cover
Contact Name
Reski Yulina Widiastuti
Contact Email
reskiyulina@unej.ac.id
Phone
+6281332106500
Journal Mail Official
jecer@unej.ac.id
Editorial Address
Jl. Kalimantan Tegalboto No.37, Krajan Timur, Sumbersari, Kec. Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur 68121
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Journal Of Early Childhood Education And Research (JECER)
Published by Universitas Jember
ISSN : -     EISSN : 27742164     DOI : https://doi.org/10.19184/jecer.v2i1.23565
Core Subject : Education, Social,
media publikasi ilmiah di bidang Pendidikan anak usia dini yang terbit secara periodik dua kali dalam setahun setiap bulan Juni dan Desember. JECER dipublikasikan melalui media elektronik (website). JECER pertama kali terbit pada Desember 2020. JECER di publikasikan oleh Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Lingkup JECER mencakup bidang Perkembangan anak, pembelajaran dan manajemen pada PAUD.
Articles 41 Documents
Studi Multi Kasus Perilaku Moral Anak Usia 5-6 Tahun Pada Paud Tahfidz dan PAUD Non-Tahfidz di Kota Tarakan Nurwahida Nurwahida
JECER (journal Of Early Childhood Education And Research) Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jecer.v3i1.41656

Abstract

Penelitian ini berangkat dari semakin banyaknya orangtua yang memasukkan anaknya ke sekolah tahfidz dengan harapan anaknya memiliki perilaku agamis dan moral yang baik. Pada observasi awal, peneliti mendapati perilaku unik pada salah satu anak yang bersekolah di PAUD tahfidz. Perilaku unik yang muncul ialah sikap anak yang sangat tenang daripada anak sebayanya serta sikap tanggungjawab yang sangat tinggi pada diri anak, anak sangat patuh pada perintah dan larangan yang diberikan oleh orangtuanya, dan masih banyak lagi. Tujuan penelitian ini guna untuk mengetahui gambaran perilaku moral anak, faktor yang mempengaruhi perilaku moral tersebut serta bentuk perbedaan perilaku moral anak usia 5-6 tahun pada PAUD tahfidz dan PAUD non-tahfidz di kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis studi multi kasus dengan menggunakan model Miles dan Huberman. Pengumpulan data menggunakan tiga metode yakni wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian masing-masing seorang anak dari PAUD tahfidz dan PAUD non-tahfidz. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku moral yang muncul pada yaitu perilaku patuh dan menghormati orangtua, jujur, tanggungjawab, adil, menghormati orang lain, belas kasih, disiplin, mandiri, toleransi, kontrol diri, berani, sopan dan santun dalam perbuatan dan perkataan. Perilaku-perilaku tersebut muncul secara berbeda pada kedua subjek. Perbedaan ini utamanya dipengaruhi oleh faktor keluarga dan sekolah
Komunikasi Efektif pada Anak Usia Taman Kanak-Kanak Luthfiah Dwi Rahmani; Hery Setiyatna
JECER (journal Of Early Childhood Education And Research) Vol 4 No 2 (2023)
Publisher : FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jecer.v4i2.43964

Abstract

Komunikasi efektif adalah salah satu aspek penunjang unsur perkembangan bahasa bagi anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk komunikasi efektif pada anak usia dini di jenjang Taman Kanak-kanak. Metode penelitian menggunakan studi literatur dengan beberapa artikel penelitian terkait. Proses pengkajian artikel dilakukan dengan proses pengumpulan artikel yang di telusuri melalui google search. Hasilnya, sebanyak 10 artikel dikaji dan dibahas terkait; macam-macam komunikasi efektif, bentuk penunjang komunikasi efektif, dan faktor-faktor komunikasi efektif. Berdasarkan hasil analisis diperoleh keterampilan komunikasi yang efektif bagi anak usia dini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan Bahasa, meningkatkan kualitas hubungan intrapersonal, dan sebagai wujud menghindari konflik. Oleh sebab itu, penting dilakukan stimulasi komunikasi yang efektif pada anak sejak dini.
Pengaruh Metode Permainan Estafet Kata Terhadap Kemampuan Membaca Anak Usia Dini Novita Dwi Nur Aliya; Luh Putu Indah Budyawati; Aisyah Nur Atika
JECER (journal Of Early Childhood Education And Research) Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jecer.v5i1.47819

Abstract

Kemampuan membaca pada anak usia dini merupakan kegiatan untuk mengoptimalkan kemampuan anak seperti menambah kosakata, meningkatkan pemahaman anak, pola pikir anak, dan melatih kepandaian berkomunikasi. Disini peneliti berupaya untuk tercapainya kemampuan membaca anak dengan melakukan pembelajaran dengan permainan yaitu permainan estafet kata. Pola penelitian ini menggunakan jenis Quasi Experimental (eksperimental semu) dengan desain “Non-Equivalent Control Grup”. Nilai yang diperoleh setelah perlakuan (Posttest) pada kelompok eksperimen 79,84 dan kelompok kontrol 72,72. Berdasarkan hasil yang diperoleh kelompok dengan adanya perlakuan (eksperimen) mengalami peningkatan lebih baik apabila dibandingkan dengan kelompok yang tidak mendapatkan perlakuan (kontrol). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak sedangkan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh permainan estafet kata terhadap kemampuan membaca anak usia dini.
Implementasi Kurikulum Merdeka pada Satuan PAUD Amanah Rahma Ningtyas; H.M Taufik Amrillah; Muksal Mina Putra; Meri Hartati
JECER (journal Of Early Childhood Education And Research) Vol 4 No 2 (2023)
Publisher : FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jecer.v4i2.44312

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena pentingnya menerapkan kurikulum merdeka, terutama mengingat bahwa pada tahun 2024, semua satuan lembaga diwajibkan untuk menerapkan kurikulum tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan konsep implementasi kurikulum merdeka di Raudhotul Athfal (RA) Ummatan Wahidah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan, dengan teknik pengumpulan data melibatkan kajian beberapa artikel yang relevan dengan topik penelitian mengenai implementasi kurikulum merdeka.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyusunan kurikulum merdeka memerlukan pemahaman yang mendalam terhadap konsep dan struktur kurikulum. Konsep terpenting dalam kurikulum merdeka di satuan RA adalah pembentukan profil pelajar pancasila dan profil pelajar rahmatan lil alamin. Profil pelajar pancasila mencakup beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, mandiri, bergotong royong, berkebinekaan global, bernalar kritis, dan kreatif.Sementara itu, profil pelajar rahmatan lil alamin melibatkan berkeadaban (ta’addub), keteladanan (qudwah), kewarganegaraan dan kebangsaan (muwaṭanah), mengambil jalan tengah (tawassuṭ), berimbang (tawāzun), lurus dan tegas (I’tidāl), kesetaraan (musāwah), musyawarah (syūra), toleransi (tasāmuh), serta dinamis dan inovatif (taṭawwur wa ibtikār).
Studi Analisis Karakteristik Perkembangan Sosial Emosional Pada Anak Autis Usia 5 Tahun di PAUD Harsya Ceria Banda Aceh Rusdanita Rusdanita; Hijriati Hijriati; Zuhra Risnandar; Dhiaul Wara
JECER (journal Of Early Childhood Education And Research) Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jecer.v5i1.47972

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik perkembangan sosial emosional pada anak autis berusia 5 tahun. Riset ini menggunakan pendekatan kualitatif case studi tunggal. Satu anak autis berusia 5 tahun yang telah didiagnosis secara klinis oleh ahli psikiatri anak menjadi subjek dalam riset ini. Data dalam riset ini dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara orangtua, dan penggunaan instrumen evaluasi perkembangan. Hasil analisis terhadap temuan penelitian menunjukkan bahwa terdapat ragam variasi terhadap perkembangan sosial emosional anak autis yang mencakup kesulitan dalam berinteraksi sosial, mengekspresikan emosi dengan tepat dan memahami aturan sosial yang tidak tertulis. Faktor-faktor seperti karakteristik neurobiologis, lingkungan sosial, dan tingkat keparahan gejala autisme menjadi factor yang mempengaruhi perkembangan sosial dan emosional anak. Implikasi temuan ini mencakup perlunya pengembangan program intervensi terarah sesuai dengan kebutuhan individual subjek yang diteliti. Studi ini berkontribusi terhadap pemahaman tentang karakteristik perkembangan sosial emosional anak autis dan dapat menjadi dasar untuk penelitian dan intervensi kedepan dalam jangka waktu yang panjang.
Perspektif Islam (Pendapat Ali Bin Abi Thalib) Tentang Pendidikan Anak Citra Faridatul Nur Ilmiah; Maulidyah Zahra Galuh Pramesti; Indah Rohmatuz Zahro
JECER (journal Of Early Childhood Education And Research) Vol 4 No 2 (2023)
Publisher : FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jecer.v4i2.44663

Abstract

Ali Bin Abi Thalib memiliki perspektif mengenai pendidikan anak menurut Islam yang mana pada usia 0-7 tahun hendaknya diberlakukan sebagaimana seorang raja. Karena hal tersebut, penelitian ini bertujuan melihat kesesuaian perspektif Ali Bin Abi Thalib dengan tahap dan kebutuhan anak sesuai dengan perspektif yang lain. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka atau kajian literatur. Literatur yang digunakan mulai dari buku, jurnal, artikel, dan porseding. Literatur yang telah ditelaah kemudian disusun sesuai dengan tujuan penelitian yang ingin dilihat. Hasil dari kajian literatur yang dilakukan menunjukkan bahwsanya Perspektif Ali Bin Abi Thalib mengenai pendidikan anak dalam Islam sejalan dengan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh ahli, salah satunya Jean Piaget. Masa pertumbuhan anak menjadikan awal yang menentukan bagaimana seorang individu anak nantinya akan tumbuh dewasa, mulai dari fisik, psikis, dan karakter. Pemahaman menurut Ali Bin Abi Thalib yang mengarahkan mendidikan anak pada usia 0-7 tahun sebagaimana seorang raja menjadikan benar adanya dengan didukung literatur-literatur yang ada. Bahwasanya, pada usia tersebut adalah masa pertumbuhan dan perkembangan anak yang begitu cepat sehingga membutuhkan pemberian pendidikan yang mengayomi, melayani, dan sesuai kebutuhan sebagaimana seorang raja diperlakukan.
Pola Asuh Anak Yatim Piatu di Yayasan Panti Asuhan Jendela Langit Semesta Deshiva Idfi Aji Adisty; Sayyidah Qurratu' Aini; Suci Winanti; Manzilatunna Imah; Adharina Dian Pertiwi; Aisyah Nur Atika
JECER (journal Of Early Childhood Education And Research) Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jecer.v5i1.47756

Abstract

Pola asuh merupakan gaya pengasuhan orang tua terhadap anaknya di dalam sebuah keluarga, namun akan berbeda keadaan jika pola asuh diterapkan pada sebuah lembaga kesejahteraan sosial anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan gaya pengasuhan anak yatim piatu yang di asuh oleh orang lain dan dengan latar belakang kehidupan yang berbeda beda, dan pola pengasuhan yang digunakan dapat berdampak pada anak, juga untuk mengetahui perbedaan yang menonjol dari ketiga anak yang diteliti di Yayasan Panti Asuhan Jendela Langit Semesta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis data wawancara semi terstruktur dan observasi disertai dokumentasi. Sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak tiga dari 78 anak, di Yayasan Panti Asuhan Jendela Langit Semesta terdiri dari anak yang berusia tiga tahun sampai dengan usia dua puluh tahun. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa anak ketiga dengan pola asuh demokratis yang memiliki kelekatan lebih erat dengan pengasuhnya dapat membentuk karakter yang lebih cerdas dan berprestasi karena dampak dari kelekatan yang baik akan menumbuhkan rasa semangat serta motivasi belajar yang tinggi sehingga mampu mencetak prestasi lebih banyak daripada yang lain. Pola pengasuhan yang diterapkan tersebut dapat membantu anak berkembang sesuai minat dan bakatnya serta menciptakan berbagai macam prestasi.
Penerapan Adab Pada Kegiatan Makan Sehat Anak Usia 4-5 Tahun Risma Nur Fadilla; Ratna Wahyu Pusari; Purwadi Purwadi
JECER (journal Of Early Childhood Education And Research) Vol 4 No 2 (2023)
Publisher : FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jecer.v4i2.41465

Abstract

Adab makan adalah aspek-aspek keagamaan yang fundamental dari praktik keagamaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan adab makan pada kegiatan makan sehat di TK Islam Sultan Agung 02 Semarang. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan penjelasan deskriptif. Lokasi penelitian ini adalah TK Islam Sultan Agung 02 Semarang. Subjek penelitian ini adalah 11 anak usia 4-5 tahun, dan partisipannya adalah satu kepala sekolah, satu guru kelas, dan sebelas orang tua anak. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi serta dianalisis sehingga dapat diambil kesimpulan dari permasalahan yang ada. Hasil data penelitian 11 anak usia 4-5 tahun TK Islam Sultan Agung 02 Semarang memiliki kebiasaan makan yang baik setelah menerapkan makanan sehat. 11 anak membiasakan mencuci tangan sebelum dan setelah makan, 11 anak membaca doa sebelum dan setelah makan, 10 anak makan menggunakan tangan kanan, 9 anak makan sambil duduk bersila, 11 anak makan tidak berlebihan, dan 10 anak makan tidak bersuara. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang diberikan kepada pihak sekolah dan orang tua adalah membiasakan adab makan anak sejak usia dini dengan penerapan makanan sehat baik di lingkungan sekolah maupun lingkungan rumah.
Kemampuan Berpikir Kritis Anak Usia 4-6 Tahun dengan APE Busy Board Biji-Bijian melalui Teori Belajar Keterampilan Abad 21 Salwa Tsabitha Saputra; Rr Deni Widjayatri
JECER (journal Of Early Childhood Education And Research) Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jecer.v5i1.45052

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggunakan teori pembelajaran abad 21 untuk mengetahui keterampilan berpikir kritis pada anak usia dini 4 sampai 6 tahun dengan menggunakan bibit APE Busy Board. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif, yaitu studi tentang fenomena alam. Metode ini menekankan pada penggambaran nyata tanpa adanya manipulasi dan dilakukan dalam situasi normal. Penelitian ini dilakukan pada anak usia 4,5 dan 6 tahun di JL. 45, Kaujon, Serang Banten dengan menggunakan metode pengambilan data observasi.Aspek yang diukur pada penelitian ini ialah aspek kognitif anak, dimana berpikir kritis merupakan bagian dari kognitif tersebut. Pada penelitian ini anak belajar dan memecahkan masalah melalui cara mendeteksi berat dari biji-bijian yang akan ditimbang pada anak usia 4-5 tahun anak masih membutuhkan bantuan atau pengingat mendeteksi berat dari biji-bijian yang akan ditimbang. Dan untuk anak 6 tahun melakukannya secara mandiri dan konsisten, tanpa perlu contoh atau pengingat untuk mendeteksi berat dari biji-bijian yang akan ditimbang. Pada capaian berpikir kritis anak usia 4 tahun masih membutuhkan demonstrasi atau bimbingan untuk mengkonsepkan arti dari seimbang, lebih berat, dan lebih ringan. Pada usia 5 tahun anak melakukannya secara mandiri dan konsisten, tanpa perlu contoh atau pengingat untuk mengkonsepkan arti dari seimbang, lebih berat, dan lebih ringan. Dan pada usia 6 tahun anak sudah menyelesaikannya secara mandiri.Dan pada capaian berpikir simbolik anak usia 4-6 tahun mampu membandingkan besar atau kecil ukuran biji-bijian yang diambil secara mandiri.
Analisis Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun melalui Permainan Tradisional “Bhisek” Anis Kurlillah; Nurul Maulidiya Agustina; Raudhatul Insani Oktavianti; Rosa Damayanti; Erni Istiyarni; Dinda Lola Olivia
JECER (journal Of Early Childhood Education And Research) Vol 4 No 2 (2023)
Publisher : FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jecer.v4i2.40461

Abstract

Perkembangan anak pada fisik motorik adalah hal yang penting sehngga perlu diberikan stimulus salah satunya melalui permainan tradisional bhisek atau yang biasa disebut dengan permainan sunda manda. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran permainan tradisional bhisek dapat melatih kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun di TK Bunda Desa Tunjung Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan. Metode penelitian ini menggunakan jenis peneltian deskriptif kualitatif, subyek dalam penelitian ini adalah anak didik dengan rentang usia 5-6 tahun di TK Bunda dengan jumlah 15 anak. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa anak yang terbiasa melakukan permainan bhisek memiliki perkembangan motorik kasar yang lebih baik hal ini karena terpenuhinya beberapa indikator yaitu anak mampu melempar gaco ke wilayah yang dituju, melompat dengan satu kaki tanpa terjatuh, dan tidak menginjak garis saat melompat. Permainan tradisional bhisek dapat digunakan untuk menstimulasi perkembangan motorik kasar pada anak dengan melakukan gerakan yang terarah, terstruktur guna melatih keseimbangan, daya tahan, dan kekuatan anak.