cover
Contact Name
Muhammad Istiqlal
Contact Email
m.istiqlal@gmail.com
Phone
+6285729356143
Journal Mail Official
m.istiqlal@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Sholeh Km. 04, RT.002 RW.001,Dsn.Bandungan,Ds. Gedangan,Kec. Tuntang, Semarang 50773
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27459985     DOI : https://doi.org/10.35672/afeksi.v2i2.28
Core Subject : Education, Social,
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan is one of the media for dissemination of information research results in the field of education which aims to communicate the various results of studies that can serve as the basis of scientific development to create educational innovation that emphasized on improving the quality of education. Afeksi is published by Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran in corporate with Mahfud Ridwan Institute.
Articles 35 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 4 (2025)" : 35 Documents clear
Peran Guru dalam Menilai Kompetensi Keterampilan Siswa secara Holistik Mameru, Konny Rio
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i4.580

Abstract

Penilaian keterampilan secara holistik menjadi kebutuhan mendesak dalam penyelenggaraan pendidikan abad ke-21, khususnya dalam konteks implementasi Kurikulum Merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru dalam menilai kompetensi keterampilan siswa secara menyeluruh, mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Melalui pendekatan studi literatur, penulis menganalisis berbagai sumber akademik yang relevan untuk mengidentifikasi praktik, tantangan, dan strategi yang dapat diterapkan guru dalam proses penilaian holistik, terutama dalam pembelajaran sejarah di tingkat SMA. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru tidak hanya berperan sebagai penilai hasil belajar, tetapi juga sebagai pengamat proses dan fasilitator pengembangan keterampilan siswa. Penilaian holistik memungkinkan guru menilai kemampuan nyata siswa dalam konteks pembelajaran otentik seperti proyek, presentasi, dan kerja kelompok. Meskipun demikian, pelaksanaannya menghadapi sejumlah kendala, seperti keterbatasan waktu, jumlah siswa yang besar, serta kurangnya pelatihan profesional. Oleh karena itu, guru dituntut untuk bersikap reflektif, berinovasi dalam pendekatan pembelajaran, serta memanfaatkan teknologi sebagai sarana pendukung penilaian. Studi ini merekomendasikan penguatan kapasitas guru melalui pelatihan berkelanjutan dan dukungan institusional agar penilaian holistik dapat diimplementasikan secara efektif dan konsisten. Dengan demikian, penilaian tidak hanya menjadi alat ukur capaian akademik, tetapi juga instrumen untuk membina karakter dan keterampilan hidup siswa secara menyeluruh.
Evaluasi Integrasi Media Digital Terhadap Regulasi Motivasi Belajar Siswa SMP dalam Pendidikan Jasmani Nazareta, Putri Indah; Mukholid, Agus; Sabarini, Sri Santoso; Liskustyawati, Hanik; Syaifullah, Rony; Waluyo, Waluyo
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i4.760

Abstract

Penelitian evaluatif ini bertujuan untuk menelaah secara kritis implementasi media digital dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), khususnya dalam kaitannya dengan regulasi motivasi belajar intrinsik siswa. Evaluasi dilakukan dengan mengintegrasikan Technology Acceptance Model (TAM), yang mencakup Persepsi Kegunaan dan kemudahan penggunaan, dengan Self-Determination Theory (SDT) untuk mengkaji pemenuhan kebutuhan kompetensi dan otonomi sebagai prediktor regulasi intrinsik. Data dikumpulkan melalui survei cross-sectional terhadap 270 siswa dari sembilan SMP negeri di Kecamatan Banjarsari. Analisis dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persepsi Kegunaan media digital berada pada kategori tinggi (M = 5.89) dan terbukti berpengaruh signifikan terhadap pemenuhan kebutuhan kompetensi siswa (β = 0.45; p 0.01). Sebaliknya, Persepsi Kemudahan Penggunaan, meskipun berada pada kategori tinggi-sedang (M = 5.12), tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap pemenuhan kebutuhan otonomi siswa (β = 0.10; p 0.05). Temuan ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara fungsi teknis media digital dan pengalaman otonomi belajar siswa. Studi ini menyimpulkan bahwa efektivitas integrasi media digital dalam PJOK tidak hanya ditentukan oleh kegunaannya, tetapi sangat bergantung pada sejauh mana desain dan implementasinya mampu mendukung rasa kendali dan kemandirian siswa. Temuan ini menjadi dasar evaluatif penting bagi pengembangan media digital PJOK yang lebih berorientasi pada kualitas motivasi intrinsik.
Implementasi Penggunaan Instrumen Tes untuk Mengukur Objek Evaluasi Kognitif Pelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar Armana, Gelbita Zahra; Ihsanuddin, Muhammad Fauzi; Ramadhan, Fauzan Fariz; Nugraha, Enung
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i4.762

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan instrumen tes kognitif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar sebagai alat evaluasi yang tujuan dan terukur. Evaluasi pembelajaran berperan penting dalam mengidentifikasi tingkat pemahaman siswa terhadap materi, serta membantu guru dalam menilai ketercapaian kompetensi dasar. Dalam penelitian ini, instrumen tes disusun berdasarkan taksonomi Bloom (C1–C6) dan disesuaikan dengan kompetensi dasar (KD) pembelajaran Bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa pada aspek pemahaman bacaan (C2–C4) lebih tinggi dibandingkan kemampuan menulis (C5–C6). Kelebihan instrumen terletak pada kesesuaiannya dengan indikator pembelajaran dan variasi bentuk soal, sedangkan kelemahannya adalah validitas isi dan daya pembeda yang belum optimal. Kendala utama yang dihadapi guru meliputi keterbatasan waktu, variasi kemampuan siswa, dan kurangnya pelatihan penyusunan soal. Solusi yang diusulkan mencakup pelatihan berkelanjutan bagi guru, penggunaan bank soal terstandar, dan kolaborasi antar pendidik dalam merancang evaluasi yang valid dan dapat diandalkan. Dengan demikian, penerapan instrumen tes kognitif terbukti berkontribusi terhadap peningkatan kualitas evaluasi dan pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.
Evaluasi Islam Wasathiyah dalam Kurikulum Pendidikan Islam (Analisis Buku Ajar PAI Kelas XI) Narko, Narko; Nursikin, Mukh
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i4.787

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Islam wasathiyah dimensi tasamuh dalam kurikulum pendidikan Islam. Dengan cara menganalisis Islam wasathiyah dimensi tasamuh pada materi buku ajar Pendidikan Agama Islam keluaran Kementerian Agama (Kemenag) RI. Metode kualitatif dengan pendekatan library research digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai wasathiyah-tasamuh telah disampaikan secara konkrit baik ranah teoretis ataupun pragmatis dalam kehidupan sehari-hari. Namun, dalam praktiknya belum menyajikan toleransi internal muslim dari perbedaan ushuliyah, seperti halnya perbedaan ushuliyah yang terjadi pada sunni-syiah yang menyebabkan terjadinya konflik hingga kekerasan. Materi ajar belum mampu menjawab pluralitas mazhab Islam kontemporer. Sunni-syiah masih membutuhkan kerangka teologis yang dapat merekonsiliasi keduanya hingga mendorong terjadinya persaudaraan dan persatuan. Diperlukan materi ajar wasathiyah-tasamuh yang lebih luas dan mendalam sehingga tujuan kurikulum untuk dapat bersikap moderat dan menegakkan ukhuwah basyariah, ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah betul-betul dapat terrealisasi dalam kehidupan nyata.
Pemikiran Pendidikan Perempuan Menurut Rahmah El Yunusiyyah: Antara Tradisi dan Modernitas Sofiani, Ika Kurnia; Mairanda, Risda Hairil; Salsabila, Rakha; Ramadhani, Sukma; Fatihah, Nur; Sukma, Dini Pelita; Aisyah, Siti; Firmansyah, Muhammad Setia
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i4.770

Abstract

Penelitian ini mengkaji integrasi Maqashid Al-Syari’ah dan Mashlahah Mursalah sebagai landasan konstruksi hukum administrasi negara yang berkeadilan dalam sistem hukum positif Indonesia. Kajian ini berangkat dari realitas bahwa hukum administrasi negara sering kali masih bersifat formalistik dan kurang responsif terhadap kebutuhan keadilan substantif masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan nilai yang mampu memperkaya hukum positif tanpa menegasikan prinsip negara hukum modern. Pendekatan normatif digunakan dengan menitikberatkan pada analisis peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, serta konsep Maqashid Al-Syari’ah dan Mashlahah Mursalah sebagai kerangka konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Maqashid Al-Syari’ah yang mencakup perlindungan agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta memiliki relevansi yang kuat dengan prinsip-prinsip hukum administrasi negara, seperti legalitas, keadilan, kepastian hukum, dan perlindungan hak asasi manusia. Integrasi Mashlahah Mursalah memperkuat orientasi kebijakan administrasi negara pada kepentingan umum dan kesejahteraan masyarakat. Dengan menempatkan kemaslahatan sebagai tujuan utama, kebijakan administratif tidak hanya sah secara hukum, tetapi juga adil secara sosial dan moral. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi Maqashid Al-Syari’ah dan Mashlahah Mursalah dapat menjadi basis normatif yang penting dalam pembaruan hukum administrasi negara di Indonesia. Pendekatan ini berkontribusi dalam membangun sistem pemerintahan yang responsif, adaptif, dan berorientasi pada keadilan substantif. Dengan demikian, hukum administrasi negara tidak hanya berfungsi sebagai instrumen pengendalian kekuasaan, tetapi juga sebagai sarana mewujudkan kesejahteraan dan kemaslahatan masyarakat secara berkelanjutan.

Page 4 of 4 | Total Record : 35