cover
Contact Name
Andi Safitri Sacita
Contact Email
jurnalperbal@gmail.com
Phone
+6281213302660
Journal Mail Official
jurnalperbal@gmail.com
Editorial Address
https://journal.uncp.ac.id/index.php/perbal/about/editorialTeam
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan
ISSN : 23026944     EISSN : 25811649     DOI : https://doi.org/10.30605/perbal
Core Subject : Agriculture,
Jurnal ini berisi tentang lingkup ilmu-ilmu pertanian, dengan prioritas pada ilmu dan teknologi tanaman (pangan, perkebunan, hortikultura, dan kehutanan), termasuk aspek pascapanen, sosial ekonomi, maupun ketatawilayahan.
Articles 182 Documents
Keragaman Genetik dan Seleksi Genotipe Gandum F3 (OASIS X HP1744) di Dataran Tinggi Mayasari Yamin; Darda Efendi; Triokoesoemaningtyas Triokoesoemaningtyas
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 3, No 1 (2014): .
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1077.161 KB) | DOI: 10.30605/perbal.v3i1.63

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuikeragamanfamiliF3hasil persilanganOasisxHP1744, untuk memperolehfamiliF3yang berproduksi tinggidan memperoleh informasikendaligenetikkarakteragronomi.Penelitian ini dilakukandi dataran tinggiKebun PercobaanPusat PenelitianTanaman Hias, Cipanas, Bogordengan ketinggian±1100 mdi atas permukaan lautdari bulan April sampaiAgustus 2012menggunakanAugmentedDesign.Bahangenetikyang digunakan adalah57 familiF3(Oasis xHP1744), varietasnasionalSelayardanDewata, Rabe, Basribey, Oasis, danHP1744sebagaivarietas pembanding. Karakter yang memiliki nilai heritabiltas, keragaman genetik, dan koefisien keragaman genetik tinggi yaitu kehijauan daun bendera, jumlah anakan total, persentase floret hampa per malai, jumlah biji malai utama, bobot biji malai utama, jumlah biji per malai, bobotbiji per malai, jumlah biji per tanaman dan bobot biji per tanaman. Karakter jumlah anakan total dan persentase floret hampaper malai dipengaruhi oleh beberapa gen. Karakter jumlah biji per malai dipengaruhi oleh banyak gen. Terdapat pengaruh aksi gen aditif dan epistasis duplikat pada karakter jumlah anakan total dan jumlah biji per malai. Karakter persentase floret hampa per malai di pengaruhi oleh aksi gen aditif dan epistasis komplementer. Karakter seleksi untuk generasi F3 adalah berat biji per tanaman dan jumlah biji per malai.Famili F3 yang terseleksi adalah O/HP 21, O/HP 93, O/HP 82, O/HP 6, O/HP 93, O/HP 104, O/HP 22, O/HP 37, O/HP 115 , dan O/HP 30.
Efektivitas Refugia Terhadap Populasi Penggerek Batang Padi Putih (Schirpophaga innotata) pada Sawah Tadah Hujan di Kecamatan Malangke Barat Kabupaten Luwu Utara Rahmawasiah -; Rahmat Suriyanto
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.656 KB) | DOI: 10.30605/perbal.v8i2.1538

Abstract

Penggerek batang padi putih (Schirpophaga innota) merupakan salah satu hama yang menimbulkan kerusakan yang cukup besar pada tanaman padi. Hama tersebut merusak pertanaman baik pada fase vegetatif maupun generatif.Hama ini merusak tanaman padi baik pada fase vegetatif maupun fase generatif.Pengendalian hama tersebut sampai saat ini masih menggunakan pestisida sintetik yang memiliki banyak dampak negatif. Oleh karena itu perlu diupayakan teknik pengendalian yang lebih ramah lingkungan.Refugia merupakan salah satu alternatif pengendalian yang dapat digunakan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penanaman refugia terhadap populasi penggerek batang padi putih (Schirpophaga innotata) pada sawah tadah hujan.Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Malangke Barat Kabupaten Luwu Utara Propinsi Sulawesi Selatan, yang berlangsung mulai Juni sampai November 2019.Penelitian dilakukan dengan membandingkan pertanaman yang ditanami refugia dengan pertanaman tanpa refugia.Refugia yang dugunakan yaitu bunga kertas dan Bunga kenikir yang ditanam 30 hari sebelum penanaman padi.Setiap perlakuan terdiri dari empat unit penelitian dengan luasan masing-masing 1000 m2.Hasil penelitian menunukkan bahwa penanaman refugia pada pertanaman padi memberikan pengaruh terhadap populasi penggerek batang padi putih (Schirpophaga innotata) pada sawah tadah hujan. Kata kunci: penggerek batang padi putih, refugia, padi
PENGENDALIAN OPT PADI RAMAH LINGKUNGAN Rahmawasiah Rahmawasiah; Eka Sudartik
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 4, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.263 KB) | DOI: 10.30605/perbal.v4i3.600

Abstract

ABSTRAK Program ini dapat membantu petani dalam pengendalian OPT pada tanaman padi tanpa menggunakan pestisida kimia, dalam hal ini memberikan bekal pengetahuan kepada petani berupa metode dalam mengendalikan OPT pada tanaman padi sehingga menghasilkan produk yang organik dan lingkungan tidak tercemar oleh bahan kimia. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini meliputi Kegiatan yang berupa pembinaan pengeloalaan OPT yang ramah lingkungan (tidak menggunakan pestisida kimia) kepada kelompok tani mitra. Metode yang dilakukan dalam hal ini memberikan pelatihan dalam melakukan pengendalian OPT pada tanaman padi tanpa menggunakan pestisida kimia. Pelatihan yang diberikan diawali dengan pelatihan pembuatan berbagai pestisida nabati dan bio pestisida untuk OPT padi. Kelompok tani mitra memiliki peran aktif dalam program ini, dimana kelompok tani mitra yang bekerja langsung mengelola lahan persawahan mulai dari pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan sampai panen. Program ini menghasilkan luaran berupa metode pengendalian OPT padi yang ramah lingkungan. Kata Kunci: Organisme Pengganggu Tanaman, Pestisida nabati, Bio Pestisida
KAJIAN PEMBENGKAKAN KULIT BUAH KAKAO KERING (Theobroma cacao L.) DALAM SISTEM AIR Ulfah Zakiyah Hamdani; Nurul Fuady Adhalia
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 9, No 3 (2021): PERBAL : Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.83 KB) | DOI: 10.30605/perbal.v9i3.1591

Abstract

Penelitian ini bertujuan membandingkan daya adsorpsi air oleh kulit buah kakao yang dimaserasi dalam etanol dan tidak dimaserasi masing-masing selama 72 jam. Sampel yang digunakan dalam studi ini adalah kulit buah kakao (klon 45) dari Desa Mentang Kab. Luwu Prov. Sulawesi Selatan. Prosedur terbagi atas tiga tahapan berturut-turut preparasi sampel, kajian adsorpsi dengan air dan faktor pembengkakan. Preparasi sampel terdiri atas penyortiran kulit buah kakao, pengeringan di udara terbuka, dan maserasi dalam etanol selama 72 jam. Kajian adsorpsi dan faktor pembengkakan yang teramati, dilakukan dengan interval 0,167; 0,5; 1; 3; 6; 12; 24; 72; dan 168 jam. Berdasarkan pengamatan dan analisis data, diketahui bahwa kulit buah kakao yang dimaserasi dengan etanol mampu menahan adsorpsi air selama 72 jam jika dibandingkan dengan sampel kulit yang tidak direndam etanol terlebih dahulu sebelum proses adsorpsi air.
Penggunaan berbagai jenis media tanam dan hormon tumbuh terhadap pertumbuhan planlet tanaman pisang kepok varietas “ unti sayang” (musa paradisiaca l.) Saat aklimatisasi Sartia Hama
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v4i2.734

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh pemberian berbagai jenis media tanam dan hormon tumbuh terhadap pertumbuhan planlet tanaman pisang “Umi sayang" saat aklimatisasi. Penelitian ini di laksanakan dengan menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL), dalam bentuk percobaan faktorial yang terdiri dari dua(2) faktor. Faktor l, Media tanam dengan 4 taraf perlakuan, yaitu: sekam mentah + pupuk kandang + tanah (1 :l2l), sekam bakar + pupuk kandang + tanah (l:l:l), cocopeat + pupuk kandang + tanah (l:l:l), pasir + pupuk kandang + tanah (l:l:l). Faktor II, Jenis hormon dengan 3 taraf perlakuan, yaitu : tanpa pemberian hormon tumbuh, pemberian hormon tumbuh Atom'k (2 ml/liter air) dan pemberian hormon tumbuh Grow quick (2 nil/liter air). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berbagai jenis media tanam (tanah, pasir, pupuk kandang, sekam bakar, sekam mentah, dan cocopeat) memperlihatkan pengaruh nyata terhadap komponen pengamatan tinggi tanaman, luas daun, jumlah akar yang terbentuk kecuali jumlah daun dan diameter batang. Akan tetapi pada jenis hormon tumbuh Atom'k dan Grow quick memperlihatkan pengaruh tidak nyata terhadap semua komponen pengamatan tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, jumlah akar yang terbentuk, dan diameter batang terhadap pertumbuhan planlet tanaman pisang “Unti sayang” saat aklimatisasi. Kata kunci: pertumbuhan, planlet, pisang kepok
Pemanfaatan kompos ampas tahu pada pertumbuhan dan produksi tanaman kacang tanah (arachis hypogaea l.) Sartia Hama
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v6i3.1094

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompos ampas tahu dan dosis kompos ampas tahu yang paling berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang tanah, yang dilaksanakan di Lahan Percobaan Kampus II Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo Jalan Lamaranginang, Kelurahan Batupasi, Kecamatan Wara Utara Kota Palopo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK). Kontrol adalah tanpa adanya perlakuan kompos ampas tahu (P0). P1 (Perlakuan kompos ampas tahu dengan dosis 150 gr/tanaman). P2 (Perlakuan kompos ampas tahu dengan dosis 200 gr/tanaman). P3 (Perlakuan) kompos ampas tahu dengan dosis 250 gr/tanaman). P4 (Perlakuan kompos ampas tahu dengan dosis 300 gr/tanaman). P5 (Perlakuan kompos ampas tahu dengan dosis 350 gr/tanaman). Hasil penelitian menunjukkan bahwa P2 memberikan hasil terbaik pada jumlah daun (161 helai) dan bobot basah polong (423,75 gram). Sementara itu, P3 memberikan hasil terbaik pada tinggi tanaman (23,41 cm) dan jumlah polong (64,75 buah), Sedangkan hasil terendah diperoleh pada P0 dengan bobot basah polong (265,5 gr) dan jumlah polong (49,25 buah), tinggi tanaman pada P5 (21,25 cm), jumlah daun pada P1 (132,11 helai). Pemberian kompos ampas tahu tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang tanah. Kata kunci: Ampas tahu, pertumbuhan, kacang tanah
Dampak Penerapan Teknologi Petani Melalui Proyek SL-PTT Irmah Musnidar
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 2, No 2 (2013): .
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v2i2.54

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat dari pelaksanaan proyek SL-PTT padi dan sejauh mana dampaknya terhadap penerapan teknologi petani dalam budi daya tanaman padi di Desa Laro, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur. Hasil penelitian ini di harapkan dapat di jadikan sebagai bahan informasi kepada pemerintah dalam menentukan kebijakan pembangunan pertanian dan sebagai dasar bagi penelitian selanjutnya dalam upaya penerapan program pemerintah di bidang pertanian. Penelitian ini di lakukan selama dua bulan, mulai bulan Maret sampai dengan bulan Mei 2010. Dengan menggunakan metode secara acak sederhana ( Random Sampling ) terhadap petani, dengan mengambil kelompok tani pelaksana SL-PTT sebanyak 10% dari 302 petani sehingga nantinya akan di peroleh 32 orang petani yang di anggap bias mewakili populasi yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penerapan teknologi petani semakin baik sebagai dampak dari pelaksanaan SL-PTT hal ini di tandai dengan kemampuan petani menerapkan 10 paket teknologi yang di rekomendasikan pada padi.
Pengaruh Sistem Pemupukan Tetes Terhadap Hasil Tanaman Tomat (Lycopersicum Esculentum Mill) Di Lahan Kering Ardian Elonard; Albert Sembiring
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v8i1.1509

Abstract

Abstrak Tomat merupakan komoditas strategis yang sangat mempengaruhi perekonomian khususnya Indonesia. Hal ini terlihat pada kebutuhan tomat yang sangat tinggi per tahunnya, bahkan konsumsi untuk setiap tahun mengalami kenaikan hampir 7 %. Permasalahan yang muncul adalah rendahnya produktivitas dari tanaman tomat di Indonesia, sehingga perlu perbaikan untuk meningkatkan produktivitas dengan teknologi pemupukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh sistem pemupukan tetes dengan jenis pupuk dan interval pemupukan yang berbeda terhadap hasil tanaman tomat. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan metode percobaan lapangan yang terdiri atas dua faktor dan tiga ulangan, dirancang dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Faktor pertama adalah interval pemberian pupuk dan faktor kedua adalah jenis pupuk. Faktor pertama terdiri dari 3 aras, yaitu interval 1 minggu (I1), interval 3 minggu (I2) dan Interval 5 minggu (I3). Faktor kedua terdiri 2 aras, yaitu pupuk organik cair (J1) dan pupuk anorganik cair (J2). Pemupukan sistem konvensional digunakan sebagai kontrol untuk pembanding terhadap sistem pemupupan tetes (Drip Fertilization). Analisis menggunakan sidik ragam taraf 5 % dan uji lanjut DMRT (Duncan Multiple Range Test) dengan taraf 5 %. Kemudian untuk membandingkan antara perlakuan dengan kontrol dilakukan uji Kontras Ortogonal . Hasil penelitian menunjukkan sistem pemupukan tetes lebih baik dibanding kan dengan sistem pemupukan konvensional serta memiliki tren meningkatkan pertumbuhan vegetatif dan generatif tanaman tomat di lahan kering. Kata Kunci: Tomat, drip fertilization, interval, jenis pupuk
Organogenesis tanaman jagung (zea mays l) pada berbagai konsentrasi naa, kinetin, casein hidrolisa secara in-vitro Rahman Hairuddin; Suarti suarti
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v4i1.291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh organogenesis tanaman jagung (Zea masy L) pada berbagai konsentrasi NAA, Kinetin, Casein Hidrolisa secara In-Vitro. Dilaksanakan diLaboratorium Kultur Jaringan Universitas Cokroaminoto Palopo, dimulai pada bulan Mei sampai September 2015. Percobaan ini disusun berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan masing-masing P0 (Kontrol) P1 (1ppm NAA+ 1ppm Kinetin + 1ppm Casein Hidrolisa) P2 (2ppm NAA + 2ppm Kinetin + 2ppm Casein Hidrolisa) P3 (3ppm NAA + 3ppm Kinetin + 3ppm Casein Hidrolisa) masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 ulangan. Data dianalisis secara statistika dengan uji F pada taraf nyata 5 % dan 1 % dan apabilah F hitung perlakuanya lebih besar dari F tabel 5% dan 1 % maka dilanjutkan dengan uji beda nyata jujur (BNJ) pada taraf 5 %. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa zat pengatur tumbuh NAA, Kinetin, Casein Hidrolisa memberikan pengaruh yang tidak nyata teprhadap umur berkecambah, hari muncul akar, tinggi tanaman, lebar daun, panjang daun, jumlah akar, panjang akar, jumlah daun, bobot planlet pada pertumbuhan tanaman jagung dan yang terbaik pertumbuhanya yaitu P3 (3ppm NAA + 3 ppm Kinetin + 3ppm Casein Hidrolisa).
TINGKAT SERANGAN HAMA ULAT KANTUNG (Mahasena corbetti) PADA AREAL TANAMAN MENGHASILKAN (TM) KELAPA SAWIT PT. INDO SEPADAN JAYA Hendra Judika Saragih; Suratni Afrianti
Perbal : Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol 9, No 2 (2021): PERBAL : Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v9i2.1578

Abstract

Tingkat serangan hama ulat kantung Mahasena corbetti terhadap tanaman menghasilkan kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) dikebun tanjung selamat PT Indo Sepadan Jaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat serangan hama ulat kantung (Mahasena corbetti) pada areal tanaman menghasilkan di PT Indo Sepadan Jaya. Penelitian ini dilaksanakan di kebun Tanjung Selamat PT Indo Sepadan Jaya, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu dengan ketinggian tempat ± 20 m diatas permukaan laut. Metode penelitian ini menggunakan metode sensus yang digunakan dalam perkebunan PT. Indo sepadan jaya, yaitu dengan cara mengambil sampel mulai dari baris ke 9 digunakan 5 sampel yaitu pokok 1,10,20,30,40 dan dilanjutkan ke baris berikutnya yaitu baris ke 19. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat serangan hama ulat kantung terbesar pada afdeling 2 terdapat pada blok B16h dengan persentase sebesar 30% dengan luas serangan mencapai 7.5 ha, dan blok B16l dengan persentase serangan sebesar 18,5% dengan luas serangan 6,8 ha dan blok B16f juga termasuk kategori dengan persentase besar dengan 15.7% dengan luas serangan 4,65 ha, dan telah dilakukan pengendalian sesuai SOP yang berlaku di perkebunan PT. Indo Sepadan Jaya.Kata kunci : Mahasena corbetti, tingkat serangan, ulat kantung