cover
Contact Name
Muhammad ikram
Contact Email
muhammad.ikram@uncp.ac.id
Phone
+6282140018810
Journal Mail Official
muhammad.ikram@uncp.ac.id
Editorial Address
Jalan Bumi 18 Blok A No. 1 Bumi Permata Hijau, Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika
ISSN : 27769984     EISSN : 27769704     DOI : 10.51574/kognitif
Tujuan dari jurnal ini adalah untuk mempublikasikan penelitian berkualitas tinggi di bidang pendidikan matematika yang berkaitan dengan Higher Order Thinking Skills (HOTS) termasuk berpikir kritis, berpikir kreatif, penalaran matematis, pemahaman matematis, dll. Kami juga meneima riset tentang pembelajaran dan pengajaran matematika di semua level, baik dalam pembelajaran formal maupun informal.
Articles 561 Documents
Analisis Pemecahan Masalah Pecahan Ditinjau dari Kemampuan Matematis Peserta Didik Yuliawan, Sendri Anandya; Kartinah, Kartinah; Sukini, Sukini
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): January - March 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i1.1277

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah dapat melatih kemampuan peserta didik dalam menyelesaikan permasalahan sehari-hari, khususnya pecahan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan peserta didik dalam memecahkan masalah pecahan. Kami menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan tiga subjek kelas V yang dikategorikan memiliki kemampuan tinggi, satu subjek kemampuan sedang dan satu subjek mewakili rendah. Data yang dikumpulkan menggunakan instrumen soal HOTS dan wawancara. Untuk memastikan keabsahan data, kami menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada kecenderungan subjek kemampuan tinggi dan sedang menghasilkan solusi yang tepat dibandingkan dengan subjek kemampuan rendah. Kami mencatat bahawa subjek kemampuan rendah masih kesulitan dalam merencanakan penyelesaian.
Analisis Proses Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Metakognitif-Diskursif Menggunakan Sistem Kategori Napu, Timotius Woda; Lubur, Dorothea Novia Ludo; Nambers, Dominikus Savio
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): January - March 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i1.1285

Abstract

Pendekatan Metakognitif-Diskursif menggunakan sistem kategori memberikan dampak signifikan pada peningkatan pemahaman siswa, pengembangan keterampilan metakognitif, serta meningkatkan interaksi dan diskusi yang produktif dalam pembelajaran matematika. Penelitian bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran matematika dengan pendekatan metakognitif-diskursif menggunakan sistem kategori. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan 18 siswa kelas VIII A SMPK St. Paulus karuni yang mengikuti pembelajaran matematika dengan pendekatan metakognitif-diskursif. Kami menggunakan instrumen berupa lintasan belajar, buku kerja siswa dan lembar catatan harian. Data yang dikumpulkan dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, hingga penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas metakognitif lebih dominan dilakukan antara siswa dengan siswa sendiri tanpa dibantu oleh guru. Proses pembelajaran ini juga tidak terdapat aktivitas diskursif negatif. Sebaliknya guru membangun budaya diskursif yang berdampak signifikan bagi siswa sehingga siswa terlibat dalam diskusi diantara mereka sendiri. Hasil analisis sistem kategori juga menunjukkan bahwa sebagian besar aktivitas belajar didominasi oleh siswa.
Analisis Proses Pembelajaran Matematika dengan Menggunakan Sistem Kategori Aktivitas Metakognitif-Diskursif Moza, Florida; Cohors-Fresenborg, Elmar; Rato, Elsiani Ana; Bulu, Sesilia Irmaya; Bida, Albina A. L.; Ate, Stefanus Mario Sangu Ate
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): January - March 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i1.1295

Abstract

Subjek penelitian ini adalah Siswa kelas VII SMPK St Paulus Karuni, yang diajarkan sesuai dengan konsep yang sama sekali baru untuk sekolah di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur. Subjek yang kedua adalah guru yang mengajar telah dilatih secara khusus untuk pelajaran ini. Penelitian ini memberikan informasi tentang bagaimana murid-murid beradaptasi dengan metode pengajaran baru ini. Untuk tujuan ini, peneliti mengklasifikasikan setiap ucapan siswa atau guru menggunakan sistem kategorisasi sehubungan dengan aktivitas metakognitif dan diskursif yang dipraktikkan di dalamnya dan menjustifikasi setiap klasifikasi (Cohors-Fresenborg & Nowińska, 2021). Klasifikasi tersebut disingkat dengan kode. Garis pancaran yang dihasilkan kemudian memvisualisasikan jalannya pelajaran. Untuk setiap ucapan, kita dapat menemukan kode klasifikasi. Tujuan dari reorientasi budaya pengajaran ini adalah agar siswa aktif secara metakognitif di dalam kelas atas inisiatif mereka sendiri, menyumbangkan banyak ide dan komentar, sementara guru hanya sebagai fasilitator. Oleh karena itu, budaya mengajar yang baru ini sangat jauh berbeda dengan apa yang digambarkan oleh Sembiring et al. (2008). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendokumentasikan seberapa cepat dan dengan cara apa siswa memenuhi persyaratan baru ini dengan dukungan guru. Diharapkan dengan menganalisis aktivitas metakognitif-diskursif secara rinci, penelitian ini akan memberikan petunjuk tentang bagaimana kepekaan terhadap proses pengajaran dapat dicapai dalam pelatihan guru. Hasil penelitian adalah melalui budaya diskursif tersebut dapat membuat siswa tertib dalam berdiskusi, lebih mandiri dan proaktif. Sedangkan penggunaan aktivitas metakognitif dapat melatih siswa untuk memiliki kemampuan metakognitif.
Analisis Kemampuan Siswa dalam Menyelesaikan Materi Pecahan Senilai dengan Menggunakan Lembar Kerja Peserta Didik Cordia, Grassiana Misseri; Talo, Yohana Anggreni; Moza, Florida; Lende, Trimurti Elvin
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): January - March 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i1.1297

Abstract

Pembelajaran matematika pada jenjang sekolah dasar seringkali menjadi pembelajaran yang sangat menakutkan bagi siswa, khususnya pada masalah pecahan, dimana siswa kesulitan dalam mengubah bentuk pecahan yang senilai dan menunjukkan bagian dari pecahan.Siswa belum dibiasakan untuk melatih cara berpikir yang berbeda terhadap suatu bentuk pecahan. Misalnya dari ketiga bidang datar tersebut siswa diminta untuk mengarsir 2/6 bagian. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan siswa menyelesaikan materi pecahan senilai dengan menggunakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Kami menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan siswa kelas V SDK Kabonu Tana. Data dikumpulkan melalui observasi, tes dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Soal tes yang diberikan mewakili bentuk latihan yang terdapat pada lembar kerja peserta didik (LKPD). Soal tes dianalisis menggunakan indikator kemampuan pemecahan masalah berdasarkan Polya. Peneliti juga melakukan pembelajaran sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran yang telah dirancang dalam modul ajar yang dilengkapi dengan LKPD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika menggunakan LKPD dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada materi pecahan senilai.
Analisis Jawaban Siswa dalam Menyelesaikan Operasi Bilangan Pecahan melalui Penerapan Pendekatan Metakognitif-Diskursif Rato, Elsiani Ana; Moza, Florida; Ratu, Meriana; Cordia, Grassiana Misseri
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): January - March 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i1.1322

Abstract

Operasi bilangan bentuk pecahan merupakan salah satu topik yang menyulitkan bagi siswa dalam menyelesaikan operasi penjumlahan, pengurangan dan operasi campuran. Penelititian ini bertujuan untuk megetahui efek dari penerapan pendekatan metakognitif-diskursif menggunakan bahan ajar yang telah didesain oleh ahli matematika didaktik dan telah diujicobakan dibeberapa sekolah. Penelitian dilakukan dalam 3 fase yaitu fase reparasi dan desain, fase eksperimen pembelajaran dan fase analisis retrospektif. Subjek yang berpartisipasi dalam penelitian ini sebanyak 23 siswa kelas VII SPK St. Paulus Karuni. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui tes tertulis dan dokumentasi. Instumen yang digunakan berupa soal tes operasi bilangan pecahan. Data yang diperoleh dianalisis melalui 3 tahapan yaitu mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan penerapan pendekatan metakognitif-diskursif siswa memberikan dampak yang signifikan dimana siswa mampu: (1) menjumlahkan dan mengurangkan bilangan bentuk pecahan, (2) menyelesaikan operasi campuran bilangan bentuk pecahan, (3) belajar menerapkan teorema yang tepat untuk menyelesaikan operasi bilangan bentuk pecahan.
Implementasi Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Etnomatematika Rumah Adat dan Batu Kubur Sumba pada Materi Bangun Datar untuk Siswa Sekolah Dasar Talo, Yohana Anggreni; Cordia, Grassiana Misseri; Rato, Elsiani Ana; Roka, Ita Purnamasari D.
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): January - March 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i1.1336

Abstract

Penelitian implementasi Lembar Kerja Peserta Didik berbasis etnomatematika rumah adat dan batu kubur Sumba pada materi bangun datar bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran; 2) mendeskripsikan aktifitas peserta didik, mendeskripsikan rata-rata hasil latihan penggunaan LKPD berbasis etnomatematika; 3) mendeskripsikan respon peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian pre-eskperimental dengan rancangan One-Shoot Case Study Design yang tidak menggunakan kelas kontrol. Target penelitian ini adalah siswa-siswi sekolah dasar kelas IVA dan IVB SDK Bali Loura dengan jumlah 53 orang siswa. Penelitian terdiri dari 2 tahap, yaitu tahap persiapaan dan tahap pelaksanaan. Tahap persiapan dilaksanakan pada bulan November 2023 sampai bulan Januari 2024, sedangkan tahap pelaksanaan pada bulan Februari 2024. Penelitin ini untuk mengukur keterlaksanaan pembelajaran, aktivitas peserta didik, rata-rata latihan penggunaan LKPD berbasis etnomatematika, dan respon peserta didik. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan metode observasi, metode tes dan metode kuisioner. Sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) keterlaksanaan pembelajaran memperoleh persentase sebesar 100% dengan kategori sangat baik; 2) aktivitas peserta didik memperoleh persentase sebesar 95,74% dengan kategori sangat baik. Sedangkan rata-rata latihan menggunakan LKPD berbasis etnomatematika sebesar 95,84 dengan kategori sangat baik; 3) respon peserta didik memperoleh persentase sebesar 95% dengan kategori sangat baik.
Implementasi Penggunaan Media Interaktif Phet Colorado dalam Pembelajaran Pecahan pada Siswa Sekolah Dasar Listiyoningrum, Wiwit; Roshayanti, Fenny; Widayati, Ligar; Zuhri, Muhammad Saifuddin
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): January - March 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i1.1337

Abstract

Penggunaan teknologi dalam pembelajaran matematika merupakan salah satu aspek penting yang mendukung peningkatan pemahaman konsep siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pemanfaatan simulasi PhET Colorado dalam memberikan pemahaman terhadap materi pecahan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas IV di SDN Tambakrejo 01. Instrumen yang digunakan meliputi tes awal pretest untuk mengukur pemahaman awal siswa tentang materi pecahan, intervensi menggunakan PhET Colorado dalam pembelajaran, dan tes akhir untuk mengukur pemahaman siswa setelah menggunakan PhET Colorado. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan metode statistik. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan yang signifikan pada pemahaman konsep pecahan siswa yang menggunakan PhET Colorado dibandingkan dengan pengajaran secara klasikal. Kami menekankan pada pentingnya integrasi teknologi dalam pembelajaran matematika untuk mencapai pemahaman yang lebih baik dan menjadi panduan bagi guru dalam mengembangkan metode pembelajaran yang lebih inovatif dan interaktif, khususnya pada materi pecahan.
Analisis kesalahan Jawaban Siswa Kelas VIIA pada Materi Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Bulat yang Menggunakan Konsep Debet dan Kredit di SMPK St. Paulus Karuni Lepa, Yosefina; Moza, Florida; Bulu, Marlince Sridorce
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2024): April - June 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i2.1339

Abstract

Dalam penyelesaian soal matematika, sering terjadi kekeliruan dan kesulitan dalam memecahkan masalah yang berkaitan dengan konsep matematika sehingga dalam penelitian ini bertujuan untuk menemukan bentuk-bentuk kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal-soal yang berkaitan dengan materi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat serta mencari faktor yang menyebabkan siswa melakukan kesalahan. Jenis penelitian yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIA SMPK St. Paulus Karuni yang berjumlah 15 orang. Metode pengumpulan data berupa hasil tes. Teknik analisis data yang digunakan yaitu (1) reduksi data (data reduction), (2) paparan data (data display), dan (3) penarikan kesimpulan dan verifikasi (conclusion drawing/verifying). Hasil penelitian menunjukkan kesalahan yang dilakukan oleh siswa: (1) Kesalahan memahami (2) Kesalahan membaca (3) Kesalahan penulisan (4) Kesalahan proses
Eksplorasi Etnomatematika Konsep Geometri Datar dan Ruang pada Pakaian Adat Suku Dayak Kenyah Abbas, Abdul Basir; Muhtadin, Achmad; Jalung, Krismarlina
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): January - March 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i1.1343

Abstract

Etnomatematika hadir untuk menjembatani antara matematika dan budaya khususnya dalam pembelajaran matematika yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran matematika kontekstual. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep geometri datar dan ruang yang terdapat pada pakaian Adat Suku Dayak Kenyah. Tempat penelitian di Desa Pampang Kota Samarinda Kalimantan Timur. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Subjek dalam penelitian ini adalah pakaian adat dan aksisoris suku dayak kenyah, sedangkan objek dalam penelitian ini adalah konsep geometri datar dan ruang pada bentuk dan motif pakaian adat suku dayak kenyah. Data dikumpulkan melalui Studi literatur mengenai pakaian adat suku dayak kenyah observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh lalu dianalisis dan dikelompokkan sesuai dengan konsep geometri datar dan ruang Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pakaian adat suku dayak Kenyah Desa Pampang terdapat konsep geometri datar dan ruang, meliputi (1) garis sejajar pada Baheng; (2) Persegi pada Tabit; (3) persegi panjang pada Tabit, Kelempit, dan Ta’a; (4) Segitiga Siku-siku pada Tabit dan Kelempit; (5) Segitiga Sama kaki pada Besunung; (6) Trapesium Sama Kaki pada Besunung, Tabit, dan Kelempit; (7) Belah Ketupat pada Kelempit, Seleng, dan Anting; (8) Lingkaran pada Kelempit, Sapai, Tapung, Sabau, dan Seleng; (9) Prisma Segitiga pada Kelempit; dan (10) Tabung pada Baheng.
Analisis Pemahaman Relasional Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Matematika: Studi pada Siswa Menengah Kejuruan Milati, Mifatul; Winarti, Atik
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): January - March 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i1.1346

Abstract

Pemahaman relasional penting dimiliki siswa karena mereka harus menghubungkan pengetahuan baru dalam memecahkan masalah matematika sertmengidentifikasi hubungan antar topik yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman relasional siswa dalam menyelesaikan masalah matematika. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan melibatkan delapan siswa kelas X Sekolah Menengah Kejuruan. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan soal matematika, wawancara dan rekaman audio kepada dua orang siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pada tahap memahami masalah, siswa dapat menulis dan menjelaskan masalah serta mengetahui alasan menggunakannya; (2) pada tahap merencanakan penyelesaian, siswa dapat mengetahui, memilih dan menggunakan strategi yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah yang diberikan dan mengetahui alasan penggunaan strategi tersebut, namun salah satu subjek belum mampu merencanakan dengan baik sehingga akan dilakukan pada tahap selanjutnya; (3) pada tahap melaksanakan rencana, siswa dapat mengenali relevansi materi dengan permasalahan yang diberikan, mampu menggunakan sifat-sifat, simbol, rumus atau kaidah yang berkaitan dengan permasalahan yang diberikandan menjelaskan permasalahan dan kaidah dalam menyelesaikan masalah; (4) pada tahap mengecek kembali, siswa dapat memeriksa kebenaran hasil soal yang diberikan dan menghasilkan jawaban yang benar.