cover
Contact Name
Muhammad ikram
Contact Email
muhammad.ikram@uncp.ac.id
Phone
+6282140018810
Journal Mail Official
muhammad.ikram@uncp.ac.id
Editorial Address
Jalan Bumi 18 Blok A No. 1 Bumi Permata Hijau, Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika
ISSN : 27769984     EISSN : 27769704     DOI : 10.51574/kognitif
Tujuan dari jurnal ini adalah untuk mempublikasikan penelitian berkualitas tinggi di bidang pendidikan matematika yang berkaitan dengan Higher Order Thinking Skills (HOTS) termasuk berpikir kritis, berpikir kreatif, penalaran matematis, pemahaman matematis, dll. Kami juga meneima riset tentang pembelajaran dan pengajaran matematika di semua level, baik dalam pembelajaran formal maupun informal.
Articles 561 Documents
Interaksi Default-Intervionist (DI) Siswa Sekolah Dasar dalam Memecahkan Masalah Geometri Puguh Darmawan
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 1 (2023): Januari - Juni 2023
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v3i1.657

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengkaji interaksi default-intervionist (DI) siswa sekolah dasar. Interaksi DI adalah interaksi berpikir yang melibatkan sistem 1 dan sistem 2. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Instrumen penelitian ini terdiri dari peneliti sebagai instrumen utama, rubrik indikator interaksi DI, masalah geometri, pedoman wawancara semi-terstruktur, catatan peneliti, dan alat rekam video. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada tiga jenis interaksi DI. Jenis 1 melibatkan proses otomatis, proses subjektif-empiris, dan proses menyadari. jenis 2 melibatkan proses otomatis dan proses menyadari. Jenis 3 melibatkan proses otomatis, proses tanpa menyadari dan proses menyadari. Pada interaksi DI jenis 1 proses otomatis terjadi ketika subjek menggambar sketsa segitiga siku-siku tanpa mengukur secara cermat, proses subjektif-empiris terjadi ketika subjek menganggap telah mengahsilkan sudut siku-siku segitiga siku-siku melalui kesan visual, dan proses menyadari terjadi ketika subjek mencermati gambar sketsa segitiga siku-siku dan menghasilkan anggapan bahwa gambar sketsa yang dihasilkan memenuhi sebagai gambar segitiga siku-siku. Pada interaksi DI jenis 2, proses otomatis terjadi ketika subjek memilih bilangan bulat sebagai ukuran sisi dan proses menyadari terjadi ketika subjek memutuskan untuk menghitung bilangan yang dipilih melalui cara bersusun karena tidak hafal hasil operasinya. Pada interaksi DI jenis 3, proses tanpa menyadari dan proses otomatis terjadi ketika subjek menggambar sketsa segitiga siku-siku tanpa mencermati ukurannya dan proses menyadari terjadi ketika subjek mengitung persegi satuan di daerah dalam gambar sketsa segitiga siku-siku yang dihasilkan
Level Berpikir Kreatif Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Pola Bilangan Berdasarkan Gender Mileni Apriliana; Dian Permatasari
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 1 (2023): Januari - Juni 2023
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v3i1.708

Abstract

Saat ini, masalah yang dihadapi siswa adalah ketidakleluasaan dalam mengembangkan ide kreatif saat belajar matematikaKondisi ini menyebabkan rendahnya tingkat berpikir kreatif siswa dalam belajar matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis level berpikir siswa dalam menyelesaikan masalah pola bilangan berdasarkan gender. Oleh karena itu, pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dengan melibatkan siswa kelas VIII sebanyak 32 orang.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan berpikir kreatif dan pedoman wawancara. Analisis data yang digunakan terdiri dari 3 tahap yaitu reduksid data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ditemukan bahwa siswa perempuan lebih kreatif dibandingkan dengan siswa laki-laki ketika mereka menyelesaikan masalah pola bilangan Siswa laki-laki berada pada TKBK 0 baik pada soal nomor 1 maupun nomor 2, satu siswa perempuan juga berada pada TKBK 0 pada soal nomor 2. Sedangkan untuk soal nomor 1, dua siswa perempuan dan satu siswa laki-laki mencapai TKBK 3. Selain itu, masing-masing satu siswa perempuan dan laki-laki memenuhi indikator kefasihan pada soal nomor 2, yang mana menunjukkan bahwa siswa tersebut mencapai TKBK 1.
Analisis Kesalahan Pemahaman Konsep Perkalian Siswa dan Solusinya: Penerapan Metode APKL dan Diagram Fishbone Sri Wahyuni; Puguh Darmawan
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 1 (2023): Januari - Juni 2023
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v3i1.745

Abstract

Pentingnya penelitian ini untuk dibahas karena menyajikan permasalahan yang aktual, problematik, dan bersangkutan dengan konsep matematika yang lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan akar-akar permasalahan atau penyebab dari kesalahan siswa dalam memahami konsep perkalian sebagai penjumlahan berulang beserta solusinya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Systematic Literature Review (SLR). Penelitian dianalisis menggunakan diagram fishbone yang terdiri dari aspek machine, man, method, material, measurement, dan environment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyebab dari kesalahan siswa dalam memahami konsep perkalian sebagai penjumlahan berulang adalah tidak menggunakan alat peraga dalam menjelaskan konsep, jika menggunakan alat peraga biasanya jumlahnya minimum dan sulit diakses banyak siswa, kesalahan guru dalam menjelaskan konsep, siswa tidak bisa membedakan pengali dengan bilangan yang dikali, metode pembelajaran yang digunakan berfokus pada guru, konsep diajarkan secara abstrak bukan konkret, penilaian orang sekitar yang salah, kesalahan dibiarkan secara terus menerus, dan penggunaan sumber bacaan atau pengetahuan yang salah.
Studi Literatur: Penggunaan Model Problem Based Learning dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika pada Materi Program Linear Irda Auliya Hadi Lubis; Nurul Choriah Tumanggor; Hikmah Fazariah; Lina Yana Nababan; Siti Salamah Br. Ginting`
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): Januari - Juni 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i1.836

Abstract

Saat ini, model pembelajaran berbasis masalah menjadi trend untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk memastikan model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa ketika diterapkan pada materi program linier. Dalam penelitian ini, tinjauan literatur digunakan dengan melibatkan tahapan pengumpulan data, pemilihan data, analisis data, diskusi, dan penarikan kesimpulan setelah melakukan studi literatur. Berdasarkan studi literatur menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar siswa sejalan dengan pembelajaran berbasis masalah. Dalam artian, penggunaan model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa khususnya pada materi program linier. Penelitian ini dimungkinkan dengan ditemukannya keterkaitan antara publikasi yang mengangkat isu yang sama yang ditindaklanjuti.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Murid SMP Materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel Suci Miranti Hakiki Ngatmiah; Triana Triana; Siti Hotma Sari Pulungan
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 2 (2023): Juli - Desember 2023
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v3i2.842

Abstract

Banyak murid mendapati sulitnya akan mengatasi dan memecahkan masalah terkait materi SPLDV. Salah satu kendala yang sering dialami siswa adalah kurangnya pemahaman terhadap masalah yang terkandung dalam soal, terutama dalam hal merumuskannya dalam bentuk kalimat matematika yang tepat. Maka penujuan dari telitian tersebut ialah untuk memahami bagaimana keahlian pecahan problem murid sekolah menengah pertama mempengaruhi dengan materi SPLDV terkait tahapan pemecahan masalah menurut Polya. Didalam telitian tersebut menggunakan ciri telitian qualitative deskriftive nan pelaksanaannya ke Sekolah Menengah Pertama (SMP) Madrasah Aliyah Tsanawiyah Laboratorium UINSU dengan subjek penelitian berjumlah 10 siswa yang tergolong dalam class 8 SMP. Pada telitian tersebut, pendataan, dikumpulkan dengan menggunakan uji keahlian pecahan problem terdpaat pada 3 pertanyaan naratif. Akan nilai telitian, bisa disimpulkan bahwwa keahlian murid SMP akan menyelesaikan tanyaan matematika khususnya materi system persamaan linear two variable masih berada pada tingkat yang rendah
Pengembangan Modul Pembelajaran Matematika Bernuansa Islam melalui Pendekatan Kontekstual pada Materi Aritmetika Sosial Inayaturrobbaniyah Inayaturrobbaniyah; Siti Faizah
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 2 (2023): Juli - Desember 2023
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v3i2.866

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran matematika bernuansa Islam melalui pendekatan kontekstual pada materi aritmetika sosial pada siswa kelas VII Madrasah Tsanawiyah (MTs) dengan kriteria valid, praktis serta efektif. Model penggembangan yang digunakan adalah model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Kami melakukan validasi ahli materi dan media untuk menilai kevalidan modul dan mengujicobakan modul pada peserta didik kelas VII-O unggulan religi di MTs Negeri 3 Jombang. Untuk mengevaluasi kepraktisan modul, dilakukan survei kuesioner/ angket kepada peserta didik untuk mengetahui persepsi mereka tentang kesesuaian, relevansi, dan kemudahan penggunaan modul. Untuk menentukan keefektifan modul, dilakukan pretes dan postes untuk mengukur pencapaian belajar siswa sebelum dan setelah menggunakan modul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran matematika bernuansa Islam melalui pendekatan kontekstual memenuhi kriteria sangat valid, praktis, dan efektif. Implikasi dari hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang pembelajaran matematika bernuansa Islam melalui pendekatan kontekstual dalam aritmetika sosial. Temuan ini akan berkontribusi pada pengembangan materi pengajaran inovatif dan bermakna yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam pendidikan matematika, sesuai dengan kebutuhan dan minat siswa.
Model Penguatan Literasi Dasar Siswa Kelas Awal melalui Pendekatan Teaching at the Ringht Level (TaRL) Syarifudin Syarifudin; Nurrahmah Nurrahmah
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 2 (2023): Juli - Desember 2023
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v3i2.885

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan pembelajaran literasi dasar siswa kelas awal melalui model pembelajaran Teaching at the Right Level (TaRL) pada 21 SD dan 4 MI yang Kabupaten Bima. Instrumen tes berupa tes diagnosis awal dan tes progres selama pelaksanaan pembelajaran. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes lisan dan dilakukan dua kali tes yaitu tes awal dan tes progres untuk mengetahui perkembangan literasi membaca peserta didik. Pengelompokkan siswa di dasarkan pada level kemampuan membaca siswa, untuk level pemula dan huruf diberi nama kelompok A, level kata dan paragraph diberi nama kelompok B, dan level cerita diberi nama kelompok C. Setiap kelompok siswa dibimbing oleh masing-masing 2 orang guru. Setiap kelompok dibekali dengan modul pembelajaran TaRL yang terdiri dari beberapa paket kegiatan literasi. Pada kelompok A terdiri dari 12 paket, kelompok B sebanyak 11 paket, dan kelompok C sebanyak 10 paket kegiatan literasi. Pada akhir bulan kedua, maka dilakukan penilaian tengah (middle) untuk mengetahui perkembangan siswa dan pada akhir bulan ketiga dilakukan penilaian akhir (endline). Instrumen penilaian menggunakan instrument asesmen diagnostik dan dapat guru juga menggunakan instrument lain yang sejenis atau yang dikembangkan sendiri.
Profil Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Soal AKM Numerasi Abdur Rohim; Imam Rofiki
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): Januari - Juni 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i1.893

Abstract

Salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan mutu peserta didik adalah dengan adanya AKM. Kompetensi yang diukur pada AKM diantaranya adalah Literasi Matematika (Numerasi). Dua dari tiga peserta didik belum mencapai kompetensi minimum numerasi. Tujuan dilaksanakan penelitian adalah untuk mengetahui profil kemampuan berpikir kritis siswa dalam memecahkan soal AKM tipe numerasi. Subjek yang diteliti adalah 2 siswa kelas V MI yang berkemampuan matematika sedang. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Ada 2 instrumen yang diterapkan, yaitu 6 soal AKM Numerasi materi operasi bilangan bulat dan pedoman wawancara. Indikator berpikir kritis yang dipakai terdiri dari 4 indikator, yaitu interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi. Temuan yang diperoleh adalah subjek yang mempunyai kemampuan matematika sedang memenuhi 3 indikator berpikir kritis, yaitu interpretasi, analisis, dan evaluasi dalam menyelesaikan soal AKM Numerasi. Subjek mengalami kesulitan pada indikator berpikir kritis inferensi yang mana pada indikator ini siswa dituntut untuk memberikan alasan terkait jawaban yang diberikan. Sehingga subjek yang mempunyai kemampuan matematika sedang dapat dikategorikan masuk pada TBK 3 pada materi operasi bilangan bulat.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Nurlia Sagita; Fertilia Ikashaum
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 2 (2023): Juli - Desember 2023
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v3i2.955

Abstract

Hasil belajar siswa yang tergolong rendah diduga dipengaruhi oleh model pembelajaran yang digunakan guru. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning dan model pembelajaran konvensional pada kelas VIII. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain posttest only control design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Metro yang terdiri dari delapan kelas. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive yaitu dengan meminta rekomendasi dari guru matematika serta melihat rata-rata nilai UTS. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui pengaruh model problem based learning terhadap hasil belajar siswa adalah hasil posttest sebanyak 4 butir soal. Data tes yang terkumpul dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney U. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan uji perbedaan rata-rata diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) untuk uji dua sisi adalah 0,615 < 0,05, sehingga H0 ditolak. Sehingga terdapat pengaruh hasil belajar siswa terhadap penerapan model problem based learning pada kelas VIII SMPN 6 Metro.
Pengaruh Kemampuan Operasi Hitung Matematika, Kemampuan Berpikir Divergen dan Kecerdasan Linguistik Siswa terhadap Hasil Belajar Matematika Nurhidayat Nurhidayat; Fathul Muin; Ibnu Mansyur Hamdani
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 2 (2023): Juli - Desember 2023
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v3i2.956

Abstract

Kemampuan operasi matematika, berpikir divergen dan kecerdasan linguistik memegang peranan penting dalam proses pembelajaran yang mempengaruhi hasil belajar matematika siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki Pengaruh Kemampuan Operasi Hitung Matematika, Kemampuan Berpikir Divergen dan Kecerdasan Linguistik Siswa terhadap Hasil Belajar Matematika. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian expost-facto dengan metode kuantitatif berbasis SEM-PLS, dimana variabel yang diamati adalah pengaruh variabel bebas yaitu kemampuan aritmatika matematis, kemampuan berpikir divergen dan kecerdasan linguistik terhadap variabel terikat yaitu kemampuan matematika siswa. hasil belajar. penelitian ini akan menguji sejauh mana pengaruh variabel independen tersebut terhadap variabel dependen. berdasarkan hasil analisis data, nilai rata-rata setiap hasil tes matematika komputasi, berpikir divergen, kecerdasan linguistik dan pembelajaran matematika siswa berada pada kategori agak rendah, sehingga dapat disimpulkan bahwa operasi matematika berhitung, berpikir divergen dan kecerdasan linguistik secara bersama-sama atau sebagian terhadap hasil belajar matematika siswa

Page 4 of 57 | Total Record : 561