cover
Contact Name
Alexander
Contact Email
alex@ikado.ac.id
Phone
+6285648580815
Journal Mail Official
p3m@ikado.ac.id
Editorial Address
Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institut Informatika Indonesia (IKADO) Jl. Pattimura No. 3 Kel. Sonokwijenan, Kec. Sukomanunggal Kota Surabaya 60189 Jawa Timur
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Komatika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 27745341     EISSN : 27981584     DOI : https://doi.org/10.34148/komatika
Komatika (ISSN 2774-5341, EISSN 2798-1584) terbit setahun dua kali pada setiap bulan Mei dan November. Berisi tulisan seputar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat sebagai upaya diseminasi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni (IPTEKS) serta transfer teknologi untuk pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 64 Documents
Pelatihan Peningkatan Kreativitas dalam Desain Fesyen Bertema Halloween Bagi Remaja Usia 18-23 Tahun di Surabaya Swesti Anjampiana Bentri; Restu Hendriyani Magh’firoh; I Gede Wiarta Sena
Komatika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Informatika Indonesia Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/komatika.v3i2.756

Abstract

Fesyen adalah sebuah bentuk ekspresi diri pada masa tertentu, meliputi pakaian, sepatu, gaya hidup, aksesoris, make-up, gaya rambut, dan postur tubuh. Desain Fesyen menuntut kreativitas tinggi dalam pembuatannya, sedangkan mode fesyen terus berkembang setiap saat. Upaya peningkatan kreativitas sesorang memerlukan dorongan dan dukungan dari lingkungan (motivasi eksternal) yang berupa apresiasi, dukungan, pemberian penghargaan, pujian, insentif, dan lainnya, dan dorongan kuat dari dalam diri individu itu sendiri (motivasi internal) untuk menghasilkan karya. Remaja memiliki sifat penasaran atau selalu ingin tahu dan berusaha selalu mengikuti perkembangan tren. Momen Halloween ini dapat memicu remaja berimajinasi untuk memakai kostum yang diinginkannya. Proses pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan meberikan pelatihan kepada remaja usia 18-27 Tahun di Surabaya yang diselenggarakan oleh fasilitator dari Institut Informatika Indonesia Surabaya, untuk mengasah kreativitas diri pada pembuatan desain fesyen bertema halloween. Metode yang digunakan adalah metode interaktif dan prktrek langsung dengan memanfaatkan perlekapan yang sudah dipunyai untuk diolah menjadi sesuatu yang dianggap baru dan menarik. Hasil dari pelatihan yang dilakukan ini adalah peningkatan daya kreativitas diri terutama remaja, dalam membuat desain fesyen unik dan bernilai estetika, dalam bentuk busana bertema halloween.
Pendampingan Batik Tulis Dewi Sri Kabupaten Tuban Melalui Analisis Swot Dan Matriks IFE Dan EFE Untuk Meningkatkan Daya Saing.: Assistance for Dewi Sri Written Batik in Tuban Regency through SWOT Analysis and IFE and EFE Matrices to Increase Competitiveness Dyah Pelita; Ony Kurniawati; Titok Waskito Adi
Komatika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Informatika Indonesia Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/komatika.v4i1.771

Abstract

Industri batik tulis mempunyai peranan yang penting dalam penyerapan tenaga kerja, pemerataan pendapatan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu sektor industri batik yang terkenal di Kec. Kerek Kab. Tuban adalah Batik Tulis Dewi Sri. Masalah dalam penelitian ini adalah Produksi motif batik tulis halus dan motif batik tulis kasar di Batik Tulis Dewi Sri tidak menentu dari tahun ke tahun. Fokus penelitian ini ditujukan pada perkembangan industri batik untuk meningkatkan daya saing yang diterapkan pada usaha batik tulis Dewi Sri Kab. Tuban. Penentuan lokasi dilakukan dengan sengaja (purposive), yaitu di perusahaan batik tulis Dewi Sri Kab. Tuban. Analisis data dilakukan denganmenggunakan analisis SWOT, dan matriks IFE & EFE. Berdasarkan identifikasi kondisi internal dan eksternal pada usaha Batik Tulis Dewi Sri, dapat disimpulkan bahwa kekuatan utama terletak pada Kualitas yang ditawarkan baik serta harga yang bersaing, kelemahan utama terletak pada Kegiatan Promosi yang dilakukan kurang maksimal dan peluang utama yaitu jalinan kerjasama perusahaan dengan konsumen yang baik serta ancaman utama berupa Batik Printing yang lebih murah Perumusan alternatif strategi dengan menggunakan matriks SWOT yaitu dengan (a)Meningkatkan promosi batik tulis di media sosial (b) Mengikuti pameran ataupun bazar untuk meningkatkan jaringan pemasaran (c) Melakukan pemilihan motif batik yang paling laris untuk mengurangi resiko penurunan pendapatan (d) Membuka cabang baru dimana belum ada/masih sedikit pesaing (e) Promosi dimaksimalkan untuk menghadapi kompetitor. Perumusan alternatif strategi berdasarkan matriks IFE & EFE didapatkan bahwa posisi Batik Tulis Dewi Sri terletak pada Kuadran I (Progresif). Strategi yang bisa dilakukan pada kuadran ini adalah memaksimalkan untuk promosi di media sosial, Mempertahankan Variasi motif dan warna yang menarik, Mempertahakan lokasi usaha yang mudah dicapai oleh angkutan umum dan Membuat promo pembelian batik tulis untuk pelanggan, serta Meningkatkan pengawasan produksi untuk menjaga kualitas batik tulis.
Pembuatan Peta Dasar Kalurahan Kaliagung Menggunakan Foto Udara dari Wahana Terbang Nir-Awak: Creation of Kaliagung Village Base Map Utilizing Aerial Photographs from Unmanned Aerial Vehicle Hanif Ilmawan; Rochmad Muryamto; Hidayat Panuntun; Muhammad Iqbal Taftazani; Erlyna Nour Arrofiqoh
Komatika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Informatika Indonesia Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/komatika.v4i1.792

Abstract

Berdasarkan data yang dirilis Kementerian Dalam Negeri, Kalurahan Kaliagung masuk ke dalam kategori Desa Ektrem Miskin di Kulon Progo. Salah satu penyebabnya adalah kekayaan asli desa yang belum dikelola dengan baik. Dalam rangka mendukung pengelolaan kekayaan dan aset desa secara lebih integratif, maka diperlukan data dasar yang berkualitas. Salah satu data dasar yang dibutuhkan berupa peta dasar yang menggambarkan Kalurahan Kaliagung secara detail dan utuh. Peta dasar adalah salah satu dari Informasi Geospasial Dasar, yaitu penyajian lokasi geografis, dimensi atau ukuran, dan/atau karakteristik objek alam dan/atau buatan manusia di permukaan bumi pada skala dan sistem proyeksi tertentu yang berguna untuk alat bantu dalam pengambilan keputusan terkait ruang kebumian (Pasal 1 UU No. 4 tahun 2011). Pada pembuatan peta dasar Kalurahan Kaliagung, teknologi yang digunakan adalah pemotretan udara menggunakan wahana terbang nir-awak. Jenis wahana terbang yang digunakan adalah Vertical Take Off and Landing (VTOL). Pengukuran GCP dan ICP dilakukan dengan survei GNSS metode jaring. Hasil dari kegiatan ini berupa peta dasar dengan skala 1:6000. Data yang disajikan berupa foto udara, jaringan jalan, fasilitas umum, serta batas wilayah Kalurahan Kaliagung. Hasil pengujian menunjukkan peta dasar Kalurahan Kaliagung berada pada kelas 1 untuk ketelitian horizontal dan vertikal. Dengan demikian, peta dasar yang dihasilkan telah memenuhi regulasi yang berlaku (Peraturan BIG No. 18 Tahun 2021) sehingga dapat digunakan untuk analisis lanjutan.
Ekonomi Sirkular: Model Pemberdayaan Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur: Circular Economy: Village Empowerment Model in Ketapanrame, Trawas, Mojokerto, East Java Province Aluisius Hery Pratono; The Jaya Suteja; Edy Purwanto; Bryan Erdin; Zoya Neidira Amanda; Rofiatun Soleka
Komatika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Informatika Indonesia Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/komatika.v4i1.794

Abstract

Artikel ini membahas pelaksanaan Program Pembedayaan Desa Binaan di Ketapanrame yang diarahkan pada upaya pengembangan sebuah model ekonomi yang berfokus pada usaha memaksimalkan efisiensi sumber daya dengan meminimalkan limbah, mempertahankan nilai jangka panjang, dan mengurangi konsumsi sumber daya yang berlebihan. Fokus kegiatan ini adalah mengembangkan model pariwisata yang bebas sampah dengan mengembangkan teknologi pengolahan limbah yang sesuai dengan karakter industri pariwisata yang berkembang di Desa Ketapanrame. Pada tahun pertama, pelaksanaan kegiatan ini fokus pada pengelolaan sampah, dengan mengembangkan mesin pencacah dan mesin conveyor. Mesin pecacah sampah, juga dikenal sebagai gibrig, bekerja dengan cara memotong atau menghancurkan sampah menjadi potongan-potongan yang lebih kecil. Proses pencacahan memecah sampah menjadi potongan-potongan kecil, sehingga mengurangi volume keseluruhan sampah. Proses tersebut membantu dalam mengelola dan menyimpan sampah dengan lebih efisien, terutama dalam situasi di mana ruang penyimpanan terbatas. Namun demikian perlu dicatat bahwa proses penerapan teknolgi tersebut memerlukan proses kelembagaan yang kuat. Peran kepala desa dalam mengarahkan warganya untuk mau terlibat dalam kegiatan pemberdayaan desa binaan tidak bisa diabaikan.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Android Bagi Guru Untuk Meningkatkan Mutu Pembelajaran di Madrasah Tsanawiyah Manbaul Ulum: Android-Based Learning Media Training for Teachers Improve Learning Quality at Madrasah Tsanawiyah Manbaul Ulum Taufiqur Rohman; Saffana Assani; Ahmad Wahyu Rosyadi; M. Anwar Aini; Faqihatin; Muhammad Rizqi Hildani; Adilla Mahmudah; Ahmad Firmansyah Mahera; Nur Aini Adelliyah; Ajeng Sri Indawati; Mohammad Syahrun Nidhom; Muhamad Afif Effindi
Komatika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Informatika Indonesia Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/komatika.v4i1.795

Abstract

Media pembelajaran berbasis elektronik atau digital bertujuan untuk menambah minat belajar siswa yang berdampak pada prestasi belajar siswa yang lebih baik, media pembelajaran digital juga lebih memudahkan siswa mengakses materi pembelajaran. Madrasah Tsanawiyah (MTs) Manbaul Ulum merupakan sekolah lanjutan pertama (SLTP) yang berada di Desa Mojopuro Gede Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik Porvinsi Jawa Timur. Dalam pelaksanaan pembelajaran di MTs Manbaul Ulum perlu adanya pengembangan media belajar yang inovatif untuk meningkatkan minat belajar siswa. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarkat ini bertujuan untuk membantu meningkatkan kompetensi guru di sekolah mitra dalam mengembangankan media pembelajaran berbasis android. Tahap pelaksanaan kegiatan pengabdian ini terbagi dalam tahap persiapan dan tahap pelaksanaan, tahap persiapan terdiri dari studi literatur dan observasi lapangan di sekolah mitra untuk mendapatkan rumusan permasalahan dan penentuan solusi untuk sekolah mitra serta pembuatan modul yang sesuai kebutuhan. Pelaksanaan pelatihan dilakukan dengan ceramah oleh pemateri dan praktik oleh peserta. Peserta diminta untuk membuat media pembelajaran berbasis android sesuai dengan arahan dari pemateri. Pelatihan ini menghasilkan mendia pembelajaran berbasis android yang dibuat oleh peserta pelatihan yang dapat dijadikan modal oleh peserta dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis andorid.
Pengembangan Desain Batik berkonsep Biologi dengan Pewarna Alami untuk Pemberdayaan Pembatik Limbangan: Development of Batik Design with a Biological Concept with Natural Dyes to Empower Limbangan Batik Makers Septiana Kurniawati; Maria Ulfah; Devany England Filany; Danu Handrian Firdaus; Muhamad Wisnu Khoiriyan
Komatika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Informatika Indonesia Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/komatika.v4i1.796

Abstract

Batik tema biologi menggunakan motif serta corak yang merupakan representatif dari bidang keilmuan biologi, seperti virus, amoeba, fertilisasi, dan lain-lain. Penggunaan pewarna alami untuk pewarnaan kain batik dapat memanfaatkan bagian-bagian tumbuhan seperti biji jalawe, kulit manggis, indigofera, kayu tingi, kayu mahoni, kayu secang, dan lain-lain. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini, yaitu untuk mengembangkan desain batik tema biologi dengan pewarna alami sebagai pemberdayaan pembatik Limbangan. Kegiatan ini dilakukan melalui kolaborasi bersama Batik Linggo Limbangan dan masyarakat dengan jumlah peserta 15 orang serta menggunakan metode tutorial. Langkah pertama pengembangan desain batik, yaitu peserta diberi penjelasan oleh fasilitator tentang langkah-langkah pembuatan batik. Pada tahap kedua, peserta diajak untuk praktik langsung dengan langkah-langkah yang telah dijelaskan. Dari kegiatan ini menghasilkan 3 motif batik bertemakan biologi yaitu biofer (biologi fertilisasi), bioba (biologi amoeba), dan biovi (biologi virus). Kesimpulan dari kegiatan ini adalah masyarakat semakin teredukasi untuk melestarikan keragaman motif batik serta dapat memanfaatkan keanekaragaman flora yang ada di lingkungan sekitar sebagai pewarna alami batik.
Menghadapi Isu Etika Dalam Media Digital Melalui Peningkatan Digital Ethics: Facing Ethical Issues in Digital Media Through Improving Digital Ethics Petrus Dwi Ananto Pamungkas; Uus Rusmawan; Hieronimus Erwin Indrawan; Kusuma Hati
Komatika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Informatika Indonesia Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/komatika.v4i1.797

Abstract

Mahasiswa yang merupakan bagian dari masyarakat terdidik ternyata masih kurang bijak dalam menggunakan media sosial. Beberapa waktu lalu muncul berita terkenal mengenai pengusiran beberapa mahasiswa yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di desa. Kurangnya pemahaman mengenai etika bermedia digital membuat kerugian bagi diri sendiri maupun orang lain. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan untuk memberikan pemahaman agar lebih bijak dalam bermedia digital melalui kegiatan webinar. Mahasiswa, pelajar, dosen, dan guru yang menjadi peserta webinar ini memiliki peluang yang sama menjadi pelaku sekaligus menjadi korban saat menggunakan media sosial. Sebelum kegiatan webinar ini berlangsung, para peserta diminta untuk menyelesaikan pretest dan setelah selesai juga diminta menyelesaikan posttest. Dari hasil kedua tes tersebut diketahui bahwa terjadi peningkatan pemahaman para peserta mengenai etika digital dalam menggunakan media sosial, terutama saat akan mengunggah peristiwa sehingga tidak merugikan orang lain.
Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan Untuk Peningkatan Kinerja UMKM Makanan dan Minuman Di Surabaya: Assistance In the Preparation of Financial Reports to Improve the Performance of Food and Beverages MSME in Surabaya City Levina Selly Christanto; Agnes Regina Susilo; Stacey Estephania Leman; Michelle Patricia; Mariana Ing Malelak
Komatika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Informatika Indonesia Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/komatika.v4i2.831

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah usaha yang dimiliki oleh perorangan atau kelompok yang memenuhi kriteria sebagai usaha mikro. Kebanyakan UMKM tidak memahami dan berpendapat bahwa pelaporan keuangan tidak diperlukan. Pengelolaan keuangan yang buruk mengakibatkan UMKM tidak mampu mencegah, mendeteksi, dan mengoreksi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberi pemahaman, mengatasi berbagai masalah, dan pencatatan penyusunan laporan keuangan pelaku UMKM. Dengan memberikan edukasi tentang pengelolaan keuangan diharapkan dapat membantu pelaku UMKM Food and Beverages (F&B) agar lebih profesional dalam mengatur keuangan. Beberapa metode dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu ceramah, tutorial, dan diskusi. Kegiatan abdimas ini dikatakan berhasil bila pengajaran yang diberikan dapat diterapkan dan membantu UMKM F&B di Surabaya. Hasil yang ingin dicapai adalah keberhasilan kegiatan pendampingan dalam menyusun laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan-Entitas Mikro Kecil dan Menengah (SAK-EMKM) tahun 2018 yang mempermudah mengetahui arus kas UMKM.
Pemahaman Penulisan Hingga Submit Artikel Ilmiah : Guru MGMP Ekonomi Surabaya : Understanding Writing to Submitting Scientific Articles: Surabaya MGMP Economics Teacher Wida Wulandari; Retno Mustika Dewi; Eka Hendi Andriansyah; Mohamad Arief Rafsanjani
Komatika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Informatika Indonesia Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/komatika.v4i2.888

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan penulisan artikel ilmiah pada guru Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Ekonomi di Kota Surabaya melalui program pelatihan dan lokakarya. Kegiatan ini dilatarbelakangi adanya kewajiban guru untuk mempublikasikan karya ilmiah sebagai bagian dari pengembangan profesionalisme mereka, sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009. Namun, banyak guru menghadapi kesulitan dalam menulis artikel ilmiah karena keterbatasan waktu dan kurangnya keterampilan penulisan akademik. Kegiatan pelatihan ini dirancang untuk membantu guru mengatasi tantangan tersebut dengan memberikan pemahaman yang komprehensif tentang metode penulisan akademik, penggunaan teknologi dalam penulisan ilmiah, dan proses pengiriman manuskrip melalui Online Journal System (OJS) yang disediakan oleh penerbit jurnal terpercaya untuk menghindari penerbit predator. Kegiatan pelatihan dilaksanakan secara tatap muka selama 8 jam dan dilanjutkan dengan pendampingan online selama satu minggu melalui grup WhatsApp. Materi pelatihan disampaikan oleh empat narasumber yang berpengalaman dalam publikasi artikel ilmiah, mencakup tiga topik utama: penyusunan manuskrip, penggunaan aplikasi menejer referensi Mendeley, dan prosedur pengiriman manuskrip ke jurnal tujuan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta pelatihan mengalami peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam menulis artikel ilmiah, mengelola referensi, dan mengunggah manuskrip ke jurnal bereputasi. Program ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan profesionalisme guru dan mendukung pengembangan karir mereka.
Kelambanan Birokrasi dalam Mitigasi Pekerja Migran Indonesia (PMI) Perempuan di Banyuwangi dari Kerentanan Jalur Migrasi Non-Prosedural: Bureaucratic Inertia in Mitigating the Vulnerability of Female Indonesian Migrant Workers (PMI) in Banyuwangi to Illegal Migration Channels Yusli Effendi; Reza Triarda
Komatika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Informatika Indonesia Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34148/komatika.v4i2.915

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan daya antisipasi Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) Perempuan di Banyuwangi terhadap kerentanan jalur non-resmi dalam bekerja ke luar negeri serta memperkuat mekanisme mitigasi penempatan PMI non-prosedural. PkM ini dilaksanakan bermitra dengan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Perindustrian Banyuwangi serta Pos Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI). Urgensi kegiatan ini muncul setelah teridentifikasinya kelambanan birokrasi (bureaucratic inertia) antar stakeholder yang disebabkan oleh perbedaan struktur, garis kewenangan, dan kekakuan prosedur operasional baku (SOP) dalam penanganan kasus PMI, yang berdampak pada tingginya jumlah penempatan PMI ilegal. Untuk mengatasi masalah ini, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik terlibat langsung dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya jalur non-prosedural yang diakibatkan oleh kelambanan birokrasi dalam penanganan migrasi. Kegiatan PkM ini dilaksanakan di Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi melalui metode sosialisasi dan pelatihan. Tujuan utama dari sosialisasi dan pelatihan ini adalah untuk mengurangi kerentanan Calon PMI Perempuan terhadap jalur migrasi non-prosedural, serta mendorong mereka untuk memilih jalur migrasi yang aman dan prosedural. Pelatihan ini diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat dengan meningkatkan kesadaran dan kemampuan antisipasi mereka, sehingga mereka dapat menghindari bahaya bekerja melalui jalur non-resmi dan tetap menggunakan jalur yang prosedural dan aman dalam bekerja di luar negeri. Kata Kunci: Pekerja Migran Indonesia (PMI), Migrasi Jalur Non-Prosedural, Bureaucratic Inertia, Sosialisasi, Pelatihan.