Jurnal Kebijakan Publik
Jurnal Kebijakan Publik contains articles and scientific papers in the form of research and non-research results, both in government institutions or in the community. This journal focuses on the theoretical and practical study of public policy starting from the formulation, implementation, and evaluation of policies carried out by the government in dealing with the changing needs and demands of society. Therefore, the publication of this journal as a scientific media regarding issues of public policy, both in the form of legislation, legal government, regional regulations, policy government, and government programs and actions. The publication of this journal aims to disseminate theoretical and practical studies in the field of public policy throughout higher education, government institutions, non-governmental at the central, provincial, and city/district levels.
Articles
14 Documents
Search results for
, issue
"Vol 15, No 2 (2024)"
:
14 Documents
clear
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN KINERJA PNS
Nardin Farah Kamilah;
Ertien Rining Nawangsari
Jurnal Kebijakan Publik Vol 15, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31258/jkp.v15i2.8496
Penjatuhan hukuman disiplin kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya mengalami peningkatan setiap tahunnya. Disiplin pegawai merupakan aspek yang dapat mempengaruhi kinerja seorang PNS, sehingga diperlukan adanya penilaian kinerja pegawai. Pemerintah Kota Surabaya menghadirkan e-performance sebagai sarana penilaian kinerja PNS. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui proses implementasi kebijakan pengelolaan kinerja PNS melalui e-performance dengan Dinas Perhubungan Kota Surabaya sebagai lokus penelitian yang menggunakan teori implementasi kebijakan Van Meter & Van Horn sebagai pisau analisis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengambilan data menggunakan observasi, dokumentasi dan wawancara. Adapun informan dalam penelitian ini adalah Subkoordinator Bidang Kepegawaian Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Kepala-Kepala Bidang serta PNS Dinas Perhubungan Kota Surabaya. Model analisis yang digunakan adalah analisis interaktif Miles, Huberman & Saldana yang mencakup empat tahap proses, yakni pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses implementasi kebijakan pengelolaan kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) melalui e-performance di Dinas Perhubungan Kota Surabaya telah berjalan dengan baik. Namun masih terdapat beberapa kekurangan dalam pelaksanaanya, yaitu kesadaran individu Sebagian PNS Dinas Perhubungan Kota Surabaya yang cenderung lupa untuk melaporkan kegiatan hariannya kedalam e-performance.
KINERJA PUSKESMAS DALAM PENYELENGGARAAN PELAYANAN KESEHATAN
Felas Boniara;
Roni Ekha Putera;
Ria Ariany
Jurnal Kebijakan Publik Vol 15, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31258/jkp.v15i2.8415
Puskesmas Sei Langkai Kota Batam merupakan Puskesmas yang memiliki sasaran kesehatan tertinggi dibandingkan dengan puskesmas lainnya yang ada di Kota Batam. Hal tersebut didukung dengan kondisi yang tidak sesuai dengan rasio yang seharusnya pada setiap puskesmas. Sehingga hal tersebut menjadi pengaruh besar bagi Puskesmas Sei Langkai Kota Batam dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Oleh karena itu, untuk menciptakan pelayanan yang diharapkan masyarakat dibutuhkannya kinerja yang berkualitas dari Puskesmas Sei Langkai Kota Batam dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengelaborasikan pola kinerja Puskesmas Sei Langkai Kota Batam dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Dengan mengacu kepada teori kinerja dari Wibowo yang menjelaskan bahwa optimalnya sebuha kinerja pada organisasi dan lembaga dipengaruhi oleh empat variabel yaitu masukan, proses, luaran dan manfaat yang terkandung dari kinerja tersebut. Peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menjelaskan bahwa kinerja Puskesmas Sei Langkai Kota Batam dalam menyelenggarakan pelayanan kesehatan sudah cukup baik, namun belum berjalan secara optimal. Hal tersebut dapat dilihat bahwa Puskesmas Sei Langkai Kota Batam yang belum melakukan pengembangan sumber daya manusia secara maksimal, proses perencanaan yang belum terlaksana dengan baik, dan tidak meratanya manfaat yang dirasakan oleh masyarakat dari Kinerja Puskesmas Sei Langkai Kota Batam dalam Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan.
IMPLEMENTASI PROGRAM "PALING JEMPOL" KTP UNTUK PEMULA
Akbar Berlianto;
Muhammad Agus Muljanto
Jurnal Kebijakan Publik Vol 15, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31258/jkp.v15i2.8492
Jauhnya tempat tinggal masyarakat menuju ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menyebabkan proses pengurusan administrasi kependudukan di Kabupaten Magetan belum berjalan dengan optimal. Untuk mengatasi hal tersebut Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Magetan membuat suatu terobosan yaitu membuat inovasi yang bernama Program Pelayanan Keliling Jemput Bola (Paling Jempol). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana implementasi Program Pelayanan Keliling Jemput Bola (Paling Jemput) oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Magetan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik analisis data menggunakan model interaktif yang dikem-bangkan oleh Miles, Huberman, dan Saldana, yaitu pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah : 1) Komunikasi yang sudah berjalan dengan baik dibuktikan dengan sudah menyampaikan seluruh informasinya dengan secara jelas dan konsisten. 2) Sumber daya yang kurang optimal, hal ini karena modem yang digunakan pada saat pelayanan di daerah yang jaringan internetnya tidak stabil, membuat pelayanan menjadi lama. 3) Disposisi kurang berjalan optimal, hal tersebut berkaitan dengan intensitas respons atau tanggapan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Magetan masih memerlukan peningkatan lagi karena masih terjadi beberapa masalah teknis yang kerap terjadi, hal tersebut memerlukan waktu yang cukup lama untuk penanganannya. 4) Struktur birokrasi belum optimal dalam hal waktu, hal tersebut karena waktu penye-lesaiannya yang kurang maksimal sehingga tidak sesuai dengan SOP yang ada yaitu sekitar 75 menit sedangkan di lapangan ternyata harus menunggu beberapa hari.
KUALITAS PELAYANAN DALAM MENJAMIN PERLINDUNGAN KESEHATAN
Nisa Anastasya Sigalingging;
Wiro Oktavius Ginting
Jurnal Kebijakan Publik Vol 15, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31258/jkp.v15i2.8468
Progam BPJS di Rumah Sakit Vita Insani masih mengalami berbagai kendala yakni: panjangnya antrian pada rawat inap dan rawat jalan,para petugas medis juga kurang ramah kepada pasien, kurang cepat dan tepatnya pelayanan yang diberikan, adanya tidakan diskriminasi antara pasien BPJS dan pasien umum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pelayanan kesehatan dalam rangka menjamin perlindungan kesehatan bagi peserta BPJS di Rumah Sakit Vita Insani Kota Pematang Siantar. Metode yang digunakan ialah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian untuk dimensi tangible sudah cukup baik karena fasilitas, sarana prasarana dan penampilan pegawai cukup baik dan memadai, meskipun memerlukan peningkatan. Dimensi reliability juga dilakukan dengan cukup baik, karena para pegawai memiliki kemampuan dalam menjalankan tugasnya masing- masing. Dimensi responsiveness memerlukan peningkatan karena pelayanan yang diberikan belum dapat dikatakan cepat dan juga tepat. Dimensi assurance belum dapat dikatakan baik karena belum ada jaminan yang diberikan terkait waktu pelayanan dan dimensi empathy juga masih kurang dalam mendukung kualitas pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit Vita Insani karena para petugas masih memberikan pelayanan dengan sikap yang cuek.
EFEKTIVITAS PENYALURAN BLT DALAM MENGURANGI KEMISKINAN
Jurnal Kebijakan Publik Vol 15, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31258/jkp.v15i2.8460
Kemiskinan merupakan permasalahan sosial yang kompleks dan membutuhkan solusi yang tepat. Salah satu upaya pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan adalah dengan memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT). Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis efektivitas penyaluran BLT dalam upaya mengurangi kemiskinan di Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam pada 15 Maret 2024 dengan ketua RT 02 Lingkungan 01 bernama Basri di Kecamatan Rajabasa, Kelurahan Rajabasa Raya, Kota Bandar Lampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penyaluran Bantuan Langsung Tunai di Kelurahan Rajabasa Raya belum efektif. Banyak masyarakat miskin yang semestinya menjadi sasaran program, malah tidak mendapatkan BLT dikarenakan dalam penyaluran BLT pemerintah menggunakan data lama yang sudah tidak relevan. Jumlah masyarakat yang menerima BLT tersebut juga hanya tiga orang warga. Kondisi ekonomi keluarga yang berubah seperti, dari kondisi miskin menjadi kaya, dari kondisi kaya menjadi miskin ataupun kondisi ekonomi keluarga yang sedang menjadi miskin, hal tersebut tidak diperhitungkan pemerintah. Jika, menggunakan data dari mereka yang sudah tidak sesuai, hal tersebut membuat program BLT tidak efektif dalam menjangkau masyarakat miskin dan upaya mengurangi kemiskinan melalui program ini tidak akan berhasil.
STRATEGI KEBIJAKAN PENCEGAHAN KORUPSI MELALUI PERBAIKAN SISTEM
Dwi Indriastuti;
Teguh Kurniawan
Jurnal Kebijakan Publik Vol 15, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31258/jkp.v15i2.8437
Program pemberantasan korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai tidak efektif karena skor Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia terus mengalami penurunan dan menduduki peringkat ke-110 didunia pada tahun 2022. Untuk itu, saat ini arah kebijakan pemberatasan korupsi berfokus pada upaya pencegahan. Penelitian ini bertujuan mengkaji strategi kebijakan pencegahan korupsi KPK melalui perbaikan sistem monitoring dan rekomendasi hasil kajian administrasi pemerintah. Melalui metode kualitatif, peneliti dapat memahami secara komprehensif dan mendalam mengenai latar belakang masalah dengan menganalisis praktik kebijakan monitoring dalam pencegahan korupsi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan studi dokumen seperti peraturan pemerintah, publikasi terkait monitoring evaluasi program dan pencegahan korupsi, laporan kinerja dan laporan tahunan KPK yang kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik Miles, Huberman dan Saldana (2014). Hasil penelitian ini menunjukkan strategi kebijakan pencegahan korupsi oleh KPK dilakukan melalui monitoring rekomendasi hasil kajian terhadap sistem administrasi pemerintahan. Dalam beberapa kasus, strategi kebijakan pencegahan korupsi melalui monitoring rekomendasi hasil kajian memberikan implikasi positif terhadap perbaikan tata kelola dan reformasi administrasi pemerintah sehingga dapat mencegah terjadinya praktik korupsi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa rekomendasi hasil kajian merupakan instrumen pencegahan korupsi yang dapat diperluas cakupan dan ruang lingkupnya sehingga dapat membuka ruang yang lebih luas untuk pencegahan korupsi di Indonesia. Disisi lain, penelitian ini merekomendasikan perlunya percepatan sistem monitoring secara luas dengan menerapkan sistem reward dan punishment untuk mendorong kepatuhan terhadap rekomendasi kajian serta penggunaan monitoring berbasis teknologi informasi sebagai basis utama untuk diseminasi sistem pencegahan korupsi yang lebih masif di Indonesia.
DIGITAL MARKETING COMMUNICATION STRATEGIES IN THE ERA OF DISRUPTION
Romano Aulia Rahman
Jurnal Kebijakan Publik Vol 15, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31258/jkp.v15i2.8522
The era of technological disruption has fundamentally changed the way companies run business and interact with customers. This research aims to explore effective digital marketing communication strategies amidst this rapid change. The research method used is a qualitative approach with case studies of several companies that have successfully implemented digital marketing strategies. Data was collected through in-depth interviews, content analysis, and digital activity observations. The research results identified several key elements of a successful strategy, including leveraging data and analytics to understand consumer behavior, personalizing relevant content through AI and machine learning technology, marketing automation for operational efficiency, and optimizing the customer experience across various digital touchpoints. Apart from that, the use of social media for engagement and collaboration with influencers to increase brand visibility has also proven to be effective. The conclusions of this research emphasize the importance of a data-based, personalized, automated and customer-centric approach in digital marketing communications strategies.
PERAN PENDAMPING PROGRAM DALAM MENGATASI KEMISKINAN
Fajar Siddik;
R. Sally Marisa Sihombing
Jurnal Kebijakan Publik Vol 15, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31258/jkp.v15i2.8472
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa kasus yang ditemui pada program keluarga harapan diantaranya adanya istilah program keluarga harapan hanyalah sebuah program yang menunda kemiskinan tapi tidak memberantas kemiskinan itu sendiri. Beberapa yang menjadi penyebab terjadinya hal tersebut kurang kompetennya petugas dari pendamping PKH dan kurang pedulinya masyarakat penerima manfaat dalam mengatasi angka kemiskinan pada didirinya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deksriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian informan yang digunakan dalam penelitian ini adalah keluarga penerima manfaat dan masyarakat miskin yang belum menerima PKH di kelurahan Binjai. Teknik analisis data yang digunakan, berdasarkan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verivikasi data. Sedangkan teknik keabsahan data menggunakan triangulasi data. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan program keluarga harapan di kelurahan binjai kecamatan medan denai fasilitator, pelaksanaan program sudah dilakukan dengan sangat baik oleh pendamping PKH yaitu memotoring mereka yang menerima bantuan harapan dan juga memotivasi para penerima keluarga manfaat. Dari segi pendidikan sendiri pendamping pkh dikelurahan binjai melakukan pertemuan minimal seminggu sekali kepada penerima manfaat yaitu memberikan pembelajaran berupa modul kepada keluarga penerima manfaat. Dari segi perwakilan masyarakat sendiri pendamping PKH membantu dan mendampingin para penerima manfaat apabila ada keluhan yang terjadi pada mereka seperti menggunakan lembaga luar untuk membantu para penerima manfaat sendiri.
STRATEGI PENGENDALIAN TERMINAL BAYANGAN
Ramadhan Dwi Prasetyo;
Reza Yoga Anindita
Jurnal Kebijakan Publik Vol 15, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31258/jkp.v15i2.8484
Fenomena terminal bayangan di Indonesia menggambarkan kompleksitas masalah sistem transportasi publik yang memerlukan solusi konkret untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan rekomendasi strategi dalam pengendalian terminal bayangan. Jenis penelitian ini adalah sequential exploratory mixed methods design dengan metode pengumpulan data melalui wawancara terhadap 15 informan yang mencakup pegawai dari Balai Pengelola Transportasi Darat, Dinas Perhubungan, Terminal Resmi Tipe A, Kepolisian, dan Organisasi Angkutan Darat. Selain itu, metode pengumpulan data juga dilakukan melalui observasi di beberapa lokasi terdampak, dan kuesioner disebarkan kepada 228 pengguna terminal bayangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengguna terminal bayangan didominasi oleh berbagai lapisan masyarakat dengan kebutuhan mobilitas yang beragam, seperti pedagang, pelajar, petani, dan ibu rumah tangga. Faktor-faktor seperti aksesibilitas, biaya, dan kecepatan menjadi pertimbangan utama masyarakat dalam memilih terminal bayangan sebagai opsi transportasi. Rekomendasi strategi pengendalian terminal bayangan yang efektif yang dihasilkan dalam penelitian ini yaitu; Pertama, penguatan regulasi dan penegakan hukum yang lebih tegas terhadap terminal bayangan untuk mengurangi kemacetan dan meningkatkan keamanan lalu lintas. Kedua, peningkatan infrastruktur dan fasilitas di terminal resmi guna meningkatkan kualitas layanan dan menarik pengguna untuk beralih dari terminal bayangan. Ketiga, perluasan integrasi teknologi terkini dalam operasional transportasi, seperti pemanfaatan aplikasi mobile untuk informasi real-time dan pembayaran elektronik, yang dapat meningkatkan efisiensi dan kenyamanan bagi pengguna. Keempat, peningkatan keamanan dan keselamatan. Kelima, kampanye kesadaran dan edukasi publik. Keenam, penyediaan insentif bagi pengguna terminal resmi.
EVALUASI PROGRAM BERSAMA LINDUNGI ANAK DARI KEKERASAN
Dwi Nur Hidayati;
Lukman Arif
Jurnal Kebijakan Publik Vol 15, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31258/jkp.v15i2.8464
Kabupaten Sidoarjo memiliki tingkat korban kekerasan terhadap anak tertinggi kedua se-Provinsi Jawa Timur, sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara evaluatif bagaimana pelaksanaan program BERLIAN (Bersama Lindungi Anak) dalam mencegah dan menekan angka kekerasan pada anak di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian, teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dalam penelitian ini menggunakan teori evaluasi kebijakan menurut Wiliiam N. Dunn yang terdiri dari enam kriteria yakni Efektivitas, Efisiensi, Kecukupan, Perataan, Responsivitas, dan Ketepatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan program BERLIAN belum sepenuhnya berjalan dengan optimal karena belum memenuhi kriteria dalam hal efektivitas, efisiensi, kecukupan, dan perataan. Hal ini disebabkan karena kegiatan sosialisasi hanya dilakukan secara langsung tanpa dukungan media sosial dan DP3AKB Kabupaten Sidoarjo belum melakukan sosialisasi BERLIAN ke seluruh sekolah di Kabupaten Sidoarjo karena anggaran yang terbatas. Meskipun demikian, dalam kriteria responsivitas dan ketepatan menunjukan bahwa program BERLIAN sudah tepat sasaran dan rata-rata responsivitas guru dan peserta didik merasa puas dan memberikan antusiasme yang tinggi. Hasil penelitian tersebut diharapkan dapat berimplikasi pada perbaikan program Bersama Lindungi Anak di masa yang akan datang.