Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika
Tujuan dari jurnal ini adalah untuk mempublikasikan penelitian berkualitas tinggi di bidang pendidikan matematika yang berkaitan dengan Higher Order Thinking Skills (HOTS) termasuk berpikir kritis, berpikir kreatif, penalaran matematis, pemahaman matematis, dll. Kami juga meneima riset tentang pembelajaran dan pengajaran matematika di semua level, baik dalam pembelajaran formal maupun informal.
Articles
561 Documents
Penerapan Strategi Prediction Guide dalam Pembelajaran Kooperatif untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa
Nana Harlina Haruna;
Marilyn Lasarus
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 2 (2023): Juli - Desember 2023
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/kognitif.v3i2.1193
Kurikulum Merdeka memberikan keleluasaan kepada guru untuk menciptakan pembelajaran berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan dan lingkungan belajar siswa. Oleh karena itu, guru harus memperhatikan strategi belajar mengajar agar tercipta situasi belajar yang efektif dan efisien, salah satunya adalah melalui penerapan strategi Prediction Guide dalam pembelajaran kooperatif. Penelitian ini bertujuan adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar matematika siswa melalui penerapan strategi Prediction Guide dalam pembelajaran kooperatif. Kami menggunakan metode pre-experimental dengan melibatkan 30 siswa kelas VIII di MTs DDI Gusung Makassar. Melalui desain Pre-test and Post-test Group kami melihat sejauh mana peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan metode tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar matematika siswa setelah diajar melalui strategi prediction guide dalam pembelajaran kooperatif lebih besar dibandingkan dengan sebelum diajar melalui strategi prediction guide dalam pembelajaran kooperatif. Hal ini menunjukkan bahwa strategi prediction guide dalam pembelajaran kooperatif efektif gunakan untuk meningkatkan hasil belajar matematika.
Eksplorasi Etnomatematika pada Konsep Segitiga dalam Rumah Adat Bugis-Makassar
Melania Laukum;
Rosmiati Rosmiati;
Maria Erfiani Sedia;
Khadijah Khadijah;
Alfiah Nurfadhilah AM Hindi
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): Januari - Juni 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/kognitif.v4i1.1194
Tuntutan kurikulum dan unsur budaya dalam kurikulum Merdeka Belajar menjadi suatu hal penting yang dapat menyadarkan siswa akan jati dirinya dan kaitannya dengan hal yang sedang mereka pelajari.. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengeksplorasi etnomatematika konsep segitiga dalam rumat adat Bugis-Makassar. Teknik pengumpulan data dengan triangulasi metode yaitu dengan observasi, studi literatur, dan wawancara ahli budaya. Wawancara yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan pedoman wawancara dengan indikator aspek budaya dan konsep segitiga dan etnomatematika. Data dianalisis berdasarkan hasil observasi, penelusuran studi literatur dan hasil wawancara, dengan mengaitkan keseluruhan data dengan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bangunan rumah adat Bugis-Makassar mengandung unsur matematika (segitiga) dengan tipenya mencakup: (1) Saoraja (bugis) Ballak Lompoa (Makassar), yaitu sebuah bangunan istana bangsawan, yang memiliki tangga dengan alas bertingkat di bagian bawah dengan atap di atas sapana.; (2) Sao pitik (Bugis) Teratak (Makassar), bentuknya agak kecil dan berletak dua serta tidak menggunakan sapana; (3) Bola (bugis), Ballak (Makassar), rumah masyarakat pada umumnya bagi orang Bugis Makassar. Implikasi dari etnomatematika nampak pada konsep ruas garis dalam bangun datar segitiga, digunakan masyarakat adat sebagai bagian dari desain atap rumah adat dan menjadi simbol tingkatan strata sosial dalam masyarakat.
Deskripsi Pemahaman Matematis Siswa Berdasarkan Gaya Kognitif pada Materi Segi-Empat
Asmaun Asmaun
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): Januari - Juni 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/kognitif.v4i1.1195
Pemahaman matematis merupakan aspek yang penting diamati dengan meninjau gaya kognitif siswa dalam menyelesaikan masalah matematis. Oleh karena itu, penelitian ini berujuan untuk menskripsikan pemahaman matematis siswa berdasarkan gaya kognitif, khususnya pada materi segi-empat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif, Subjek penelitian terdiri dari empat siswa kelas VIII.1 MTsN 1 Kota Makassar. Hasil pembelajaran terhadap konsep 4 sisi adalah: siswa yang memiliki gaya kognitif field-independent mampu mencapai 5 indikator dengan baik dari 6 indikator. Umumnya, siswa yang tidak bergantung pada bidang memahami konsep dengan mempertimbangkan sifat-sifat setiap bentuk 4 sisi; Hal ini menyebabkan mampu mencapai 4 dari 5 indikator pemahaman prinsip yang telah ditentukan. Siswa yang bersifat fieldman pada umumnya memahami cara menggunakan dan menghubungkan prinsip-prinsip benda bersisi 4, namun kurang terampil dalam proses aljabar. Namun, indikator yang bergantung pada lapangan belum berhasil mencapai 6 indikator yang ditentukan; hanya dengan melihat bentuknya secara utuh siswa dapat memahami konsep benda bersisi 4. Namun untuk prinsip pemahaman 4 sisi, siswa hampir tidak mencapai 5 indikator yang ditentukan. Siswa memahami secara umum prinsip 4 sisi terbatas pada prinsip penggunaan suatu benda bersisi 4 tertentu. Dalam hal ini siswa belum cukup terampil dalam memahami hubungan antar benda, apalagi tidak dapat menggunakan prinsip tersebut untuk memecahkan masalah.
Keefektifan Pembelajaran Missouri Mathematics Project dengan Pendekatan Problem Solving terhadap Kemandirian Belajar
Baharuddin Baharuddin;
Khadijah Khadijah;
Masni Masni
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): Januari - Juni 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/kognitif.v4i1.1196
Penyelidikan tentang pembelajaran Missouri Mathematics Project yang diintegrasikan dengan pendekatan Problem Solving belum menjadi fokus perhatian dari penelitian sebelumnya dalam mengembangkan kemandirian belajar siswa. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pembelajaran Missouri Mathematics Project dengan menggunakan pendekatan Problem Solving pada kemandirian belajar siswa sehingga dapat diketahui tingkat keefektifan model tersebut. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimen dengan melibatkan seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Marioriawa sebagai populasi. Kami memilih dua kelas dengan teknik cluster random sampling dan didasarkan pada pertimbangan kemampuan siswa diasumsikan homogen. Data dikumpulkan melalui observasi dan angket. Data dianalisis secara deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Missouri Mathematics Project dengan pendekatan Problem Solving efektif terhadap kemandirian belajar. Akan tetapi, untuk kemandirian, pembelajaran Missouri Mathematics Project kurang memberikan dampak tanpa menggunakan pendekatan Problem Solving.
Kemampuan Literasi Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Pisa Konten Change And Relationship
Kadek Dwi Purnama Putra;
Kadek Adi Wibawa;
Putu Suarniti Noviantari
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): Januari - Juni 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/kognitif.v4i1.1211
Kemampuan literasi matematika di Indonesia merujuk pada hasil tes PISA (Programme for International Student Assesment) yang diselenggarakan oleh OECD (Organization for Economic Cooperation and Development) tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan selama 22 tahun, yaitu sejak tahun 2000 hingga 2022. Skor PISA Indonesia 2022 menurun meskipun secara peringkat mengalami kenaikan.Penurunan skor PISA Indonesia diduga lantaran ketertinggalan pembelajaran atau learning loss akibat pandemic Covid-19 yang dinilai jauh lebih rendah dari rata-rata global. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan literasi siswa didalam menyelesaikan soal PISA konten change dan relationship kelas VIII.10 di SMP Negeri 4 Denpasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah 4 orang siswa kelas VIII 10 SMP Negeri 4 Denpasar. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan tes tertulis dengan soal yang diadaptasi dari PISA, dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian mengenai kemampuan literasi matematika siswa kelas VIII.10 SMP Negeri Denpasar pada soal nomor 1 sebanyak 82%, soal nomor 2 sebanyak 74%, soal nomor 3 sebanyak 78%, soal nomor 4 sebanyak 60,5%, dan nomor 5 sebanyak 34%. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa kemampuan literasi matematika siswa lebih banyak berada pada soal 1 dan 3 dengan perolehan 82% dan 78%. Untuk meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa, sebaiknya guru lebih banyak memberikan soal kontekstual serta menjalin komunikasi yang lebih baik kepada siswa. Selain itu, siswa juga sebaiknya melatih diri dengan menjawab soal-soal kontekstual dan lebih percaya diri serta berani untuk mengutarakan pendapatnya mengenai kesulitan yang dialami dalam pembelajaran matematika.
Pemahaman Konsep Matematika Siswa MTs dalam Model Discovery Learning Berbantuan Aplikasi Quizizz
Thesa Kandaga
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): Januari - Juni 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/kognitif.v4i1.1221
Penyebab rendahnya pemahaman konsep siswa adalah minimnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah melalui penerapan model discovery learning berbantuan aplikasi quizizz. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang diajar melalui model discovery learning berbantuan aplikasi quizizz dengan siswa yang diajarkan melalui model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian non-equivalent control grup design. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII F MTs Negeri 2 Ciamis yang berjumlah 30 orang pada kelas eksperimen dan siswa kelas VIII D MTs Negeri 2 Ciamis yang berjumlah 30 orang pada kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar tes kemampuan pemahaman konsep matematis berupa 7 soal berbentuk uraian. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistika deskriptif dan inferensial dengan uji perbedaan dua rerata (uji-t). hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang diajarkan melalui model discovery learning berbantuan aplikasi quizizz lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang diajar melalui model pembelajaran konvensional.
Penalaran Deduktif Mahasiswa dalam Membuktikan Sifat Tertutup Operasi Perkalian pada Himpunan Bilangan Rasional
Puguh Darmawan;
Barep Yohanes
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): Januari - Juni 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/kognitif.v4i1.1259
Sifat tertutup pada operasi perkalian bilangan real memiliki imbas terhadap pembuktian sifat tertutup pada perkalian bilangan rasional. Masalah yang dialami mahasiswa dalam pembuktian tidak akan terjadi jika pengajar atau mahasiswa mengetahui aspek atau langkah dalam melakukan penalaran dalam pembuktian. Pentingnya kemampuan penalaran mahasiswa maka tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penalaran deduktif mahasiswa dalam membuktikan sifat tertutup operasi perkalian pada himpunan bilangan rasional. Kami melibatkan 30 mahasiswa pendidikan matematika, dua diantaranya kami wawancarai untuk memperdalam temuan penelitian. Data penelitian dikumpulkan dengan melakukan pembelajaran yang melibatkan proses penalaran dalam pembuktian sifat tertutup operasi perkalian pada bilangan rasional. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan metode triangulasi data dari hasil pembuktian subjek dan juga hasil wawancara. kami menemukan bahwa terdapat subjek penelitian yang dapat menyimpulkan dengan jelas dan kurang jelas. Kejelasan dalam pembuktian hanya dibedakan pada akhir kesimpulan dalam pembuktian yang dijelaskan secara rinci. Kesimpulan penelitian yang diperoleh bahwa penalaran deduktif dilakukan dengan tahapan pemanfaatan data, aturan matematika, dan penarikan kesimpulan
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa
Fitri Yani Purba;
Waminton Rajagukguk
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): Januari - Juni 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/kognitif.v4i1.1276
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share terhdap kemampuan komunikasi matematis siswa pada pokok bahasan relasi dan fungsi di kelas VIII SMP Negeri 7 Medan. Jenis penelitian yang dipergunakan yakni quasi eksperiment dengan mempergunakan dua kelas sebagai kelas eksperimen serta kelas control dengan desain penelitian pretest -posttest control group design. Sampel pada penelitian ini yakni kelas VIII-1 sebagai kelas eksperimen (menggunakan model pembelajaran think pair share) dan kelas VIII-2 sebagai kelas kontrol (menggunakan model pembelajaran konvensional) dan dilaksanakan pada bulan oktober 2023 di SMP Negeri 7 Medan. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian soal posttest dalam bentuk uraian. Data hasil tes dianalisis menggunakan pengujian t-test. Dari hasil analisis diperoleh hasil uji t diperoleh nilai thitung (6,351) > ttabel (1,97777) maka H0 ditolak dan Ha diterima, dari hasil uji nilai sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima,yang berarti ada perbedaan yang signifikan antara ratra-rata hasil posttest kelas eksperimen dengan kelas control dengan artian bahwa model pembelajaran kooperatif tipe think pair share memiliki pengaruh terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa pada pokok bahasan relasi dan fungsi.
Analisis Pemecahan Masalah Pecahan Ditinjau dari Kemampuan Matematis Peserta Didik
Sendri Anandya Yuliawan;
Kartinah Kartinah;
Sukini Sukini
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): Januari - Juni 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/kognitif.v4i1.1277
Kemampuan pemecahan masalah dapat melatih kemampuan peserta didik dalam menyelesaikan permasalahan sehari-hari, khususnya pecahan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan peserta didik dalam memecahkan masalah pecahan. Kami menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan tiga subjek kelas V yang dikategorikan memiliki kemampuan tinggi, satu subjek kemampuan sedang dan satu subjek mewakili rendah. Data yang dikumpulkan menggunakan instrumen soal HOTS dan wawancara. Untuk memastikan keabsahan data, kami menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada kecenderungan subjek kemampuan tinggi dan sedang menghasilkan solusi yang tepat dibandingkan dengan subjek kemampuan rendah. Kami mencatat bahawa subjek kemampuan rendah masih kesulitan dalam merencanakan penyelesaian.
Analisis Proses Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Metakognitif-Diskursif Menggunakan Sistem Kategori
Timotius Woda Napu;
Dorothea Novia Ludo Lubur;
Dominikus Savio Nambers
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): Januari - Juni 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/kognitif.v4i1.1285
Pendekatan Metakognitif-Diskursif menggunakan sistem kategori memberikan dampak signifikan pada peningkatan pemahaman siswa, pengembangan keterampilan metakognitif, serta meningkatkan interaksi dan diskusi yang produktif dalam pembelajaran matematika. Penelitian bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran matematika dengan pendekatan metakognitif-diskursif menggunakan sistem kategori. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan 18 siswa kelas VIII A SMPK St. Paulus karuni yang mengikuti pembelajaran matematika dengan pendekatan metakognitif-diskursif. Kami menggunakan instrumen berupa lintasan belajar, buku kerja siswa dan lembar catatan harian. Data yang dikumpulkan dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, hingga penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas metakognitif lebih dominan dilakukan antara siswa dengan siswa sendiri tanpa dibantu oleh guru. Proses pembelajaran ini juga tidak terdapat aktivitas diskursif negatif. Sebaliknya guru membangun budaya diskursif yang berdampak signifikan bagi siswa sehingga siswa terlibat dalam diskusi diantara mereka sendiri. Hasil analisis sistem kategori juga menunjukkan bahwa sebagian besar aktivitas belajar didominasi oleh siswa.