cover
Contact Name
Iwan Kandori
Contact Email
iwankandori@unima.ac.id
Phone
+6281340426778
Journal Mail Official
literacyjpe@unima.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Ekonomi Fekon Universitas Negeri Manado . Jl. Kampus UNIMA,Tondano, Minahasa, Indonesia.
Location
Kab. minahasa,
Sulawesi utara
INDONESIA
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi
ISSN : -     EISSN : 27749185     DOI : https://doi.org/10.53682/10.53682
Core Subject : Economy, Education,
LITERACY - Jurnal Pendidikan Ekonomi [ISSN 2774-9185] adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Manado. Jurnal ini bertujuan untuk menyajikan artikel ilmiah dari hasil penelitian yang mencakup topik pembelajaran Pendidikan Ekonomi, Akuntansi, Manajemen & Bisnis, Administrasi Perkantoran, Usaha Mikro Kecil Menengah dan Koperasi yang berimplikasi untuk meningkatkan pendidikan dan pembelajaran Ekonomi. Jurnal ini terbit di bulan Juni dan Desember sejak tahun 2020.
Articles 525 Documents
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM MATA PELAJARAN EKONOMI MELALUI METODE PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA KELAS X SMAN 1 LOBBO TAHUN PELAJARAN 2023-2024 Usat, Rostina; Mamentu, Meike; Rawung, Moura F.
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 2s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i2s.8194

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan Peningkatan minat belajar peserta didik dalammata pelajaran ekonomimelalui metode Problem Based Learning (PBL) pada kelas X SMAN 1 Lobbo. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus.Pada Siklus 1 dan siklus 2 terdiri dari tahapan penelitian dibagi menjadi empat tahap: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi, kemudian dilanjutkan ke siklus berikutnya.dengan subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI pada mata pelajaran Ekonomi tahun pelajaran 2022 - 2023 yang berjumlah 36 orang. Tindakan pembelajaran pada siklus I mengenai materi Tindakan ekonomi,Motif ekonomi dan Prinsip ekonomi pada sub tema APBN. Tindakan pembelajaran pada siklus II mengenai materi Tindakan ekonomi,Motif ekonomi dan Prinsip ekonomi pada sub tema APBD. Data hasil pengamatan divalidasi melalui triangulasi sumber, yaitu data berasal dari siswa, pengamat (observer) dan peneliti sendiri. Pada siklus pertama persentase ketuntasan belajar siswa dari Prasiklus 54,75 pada siklus I meningkat menjadi 79,25 dan pada siklus II menjadi 88,25. Jumlah siswa yang tuntas belajar juga terjadi peningkatan dari prasiklus hanya ada 4 siswa pada siklus I sudah ada 7 siswa dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 11 siswa walaupun belum semua siswa tuntas belajar. Penguasaan materi dapat dikatakan meningkat karena dalam pembelajaran pertama sampai ketiga terjadi peningkatan dari siklus pertama hanya sebesar 33%, pada siklus kedua meningkat menjadi 58 % . Setelah siswa diberikan tambahan dengan mengerjakan latihan-latihan dan bimbingan guru pada siklus II meningkat menjadi 88,25,% dan setelah pembelajaran kedua siswa diberikan tambahan tugas dirumah siswa yang mampu menguasai materi pembelajaran meningkat menjadi 87,5%. Berdasarkan kenaikan perhitungan persentase tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan minat peserta didik terhadap mata pelajaran Ekonomi pada materi Tindakan ekonomi,Motif ekonomi dan Prinsip ekonomi hal tersebut di buktikan dengan kenaikan dari tiap siklus. Kata Kunci: Minat belajar, Pelajaran Ekonomi, Metode Problem Based Learning ABSTRACK This research aims to describe the increase in students' interest in learning in economics subjects through the Problem Based Learning (PBL) method in class X SMAN 1 Lobbo. This research was carried out in 2 cycles. Cycle 1 and cycle 2 consist of research stages which are divided into four stages: (1) planning, (2) implementation, (3) observation, and (4) reflection, then proceed to the next cycle. The research subjects were 36 class XI students in the Economics subject for the 2022 – 2023 academic year. Learning in cycle I concerns economic actions, economic motives and economic principles in the APBN sub-theme. Learning in cycle II is about economic actions, economic motives and economic principles in the APBD sub-theme. Observation data is validated through source triangulation, namely data originating from students, observers and researchers themselves. In cycle I, the percentage of student learning completion from the Pre-cycle was 54.75, in cycle I it increased to 79.25 and in cycle II it became 88.25. The number of students who completed their studies also increased from pre-cycle which only numbered 4 students, in cycle I there were 7 students and in cycle II it increased again to 11 students, although not all students had completed their studies. Mastery of the material can be said to have increased because in learning I to III there was an increase from cycle I of only 33%, in cycle II it increased to 58%. After students were given additional assignments by doing exercises and teacher guidance in cycle II it increased to 88.25% and after the second lesson students were given additional assignments at home. Students who were able to master the learning material increased to 87.5%. Based on the increase in the percentage calculation, it can be concluded that learning using the Problem Based Learning (PBL) method can increase students' interest in economic subjects in economic actions, economic motives and economic principles. This is proven by the increase in each cycle. Keywords: Interest in learning, Economics Lessons, Problem Based Learning Method
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA KELAS X SMAN 4 MANADO Masikome, Silvia I. S.; Kandori, Iwan; Oroh, Silvana
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 4 No. 2s (2023): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v4i2s.8196

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui peningkatan keaktifan dan peningkatan minat belajar peserta didik pada kelas X SMAN 4 Manado dalam pembelajaran ekonomi pada materi Sejarah uang dan lembaga keuangan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Metode Penelitian Tindakan Kelas. Tahapan penelitian dibagi menjadi empat tahap: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi, kemudian dilanjutkan ke siklus berikutnya.. Hubungan keempat komponen itu dipandang sebagai satu siklus. Penelitian dilakukan dalam 2 siklus. pada siklus I mengenai materi sejarah uang dan lembaga keuangan.Tindakan pembelajaran pada siklus II mengenai materi lembaga keuangan nonbank. Hasil evaluasi prasiklus menunjukkan siswa belum mencapai ketuntasan dalam belajar, yang disebabkan kurangnya pemahaman siswa terhadap materi keliling dan luas jajargenjang dan segitiga. Pada siklus II ini juga siswa yang telah mencapai ketuntasan telah mencapai 62,5% dengan nilai rata-rata kelas 79,25. Pada Penelitian tindakan kelas ini menunjukkan nilai rata-rata meningkat dari Prasiklus 54,75 pada siklus I meningkat menjadi 79,25 dan pada siklus II menjadi 88,25. Jumlah siswa yang tuntas belajar juga terjadi peningkatan dari prasiklus hanya ada 3 siswa pada siklus I sudah ada 25 siswa dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 36 siswa walaupun belum semua siswa tuntas belajar. Penguasaan materi dapat dikatakan meningkat karena dalam pembelajaran pertama sampai ketiga terjadi peningkatan dari siklus pertama hanya sebesar 7,5%, pada siklus kedua meningkat menjadi 62,5% . Setelah siswa diberikan tambahan dengan mengerjakan latihan-latihan dan bimbingan guru pada siklus II meningkat menjadi 62,% dan setelah pembelajaran kedua siswa diberikan tambahan tugas dirumah siswa yang mampu menguasai materi pembelajaran meningkat menjadi 87,5%. Berdasarkan kenaikan perhitungan persentase tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan minat peserta didik terhadap mata pelajaran Ekonomi pada materi sejarah uang dan lembaga keuangan hal tersebut di buktikan dengan kenaikan dari tiap siklus. Kata Kunci: Minat Belajar, Minat Belajar Peserta Didik, Pembelajaran Problem Based Learning ABSTRACT This research aims to determine the increase in activity and interest in learning of students in class X SMAN 4 Manado in economic learning on the history of money and financial institutions. This research was conducted using the Classroom Action Research Method. The research stages are divided into four stages: (1) planning, (2) implementation, (3) observation, and (4) reflection, then proceed to the next cycle. The relationship between the four components is seen as one cycle. The research was carried out in 2 cycles. in cycle I regarding material on the history of money and financial institutions. Learning actions in cycle II regarding material on non-bank financial institutions. The results of the pre-cycle evaluation show that students have not achieved completeness in learning, which is due to students' lack of understanding of the perimeter and area of parallelograms and triangles. In this second cycle, students who have achieved completeness have reached 62.5% with an average class score of 79.25. In this classroom action research, the average value increased from Pre-cycle 54.75 in cycle I to 79.25 and in cycle II to 88.25. The number of students who completed their studies also increased from pre-cycle, there were only 3 students, in cycle I there were already 25 students and in cycle II it increased again to 36 students although not all students have finished studying. Mastery of the material can be said to have increased because in the first to third lessons there was an increase from the first cycle of only 7.5%, in the second cycle it increased to 62.5%. After students were given additional work by doing exercises and teacher guidance in cycle II, it increased to 62.% and after the second lesson, students were given additional assignments at home. Students who were able to master the learning material increased to 87.5%. Based on the increase in the percentage calculation, it can be concluded that learning using the Problem Based Learning (PBL) model can increase students' interest in Economics subjects regarding the history of money and financial institutions. This is proven by the increase in each cycle. Keywords: Interest in Learning, Student Interest in Learning, Problem Based Learning
PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF TEKNIK BERTUKAR PASANGAN SISWA KELAS X PADA MATA PELAJARAN EKONOMI Ningsih, Ekawati; Rooroh, Agnes; Slat, Ferry; Taroreh, Jhony
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 1s (2024): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i1s.8673

Abstract

ABSTRAK Pendidikan IPS diharapkan dapat menjadi wahana bagi peserta didik untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar, serta prospek pengembangan lebih lanjut dalam menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari. Proses pembelajarannya menekankan pada pemberian pengalaman langsung untuk mengembangkan kompetensi agar menjelajahi dan memahami alam sekitar secara ilmiah. Pendidikan IPS diarahkan untuk inkuiri dan berbuat sehingga dapat membantu peserta didik untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang alam sekitar. Tujuan Penelitian ini adalah untuk Meningkatkan aktivitas belajar dengan Menggunakan Model Kooperatif Teknik Bertukar Pasangan Siswa Kelas X Mata Pelajaran Ekonomi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Penelitian Tindakan (action Research) yang terdiri dari 2 (dua) siklus, dan setiap siklus terdiri dari: Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan, dan refleksi. Penggunaan Model Kooperatif Teknik Bertukar Pasangan mampu meningkatkan aktivitas belajar siswa pada pembelajaran Ekonomi Kelas X SMAIT Harapan Bunda Manado yaitu pada siklus 1 sebesar 61,77 %, pada siklus 2 mengalami peningkatan sebesar 20,89 % menjadi 82,66 %. Penggunaan Model Kooperatif Teknik Bertukar Pasangan mampu meningkatkan kinerja guru pada pembelajaran Ekonomi Kelas X SMAIT Harapan Bunda Manado yaitu pada siklus 1 nilai rata-rata kinerja guru melaksanakan pembelajaran sebesar 3,39 dengan kategori baik dan pada siklus 2 nilai rata-rata mengalami peningkatan sebesar 8.75% menjadi 3,74 dengan kategori baik sekali. Kata Kunci : Aktivitas Belajar, Model Kooperatif Teknik Bertukar ABSTRACT It is hoped that social studies education can become a vehicle for students to learn about themselves and the natural world around them, as well as prospects for further development in applying it in everyday life. The learning process emphasizes providing direct experience to develop competencies to explore and understand the natural surroundings scientifically. Social studies education is directed at inquiry and action so that it can help students gain a deeper understanding of the natural environment. The aim of this research is to increase learning activities by using a cooperative model of pair swapping techniques for Class X students in economics subjects. The method used in this research is Action Research which consists of 2 (two) cycles, and each cycle consists of: Planning, Implementation, Observation and reflection. The use of the Cooperative Model of Partner Swapping Techniques was able to increase student learning activity in Class The use of the Cooperative Model of Partner Swapping Techniques is able to improve teacher performance in Class % to 3.74 in the very good category. Keywords: Learning Activities, Cooperative Model of Exchange Techniques
STRATEGI PEMBELAJARAN IPS MELALUI METODE KOOPERATIF (STUDI KASUS KELAS VII DI SMPN SATAP 8 SOJOL TAHUN PELAJARAN 2023/ 2024) ., Marlina; Kandori, Iwan; Rumbayan, Linda
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 1s (2024): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i1s.8674

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Proses perencanaan penerapan strategi pembelajaran IPS melalui metoda kooperatif multi level dalam meningkatkan prestasi hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran IPS di SMPN Satap 8 sojol (2) Pelaksanaan penerapan strategi pembelajaran IPS melalui metoda kooperatif multi level dalam meningkatkan prestasi hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran IPS di SMPN Satap 8 sojol (3) Hasil penilaian pembelajaran penerapan strategi pembelajaran IPS melalui metoda kooperatif multi level dalam meningkatkan prestasi hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran IPS di SMPN Satap 8 sojol (4) Kendala dalam penerapan strategi pembelajaran IPS melalui metoda kooperatif multi level dalam meningkatkan prestasi hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran IPS di SMPN Satap 8 sojol (5) Upaya yang ditempuh untuk mengatasi kendala- kendala dalam menerapkan strategi pembelajaran IPS melalui metoda kooperatif multi level dalam meningkatkan prestasi hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran IPS di SMPN Satap 8 sojol. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif. Teknik pengumpualan data yaitu dengan cara observasi, interview/wawancara dan dokumen. Adapun tahapan penelitian ini berupa level yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi, dan dilaksanakan tiga level. Hasil penelitian membuktikan bahwa strategi pembelajaran IPS melalui metoda kooperatif multi level dapat meningkatkan prestasi siswa dalam pelajaran IPS kelas VII SMPN Satap 8 sojol. Hasil observasi di lapangan menunjukkan bahwa dari tahap I, tahap II, dan tahap III tampak terjadi perubahan yang signifikan pada proses pembelajaran IPS. Hal ini dapat dibuktikan dengan perubahan nilai atau prestasi yang setiap level makin meningkat, ditambah siswa lebih aktif dan bersemangat dalam proses pembalajaran IPS. Kata Kunci: Model pembelajaran problem based learning, metoda kooperatif, Strategi Pembelajaran SOCIAL STUDIES LEARNING STRATEGY THROUGH COOPERATIVE METHODS (CASE STUDY CLASS VII AT SMPN SATAP 8 SOJOL ACADEMIC YEAR 2023/2024) ABSTRACT This research aims to determine (1) The planning process for implementing social studies learning strategies through multi-level cooperative methods in improving the learning outcomes of class VII students in social studies subjects at SMPN Satap 8 Sojol (2) Implementation of implementing social studies learning strategies through multi-level cooperative methods in improving the learning outcomes of class VII students in social studies subjects at SMPN Satap 8 sojol (3) Results of learning assessments implementing social studies learning strategies through multi-level cooperative methods in improving the learning outcomes of class VII students in social studies subjects at SMPN Satap 8 sojol (4 ) Obstacles in implementing social studies learning strategies through multi-level cooperative methods in improving the learning outcomes of class VII students in social studies subjects at SMPN Satap 8 Sojol (5) Efforts taken to overcome obstacles in implementing social studies learning strategies through multi-level cooperative methods in improving the learning achievement of class VII students in social studies subjects at SMPN Satap 8 Sojol. The method used in this research is qualitative research. Data collection techniques are by means of observation, interviews/interviews and documents. The stages of this research are levels which include planning, implementation, observation and reflection, and are carried out at three levels. The research results prove that the social studies learning strategy through multi-level cooperative methods can improve student achievement in class VII social studies at SMPN Satap 8 Sojol. The results of observations in the field show that from stage I, stage II, and stage III there appears to be a significant change in the social studies learning process. This can be proven by changes in grades or achievements which increase at each level, plus students are more active and enthusiastic in the social studies learning process. Keywords: Problem based learning model, cooperative method, learning strategy
PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU KELAS VIIB MELALUI METODE TEAMS GAMES TOURNAMENT Kada, Muslim; Kambey, Joseph; Lempas, Jetty D.
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 1s (2024): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i1s.8675

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS Terpadu kelas VIIB Melalui metode Team Games Tournament di SMP negeri 6 Tolitoli. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus, dengan setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XVIIB yang berjumlah 26 orang siswa. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan wawancara, angket dan dokumenter. Penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VIIB. Aktivitas belajar siswa meningkat sejak pelaksanaan siklus pertama sampai siklus ketiga. Hasil penelitian menunjukan bahwa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament dapat meningkatkan motivas belajar siswa kelas XVIIB SMP Negeri 6 Tolitoli pada mata pelajaran IPS Terpadu. Hal ini tergambar dari keterlaksanaan dari siklus I mencapai rata-rata sebesar 75,00 %, dan siklus II mencapai rata-rata sebesar 92,86 %. Kata Kunci: model pembelajaran Team Games Tournament, motivasi belajar. ABSTRACT The aim of this research is to increase students' learning motivation in the Integrated Social Sciences subject class VIIB through the Team Games Tournament method at SMP Negeri 6 Tolitoli. This research is classroom action research (PTK). The research was carried out in three cycles, with each cycle consisting of planning, implementing actions, observing and reflecting. The research subjects were 26 class XVIIB students. Data sources come from teachers and students. Data collection techniques are interviews, questionnaires and documentaries. This research is about the application of the Team Games Tournament type cooperative learning model which can increase the learning motivation of class VIIB students. Student learning activities increased from the implementation of the first cycle to the third cycle. The research results show that through the application of the Team Games Tournament type cooperative learning model, it can increase the learning motivation of class XVIIB students at SMP Negeri 6 Tolitoli in the Integrated Social Sciences subject. This is illustrated by the implementation of cycle I reaching an average of 75.00%, and cycle II reaching an average of 92.86%. Keywords: Team Games Tournament learning model, learning motivation.
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM MATA PELAJARAN EKONOMI MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA KELAS X SMAN 1 TOLITOLI UTARA TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Tiwow, Gilly; Adriati, .; Rooroh, Agnes
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 1s (2024): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i1s.8690

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan Peningkatan minat belajar peserta didik dalam mata pelajaran ekonomimelalui metode Problem Based Learning (PBL) pada kelas X SMAN 1 ToliToli Utara, Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus.Pada Siklus 1 dan siklus 2 terdiri dari tahapan penelitian dibagi menjadi empat tahap: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi, kemudian dilanjutkan ke siklus berikutnya.. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 8 Desember 2023 – 25 Januari 2024, di SMAN 1 Tolitoli Utara dengan subjek penelitian adalah peserta didik kelas X pada mata pelajaran Ekonomi tahun pelajaran 2023 - 2024 yang berjumlah 36 orang. Pada penelitian ini guru yang bertindak sebagai penulis mencoba menerapkan metode pembelajaran Problem Based Learning (PBL) melalui pelajaran ekonomi kelas X pada materi Permintaan dan Penawaran Penelitian tindakan kelas yang telah dilaksanakan terdiri dari 2 (siklus) siklus pertama terdiri dari dua observasi pembelajaran, masing- masing siklus terdiri dari 4 (empat) tahapan yakni perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Tindakan pembelajaran pada siklus I mengenai materi Permintaan dan Penawaran Tindakan pembelajaran pada siklus II mengenai materi Permintaan dan Penawara pada sub tema permintaan ,Teknik pengumpul data hasil belajar dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan Teknik tes dalam bentuk tes tertulis yang dilaksanakan pada akhir siklus 1 dan akhir siklus 2. Dan data hasil pengamatan dikumpulkan dengan teknik pengamatan (observasi). Observasi memungkinkan untuk mengetahui kesesuaian antara harapan dan kenyataan dari penelitian tindakan kelas. Observasi dilaksanakan secara komprehensif dalam kelas. Aspek-aspek dalam pengamatan meliputi: perilaku siswa waktu belajar, kegiatan diskusi siswa, partisipasi siswa dalam presentasi dan diskusi. Sehingga dapat diketahui secara jelas bagaimana aktifitas siswa selama proses pembelajaran. Validasi diperlukan agar diperoleh data yang valid. Pada penelitian ini data yang dikumpulkan adalah data hasil nilai ujian siklus I dan II dan data hasil pengamatan. Untuk mendapatkan data nilai ujian yang valid maka disusun kisi-kisi soal dan soal test. Data hasil pengamatan divalidasi melalui triangulasi sumber, yaitu data berasal dari siswa, pengamat (observer) dan peneliti sendiri. Pada siklus pertama persentase ketuntasan belajar siswa dari Prasiklus 54,75 pada siklus I meningkat menjadi 79,25 dan pada siklus II menjadi 88,25. Jumlah siswa yang tuntas belajar juga terjadi peningkatan dari prasiklus hanya ada 3 siswa pada siklus I sudah ada 25 siswa dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 36 siswa walaupun belum semua siswa tuntas belajar. Penguasaan materi dapat dikatakan meningkat karena dalam pembelajaran pertama sampai ketiga terjadi peningkatan dari siklus pertama hanya sebesar 7,5%, pada siklus kedua meningkat menjadi 62,5% . Setelah siswa diberikan tambahan dengan mengerjakan latihan-latihan dan bimbingan guru pada siklus II meningkat menjadi 62,% dan setelah pembelajaran kedua siswa diberikan tambahan tugas dirumah siswa yang mampu menguasai materi pembelajaran meningkat menjadi 87,5%. Berdasarkan kenaikan perhitungan persentase tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan minat peserta didik terhadap mata pelajaran Ekonomi pada materi Permintaan dan Penawaran hal tersebut di buktikan dengan kenaikan dari tiap siklus.1 Kata Kunci : Minat Belajar, Model Problem Based Learning, SMAN 1 Toli-Toli Utara ABSTRACT This research aims to describe increasing students' interest in learning in economics subjects through the Problem Based Learning (PBL) method in class : (1) planning, (2) implementation, (3) observation, and (4) reflection, then proceed to the next cycle. This research was carried out on December 8 2023 – January 25 2024, at SMAN 1 North Tolitoli with research subjects are class X students in the Economics subject for the 2023 - 2024 academic year, totaling 36 people. In this research, the teacher who acts as the author tries to apply the Problem Based Learning (PBL) learning method through class Each cycle consists of 4 (four) stages, namely planning, implementation, observation and reflection. Learning actions in cycle I regarding Demand and Supply materialLearning actions in cycle II regarding the material Requests and Offers in the sub-theme requests. Techniques for collecting data on learning outcomes in this research were collected using test techniques in the form of written tests which were carried out at the end of cycle 1 and the end of cycle 2. And data from observations were collected using techniques observation (observation). Observation makes it possible to determine the correspondence between expectations and reality from classroom action research. Observations are carried out comprehensively in class. Aspects in observation include: student behavior while studying, student discussion activities, student participation in presentations and discussions. So it can be clearly seen how students' activities are during the learning process. Validation is needed to obtain valid data. In this study, the data collected were data from test scores from cycles I and II and data from observations. To obtain valid test score data, a grid of questions and test questions is arranged. Observation data is validated through source triangulation, namely data comes from students, observers and researchers themselves. In the first cycle, the percentage of students' learning completeness from Pre-cycle was 54.75, in the first cycle it increased to 79.25 and in the second cycle it became 88.25. The number of students who completed their studies also increased from pre-cycle, there were only 3 students, in cycle I there were already 25 students and in cycle II it increased again to 36 students, although not all students had completed their studies. Mastery of the material can be said to have increased because in the first to third lessons there was an increase from the first cycle of only 7.5%, in the second cycle it increased to 62.5%. After students were given additional work by doing exercises and teacher guidance in cycle II, it increased to 62.% and after the second lesson, students were given additional assignments at home. Students who were able to master the learning material increased to 87.5%. Based on the increase in the percentage calculation, it can be concluded that learning using the Problem Based Learning (PBL) method can increase students' interest in Economics subjects in the Supply and Demand material. This is proven by the increase in each cycle.1 Keywords: Interest in Learning, Problem Based Learning Model, SMAN 1 Toli-Toli Utara
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X B DI SMA NEGERI 3 POSO PADA PEMBELAJARAN PERMINTAAN DAN PENAWARAN MELALUI TUTOR SEBAYA Petrawati, .; Winerungan, Robert; Slat, Ferry
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 1s (2024): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i1s.8691

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran ekonomi dengan melalui “tutor sebaya” pada siswa kelas X B yang berjumlah 35 siswa, terdiri dari 14 peserta didik laki-laki dan 21 peserta didik perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui model dengan urutan : penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah meningkatnya hasil belajar siswa pada pembelajaran ekonomi. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan persentase hasil belajar peserta didik dari siklus I ke siklus 2. Pada siklus 1 jumlah siswa yang mencapai KKM adalah 66% atau 24 siswa, meningkat 20% pada siklus 2 menjadi 86% atau 31 peserta didik. Berdasarkan indikator keberhasilan penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan Tutor sebaya ini dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran ekonomi dikelas X B SMA Negeri 3 Poso. Kata Kunci: ekonomi, hasil belajar, tutor sebaya. ABSTRACT This research aims to improve learning outcomes in economics subjects through "peer tutoring" for class X B students totaling 35 students, consisting of 14 male students and 21 female students. Data collection techniques use observation, tests and documentation. The data analysis technique is carried out through a model in the sequence: data presentation and conclusion drawing. The results of this research are an increase in student learning outcomes in economics learning. This can be seen from the increase in the percentage of student learning outcomes from cycle I to cycle 2. In cycle 1 the number of students who reached the KKM was 66% or 24 students, increasing 20% in cycle 2 to 86% or 31 students. student. Based on the research success indicators, it can be concluded that learning with peer tutors can improve learning outcomes in economics subjects in class X B of SMA Negeri 3 Poso. Keywords: economics, learning outcomes, peer tutoring.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MATERI KETERKAITAN HUBUNGAN KEGIATAN EKONOMI DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN MANUSIA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA SISWA KELAS VIII SMP KRISTEN BAITANI LAPANGAN Rawung, Aneke; Wuisang, Jerry; Sakul, Amelda; Tiwow, Gilly
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 1s (2024): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i1s.8692

Abstract

ABSTRAK Sebelum dilaksanakan tindakan nilai rata- rata pelajaran IPS siswa kelas VIII adalah 66,67. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I nilai hasil belajar siswa rata-ratanya adalah 72,89. Selanjutnya pada siklus II rata-rata hasil belajar siswa menjadi meningkat yaitu 89,48. Sebelum dilakukan tindakan kategori rata-rata hasil belajar siswa berada pada kategori rendah dengan tingkat ketuntasan 44 % dari 27 siswa. Pada siklus I setelah dilakukan tindakan hasil belajar siswa masih berada pada kategori rendah dengan tingkat ketuntasan 56 % dari 27 siswa. Pada siklus II setelah dilaksanakan tindakan lebih lanjut sebagai hasil refleksi siklus I hasil belajar siswa berada pada kategori sedang dengan tingkat ketuntasan 93 %, dengan jumlah kelulusan 25 siswa dari total jumlah 27 siswa. Kata Kunci: Kewirausahaan, Kreatif, Pembelajaran ABSTRACT Before the action was implemented, the average social studies score for class VIII students was 66.67. After taking action in cycle I, the average student learning outcome value was 72.89. Furthermore, in cycle II the average student learning outcomes increased, namely 89.48. Before the action was carried out, the average student learning outcomes were in the low category with a completion level of 44% from 27 students. In the first cycle, after taking action, student learning outcomes were still in the low category with a completion level of 56% for 27 students. In cycle II, after carrying out further action as a result of reflection in cycle I, student learning outcomes were in the medium category with a completion rate of 93%, with 25 students graduating out of a total of 27 students. Keywords: Entrepreneurship, Creative, Learning
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PENGERTIAN EKONOMI MENURUT PARA AHLI KELAS IX SMP NURUL IHSAN TOLITOLI Kusuma Dewi, Anita; Wuisang, Jerry; Manongko, Allen Ch. Manongko
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 1s (2024): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i1s.8693

Abstract

ABSTRAK Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Apakah penerapan model pembelajaran Project Based Learning hasil belajar siswa pada materi pengertian ekonomi menurut para ahli pada kelas IX SMP Nurul Ihsan Tolitoli. Tujuan dari penelitian ini secara umum untuk menjelaskan pengaruh model terhadap hasil belajar siswa pada materi pengertian ekonomi menurut para ahli di kelas IX SMP Nurul Ihsan Tolitoli. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitiannya adalah siswa-siswi kelas IX SMP Nurul Ihsan Tolitoli yang aktif pada semester ganjil Tahun Ajaran 2023-2024 dengan jumlah siswa 22 orang yang terdiri dari 11 orang siswa laki-laki dan 11 orang siswa perempuan. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari segi proses yang berkaitan dengan pelaksanaan perbaikan berdasarkan model pembelajaran Project Based Learning aktifitas guru pada siklus 1 pertemuan 1 dan 2 adalah 45% dan 55% dengan data hasil belajar siswa 42% dan 58%. Sedangkan pada siklus 2 terlihat peningkatan yang signifikan pada observasi guru pertemuan 1 dan 2 adalah 70% dan 85%, sedangkan hasil belajar siswa meningkat menjadi 83% dan 88% dengan nilai rata mencapai 78,8. Kata Kunci: Model Pembelajaran Project Based Learning, Hasil Belajar Siswa ABSTRACT The formulation of the problem in this research is "Is the application of the Project Based Learning learning model student learning outcomes in economic understanding material according to experts in class IX of Nurul Ihsan Tolitoli Middle School. The general aim of this research is to explain the influence of the model on student learning outcomes in economic understanding material according to experts in class IX of Nurul Ihsan Tolitoli Middle School. The type of research is classroom action research with the research subjects being class IX students at Nurul Ihsan Tolitoli Middle School who are active in the odd semester of the 2023-2024 academic year with a total of 22 students consisting of 11 male students and 11 female students. This research was conducted in 2 cycles. The results of the research show that in terms of processes related to implementing improvements based on the Project Based Learning learning model, teacher activity in cycle 1, meetings 1 and 2 was 45% and 55% with student learning outcomes data being 42% and 58%. Meanwhile, in cycle 2, there was a significant increase in teacher observations at meetings 1 and 2, namely 70% and 85%, while student learning outcomes increased to 83% and 88% with an average score of 78.8. Keywords: Project Based Learning Model, Student Learning Outcomes
PENINGKATAN HASIL BELAJAR TENTANG MATERI KEBUTUHAN MANUSIA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PESERTA DIDIK KELAS VII SMPN 3 DONDO Asdir, .; Rooroh, Agnes; Slat, Ferry; Tamboto, Henry J.
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 5 No. 1s (2024): Special Isuee
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpeunima.v5i1s.8694

Abstract

Abstrak Penelitian ini berjudul: “Peningkatan Hasil Belajar tentang Materi kebutuhan manusia dengan Menggunakan Model Problem Based Learning ( PBL) Peserta didik Kelas VII SMPN 3 Dondo”. Tujuan Penelitian ini adalah untuk Meningkatkan Hasil Belajar kebutuhan manusia dengan Menggunakan Model Problem Based Learning ( PBL) Peserta didik Kelas VII SMPN 3 Dondo Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Penelitian Tindakan (action Research) yang terdiri dari 2 (dua) siklus, dan setiap siklus terdiri dari: Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan, dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian tindakan bahwa Model Problem Based Learning ( PBL ) dapat Meningkatkan Hasil Belajar kebutuhan manusia dengan Menggunakan Model Problem Based Learning ( PBL) Peserta didik Kelas VII SMPN 3 Dondo Selanjutnya peneliti merekomendasikan: (1) Bagi Guru yang mendapatan kesulitan yang sama dapat menerapkan Problem Based Learning ( PBL ) untuk meningkatkan Hasil Belajar. (2) Agar mendapatkan hasil yang maksimal maka dihaharapkan guru lebih membuat Pembelajaran pada model Problem Based Learning ( PBL ) yang lebih menarik dan bervariasi. Kata Kunci : Hasil Belajar, Problem Based Learning, SMPN 3 Dondo Abstract This research is entitled: "Improving Learning Outcomes regarding Human Needs Material Using the Problem Based Learning (PBL) Model for Class VII Students of SMPN 3 Dondo". The aim of this research is to improve learning outcomes for human needs by using the Problem Based Learning (PBL) model for Class VII students at SMPN 3 Dondo. The method used in this research is action research, which consists of 2 (two) cycles, and each The cycle consists of: Planning, Implementation, Observation, and reflection. Based on the results of action research, the Problem Based Learning (PBL) model can improve learning outcomes for human needs by using the Problem Based Learning (PBL) model for Class VII students at SMPN 3 Dondo Furthermore, the researcher recommends: (1) Teachers who experience the same difficulties can apply Problem Based Learning (PBL) to improve learning outcomes. (2) In order to get maximum results, teachers are expected to make learning using the Problem Based Learning (PBL) model more interesting and varied. Keywords: Learning Outcomes, Problem Based Learning, SMPN 3 Dondo