi, pupuk MKM
Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Kotoran Kambing Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Seledri (Apium graveolens L.) Rahman Hairuddin; Andi Arhami Edial
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v7i1.1229

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair kotoran kambing terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman seledri dan untuk mengetahui perlakuan yang tepat pada penggunaan pupuk organik cair kotoran kambing terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman seledri. Penelitian dilaksanakan di Rumah Anggrek Kampus 2 Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo Jalan Lamaranginang, Kelurahan Batupasi Kota Palopo, pada bulan Juli sampai Oktober 2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan sehingga terdapat 20 unit percobaan. Taraf perlakuan yang digunakan yaitu : P0=tanpa perlakuan/kontrol, P1=pemberian POC kotoran kambing 200 ml/tanaman, P2= pemberian POC kotoran kambing 250 ml/tanaman, P3=pemberian POC kotoran kambing 300 ml/tanaman, P4=pemberian POC kotoran kambing 350 ml/tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik cair kotoran kambing berpengaruh nyata untuk parameter tinggi tanaman, namun tidak untuk parameter jumlah daun, jumlah anakan, dan bobot segar. Hal ini diduga dipengaruhi oleh faktor lingkungan yaitu intensitas cahaya matahari, suhu, tanah, dan curah hujan. Kata kunci :kotoran kambing, pertumbuhan, poc, seledri.
Pemberdayaan Masyarakat Agribisnis melalui Penguatan Modal Usaha Kelompok Tani di Kecamatan Sabbang Kabupaten Luwu Utara Dharma Fidyansari; Ridwan Pur
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 3, No 1 (2014): .
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v3i1.68

Abstract

Perwujudan pemberdayaan pelaku agribisnis dilaksanakan melalui fasilitas penguatan pertanian bergulir dalam rangka pemantapan finansial kelembagaan kelompok, peningkatan kewirausahaan dan pembinaan usaha ekonomi produktif. Program pemberdayaan masyarakat agribisnis melalui penguatan usaha kelompok merupakan tindak lanjut dari program-program pemberdayaan sebelumnya. Dengan demikian diharapkan tidak ada lagi kerancuan penafsiran program pemberdayaan ini dengan bantuan langsung masyarakat. Pola pemberdayaan seperti ini diharapkan dapat merangsang tumbuhnya kelompok usaha agribisnis dan mempercepat terbentuknya jaringan kelembagaan agribisnis di wilayah Kecamatan Sabbang. Sehingga program pembangunan pertanian dapat tercapai dan terlaksana dengan saksama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemberdayaan masyarakat agribisnis melalui penguatan modal usaha kelompok tani di Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2013 sampai dengan bulan Januari 2014. Penentuan responden dilakukan dengan metode purposive sampling yaitu mengambil responden dari kelompok tani sebanyak 6 kelompok tani yang ada di Kecamatan Sabbang. Pengumpulan data dilakukan dengan dua cara yaitu data primer diperoleh dengan wawancara langsung dengan petani responden sedangkan data sekunder diperoleh dari dinas instansi terkait dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemberdayaan masyarakat agribisnis melalui penguatan modal usaha kelompok tani dilakukan dengan 4 strategi, yaitu: 1) memberikan dukungan pemberdayaan masyarakat agribisnis berupa pengadaan sarana produksi pertanian; 2) berupaya membuat regulasi daerah yang dapat mendukung pemberdayaan masyarakat agribisnis; 3) melakukan pemberdayaan masyarakat agribisnis secara menyeluruh melalui partisipasi aktif dari pemerintah setempat; dan 4) melakukan pembinaan atau bimbingan kepada setiap individu/kelompok tani bagaimana cara melakukan pemberdayaan masyarakat agribisnis dengan baik.
Sistem Akuntansi Persediaan CV. Armid Jaya Kota Pangkajene Kabupaten Sidrap Sulawesi Selatan Astrini Padapi; Andi Rizkiyah Hasbi; Fitriani R
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v8i3.1543

Abstract

CV Armid Jaya CV Armid Jaya merupakan salah satu perusahaan pengolahan gabah yang besar di Kota Pangkajene Sidrap dengan luas lahan tanam padi + 200 ha. Logistik merupakan aspek manajemen strategis yang bertanggung jawab mengelola akuisisi, pergerakan dan penyimpanan barang mentah, bahan setengah jadi, persediaan barang jadi dan informasi-informasi yang menyertainya dalam suatu organisasi dan saluran pemasarannya untuk memenuhi harapan pelanggan sehingga dapat mencapai target keuntungan perusahaan. Dalam pelaksanaannya CV. Armid Jaya juga pernah kewalahan dalam memenuhi permintaan konsumen. Masalah persediaan gabah yang tidak efisien dapat membuat CV. Armid Jaya (perusahaan) kewalahan dalam memenuhi permintaan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem akuntansi persediaan di CV Armid Jaya. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian interpreatif dengan ilustratif case study. CV Armid Jaya menggunakan sistem metode perpetual sebagai metode pencatatan persediaan barang dagangan. Dalam metode ini pencatatan mengenai jumlah persediaan dilakukan secara terus-menerus, sehingga jumlah persediaan yang ada setiap saat dapat diketahui. Harga pokok persediaan dan harga pokok penjualan dapat diketahui setiap saat, sehingga pada akhir periode tidak perlu dibuatkan jurnal penyesuaian. Metode perpetual diperlukan buku pembantu persediaan untuk mencatat kuantitas, harga dan barang yang dibeli dan dijual. Pengawasan internal perusahaan adalah suatu kegiatan dalam mengawasi persediaan barang yang ada di perusahaan. Adapun kegiatan yang mendapat pengawasan internal CV. Armid Jaya adalah (1) Mengkoordinasi daftar pemesan gabah (2) Menyesuaikan pemesanan gabah dengan stok yang terdapat dalam gudang (3) Membuat nota penjualan gabah (4) Memastikan pemesan gabah telah mentransfer dana (5) Merekap ulang pencatatan dengan setiap transaksi yang dilakukan meliputi kuantiti gabah yang dipesan, harga beli, penjualan sehingga informasi yang didapat lebih lengkap (6) Setiap transaksi akan dicocokkan dengan dokumen transaksi sebelumnya. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan pada bagian hasil dan pembahasan sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem akuntansi persediaan di CV. Armid Jaya telah memenuhi prinsip cepat, dan aman. Serta prosedur pemesanan barang gudang pada CV Armid Jaya telah berjalan sesuai dengan prosedur permintaan dan pengeluaran barang di gudang. Kata Kunci: Sistem Akuntansi Pabrik Gabah
Pertumbuhan dan produksi jagung hibrida melalui pemberian pupuk organik cair Muhammad Naim
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v5i1.685

Abstract

Jagung termasuk komoditas strategis dalam pembangunan pertanian dan perekonomian Indonesia, mengingat komoditas ini mempunyai fungsi multiguna, baik untuk pangan maupun pakan.Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan kelompok tani Pammase Desa Barang Palie, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang. Penelitian ini berlangsung dari September-Desember 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi antara pupuk organik cair dengan pertumbuhan dan produksi tanaman jagung, untuk mengetahui pupuk organik cair mana yang memberi pengaruh terbaik terhadap tanaman jagung dan untuk mengetahui varietas jagung yang memberi respon terbaik terhadap berbagai jenis pupuk organik cair. Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk percobaan rancangan petak terpisah dalam rancangan kelompok. Faktor pertama sebagai petak utama yaitu varietas jagung yang terdiri atas dua varietas yaitu varietas jagung hibrida, varietas jagung komposit. Faktor kedua sebagai anak petak adalah berbagai jenis mikroorganisme lokal dengan enam jenis yaitu: Mol urin sapi, Mol buah maja, Mol nasi, Mol keong mas, Mol kombinasi, dan Enzim yang di aplikasikan secara acak ke dalam petak utama. Terdapat interaksi antara pupuk organik cair Mol urin sapi dengan varietas jagung terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, bobot tongkol, dan bobot 1000 biji. Kata kunci : Jagung, Varietas, Pupuk organik cair