cover
Contact Name
Yosef Abdul Ghani
Contact Email
jsm@ars.ac.id
Phone
+6287739022302
Journal Mail Official
jsm@ars.ac.id
Editorial Address
Jl. Sekolah Internasional 1-2
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sains Manajemen
ISSN : -     EISSN : 26856972     DOI : https://doi.org/10.51977/jsm
Core Subject : Science, Social,
Jurnal Sain Manajemen merupakan Jurnal yang bertujuan untuk mewadahi semua informasi hasil penelitian, telaah pustaka, makalah teknis, dan kajian buku, dari berbagai cabang Ekonomi dan Manajemen. Diharapkan dengan adanya wadah penerbitan ini dapat berkontribusi dalam penyampaian informasi ilmiah yang merupakan mata rantai proses kegiatan ilmiah. Artikel Jurnal Sain Manajemen ini belum pernah diterbitkan sebelumnya. Artikel Terbit secara berkala di Bulan Agustus dan Bulan Februari setiap Tahunnya.
Articles 134 Documents
Pengaruh Work-Life Balance dan Job Insecurity Terhadap Komitmen Gen Z Melalui Financial Literacy Dwi Sandini; Ade Mubarok
Jurnal Sains Manajemen Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Sains Manajemen
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/23xp2b64

Abstract

Rendahnya retensi karyawan Generasi Z (Gen Z) menjadi tantangan bagi manajemen sumber daya manusia di tengah perubahan pola kerja modern. Generasi ini cenderung memiliki orientasi kerja terhadap keseimbangan kehidupan pribadi, fleksibilitas, serta kesiapan menghadapi mobilitas karier, sehingga loyalitas jangka panjang terhadap organisasi menjadi tantangan tersendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Work-Life Balance dan Job Insecurity terhadap Organizational Commitment pada karyawan Gen Z, serta menguji peran Financial Literacy sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif terhadap 100 karyawan Gen Zdi sektor manufaktur, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Work-Life Balance berpengaruh positif terhadap Organizational Commitment, sedangkan Job Insecurity berpengaruh negatif serta Financial Literacy berpengaruh positif  terhadap Job Insecurity dan komitmen organisasi. Oleh karena itu, organisasi disarankan untuk mengintegrasikan kebijakan Work-Life Balance dan program literasi keuangan sebagai bagian dari strategi pengelolaan karyawan.
Loyalitas Sebagai Mediator Kepuasan Pelanggan Dan Word-Of-Mouth Pengguna Shopee Entis Sutisna
Jurnal Sains Manajemen Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Sains Manajemen
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/cyvq1r07

Abstract

Pertumbuhan e-commerce di Indonesia telah mendorong persaingan yang semakin ketat antar platform digital, di mana kualitas pengalaman pelanggan menjadi penentu utama keberhasilan jangka panjang. Meskipun hubungan antara kepuasan pelanggan dan word-of-mouth telah banyak diteliti, mekanisme bagaimana loyalitas pelanggan memediasi hubungan tersebut masih jarang dieksplorasi secara eksplisit dalam konteks platform e-commerce Indonesia. Penelitian ini bertujuan menguji peran Loyalitas Pelanggan sebagai mediator dalam hubungan antara Kepuasan Pelanggan dan Perilaku Word-of-Mouth pada pengguna Shopee di Indonesia, dengan Customer Experience Quality sebagai anteseden. Data yang digunakan merupakan data sekunder dari dataset publik Handoko dan Yustian yang tersedia di repositori Mendeley Data. Penelitian menggunakan metode Partial Least Square Structural Equation Modeling dengan perangkat lunak SmartPLS. Konstruk Customer Experience Quality diukur melalui empat dimensi second-order: Peace of Mind, Moment of Truth, Outcome Focus, dan Product Experience. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh hipotesis didukung: Customer Experience Quality berpengaruh positif terhadap Kepuasan Pelanggan, Loyalitas, dan Word-of-Mouth; Kepuasan Pelanggan berpengaruh positif terhadap Loyalitas dan Word-of-Mouth; serta Loyalitas terbukti memediasi hubungan antara Kepuasan Pelanggan dan Word-of-Mouth. Dimensi Outcome Focus merupakan dimensi yang paling dominan dalam membentuk loyalitas dan perilaku rekomendasi pengguna. Novelty penelitian ini terletak pada pengujian eksplisit loyalitas sebagai mediator hubungan kepuasan dan word-of-mouth dalam konteks Shopee Indonesia, suatu posisi yang belum diujikan dalam penelitian terdahulu. Temuan ini memberikan implikasi manajerial bagi platform e-commerce untuk mengoptimalkan efisiensi transaksi sebagai kunci membangun loyalitas organik dan mendorong rekomendasi mulut ke mulut yang berkelanjutan.
PENGARUH PSIKOLOGIS SOSIAL KONTEKSTUAL DAN DIGITAL TERHADAP IMPULSIVE BUYING PADA SHOPEE Annisa Nurhasanah; Dasrun Hidayat; R Oke Andikarya
Jurnal Sains Manajemen Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Sains Manajemen
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/59p0j105

Abstract

Dalam era digital yang berkembang pesat, e-commerce menawarkan berbagai kemudahan yang dapat memicu pembelian tanpa perencanaan. Psikologis, yang mencakup faktor emosi, mood dan kepribadian dianggap berperan dalam impulsive buying. Selain itu, dimensi sosial melalui pengaruh teman, keluarga dan influencer mempengaruhi keputusan pembelian melalui norma sosial dan bukti sosial. Kontekstual termasuk penawaran waktu terbatas dan kondisi pribadi konsumen seperti stress atau bosan, berpotensi mendorong keputusan pembelian impulsif. Dimensi digital yang mencakup fitur personalisasi, notifikasi real-time dan desain antarmuka juga berkontribusi dalam impulsive buying melalui teknologi yang memudahkan proses belanja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda. Sampel penelitian terdiri dari 85 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat variabel (psikologis, sosial, kontekstual, dan digital) secara signifikan mempengaruhi perilaku impulsive buying pada Shopee, dengan variabel kontekstual dan digital memiliki pengaruh terbesar. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengembangan strategi pemasaran di e-commerce, khususnya dalam meningkatkan efektivitas promosi yang dapat merespon kecenderungan impulsif konsumen di era digital. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi dalam literatur perilaku konsumen terkait impulsive buying serta membantu platform e-commerce dalam menyusun strategi yang dapat meningkatkan pengalaman berbelanja konsumen.
Pengaruh Penerapan GHRM, Green Inovation dan Green Transformational Leadership terhadap Environmental Performance Pipit Fitriani; Dasrun Hidayat; Mochamad Sukrisno Mardiyanto
Jurnal Sains Manajemen Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Sains Manajemen
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/78986q93

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Green Human Resources Management, Green Innovation, dan Green Transformational Leadership terhadap Environmental Performance. Tujuan spesifik dari penelitian iniadalah untuk mengidentifikasi sejauh mana masing-masing variabel memengaruhi kinerja lingkungan secara parsial maupun simultan, serta mengevaluasi sinergi ketiga variabel dalam meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya, pengurangan limbah, dan pengelolaan emisi bahan kimia. Permasalahan penelitian ini didasarkan pada rendahnya skor Environmental Performance Index (EPI) Indonesia yang mencerminkan tantangan dalam pengelolaan lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada 80 responden yang merupakan karyawan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Green Human  Resources Management, Green Innovation, dan Green Transformational Leadership masing-masing memiliki pengaruh dan signifikan terhadap Environmental Performance, baik secara parsial maupun simultan. Penerapan Green Human Resources Management meningkatkan kesadaran lingkungan karyawan, Green Innovation berkontribusi pada efisiensi proses produksi, dan Green Transformational Leadership memotivasi karyawan untuk terlibat dalam praktik ramah lingkungan. Secara keseluruhan, ketiga variabel tersebut memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kinerja lingkungan perusahaan melalui pengurangan limbah, efisiensi penggunaan energi, dan pengelolaan emisi bahan kimia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara Green Human Resources Management, Green Innovation, dan Green Transformational Leadership menjadi strategi penting untuk menghadapi tantangan lingkungan dan meningkatkan daya saing perusahaan di industri tekstil.