cover
Contact Name
Muhammad Rizal
Contact Email
rizalmuhammad08@gmail.com
Phone
+6282312928478
Journal Mail Official
rizalmuhammad08@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin, Kampus Unhas Tamalanrea KM 10 Makassar 90245.
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
AbdiTechno (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 28091221     EISSN : 28091221     DOI : -
Jurnal AbdiTechno merupakan publikasi yang diterbitkan oleh Program Studi Keteknikan Pertanian Universitas Hasanuddin. Edisi Perdana terbit dalam bentuk elektronik pada Bulan Januari dan Juli 2021. Jurnal ini ditujukan sebagai wahana publikasi artikel dosen dan peneliti tentang hasil pengabdian pada masyarakat yang bermutu dan orisinil. Jurnal ini memuat artikel pengabdian pada masyarakat dalam bidang pertanian secara umum. Setiap artikel yang dimuat diharapkan dapat memberi kontribusi dalam pengembangan ilmu dan meningkatkan pengetahuan tentang bidang pertanian yang terkait.
Articles 76 Documents
Diversifikasi Dan Peningkatan Mutu Organoleptik Selai Nanas Melalui Formulasi Inovatif Pada Umkm Radja Nanas Bantaeng Andi Hermina Julyaningsih; Andi Nur Faidah Rahman; Ibnu Mansyur Hamdani; Wiwin Reski Windarsari
Abdi Techno Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Abditechno
Publisher : Departemen Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70124/abditechno.v6i2.2249

Abstract

Radja Nanas MSME is a local enterprise in Bantaeng Regency engaged in the cultivation of pineapple (Ananas comosus (L.) Merr.) and the production of its processed products. One of its leading products is pineapple jam. However, the organoleptic quality of the pineapple jam produced by this MSME still requires improvement, particularly in terms of color and texture. The resulting jam tends to have a darker color, and its consistency is excessively thick compared to commercial pineapple jam standards. In addition, the selling price of the product is relatively high and lacks variation, as the jam formulation relies solely on pineapple without incorporating other potential raw material substitutions that could enhance product quality and market value. This community service program aimed to diversify pineapple jam products and improve their organoleptic quality, enabling Radja Nanas MSME to introduce new product variants with enhanced quality and greater consumer acceptance. The implementation methods included the transfer of appropriate technology in the form of an automatic jam stirrer to improve both production quality and quantity. Furthermore, educational sessions were provided on proper jam-processing techniques to ensure the production of high-quality pineapple jam. Finally, hands-on training was conducted to develop new pineapple jam variants by incorporating dragon fruit, papaya, and carrot into the formulation. This innovation was intended to enhance organoleptic properties and nutritional value while simultaneously reducing production costs. The community service activities were successfully implemented, marked by the delivery of the automatic jam stirrer to Radja Nanas MSME. Moreover, there was a measurable improvement in participants’ knowledge regarding proper pineapple jam processing methods and the development of three new pineapple jam variants.
Penyuluhan Budidaya Tanaman Hidroponik Dengan Sistem DFT (Deep Flow Technique) Sebagai Solusi Menanam Sayur Di Lahan Terbatas Muhammad Rizal; Diva Aulia Wulan Pertiwi A
Abdi Techno Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Abditechno
Publisher : Departemen Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70124/abditechno.v6i2.2351

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa. Lokasi pengabdian mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin Gelombang 112 salah satunya berlokasi di Desa Jombe, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan. Hasil observasi menunjukkan mayoritas masyarakat di Desa Jombe bekerja sebagai petani dengan padi dan jagung sebagai komoditas pertaniannya. Akibatnya, lahan pertanian yang ada di Desa Jombe sebagian besar hanya dimanfaatkan sebagai sawah dan ladang jagung sedangkan kebutuhan pangan sayuran juga sangat dibutuhkan di Desa Jombe. Tantangan kebutuhan pangan di masa depan dapat dijawab dengan meningkatkan produksi sayuran di Desa Jombe. Solusi yang tepat untuk menghadapi permasahalan yang ada yaitu membuat teknologi tepat guna untuk memanfaatkan lahan sempit dengan melakukan budidaya sayuran menggunakan metode hidroponik. Oleh karena itu, dilakukan program kerja penyuluhan tentang pemanfaatan pekarangan melalui budidaya sayuran secara hidroponik untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat Desa Jombe tentang bagaimana teknik dan cara melakukan budidaya sayuran dengan metode hidroponik yang diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang cara budidaya tanaman hidroponik.
Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Melalui Program Greengrow Hydroponic Untuk Mendukung Ketahanan Pangan Rumah Tangga Di Pulau Saugi Kabupaten Pangkep Henra Hermawan; Thoriq Akbar Virgiawan; Cintya Padua; Haflah Butzainah Anwar; Fatur Rahman; A.Raoda Tul jannah; Christopher Toma; Nurmutmainna Tarhim; Aquella Patongloan; Annisa Indie Eka Hadini; Muhammad Kurnia; Aidha Salsa Febrianti; Wiwi Pertiwi; Firga H; Regina Elshaddai Timang; Hesti; Dhiaz Erlangga Tangahu; Aris Baso; Fitri Wahyuni
Abdi Techno Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Abditechno
Publisher : Departemen Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70124/abditechno.v6i2.2368

Abstract

Pulau Saugi Desa Mattiro Baji merupakan pulau kecil yang sebagian besar masyarakatnya adalah nelayan. Keterbatasan lahan produktif, dominasi tanah berpasir, serta rendahnya pengetahuan mengenai budidaya tanaman menyebabkan kebutuhan sayuran sangat bergantung pasokan dari wilayah daratan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat melalui penerapan teknologi Greengrow Hydroponic sebagai alternatif budidaya sayuran skala rumah tangga. Program dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Community Development yang meliputi identifikasi masalah, persiapan, sosialisasi, pelatihan, praktik, pendampingan, dan evaluasi partisipatif melalui observasi serta wawancara. Kegiatan diikuti oleh 25 peserta yang terdiri atas ibu rumah tangga, nelayan, pemuda, dan tokoh masyarakat Pulau Saugi. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat selama seluruh rangkaian program. Peserta mampu memahami dan mempraktikkan penyusunan media tanam, penanaman bibit, serta pemeliharaan tanaman. Program juga meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan pekarangan sebagai media budidaya serta mendorong penggunaan bahan lokal yang mudah diperoleh. Penerapan Greengrow Hydroponic berpotensi meningkatkan ketersediaan sayuran segar, mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar pulau, dan memperkuat ketahanan pangan rumah tangga di wilayah pesisir. Program ini menunjukkan bahwa pendekatan pemberdayaan masyarakat berbasis partisipatif efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat untuk mengembangkan budidaya sayuran secara mandiri dan berkelanjutan.
Pemanfaatan Limbah Kulit Kakao Sebagai Bahan Baku Pembuatan Briket Iqbal Salim; Mursalim; Junaedi Muhidong; Khaeril Anwar; Sem Kisley; Satria; Abdul Azis; Muhammad Tahir Sapsal; Husnul Mubarak; Mahmud Achmad; Ahmad Munir; Gemala Hardinasinta; Febriana Intan Permata Hati; Syahrial Sabaniah
Abdi Techno Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Abditechno
Publisher : Departemen Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70124/abditechno.v6i2.2374

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat merupakan pengaplikasian teori-teori yang diperoleh di bangku perkuliahan yang diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menghadapi permasalahan yang dihadapi. Berdasarkan hasil observasi di Kecamatan Gantarangkeke banyak masyarakat yang bekerja sebagai petani kakao. Tetapi masih belum bisa mengelola limbah kulit kakao untuk  dimanfaatkan sebagai bahan yang bernilai ekonomi. Salah satu inovasi yang dapat dikembangkan untuk mengurangi limbah kulit kakao ini ialah memanfaatkan limbah kulit kakao sebagai bahan baku pembuatan briket. Tujuan dilakukannya program ini yaitu untuk memberikan pengetahuan kepada para petani cara pembuatan briket dan memanfaatkan limbah kulit kakao menjadi briket sehingga limbah kulit kakao lebih bermanfaat untuk para petani dan masyarakat. Program ini telah terlaksana dengan baik dan melalui kegiatan penyuluhan dan demonstrasi pembuatan produk briket serta mensosialisasikan kepada masyarakat. Program ini sangat memberikan dampak yang sangat besar sehingga memberikan pengetahuan dan produk baru yang memiliki nilai guna yang menguntungkan bagi para petani dan masyarakat sekitar.
Implementasi Pertanian Cerdas Untuk Sistem Irigasi Tanaman Hortikultura Di Pesantren Karajaang Kapulauan Selayar Sitti Nur Faridah; Muhammad Tahir Sapsal; Syahrial Sabaniah; Ahmad Munir; Mahmud Achmad; Suhardi; Iqbal; Husnul Mubarak
Abdi Techno Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Abditechno
Publisher : Departemen Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70124/abditechno.v6i2.2383

Abstract

This community service program aims to improve irrigation management efficiency and the productivity of horticultural crop cultivation through the implementation of smart farming technology at Karajaang Islamic Boarding School, Selayar Islands Regency. The primary challenges encountered by the partner included limited water availability, reliance on manual irrigation practices, and the absence of technological solutions to support the management of horticultural crop cultivation. The implemented solution consisted of installing a smart irrigation system equipped with soil moisture sensors and a microcontroller capable of automatically regulating irrigation based on the water requirements of horticultural crops. The implementation method included a needs assessment, system design and installation, as well as the demonstration and implementation of the technology. The results of the community service program demonstrated that the smart irrigation system significantly improved water use efficiency and enhanced the partner's knowledge and technical skills in the adoption and application of smart agricultural technologies. Furthermore, the participants demonstrated strong enthusiasm for operating the system and expressed their commitment to expanding its implementation to other horticultural cultivation areas. The implementation of this smart farming technology is expected to serve as a model for more efficient, sustainable, and climate-resilient horticultural crop management within the Islamic boarding school environment.  
Edukasi Fungsi Ekosistem Laut Bagi Siswa Siswi SD Dan SMP Desa Pulau Persatuan, Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai Abdul Azis; Farrah Syerina; Iqbal
Abdi Techno Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Abditechno
Publisher : Departemen Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70124/abditechno.v6i2.2390

Abstract

Pulau Persatuan merupakan salah satu desa yang ada di kecamatan Pulau Sembilan kabupaten Sinjai yang sebagian besar penduduknya bergantung pada sumberdaya laut. Ekosistem laut mulai menghadapi berbagai tantangan lingkungan seperti degradasi akibat polusi, penangkapan ikan yang berlebihan, dan kerusakan habitat alam. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada 91 siswa dari tiga sekolah tentang ekosistem laut melalui evaluasi postes. SDN 22 KANALO II mencapai rata-rata skor tertinggi sebesar 76.30, SDN 151 KANALO I sebesar 59.87, dan SMPN 31 Sinjai sebesar 63.94. Program berhasil meningkatkan pemahaman siswa tentang ekosistem laut dan konservasi lingkungan.