cover
Contact Name
Muhammad Azhar
Contact Email
m.azhar030390@gmail.com
Phone
+6281342482951
Journal Mail Official
jurnalagrisistem@gmail.com
Editorial Address
Jl. Malino Km. 7 Romanglompoa Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa , Sulawesi Selatan (92171)
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Agrisistem
ISSN : 18584330     EISSN : 27764362     DOI : https://doi.org/10.52625/j-agr
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agrisistem merupakan jurnal yang memuat publikasi hasil-hasil penelitian di bidang pertanian secara makro dan peternakan secara mikro. Bidang pertanian meliputi Agronomi, Agroteknologi, Ilmu Tanah, Hortikultura, Hama dan Penyakit, Perkebunan, dan Teknologi Hasil Pertanian. Bidang Peternakan meliputi Budidaya Ternak, Nutrisi Ternak, Bioteknologi Peternakan dan Teknologi Hasil Peternakan. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun (Juni dan Desember) oleh Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa.
Articles 189 Documents
INOVASI TEKNOLOGI INTEGRASI KAKAO-KAMBING PADA MODEL BIOINDUSTRI KAKAO TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI BUAH KAKAO DI KABUPATEN MAMAUJU: An Innovation of Cocoa-Goat Integration Technology in Cocoa Bio-Industry Model for Increasing Cocoa Fruit Production in Mamuju Regency K. Indrayana; Nini Kusrini; Muh. Ricky
Jurnal Agrisistem Vol. 17 No. 2 (2021): Jurnal Agrisistem
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr.v17i2.205

Abstract

Kakao merupakan komoditas unggulan daerah Sulawesi Barat, dan salah sentra penghasil kakao terbesar di Indonesia. Untuk mendapatkan model bioindustri yang baik, maka dirakit komponen-komponen dalam sistem integrasi antara kakao dengan ternak kambing. Hasil kegiatan yaitu Jumlah kelompok tani yang terlibat dalam kegiatan sebanyak 3 (tiga) kelompok dengan jumlah anggota petani sebanyak 27 orang. Tingkat pendidikan rata-rata dari SD – SMA dengan umur rata-rata 41,63 tahu. Lahan kakao anggota kelompok yang termasuk dalam kegiatan bioindustri seluas 35,25 ha dengan rata-rata kepemilikan 1,33 ha setiap anggota., 2) Pengelolaan kakao oleh anggota kelompok tani telah memproduksi atau menghasilkan biji kering kakao sebesar 38.092 kg dengan tingkat nilai penerimaan sebesar Rp. 1.142.760.000,- sedangkan pengelolaan ternak kambing oleh anggota kelompok tani telah memproduksi atau menghasilkan sebanyak 287 ekor dengan tingkat penerimaan dari hasil penjualan ternak sebesar Rp. 104.833.333,-.
KAJIAN POLA TANAM GANDA BERBASIS JAGUNG PADA LAHAN SAWAH TADAH HUJAN DI KABUPATEN GOWA PROVINSI SULAWESI SELATAN: Study of Multiple Planting Patterns of Corn on Rainfed Fields in Gowa Regency, South Sulawesi Amir Amir; Sarintang Sarintang; Amiruddin Syam; Syahruddin Syahruddin; Kawati Kawati
Jurnal Agrisistem Vol. 17 No. 2 (2021): Jurnal Agrisistem
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr.v17i2.206

Abstract

Sulawesi Selatan memiliki lahan sawah tadah hujan seluas 228.605 ha sebagai potensi pengembangan jagung. Peningkatan produksi jagung pada lahan sawah tadah hujan dapat dilakukan melalui pola strip cropping dan pola monokultur. Strip cropping ialah menanam dua atau lebih jenis tanaman secara serentak pada lahan yang sama dalam luasan petak yang sama atau hampir sama antara tanaman utama dengan tanaman kedua dalam waktu satu tahun. Pola tanam ganda yang dikaji adalah jagung strip cropping kacang tanah, jagung strip cropping kacang hijau, jagung strip cropping kedele dan jagung strip cropping ubi jalar. Kelayakan penerapan sistem tanam strip cropping dapat dilihat dari nilai Nisbah Kesetaraan Lahan (NKL) lebih dari 1 (satu) berarti menguntungkan. Jagung strip cropping kacang tanah memiliki nilai NKL tertinggi yaitu 1,38 dan jagung strip croping kacang hijau memiliki NKL terendah yaitu 0,75. Tujuan pengkajian untuk melihat pengaruh pola tanam ganda berbasis jagung terhadap produksi jagung strip cropping dan jagung monokultur, serta nilai Nisbah Kesetaraan Lahan pola monokultur dan pola strip cropping.
RESPONS TANAMAN SAWI (Brassica juncea L.) TERHADAP PEMBERIAN PLANT GROWTH PROMOTING RHIZOBACTERIA (PGPR) AKAR ALANG-ALANG: Response of Mustard Plants (Brassica juncea L.) to Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) of Reeds Plant Dahlan Dahlan; Ummu Aimanah; Lipebri Lipebri
Jurnal Agrisistem Vol. 17 No. 2 (2021): Jurnal Agrisistem
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr.v17i2.207

Abstract

Kajian ini bertujuan mengetahui respon penggunaan tanaman sawi terhadap pemberian PGPR akar alang-alang dan untuk mengetahui respons petani terkait pembuatan dan pengaplikasian PGPR akar alang-alang. Kajian di laksanakan di Lahan Kelompok Tani Bakung II Kelurahan Samata Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa dan kegiatan penyuluhan pertanian di laksanakan di Kelurahan Samata Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa. Metode kajian disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan sehingga diperoleh 16 plot. Hasil analisis dengan menggunakan uji F menunjukkan respons tanaman sawi terhadap pemberian PGPR akar alang-alang pada kaji widya yang dilakukan terlihat pada perlakuan minggu ke 2 menunjukan perbedaan yang nyata. Jumlah daun tidak memberikan pengaruh yang nyata. Berat basah produksi terbaik pada P3 98,56 gram. Respons petani terhadap penyuluhan teknologi pemberian PGPR akar alang-alang adalah meningkatkan pengetahuan 39,74 %, sikap 38,22 % dan keterampilan 46,66 %. Dengan Efektivitas Kegiatan Penyuluhan berada pada kategori Cukup Efektif.
PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR SIRIH DAN GAMAL (SIRGAM PLUS) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TERUNG UNGU (Solanum melongena L.): The Effect of Betel and Gamal Liquid Organic Fertilizer on The Growth and Production of Purple Eggplant (Solanum melongena L.) Nur Aisyah; Dahlan Dahlan; Abd. Azis H.; Rachmat Rachmat
Jurnal Agrisistem Vol. 17 No. 2 (2021): Jurnal Agrisistem
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr.v17i2.209

Abstract

Pupuk organik cair adalah larutan yang berasal dari sisa pembusukan bahan-bahan organik yang berasal dari sisa tanaman, kotoran hewan yang kandungan unsur haranya lebih dari satu unsur. Tujuan dari kaji widya ini adalah untuk mengetahui pengaruh aplikasi pupuk organik cair sirih dan gamal terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman terung ungu (Solanum melongena L.). Metode kajian ini dilaksanakan di lahan Anggota Kelompok Tani Borong, Kelurahan Romang Lompoa, Kacamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa pada bulan Maret sampai Juni 2021. Kajian dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan, sehingga didapatkan 12 jumlah plot perlakuan yaitu P0 (tanpa pemberian/kontrol), P1 (0,2 l/Ha /300 ml/Liter air/petak), P2 (0,4 l/Ha / 600 m/Liter air/petak) dan P3 (6 l/Ha setara dengan 900 ml/Liter air/petak). Hasil kaji widya menunjukkan bahwa: Respons petani pada aplikasi pupuk organik cair sirih dan gamal terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman terung ungu (Solanum melongena L) terbaik adalah perlakuan (P3) dengan dosis 900 ml/Liter air/petak.
Pengaruh Spray Herbal Dari Daun Kelor (Moringa Oleifera Lam) Dan Daun Sirih (Piper Betle Linn) Terhadap Penyembuhan Luka Sayat Ayam Kampung Muhammad Taufik; Syarifah Nurul Waqiah; Hartina Beddu
Jurnal Agrisistem Vol. 17 No. 2 (2021): Jurnal Agrisistem
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr.v17i2.214

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengetahui respons peternak terhadap penggunaan spray herbal dari daun kelor dan daun sirih pada penyembuhan luka sayat ayam kampung. Kajian ini dilaksanakan pada bulan April 2021, bertempat di Kelurahan Attangsalo, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep. Metode kajian ini dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan jumlah ternak 36 ekor ayam kampung dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan, masing-masing ulangan terdiri dari 3 ekor ayam. Setiap sampel rancangan percobaan yang digunakan pada kajian ini yaitu P0 (tanpa perlakuan spray herbal daun kelor dan daun sirih), P1 (50 ml spray herbal daun kelor dan 10 ml daun sirih), P2 (50 ml spray herbal daun kelor dan 20 ml daun sirih), P3 (50 ml spray herbal daun kelor dan 30 ml daun sirih). Variable yang diamati adalah pengukuran panjang luka, waktu penyembuhan luka dan waktu pengeringan luka. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa spray herbal dari daun kelor (M. oleifera L) dan daun sirih (P. betle L) dapat mempengaruhi penyembuhan luka sayat pada ayam kampung, dari 4 perlakuan yang paling berpengaruh ada pada P3 dengan konsentrasi 50 ml spray herbal daun kelor dan 30 ml daun sirih.
PENAMPILAN DAN PRODUKSI PADI LADANG LOKAL VARIETAS 100 MALAM: Appearance and Production of 100 Night Variety Local Rice Apresus Sinaga; Sostenes Konyep; Steven Witman; Igit Atang Sunante
Jurnal Agrisistem Vol. 17 No. 2 (2021): Jurnal Agrisistem
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr.v17i2.216

Abstract

Padi gogo merupakan tanaman yang mempunyai kelebihan secara agrosistem dan produksi padi gogo dapat meningkatkan penambahan produktivitas padi secara nasional. Kegiatan dilaksanakan di Kampung Mandrat, Distrik Warmare, Kabupaten Manokwari, Papua Barat pada bulan Oktober 2020 - bulan Maret 2021. Komponen agronomi yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah anakan, panjang malai, jumlah gabah, jumlah gabah berisi dan berat gabah. Data pengamatan dianalisis menggunakan analisis korelasi untuk menduga hubungan keeratan antar karakter kuantitatif. Untuk melihat besarnya pengaruh masing-masing faktor tinggi tanaman, jumlah anakan, panjang malai, jumlah gabah, dan jumlah gabah berisi terhadap berat gabah digunakan analisis regresi berganda dengan fasilitas automatic linear modeling. Hasil kegiatan menunjukkan Rata-rata tinggi tanaman padi lokal varietas 100 malam sebesar 154,2 cm dan rata-rata berat gabah per malai sebesar 1,29 gr. Hasil analisis korelasi, terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel tinggi tanaman dan gabah berisi terhadap berat gabah. Hasil analisis regresi antar komponen menunjukkan terdapat hubungan yang sangat signifikan positif antara jumlah gabah (R = 0,84**) dan jumlah gabah berisi (R = 0,99**) terhadap berat gabah padi.
Kualitas Fisik dan Mikrobiologi Telur Ayam Ras dengan Perlakuan Perendaman Infusa Daun Kersen (Muntingia calabura L.): Physical Quality and Microbiology of Eggs with Cherry Leaf (Muntingia calabura L.) Infusion Treatment Triana, Andi; Taufik, Muhammad; Zulkarnain, Zhintia Clarissa; Maruddin, Fatma
Jurnal Agrisistem Vol. 18 No. 1 (2022): Jurnal Agrisistem
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr.v18i1.217

Abstract

Penyimpanan telur yang terlalu lama akan mengakibatkan penurunan kualitas telur seperti kualitas fisik dan mikrobiologis telur. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas telur ayam ras setelah direndam dengan infusa daun kersen pada konsentrasi tertentu. Kajian dilaksanakan Laboratorium Kesehatan Hewan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa. Metode kajian disusun berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan dimana setiap ulangan terdiri dari 5 butir telur ayam ras yang diambil dari peternakan ayam petelur Polbangtan Gowa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berpengaruh nyata pada kualitas fisik yaitu diameter albumen, pada uji organoleptik yang berpengaruh nyata yaitu bau dan warna, sedangkan hasil uji mikrobilogi yang baik yaitu 3,61 pada konsentrasi 20% atau perlakuan P2 dimana jumlah mikrobanya yaitu 1,3 x 103 sampai 3,6 x 103. Dari semua konsentrasi perlakuan P2 atau perendaman telur dengan infusa daun kersen 20% memiliki nilai yang lebih unggul.
Efek Perendaman Infusa Daun Kemangi (Ocinum sanctum) terhadap Sifat Fisik dan Kimiawi Daging Sapi: The Effect of Soaking Basil Leaves (Ocinum sanctum) Infusion on The Physical and Chemical Properties of Beef Taufik, Muhammad; Triana, Andi; A. Taufik, Alfikati Riska; Maruddin, Fatma
Jurnal Agrisistem Vol. 18 No. 1 (2022): Jurnal Agrisistem
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr.v18i1.218

Abstract

Penelitian ini dilakukan agar dapat mengetahui efek perendaman infusa daun kemangi terhadap sifat fisik daging sapi. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan, setiap unit percobaan terdiri dari 100 gram daging sapi. Langkah kerja penelitian ini ada beberapa tahap yaitu mulai dari tahap pembuatan infusa daun kemangi, tahap perendaman daging, penyimpanan daging, sampai dengan tahap pengujian daging. Sifat fisik daging sapi yang diujikan ada 5 parameter yaitu Daya Putus Daging (DPD), Susut Masak, Daya Ikat Air (DIA), Ketengikan (TBA), pH daging sapi. Berdasarkan hasil analisis ragam mampu memberikan pengaruh nyata terhadap susut masak dan ketengikan/TBA (P<0,05). Nilai susut masak menurun setelah diberikan perlakuan (P1, P2 dan P3) dibanding dengan P0. Daging yang memiliki susut masak rendah mempunyai kualitas daging yang baik karena nutrisi gizi yang hilang lebih sedikit, maka dapat disimpulkan bahwa pemberian konsentrasi infusa daun kemangi memberikan pengaruh nyata dan memberikan pengaruh nyata pada ketengikan/TBA yang menunjukkan bahwa P0 berbeda nyata dengan P1, P1 berbeda nyata dengan P2, P2 juga berbeda nyata terhadap P3, hal ini menunjukkan bahwa infusa daun kemangi mampu mengurangi oksadasi asam lemak yang terkandung pada daging sapi sehingga mengurangi ketengikan.
Pengaruh Pembumbunan terhadap Hasil Produksi dan Pendapatan Petani Jagung (Studi Kasus di Desa Ganjuh Kecamatan Pino Kabupaten Bengkulu Selatan): The Effect of Hoarding on Corn Farmers' Production and Income (Case Study in Ganjuh Village, Pino District, South Bengkulu Regency) Hidayat, Taufik; Emanuel, Emanuel; Firison, J.; Ishak, A.; Fauzi, E.; Kusnadi, H.
Jurnal Agrisistem Vol. 18 No. 1 (2022): Jurnal Agrisistem
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr.v18i1.219

Abstract

Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu jenis tanaman pangan yang penting sebagai sumber karbohidrat selain padi dan gandum. Upaya untuk meningkatkan produksi yang tinggi selain dengan pemberian pupuk berimbang adalah dengan cara pembumbunan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produksi jagung dengan penerapan teknologi pembumbunan dan analisis pendapatan usahatani serta kelayakan usahatani petani jagung. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Ganjuh Kecamatan Pino Kabupaten Bengkulu Selatan dari Bulan Juli sampai Bulan Desember 2021 pada lahan milik petani dengan luasan 0,2 ha. Pengumpulan data berupa data primer dan sekunder dilakukan dengan mengambil data ubinan dan pencatatan data input dan data output selama penelitian. Data hasil produksi dianalisis secara deskriptif, sementara pendapatan dan kelayakan usaha tani menggunakan R/C Ratio. Hasil produksi jagung dengan perlakuan pembumbunan lebih tinggi 33 kg dibanding hasil produksi tanpa pembumbunan yaitu 660 kg atau 6,6 ton/ha. Hasil analisis terhadap pendapatan petani jagung dengan penerapan teknologi pembumbunan jika dikonversikan dalam produktivitas usahatani jagung perhetar sebesar Rp. 19.675.000,-/ha/musim dengan harga jual Rp.5.000/kg. Hasil analisis kelayakan usahatani berdasarkan R/C Ratio 1,50 dan B/C Ratio 0,75. Sementara untuk pendapatan petani jagung yang tanpa melakukan pembumbunan lebih tinggi, yakni sebesar 1.350.200,- dengan RC Ratio 1,76 dan BC Ratio 0,76. Berdasarkan nilai RC Ratio lebih besar dari satu (R/C > 1), maka usahatani dengan penerapan pembumbunan dan tanpa pembumbunan layak diusahakan
Produktivitas Padi Varietas Unggul Baru Inpari 30 dan Inpari 48 pada Lahan Sawah Irigasi dengan Cekaman Abiotik pH Rendah Maintang, Maintang; Kallo, Repelita; Satna, Andi; Nurlaila, Nurlaila
Jurnal Agrisistem Vol. 18 No. 1 (2022): Jurnal Agrisistem
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr.v18i1.222

Abstract

Program mendukung peningkatan produksi padi terus diupayakan, diantaranya penggunaan varietasungguldan peningkatan produktivitas lahan. Kajian bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil dua Varietas Unggul Baru (VUB) pada lahan sawah irigasi pH masam dengan penambahan kompos dan kapur pertanian. Kajian dilaksanakan di KelurahanTellumpanua Kecamatan Tanete Rilau Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, dariApril sampai Juli 2021, menggunakan rancangan acak kelompok dengan lima ulangan. Dua varietas unggul baru padi sebagai perlakuan yaitu : Inpari 30 dan Inpari 48. Setiap varietas ditanam pada lima lahan milik petani dan merupakan petakan alami. Pengamatan dilakukan terhadap pertumbuhan, komponen hasil dan hasil (t/ha). Data dianalisis sidik ragam dan DMRT pada taraf 5%. Hasil kajian menunjukkanpenambahan kompos 1 ton/ha dan kaptan 500 kg/ha meningkatkan pertumbuhan dan produksi VUB padi Inpari 30 dan Inpari 48 dengan produksi masing masing 7,9 t/ha dan 8,1 t/ha GKP. Produktivitas yang dicapai meningkat 64.5-68.7 % dari produksi yang dicapai dengan teknologi petani (tampa penambahan kapur dan kompos) yakni hanya 4,8 t/ha GKP. Kedua varietas tersebut disukai oleh petani dengan alasan sesuai dengan agroekosistem setempat dan memiliki potensi hasil yang tinggi.