Jurnal Nasional Aplikasi Mekatronika, Otomasi dan Robot Industri (AMORI)
Jurnal Aplikasi Mekatronika, Otomasi dan Robot Industri merupakan media bagi para peneliti untuk mempublikasikan hasil penelitiannya yang berkualitas tinggi dalam bidang mekatronika, otomasi dan robot industri. Makalah yang dimuat dalam jurnal ini mencakup hasil riset ilmu dasar, ide-ide inovasi dan aplikasi dalam bidang tersebut, yang diusulkan oleh para peneliti, innovator ataupun tenaga ahli dari seluruh wilayah Indonesia. Topik-topik yang termasuk dalam bidang ini diantaranya : Sistem Kontrol, Elektronika, Sistem Pengolahan Data, Mekatronika, Internet of Things, serta Aplikasinya pada Dunia Industri Skala Kecil dan Besar.
Articles
56 Documents
Analisa Pengaruh Turbine Inspection terhadap Kinerja Turbin Gas MW 701D di PLTGU-PT.PJB UP Gresik
Arino Anzip;
Mashuri -;
Saktiawan Okto Bertha Agustien;
Mochammad Fahmi Choirudin;
Heru Mirwanto
Jurnal Nasional Aplikasi Mekatronika, Otomasi dan Robot Industri (AMORI) Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (924.655 KB)
|
DOI: 10.12962/j27213560.v2i1.9134
PLTGU merupakan salah satu pembangkit listrik yang berbasis Uap dan Gas. PLTGU akan melakukan perubahan beban seiring dengan perubahan kebutuhan listrik konsumen. Perubahan beban dan Penggunaan komponen turbin gas secara terus menerus akan mempengaruhi kinerja dan umur pemakaian dari komponen turbin gas. Penurunan kinerja dari komponen tersebut akan berdampak terhadap efisiensi pembangkit. Untuk menjaga kinerja turbin gas pada kondisi optimal PT PJB UP melakukan inspeksi pada komponen-komponen turbin gas tersebut. Dari hasil pengamatan kami berdasarkan parameter kinerja turbin gas pada variasi beban baik itu setelah maupun sebelum overhaul turbine inspection kinerja turbin gas selalu mengalami kenaikan. Kenaikan kinerja paling baik akibat adanya turbin inspection berada pada operasi beban maksimum dengan besarnya efisiensi siklus 3,289 %, konsumsi bahan bakar spesifik 1,24 %, rasio kerja sebesar 0,63 %, dan daya netto sebesar 4,14 %
Perancangan Sistem Model Scale Alat Pencegah Bercampurnya Air Hujan dengan Air Laut menggunakan Sistem Kontrol Otomatis Sensor Suhu guna menjaga Kestabilan Produksi Garam pada Musim Hujan
Mashuri -;
Hanifah Zaizafun Losu;
Hendro Nurhadi;
Muhammad Lukman Hakim;
Bambang Sampurno
Jurnal Nasional Aplikasi Mekatronika, Otomasi dan Robot Industri (AMORI) Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (999.67 KB)
|
DOI: 10.12962/j27213560.v2i1.9125
Perubahan iklim yang cukup ekstrem menyebabkan intensitas curah hujan menjadi tinggi di Indonesiaakibatnya produksi garam rakyat turun drastis. Catatan data Kementerian Kelautan dan Perikanan menerangkan bahwaproduksi garam rakyat pada 2016 hanya 188 ribu ton menurun dari tahun sebelumnya 2,9 juta ton. Desa Pengarenganialah salah satu penyumbang garam tertinggi di Indonesia. Petambak garam di Desa Pengarengan, Kabupaten Sampangumumnya menggunakan teknologi evaporasi bertingkat sehingga butuh waktu 10-12 hari untuk menjadi garam. Olehkarena itu dibuat perancangan sistem model scale alat pencegah bercampurnya air hujan dengan air laut denganmenggunakan sistem kontrol otomatis sensor suhu guna menjaga produksi garam pada musim hujan. Dalamperancangan alat, terdapat beberapa komponen utama, diantaranya arduino, sensor suhu, LCD, motor servo, dan SDcard module. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa atap pada model scale alat dibuat miring agar airhujan yang mengenai atap turun ke bawah tanah dan ketahanan atap agar berlangsung lama. Hasil perbandingan garamyang dihasilkan menggunakan sistem model scale alat yang dirancang lebih baik dari metode konvesional. Parameter ujikualitas garam berdasarkan standar SNI 01-3556-2000. Garam yang diproses menggunakan model scale alat diperolehkadar NaCl 94,086% dan kadar air 4,73%. Sedangkan garam dengan metode konvensional diperoleh kadar NaCl 88,644%dan kadar air 8,909%. Garam yang dihasilkan oleh model scale alat adalah 170g. Sedangkan garam yang dihasilkan tanpaalat hanya diperoleh 150g. Untuk tingkat putih garam, garam dengan penguapan menggunakan alat mempunyai tingkatputih 86% lebih baik daripada garam tanpa menggunakan alat yaitu 80%.
PERANCANGAN INTERFACE BOX DROPPER SEBAGAI SORTING BOX PADA MESIN ROBOTIC POUCH CASE PACKER
Iqbal Mohammad;
Djoko Suprajitno Rahardjo;
Ciptian Weried Priananda;
Mohamad Hafid
Jurnal Nasional Aplikasi Mekatronika, Otomasi dan Robot Industri (AMORI) Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1256.266 KB)
|
DOI: 10.12962/j27213560.v1i1.6662
Abstrak - Proses produksi di perusahaan industri nasional bahkan multinasional tidak sepenuhnya dijalankan menggunakan mesin otomatis. Salah satu contohnya pada perusahaan industri customer dari PT. IRA dimana proses pengepakan atau packaging pouch kedalam kardus masih dikerjakan secara manual menggunakan tenaga manusia. Maka dari itu, dibuatlah sebuah mesin Robotic Pouch Case Packer yang memiliki beberapa sistem untuk menjalankan proses secara sequence. Pada penerapannya di lapangan, interface antara operator dengan mesin masih dirasa rumit. Hal ini disebabkan terlalu sederhananya tampilan untuk memonitoring sistem yang bekerja. Sebagai solusi dari permasalahan tersebut, terciptalah sebuah inovasi untuk membuat tampilan interface pada sistem yang mudah dipahami dan dikontrol oleh operator. Hal ini dikarenakan adanya beberapa tampilan halaman yang mampu mengimplementasikan sistem secara detail. Beberapa tampilan tersebut diantaranya; simulasi proses, delay setting timer, database dan alarm massage error. Dalam penelitian ini, penulis akan fokus membahas mengenai tahap penyortiran box pada Box Dropper system. Tahap ini merupakan tahap awal dalam penyuplaian box kedalam mesin Robotic Pouch Case Packer. Terdapat 3 bagian utama sebagai penyusun sistem ini diantaranya; infeed modular conveyor, Box Dropper, dan box buffer conveyor. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah memahami secara rinci sistem yang terdapat pada Box Dropper serta terealisasinya sebuah interface yang kompleks untuk mempermudah operator dalam memonitoring Box Dropper system.
Rancang Bangun Mesin Penepung Biji Sorgum sebagai Alternatif Bahan Baku Tepung Terigu dalam Produk Olahan Makanan dengan Kekasaran 100 Mesh
Budi Luwar Sanyoto;
Andreyanto -;
Mashuri -;
Liza Rusdiyana;
Dzakwan Shidqul Aziz
Jurnal Nasional Aplikasi Mekatronika, Otomasi dan Robot Industri (AMORI) Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1007.223 KB)
|
DOI: 10.12962/j27213560.v2i1.9128
Sorgum adalah salah satu jenis tanaman serelia yang mampu beradaptasi secara luas dan prospektif dikembangkan pada kavling marginal. Namun, pemanfaatan sorgum saat ini belum dapat dilakukan secara optimal karena pengembangan pengetahuan untuk pengolahaan pasca panen biji sorgum belum terlalu banyak. Selain itu kelengkapan fasilitas pengolahannya juga masih terbatas. Oleh karena itu untuk mengoptimalkan pemanfaatan sorgum dibuat sebuah alat untuk mengolah biji sorgum agar dapat digunakan sebagai alternatif bahan makan untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat harian masyarakat. Salah satunya ialah mengubah biji sorgum menjadi tepung sorgum. Dalam rancangan ini akan di bahas mengenai observasi di lapangan dan studi literatur yang mendukung terwujudnya alat ini kemudian dilanjutkan dengan konsep mesin yang nantinya dapat menjadi acuan untuk merencanakan serta perhitungan dari mesin penepung biji sorgum untuk selanjutnya dilakuan proses manufaktur pembuatan mesin yang dilanjutkn perakitan dan uji coba mesin hingga hasil outputan yang di peroleh tepung sorgum dengan tingkat kekasaran 100 mesh. Dari hasil perhitungan rancang bangun mesin penepung sorgum dengan kapasitas motor penggerak 5,5 hp yang putaran nya di transmisikan dengan perbandingan pulley 1:3 sehingga menghasilkan putaran pada disk mill hingga 9800rpm yang di kombinasiakan dengan ayakan dengan ukuran saringan 100 mesh yang dapat menghasilkan tepung sorgum mencapai 2kg per menit
PERANCANGAN DAN PENGATURAN PENGEREMAN REGENERATIF BRUSHLESS DC SEBAGAI MODUL PEMBELAJARAN
Muhammad Dani;
Joko Susila;
Ciptian Weried Priananda
Jurnal Nasional Aplikasi Mekatronika, Otomasi dan Robot Industri (AMORI) Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (801.697 KB)
|
DOI: 10.12962/j27213560.v1i2.7708
Motor listrik pada saat ini memiliki peran yang penting dalam dunia industri. Dalam hal ini, motor brushless DC merupakan peng-gerak yang sering di pakai dunia industri di bandingkan motor jenis lainnya. Kelebihan dari penggerak ini adalah lebih efisien dalam mengkonversi listrik menjadi tenaga mekanik, tidak adanya sikat yang dapat mengurangi kerugian akibat gesekan, dan memliki ke-cepatan yang tinggi. Dalam hal ini, pengereman regeneratif dijadikan suatu solusi agar gesekan pada saat pengereman dapat di konversikan menjadi energi listrik, kemudian menyimpannya untuk digunakan di lain waktu dan tidak terbuang begitu saja saat tidak digunakan. Untuk membuat sebuah pengereman regeneratif diperlukan sebuah controller untuk mengatur pengoperasian motor dan drive sys-tem yang berfungsi untuk mentransfer energi mekanik menjadi energi listrik. Oleh karena itu untuk mempermudah proses pembelajaran, diperlukan suatu driver yang praktis dan efisien. Sehingg muncul ide untuk membuat suatu driver pengereman regenerative motor brushless DC dengan Arduino.Hasil tugas akhir berupa driver pengereman regeneratif pada modul motor brushless DC dapat digunakan sebagai modul praktikum untuk adik-adik kelas di Departemen Teknik Elektro Otomasi maupun jurusan lain, dan menunjukkan bahwasannya pengereman yang mendapatkan kecepatan awal 2500 RPM dapat turun menjadi 1670 RPM dan mendapatkan tegangan rata-rata 8V.
DESAIN SISTEM TIKET ELEKTRONIK PADA TRANSPORTASI PUBLIK CERDAS
Achmad Affandi
Jurnal Nasional Aplikasi Mekatronika, Otomasi dan Robot Industri (AMORI) Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (877.606 KB)
|
DOI: 10.12962/j27213560.v1i1.6647
Abstrak - Surabaya yang merupakan ibu kota provinsi Jawa Timur sudah memiliki beberapa transportasi umum, namun fasilitas yang kurang memadai serta sistem pembayaran yang tidak praktis membuat peminat transportasi umum di Surabaya rendah. Paper ini mengusulkan sistem ticketing yang dapat di terapkan pada transportasi umum Surabaya serta mengetahui kinerja sistem, baik dari sisi aplikasi pada On Board Unit maupun proses pengiriman informasi antara OBU (client) dan Control Center Room (server). Perancangan sistem ini terdiri dari 3 tahap, yang pertama yaitu perancangan sistem ticketing yang akan digunakan. Hal ini meliputi tarif , teknis transfer/transit beserta policy nya serta diskon berdasarkan kategori penumpang. Selanjutnya perancangan sistem pada OBU yang terdiri dari tiga fitur, yaitu fitur ticketing , fitur total pendapatan serta fitur registrasi. Tahap terakhir yaitu perancangan jaringan yang digunakan untuk proses pengiriman informasi antara OBU dan server.
Implementasi Metode Reliability Centered Maintenance pada Mesin Gilingan di PG. Kremboong
Giri Nugroho;
Muhammad Dzaky Fawwaz;
Mashuri -;
Denny ME Soedjono;
Joko Sarsetiyanto
Jurnal Nasional Aplikasi Mekatronika, Otomasi dan Robot Industri (AMORI) Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1098.561 KB)
|
DOI: 10.12962/j27213560.v2i1.9135
PG. Kremboong Sidoarjo, merupakan perusahaan yang memproduksi gula pasir dengan bahan baku tanaman tebu. Kapasitas produksi gula yang mampu dihasilkan mencapai 2500 tcd. Dalam proses produksinya mesin gilingan digunakan untuk memerah tebu untuk diambil niranya. Mesin gilingan yang paling sering mengalami kegagalan adalah mesin gilingan IV sehingga mengakibatkan proses produksi gula terganggu. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bentuk perawatan yang tepat dan nilai keandalan mesin gilingan sebagai acuan untuk menentukan interval waktu perawatan menggunakan metode Reliability Centered Maintenance dengan cara mengolah data kegagalanya menggunakan Analisa mode kegagalan. Berdasarkan analisis data secara Reliability Centered Maintenance hasil yang diperoleh nilai keandalan yaitu 0,0056 selama masa giling, jadwal yang sesuai untuk menerapkan preventive maintenance yaitu dengan interval waktu perawatan tiap 250 jam, dan dari hasil analisa melalui FMEA (Failure Mode Effect Analysis) diketahui terdapat 1 failure mode yang dapat dicegah dengan combination task, 1 failure mode yang dapat dicegah dengan on-condition task, 3 failure mode dapat dicegah dengan Scheduled restoration task, 1 failure mode yang dapat dicegah dengan no maintenance scheduled.
Perencanaan Sistem Pemeliharaan menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance Gas Engine Compressor PT. Perda Daya Gas
Dedy Zulhidayat Noor;
Mohammad Fahmi Al Alam;
Mashuri -;
Joko Sarsetiyanto;
Hari Subiyanto
Jurnal Nasional Aplikasi Mekatronika, Otomasi dan Robot Industri (AMORI) Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1126.235 KB)
|
DOI: 10.12962/j27213560.v2i1.9126
PT. Perta Daya Gas adalah Perusahaan joint venture yang dibentuk dan didirikan oleh PT. Pertamina Gas(Pertagas) dan PT. Indonesia Power (IP). PT. Perta Daya Gas mendirikan fasilitas Compressed Natural Gas (CNG) PlantTambak Lorok yang bertujuan sebagai “Peak Shaving” untuk memenuhi kebutuhan beban puncak kelistrikan pada subsistem Jawa Tengah & Daerah Istimewa Yogyakarta yang berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Gas & Uap (PLTGU)Tambak Lorok yang dioperasikan oleh PT. Indonesia Power. CNG Plant Tambak Lorok merupakan fasilitas kompresidan penyimpanan gas alam dalam bentuk CNG yang dikerjakan oleh 10 unit Gas Engine Compressor (GEC) identikuntuk mengubah 20 – 24 bar menjadi 250 bar. Mengingat pentingnya kinerja GEC, diperlukan langkah perawatandengan metode yang tepat. RCM merupakan suatu strategi maintenance yang memberikan metode terstruktur dansistematis untuk menganalisis fungsi dan kegagalan dari suatu aset fisik yang berfokus dalam mempertahankan fungsiaset tersebut. Proses penyusunannya terbagi menjadi 2 analisis yaitu kuantitatif dan kualitatif. Analisis kuantitatifdilakukan dengan pendistribusian kegagalan dengan software Reliasoft Weibull++6 untuk mengetahui parameterperhitungan nilai keandalan yang dapat digunakan dalam acuan interval perawatan tiap mesin. Analisis kualitatifmenggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis yang kemudian dikembangkan dalam bentuk RCM DecisionWorksheet. Dari analisis yang dilakukan, interval perawatan untuk menjaga nilai keandalan tidak turun di bawah 0.6adalah 80 jam untuk GEC K-101, 260 jam untuk GEC K-102, 220 jam untuk GEC K-103, 240 jam untuk GEC K-104, 42jam untuk GEC K-105, 150 jam untuk GEC K-106, 160 jam untuk GEC K-107, 240 jam untuk GEC K-108, 140 jam untukGEC K-109 dan 130 jam untuk GEC K-110. Analisis kualitatif mengidentifikasi ada 69 failure mode pada Gas EngineCompressor. 67 failure mode bisa dicegah dengan scheduled discard task dan 2 failure mode bisa dicegah denganscheduled restoration task.
DESAIN DIAGRAM PENGKABELAN UNTUK AUTOMATION SORTING LINE SYSTEM
Dewanda Bima Harikusuma;
Eko Setijadi;
Imam Arifin;
Mohamad Hafid
Jurnal Nasional Aplikasi Mekatronika, Otomasi dan Robot Industri (AMORI) Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (936.087 KB)
|
DOI: 10.12962/j27213560.v1i1.6663
Abstrak -Automation Sorting Line system adalah mesin yang dapat mensortir kotak pada setiap baris. Dengan sensor barcode, mesin ini memungkinkan sensor mendeteksi dan mengaktifkan pendorong ketika barcode cocok dengan garis yang dituju. Mesin yang dibuat cukup rumit dan membutuhkan panel sebagai tempat komponen listrik dirangkai rapi, membutuhkan diagram pengkabelan yang baik dan benar untuk memfasilitasi pemeliharaan. Dalam hasil pengujian sebanyak 50 eksperimen motor servo untuk mendorong kotak yang akan masuk garis terpisah ada 4 kali kesalahan dan 46 berhasil. Dengan menggunakan waktu kerja servo selama 1 ms, 1,2 ms dan 1,5 ms. Dengan hasil yang memiliki kesalahan terkecil adalah 1,2 ms.
Studi Pemanfaatan Rancang Bangun Alat Fermentasi Biogas Enceng Gondok sebagai Pengoptimalan Produksi Energi Alternatif
Suhariyanto -;
Mashuri -;
Imam Fathoni;
Rafif Herdian Noor;
Mahirul Mursid
Jurnal Nasional Aplikasi Mekatronika, Otomasi dan Robot Industri (AMORI) Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (992.848 KB)
|
DOI: 10.12962/j27213560.v2i1.9130
Seiring populasi manusia yang terus bertambah setiap tahun mengakibatkan permintaan terhadap energi juga meningkat dan keterbatasannya bahan bakar khususnya gas, munculah inovasi memberdayakan potensi yang ada dilingkungan sekitar untuk dijadikan bahan bakar alternatif khususnya enceng gondok. Pada realitanya pemanfaatan enceng gondok tidak diikuti dengan fasilitas mesin untuk mengektrasi. Untuk itu dibutuhkan teknologi yang mampu mengolah enceng gondok menjadi yang lebih bermanfaat ,dengan proses pencernaan anaerobik yakni dimana mikroorganisme memecah bahan biodegradable dalam keadaan tanpa oksingen, proses pembuatan biogas dimulai dengan mencacah eceng gondok kemudian ditambahkan variable air dan e4 sesuai variable pengencaran. Teknologi “Digester“ gas bio telah berkembang sejak lama namun aplikasi penggunaannya sebagai sumber energi alternatif belum berkembang secara luas. Beberapa kendala antara lain yaitu, digester tidak berfungsi akibat bocor atau kesalahan konstruksi, disain tidak user friendly, selain itu penerapan proses produksi belum terintegrasi. Proses produksi biogas yang akan dipakai berazaskan pada teknologi tepat guna dengan menggunakan digester dan aman untuk digunakan dalam skala rumah tangga sehingga mampu menghasilkan biogas sebagai energi alternatif. Pada pengujian ini menggunakan kapasitas 200 liter, dan menghasilkan energi yang dapat digunakan sebagai pembakaran selama 28 menit, dan menghasilkan kalor sebesar 2.016 KJ dan tekanan yang dihasilkan pada biogas sebesar 6 psi