cover
Contact Name
Sri Listiana Izar
Contact Email
srilistiana@umsu.ac.id
Phone
+6282276350662
Journal Mail Official
jurnalbahterasia@umsu.ac.id
Editorial Address
Jurnal Bahterasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera utara (UMSU) Jl. Kapten Mukhtar Basri No. 3 Medan, 20238 Telp. (061) 6624567, Fax. (061) 6625474 Website: http://jurnal.umsu.ac.id/index.php/BAHTERASIA/index email: jurnalbahterasia@umsu.ac.id
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Bahterasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : -     EISSN : 27214338     DOI : 10.30596%2Fbahterasia
Core Subject : Education, Art,
Bahterasia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia publishes manuscripts on research in language teaching, literature, and linguistics. Bahterasia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia features research novelties and significance for science advancement in one of the fields of the published manuscripts. This journal welcomes submissions from around the world as well as from Indonesia. Manuscripts published including. Linguistics; phonology, morphology, syntax, discourse analysis, psycholinguistics, sociolinguistics, and critical discourse analysis Literature: local literature studies, Indonesian literature, foreign literature studies, children literature, literature studies for character education, and other literature studies. Indonesian Linguistics and Literature: curriculum development, learning methods, learning materials, learning media, assessment, Indonesian language learning across curricula, information and communications technology in Indonesian language learning, language skills, and other Indonesian language learning analyses. The editorial board would like to receive manuscripts submitted via online submission system. Authors hoping to publish research in this journal should make sure that the manuscripts meet the scope and submission guidelines of the journal. For more detailed information, please refer to the terms and conditions of Bahterasia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
Articles 117 Documents
ANALISIS BENTUK KEJAHATAN BERBAHASA DALAM BERSOSIAL MEDIA (STUDI LINGUISTIK FORENSIK) Ananda, Nathasya Rizqie; S.Pd., M.Pd., Nirmawan
Bahterasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jpbsi.v5i2.20298

Abstract

Bentuk kejahatan berbahasa yang mengandung pencemaran nama baik, fitnah, dan penghinaan semakin banyak ditemukan dalam unggahan-unggahan warganet di media sosial X (Twitter) dan TikTok. Dalam hal ini, peneliti menggunakan studi linguistik forensik untuk mengidentifikasi pola bahasa yang mengindikasikan pencemaran nama baik, fitnah, dan penghinaan dan tindak tutur ilokusi untuk memahami maksud dan tujuan dari tindakan berbicara yang dilakukan oleh penutur. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tuturan kejahatan berbahasa berupa pencemaran nama baik, fitnah, dan penghinaan yang ditemukan pada unggahan-unggahan komentar warganet dalam bersosial media di X (twitter) pada akun @tvOneNews dan TikTok pada akun @viva.co.id. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah warganet yang berkomentar di akun media sosial X (twitter) pada akun @tvOneNews dan TikTok pada akun @viva.co.id. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian yang ditemukan terdapat 67 data komentar yang terindikasi sebagai bentuk kejahatan berbahasa berupa pencemaran nama baik, fitnah, dan penghinaan. Bentuk kejahatan berbahasa yang paling banyak ditemukan adalah komentar yang mengandung penghinaan sebanyak 41 data, sementara itu terdapat 16 data komentar yang mengandung fitnah, 9 data komentar yang mengandung pencemaran nama baik serta adapun kategori gabungan yaitu fitnah dan penghinaan sebanyak 4 komentar dan 1 data komentar fitnah dan pencemaran nama baik. Adapun 2 jenis tindak tutur ilokusi  yang ditemukan dalam unggahan-unggahan komentar warganet, yaitu jenis tindak tutur ilokusi ekspresif dan asertif.
PENYEBAB PEMEROLEHAN BAHASA PERTAMA YANG TIDAK SESUAI DENGAN BAHASA IBU PADA SEORANG ANAK Fatikhah, Nur
Bahterasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 1 (2024): Februari
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jpbsi.v5i1.18278

Abstract

Setiap daerah di Indonesia mempunyai bahasa daerah berbeda-beda yang digunakan untuk berkomunikasi satu sama lain. Biasanya, bahasa daerah adalah bahasa yang paling berkesan bagi anak-anak.  Pemerolehan bahasa pada anak disebut bahasa pertama atau bahasa ibu. Bahasa primer merupakan bahasa utama yang dikuasai seseorang sejak awal kehidupannya melalui pergaulan dengan keluarga dan lingkungan di sekitar anak. Namun, kenyataannya saat ini bahasa daerah tidak menjadi bahasa pertama. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk melihat penyebab pemerolehan bahasa pertama yang tidak sesuai bahasa ibu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik wawancara, Simak dan catat. Dari hasil wawancara tersebut, peneliti memperoleh penyebab dari seorang anak yang bahasa pertamanya tidak sesuai dengan bahasa ibu. Pertama, bahasa Indonesia digunakan oleh Masyarakat secara dominan dalam berkomunikasi baik. Kedua, anak mudah untuk bergaul dan berkomunikasi dengan lancar dengan orang yang ada di sekitarnya. Ketiga, pengaruh lingkungan tempat tinggal yang menjadi pengaruh besar untuk menggunakan bahasa Indonesia.  Keempat, pengakuan penggunaan bahasa Indonesia saat berkomunikasi sehari-hari di lingkungan keluarga yang mengalami perkembangan di lingkungan masyarakat penuturnya.
PEMEROLEHAN BAHASA ANAK AKIBAT PENGARUH FILM KARTUN UPIN DAN IPIN sumar_triani03, sumartriani
Bahterasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jpbsi.v5i2.18307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh menonton film kartun "UpinIpin" terhadap pemerolehan bahasa pada anak-anak. Latar belakang penelitian melibatkan pertumbuhan popularitas kartun ini di kalangan anak-anak dan kebutuhan untuk memahami bagaimana pengaruhnya pada perkembangan bahasa anak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka, memanfaatkan data dari penelitian terdahulu, serta analisis konten dari dialog dan ekspresi bahasa dalam film.Hasil penelitian menunjukkan bahwa film kartun "UpinIpin" memiliki dampak yang signifikan pada pemerolehan bahasa anak-anak. Anak-anak cenderung meniru gaya berbicara karakter-karakter dalam film, mengadopsi kosakata khas, dan mengaplikasikan ekspresi bahasa dalam interaksi sehari-hari. Penggunaan repetisi dan model komunikasi positif dari karakter-karakter dalam film memberikan kontribusi besar pada peningkatan keterampilan berbahasa anak-anak.Namun, penelitian juga mengidentifikasi beberapa aspek negatif, seperti risiko meniru perilaku tidak pantas atau campur aduk antara bahasa Melayu dan Indonesia. Dampak positifnya mencakup peningkatan kosa kata, penguasaan struktur bahasa, dan perkembangan keterampilan sosial. Kesimpulannya, film kartun "UpinIpin" bukan hanya sebagai hiburan semata, tetapi juga sebagai agen pembentuk bahasa bagi anak-anak.
ANALISIS FEMINISME TOKOH PEREMPUAN DALAM KEMAJUAN PENDIDIKAN PADA NOVEL GURU AINI KARYA ANDREA HIRATA Wati, Putri Bunga
Bahterasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 1 (2024): Februari
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jpbsi.v5i1.15451

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aspek feminis tokoh utama dalam kemajuan pendidikan pada novel Guru Aini karya Andrea Hirata. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah novel Guru Aini karya Andrea Hirata tahun 2020. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan tiga jenis feminisme dalam novel Guru Aini, meliputi: (1) Feminisme liberal, (2) Feminisme marxis, (3) eksistensialis feminism. Selain itu novel Guru Aini adalah buku yang dapat menginspirasi dalam bidang pendidikan. Andrea Hirata dalam novel ini membahas isu pendidikan yang terkait dengan isu ekonomi, yang mana kaum marjinal atau yang berkekurangan secara ekonomi pada umumnya tidak dapat mendapatkan pendidikan wajib yang seharusnya bisa didapatkan semua orang. 
ANALISIS NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA TERHADAP FILM ALANGKAH LUCUNYA NEGERI INI KARYA DEDY MIZWAR Lafifa, Rona Hassi
Bahterasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jpbsi.v5i2.20639

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan dan menganalisis fungsi film dalam menyampaikan gagasan atau pesan dalam bentuk audio visual. Film merupakan media hiburan akan tetapi juga memuat nilai - nilai edukatif (pendidikan ),sosial kontrol ,dan sebagainya. Film sebagai salah satu alat penyampaian informasi dalam komunikasi massa juga mampu menyajikan pesan secara luas dalam waktu yang singkat karakteristik media massa lain.penelitian ini menggunakan studi analisis semiotik.hasil penelitian menunjukan bahwa secara keseluruhan pesan yang medominasi film ini adalahpesan terhadap pendidikan yang terjadi diindonesia.pesan moral yang terkandung pada film ini menyangkut hak anak- anak terlantar,anak - anak jalanan yang tidak mendapatkan pendidikan formal.bertentangan dengan undang -  undang dasar 1945 pasal 31 ayat pertama yang menyatakan bawah setiap warga berhak mendapatkan pendidikan , dan pada ayat kedua setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya.
ANALISIS KESALAHAN BAHASA GAUL DALAM BAHASA INDONESIA YANG BAKU Padang, Taufik Febriansah
Bahterasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 1 (2024): Februari
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jpbsi.v5i1.18365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan yang muncul dalam penggunaan bahasa gaul dalam bahasa Indonesia baku dengan memanfaatkan metode penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini juga menggunakan teknik simak catat atau teknik observasi dan atensi data yang diperoleh dari media sosial sebagai sumber data.Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari  platform media sosial yang mencakup konten-konten yang menggunakan bahasa gaul. Data tersebut kemudian dianalisis secara kualitatif dengan fokus pada mengidentifikasi dan menganalisis jenis kesalahan yang umum terjadi dalam penggunaan bahasa gaul. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat beberapa kesalahan yang sering muncul dalam penggunaan bahasa gaul dalam bahasa Indonesia baku. Beberapa kesalahan tersebut meliputi penggunaan kata-kata slang yang tidak sesuai konteks, penggunaan kosakata yang tidak baku. Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang kesalahan yang umum terjadi dalam penggunaan bahasa gaul dalam bahasa Indonesia baku. Temuan ini dapat digunakan sebagai dasar untuk mengembangkan strategi dan pedoman yang membantu dalam memperbaiki kesalahan-kesalahan tersebut. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan penggunaan bahasa Indonesia baku dalam konteks penggunaan bahasa gaul, terutama di media sosial yang menjadi salah satu wadah utama komunikasi informal di era digital ini.Kata kunci: Bahasa gaul, Bahasa Indonesia baku, Kesalahan analisis.
PERAN ORANG TUA DALAM MENCEGAH KETERLAMBATAN BERBICARA PADA ANAK Khanza, Rani Putri
Bahterasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jpbsi.v5i2.18356

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran orang tua dalam mencegah keterlambatan berbicara pada anak usia 3-5 tahun dengan pendekatan kuantitatif. Partisipan melibatkan 5 orang tua dan anak yang telah mengalami keterlambatan berbicara. Metode survei digunakan untuk mengumpulkan data, dengan fokus pada praktik komunikasi orang tua dan keadaan perkembangan bahasa anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan aktif orang tua dalam memberikan stimulus berbicara dan interaksi verbal positif memiliki korelasi positif dengan perkembangan berbicara anak. Sebanyak 75% dari responden menyadari keterlambatan bahasa pada anak mereka, dengan mayoritas dari mereka mempercayai bahwa faktor genetik keluarga menjadi penyebab signifikan. Hasil lainnya menunjukkan bahwa komunikasi yang dimulai sejak dini, pola dukungan yang efektif, dan kesadaran orang tua terhadap perkembangan bahasa anak dapat mengurangi risiko keterlambatan berbicara. Penelitian ini memberikan wawasan baru terkait strategi dan peran orang tua dalam mencegah keterlambatan berbicara pada anak. Implikasi hasil menekankan pentingnya peran aktif orang tua dalam mendukung perkembangan bahasa anak dan memberikan dasar bagi pengembangan intervensi yang lebih efektif dalam masyarakat yang serba cepat seperti saat ini.
KAJIAN SASTRA ANAK: KONTRIBUSI NILAI PERSONAL DAN NILAI PENDIDIKAN DALAM BUKU CERITA SI BUNCIR KARYA ASEP RAHMAT HIDAYAT Rohmah, Dwi Putri Khabibatur; Putri, Aurelia Theysa; Agustian, Muhammad Ilham; Erfansyah, Muhammad; Setyawaty, Rani
Bahterasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 1 (2024): Februari
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jpbsi.v5i1.15482

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai-nilai personal  dan nilai pendidikan yang terkandung dalam cerita anak “Si Buncir” Karya Asep Rahmat Hidayat. Cerita “Si Buncir” bergenre dogeng yang memiliki banyak pesan moral untuk para pembaca dan sebagai alternatif pembelajaran dalam menyampaikan pesan pada siswa SD. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Data penelitian ini adalah naskah cerita “Si Buncir”. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik studi pustaka, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis isi dengan hasilnya dijabarkan secara naratif. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa, Pertama, nilai personal mencakup perkembangan emosional, perkembangan intelektual, perkembangan imajinasi, pertumbuhan rasa  sosial, dan pertumbuhan rasa etis dan religius. Kedua, nilai pendidikan mencakup nilai religius, kejujuran, disiplin, mandiri, rasa ingin tahu, demokratis, tanggung jawab. Dengan demikian, buku cerita anak ini memberikan pesan dan pelajaran moral tentang karakter yang dapat diteladani oleh anak-anak khususnya anak sekolah dasar, baik dalam hal pengembangan nilai personal maupun nilai pendidikan karakter.
BENTUK PELANGGARAN NORMA KESUSILAAN DALAM CERPEN JANGAN BAKAR LUMBUNG PADI KARYA RILEN DICKI AGUSTIN Kurnia, Nada Aprila
Bahterasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 2 (2024): AGUSTUS
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jpbsi.v5i2.20233

Abstract

Analisis sosiologis pada cerpen Jangan Bakar Lumbung Padi karya Rilen DickiAgustin ini memungkinkan kita untuk memahami bagaimana sebuah karya sastratidak hanya sebagai produk estetis, tetapi juga sebagai representasi dan kritikterhadap realitas sosial karena terjadinya pelanggaran norma kesusilaan. Analisissosiologis melihat manusia dalam konteks sosial, memulai pemahaman darimasyarakat umum menuju individu. Hal ini memandang karya sastra sebagaibagian dari milik masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisbagaimana pelanggaran norma kesusilaan digambarkan dalam cerpen ini. Metodepenelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metodedeskriptif kualitatif atau pemaparan dengan kata-kata mengenai hal yang dibahas.Metode penelitian ini menggunakan konsep studi sastra dengan ekstrinsik yangmemfokuskan pada hubungan antara sastra dan masyarakat atau disebut denganpendekatan sosiologi sastra. Melalui analisis sosiologis, cerpen ini menunjukkanbahwa sastra memiliki kekuatan untuk merefleksikan dan mengkritisi realitassosial, serta memberikan wawasan yang mendalam dan berharga bagi pembacatentang pentingnya memelihara nilai-nilai moral dalam kehidupan bermasyarakat.Cerpen ini tidak hanya sekedar menyajikan cerita tetapi juga menawarkan kritiksosial yang mendalam. Dalam hal ini, cerpen Jangan Bakar Lumbung Padimencerminkan realitas sosial di mana norma kesusilaan sering kali diabaikan olehindividu-individu tertentu, seperti berbohong, pelaku seksual, dan pencemarantempat ibadah.
PENCEMARAN NAMA BAIK SUATU KAJIAN LINGUISTIK FORENSIK Butar Butar, Charles
Bahterasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 1 (2024): Februari
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jpbsi.v5i1.18747

Abstract

Penelitian bertujuan bahwa kajian linguistik forensik dapat membuktikan tindak tutur seseorang dapat dinyatakan melawan hukum.  Kajian ini meliputi teks dan konteks ujaran seseorang.  Data penelitian ini diangkat dari pelaporan Kepolisian Republik Indonesia Polres Labuhan Batu.  Metode yang digunakan dalam menganalisis data adalah Peristiwa tutur aspek-aspek situasi tutur menurut Leech. 1. Penutur dan Lawan tutur (addressers or addressees) Penutur dan lawan tutur ini mencakup penulis/penutur dan pembaca/pendengan. 2. Konteks tuturan (the context of an utterance).   Konteks   merupakan segala latar belakang pengetahuan, 3. Tujuan tuturan (the goals of an utterance).  Hasil penelitian ini adalah dapat dibuktikan bahwa tindak tutur yang dilakukan terlapor melawan hukum, yaitu bayar sulit; tidak sor, main, DPO

Page 11 of 12 | Total Record : 117