cover
Contact Name
Muhammad Istiqlal
Contact Email
m.istiqlal@gmail.com
Phone
+6285729356143
Journal Mail Official
m.istiqlal@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Sholeh Km. 04, RT.002 RW.001,Dsn.Bandungan,Ds. Gedangan,Kec. Tuntang, Semarang 50773
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27459985     DOI : https://doi.org/10.35672/afeksi.v2i2.28
Core Subject : Education, Social,
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan is one of the media for dissemination of information research results in the field of education which aims to communicate the various results of studies that can serve as the basis of scientific development to create educational innovation that emphasized on improving the quality of education. Afeksi is published by Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran in corporate with Mahfud Ridwan Institute.
Articles 406 Documents
Pemanfaatan Platform Computer Based Test (CBT) dalam Sistem Penilaian di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Samarinda Siraturrahmah, Rina Muda
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.702

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas pemanfaatan platform computer based test (CBT) dalam penilaian di MIN 2 Samarinda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan menggunakan teknik triangulasi. Informan dalam penelitian ialah kepala sekolah, operator dan guru. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan platform computer based test (cbt) dalam penilaian di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 (1) efektifitas waktu, mengakses platform, perangkat yang digunakan, pembuatan dan pengerjaan soal. (2) objektivitas dari segi format penilaian, koreksi soal dan penilaian. (3) mengurangi tindakan curang pada pelaksanaan ujian. (4) otomatis memberikan hasil skor penilaian.
Menggali Kompetensi Pribadi dan Sosial Konselor Melalui Analisis Tokoh Punakawan Semar (Studi Hermeneutika) Raharjo, Laurentia Gita Charisma Agung; Sarwono, Robertus Budi
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.710

Abstract

Konseling merupakan interaksi yang bersifat pribadi dan dilaksanakan secara profesinal antara konselor dan konseli. Interaksi tersebut selain harus dilakukan secara profesional juga membantu konseli untuk memberikan dukungan, bimbingan, pemecahan masalah dan pengembangan diri. Sebagai tindakan yang bersifat profesional kegiatan layanan konseling harus dilakukan oleh konselor yang memiliki kompetensi pada bidangnya. Salah satu kompetensi yang perlu dikuasai oleh konselor selain memahami karaktristik konseli dan permasalahannya temasuk latar belakang yang turut membentuk pribadi konseli. Penelitian ini bertujuan mengidetifikasi nilai-nilai karakter Semar sebagai tokoh Punakawan dan relevansinya terhadap kompetensi pribadi dan sosial seorang konselor. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui studi pustaka. Analisis dilakukan dengan menggunakan pendekatan hermeneutika Gadamer. Analisis tersebut dilakukan melalui tahab-tahab: pra-pemahaman, dialog dengan teks, fusi horizon, dan peran bahasa sebagai medium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Semar merupakan salah satu tokoh punakawan yang memiliki berbagai karakter positif, seperti kebijaksanaan, kejujuran, kesabaran, kerendahan hati, serta kepedulian terhadap sesama. Karakter-karakter tersebut memiliki relevansi terhadap kompetensi pribadi maupun sosial seorang konselor. Konselor dituntut untuk mampu hadir sebagai pribadi yang dewasa, sabar, empatik, dan mampu membina hubungan terapeutik dengan konseli dari berbagai latar belakang. Semar menunjukkan kemampuan ini dalam setiap perannya. Dengan demikian, tokoh Semar dapat menjadi inspirasi dalam pengembangan layanan bimbingan dan konseling yang berbasis budaya.
Perbedaan Hasil Belajar Antara Model Pembelajaran Jigsaw dan Inkuiri Pada Mata Pelajaran PAI SMP Plus Salsabila Wahdini, Sabila Fitriah
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.703

Abstract

Salah satu motivasi di balik penelitian ini adalah rendahnya keterlibatan peserta didik dalam berbagai aktivitas pembelajaran. Salah satu elemen yang berkontribusi terhadap minimnya partisipasi siswa dalam kegiatan belajar mengajar adalah metode penyampaian materi oleh guru, khususnya ketika menggunakan model pembelajaran inkuiri. Oleh karena itu, peneliti berinisiatif untuk melaksanakan sebuah eksperimen menggunakan model pembelajaran jigsaw. Tujuan dari studi ini adalah untuk menganalisis apakah terdapat perbedaan yang berarti dalam pencapaian hasil belajar siswa ketika membandingkan penerapan model jigsaw dengan model inkuiri pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Plus Salsabila. Jenis penelitian yang dipilih adalah eksperimen semu, yang termasuk dalam kategori penelitian kuantitatif. Secara keseluruhan, populasi dan sampel penelitian ini mencakup 19 subjek, di mana teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data melibatkan penggunaan soal-soal yang telah teruji keakuratan dan validitasnya. Hasil menunjukkan bahwa data memenuhi standar normalitas dan homogenitas. Dari hasil analisis perhitungan yang dilakukan, bisa disimpulkan bahwa hipotesis nol atau Ho ditolak, artinya capaian belajar siswa memang berbeda antara kelas yang menerapkan model jigsaw dan kelas yang menggunakan model inkuiri. Data uji hipotesis menunjukkan nilai t hitung sebesar 1,464, sementara t tabel adalah 1.739.
Upaya Meningkatkan Motivasi dan Aktivitas Belajar Biologi Peserta Didik SMA Melalui Video Animasi Berbasis Youtube Fadhal, Hadiid Ahlul; D, Rahmawati
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.711

Abstract

Studi ini bertujuan meningkatkan motivasi dan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran Biologi menggunakan media video animasi dari Youtube. Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya minat dan partisipasi siswa akibat penggunaan media konvensional serta minimnya integrasi teknologi dalam pembelajaran. Metode yang diterapkan adalah Penelitian Tindakan Kelas model Kurt Lewin dengan empat tahapan: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 29 siswa kelas XI.F4 di SMAN 1 V Koto Kampung Dalam. Hasil menunjukkan peningkatan motivasi belajar dari 65% (pra-siklus) menjadi 73,8% (siklus I) dan 88,6% (siklus II). Aktivitas belajar juga meningkat dari 60% (pra-siklus) menjadi 71,3% (siklus I) dan 84,2% (siklus II). Disimpulkan bahwa video animasi Youtube efektif menciptakan pembelajaran yang menarik dan interaktif, sehingga meningkatkan motivasi dan aktivitas belajar Biologi siswa SMA.
Pengaruh Model PBL dengan Media Bosiva Terhadap Kemampuan Bernalar Kritis Siswa IPAS Romadlon, Muhammad Hanafi; Fauzi, Adin; Wadiastuti, Sripit
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.707

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pengaruh penerapan model pembelajaran berbasis masalah PBL yang didukung media BOSIVA terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dalam mata pelajaran IPAS di kelas V SDN Kanigoro 03. Permasalahan utama dalam studi ini berakar pada minimnya partisipasi aktif siswa dalam model pembelajaran konvensional yang didominasi oleh peran guru, yang berdampak pada belum optimalnya pengembangan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan menerapkan metode eksperimen semu (quasi experiment) menggunakan rancangan Nonequivalent Control Group Design yang melibatkan pengukuran awal (pretest) dan akhir (posttest). Sampel penelitian terdiri atas 44 peserta didik yang terbagi ke dalam dua kelompok: kelompok eksperimen sebanyak 22 siswa yang mendapatkan pembelajaran berbasis masalah (Problem-Based Learning) dengan dukungan media BOSIVA, serta kelompok kontrol yang juga berjumlah 22 siswa dan mengikuti pembelajaran konvensional tanpa intervensi khusus. Instrumen yang digunakan berupa tes kemampuan berpikir kritis yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Pengolahan data dilakukan melalui pengujian statistik Independent Sample T-Test dengan dukungan perangkat lunak SPSS. Temuan penelitian mengindikasikan adanya lonjakan signifikan dalam capaian kelompok perlakuan, di mana nilai rata-rata sebelum intervensi tercatat sebesar 62,27 dan meningkat menjadi 85,45 setelah perlakuan. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,030, yang berada di bawah ambang batas 0,05, menandakan adanya perbedaan yang substansial antara kelompok eksperimen dan kontrol. Berdasarkan hasil tersebut, pendekatan pembelajaran berbasis masalah yang diperkaya dengan media BOSIVA terbukti mampu mengoptimalkan kemampuan berpikir kritis peserta didik secara efektif.
Peran Ice Breaking Wordwall dalam Mengembangkan Kosakata Bahasa Inggris Siswa SD Azizah, Fadia Nurul; Fauzi, Adin; Widiastuti, Sripit
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan teknik Ice Breaking berbasis Wordwall terhadap penguasaan kosakata Bahasa Inggris siswa kelas IV sekolah dasar. Rendahnya penguasaan kosakata sering berdampak pada kurangnya keberanian dan motivasi siswa dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian adalah 27 siswa kelas IV yang dipilih melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian meliputi tes penguasaan kosakata, angket motivasi, serta lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Data dianalisis menggunakan uji prasyarat (normalitas dan homogenitas) serta uji hipotesis dengan Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai siswa dari 60,37 pada Pretest menjadi 72,22 pada Posttest. Uji Paired Sample t-Test menghasilkan nilai signifikansi 0,003 (0,05), yang menegaskan terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah perlakuan. Selain itu, hasil angket memperlihatkan bahwa mayoritas siswa merasa lebih termotivasi dan lebih mudah memahami kosakata melalui permainan interaktif Wordwall, sehingga suasana kelas menjadi lebih aktif, menyenangkan, dan mendukung keberanian siswa dalam menggunakan bahasa Inggris sederhana. Dengan demikian, penerapan teknik Ice Breaking berbasis Wordwall terbukti efektif tidak hanya dalam meningkatkan penguasaan kosakata Bahasa Inggris, tetapi juga dalam menumbuhkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran.
Pengembangan Strategi Pembelajaran Menggunakan Metode Audio-Lingual untuk Meningkatkan Kemampuan Siswa dalam Memahami Kosa Kata Bahasa Indonesia Maulida, Nur Indah; Umami, Mashlihatul
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i2.419

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas peningkatan kemampuan siswa dalam memahami kosa kata bahasa indonesia melalui metode audio-lingual pada siswa kelas 1 di SD Islam Istiqomah Ungaran. Metode audio-lingual metode yang didasari pada pendekatan struktural dalam pembelajaran bahasa. Kemampuan menyusun teks secara lisan dapat diukur dengan keterampilan dalam mengungkapkan maksud, gagasan, dan pemikirannya dalam bahasa arab secara sederhana maupun sitematis. Dalam penelitian ini, metode penelitian yang digunakan yaitu RnD (Research and Development) melalui pendekatan dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation and, Evaluation). Desain dalam penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (Field Study). Peneliti menggunakan sampel berjumlah 35 siswa dari kelas 1 C. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 10 pertanyaan yang ditujukan pada lembar kuisioner kepuasan siswa, diperoleh hasil yang sangat baik dengan rata-rata 4,8 dan dapat diartikan siswa sangat puas terhadap pengembangan metode pembelajaran menggunakan audio-lingual. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa adanya peningkatan dalam memahami bahasa arab menggunakan metode audiolingual pada siswa/siswi kelas 1 SD Islam Istiqomah Ungaran. 
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa SD Jauharoh, Sahiba Azzahra; Malahayati, Eva Nurul; Anggraini, Dian Puspita
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.708

Abstract

Rendahnya capaian hasil belajar siswa pada materi Wujud Zat dan Perubahannya disebabkan oleh penggunaan pembelajaran konvensional yang kurang sesuai dengan karakteristik belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) melalui desain Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group. Subjek penelitian terdiri dari 54 siswa kelas IV SDN Srengat 1 yang terbagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran berdiferensiasi dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar kognitif dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kelas eksperimen, dengan rata-rata nilai pretest 57,41 meningkat menjadi 82,22 pada posttest. Pada kelas kontrol, nilai naik dari 58,52 menjadi 73,70. Uji ANOVA menghasilkan nilai Sig. 0,008 (0,05) yang menandakan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Temuan ini membuktikan bahwa pembelajaran berdiferensiasi lebih efektif dibandingkan pembelajaran konvensional dalam meningkatkan hasil belajar IPAS. Penelitian ini merekomendasikan agar guru mengintegrasikan strategi diferensiasi dalam pembelajaran untuk menyesuaikan kebutuhan, minat, dan gaya belajar siswa sehingga tercipta pengalaman belajar yang lebih bermakna.
Pengembangan LKPD Berbasis Team Game Tournament (TGT) pada Materi Ikatan Kimia Fase F SMA/MA Hsb, Putri Sakinah; Alizar, Alizar
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.717

Abstract

Kesulitan siswa dalam belajar materi ikatan kimia di sekolah salah satunya dipicu oleh minimnya model pembelajaran juga bahan ajar yang mendukung ketertarikan juga motivasi belajar siswa. Maka dari itu, diperlukan bahan pembelajaran guna mendukung keterlibatan siswa dengan mengintegrasikannya pada model pembelajaran yang mampu meningkatkan motivasi siswa. Sebagaimana solusi yang dapat digunakan adalah pengembangan LKPD berbasis Teams Games Tournament (TGT). Dalam hal tersebut, pengembangan LKPD berbasis Team Games Tournament (TGT) pada sub pokok bahasan ikatan kimia fase F SMA/MA sebagai tujuan dalam penelitian ini. Educational Design Research (EDR) dengan model penelitian Plomp merupakan metode yang dipakai dalam penelitian ini, yang memiliki tiga tahapan utama, yaitu tahap preliminary research (awal investigasi), development or prototyping phase (pembentukan prototype) dan assesment phase (penilaian atau evaluasi). Walaupun demikian, penelitian ini hanya terbatas pada tahap pengembangan produk dan perancangan prototype. Validasi dari lima validator, yang terdiri atas 3 dosen kimia FMIPA UNP dan 2 guru kimia SMAN 13 Padang, diperoleh hasil skor 0,87 tergolong valid, serta mendapatkan respon positif berdasarkan uji one-to-one evaluation (evaluasi secara perorangan) yang dilibatkan oleh 3 siswa dengan tingkat pemahaman beragam (rendah, menengah dan tinggi). Dari hasil analisis kebutuhan berupa interview, siswa memberikan tanggapan positif dan menyatakan bahwa LKPD dapat meningkatkan motivasi belajar pada materi ikatan kimia. Dengan demikian, LKPD dengan berbasis Team Games Tournament (TGT) yang telah dirancang dengan fokus sub pokok bahasan ikatan kimia untuk fase F SMA/MA dinilai valid dan layak diterapkan dalam kegiatan pembelajaran kimia.
Pembentukan Karakter Religius Anak Usia Dini melalui pembelajaran di TPQ Nurul Hikmah Gumelem Kulon, Susukan, Banjarnegara Suwarni, Titi; Hidayah, Nahdiyah
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.696

Abstract

TPQ merupakan salah satu bentuk pendidikan non-formal di tengah masyarakat. TPQ bukan hanya tempat untuk belajar membaca Al-Qur'an, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter religius anak sejak dini. Salah satunya adalah TPQ Nurul Hikmah di desa Gumelem Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara. TPQ Nurul Hikmah bukan hanya tempat untuk belajar Al-Qur'an, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter religius pada anak yang memberikan banyak program kegiatan. Namun, dalam pelaksanaannya terdapat berbagai kendala diantaranya yaitu kendala jumlah santri yang belum jelas karena terkadang tiba-tiba masuk dan terkadang tiba-tiba keluar begitu saja, ada yang pamit dan ada yang berhenti begitu saja, sehingga membuat keadaan terkadang menjadi kurang kondusif. Selain itu,sarana dan prasarana juga masih sangat minim.Namun demikian pengurus TPQ sudah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi  kendala yang ada, yaitu dengan pendekatan pembelajaran interaktif dan mengadakan pertemuan rutin bagi para guru dan wali santri serta menggunakan secara maksimal sarana dan prasarana yang sudah ada. Dengan mengajarkan pendidikan agama sejak usia dini, anak-anak akan memiliki karakter religius dan akhlak yang baik. Pemberian bekal ilmu agama sejak dini ini merupakan awal yang baik bagi pertumbuhan moral anak.