cover
Contact Name
Reski Yulina Widiastuti
Contact Email
reskiyulina@unej.ac.id
Phone
+6281332106500
Journal Mail Official
jecer@unej.ac.id
Editorial Address
Jl. Kalimantan Tegalboto No.37, Krajan Timur, Sumbersari, Kec. Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur 68121
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Journal Of Early Childhood Education And Research (JECER)
Published by Universitas Jember
ISSN : -     EISSN : 27742164     DOI : https://doi.org/10.19184/jecer.v2i1.23565
Core Subject : Education, Social,
media publikasi ilmiah di bidang Pendidikan anak usia dini yang terbit secara periodik dua kali dalam setahun setiap bulan Juni dan Desember. JECER dipublikasikan melalui media elektronik (website). JECER pertama kali terbit pada Desember 2020. JECER di publikasikan oleh Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Lingkup JECER mencakup bidang Perkembangan anak, pembelajaran dan manajemen pada PAUD.
Articles 41 Documents
Nilai Kreatifitas dalam Kewirausahaan Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Cooking Day di RA Roudlotusysyubban Naili Khusna; Silvia Nailatur Rosyidah; Tsalisatur Rahma; Luthfia Nurul Aulia Dewi
Journal Of Early Childhood Education And Research Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jecer.v3i2.32016

Abstract

Kewirausahaan pada anak usia dini, bukan mengajarkan anak untuk menjadi seorang pedagang maupun mengajarkan anak untuk mendapatkan uang sejak dini, melainkan untuk mengajarkan nilai-nilai dalam kewirausahaan. Nilai-nilai kewirausahaan tersebut diantaranya, nilai tanggung jawab, kerjasama, kerja keras, percaya diri, serta nilai kreativitas. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui sejauh mana nilai kreativitas anak dapat berkembang melalui kegiatan membuat onde-onde pelangi ini. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu metode observasi, wawancara, serta dokumentasi. Penelitian ini berisi tantang cara menumbuhkan nilai kreativitas pada anak melalui kegiatan cooking day. Peneliti memilih kegiatan membuat onde-onde pelangi tersebut, untuk mengenalkan anak tentang makanan tradisional yang mungkin anak zaman sekarang kurang tahu karena anak cenderung memilih-milih makanan, dan anak melihat makanan dari segi bentuk, dan warna yang menarik. Karenanya, peneliti berinovasi untuk membuat onde-onde pelangi, karena onde-onde biasanya hanya berwarna kuning kecoklatan saja. Namun, kini ada berbagai macam warna dari adonan kulit onde-onde yang diharapkan dapat meningkatkan kreativitas anak. Hal tersebut dapat dilihat saat mencapurkan berbagai warna kulit adonan onde-onde. Anak bebas berkreasi dengan adonan onde-onde sehingga nilai kreativitas anak dapat terlihat. Selain dapat meningkatkan nilai kreativitas anak, kegiatan membuat onde-onde ini juga dapat meningkatkan ketekunan anak, motorik halus anak, dan bahasa anak.
Strategi Guru dalam Mengembangkan Kemandirian Anak Usia 4-5 Tahun Amanah Rahma Ningtyas
Journal Of Early Childhood Education And Research Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jecer.v3i2.35979

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menjelaskan strategi yang dilakukan guru dalam mengembangkan kemandirian anak di TK Mufadol Tambang Sawah Kecamatan Pinang Belapis Kabupaten Lebong. jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam penelitian ini menunjukkan bahwa Pada saat didalam kelas anak terlihat kemandiriannya ketika belajar, anak memperhatikan ibu guru menjelaskan dan mengerjakan tugas dari ibu guru, sesekali terlihat ketika mengalami kesulitan muncul bentuk ketidakmampuan dalam melakukan dengan sendiri, dan ibu guru membantu anak dalam kesulitannya tersebut. Pada saat kegiatan bermain anak juga memperlihatkan kemandirian, misalnya ketika temannya mengalami kesulitan dalam memasang puzzle, dia membantu temannya tersebut. Pada saat dia menemukan masalah ketika mainan balok hanya satu dan ada temannya yang berebut, dia memberikan solusi untuk bergantian. Hal ini seperti ini tidak mungkin ditunjukkan oleh anak tanpa adanya stimulasi yang baik yang dia dapatkan baik di rumah atau disekolah. Strategi yang dilakukan pada anak pada pembiasaan tersebut, misalnya pada saat pagi penyambutan anak , guru terlihat membiarkan anak masuk melepaskan sepatunya dan menaruh di rak tempat sepatu. Hal ini bukan berarti guru tidak memperhatikan anak, atau membiarkan anak, namun hal ini sudah menjadi perlakuan pembiasaan yang dilakukan oleh guru
Pembelajaran Senam Irama Untuk Meningkatkan Motorik Kasar Anak Kelompok A Endang Puspitasari; Umaiyah Habibah
Journal Of Early Childhood Education And Research Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jecer.v3i2.36717

Abstract

Pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan suatu proses dalam mengembangkan kemampuan yang dimiliki oleh anak usia 0-6 tahun. Salah satunya yaitu kemampuan motorik kasar yang merupakan salah satu keterampilan gerak dalam melibatkan aktivitas otot-otot besar seperti tangan, kaki, dan koordinasi dari beberapa anggota tubuh. Pengembangan motorik kasar yang dilakukan anak kelompok A Tk Aisyiyah 67 Surabaya ialah kegiatan senam irama. Pada kegiatan senam irama anak dilatih untuk bergerak sesuai dengan instruksi guru dengan iringan musik yang disediakan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui pembelajaran dan perkembangan motorik kasar anak kelompok A di Tk Aisyiyah 67 Kecamatan Kerembangan, Kota Surabaya. Sedangkan metode yang digunakan untuk pengumpulan data yaitu, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah anak-anak kelompok A yang berjumlah 25 anak. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu triangulasi data. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perkembangan motorik kasar anak kelompok A di Tk Aisyiyah 67 Surabaya, melalui melompat dua kaki dan melompat satu kaki dengan stimulasi pembelajaran senam irama pada setiap seminggu sekali, menjadikan kekuatan otot kaki anak dapat berkembang dengan baik
Perbedaan Tingkat Pendidikan Ibu Terhadap Sikap Tanggung Jawab Anak Pasca Pandemi Covid-19 Triska Nurcahayati; Dwi Nurhayati Adhani
Journal Of Early Childhood Education And Research Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jecer.v3i2.33764

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat pendidikan ibu terhadap sikap tanggung jawab pasca pandemi Covid-19 di Desa Biting, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora. Penelitian ini menggunakan metode penelitian komparatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini yaitu ibu-ibu yang mempunyai anak dengan rentang usia 5-6 tahun berjumlah 30 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik non probability dengan jenis sampel jenuh. Peneliti mengumpulkan data menggunakan kuesioner berbentuk skala Likert. Hasil dari penelitian terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat pendidikan ibu terhadap sikap tanggung jawab anak pasca pandemi. Terbukti dari output yang diolah melalui SPSS 23 diketahui nilai Fhitung sebesar 4.917 dan nilai sig sebesar 0,008. Nilai Ftabel dengan taraf signifikansi 5% sebesar 4,20. Nilai Fhitung> Ftabel= 4.917 > 4,20 dan nilai signifikansi 0,008 < 0,05, sehingga hipotesis alternatif Ha diterima yang artinya ada perbedaan antara tingkat pendidikan ibu terhadap sikap tanggung jawab anak. Hasil Uji Tukey untuk melihat hasil perbedaan dari setiap kelompok yaitu ibu yang tingkat pendidikan rendah yakni SD dan SMP nilai rata-rata sebesar 89,25 dan 99,30, sedangkan pada tingkat pendidikan tinggi yakni SMA, dan D3/S1 dengan nilai rata-rata sebesar 103,18 dan 109,00. Faktor yang mempengaruhi sikap tanggung jawab anak yakni perbedaan perlakuan ibu dalam melatih sikap tanggung jawab anak.
Eksplorasi Permasalahan PAUD di Kabupaten Jember Senny Weyara Dienda Saputri; Muhammad Haidlor; Alfina Nur Khoirani; Riris Prasetyawati; Putri Minasadiyah; Riskiandhita Putri Ashari
Journal Of Early Childhood Education And Research Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jecer.v3i2.36627

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan solusi sebagai pemecahan masalah yang terjadi di TK Al Muhajirin Kabupaten Jember. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan metode pengambilan data berupa observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Data dianalisis dengan Root Cause Analysis menggunakan teknik 5 why sehingga peneliti menemukan fokus permasalahan sebagai hasil penelitian diantaranya, tingkat konsentrasi anak yang rendah, ketidaksesuaian proses pembelajaran dengan rancangan pelaksanaan pembelajaran harian (RPPH), dan background pendidikan guru yang tidak linear dengan bidang kependidikan. Yang mana permasalahan-permasalahan tersebut memberikan efek terhadap perkembangan anak selama belajar di sekolah. Background pendidikan guru yang tidak linear dengan bidang pendidikan menjadikan keefektivan proses pembelajaran yang rendah. Lalu pengetahuan dan keterampilan guru dalam membuat dan menerapkan rancangan pelaksanaan pembelajaran harian (RPPH) sangatlah minim. Serta adanya pembelajaran yang monoton mengakibatkan anak menjadi bosan dan sulit konsentrasi. Maka dari itu, pada penelitian ini terdapat beberapa solusi yang ditawarkan oleh peneliti dalam mengatasi permasalahan yang terjadi yaitu kegiatan morning activity berbentuk permainan senam otak untuk meningkatkan tingkat konsentrasi anak, guru dapat mengikuti atau membuat kegiatan workshop yang bertujuan meningkatkan kreativitas dalam membuat RPPH, dan guru mengasah kemampuan kreativitas yang dimiliki dengan mengikuti beberapa kegiatan yang dengan pendidikan anak usia dini.
Strategi Guru dalam Pembelajaran Keterampilan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun Wiwik Haryani; Noni Olivia Sugianti; Fachrul Rozie
JECER (journal Of Early Childhood Education And Research) Vol 4 No 1 (2023)
Publisher : FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jecer.v4i1.37064

Abstract

Pembelajaran keterampilan motorik halus pada anak usia dini harus diterapkan secara tepat sesuai dengan usia anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru dalam merancang pembelajaran keterampilan motorik halus, serta penerapan strategi pembelajaran keterampilan motorik halus anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian ini adalah 1 kepala sekolah, 1 guru dan 10 orang anak usia 5-6 tahun di TK Tunas Tridharma Plus Samarinda. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi, dianalisis berdasarkan model analisis deskriptif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman mulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian mengungkapkan dua temuan yaitu stategi guru merancang pembelajaran keterampilan motorik halus berupa desain pembelajaran dalam bentuk dokumen RPPM dan RPPH berdasarkan model pembelajaran di sekolah. Penerapan strategi pembelajaran keterampilan motorik halus menggunakan strategi pembelajaran demonstrasi, guru mengajarkan langsung dalam pembelajaran keterampilan motorik halus, strategi pengajaran langsung ikut praktek langsung. Hasil penelitian ini menyimpulkan strategi guru yang diterapkan dalam pembelajaran motorik halus adalah demonstrasi, sehingga penelitian ini berkontribusi memberikan gambaran pelaksanaan strategi demonstrasi sebagai upaya guru di TK Tunas Tridharma Plus Samarinda.
Pengembangan Permainan Anove Sensory Path Untuk Meningkatkan Kemampuan Gerak Lokomotor Anak Usia 4-5 Tahun Salwa Fajriyah; Kartika Rinakit Adhe; Melia Dwi Widayanti; Eka Cahya Maulidiyah
JECER (journal Of Early Childhood Education And Research) Vol 4 No 1 (2023)
Publisher : FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jecer.v4i1.39679

Abstract

Perkembangan motorik khususnya pada gerak lokomotor tidak hanya terfokus pada individu, namun juga mengkaji tentang pentingnya lingkungan tempat individu bergerak dan tugas atau kesempatan yang dapat dipilih untuk dilakukan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan permainan Anove Sensory Path untuk meningkatkan kemampuan gerak lokomotor anak usia 4-5 tahun, serta untuk mengevaluasi kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan permainan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (research and development) dengan menggunakan model ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluate). Hasil validasi dari ahli materi, diperoleh presentase sebesar 90,62% dan hasil validasi dari ahli media menunjukkan presentase sebesar 93,18% sehingga permainan termasuk dalam kriteria baik sekali. Hasil uji kepraktisan produk permainan anove sensory path dilakukan analisis menggunakan metode n gain score dengan perolehan rata-rata 0,9. Nilai ini termasuk dalam kriteria ≥0,7. Hal ini menunjukkan bahwa permainan anove sensory path memiliki tingkat kepraktisan yang tinggi. Adapun hasil analisis keefektifan menggunakan uji Wilcoxon dengan menggunakan SPSS 22 diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,001. Dengan demikian, karena nilai p < 0,05 atau < 0,005, maka hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (H1) diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari permainan anove sensory path terhadap peningkatan kemampuan gerak lokomotor anak usia 4-5 tahun
Pengembangan Media Bongkar Pasang AUHU (Audio Huruf) Dengan Metode Bermain Untuk Mengenalkan Huruf Pada Anak Nurul ainiyah
JECER (journal Of Early Childhood Education And Research) Vol 4 No 1 (2023)
Publisher : FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jecer.v4i1.38040

Abstract

Pengenalan huruf tahap awal untuk kemampuan membaca dan menulis pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media bongkar pasang AUHU (Audio Huruf) untuk mengenalkan huruf anak. Peneliti menggunakan model pengembangan Borg and gall untuk menghasilkan produk dan menguji keefektifannya. penelitian dilakukan di salah satu lembaga Lamongan dengan kriteria anak usia 5-6 tahun. Dan sampel penelitian sebanyak 8 anak. Peneliti mengumpulkan data dengan cara menggunakan angket untuk mengukur kelayakan media bongkar pasang AUHU (Audio Huruf). Teknik analisis yang digunakan yaitu teknis analisis kuantitatif dan analisis kualitatif dengan mengacu pada kriteria kelayakan. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dari media bongkar pasang AUHU (Audio Huruf) dari ahli media yaitu 83% dengan predikat “Sangat Baik”, validator responden 83% dengan predikat “Layak, tidak perlu revisi”, uji coba permulaan 57% dengan predikat “Kurang baik”, uji coba lapangan utama 97% dengan predikat “Sangat baik”.
Miskonsepsi Baca Tulis Hitung (Calistung) pada Jenjang PAUD Dwi Puji Lestari
JECER (journal Of Early Childhood Education And Research) Vol 4 No 1 (2023)
Publisher : FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jecer.v4i1.39404

Abstract

Pada praktiknya penguasaan calistung bukan bersifat konsep dasar namun penguasaan calistung digunakan sebagai indikator anak memiliki kecerdasan, standar masuk di sekolah favorit dan gengsi orang tua. Praktik pengajaran calistung sangat meresahkan karena dilakukan tidak sesuai jenjang usia anak dengan cara melakukan pemaksaan pada anak. Tujuan dari penelitian ini adalah menguraikan berbagai miskonsepsi Calistung di jenjang PAUD dan pentingnya mengakhirinya. Metode penelitian mengunakan literature review dengan mengkaji artikel-artikel terkait. Hasil penelitian menunjukan bahwa miskonsepsi pada PAUD diantaranya pembelajaran di lembaga atau satuan PAUD fokuss pada calistung, kemampuan calistung dianggap sebagai satu-satunya bukti keberhasilan belajar dan dibangun secara instan, dan tes calistung masih diterapkan sebagai syarat masuk SD. Miskonsepsi harus diakhiri karena pendidikan pada lembaga PAUD sebaiknya fokus pada pengembangan karakter.
Pemerolehan Sintaksis pada Anak Usia Dini Zulfa Ulin Nikmah; Muparrohah Muparrohah; Mixghan Norman Antono
JECER (journal Of Early Childhood Education And Research) Vol 4 No 1 (2023)
Publisher : FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jecer.v4i1.38568

Abstract

Anak usia dini merupakan usia awal pembentukan kebiasaan pada anak, termasuk dalam pemerolehan bahasa yang biasa digunakan dalam keseharian anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tuturan pemerolehan sintaksis pada anak usia dini, dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik wawancara, dan perekaman dilengkapi dengan catatan lapangan. Pada tataran sintaksis, seorang anak usia 4 tahun 5 bulan dan seorang anak usia 3 tahun 9 bulan pola kalimat yang dihasilkan sangat sederhana, kalimat yang dihasilkan masih tidak lengkap, Penggunaan satu kata dan dua kata masih sering digunakan oleh anak-anak, pengucapannya masih belum sempurna, tetapi sudah mampu menghasilkan kalimat berita (deklaratif), kalimat perintah (imperatif), dan kalimat tanya (interogatif) secara sederhana. Pada analisis sintaksis ini menunjukkan bahwa anak usia dini sudah mampu menghasilkan kata maupun kalimat dalam setiap kegiatannya meskipun pola kalimatnya masih belum lengkap. Hal itu dapat dibuktikan dari tuturannya sehari-hari dengan lawan tuturnya yaitu dari keluarga anak tersebut maupun dari lingkungan sekitar. Dalam proses pemerolehan Bahasa yang terjadi pada anak usia dini, kosa kata akan lebih banyak terbentuk dari keluarga