cover
Contact Name
Asep Irvan Irvani
Contact Email
irvan.irvani@uniga.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpif@uniga.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Samarang No. 52A, Garut, Jawa Barat, 44151
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN DAN ILMU FISIKA
Published by Universitas Garut
ISSN : -     EISSN : 2798334X     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Pendidikan dan Ilmu Fisika (JPIF) is a peer-reviewed journal that is intended as a medium for disseminating ideas and research results in the fields of physics education and physics. The scope of this journal includes physics education, theory and application of physics. This journal is published twice a year, in June and December by Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan, Universitas Garut, Indonesia. The review process in this journal employs a double-blind review, which means that both the reviewer and author identities are concealed from the reviewers, and vice versa.
Articles 163 Documents
Penggunaan Laboratorium Virtual dan Teknologi Imersif dalam Pembelajaran Sains di Era Digital Nurroniah, Novi Silvia; Farizi, Taufiq Al
Jurnal Pendidikan dan Ilmu Fisika Vol 4 No 2 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpif.v4i2.42863

Abstract

This study aims to explore the use of virtual laboratories and immersive technologies, such as Virtual Reality (VR) and Augmented Reality (AR), in science education in the digital era. These technologies are believed to enhance student engagement, facilitate the understanding of complex concepts, and overcome the limitations of physical laboratories. The study employed a Systematic Literature Review (SLR) method by analyzing 13 selected articles from 574 initially identified studies in the Scopus and Scimago databases, published between 2015 and 2025. The analysis involved thematic coding, synthesis of findings, and comparison of research results to identify the benefits, challenges, and implementation trends. The findings indicate that virtual laboratories and immersive technologies can increase learning motivation, provide safe and flexible experimental experiences, and deepen the understanding of scientific concepts. However, challenges such as limited infrastructure, high costs of equipment procurement, and the need for teacher training remain significant obstacles. This study concludes that integrating virtual laboratories and immersive technologies has great potential to enrich science learning but requires policy support, infrastructure development, and enhanced teacher competencies. The implications emphasize the need for collaboration among educational institutions, policymakers, and technology providers to optimize their application in science education.
Studi Penggunaan Media Simulasi PhET dalam Pembelajaran Fisika Verdian, Fhemy; Jadid, Muhammad Afta; Rahmani, Maya Nurul
Jurnal Pendidikan dan Ilmu Fisika Vol 1 No 2 (2021): December 2021
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpif.v1i2.1448

Abstract

Fisika dengan berbagai konsep yang masih sulit dipahami, memerlukan sebuah media pembelajaran yang mampu menjelaskan konsep tersebut dengan lebih mudah dan menarik. Keterbatasan media nyata menjadi kendala dalam melaksanakan pembelajaran virtual, sehingga guru membutuhkan media digital sebagai alternatif, salah satunya media simulasi  PhET. Tujuan penelitian ini yaitu; 1) Mendeskripsikan penggunaan Simulasi PhET. 2) Mengetahui keefektifan penggunaan media Simulasi PhET dalam pembelajaran Fisika. 3) Mengetahui Kelebihan dan Kekurangan penggunaan Simulasi PhET dalam pembelajaran Fisika. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan jenis Studi Kepustakaan. Hasil yang diperoleh menyatakan bahwa PhET merupakan aplikasi web base learning dengan berbagai materi yang memiliki kemudahan penggunaan serta mampu menjelaskan konsep melalui animasi simulasi dan penggunaan simulasi PhET akan lebih baik jika dikombinasikan dengan strategi pembelajaran yang berorientasi pada siswa. PhET memiliki kelebihan dan kekurangan. Salah satu kelebihannya ialah, efektif digunakan untuk menjelaskan konsep fisika yang bersifat abstrak.
Kajian Pendekatan Multirepresentasi dalam Konteks Pembelajaran Fisika Nikat, Rikardus Feribertus; Loupatty, Martha; Zahroh, Shofie Hikmatuz
Jurnal Pendidikan dan Ilmu Fisika Vol 1 No 2 (2021): December 2021
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpif.v1i2.1449

Abstract

Pendekatan multirepresentasi merupakan salah satu pendekatan yang menekankan beberapa sudut pandang makna dalam bentuk representasi verbal, gambar, persamaan, diagram, tabel dan grafik. Bantuan pendekatan multirepresentasi dalam pembelajaran fisika dapat meningkatkan proses dan evaluasi pembelajaran fisika. Beberapa fitur multirepresentasi dalam pembelajaran fisika memberikan dampak yang signifikan pada laur pembelajaran fisika. Secara umum tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan secara kualitatif peranan pendekatan multirepresentasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran fisika secara komprehensif. Secara khusus kajian penelitian ini adalah pendekatan multirepresentasi dapat terintegrasi ke dalam beberapa model, media, strategi dan metode pembelajaran. Fisika serta pengaruhnya terhadap kemampuan kognitif mulai dari level rendah hingga level tinggi.  Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan kajian Pustaka dengan berbagai sumber berupa artikel jurnal dan beberapa literatur lainnya. Hasil review sumber referensi menunjukan bahwa pendekatan multirepresentasi dapat dintegrasikan pada beberapa model, media, strategi, metode, dan pendekatan pada pembelajaran fisika sehingga mampu meningkatkan beberapa kemampuan kognitif seperti kemampuan pemecahan masalah, argumentasi, pemahaman konsep fisika siswa.
Persepsi Siswa dan Guru terhadap Penggunaan Laboratorium Virtual dalam Pembelajaran Fisika Nurwahidah, Afifah; Qolbi, Wilda Nurul; Putra, Rizki Muhammad; Muhajir, Siti Nurdianti
Jurnal Pendidikan dan Ilmu Fisika Vol 1 No 2 (2021): December 2021
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpif.v1i2.1482

Abstract

Sampai saat ini Pandemi masih belum berakhir, upaya demi upaya terus dilakukan oleh pemerintah dan juga semua lapisan masyarakat untuk bisa menghentikan rantai penyebaran  Covid 19 ini. Selama hampir 2 tahun Covid 19 membesamai kita, tentunya banyak sekali dampak yang dirasakan. Pendidikan merupakan salah satu bidang  yang sangat terdampak dengan adanya Covid 19 ini. Kegiatan belajar mengajar seketika diberhentikan dan dialihkan Menjadi sistem belajar online. Tidak mudah untuk sebagian orang atau lembaga untuk menyesuaikan sistem pembelajaran dengan keadaan. Namun disamping itu teknologi berkembang dengan sangat pesat, masyarakat pun mulai beradaptasi dengan keadaan dan mulai mengembangkan, memanfaatkan teknologi yang ada. Dalam pembelajaran fisika contohnya, Metode pembelajaran saintifik dan juga prosedur kerja ilmiah  yang seharusnya dilakukan secara langsung kini mulai dilakukan secara online juga. Laboratorium virtual menjadi salah satu alternatif untuk bisa melaksanakan praktikum sesuai dengan materi ajar yang diberikan. Banyak pro dan kontra yang terjadi di masyarakat mengenai penggunaan Laboratorium Virtual ini, terlebih mereka yang masih kekurangan fasilitas dan proses  akses internet yang kurang terjangkau. Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan mengkaji  respon komponen pendidikan seperti siswa dan guru dalam Penggunaan Laboratorium Virtual di sekolah. Sehingga memberikan  gambaran nyata sebagai acuan untuk pemilihan solusi bagi lapisan masyarakat yang paling terdampak akibat pandemik. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data sekunder, Dengan instrumen penyebaran angket online kepada  siswa dan guru fisika di tingkat SMA sampai universitas, Dengan topik pertanyaan penggunaan laboratorium virtual. Data hasil survei digunakan sebagai acuan untuk mencari solusi dari permasalahan metode pembelajaran dan praktikum fisika di era Pandemi.
Pendekatan STEM untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Fluida Statis Lestari, Isti Fuji; Muhajir, Siti Nurdianti
Jurnal Pendidikan dan Ilmu Fisika Vol 1 No 2 (2021): December 2021
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpif.v1i2.1483

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa SMA melalui pendekatan STEM pada materi fluida statis. Penelitian ini dilakukan di salah satu SMA Negeri di Kabupaten Garut dengan jumlah sampel 40 siswa (18 siswa laki-laki dan 22 siswa perempuan). Jenis penelitian ini adalah pre-eksperimen dengan rancangan one shot pretest-posttest group.  Instrumen penelitian berupa soal uraian keterampilan berpikir kritis siswa SMA pada materi fluida statis. Berdasarkan nilai N-Gain diperoleh hasil 0.62 yang termasuk dalam kategori sedang. Peningkatan tertinggi terdapat pada indikator memberi penjelasan sederhana dan peningkatan terendah terdapat pada indikator mengatur strategi dan taktik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan STEM dapat meningkatan keterampilan berpikir kritis siswa pada materi fluida statis.  
Analisis Penggunaan Simulasi Interaktif dalam Pembelajaran pada Topik Hukum Coulomb Sadidah, Ai; Irvani, Asep Irvan
Jurnal Pendidikan dan Ilmu Fisika Vol 1 No 2 (2021): December 2021
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpif.v1i2.1508

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan penggunaan PhET Interactive Simulations sebagai pendukung maupun penganti laboratorium real dalam pembelajaran IPA materi pokok Hukum Coulomb. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa penggunaan simulasi interaktif dalam pembelajaran pada topik Hukum Coulomb memberikan respons positif siswa dalam menemukan hubungan faktor-faktor yang mempengaruhi gaya Coulomb, respons baik dalam antusiasme pembelajaran dan kemampuan pemecahan masalah peserta didik, karena simulasi interaktif dapat menjelaskan konsep yang abstrak dan dalam penggunaannya tidak memerlukan waktu yang banyak.
Kesulitan Menanamkan Jiwa Percaya Diri terhadap Kemampuan Mengerjakan Soal Fisika Syahdah, Vinni Syafa; Irvani, Asep Irvan
Jurnal Pendidikan dan Ilmu Fisika Vol 3 No 1 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpif.v3i1.1586

Abstract

Dunia pendidikan sangat vital dalam kehidupan, mempengaruhi perubahan individu. Pendidikan yang didapatkan dari keluarga dan sekolah juga sangat penting. Proses belajar memengaruhi pendidikan, termasuk ilmu fisika. Kepercayaan diri siswa penting dalam prestasi fisika, namun banyak siswa kurang percaya diri dan mengandalkan teman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana rasa percaya diri siswa dalam mengerjakan soal fisika. Penelitian studi lapangan ini dilakukan di salah satu Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Garut. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 15 orang siswa kelas XII yang dipilih secara acak oleh penulis saat melakukan pengambilan data. Pengambilan data dilakukan pada saat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) pada mata pelajaran fisika. Data diperoleh dari hasil dokumentasi, observasi dan wawancara. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa proses pembelajaran belum sesuai dengan perencanaan dikarenakan sebagian besar siswa pasif. Hasil lain menunjukkan bahwa 12 dari 15 siswa tidak percaya diri untuk mengerjakan soal. Rasa percaya diri yang rendah ini disebabkan karena siswa tidak benar-benar memahami apa yang mereka pelajari.
Analisis Kesulitan Belajar Siswa SMA terhadap Mata Pelajaran Fisika pada Materi Gerak Lurus Beraturan Ady, Widi Nugraha; Warliani, Resti
Jurnal Pendidikan dan Ilmu Fisika Vol 2 No 1 (2022): June 2022
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpif.v2i1.1599

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran fisika di salah satu sekolah swasta di Garut. Subjek pada penelitian ini adalah siswa jurusan MIPA kelas X MIPA. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan cara memberikan angket kepada siswa. Hasil penelitian menunjukan kesulitan belajar yang dialami oleh siwa disebabkan oleh factor intern yaitu aspek intelegensi dan juga motivasi pada diri siswa yang mengasumsikan bahwa pembelajaran fisika itu sulit.
Analisis Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality dengan Model POE2WE Pada Materi Teori Kinetik Gas: Literature Review Kanti, Luthviana; Rahayu, Shaniyah F; Apriana, Erfan; Susanti, Ernita
Jurnal Pendidikan dan Ilmu Fisika Vol 2 No 1 (2022): June 2022
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpif.v2i1.1731

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran. Salah satu teknologi yang dapat dimanfaatkan yaitu teknologi Augmented Reality (AR). Media pembelajaran AR dapat membantu peserta didik memvisualisasikan konsep-konsep pembelajaran yang bersifat abstrak, salah satunya pada materi teori kinetik gas. Dalam memahami teori kinetik gas yang bersifat abstrak, maka diperlukan inovasi dalam proses pembelajaran. Salah satu inovasi yang dapat dikembangkan yaitu Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis AR dengan Model POE2WE Pada Materi Teori Kinetik Gas. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif analisis dan penjelasan yang dipaparkan pada tulisan ini berdasarkan pada hasil analisis studi literatur yang relevan dengan topik yang dibahas. Analisis Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality dengan Model POE2WE pada Materi Teori Kinetik Gas dapat membuat proses pembelajaran menjadi lebih mudah dipahami oleh peserta didik. Karena dalam media AR dapat memvisualisasikan konsep abstrak pada materi teori kinetik gas sehingga peserta didik akan memahami materi tersebut dengan mudah. Berdasarkan uraian tersebut, artikel ini disusun untuk menguraikan hasil analisis mengenai Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis AR dengan Model POE2WE Pada Materi Teori Kinetik Gas
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Metode Demonstrasi pada Pembelajaran IPA Rangkaian Listrik Sederhana Di Kelas VI Sekolah Dasar Haryati, Atik
Jurnal Pendidikan dan Ilmu Fisika Vol 2 No 1 (2022): June 2022
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpif.v2i1.1807

Abstract

Pembelajaran IPA di SD Negeri 1 Cibeureum Kecamatan Banjar Kota Banjar, menunjukkan bahwa proses pembelajaran IPA belum dilaksanakan secara optimal, karena guru masih menerapkan metode yang mengarah pada hapalan serta jarang menggunakan alat bantu pengajaran. Metode demonstrasi sering dilupakan sehingga siswa kurang terlibat dalam menemukan konsep – konsep, teori - teori, hukum- hukum, dan prinsif- prinsif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA topik rangkaian listrik sederhana dengan menerapkan metode demonstrasi. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Penelitian Tindakan Kelas (Action Classroom Research) yang terdiri dari dua siklus. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas VI SD Negeri 1 Cibeureum Kecamatan Banjar Kota Banjar dengan jumlah 30 orang, instrumen penelitian yang di gunakan yaitu tes, lembar observasi aktivitas guru dan siswa. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran pada setiap siklus dikembangkan berdasarkan langkah- langkah pembelajaran menggunakan metode demonstrasi dengan mempertimbangkan hasil refleksi . Pelaksanaan pembelajaran dengan menerapkan metode demonstrasi mendorong aktivitas guru dan siswa menjadi lebih aktif. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan pada setiap siklusnya setelah diterapkan metode demonstrasi dalam pembelajaran IPA rangkaian listrik sederhana. Perolehan nilai rata - rata tes setiap siklus sebagai berikut : Siklus I pertemuan 1 dengan nilai rata-rata tes sebesar 68,00 dengan indikator keberhasilan pencapaian KKM sebesar 50%, pada siklus I pertemuan 2 dengan nilai rata-rata tes sebesar 71,00 dengan indikator keberhasilan pencapaian KKM sebesar 65%, pada siklus II pertemuan 1 dengan nilai rata-rata tes sebesar 80,25 dengan indikator keberhasilan pencapaian KKM sebesar 70 %, pada siklus II pertemuan 2 dengan nilai rata-rata tes sebesar 85,00 dengan indikator keberhasilan pencapaian KKM sebesar 90%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode demonstrasi dalam pembelajaran IPA rangkaian listrik sederhana dapat meningkatkan hasil belajar siswa serta siswa lebih aktif dalam proses kegiatan pembelajaran.