cover
Contact Name
Yosef Abdul Ghani
Contact Email
jsm@ars.ac.id
Phone
+6287739022302
Journal Mail Official
jsm@ars.ac.id
Editorial Address
Jl. Sekolah Internasional 1-2
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sains Manajemen
ISSN : -     EISSN : 26856972     DOI : https://doi.org/10.51977/jsm
Core Subject : Science, Social,
Jurnal Sain Manajemen merupakan Jurnal yang bertujuan untuk mewadahi semua informasi hasil penelitian, telaah pustaka, makalah teknis, dan kajian buku, dari berbagai cabang Ekonomi dan Manajemen. Diharapkan dengan adanya wadah penerbitan ini dapat berkontribusi dalam penyampaian informasi ilmiah yang merupakan mata rantai proses kegiatan ilmiah. Artikel Jurnal Sain Manajemen ini belum pernah diterbitkan sebelumnya. Artikel Terbit secara berkala di Bulan Agustus dan Bulan Februari setiap Tahunnya.
Articles 142 Documents
Pengaruh Work-Life Balance dan Job Insecurity Terhadap Komitmen Gen Z Melalui Financial Literacy Dwi Sandini; Ade Mubarok
Jurnal Sains Manajemen Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Sains Manajemen
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/23xp2b64

Abstract

Rendahnya retensi karyawan Generasi Z (Gen Z) menjadi tantangan bagi manajemen sumber daya manusia di tengah perubahan pola kerja modern. Generasi ini cenderung memiliki orientasi kerja terhadap keseimbangan kehidupan pribadi, fleksibilitas, serta kesiapan menghadapi mobilitas karier, sehingga loyalitas jangka panjang terhadap organisasi menjadi tantangan tersendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Work-Life Balance dan Job Insecurity terhadap Organizational Commitment pada karyawan Gen Z, serta menguji peran Financial Literacy sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif terhadap 100 karyawan Gen Zdi sektor manufaktur, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Work-Life Balance berpengaruh positif terhadap Organizational Commitment, sedangkan Job Insecurity berpengaruh negatif serta Financial Literacy berpengaruh positif  terhadap Job Insecurity dan komitmen organisasi. Oleh karena itu, organisasi disarankan untuk mengintegrasikan kebijakan Work-Life Balance dan program literasi keuangan sebagai bagian dari strategi pengelolaan karyawan.
Loyalitas Sebagai Mediator Kepuasan Pelanggan Dan Word-Of-Mouth Pengguna Shopee Entis Sutisna
Jurnal Sains Manajemen Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Sains Manajemen
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/cyvq1r07

Abstract

Pertumbuhan e-commerce di Indonesia telah mendorong persaingan yang semakin ketat antar platform digital, di mana kualitas pengalaman pelanggan menjadi penentu utama keberhasilan jangka panjang. Meskipun hubungan antara kepuasan pelanggan dan word-of-mouth telah banyak diteliti, mekanisme bagaimana loyalitas pelanggan memediasi hubungan tersebut masih jarang dieksplorasi secara eksplisit dalam konteks platform e-commerce Indonesia. Penelitian ini bertujuan menguji peran Loyalitas Pelanggan sebagai mediator dalam hubungan antara Kepuasan Pelanggan dan Perilaku Word-of-Mouth pada pengguna Shopee di Indonesia, dengan Customer Experience Quality sebagai anteseden. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari dataset publik Handoko dan Yustian yang tersedia di repositori Mendeley Data. Penelitian menggunakan metode Partial Least Square Structural Equation Modeling dengan perangkat lunak SmartPLS. Konstruk Customer Experience Quality diukur melalui empat dimensi second-order: Peace of Mind, Moment of Truth, Outcome Focus, dan Product Experience. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh hipotesis didukung: Customer Experience Quality berpengaruh positif terhadap Kepuasan Pelanggan, Loyalitas, dan Word-of-Mouth; Kepuasan Pelanggan berpengaruh positif terhadap Loyalitas dan Word-of-Mouth; serta Loyalitas terbukti memediasi hubungan antara Kepuasan Pelanggan dan Word-of-Mouth. Dimensi Outcome Focus merupakan dimensi yang paling dominan dalam membentuk loyalitas dan perilaku rekomendasi pengguna. Novelty penelitian ini terletak pada pengujian eksplisit loyalitas sebagai mediator hubungan kepuasan dan word-of-mouth dalam konteks Shopee Indonesia, suatu posisi yang belum diujikan dalam penelitian terdahulu. Temuan ini memberikan implikasi manajerial bagi platform e-commerce untuk mengoptimalkan efisiensi transaksi sebagai kunci membangun loyalitas organik dan mendorong rekomendasi mulut ke mulut yang berkelanjutan.
PENGARUH PSIKOLOGIS SOSIAL KONTEKSTUAL DAN DIGITAL TERHADAP IMPULSIVE BUYING PADA SHOPEE Annisa Nurhasanah; Dasrun Hidayat; R Oke Andikarya
Jurnal Sains Manajemen Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Sains Manajemen
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/59p0j105

Abstract

Dalam era digital yang berkembang pesat, e-commerce menawarkan berbagai kemudahan yang dapat memicu pembelian tanpa perencanaan. Psikologis, yang mencakup faktor emosi, mood dan kepribadian dianggap berperan dalam impulsive buying. Selain itu, dimensi sosial melalui pengaruh teman, keluarga dan influencer mempengaruhi keputusan pembelian melalui norma sosial dan bukti sosial. Kontekstual termasuk penawaran waktu terbatas dan kondisi pribadi konsumen seperti stress atau bosan, berpotensi mendorong keputusan pembelian impulsif. Dimensi digital yang mencakup fitur personalisasi, notifikasi real-time dan desain antarmuka juga berkontribusi dalam impulsive buying melalui teknologi yang memudahkan proses belanja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda. Sampel penelitian terdiri dari 85 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat variabel (psikologis, sosial, kontekstual, dan digital) secara signifikan mempengaruhi perilaku impulsive buying pada Shopee, dengan variabel kontekstual dan digital memiliki pengaruh terbesar. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengembangan strategi pemasaran di e-commerce, khususnya dalam meningkatkan efektivitas promosi yang dapat merespon kecenderungan impulsif konsumen di era digital. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi dalam literatur perilaku konsumen terkait impulsive buying serta membantu platform e-commerce dalam menyusun strategi yang dapat meningkatkan pengalaman berbelanja konsumen.
Pengaruh Penerapan GHRM, Green Inovation dan Green Transformational Leadership terhadap Environmental Performance Pipit Fitriani; Dasrun Hidayat; Mochamad Sukrisno Mardiyanto
Jurnal Sains Manajemen Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Sains Manajemen
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/78986q93

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Green Human Resources Management, Green Innovation, dan Green Transformational Leadership terhadap Environmental Performance. Tujuan spesifik dari penelitian iniadalah untuk mengidentifikasi sejauh mana masing-masing variabel memengaruhi kinerja lingkungan secara parsial maupun simultan, serta mengevaluasi sinergi ketiga variabel dalam meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya, pengurangan limbah, dan pengelolaan emisi bahan kimia. Permasalahan penelitian ini didasarkan pada rendahnya skor Environmental Performance Index (EPI) Indonesia yang mencerminkan tantangan dalam pengelolaan lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada 80 responden yang merupakan karyawan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Green Human  Resources Management, Green Innovation, dan Green Transformational Leadership masing-masing memiliki pengaruh dan signifikan terhadap Environmental Performance, baik secara parsial maupun simultan. Penerapan Green Human Resources Management meningkatkan kesadaran lingkungan karyawan, Green Innovation berkontribusi pada efisiensi proses produksi, dan Green Transformational Leadership memotivasi karyawan untuk terlibat dalam praktik ramah lingkungan. Secara keseluruhan, ketiga variabel tersebut memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kinerja lingkungan perusahaan melalui pengurangan limbah, efisiensi penggunaan energi, dan pengelolaan emisi bahan kimia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara Green Human Resources Management, Green Innovation, dan Green Transformational Leadership menjadi strategi penting untuk menghadapi tantangan lingkungan dan meningkatkan daya saing perusahaan di industri tekstil.
PENGARUH CUSTOMER TRUST DAN CUSTOMER REVIEW TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA TIKTOK SHOP: (Studi Kasus The Originote Pada Generasi Z di Kota Bandung) Evi Triani Widianti; Riris Roisah; Ani Solihat
Jurnal Sains Manajemen Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Sains Manajemen
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/7df22782

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh customer trust dan customer review terhadap keputusan pembelian produk The Originote di aplikasi TikTok. Adanya overclaim pada produk The Originote di TikTok menimbulkan keraguan konsumen karena klaim manfaat tidak sejalan dengan kandungan sebenarnya. Customer trust merujuk pada kepercayaan konsumen terhadap integritas, kemampuan, dan kesungguhan suatu produk, sedangkan customer review merupakan ulasan yang diberikan konsumen berdasarkan pengalaman penggunaan produk. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan deskriptif dan verifikatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang merupakan pengguna TikTok Shop dan pernah membeli produk The Originote. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial customer trust maupun customer review berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Sementara secara simultan, customer trust dan customer review bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kepercayaan dan ulasan positif dari konsumen, maka semakin besar kecenderungan untuk melakukan pembelian produk melalui aplikasi TikTok.
PEMANFAATAN WHATSAPP BUSINESS PADA UMKM DI INDONESIA: KAJIAN LITERATUR NARATIF Rizal Rachman; Eddy Soeryanto Soegoto; Tri Utomo Wiganarto
Jurnal Sains Manajemen Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Sains Manajemen
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/h4643d59

Abstract

WhatsApp Business has emerged as a prominent digital platform utilised by a significant proportion of micro, small, and medium-sized enterprises (MSMEs) in Indonesia. The elevated level of utilisation exhibited by this feature has yet to be fully complemented by its optimal exploitation. The objective of this study is to examine the utilisation of WhatsApp Business among UMKM, to identify the outcomes achieved, and to determine the obstacles encountered during the adoption process. The methodology employed in this study involved a narrative literature review of 16 articles published between 2021 and 2025. These articles were obtained from the Google Scholar database using the keywords "WhatsApp Business UMKM", "digital marketing UMKM", and "transformasi digital UMKM". The findings of the study are summarised in three key points. Firstly, it should be noted that the WhatsApp Business application, utilised by UMKM, is currently in its infancy and offers only a limited range of features, including manual messaging and a basic catalogue. Secondly, despite the platform not yet being fully utilised to its maximum potential, it has had a positive impact on the field of marketing, particularly in relation to UMKMs that have received marketing assistance. Thirdly, the issues encountered pertain to the limited digital literacy, inadequate internet access, and the absence of post-training support. This research indicates that the success of WhatsApp Business is contingent not only on the availability of infrastructure, but also on the readiness of human resources, the infrastructure itself, and the role of government in facilitating the digitalisation of SMEs.   WhatsApp Business menjadi salah satu platform digital yang banyak digunakan oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia. Tingginya tingkat penggunaan tersebut belum sepenuhnya diikuti dengan pemanfaatan fitur yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola penggunaan WhatsApp Business pada UMKM, mengidentifikasi dampak yang dihasilkan, serta mengetahui kendala yang dihadapi dalam proses adopsinya. Metode yang digunakan adalah kajian literatur naratif terhadap 16 artikel yang dipublikasikan pada periode 2021–2025, yang diperoleh melalui database Google Scholar dengan kata kunci “WhatsApp Business UMKM”, “digital marketing UMKM”, dan “transformasi digital UMKM”. Hasil kajian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, penggunaan WhatsApp Business oleh UMKM masih terbatas pada fitur dasar, seperti pesan manual dan katalog sederhana. Kedua, meskipun pemanfaatannya belum maksimal, platform ini memberikan dampak positif terhadap komunikasi dengan pelanggan, efektivitas pemasaran, dan peningkatan penjualan, terutama pada UMKM yang mendapatkan pendampingan. Ketiga, kendala yang dihadapi meliputi rendahnya literasi digital, keterbatasan akses internet, serta kurangnya pendampingan setelah pelatihan. Penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan penggunaan WhatsApp Business tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan teknologi, tetapi juga dipengaruhi oleh kesiapan sumber daya manusia, dukungan infrastruktur, dan peran kebijakan pemerintah dalam mendorong digitalisasi UMKM.
PENGARUH PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT DAN WORK LIFE BALANCE TERHADAP EMPLOYEE PERFORMANCE : (Studi Kasus Pada PT Sipata Moda Indonesia) Yayu Rahayu; Risky Nadila Safitri; Rani Rahmayani; Faizal Hamzah
Jurnal Sains Manajemen Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Sains Manajemen
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/s3c5nj96

Abstract

This study aims to investigate the impact of Perceived Organizational Support and Work Life Balance on Employee Performance at PT Sipata Moda Indonesia. Perceived Organizational Support includes employees' views on how much the company values their contributions and cares about their well-being. Meanwhile, Work Life Balance refers to employees' ability to create a balance between work and their personal life. In this study, a quantitative approach was applied, with data collected through questionnaires distributed to employees of PT Sipata Moda Indonesia. The collected data were then analyzed using multiple linear regression analysis to assess the extent to which each variable affects Employee Performance. The results of this study indicate that Perceived Organizational Support and Work Life Balance have a significant positive effect on Employee Performance at PT Sipata Moda. The findings reveal that both Perceived Organizational Support and Work Life Balance have a positive and significant effect on Employee Performance. These results highlight the crucial role of organizational support and work-life balance in enhancing employee outcomes.   Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak dari Perceived Organizational Support dan Work Life Balance terhadap Kinerja Karyawan di PT Sipata Moda Indonesia. Perceived Organizational Support meliputi pandangan karyawan mengenai seberapa besar perusahaan menghargai sumbangsih mereka serta mempedulikan kesejahteraan mereka. Sementara itu, Work Life Balance merujuk pada kemampuan karyawan untuk menciptakan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi mereka. Dalam penelitian ini, pendekatan yang diterapkan adalah kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada para karyawan PT Sipata Moda Indonesia. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan metode analisis regresi linier berganda untuk menilai seberapa besar pengaruh tiap variabel terhadap Kinerja Karyawan. Hasil dari penelitian ini mengindikasikan bahwa Perceived Organizational Support dan Work Life Balance memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap Kinerja Karyawan di PT Sipata Moda. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya peran Perceived Organizational Support dan Work Life Balance dalam meningkatkan Employee Performance.
PERAN PROMO CASHBACK DAN PERCEIVED EASE OF USE DALAM MENDORONG KEPUTUSAN PEMBELIAN Ali Amran; Muhammad Bina Rusmana
Jurnal Sains Manajemen Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Sains Manajemen
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/a124d583

Abstract

This study aims to determine the effect of cashback promo and perceived ease of use on purchasing decisions using ShopeePay in the people of Bandung. The research method used is a survey method with a descriptive verification type of research. This study uses primary data from distributing questionnaires to 100 respondents using non-probability sampling method with purposive sampling technique. The results of the research show that the cashback promo carried out by ShopeePay are good, as well as the level of perceived ease of use and purchasing decisions using ShopeePay are very good. Cashback promo and perceived ease of use simultaneously have a positive and significant effect on purchasing decisions. Cashback promo and perceived ease of use have a partial influence on purchasing decisions. Cashback promo and perceived ease of use have a strong relationship with purchasing decisions. The conclusion of the results of this study can provide benefits for companies in building purchasing decisions by increasing cashback promo and good perceived ease of use.   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari promo cashback dan perceived ease of use terhadap keputusan pembelian dengan menggunakan ShopeePay pada masyarakat Kota Bandung. Metode peneltian yang digunakan adalah metode survei dengan jenis penelitian deskriptif verifikatif. Penelitian ini menggunakan data primer dari penyebaran kuesioner kepada 100 responden menggunakan metode nonprobability sampling dengan teknik sampling purposive. Hasil penelitan menunjukan bahwa promo cashback yang dilakukan ShopeePay sudah baik, begitu juga dengan tingkat perceived ease of use dan keputusan pembelian dengan menggunakan ShopeePay sudah sangat baik. Promo cashback dan perceived ease of use secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Promo cashback dan perceived ease of use memiliki pengaruh secara parsial terhadap keputusan pembelian. Promo cashback dan perceived ease of use memiliki hubungan yang kuat terhadap keputusan pembelian. Penelitian ini bermanfaat bagi perusahaan dalam membangun keputusan pembelian dengan cara meningkatkan promo cashback dan perceived ease of use dalam marketplace.
STRATEGI BAURAN PEMASARAN TERINTEGRASI UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING RSU BIDADARI BINJAI Kartika Sari; A Rohendi; Yen Efawati
Jurnal Sains Manajemen Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Sains Manajemen
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/r6e93h63

Abstract

Competition in healthcare services in Binjai requires hospitals to develop marketing strategies that not only attract patients but also ensure a consistent service experience. Bidadari Binjai General Hospital faces patient-visit growth that has not been sufficiently strong, creating a need for a more integrated strategy. This study aims to analyze the implementation of the service marketing mix, identify implementation constraints, and formulate strategies to strengthen competitiveness through the Integrated Service Management (ISM) framework. A descriptive qualitative approach was applied using purposive participant selection. Data were obtained through in-depth interviews with hospital management and patients, complemented by observations of service processes and the physical service environment. Data were analyzed using an interactive model consisting of data reduction, data display, and verification, and were subsequently synthesized through SWOT analysis. The findings indicate that the hospital’s main strengths are specialist services, accessible location and digital access, and competent and friendly human resources. Major constraints relate to service-process consistency, workforce distribution, internal communication, and physical evidence, particularly cleanliness and supporting facilities. The novelty of this study lies in integrating the service marketing mix with ISM and SWOT to formulate strategies that connect service-culture reinforcement, process digitalization, quality control, and integrated marketing communication. This integrated approach is expected to strengthen service differentiation and support sustainable hospital competitiveness.   Persaingan layanan kesehatan di Kota Binjai menuntut rumah sakit membangun strategi pemasaran yang tidak hanya menarik pasien, tetapi juga memastikan pengalaman layanan yang konsisten. RSU Bidadari Binjai menghadapi kondisi kunjungan pasien yang belum bertumbuh secara kuat sehingga diperlukan penguatan strategi yang terintegrasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi bauran pemasaran jasa, mengidentifikasi kendala pelaksanaannya, dan merumuskan strategi peningkatan daya saing melalui kerangka Integrated Service Management (ISM). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pemilihan partisipan secara purposif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pihak manajemen dan pasien serta observasi proses dan lingkungan layanan. Analisis dilakukan menggunakan model interaktif melalui reduksi, penyajian, dan verifikasi data, kemudian disintesis dengan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama rumah sakit terletak pada layanan spesialis, akses lokasi dan layanan digital, serta kompetensi dan keramahan sumber daya manusia. Kendala utama berada pada konsistensi proses layanan, pemerataan tenaga kesehatan, komunikasi internal, dan bukti fisik terutama kebersihan serta fasilitas penunjang. Kebaruan penelitian terletak pada integrasi bauran pemasaran jasa dengan ISM dan SWOT untuk menghasilkan strategi yang menautkan penguatan budaya pelayanan, digitalisasi proses, pengendalian mutu, serta komunikasi pemasaran secara terpadu. Pendekatan tersebut diarahkan untuk memperkuat diferensiasi layanan dan daya saing rumah sakit secara berkelanjutan.
KELAYAKAN INVESTASI DAN RISIKO PENGEMBANGAN UNIT DIALISIS RSU BIDADARI BINJAI Icha Prasetina; Erliany Syaodih; Maxsi Ary
Jurnal Sains Manajemen Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Sains Manajemen
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/5943er26

Abstract

The growing need for dialysis therapy requires hospitals to expand service capacity while maintaining financial sustainability and operational safety. Bidadari Binjai General Hospital faces limitations in dialysis machines and service space, while utilization of the Dialysis Unit remains high, making a measured investment decision necessary. This study aims to analyze the feasibility of investing in the development of the Dialysis Unit and to identify risks that may affect investment sustainability. A mixed-methods case study approach was applied. Quantitative analysis used financial data and the Payback Period, Net Present Value, and Internal Rate of Return methods, while qualitative analysis used interviews, observation, documentation, triangulation, and risk mapping based on Enterprise Risk Management. The findings indicate that the proposed development of the Dialysis Unit is financially feasible, with a relatively rapid investment recovery and positive economic value. Nevertheless, investment sustainability is affected by risks related to delayed payer claims, changes in reimbursement regulations, water-treatment system failures, clinical incidents, and shortages of skilled personnel. The novelty of this study lies in integrating capital-budgeting analysis with a hospital operational risk matrix as a basis for investment decisions. This approach confirms that service-development decisions should not rely solely on financial indicators but must also incorporate structured risk mitigation.   Kebutuhan terapi dialisis yang terus meningkat menuntut rumah sakit memperluas kapasitas layanan dengan tetap menjaga keberlanjutan keuangan dan keselamatan operasional. RSU Bidadari Binjai menghadapi keterbatasan mesin dan ruang pelayanan, sementara utilisasi Unit Dialisis terus tinggi sehingga diperlukan keputusan investasi yang terukur. Penelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan investasi pengembangan Unit Dialisis sekaligus mengidentifikasi risiko yang dapat memengaruhi keberlanjutan investasi. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan studi kasus. Analisis kuantitatif dilakukan terhadap data keuangan menggunakan Payback Period, Net Present Value, dan Internal Rate of Return, sedangkan analisis kualitatif memanfaatkan wawancara, observasi, dokumentasi, triangulasi, serta pemetaan risiko berbasis Enterprise Risk Management. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rencana pengembangan Unit Dialisis layak secara finansial, dengan pengembalian investasi yang relatif cepat dan nilai investasi yang memberikan manfaat ekonomi positif. Namun, keberlanjutan investasi dipengaruhi oleh risiko keterlambatan klaim penjamin, perubahan regulasi tarif, gangguan sistem pengolahan air, risiko klinis, serta keterbatasan tenaga terampil. Kebaruan penelitian terletak pada integrasi analisis capital budgeting dengan matriks risiko operasional rumah sakit sebagai dasar keputusan investasi. Pendekatan ini menegaskan bahwa keputusan pengembangan layanan tidak cukup ditentukan oleh indikator finansial, tetapi juga memerlukan mitigasi risiko yang terstruktur.