cover
Contact Name
Iwan Kandori
Contact Email
iwankandori@unima.ac.id
Phone
+6281340426778
Journal Mail Official
literacyjpe@unima.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Ekonomi Fekon Universitas Negeri Manado . Jl. Kampus UNIMA,Tondano, Minahasa, Indonesia.
Location
Kab. minahasa,
Sulawesi utara
INDONESIA
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi
ISSN : -     EISSN : 27749185     DOI : https://doi.org/10.53682/10.53682
Core Subject : Economy, Education,
LITERACY - Jurnal Pendidikan Ekonomi [ISSN 2774-9185] adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Manado. Jurnal ini bertujuan untuk menyajikan artikel ilmiah dari hasil penelitian yang mencakup topik pembelajaran Pendidikan Ekonomi, Akuntansi, Manajemen & Bisnis, Administrasi Perkantoran, Usaha Mikro Kecil Menengah dan Koperasi yang berimplikasi untuk meningkatkan pendidikan dan pembelajaran Ekonomi. Jurnal ini terbit di bulan Juni dan Desember sejak tahun 2020.
Articles 525 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL KELAS IX SMP NEGERI 4 SATAP TOMPASOBARU Piring, Audy Maudy; Rooroh, Agnes; Manongko, Allen
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 1s (2024): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i1s.8708

Abstract

  ABSTRAK Hasil belajar siswa merupakan output dari proses belajar mengajar. Salah satu masalah dalam pembelajaran di sekolah adalah rendahnya hasil belajar siswa. Hal ini dapat di ketahui dari data awal nilai ulanagan harian siswa yang masih berada di bawah KKM. Adapun faktor- faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa adalah model pembelajaran Model pembelajaran problem Based Learning (PBL) adalah merupakan model pembelajaran kooperatif yang menuntut siswa untuk berperan aktif dan berpikir kritis dalam pemecahan masalah terkait dengan materi pembelajaran. PBL adalah pembelajaran yang di peroleh melalui proses menuju pemahaman akan resolusi suatu masalah, melalui PBL siswa memperoleh pengalaman dalam menangani masalah masalah yang realistis,dan menekankan pada penggunaan komunikasi, kerjasama dan sumber sumber yang ada untuk merumuskan ide dan mengembangkan keterampilan penalaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan dan bagaimana hasil belajar Ilmu Pengetahuan Sosial pada siswa, dengan menggunakan pembelajaran model Problem Based Learning(, dibandingkan dengan siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional. Penelitian ini dilaksanakan disekolah SMP Negeri 4 Satap Tompasobaru. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain penilaian Pretest dan Post test dan subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX dan ternyata hasil belajar yang menggunakan model pembelajaran PBL siswa memperoleh hasil penilaian yang lebih tinggi di bandingkan dengan model pembelajaran konvensional (metode ceramah). Kata Kunci: Hasil Belajar, Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL).     ABSTRACT Student learning outcomes are the output of the teaching and learning process. One of the problems in learning at school is the low student learning outcomes. This can be seen from the initial data on students' daily test scores which are still below the KKM. The factors that influence student learning outcomes are the learning model. The problem based learning (PBL) learning model is a cooperative learning model that requires students to play an active role and think critically in solving problems related to learning material. PBL is learning that is obtained through a process towards understanding the resolution of a problem, through PBL students gain experience in dealing with realistic problems, and emphasize the use of communication, cooperation and existing resources to formulate ideas and develop reasoning skills. This research aims to find out whether there are differences and what are the results of learning in Social Sciences among students, using the Problem Based Learning model, compared to students who use conventional learning. This research was carried out at SMP Negeri 4 Satap Tompasobaru. This research is an experimental research with a pretest and post test assessment design and the subjects in this research are class IX students and it turns out that students obtained higher assessment results using the PBL learning model compared to the conventional learning model (lecture method). Keywords: Learning Outcomes, Problem Based Learning (PBL) Learning Model.  
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM PELAJARAN EKONOMI BISNIS MELALUI PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING PADA SISWA KELAS 12 OTKP SMK N 4 BITUNG TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Tendean, Reynold Stenly; Wuisang, Jerry; Rumbayan, Linda; Lempas, Jetty D.
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 1s (2024): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i1s.8709

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan hasil belajar materi Titik Pulang Pokok pada siswa kelas XI SMK Negeri 4 Batuputih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran PBL efektif dalam meningkatkan hasil belajar materi Titik Pulang Pokok pada siswa. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan nilai rata-rata hasil belajar siswa dari 71,94 pada pre-test menjadi 79,83 pada post-test. Peningkatan ini sebesar 7,89 poin. Penerapan model pembelajaran PBL dapat membantu siswa lebih mudah memahami konsep Titik Pulang Pokok. Hal ini dikarenakan model pembelajaran PBL mendorong siswa untuk berpikir kritis dalam memecahkan masalah, memahami teori dan praktik ekonomi bisnis secara mendalam, serta mendorong kerja sama dan komunikasi. Kata kunci: Problem Based Learning, Titik Pulang Pokok, Hasil belajar ABSTRACT This research aims to determine the effectiveness of implementing the Problem Based Learning (PBL) learning model in improving learning outcomes in the Homecoming Point material for class XI students at SMK Negeri 4 Batuputih. The research results show that the application of the PBL learning model is effective in improving student learning outcomes on Homecoming Point material. This is proven by the increase in the average value of student learning outcomes from 71.94 on the pre-test to 79.83 on the post-test. This increase was 7.89 points. Applying the PBL learning model can help students more easily understand the concept of Homecoming Points. This is because the PBL learning model encourages students to think critically in solving problems, understand the theory and practice of business economics in depth, and encourage cooperation and communication. Keywords: Problem Based Learning, Breaking Point, Learning Outcomes
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 5 BANAWA SELATAN Tyaningsih, Ribet; Rooroh, Agnes; Kandori, Iwan
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 1s (2024): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i1s.8710

Abstract

ABSTRAK Dengan PBL, siswa SMP Negeri 5 Banawa Selatan dengan mudah dan cepat mengetahui Potensi Sumber Daya Alam (SDA) dan Kemaritiman Indonesia yang bisa dijadikan unggulan dalam meningkatkan perekonomian di daerah sekitar. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan Progarm Study Ekonomi Universitas Negeri Manado tahun 2023 Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan minat belajar siswa tentang Menganalisis Potensi Sumber Daya Alam dan Kemaritiman di Indonesia dengan Metode berbasis masalah di SMP Negeri 5 Banawa Selatan. Dilaksanakan di SMP Negeri 5 Banawa Selatan Kec. Banawa Selataan Kab. Donggala. Masalah yang dirumuskan dalam focus perbaikan adalah Bagaimana meningkatkan hasil belajar mata pelajaran IPS, khususnya pada materi Sumber Daya Alam (SDA) dan Kemaritiman Indonesia , dengan metode PBL ? Secara umum siswa dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran mata Pelajaran IPS materi yang berhubungan dengan ekonomi menemui kesulitan, untuk itu peneliti berupaya untuk memecahkan permasalahan yang akan dihadapi siswa melalui PTK. Kata Kunci : Problem Based Learning, Minat Belajar ABSTRACT With PBL, students at SMP Negeri 5 South Banawa can easily and quickly find out about Indonesia's Natural Resources (SDA) and Maritime Potential which can be made a priority in improving the economy of the surrounding area. Classroom Action Research (PTK) for Teacher Professional Education in the Economic Study Program at Manado State University in 2023 The aim of this research is to increase students' interest in learning to analyze the potential of natural and marine resources in Indonesia using problem-based methods at SMP Negeri 5 South Banawa. Held at SMP Negeri 5 South Banawa District. South Banawa District. Donggala. The problem formulated in the focus of improvement is How to improve learning outcomes in social studies subjects, especially in Natural Resources (SDA) and Indonesian Maritime Affairs materials using the PBL method?. In general, students experience difficulties in carrying out social studies learning activities related to economics, for this reason researchers try to solve the problems that students will face through PTK. Keywords: Problem Based Learning, Interest in Learning
PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN YANG MONOTON DI KELAS X MATA PELAJARAN EKONOMI MATERI PERMINTAAN DAN PENAWARAN Larito, Rudy; Tamboto, Henry; Taroreh, Johny
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 1s (2024): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i1s.8711

Abstract

ABSTRAK Salah satu permasalahan dalam pembelajaran Ekonomi materi permintaan dan penawaran pada siswa SMA Negeri Banggai adalah lemahnya kemampuan siswa dalam menerapkan pengetahuan untuk menyelesaikan masalah dalam kehidupan nyata terutama dalam memahami permintaan dan penawaran serta harga pasar. Untuk mengatasi masalah tersebut, dilakukan penelitian tindakan kelas (PTK) menggunakan model Projek Based Learning. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMA Negeri 1 Banggai Pada kelas XGTahun Pelajaran 2023/2024 menggunakan model pembelajaran Projek Based Learning. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XG sebanyak 35 orang yang terdiri lakilaki 13 orang dan perempuan 22 orang. Sumber data penelitian diperoleh dari data kualitatif berupa data hasil observasi aktivitas guru dan siswa serta data kuantitatif berupa data tes hasil belajar siswa. Hasil penelitian siklus I diperoleh siswa yang tuntas secara individu sebanyak 26 siswa dengan rata-rata perolehan nilai 79,04. Sedangkan hasil penelitian siklus II mengalami peningkatan rata-rata nilai menjadi 84,23 atau meningkat sebesar 5,57%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, pembelajaran menggunakan model pembelajaran Projek Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 1 Banggai Tahun Pelajaran 2023/2024. Kata Kunci: Metode Belajar Monoton, Pelajaran Ekonomi, Permintaan dan Penawaran ABSTRACK One of the problems in teaching economics about supply and demand for Banggai State High School students is the students' weak ability to apply knowledge to solve problems in real life, especially in understanding demand and supply and market prices. To overcome this problem, classroom action research (PTK) was carried out using the Project Based Learning model. The aim of this research is to improve student learning outcomes at SMA Negeri 1 Banggai in class XG for the 2023/2024 academic year using the Project Based Learning learning model. The research subjects were 35 students in class XG, consisting of 13 men and 22 women. The research data sources were obtained from qualitative data in the form of data from observations of teacher and student activities as well as quantitative data in the form of test data on student learning outcomes. The results of the first cycle of research obtained that 26 students completed individually with an average score of 79.04. Meanwhile, the results of the second cycle of research saw an increase in the average value to 84.23 or an increase of 5.57%. Based on the results of this research, learning using the Project Based Learning learning model can improve the learning outcomes of class X students at SMA Negeri 1 Banggai for the 2023/2024 academic year. Keywords: Monotonous Learning Method, Economics Lessons, Demand and Supply
PENGARUH PENERAPAN UNDERSTENDING BY DESIGN,BACKWARD DAN GAMEFIKASI PADA PENINGKATAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK Datunsolang, Soedjarwo; Kandori, Iwan; Makaliwe, Niny
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 1s (2024): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i1s.8712

Abstract

ABSTRAK Pemahaman Melalui Perancangan (Understanding by Design/UbD) adalah kerangka yang kuat untuk merancang kurikulum, pembelajaran, dan penilaian yang memprioritaskan pemahaman mendalam dan transfer dengan model backward design pada pembelajaran. artikel ini menjelajahi landasan teoritis, prinsip, dan aplikasi praktis yang mengitegrasikan gamifikasi dalam konteks pendidikan. Berdasarkan penelitian di SMA Negeri 4 Kotamobagu, keterkaitannya dengan higher oder thinking skills, serta implikasinya terhadap praktik pembelajaran. Artikel ini juga menyelidiki dampak UbD terhadap hasil belajar siswa dan memberikan rekomendasi bagi pendidik yang ingin mengimplementasikan UbD model Backward yang terintegrasikan gamifikasi secara efektif dalam praktik mengajar mereka Kata kunci: Understending by Design, Higher Oder Thinking Skills, Backward Design dan gamifikasi ABSTRACT Understanding by Design (UbD) is a strong framework for designing curriculum, learning and assessment that prioritizes deep understanding and transfer using a backward design model for learning. this article explores the theoretical foundations, principles, and practical applications that integrate gamification in educational contexts. Based on research at SMA Negeri 4 Kotamobagu, its relationship with higher order thinking skills, as well as its implications for learning practices. This article also investigates the impact of UbD on student learning outcomes and provides recommendations for educators who want to implement the Backward model of UbD that integrates gamification effectively into their teaching practice. Keywords: Understending by Design, Higher Level Thinking Skills, Backward Design and gamification
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM MATA PELAJARAN EKONOMI BISNIS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING Di SMK NEGERI 1 LOLAYAN TAHUN PELAJARAN 2023-2024 Damo, Tantri Madya; Taroreh, Johny; Makaliwe, Niny
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 1s (2024): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i1s.8713

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran Ekonomi Bisnis kelas X Melalui model problem based learning di SMK Negeri 1 Lolayan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus, dengan setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X yang berjumlah 26 orang siswa. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan wawancara, angket dan dokumenter.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan metode saintifik dapat meningkatkan pemahaman siswa kelas X pada bidang studi Ekonmi Bisnis di SMKN 1 Lolayan. Pemahaman siswa yang sebelum diterapkannya metode pendekatan saintifik belum memenuhi kriteria standar ketuntasan minimal (KKM) namun setelah diterapkan metode saintifik pemahaman siswa meningkat, terlihat pada peningkatan ketuntasan belajar pada setiap siklus yang di lalui. Penggunaan metode saintifik dapat meningkatkan pemahaman siswa pada mata pelajaran Ekonomi Bisnis. Hal tersebut dapat dilihat dari rata-rata nilai sebelum diterapkannya metode saintifik 75,9, banyaknya siswa yang mendapat nilai diatas 75 (KKM) adalah 8 dengan presentase 40%,. Dari hasil siklus I rata-rata nilai yang di peroleh 78,35, banyaknya siswa yang mendapat nilai diatas 75 (KKM) adalah 9 dengan presentase 45 %,dan dari hasil siklus II rata- rata nilai yang di peroleh 82,85, banyaknya siswa yang mendapat nilai diatas 75 (KKM) adalah 20 dengan presentase 100%, hasil observasi aktifitas guru 93.75 (Sangat Baik). Dengan demikian, pemahaman siswa dan hasil analisis lembar observasi pengamatan meningkat kearah yang lebih baik dengan penerapan metode saintifik dibandingkan dengan menggunakan metode ceramah. Kata kunci : Problem Based Learning, Minat Belajar ABSTRACK The aim of this research is to increase students' interest in learning in class X Business Economics subjects through a problem based learning model at SMK Negeri 1 Lolayan. This research is classroom action research (PTK). The research was carried out in three cycles, with each cycle consisting of planning, implementing actions, observing and reflecting. The research subjects were 26 class X students. Data sources come from teachers and students. Data collection techniques are interviews, questionnaires and documentaries. The results of the research show that learning using scientific methods can improve the understanding of class X students in the field of study of Business Economics at SMKN 1 Lolayan. Students' understanding before applying the scientific approach method did not meet the minimum completeness standard criteria (KKM), but after applying the scientific method, students' understanding increased, as seen in the increase in learning completeness in each cycle they went through. The use of scientific methods can improve students' understanding of Business Economics subjects. This can be seen from the average score before the application of the scientific method was 75.9, the number of students who got a score above 75 (KKM) was 8 with a percentage of 40%. From the results of cycle I the average score obtained was 78.35, the number of students who got a score above 75 (KKM) was 9 with a percentage of 45%, and from the results of cycle II the average score obtained was 82.85, the number of students those who got a score above 75 (KKM) were 20 with a percentage of 100%, the results of observing teacher activities were 93.75 (Very Good). Thus, students' understanding and the results of the analysis of observation observation sheets improve in a better direction by applying the scientific method compared to using the lecture method. Keywords: Problem Based Learning, Interest in Learning
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN MINAT PESERTA DIDIK PADA PELAJARAN EKONOMI MATERI AKUNTANSI KELAS XII SMA NEGERI 1 MANADO Taturu, Tineke; Wuisang, Jerry; Mambu, Brons
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 1s (2024): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i1s.8714

Abstract

ABSTRAK Kurangnya minat peserta didik pada mata pelajaran Ekonomi materi Akuntansi Tahap Pencatatan Akuntasi Perusahaan Dagang pada kelas XII SMA Negeri 1 Manado Tahun Pelajaran 2023/2024 maka Model Pembelajaran Problem Based Learning sebagai model pembelajaran yang diterapkan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Jenis penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan yaitu dengan dua siklus pembelajaran .Tiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII IPS 1 SMA Negeri 1 Manado Tahun Pelajaran 2023/2024 yang terdiri dari 36 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui asesmen Diagnotik,Foematif dan sumatif ,angket, dan dokumentasi, sedangkan instrumen penelitian yang digunakan adalah asesmen,angket dan portofolio . Analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis data deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Model Pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan Motivasi Belajar peserta didik pada pelajaran Ekonomi materi Akuntansi Tahap Pencatatan Akuntansi Perusahaan Dagang, terbukti dari nilai Asesmen Diagnostik,formatif dan Sumatif pada materi Akuntansi sebelum dilakukan tindakan adalah 69,36 dengan persentase ketercapaian KKM sebesar 40,91%, setelah dilakukan tindakan pada siklus I nilai rata-rata mengalami peningkatan sebesar 1,59 % menjadi 70,95 dengan persentase ketercapaian KKM sebesar 61,90%. Pada siklus II nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 93,86 dengan persentase atau mengalami peningkatan dari siklus I sebesar 22,91 % Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning dalam pembelajaran Ekonomi materi Akuntansi Tahap Pencatatan Akuntansi Perusahaan Dagang mendapatkan respon baik dari siswa kelas XII IPS 1 SMA Negeri 1 Manado. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Model Pembelajaran Problem Based Learning pada pembelajaran Ekonomi materi Tahap Pencatatan Akuntansi Perusahaan Dagang dapat meningkatkan minat peserta didik pada materi Akuntansi. Kata Kunci: Problem Based Learning, Minat Peserta Didik ABSTRACT The lack of student interest in the Economics subject, Accounting material, Trading Company Accounting Recording Stage in class The type of classroom action research carried out is two learning cycles. Each cycle consists of four stages, namely planning, action, observation and reflection. The subjects of this research were students of class XII IPS 1 SMA Negeri 1 Manado for the 2023/2024 academic year, consisting of 36 students. The data collection techniques used are through diagnostic, descriptive and summative assessments, questionnaires and documentation, while the research instruments used are assessments, questionnaires and portfolios. The data analysis used is quantitative descriptive data analysis techniques with percentages. The results of the research show that: The Problem Based Learning Model can increase students' Learning Motivation in Economics lessons, Accounting material, Trading Company Accounting Recording Stage, as evidenced by the Diagnostic, Formative and Summative Assessment scores on Accounting material before action is taken, which is 69.36 with the percentage of KKM achieved. amounting to 40.91%, after taking action in cycle I the average value increased by 1.59% to 70.95 with a KKM achievement percentage of 61.90%. In cycle II the average student score increased to 93.86 with a percentage or increase from cycle I of 22.91% The application of the Problem Based Learning Model in learning Economics material on Accounting in the Trading Company Accounting Recording Stage received a good response from class XII IPS 1 students at SMA Negeri 1 Manado. The results of this research indicate that the Problem Based Learning Model in Economics learning material at the Trading Company Accounting Recording Stage can increase students' interest in Accounting material. Keywords: Problem Based Learning, Student Interests
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA SUB MATERI KETENAGAKERJAAN PADA KELAS X I IPS SMA NEGERI 1 AIRMADIDI TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Takaonselang, Yetty; Oroh, Silfana; Taroreh, Johny; Lempas, Jetty D.
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 1s (2024): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i1s.8715

Abstract

ABSTRAK Banyak model pembelajaran diterapkan di sekolah-sekolah untuk mengatasi kejenuhan dan meningkatkan kualitas diri siswa. Model pembelajaran Kurikulum 2013 yang memiliki nama, ciri, sintak, pengaturan, dan budaya adalah discovery learning, project-based learning, problem-based learning, dan inquiry learning. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan model problem based learning pada sub materi inti masalah ekonomi/kelangkaan. Problem based learning (PBL) memiliki ciri-ciri seperti pembelajaran dimulai dengan pemberian masalah, masalah memiliki konteks dengan dunia nyata, siswa secara berkelompok aktif merumuskan masalah dan mengidentifikasi kesenjangan pengetahuan mereka, mempelajari dan mencari sendiri materi yang terkait dengan masalah dan melaporkan solusi dari masalah, sementara pendidik lebih banyak memfasilitasi. PBL terdiri atas lima fase, yaitu mengorientasikan peserta didik pada masalah, mengorganisasikan peserta didik untuk belajar, membantu penyelidikan mandiri dan kelompok, mengembangkan dan menyajikan artifak (hasil karya) dan memamerkannya, dan analisis dan evaluasi proses pemecahan masalah. Kata Kunci : Problem Based Learning, Hasil Belajar ABSTRACT Many learning models are applied in schools to overcome boredom and improve students' self-quality. The 2013 Curriculum learning models which have names, characteristics, syntax, settings and culture are discovery learning, project-based learning, problem-based learning and inquiry learning. This article aims to find out how to apply the problem based learning model to the core sub-material of economic problems/scarcity. Problem based learning (PBL) has characteristics such as learning begins with giving a problem, the problem has a context with the real world, students in groups actively formulate the problem and identify gaps in their knowledge, study and search for material related to the problem themselves and report solutions to the problem , while educators do more to facilitate. PBL consists of five phases, namely orienting students to the problem, organizing students to learn, assisting independent and group investigations, developing and presenting artifacts (work results) and exhibiting them, and analyzing and evaluating the problem solving process. Keywords: Problem Based Learning, Learning Outcomes
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DAN PROJECT BASED LEARNING SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS (HOTS) PADA MATA PELAJARAN PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN KELAS XII IPS SMA NEGERI 1 MOTOLING Sumangkut, Youla I. A.; Wuisang, Jerry; Kandori, Iwan
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 1s (2024): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i1s.8716

Abstract

ABSTRACK Before the action was implemented, the average score for Class XII students' Creative Products and Entrepreneurship lessons was 66.67. After taking action in cycle I, the average student critical thinking ability score was 72.89. Furthermore, in cycle II the average critical thinking ability of students increased, namely 89.48. Before the action was carried out, the average critical thinking ability of students was in the low category with a completion level of 44% out of 27 students. In cycle I, after taking action, students' critical thinking skills were still in the low category with a completion level of 56% out of 27 students. In cycle II, after carrying out further action as a result of reflection in cycle I, students' critical thinking abilities were in the medium category with a completion level of 93%, with a total of 25 students passing out of a total of 27 students. Keywords Keywords: Problem Based Learning Model, Project Based Learning, Critical Thinking Ability
PERAN KELOMPOK TANI DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS USAHA TANI PADI SAWAH DI DESA RANOIAPO Kairupan, Alin Juliana; Taroreh, Johny; Rattu, Febriyanti
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i1.8833

Abstract

  ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peranan kelompok tani dalam peningkatan produktivitas usaha tani padi seta apa saja hambatan kelompok tani dalam peningkatan produktivitas usaha tani padi sawah di Desa Ranoiapo. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan instrument penelitian seperti wawancara, adapun yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah Kelompok tani dan para Petani di Desa Ranoiapo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penting Peran kelompok tani di Desa Ranoiapo dapat tergambarkan dari produktivitas usaha tani yang meningkat, hadirnya kelompok tani juga dapat dijadikan sebagai mitra para petani untuk saling bertukar informasi dan belajar terkait pertanian, disisi lain terdapat beberapa hambatan yang dihadapi oleh kelompok tani seperti permasalahan pasokan pupuk dan benih yang sering terjadi yaitu kurangnya dan keterlambatan pasokan pupuk dan benih dari para mitra kelompok tani selain permasalaha pupuk dan benih modal juga menjadi masalah yang sering dihadapi oleh para petani. Kata Kunci: Peranan, Kelompok Tani, Produktivitas Usaha Tani.           ABSTRACT This research aims to find out the role of farmer groups in increasing the productivity of rice farming and what obstacles farmer groups have in increasing the productivity of rice farming in Ranoiapo Village. This research method uses qualitative methods with research instruments such as interviews. The objects of this research are farmer groups and farmers in Ranoiapo Village. The results of the research show that the important role of farmer groups in Ranoiapo Village can be illustrated by the increased productivity of farming businesses, the presence of farmer groups can also be used as partners for farmers to exchange information and learn related to agriculture, on the other hand there are several obstacles faced by farmer groups such as Fertilizer and seed supply problems that often occur, namely the lack and delay in the supply of fertilizer and seeds from farmer group partners, apart from capital fertilizer and seed problems, are also problems often faced by farmers. Keywords: Roles, Farmer Groups, Farming Business Productivity