cover
Contact Name
Alexander
Contact Email
alex@ikado.ac.id
Phone
+6285648580815
Journal Mail Official
p3m@ikado.ac.id
Editorial Address
Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institut Informatika Indonesia (IKADO) Jl. Pattimura No. 3 Kel. Sonokwijenan, Kec. Sukomanunggal Kota Surabaya 60189 Jawa Timur
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Komatika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 27745341     EISSN : 27981584     DOI : https://doi.org/10.34148/komatika
Komatika (ISSN 2774-5341, EISSN 2798-1584) terbit setahun dua kali pada setiap bulan Mei dan November. Berisi tulisan seputar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat sebagai upaya diseminasi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni (IPTEKS) serta transfer teknologi untuk pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 64 Documents
Pelatihan Penggunaan Mendeley Untuk Meningkatan Keterampilan Guru Sekolah Dasar Dalam Penulisan Karya Ilmiah Ridho Sholehurrohman; Igit Sabda Ilman; Muhaqiqin; Dewi Asiah Shofiana
Komatika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Informatika Indonesia Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/komatika.v5i2.1105

Abstract

Penulisan dan penerbitan artikel ilmiah sangat penting bagi guru, terutama sebagai bagian dari luaran guru penggerak di sekolah. Artikel ilmiah juga menjadi syarat utama untuk kenaikan pangkat guru. Kegagalan dalam memenuhi syarat ini dapat menyebabkan hilangnya honorarium profesi guru. Salah satu indikator penting kualitas karya ilmiah adalah terhindar dari plagiarisme, yang sering terjadi akibat kurangnya kemampuan guru dalam mengelola referensi dan menulis kutipan dengan benar. Banyak guru masih menggunakan metode manual dalam mengelola referensi karena kurangnya pengetahuan tentang aplikasi seperti Mendeley. Untuk mengatasi masalah ini, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dilakukan dengan tujuan mentransfer pengetahuan mengenai penggunaan aplikasi Mendeley. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kualitas penulisan referensi dalam karya ilmiah. Berdasarkan analisis, 88% peserta pelatihan memahami penggunaan Mendeley, meskipun 60% guru di Lampung Barat masih menggunakan referensi manual. Pelatihan ini diharapkan membantu guru menjadi lebih kompeten dalam penulisan karya ilmiah dan mendukung peran mereka sebagai guru penggerak.
Peningkatan Pelayanan dan Promosi Homestay Melati Di Desa Datara Kecamatan Bontoramba Kabupaten Jeneponto Annah Annah; Kurniaty; Nurul Aini; Andi Isnal Ade Mapparessa; Ridha Faisyah Marola MW; Farhan
Komatika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Informatika Indonesia Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/komatika.v5i2.1113

Abstract

Kualitas pelayanan homestay di Desa Datara, Kecamatan Bontoramba masih tergolong rendah, yang berdampak pada kurang optimalnya jumlah kunjungan wisatawan. Kondisi ini memerlukan upaya peningkatan baik dalam aspek layanan maupun strategi pemasaran agar potensi wisata lokal dapat berkembang secara berkelanjutan. Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat ini menggunakan metode seperti observasi, wawancara, dan studi dokumentasi untuk mengumpulkan data terkait kebutuhan peningkatan pelayanan dan promosi. Tahap implementasi dilakukan melalui program pelatihan yang melibatkan anggota Kelompok Sadar Wisata Air Terjun Tuang Loe, dengan fokus pada peningkatan standar pelayanan homestay dan strategi promosi berbasis digital. Pelatihan ini mencakup teknik-teknik memberikan pelayanan prima, pengelolaan fasilitas, serta pemanfaatan media sosial sebagai alat promosi. Setelah pelatihan, dilakukan pengujian efektivitas melalui kuesioner yang diberikan kepada peserta untuk mengevaluasi pemahaman dan penerapan materi. Hasil pengujian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengelola homestay serta mempromosikan layanan mereka secara lebih efektif yaitu sekitar 50% sampai 70%. Kesimpulan dari pelatihan ini adalah bahwa program pelatihan berbasis praktik mampu meningkatkan kualitas pelayanan dan efektivitas promosi homestay, yang diharapkan berdampak pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Desa Datara. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memperbaiki kualitas layanan, tetapi juga membantu menciptakan lingkungan pariwisata yang lebih profesional dan menarik bagi wisatawan.
Inovasi Pengolahan Limbah Kotoran Ayam Menjadi Pupuk Kompos Organik di Desa Rombasan, Sumenep Hefdiyah; Irawan Deny Ananta; Bayuda Luqman Al Farisi; Evatus Shafia
Komatika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Informatika Indonesia Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/komatika.v5i2.1121

Abstract

Desa Rombasan merupakan salah satu desa di Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep yang sebagian besar masyarakatnya memiliki usaha peternakan ayam petelur. Hasil dari peternakan tersebut berupa telur ayam yang selama ini menjadi penunjang perekonomian masyarakat. Akan tetapi, masyarakat tidak menyadari bahwa limbah kotoran ayam juga dapat dimanfaatkan sebagai penunjang perekonomian. Oleh karena itu, diperlukan terobosan produk yang berasal dari limbah kotoran ayam menjadi pupuk kompos dengan metode fermentasi. Proses pelaksanaan program pembuatan pupuk kompos melalui tiga tahapan yaitu uji coba pembuatan pupuk kompos, penyuluhan tentang pertanian organik dan pelatihan pembuatan produk pupuk kompos yang dilaksanakan di Balai Desa Rombasan Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep. Adapun hasil dari tahapan uji coba pembuatan menghasilkan produk pupuk kompos padat dan proses penyuluhan dan pelatihan pembuatan pupuk kompos dihadiri oleh Aparat Desa, ibu Kepala Desa, Ibu-ibu PKK, Ibu-ibu anggota Fatayat NU dan masyarakat Desa Rombasan. Tujuan dari program pembuatan produk pupuk kompos yaitu agar masyarakat dapat mengolah limbah kotoran ayam yang selama ini menjadi pencemar lingkungan sehingga kesehatan masyarakat dapat terjaga dan bebas dari bakteri yang terkandung dalam limbah kotoran ayam dan dapat membantu perekonomian masyarakat dengan melalui pengolahan limbah kotoran ayam menjadi produk yang bernilai ekonomi dan memberikan inovasi dan kreatifitas produk sebagai media pembangunan di Desa Rombasan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep.
Peningkatan Keterampilan Pengelolaan Sampah Plastik Berbasis Metode Ilmiah melalui Teknologi Pirolisis di SMA Kanisius Jakarta Nona Merry Merpati Mitan; Arie Sukma Jaya; Agung Nugroho; Evelin Grace Elisabet Simanullang; Indy Inasa Rizqita; Lintang Saksi Maharana; Rialfi Putri Nur Harfilani; Nuraini; Arbhy Bramantya Hehamahwa
Komatika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Informatika Indonesia Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/komatika.v5i1.1190

Abstract

Permasalahan sampah plastik di Indonesia, khususnya di lingkungan sekolah, menjadi perhatian utama mengingat dampak lingkungan yang ditimbulkan. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan solusi berbasis metode ilmiah dan meningkatkan keterampilan peserta kegiatan dengan mengimplementasikan teknologi pirolisis untuk mengelola sampah plastik di lingkungan sekolah. Kegiatan PkM dilaksanakan di SMA Kanisius Jakarta dan melibatkan siswa kelas XII serta staf laboran. Melalui kegiatan ini diharapkan para siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tapi juga memahami proses dan dampak teknologi tersebut secara ilmiah. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan teori, serah terima alat pirolisis, dan pendampingan teknis pengoperasian alat. Survei pra-pelatihan dan pasca-pelatihan digunakan untuk mengevaluasi peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada tingkat pemahaman, dari 11,7% (pra-pelatihan) menjadi 76,4% (pasca-pelatihan). Peserta dapat memahami persiapan sampah plastik, pengoperasian alat, serta fungsi komponen alat pirolisis. Produk pirolisis berupa minyak cair berhasil dihasilkan dengan konfigurasi suhu maksimum 350°C. Survei kepuasan mitra menunjukkan bahwa 75% responden menyatakan "Sangat Setuju" dan 25% menyatakan "Setuju" terhadap relevansi dan manfaat program. Program ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam mengelola sampah plastik melalui teknologi pirolisis, sekaligus mendukung pengembangan pola pikir berbasis metode ilmiah dan efisien dalam menghadapi permasalahan lingkungan. Keberlanjutan program dapat dilakukan melalui pendampingan pemeliharaan alat dan penggunaan alat pirolisis untuk penelitian siswa SMA Kanisius Jakarta. Dengan pendekatan berbasis metode ilmiah melalui penerapan teknologi ramah lingkungan seperti pirolisis, program ini dapat menjadi model implementasi di sekolah lain.
Sosialisasi Bullying dan Pencegahannya dalam Mewujudkan Program Zero Bullying di SMA Islam Terpadu Samawa Cendekia Lukmanul Hakim; Ivon Arisanti; Aisyah Putri Rawe Mahardika; Imammul Insan; Roni Hartono
Komatika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Informatika Indonesia Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/komatika.v5i2.1228

Abstract

Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan tentang bullying dan pola pencegahannya kepada siswa dan perwakilan guru sebagai bagian dalam penguatan program yang direncanakan oleh pihak sekolah menjadi sekolah bebas bullying. Program Zero bullying merupakan terobosan yang dikembangkan oleh sekolah untuk mencegah berbagai tindakan perundungan dengan memperkuat melalui pengembangan diri siswa, minat, pelatihan untuk guru, dan internalisasi konsep pada semua pihak. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui empat tahapan, yaitu: perencanaan dan persiapan, pelaksanaan dan implementasi, evaluasi dan monitoring; serta pengembangan lanjutan. Kegiatan diawali dengan sosialisasi bullying dan pencegahannya menggunakan dengan metode pembelajaran ceramah dan responsi. Peserta kegiatan berasal dari SMA IT Samawa Cendekia sejumlah 46 orang dengan perwakilan, yang terdiri atas 43 siswa berbagai jurusan dan 3 orang guru pendamping. Dalam sosialisasi ini, disampaikan berbagai bentuk bullying, pola yang sering terjadi, dampak bagi korban khususnya dan hukuman bagi pelaku, bagaimana pencegahannya, serta peraturan pemerintah khusus tentang bullying. Sosialisasi awal ini menjadi penguatan atas program yang dicanangkan sekolah menjadi sekolah bebas bullying.
Strategi Pemasaran Digital dan Pengambilan Keputusan Bisnis: Perspektif Gen Z di Paya Jaras Selangor Selvy Afrioza; Riyan Hidayat; Ela Nurlaela; Sunandar
Komatika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Informatika Indonesia Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/komatika.v5i2.1238

Abstract

Pemasaran digital telah menjadi strategi utama dalam mendorong pertumbuhan bisnis di era digital, khususnya bagi Generasi Z yang  akrab dengan teknologi. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas strategi pemasaran digital terhadap pengambilan keputusan bisnis di kalangan Gen Z, khususnya siswi di Rumah Kasih Paya Jaras, Selangor. Latar belakang kegiatan ini didasari oleh rendahnya tingkat pemanfaatan digital marketing untuk pengembangan bisnis di kalangan remaja di panti tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan observasi partisipatif, Focus Group Discussion (FGD), serta survei sebelum dan sesudah program pelatihan. Implementasi program meliputi pelatihan media sosial, Search Engine Optimization (SEO), dan pembuatan konten pemasaran digital, baik secara luring maupun daring. Tahap pengujian dilakukan melalui perbandingan hasil survei sebelum dan setelah pelatihan dengan  analisis deskriptif kuaatitatif. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman strategi pemasaran digital dan peningkatan kemampuan mengambil keputusan bisnis sehingga  dapat memperluas jangkauan pasar setelah mengikuti pelatihan. Hasil FGD mengungkapkan bahwa peserta menjadi lebih percaya diri dalam memanfaatkan media digital untuk mempromosikan ide bisnis. Namun, kendala masih ditemukan dalam hal keterbatasan perangkat teknologi dan pemahaman mendalam tentang analisis data digital. Kesimpulannya, pelatihan strategi pemasaran digital efektif dalam meningkatkan literasi bisnis digital Gen Z di Rumah Kasih Paya Jaras, namun keberlanjutan program dan dukungan infrastruktur perlu diperkuat untuk hasil yang lebih optimal
Workshop Penyusunan Perangkat Pembelajaran Kurikulum Nasional Berbasis TPACK pada Guru SMK di Kabupaten Merauke Dessy Rizki Suryani; Nurhayati Asmawih; Maria F V Ruslau
Komatika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Informatika Indonesia Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/komatika.v5i1.1241

Abstract

Workshop penyusunan perangkat pembelajaran kurikulum nasional berbasis TPACK dilakukan dengan tujuan 1) Meningkatkan kompetensi guru dalam memahami dan menerapkan konsep TPACK, 2) Membekali guru dengan keterampilan menyusun perangkat pembelajaran yang integratif, melibatkan teknologi, pedagogi, dan konten secara bersamaan, 3) Menyelaraskan perangkat pembelajaran dengan kurikulum nasional yang berlaku, 4) Menyiapkan guru untuk menghadapi tantangan pembelajaran di era digital dengan lebih efektif dan inovatif.  Peserta workshop adalah guru mata pelajaran matematika SMK di Kabupaten Merauke yang tergabung dalam organisasi Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Tahapan pelaksanaan kegiatan workshop dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu 1) Observasi awal, untuk mengetahui pengetahuan dan keterampilan guru terkait kurikulum nasional dan pendekatan TPACK, mengidentifikasi materi pembelajaran yang akan disusun menggunakan TPACK yang sesuai dengan kebutuhan siswa, 2) Pelatihan, untuk mengenalkan TPACK dan integrasinya dalam pembelajaran, 3) Pendampingan, penyusunan perangkat pembelajaran yang dilakukan oleh guru dan simulasi penerapannya di dalam kelas, dan 4) Evaluasi, untuk mengevaluasi perangkat pembelajaran yang telah disusun dan digunakan. Peningkatan kemampuan peserta pelatihan diukur melalui pengisian lembar angket yang terbagi menjadi 2 yaitu angket kemampuan menyusun perangkat pembelajaran kurikulum nasional dan angket kemampuan guru menyusun perangkat pembelajaran berbasis TPACK. Hasil analisis angket kemampuan menyusun perangkat pembelajaran sesuai dengan kurikulum nasional menunjukkan peningkatan dari 56% sebelum pelatihan menjadi 80% sesudah pelatihan. Sedangkan, hasil analisi angket peningkatan kemampuan guru menyusun perangkat pembelajaran berbasis TPACK, terdapat peningkatan yang signifikan dari 52% sebelum pelatihan, menjadi 78% setelah pelatihan. Berdasarkan peningkatan yang terjadi maka kegiatan ini mampu memberikan kontribusi positif bagi guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran yang inovatif.
Pendekatan Inovatif Melalui Kegiatan Pendampingan untuk Produk Egg Roll Waluh Pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Krisna Cepu Jawa Tengah Ony Kurniawati; Dyah Pelitawati; Titok Waskito Adi; Mira Gayatri Kartika
Komatika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Informatika Indonesia Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/komatika.v5i1.1250

Abstract

Universitas WR Supratman Surabaya dan UMKM Krisna, yang berlokasi di Jl. Giyanti RT 06 / RW 03, Ngroto – Cepu, bekerja sama dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dengan tujuan meningkatkan inovasi dan kreatifitas dalam produk olahan lokal melalui pelatihan dan pendampingan dalam pembuatan Egg Roll Waluh khas Cepu, Jawa Tengah. Bentuk dari pelatihan ini adalah berbentuk seminar dan praktik langsung dimana peserta diberi pengetahuan tentang cara mengolah waluh (labu kuning) menjadi produk roti telur bernilai jual tinggi beserta dengan model kewirausahaan yang akan dikembangkan. Materi yang dibahas meliputi pemilihan bahan baku, metode pengolahan, inovasi rasa, dan pengemasan yang higienis dan menarik. Dalam hal pemasaran, pendampingan juga dilakukan secara intensif melalui kerja sama strategis dengan UMKM Krisna sebagai mitra usaha lokal. Dimaksudkan untuk memberi peserta pemahaman yang menyeluruh tentang kegiatan dan keterampilan melalui ceramah, demonstrasi, praktik langsung, dan diskusi partisipatif. Hasilnya menunjukkan bahwa peserta dapat menjadi lebih kreatif dalam membuat dan menjual barang. Diharapkan kerja sama ini dapat berlanjut untuk mempromosikan potensi lokal dan mendorong ekonomi UMKM di daerah Cepu dan sekitarnya.
Pelatihan Penyusunan Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) Berbasis Proyek Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Bagi Guru-Guru Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) Malaysia Rusmini; Utiya Azizah; Bertha Yonata; Friny Napasti
Komatika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Informatika Indonesia Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/komatika.v5i1.1263

Abstract

Telah ditemukan fakta bahwa guru-guru di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) belum terlatih dalam mengembangkan LKPD berbasis proyek dan belum mendapatkan pelatihan pengembangan LKPD berbasis proyek. Pembelajaran berbasis proyek merupakan salah satu program yang diwajibkan dalam implementasi kurikulum merdeka. Oleh karena itu dirasa sangat penting untuk melakukan pelatihan pengembangan LKPD berbasis proyek untuk guru-guru di SIKL. Tujuan kegiatan PKM ini adalah untuk melatih guru-guru dan relawan dibawah naungan SIKL dalam pengembangan LKPD berbasis proyek dan menerapkan LKPD tersebut dalam pembelajaran di SIKL serta mengetahui respon peserta terhadap kegiatan PKM. Kegiatan dilakukan mulai dari koordinasi awal dengan pihak SIKL, persiapan, pelatihan dan monitoring evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru SIKL telah memahami tentang pembuatan LKPD dan melaksanakan pembelajaran berbasis proyek. Hasil respon peserta menunjukkan bahwa semua peserta menyatakan setuju dengan kegiatan pelatihan ini dan mengharapkan kegiatan yang sama di lain waktu. Selanjutnya diharapkan guru-guru di SIKL terus melanjutkan pengembangan dan pengimplementasian pembelajaran berbasis proyek sebagai bentuk pengembangan kreatifitas siswa Indonesia yang ada di Kuala Lumpur.
Pemberdayaan UMKM Mama Ni Melalui Redesain Identitas Visual dan Kemasan Saset Berbasis Pendekatan Partisipatif untuk Memperkuat Daya Saing Produk Lokal Karyn Ibreina Ginting; Yana Erlyana
Komatika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Informatika Indonesia Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/komatika.v5i2.1347

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a vital role in Indonesia’s economy, yet many still face challenges in visual identity, branding, and product packaging. Mama Ni, a sambal and seasoning producer from Malang, offers authentic flavors but lacks a competitive visual identity and packaging for modern markets. This community service project aimed to support Mama Ni through a participatory redesign of its visual identity and sachet packaging, rooted in local cultural elements. The activities included assessing partner needs, co-developing design concepts, creating a new visual identity that integrates the Kucecwara batik motif and an illustration of the owner as a brand icon, and testing the new packaging with consumer feedback. The project resulted in the creation of a new sub-brand, Nibumbu, accompanied by packaging for four flavor variants that is more attractive, informative, and professional. A survey of 108 respondents demonstrated improved consumer perceptions: 85% rated the new design as more visually appealing, 83% found the information clearer, 80% considered it more professional, and 82% expressed higher purchase interest compared to the old packaging. This program contributes to strengthening the competitiveness of local MSMEs through culturally grounded design and offers a replicable model for similar initiatives in other regions.