Articles
96 Documents
Efektifitas Program Keluarga Harapan (PKH) di desa kalola Kecamatan Bambalamotu
Nasrullah, Nasrullah;
Irma, Ade
Jurnal ADMINISTRATOR Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55100/administrator.v5i1.65
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas program keluarga harapan (PKH) di Desa Kalola Kecamatan Bambalamotu Kabupaten Pasangkayu. Penelitian ini sendiri menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan penelitian lapangan. Adapun Hasil penelitian menunjukan bahwa Efektivitas Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Kalola Kecamatan Bambalamotu Kabupaten Pasangkayu belum Efektif. Dilihat dari Indikator Keberhasilan Program karena pada Komponen Kesehatan tidak berjalan efektif hal ini disebabkan masyarakat Penerima Manfaat malas untuk mengikuti Kegiatan-Kegiatan yang ada di Komponen Kesehatan seperti ikut Posyandu bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mempunyai Balita dan Ikut melahirkan di Fasilitas terdekat. Kemudian pada aspek Keberhasilan Sasaran juga demikian karena masih banyak masyarakat yang kurang mampu belum mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Aspek Pencapaian Tujuan Menyeluruh karena tujuan dari Program Keluarga Harapan (PKH) ini belum sepenuhnya tercapai secara keseluruhan, baik dari segi pemberi bantuan kepada masyarakat yang kurang mampu, ataupun tentang bantuanya yang sering bermasalah dan bahkan tidak cair sama sekali. Adapun dari segi Kepuasan terlihat bahwa indikator tersebut sudah berjalan Efektif karena Penerima Manfaat merasa terbantu dengan adanya Bantuan tersebut dan juga mereka telah menggunakan bantuan tersebut sesuai dengan Kebutuhan mereka sesuai dengan Komponenya masing-masing
Gaya Kepemimpinan Kepala Desa Kotapulu Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi
Sussanti, Sussanti
Jurnal ADMINISTRATOR Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55100/administrator.v5i1.66
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya kepemimpinan kepala desa kotapulu kecamatan dolo kabupaten sigi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini sendiri yaitu deskriptif kualitatif. Penelitian kualitatif, deskripsi atau penggambaran menjadi kata kunci hasil penelitian, dimana peneliti berinteraksi dan terlibat langsung di lokasi penelitian. Sumber data dalam penelitian ini berupa primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari hasil wawancara dan observasi. Adapun hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Gaya Kepemimpinan Kepala Desa Kotapulu Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi adalah gaya kepemimpinan partisipatif. Gaya kepemimpinan ini mampu memberikan kerjasama yang baik terhadap pegawai dengan pimpinan serta antar pegawai. Hal tersebut dilihat dari bagaimana konsultasi yang dilaksanakan pegawai bersama pimpinan dalam melaksanakan tugas ataupun pengambilan keputusan, pimpinan mendelegasikan wewenang kepada pegawai untuk dilaksanakan, serta pimpinan memberikan kesempatan kepada setiap pegawai untuk memberikan pendapat serta ide terhadap kegiatan yang akan dilaksanakan
Gaya Kepemimpinan Lurah Besusu Tengah
Ramadan, Ramadan
Jurnal ADMINISTRATOR Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55100/administrator.v5i1.67
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya kepemimpinan Lurah Besusu Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini sendiri yaitu deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan secara gabungan (triangulasi), analisis data bersifat induktif/kualitatif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna dari pada generalisasi. Berdasarkan hasil dari penelitian yang telah dilakukan, serta melakukan analisis data yang diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi yang terkait dengan pembahasan, diperoleh kesimpulan bahwa dari ke 4 (empat) aspek yang diteliti yang sudah berjalan dengan baik adalah aspek instruksi, konsulatasi, dan delegasi. Namun yang belum berjalan sesuai dengan harapan masyarakat yakni aspek partisipasi dimana warga masyarakat kelurahan Besusu Tengah belum maksimal berpartisipasi dalam pembangunan dan kebersihan lingkungan, karena jadwal serta waktu belum ditetapkan harinya, olehnya itu masyarakat biasanya tidak dapat hadir karena biasanya tiba-tiba ada pengumuman yang mendadak untuk berpartispasi mengenai kebersihan lingkungan di Kelurahan Besusu Tengah Kecamatan Palu Timur Kota Palu
Kinerja Perangkat Desa Wiapore Kecamatan Marawola Barat Kabupaten Sigi
Syukur, M
Jurnal ADMINISTRATOR Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55100/administrator.v5i1.68
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kinerja Perangkat Desa Wiapore Kecamatan Marawola Barat Kabupaten Sigi. Dasar penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan tipe penelitiannya deskriptif. Jenis data menggunakan data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data, dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik penarikan informan menggunakan purposive. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data kualitatif model Miles, Huberman dan Saldana. Teori yang digunakan adalah teori Robbins yang terdiri dari 3 (tiga) aspek yaitu motivasi, kemampuan dan kesempatan. Dari hasil penelitian yang dilakukan, diketahui bahwa kinerja perangkat Wiapore belum efektif. Penyebabnya adalah aspek kemampuan dan aspek kesempatan, yang mana dalam hal ini, aspek kemampuan perangkat desa dalam melaksanakan penyelengaraan pemerintahan desa relatif masih belum sesuai dengan kebutuhan organisasi, yakni terbatasnya kemampuan perangkat desa dalam menguasai teknologi berupa komputer dan laptop. Sementara aspek kesempatan juga memiliki permasalahan tersendiri yakni ketidakmampuan perangkat desa untuk membiayai dirinya sendiri dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia melalui pendidikan yaitu melanjutkan pendidikan ketingkat yang lebih tinggi
Keresahan Masyarakat Terkait Mahalnya Tiket Penerbangan Domestik (Studi Kasus Kenaikan Harga Tiket Pesawat Pada Tahun 2019)
Jisman, Jisman
Jurnal ADMINISTRATOR Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55100/administrator.v4i2.49
Hasil penelitian menunjukan bahwa kenaikan harga tiket pesawat sangat memberatkan masyarakat dan pemerintah. Masyarakat merasa terbebani dengan mahalnya harga tiket pesawat sehingga mereka berfikir jika ingin kembali ke kampung halaman mereka. Di pihak pebisnis travel agen juga merasakan hal yang sama, mereka terbebani dengan mahalnya harrga tiket pesawat yang menyebabkan kurangnya pemasuka yang mereka dapat disebabkan oleh masyarakat yang membatalkan paket wisata yang telah mereka pesan sebelumnya. Pemerintah pun mengalami permasalahan yang sama, sebab dengan mahalnya tiket pesawat mengakibatkan pariwisata Indonesia mengalami penurunan dan hal tersebut tidak sesuai dengan apa yang telah dijalankan oleh Kementerian Pariwisata yang mana ia ingin meningkatkan jumlah wisatawan yang memilih destinasi di seluruh wilayah Indonesia.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI POLA PADATKARYA TUNAI DESA (PKTD) DARI DANA DESA DI DESA CIPAKAT KECAMATAN SINGAPARNA KABUPATEN TASIKMALAYA
Haryono, Dandan;
Silviana, Evi;
Nuraisyah, Nuraisyah
Jurnal ADMINISTRATOR Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55100/administrator.v4i2.50
Berdasarkan Hasil Observasi di Desa Cipakat Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya ditemukan permasalahan yaitu kurang tepat sasaran pemberdayaan masyarakat melalui Kerja Padat Tunai Desa dan kurangnya sosialisasi kepada masyarakat tentang kegiatan melalui pola Padat Karya Tunai Desa (PKTD). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pemberdayaan Masyarakat melalui Pola Padat Karya Tunai Desa (PKTD) dari Dana Desa di Desa Cipakat Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, penulis menyimpulkan bahwa Pemberdayaan Masyarakat melalui Pola Padat Karya Tunai Desa (PKTD) dari Dana Desa di Desa Cipakat Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya belum optimal. Pemberdayaan yang dianalisis berdasarkan tahapan pemberdayaan belum terlaksana secara keseluruhan, dari empat tahapan pemberdayaan yang telah dilakukan, dua tahapan pemberdayaan sudah terlaksana dengan baik yaitu proses pemberdayaan dan kemandirian masyarakat, sedangkan dua tahap pemberdayaan yaitu tahap pemberdayaan pemilihan lokasi dan sosialisasi belum terlaksana dengan baik. Kesimpulannya pemberdayaan Masyarakat Melalui pola padat karya tunai desa (PKDT) di Desa Cipakat Kecamatan Singaparna Belu Efektif
Efektivitas Implementasi Absensi Finger Print Terhadap Disiplin Kehadiran Pegawai Pemerintah Desa (Study Pada Kantor Desa Wendewa Utara Kecamatan Mamboro)
Lika, Ekawati Enga;
Rusdin, Rusmawaty BTE
Jurnal ADMINISTRATOR Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55100/administrator.v4i2.51
Berdasarkan pada Instruksi Presiden No. 6 tahun 2001 tentang Telematika (Telekomunikasi, Media dan Informatika dan Instruksi Presiden RI No. 3 Tahun 2003 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengembangan E-Government, pemintahan Republik Indonesia menerapkan sistem absensi pegawai berbasis elektronik atau yang dikenal dengan Finger Print, pemamfaatan sistem ini bertujuan untuk menerakan konsep pemerintahan berbasis elektronik (E-Government) untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (Good Government). Kedisiplinan waktu pegawai yang rendah dalam lingkungan pemerintahan Indonesia dapat dibuktikan dengan pegawai yang berkeliaran diluar dinas diatas pukul 08:00 WIB, sedangkan pada regulasi paling telat adalah pada pukul 08:00 WITA. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang mengumpulkan data dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kedisiplinan waktu pegawai pada pegawai pemerintah Desa Wendewa Utara dinilai baik, kedisiplinan tersebut diukur berdasarkan rekapitulasi absensi pegawai serta elemen disiplin, kedisiplinan waktu pegawai pada bulan Juli hingga Oktober 2021 menunjukkan presentasi kedisiplinan rata-rata 89%. Berdasarkan pada data laporan absensi pada bulan Juli hingga Oktober 2021 menjelaskan bahwa produktivitas penggunaan waktu dilakukan oleh pegawai sangat efektif dan efisien.
Implementasi Kebijakan Penertiban Pedagang Kreatif Lapangan Di Kelurahan Besusus Barat Kota Palu
Nasrullah, Nasrullah;
Indah, Nur;
Mangngasing, Nasir
Jurnal ADMINISTRATOR Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55100/administrator.v4i2.52
Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran bagaimana Implementasi Kebijakan Penertiban Pedagang Kreatif Lapangan Di Kota Palu khususnya di Kelurahan Besusu Barat. Dasar penelitian ini adalah kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Informan yang dilibatkan dalam penelitian ini berjumlah 6 orang dengan penentuan informan menggunakan teknik purposive. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi, dengan metode analisis data melalui pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ini menyimpulkan implementasian Kebijakan Penertiban Pedagang Kreatif Lapangan di Kota Palu khususnya di Kelurahan Besusu Barat belum berjalan dengan maksimal, seperti indikator komunikasi dan sumber daya belum berjalan sebagaimana mestinya, karena sosialisasi belum berjalan sesuai dengan harapan, dimana masih belum terjalin komunikasi yang baik antara Satuan Polisi Pamong Praja, Lurah dengan tujuan kebijakan, berupa sosialisasi secara rutin dan informasi yang diberikan. Serta kendala dari aspek sumber daya fasilitas, yang ada pada indikator sumber daya dapat disimpulkan cukup, dimana jumlah volume petugas Satuan Polisi Pamong Praja berbanding terbalik dengan sarana yang dimiliki. Dua indikator lainnya sudah berjalan sesuai dengan harapan untuk aspek disposisi sikap yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja sudah sesuai dengan langkah yang akan dilakukan dan indikator struktur birokrasi yang memiliki dua aspek baik Standar Operasional Prosedur maupun pembagian kewenangan telah dilaksanakan dengan baik.
Kualitas Pelayanan Pembuatan Mobile Banking pada PT. Bank Central Asia (BCA) Cabang Kota Palu
Nasrullah, Nasrullah;
Windari, Putu Sintya;
Tinggogoy, Filo Leonardo
Jurnal ADMINISTRATOR Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55100/administrator.v4i2.53
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Kualitas Pelayanan Pembuatan Mobile Banking pada PT. Bank Central Asia (BCA) Cabang Kota Palu. Informan dalam penelitian ini adalah Kualitas Pelayanan Pembuatan Mobile Banking pada PT. Bank Central Asia (BCA) Cabang Kota Palu. maka informan lainnya yaitu 5 (lima ). Data penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder yang diperoleh langsung melalui penelitian lapangan (wawancara) Data dianalisis dengan menggunakan hasil wawancara dengan pihak pegawai perseroan terbatas Bank Central Asia (BCA) Cabang Kota Palu, yaitu Kepala Cabang, HRD, Staf, Masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Untuk mengetahui Kinerja Pegawai Perseroan Terbatas Bank Central Asia (BCA) Cabang Kota Palu. Penulis memilih Teori yang dianggap lebih cocok diterapkan pada organisasi pemerintahan dalam hal ini Bank Central Asia (BCA) Cabang Kota Palu, jika dilaksanakan secara bersamaan akan terwujud tujuan dan sasaran, dengan menggunakan Teori Taliziduhu Ndraha (2003 : 63) Kecepatan, Ketepatan, Kemudahan dan Keadilan. Yang menjadi sorotan informan dari hasil wawancara. Penulis mengambil kesimpulan bahwa pelaksanaan Pelayanan Publik dikantor PT. Bank Central Asia (BCA) Cabang Kota Palu, yang diukur dari keempat indikator tersebut, yang dinilai sudah berjalan dengan baik adalah indikator/dimensi Ketepatan, sedangkan indikator Kemudahan dan keadilan yang hasilnya masih kurang berjalan dengan baik sesuai harapan Pegawainya dan masyarakat PT. Bank Central Asia (BCA) Cabang Kota Palu pada umumnya
Motivasi Kerja Aparatur Bidang Ketentraman Dan Ketertiban Umum Di Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pasangkayu
Tinggogoy, Filo Leonardo;
Rapi, Muh
Jurnal ADMINISTRATOR Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55100/administrator.v4i2.54
The aim of this research is to determine work motivation in the firefighting field at the civil service police and fire service in Pasangkayu Regency. The informants in this research were officials from the Civil Service Police and Fire Department office. Apart from that, to determine work motivation, this research data consists of primary data and secondary data obtained directly through field research (interviews). The data was analyzed using the results of interviews with the Southern Civil Service and Fire Police Unit Service Head, Service Secretary, General and Personnel Sub-Section, Fire Fighting and Staff Section. The results of the research show that to determine the work motivation of officials in administering government at the Civil Service Police and Fire Service offices. The author chose a theory that is considered more suitable to be applied to government organizations, in this case the Padangkayu Regency Civil Service Police and Fire Service, if implemented simultaneously, good service quality will be realized, namely David McClelland's theory in Mangkunegara (2001: 97 - 98), namely: Need for Achievement, Need for Power, and Need for Affiliation. What was highlighted by the informants from the interview results was that work motivation which was considered not optimal in its implementation was the need for achievement and the need for power, while the indicators/dimensions of need for affiliation whose results were still not being implemented well. The influencing factors are the capability of human resources which is an important aspect of the smooth running of public services in the organization