cover
Contact Name
Karmila Pare Allo
Contact Email
karmila.pare.allo@uin-alauddin.ac.id
Phone
+6285395126062
Journal Mail Official
literatify@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
http://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/literatify/about/editorialTeam
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Literatify : Trends in Library Development
ISSN : 27221571     EISSN : 27230953     DOI : 10.24252/literatify
Core Subject : Science, Social,
Literatify : Trends in Library Developments is an academic journal that publishes the current issues regarding library developments. The journal is a bi-annual publication that is officially organized and published by UPT Perpustakaan in collaboration with Jurusan Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Makassar. The journal is provided for librarians, subject analysts, library science students, information specialists, information managers, researchers who need or are interested in keeping up to date with the most recent issues and developments in libraries. We regularly publish the issues in March and September. The journal only accepts research-based papers. All submitted papers will initially review by journal editors and if it was matched with the journal scope, the paper will be then sent to our peer-reviewers. We only accept manuscripts written in Bahasa Indonesia or English.
Articles 122 Documents
Analisis Penggunaan Senayan Library Management System (Slims) di Perpustakaan Madrasah Aliyah Negeri 1 Majene Provinsi Sulawesi Barat Nasrullah Nasrullah; Tawakkal; Nursalsabila
Literatify: Trends in Library Developments Vol 3 No 2 (2022): SEPTEMBER
Publisher : UPT Perpustakaan UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/literatify.v3i2.31894

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Penggunaan SLiMS di Perpustakaan Madrasah Aliyah Negeri 1 Majene Provinsi Sulawesi Barat. Dengan rumusan masalah yaitu bagaimana pemahaman pengelola tentang penggunaan SLiMS dan kendala apa saja yang dihadapi Pengelola dalam menggunakan SLiMS di Perpustakaan MAN 1 Majene. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini ialah data primer yaitu pengelola perpustakaan dan data sekunder. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemahaman pengelola tentang penggunaan SLiMS sudah cukup baik, dikarenakan pengelola sudah mampu mengoperasikan aplikasi tersebut walaupun hanya pada fitur yang terbatas. Adapun yang menjadi kendala dalam penggunaan SLiMS di Perpustakaan Madrasah Aliyah Negeri 1 Majene ini ialah pemahaman pengelola dan juga berupa sumber daya manusia (SDM). Implikasi yang dapat penulis sampaikan yaitu 1)Sebaiknya pustakawan atau pengelola perpustakaan lebih sering berinteraksi dan belajar lagi tentang penggunaan SLiMS sehingga pengelola dapat memahami setiap fitur yang terdapat pada SLiMS. 2)Memaksimalkan kualitas internet di area perpustakaan MAN 1 Majene agar pengelola dapat menggunakan aplikasi SLiMS dengan baik.
Faktor-Faktor Penghambat Pengelolaan Arsip Vital Pada Departemen Umum Kantor Pusat PT Pelabuhan Indonesia (PERSERO) Regional IV Saenal Abidin; Sitti Husaebah Pattah; Arsil T
Literatify: Trends in Library Developments Vol 3 No 2 (2022): SEPTEMBER
Publisher : UPT Perpustakaan UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/literatify.v3i2.31920

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pengelolaan arsip vital pada Departemen Umum Kantor Pusat PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional IV. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah tentang faktor-faktor apa saja yang menjadi penghambat pengelolaan arsip vital pada Departemen Umum Kantor Pusat PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional IV. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui optimalisasi pengelolaan arsip vital, kemudian untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi penghambat dalam mengelola arsip vital, dan untuk mengetahui upaya-upaya yang dilakukan dalam mengelola arsip vital pada Departemen Umum Kantor Pusat PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional IV. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan observasi langsung dan wawancara terhadap informan serta melakukan keabsahan data dengan waktu dan sumber. Informan dalam penelian ini terdiri dari 4 orang yang merupakan pegawai tetap di bagian Departemen Umum Kantor Pusat PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional IV. Adapun hasil penelitian terkait dengan pengelolaan arsip vital di Departemen Umum Kantor Pusat PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional IV adalah penyebab pengelolaan arsip vital di Departemen Umum Kantor Pusat PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional IV yaitu faktor-faktor yang menjadi penghambat dalam pengelolaan arsip vital di Departemen Umum Kantor Pusat PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional IV yaitu dalam pelaksanaan pengelolaan arsip vital secara keseluruhan mulai penataan arsip vital, penyimpanan arsip vital, peminjaman arsip vital, temu kembali arsip vital, pemeliharaan arsip vital, pengamanan arsip vital dan penyusutan arsip vital adalah belum adanya sumber daya manusia atau pegawai yang dimandatkan secara khusus untuk mengelola arsip vital.
Tantangan Perpustakaan Sekolah dalam Menerapkan Integrated Library System Taufiq Mathar; Irawati
Literatify: Trends in Library Developments Vol 3 No 2 (2022): SEPTEMBER
Publisher : UPT Perpustakaan UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/literatify.v3i2.31964

Abstract

Pendahuluan: Menerapkan teknologi di perpustakaan sekolah sudah menjadi keharusan di era saat ini. Ini dimaksudkan agar layanan perpustakaan meningkat dan sesuai dengan kebutuhan pengguna saat ini. Tulisan ini bertujuan untuk menggambarkan tantangan yang dihadapi perpustakaan sekolah SMP Teknologi Informasi Matahari dalam menerapkan integrated library system yang digunakan yakni Senayan Library Management System (SLiMS) sekaligus melihat solusi yang ditawarkan dalam menghadapi tantangan tersebut. Metode penelitian: Data penelitian diperoleh dari pengalaman langsung peneliti yang menerapkan SLiMS di sekolah ini bersama dengan beberapa guru. Mulai dari perencanaan, pekerjaan instalasi hingga pengoperasiannya dilakukan dalam waktu 1 bulan lebih. Untuk menguatkan analisa, kajian literatur juga digunakan dalam penelitian ini. Data analisis. Data dari pengalaman langsung ini selanjutnya dikategorikan berdasarkan tingkatan tantangan yang dihadapi sejak awal pengerjaannya hingga pengoperasiannya. Pada setiap tantangannya akan diuraikan satu persatu dan dikaitkan dengan kasus-kasus lainnya yang terjadi di tempat lain. Hasil dan Pembahasan. Dalam penerapan ILS SLiMS di perpustakaan ini mencatatkan beberapa tantangan yang dihadapi/akan dihadapi. Secara garis besarnya tantangannya yakni ketersediaan fasilitas, keterbatasan sumber daya, perawatan dan pelestarian, dan keberlanjutan penerapan sistem.
Persepsi Pemustaka Tentang Kualitas Pelayanan Referensi di Perpustakaan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Pengayoman Watampone Harianto; Ardiansyah, Fatri; Ayu Trysnawati; Sukarman; Syahruramadhan
Literatify: Trends in Library Developments Vol 3 No 2 (2022): SEPTEMBER
Publisher : UPT Perpustakaan UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/literatify.v3i2.33161

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Presepsi Pemustaka Tentang Kualitas Pelayanan Referensi di Perpustakaan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Pengayoman Watampone. Adapun rumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimana kualitas pelayanan refrerensi di Perpustakaan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Pengayoman Watampone. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pelayanan referensi di Perpustakaan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Pengayoman Watampone. Jenis metode penelitian yang digunakan oleh penulis adalah metode kuantitatif, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa yang ada di Perpustakaan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Pengayoman Watampone dan menggunakan pelayanan refrensi dengan teknik accidental sampling dan selama penelitian berlangsung selama 1 bulan ada 67 responden. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan langsung kepada pemustaka atau responden. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa kualitas pelayanan referensi di di Perpustakaan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Pengayoman Watampone bahwa kualitas pelayanan referensi di Perpustakaan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Pengayoman Watampone sudah berkulitas dimana nilai kualitas pelayanan referensi (X) sebesar 4824 atau 80%termasuk dalam kategori berkualitas dengan rentang skor (4020-5025).
Perspektif Pegiat Literasi di Sulawesi Selatan Terhadap Penyebaran Buku Dan E-Book Ilegal di Sosial Media Fifiena; Ramadayanti
Literatify: Trends in Library Developments Vol 4 No 1 (2023): MARCH
Publisher : UPT Perpustakaan UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/literatify.v4i1.36269

Abstract

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perspektif pegiat literasi terhadap penyebaran buku dan e-book ilegal adalah salah satu bentuk pelanggaran hak cipta yang seharusnya tidak dilakukan oleh pihak-pihak yang mencari keuntungan dari hasil kerja dan pemikiran orang lain. Tindakan menyebarkan buku dan e-book ilegal memberikan kerugian bagi pemegang hak cipta. Kerugian yang dialami pemegang hak cipta adalah hilangnya hak ekonomi berupa royalti dan melanggar hak moral. Sehingga penegakan hukum yang dilakukan pemerintah masih kurang tegas dan belum ada penekanan. Masih bersifat gerakan moral untuk tidak melanggar hak cipta. Undang-undang sudah ada namun penindakannya masih lemah.
Peranan Rumah Baca dalam Meningkatkan Budaya Literasi pada Anak Usia Sekolah Dasar di Kota Genteng Rika Istiqomatul Jannah; Andi Khaerun Nisa
Literatify: Trends in Library Developments Vol 4 No 1 (2023): MARCH
Publisher : UPT Perpustakaan UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/literatify.v4i1.36410

Abstract

The reading house is a place that provides non-formal education services with various sources of information as a form of concern for literacy for users. Therefore, reading houses have an important role in inculcating early on reading and writing activities. The research method used is a qualitative approach that is carried out objectively in the field. The types of data sources used in this study are primary and secondary data sources. The results of the study indicate that there is high motivation and facilities provided by the Asa Reading House in increasing early literacy. This is evidenced by the existence of various activities carried out in terms of providing learning based on learning while playing. However, children's exemplary behavior, such as interest in participating in literacy activities, is still lacking. So this has an impact on low literacy in children, especially in reading and writing activities. Literacy culture can grow well if children get motivational encouragement, both internal and external motivation.
Peran Pustakawan dalam Pengembangan Literasi Informasi di Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Makassar: Indonesia Fatri Ardiansyah; Harianto; Nasrullah
Literatify: Trends in Library Developments Vol 4 No 1 (2023): MARCH
Publisher : UPT Perpustakaan UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/literatify.v4i1.36497

Abstract

Abstract This study exmines the role of librarians in developing information literacy in the library of the Muhammadiyah University of Makassar. The background in this research is based on the current situation where university libraries rarely teach informtion literacy to users. As for the main problem in this research is “the role of librarians in developing information literacy in the library of the University of Muhammadiyah Makassar”. From the subject matter above the researcher divided into 2 problems, namely: first how the role of librarians in developing information literacy in the library of the University of Muhammadiyah Makassar. And the second is the development of the information literacy in the library of the University of Muhammadiyah Makassar. This type of research is a qualitative descriptive study and a systematic managerial approach, where data is collected by using observation, interviews and documentation as well as using data management and analysis techniques which are carried out through four stage, namely data collection, data reduction, data presentation and taking conclusions. The role of librarians in developing information literacy is quite good, seeing librarians have carried out their functions as educators in educating librarians in literacy and managing information needed by the librarians. As an adminisrator, providing good services, in this case the provision of digital services, journals and a convenient place for the running of information literacy programs. As a supervisor, supervises and provides guidance to user. Whereas in the development of information literacy, each skill has gone well looking at the contribution of librarians in educating and applying skills in information literacy, starting from identifying information needs, tracking management tools, publicizing and using technology. As an implication, it is expected that a new breakthrough in the development of informtion literacy is needed to make this information literacy as a basic course, librarians must also be more creative in educating librarians and librarian also need to improve their competence. Keywords: information literacy.college’s library, librarian
Analisis Ketersediaan Koleksi untuk Kebutuhan Informasi Pemustaka di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan Saenal Abidin; Nur Annafiah Adzkiya Mar'at; Arsil T; Umar Sulaiman
Literatify: Trends in Library Developments Vol 4 No 1 (2023): MARCH
Publisher : UPT Perpustakaan UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/literatify.v4i1.36769

Abstract

Penelitian ini berfokus pada ketersediaan koleksi di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan. Hasil Penelitian menunjukkan ketersediaan koleksi di perpustakaan telah sejalan dengan Standar Nasional Perpustakaan Provinsi yang jumlah total koleksi perpustakaan daerah yang terbaru sebanyak 365.407 Eksamplar 45.792 judul, dengan pembagian jumlah koleksi fiksi 149.436 Eksamplar dan 1.018 judul serta jumlah koleksi non-fiksi 215.971. sedangkan Jumlah koleksi digital 250 Isulsel, 280 e-sulawesiana, 6.720 Pocadi, 7.321 Bookless. Selanjutnya, kesimpulan terkait kebutuhan informasi pemustaka di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, jika dilihat dari segi kebutuhan kognitif, afektif, integrasi personal, integrasi sosial, dan kebutuhan berimajinasi, secara umum telah terpenuhi dengan baik. Hal itu dibuktikan dari pernyataan seluruh informan dari kalangan pemustaka.
Peningkatan Kualitas Penataan Koleksi Bahan Pustaka di Perpustakaan Pondok Pesantren IMMIM Putri Pangkep Melalui Pendekatan Asset Based for Community Development Irvan Muliyadi; Sitti Husaebah Pattah
Literatify: Trends in Library Developments Vol 4 No 1 (2023): MARCH
Publisher : UPT Perpustakaan UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/literatify.v4i1.36879

Abstract

Perpustakaan madrasah merupakan unit yang berkontribusi secara signifikan terhadap capaian pembelajaran siswa apabila perpustakaan tersebut terkelola dengan baik. Tidak banyak perpustakaan madrasah dan perpustakaan pondok pesantren yang terkelola dengan baik, oleh karena itu kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pegelolaan koleksi bahan pustaka di perpustakaan pondok pesantren. Kegiatan pengabdian ini yang menggunakan pendekatan Assets Based for Community Development digabungkan dengan Service Learning bertempat di perpustakaan pondok pesantren IMMIM Putri Pangkep Sulawesi Selatan sebagai komunitas mitra. Kegiatan ini diawali dengan “Mappatabe”, mohon ijin sekaligus wawancara apresiatif, dilanjutkan pemetaan aset, tudang sipulung (low hanging fruits) dan monitoring evaluasi. Intervensi dari tim pengadi adalah pelatihan pengelolaan bahan pustaka diberikan kepada staf perpustakaan dan tim service-learning yang melakukan penataan koleksi bahan pustaka. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa perpustakaan pondok pesantren IMMIM Putri Pangkep memiliki: aset individu berupa staf yang memiliki kemampuan mengadministrasi kegiatan, kemampuan mengoperasikan komputer dan kemampuan berkomunikasi dengan baik; aset infrastruktur dan fisik berupa ruang referensi, ruang baca, ruang sirkulasi & pengolahan, rak buku, dan 3 unit komputer; aset sumber daya alam berupa halaman yang luas, tanaman hias yang beragam dan pepohonan; aset sosial berupa organisasi seperti YASDIC IMMIM dan aset sosial berupa assosiasi seperti koperasi, organisasi daerah, English Club, komunitas baca dan tahfidz; sumber keuangan berupa pembayaran SPP santri dan Yasdic IMMIM. Aset yang dimiliki perpustakaan pondok pesantren IMMIM dimobilisasi melalui pelatihan sebagai bentuk intervensi dari pelaksana kegiatan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan kualitas pengelolaan/penataan koleksi bahan pustaka yang dimilikinya & berbagai kontribusi diberikan oleh tim sevice learning tersebut dalam meningkatkan penataan koleksi bahan pustaka perpustakaan pondok pesantren IMMIM. Perubahan pengelolaan perpustakaan madrasah atau perpustakaan pondok pesantren ke arah yang lebih baik dapat lebih efektif melalui darma pengabdian masyarakat dari PTKI melalui kegiatan peningkatan kapasitas pengelola perpustakaannya dan tim service learning dari PTKI yang memiliki program studi Ilmu Perpustakaan.
Evaluasi Program Pendidikan Pemakai Perpustakaan IST AKPRIND Yogyakarta dengan Model Center for the Study of Evaluation – University of California in Los Angeles (CSE-UCLA) Yusrin Karauna; Anis Masruri
Literatify: Trends in Library Developments Vol 4 No 2 (2023): SEPTEMBER
Publisher : UPT Perpustakaan UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/literatify.v4i2.36275

Abstract

The purpose of this study was to evaluate the activities of the user education program at the IST AKPRIND library in Yogyakarta by using a model the CSE-UCLA evaluation which consists of four stages namely;(1) Needs Assessment, (2) Program Planning, (3) Formative Evaluation, (4) Summative Evaluation. This research method is a quantitative descriptive research method. Determination of data source retrieval by means incidental sampling data collection techniques with questionnaires. Respondents in this study were 50 students. The results of the research show that in stages Needs Assessment, focusing on programs, goals and analysis of human resource needs for user education by 97.5% is categorized as very suitable. Program Planning, this stage is related to program materials, program planning, mentors or presenters, students and user education budgets of 94.35% categorized in accordance. Stages Formative Evaluation, regarding the implementation process, implementation suitability, facilities and infrastructure as well as user education monitoring and supervision of 98.37% which are categorized as very appropriate. Then stages Summative Evaluation, an evaluation of the achievement of program objectives and the impact of the user education program of 98.25% is categorized as very appropriate.

Page 4 of 13 | Total Record : 122